Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat is an open-access, peer-reviewed scientific journal managed and published by Institut Agama Kristen REAL Batam, Riau Islands, Indonesia, through its Institute for Research and Community Service or LPPM. The journal is registered under E-ISSN 2807-6044 and is published twice a year, in March and September. It accepts articles in both Indonesian and English. Real Coster publishes multidisciplinary and contextual community service works that disseminate ideas, empowerment models, and the outcomes of service activities oriented toward social transformation, education, spirituality, and the improvement of community welfare, in accordance with its Focus and Scope. Contributions are welcome from lecturers, students, and practitioners of Christian higher education institutions and other universities, both in Indonesia and abroad. Before submitting a manuscript, authors are required to read carefully the Author Guidelines and Submission Instructions available on the journal website, to ensure that the submission complies with the requirements and writing standards of the journal. All manuscripts that meet the submission requirements are evaluated by expert reviewers through a double-blind review process.
Articles
96 Documents
Edukasi Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial, Emosional Pada Anak Usia Dini
Ester Lina Situmorang;
Daniel Agustin;
Rikardo Dayanto Butar-Butar;
Yuliati Siantajani;
Lidya Dewi S;
Florence Telaumbanua;
Rohdamai Yanti Waruwu
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Maret 2021
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v4i1.95
The use of gadgets in early childhood has the potential to trigger social-emotional development disorders by showing symptoms such as the inability to get along with peers and the surrounding environment, children are unable to recognize their own emotions and those of others, children are also unable to communicate and interact with the surrounding environment. This study uses a qualitative method by analyzing various journals, books, and information about the socio-emotional development of early childhood, identifying indicators, urgency in early childhood social-emotional development so as to achieve the socio-emotional development of children who are able to socialize and behave to understand oneself and others. The results show 1). The use of gadgets can hinder the social-emotional development of early childhood. 2) The socio-emotional development of children really needs to be taught by parents or PAUD educators to help children develop in designing a better life .3). The urgency of socio-emotional development makes early childhood ready to face the needs of themselves and the surrounding environment. AbstrakPenggunaan gadget pada anak usia dini berpotensi memicu gangguan perkembangan sosial emosional dengan menunjukkan gejala – gejala seperti ketidakmampuan bergaul dengan teman sebayanya dan lingkungan sekitar, anak tidak mampu mengenali emosi dirnya sendiri dan orang lain, anak juga tidak mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengalisis berbagai Jurnal, buku- buku, dan informasi- informasi tentang perkembangan sosial-emosional anak usia dini, mengindentifasi indakator, urgensi dalam perkembangan sosial emosinal anak usia dini sehingga mencapai pengembangan sosial-emosial anak yang mampu bersosialisasi dan dan berprilaku memahami diri sendiri serta orang lain.Hasil penelitian menunjukkan1).Penggunaan gadget dapat menghambat perkembangan sosial-emosial anak usia dini.2) Perkembangan sosial-emosional anak sangat perlu diajarkan oleh orangtua atau pendidik PAUD untuk membantu perkembangan anak dalam mendesain kehidupan yang lebih baik.3). Urgensi perkembangan sosial emosional menjadikan anak usia dini siap menghadapi kebutuhan dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Pembinaan Mahasiswa Mengantisipasi Krisis Identitas Diri di STT Real Batam
Fredy Simanjuntak;
Delfi Delfi;
David Martinus Gulo;
Messy Causa Primay;
Yosepin Koreanti Hutabarat;
Debora Agustina Ratu
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Maret 2021
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v4i1.96
Self-identity in a Christian perspective is very vital, especially in student life. A good self-identity is a process that is continuously formed through correct self-understanding. Individuals who do not have a good understanding of themselves will have the potential to experience an identity crisis which leads to being unable to accept themselves, difficult to realize the advantages and disadvantages that exist in themselves. Students are often a group that is quite vulnerable to experiencing a character crisis caused by a mistaken recognition of self-identity. This journal was compiled using descriptive qualitative methods. This paper aims to provide moral and psychological encouragement through fostering students so that they can understand their identity as followers of Christ. The results of this activity can be felt by students of STT Real Batam reaching 75%. This can be seen in the activities and behaviour of students both in the campus environment, dormitories and churches where they minister.Crisis, Self-Identity, STT Real BatamAbstrakIdentitas diri dalam perspektif kekristenan sangatlah vital, terutama pada kehidupan mahasiswa. Identitas diri yang baik adalah proses yang dibentuk terus melalui pemahaman diri yang benar. Individu yang tidak memiliki pemahaman yang baik mengenai dirinya, akan berpotensi mengalami krisis identitas yang berujung pada tidak mampu menerima diri sendiri, sulit menyadari keunggulan maupun kekurangan yang ada pada dirinya. Mahasiswa kerap menjadi kelompok yang cukup rentan mengalami krisis karakter yang disebabkan oleh pengenalan yang keliru akan identitas diri. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Paper ini bertujuan untuk memberi dorongan secara moral dan psikologi lewat pembinaan mahasiswa supaya dapat memahami identitas dirinya sebagai pengikut Kristus. Hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh mahasiswa STT Real batam mencapai 75%. Hal ini nampak pada aktifitas dan perilaku mahasiswa baik di lingkungan kampus, asrama maupun gereja di mana mereka melayani
