cover
Contact Name
Merry Lapasau
Contact Email
diskursus.unindra@gmail.com
Phone
+6281356563755
Journal Mail Official
diskursus.unindra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Core Subject :
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia menerbitkan karya ilmiah dari dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi nasional dan internasional untuk mempresentasikan ide, konsep, dan teori baru berfokus pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, pembelajaran dan analisis linguistik dan sastra Indonesia. Ruang lingkup Jurnal Diskursus adalah model pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, penilaian dan evaluasi pengajaran bahasa dan sastra Indonesia, analisis wacana, pragmatik, penerjemahan, perencanaan bahasa, psikolinguistik, sosiolinguistik, dan bidang keilmuan bahasa yang dikaitkan dengan Pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Pengaruh Persepsi Atas Metode Pembelajaran dan Perhatian Orang Tua terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Berkebutuhan Khusus: (Survei pada Sekolah Luar Biasa Swasta di Jakarta) Damaji Ratmono; Harmi Ibnu Dja’far; Merry Lapasau
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.785

Abstract

Tujuan penelitian untuk membuktikan 1) Pengaruh persepsi atas metode pembelajaran dan perhatian Orang Tua secara bersama-sama terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa berkebutuhan khusus. 2) Pengaruh persepsi atas metode pembelajaran terhadap keterampilan berbicara siswa berkebutuhan khusus. 3) Pengaruh perhatian Orang Tua terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan korelasional statistika regresi linier berganda dengan sampel berjumlah 75 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas metode pembelajaran dan perhatian orang tua terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia Siswa Berkebutuhan Khusus pada SLB Swasta di Jakarta. Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian hipotesis melalui analisis regresi ganda diperoleh nilai nilai Sig = 0,000 < 0,05 dan Fhitung =   173, 957 >  Ftabel  = 3,12. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi atas metode pembelajaran terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa berkebutuhan khusus pada SLB Swasta di Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig = 0.000 < 0,05 dan thitung = 7.586 > ttabel   = 1,669. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan perhatian orang tua terhadap keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa berkebutuhan khusus pada SLB Swasta di Jakarta. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig = 0,000 <  0,05 dan thitung = 10.134 > ttabel  = 1,669.
Analisis Semantik pada Antologi Puisi Situbondo Meracik Kenangan Nizar Hariri; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.787

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menganalisis makna denotatif, konotatif, referensial, dan non-referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan. Masalah yang ada di dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana makna denotatif yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (2) Bagaimana makna konotatif yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (3) Bagaimana makna referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan? (4) Bagaimana makna non-referensial yang terdapat dalam antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan?. Data penelitian berbentuk kata dan frasa yang mengupas pengungkapan kata. Sumber data yang terdapat dalam penelitian ini adalah 15 judul puisi yang ada pada antologi puisi Situbondo Meracik Kenangan. Metodologi penilitian ini menggunakan metode dokumentasi serta pendekatan kualitatif.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif pada puisi itu sering digunakan, makna konotatif sering digunakan, makna referensial jarang digunakan, makna nonreferensial banyak digunakan. Maka, keempat makna tersebut sangat berguna untuk membuat puisi itu menjadi lebih indah dan bermakna
Penerapan Media Wordwall pada Hasil Belajar Siswa Materi Teks Biografi Siswa Kelas X MA Al – Mawaddah Blitar Nugraheni Widiati Paramita; Lailiyatus Sa’diyah; Agus Hermawan; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 3 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manfaat media wordwall dalam evaluasi pembelajaran siswa materi teks biografi, bertujuan untuk mempelajari efek pemanfaatan media wordwall dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Metode penelitian yang diterapkan dalam pengembangan media pembelajaran Bahasa Indonesia ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengimplementasikan media pembelajaran sebagai alat penunjang peserta didik. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan media wordwall sangat meningkatkan hasil pembelajaran untuk siswa kelas X. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan media wordwall memiliki rata-rata nilai yang lebih unggul (81,2%) jika diperbandingkan dengan kelompok kontrol (68,5%). Studi ini juga menunjukan penggunaan media wordwall dapat menambah semangat belajar (87,5%), kemampuan berpikir kritis (83,2%), dan retensi informasi (85,1%) siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media wordwall mampu menjadi metode pembelajaran yang optimal dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa kelas 10
Karakteristik Gaya Bahasa dalam Antologi Puisi Cermin Karya Hadi Mulyadi   Bayu Sutiyoso; Agus Hermawan; Saptono Hadi; Lailiyatus Sa’diyah
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam antologi puisi Cermin karya Hadi Mulyadi dengan fokus pada tiga jenis gaya bahasa utama, yaitu perulangan, pertautan, dan pertentangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis korpus data untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memahami pola penggunaan gaya bahasa secara sistematis. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa dalam antologi ini memperkaya tema-tema seperti cinta kasih, religiositas, perjuangan, dan kritik sosial. Misalnya, gaya bahasa perulangan pada puisi Mama menekankan rasa terima kasih anak kepada ibu, sementara gaya bahasa pertautan dalam puisi Embun mencerminkan kedamaian melalui kerendahan hati. Gaya bahasa pertentangan dalam puisi Ayah menggambarkan perjuangan seorang ayah yang tersembunyi di balik keteguhan sikapnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa tidak hanya memperkuat estetika puisi tetapi juga menambah kedalaman makna, menciptakan keterlibatan emosional antara pembaca dan karya. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran sastra, khususnya dalam memahami dan mengaplikasikan gaya bahasa dalam konteks pendidikan. Selain itu, hasil penelitian ini relevan dalam konteks modern, seperti penggunaan gaya bahasa estetis di media sosial untuk mengekspresikan pemikiran kreatif. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk membandingkan gaya bahasa dengan karya lain atau mengeksplorasi dampaknya dalam disiplin ilmu berbeda, seperti psikologi sastra dan linguistik kognitif.
Diskriminasi Sosial Dalam Novel A+ Karya Ananda Putri Dan Relevansi Pembelajaran Sastra Siswa Kelas XII Indah Putri Sari; Agus Hermawan; Lailiyatus Sa’diyah; Saptono Hadi
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.791