Pendampingan Dan Peningkatan Literasi Siswa Melalui Gerakan Membaca Di Masa Pandemi Di Desa Mentuda Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga
Talizaro Tafonao;
Fransiskus Irwan Widjaja;
Sabar Manahan Hutagalung;
Haposan Simanjuntak;
Vicky B. G. D. Paat;
Sihar Lamhot Simatupang;
Juntriman Purba
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Maret 2021
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v4i1.97
The purpose of this service is to maximize children's ability to read and write in Mentuda Village, Lingga Regency while studying at home. The impact of Covid-19 has disrupted the learning system in various schools including children in Mentuda Village. This activity is carried out based on the problems experienced by the children as explained in this article. The method of implementing this community service is lectures, discussions, simulations and practices on how to read correctly. After this activity was carried out, the results obtained were that about 90% of children read well as the results in the explanation in this article. This can be seen in every activity carried out by the children who are very enthusiastic in participating in each session that has been arranged by the team. This means that activities like this are very effective to continue to be carried out for children. AbstrakTujuan pengabdian ini adalah untuk memaksimalkan kemampuan anak dalam baca dan tulis di Desa Mentuda Kecamatan Lingga Kabupaten selama belajar di rumah. Dampak dari Covid-19 ini telah mengganggu sistem belajar di berbagai sekolah termasuk anak-anak yang ada di Desa Mentuda. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan masalah yang dialami oleh anak-anak sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yakni ceramah, diskusi, simulasi dan praktik tentang cara membaca yang benar. Setelah kegiatan ini dilakukan, hasil yang dapatkan adalah anak-anak membaca dengan baik sekitar 90% sebagaimana hasil dalam penjelasan dalam artikel ini. Hal ini nampak pada setiap kegaitan yang dilakukan anak-anak sangat antusias dalam mengikuti setiap sesi yang telah diatur oleh tim. Artinya bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini sangat efektif untuk terus dilakukan kepada anak-anak.
Sosialisasi Dan Edukasi Tentang Gerakan 3M Dalam Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid 19 Di Desa Mentengah Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga
Fransiskus Irwan Widjaja;
Talizaro Tafonao;
Sabar Manahan Hutagalung;
Selvyen Sophia;
Mangiring Tua Togatorop;
Roi Ganda Panggabean;
Alfian Paskah Wayoi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Maret 2021
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v4i1.98
The purpose of this service activity is to increase public understanding in Mentengah Lingga Village, Lingga District, Lingga Regency about preventing the spread of Covid-19. Covid-19 is a virus that damages the human health system and not only affects health but also affects the economy, politics and social order in society. This activity was carried out by the team/lecturer based on the problems experienced by the community/partners during observations where the community in the village did not follow the health protocols as stipulated by the government. The method of implementing this community service is socialization and education and counselling to partners as well as simulations in carrying out every activity about the 3M movement (wearing masks, keeping distance and washing hands). After this activity is carried out, the results obtained are that the community can carry out and apply it 95% as explained in this article. This can be seen in the appreciation from the entire community and government when the team/lecturer carries out this activity. AbstrakTujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat di Desa Mentengah Lingga Kecamatan Lingga Kabupaten Lingga tentang pencegah penyebaran Covid-19. Covid-19 ini merupakan virus yang merusak sistem kesehatan manusia dan tidak hanya mempengaruhi dari segi kesehatan saja namun juga mempengaruhi ekonomi, politik dan tatanan sosial di dalam masyarakat. Kegiatan ini lakukan oleh tim/dosen didasarkan pada masalah yang dialami oleh masyarakat/mitra pada saat melakukan observasi dimana masyarakat di Desa tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan sebagaimana aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yakni sosialisasi dan edukasi dan penyeluhan kepada mitra serta simulasi dalam melaksanakan setiap kegiatan tentang gerekan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan). Setelah kegiatan ini dilakukan, hasil yang dapatkan adalah masyarakat dapat melakukan dan menerapkannya 95% sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Hal ini nampak pada apresiasi dari seluruh masyarakat dan pemerintah pada saat tim/dosen melaksanakan kegiatan ini.
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Anak Muda
Yudhy Sanjaya;
Manahan Uji Simanjuntak;
Go Heeng;
Susilo Susanto;
Ervi Johan Lo;
Josanti Josanti;
Agiana Her Visnhu Ditakristi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Maret 2021
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v4i1.99
The danger of drugs is very real where this is very troubling among teachers or lecturers from educational institutions. Many young people are victimized and if left unchecked it will damage the younger generation which will certainly threaten the life of the nation in the future. Prevention needs to be done. The influence of the use of these prohibited substances can harm the user both for the health of the body and ruster and mental. It can even lead to death. There needs to be an effort to find out why drug use is actually a lot among the younger generation or students. Therefore, this journal was compiled with the hope that it can be a driver for many parties to make efforts to prevent drug use through socialization among young people.AbstrakBahaya narkoba merupakan hal yang sangat nyata dimana ini sangat meresahkan kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Banyak anak muda yang menjdai korban dan bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang pastinya akan mengancam kehidupan bangsa kedepannya. Pencegahan perlu dilakukan. Pengaruh penggunaan zat terlarang tersebut dapat memberbahayakan penggunanya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Perlu adanya upaya mencari tahu mengapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda atau para pelajar. Untuk itulah jurnal ini disusun dengan harapan dapat menjadi pendorong banyak pihak untuk melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba melalui sosialisasi di kalangan anak muda.
Inovasi Model Problem Besed Learning Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa STT Real Batam
Vitari Yunita Tarigan;
Selvyen Sophia;
Daniel Agustin;
Yusak Hentrias Ferry;
Ferdinandes Petrus Bunthu
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v1i1.100
A fun teaching and learning process is very important in increasing interest in learning so as to encourage learning outcomes to increase. To create a pleasant learning atmosphere, teachers need to have various kinds of learning skills, one of which is related to their ability to apply appropriate learning models. Of the many existing learning models, one of which is the problem-based learning model. This model aims to create an atmosphere of the teaching and learning process that triggers students to be active so that they are able to develop changing their character and increase their self-potential. This research uses descriptive qualitative research methods. learning if applied properly is very significant in improving student learning outcomes. Therefore the authors encourage educators to use this learning model in the teaching and learning process. AbstrakProses belajar mengajar yang menyenangkan merupakan hal yang sangat penting dalam meninggkatkan minat belajar sehingga mendorong hasil belajar meningkat.Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, maka guru perlu memiliki berbagai macam keterampilan pembelajaran, salah satunya adalah berkaitan dengan kemampuannya dalam mengapliksaikan model pembelajaran yang tepat guna.Dari sekian banyak model pembelajaran yang ada salah satunya adalah model problem besed learning.Model ini bertujuan mewujudkan suasana proses belajar mengajar yang memicu siswa keaktifan peserta didik sehingga mampu mengembangkan mengubah karakternya dan menaikkan potensi diri.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif.Model problem besed learning jika diterapkan dengan baik sangat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Oleh sebab itu penulis mendorong para pendidik untuk menggunakan model pembelajaran ini. Dalam proses belajar mengajar.
Membangun Spiritualitas Kristen Warga Binaan di Lapas Umum Kelas II A Tanjungpinang
Fredy Simanjuntak;
Candra Gunawan Marisi;
Ardianto Lahagu;
Benteng M. M. Purba;
Agustinus Sihombing
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v1i1.101
Spirituality is the value or understanding possessed by humans in behaving with one another, even their relationship with God which is influenced by the environment, experience and knowledge. Every human being has Spirituality in him, and spirituality affects both individual behaviour in society or other individuals. The Indonesian state by law certainly has the goal of creating good community conditions in the midst of society. The state wants the assisted citizens or Correctional Institution communities to receive guidance in order to create this good condition. However, this wish has not been carried out properly, due to a lack of experts. So how does Christianity view this? Certainly the question will arise as well what should be done to bring the assisted people from living the wrong way to the right direction by cultivating their spirituality and of course teaching them Christian spirituality. AbstrakSpritualitas adalah nilai atau pemahaman yang dimiliki oleh mansuia dalam berperilaku satu dengan yang lainya bahkan hubungan dengan Tuhan yang dipengaruhi oleh lingkungan hidup, pengalaman dan pengetahuan. Setiap manusia memiliki Spiritualitas dalam dirinya, dan spritiualitas mempengaruhi baik buruknya perilaku individu ditengah-tengah masyarakat atau terhadap individu lainnya. Negara Indonesia secara hukum tentunya memiliki tujuan agar terciptanya kondisi masyarakat yang baik ditengah-tengah masyarakat. Negara ingin warga binaan atau masyarakat lapas mendapat binaan agar terciptanya keadaan yang baik tersebut. Namun keinginan itu belum terlaksana dengan baik, dikarenakan kurangnya tenaga ahli. Lantas bagaimana kekristenan memandang hal ini. Tentunya akan timbul pertanyaan juga apa yang harus dilakukan untuk membawa warga binaan dari hidup yang salah menuju arah yang benar. Tentu saja dengan membina spiritualitas mereka dan tentunya mengajarkan kepada mereka spiritualitas Kristen.
Penyuluhan Pencegahan Dan Penanganan KDRT
Alexander Djuang Papay;
Rikardo D. Butar-Butar;
Yefta Arisma;
Bulu Salempang4
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v1i1.102
Violence in the household is an act that is carried out in the household by a husband, wife, or child, which has a negative impact on physical, psychological integrity and harmonious relationships. There are various forms of violence that occur in households, and it could be that we are experiencing violence without realizing it, or in the households around us. Domestic violence is an act that violates the law because it needs to be prevented. For that, every individual needs to know and understand what domestic violence is, what are the factors for the occurrence of domestic violence and how to overcome it. AbstrakKekerasan dalam rumah tangga merupakan tindakan yang dilakukan didalam rumah tangga baik oleh suami, istri, maupun anak yang memberi dampak buruk bagi keutuhan fisik, psikis dan keharmonisan hubungan. Ada berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga, dan bisa saja tanpa disadari kekerasan itu sedang kita alami, ataupun rumah tangga disekitar kita. Kekerasan dalam rumah tangga perbuatan yang melanggar hukum karena itu perlu dilakukan pencegahan. Untuk itu setiap individu perlu mengetahui dan memahami apa itu kekerasan dalam rumah tangga, apa yang mejadi faktor-faktor terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dan bagaimana menanggulanginya
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Anak Muda
Yudhy Sanjaya;
Rini Sumanti Sapalakkai;
Francois P Tomasoa;
joni Manumpak Parulian Gultom;
Fredy Simanjuntak
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v1i1.103
Many young people or young people use drugs or illegal substances. This is of course a concern for many groups, including teachers or lecturers from educational institutions. If allowed to do so, it will be detrimental to the younger generation who later have an important role in society or the country. So it is necessary to make prevention efforts. The use of illegal substances is certainly harmful to the body and character and mental health. It can even cause death. But why is drug use among the younger generation or students? For this reason, this journal is compiled with the hope of motivating many agencies to make efforts to prevent drug use. AbstrakBanyak anak-anak muda atau generasi muda yang menjadi pengguna dari obat atau zat terlarang. Hal ini tentunya mejadi keresahan banyak kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang kelak memiliki peranan penting dalam masyarakat ataupun negara. Sehingga Perlu dilakukan upaya pencegahan. Penggunaan zat terlarang tentunya berbahaya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Namun kenapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda atau para pelajar. Untuk itulah jurnal ini disusun dengan harapan dapan menjadi pendorong banyak instansi melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba.
Upaya Edukasi Pemuda Dalam Pencegahan Perkawinan Beda Agama
Mangiring Tua Togatorop;
Ardianto Lahagu;
Michael Cornelius Pua;
Rame Irma Ida;
Ulina Wati Br Siregar;
Sukardin Zebua
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: Maret 2018
Publisher : Institut Agama Kristen REAL Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53547/rcj.v1i1.104
This research is a study on “Efforts to Prevent Interfaith Marriages for STT Real Batam Students. The main problems are 1. What are the causes of the rise of interfaith marriages, 2? What efforts are being made to minimize the prevalence of interfaith marriages, 3? What is the solution to the rise of interfaith marriages? The goal is whether or not interfaith marriages are carried out according to religion according to the biblical perspective. The type of research used is qualitative research, with a sociological approach. The results of the study indicate that efforts to educate the basics and criteria in choosing a life partner according to the teachings of the Christian religion must be planted in Christian families as early as possible so that wherever they are in the future or in whatever environment they are, they are still able to hold and have one principle. choosing the right life partner according to the Bible.AbstrakPenelitian ini adalah studi tentang “Upaya Pencegahan Perkawinan Beda Agama bagi Mahasiswa STT Real Batam. Pokok permasalahannya: 1. Apa penyebab maraknya perkawinan beda agama, 2. Upaya apa yang dilakukan unuk meminimalisir maraknya perkawinan beda agama, 3. Apa solusi maraknya pernikahan beda agama? Tujuannya adalah Boleh atau tidaknya Perkawinan beda agama dilangsungkan menurut agama menurut perspektif alkitab. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya didikan dasar-dasar dan kriteria-kriteria dalam memilih pasangan hidup menurut ajaran agama Kristian haruslah ditanam dalam diri keluarga Kristen sedini mungkin, sehingga dimanapun mereka berada kelak atau dilingkungan mana pun mereka, mereka tetap mampu untuk memegang dan mempunyai satu prinsip pemilihan pasangan hidup yang benar menurut Alkitab.Kata kunci: Edukasi, Pemuda, Pencegahan Perkawinan Beda Agama.