Abstract

Sastra adalah manifestasi pemikiran manusia yang diungkapkan melalui tulisan yang dirangkai dengan indah. Salah satu bentuk karya sastra yang populer adalah novel. Novel merupakan karya sastra yang sering mengangkat permasalahan kehidupan manusia. Novel A+ karya Ananda Putri, yang diterbitkan pada tahun 2022, menjadi objek penelitian ini. Novel ini menggambarkan diskriminasi sosial di sekolah melalui sistem pembayaran SPP yang berdasarkan peringkat akademik siswa. Diskriminasi ini menggambarkan ketidakadilan sosial dan menjadi refleksi dari permasalahan kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter tokoh dalam merespons diskriminasi serta relevansi novel ini dalam pembelajaran sastra di kelas XII. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan analisis isi, dengan fokus pada tindakan diskriminasi yang digambarkan dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskriminasi dalam novel A+ terjadi akibat tekanan sosial dan persaingan ketat antar siswa. Respon tokoh terhadap diskriminasi digambarkan melalui perlawanan dan upaya menghapus sistem peringkat yang tidak adil. Novel ini mengajarkan pentingnya berpikir kritis dan mengevaluasi ketidakadilan sosial dalam konteks pendidikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualized untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Buku Fiksi pada Kelas VII SMPN 2 Karawang Timur Helsa Syalwanurahma; Sinta Rosalina; Hendra Setiawan
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran team assisted individualized untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas VII SMPN 2 Karawang Timur. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Peneliti menggunakan intrumen penelitian tes berupa lembar soal dan lembar buku fiksi serta observasi sebagai teknik pengumpalan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah tes normatif , tes homogenitas, dan tes hipotesis. Hasil penelitian yang telah dilakukan memperoleh hipotesis sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05, maka sebagaimana acuan pengambilan keputusan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran team assisted individualized memiliki pengaruh untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman buku fiksi pada kelas VII SMPN 2 Karawang Timur.
Analisis Struktur dan Nilai Moral dalam Novel Wastu Kancana Karya Yoséph Iskandar Ela Hanum Fadilah; Ratnawati
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.793

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan isi cerita, struktur, dan nilai moral yang ada pada novel dengan analisis struktur dan nilai moral. Penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik yang digunakan adalah teknik telaah pustaka. Instrumen yang digunakan adalah kartu data. Hasil penelitian ini adalah pertama struktur cerita yang ada dalam novel. Tema novel ini adalah mengenai perjuangan; alur yang digunakan novel ini adalah alur maju dan mundur; pelaku novel ini berjumlah 19 pelaku. Dari 19 pelaku tersebut ada 1 pelaku utama yaitu Anom Wastu Kancana, 4 pelaku kedua yang mendampingi pelaku utama, dan 14 pelaku tambahan; latar yang terdapat novel ini meliputi 10 gambaran waktu, 52 latar tempat, dan 5 latar suasana. kedua, nilai moral yang terdapat dalam novel tersebut ada 32 meliputi 11 moral manusa terhadap pribadi, 14 moral manusia terhadap manusia lain, 3 moral manusia terhadap alam dan 4 moal manusia terhadap waktu.
Tindak Tutur Asertif Dalam Naskah Drama Bahasa Sunda Nu Jaradi Korban Karya R. Hidayat Suryalaga Sri Marlina Putri; Hera Meganova Lyra; Asri Soraya Afsari
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.794

Abstract

Penelitian tindak tutur mendapat perhatian yang cukup besar dalam ranah linguistik. Hal ini menjadi daya tarik sebab fokus analisis bermuara pada ujaran yang disampaikan oleh seseorang pada lawan bicaranya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bentuk tindak tutur asertif yang digunakan para tokoh dalam naskah drama Nu Jaradi Korban karya R. Hidayat Suryalaga.  Naskah ini didapatkan dari arsip kumpulan naskah drama Sunda Teater Sunda Kiwari di Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda, Universitas Padjadjaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan studi pustaka. Teknik pengumpulan data memanfaatkan metode dokumentasi dengan teknik simak dan catat. Data yang telah dikumpulkan dikelompokkan berdasarkan kategori yang sesuai dan dianalisis menggunakan metode padan pragmatis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tindak tutur asertif yang digunakan para tokoh dalam naskah drama Nu Jaradi Korban berupa tuturan menyatakan, menyarankan, mengeluh, dan melaporkan. Berikutnya, tuturan menyatakan dibagi ke dalam tuturan subasertif menyesal, memuji, memperingatkan, bersyukur, dan menasihati. Adapun tuturan melaporkan dibagi ke dalam tuturan informatif dan kesaksian.
Implementasi Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) Pada Buku Teks Gayeng Basa Jawa Kelas XI Yaniati; Mujimin
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.797

Abstract

Keterampilan berpikir tingkat tinggi erat kaitannya dengan keterampilan berpikir sesuai ranah kognitif. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengimplementasian HOTS pada buku teks Gayeng Basa Jawa Kelas XI SMA/MA/SMK Terbitan MKP (Media Karya Putra). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diambil berupa bentuk soal asesmen formatif dan asesmen sumatif yang berorirntasi HOTS pada buku teks. Teknik pengambilaan data menggunakan teori Taksonomi Bloom dengan teknik baca dan catat. Data yang diperoleh kemudian dicatat dan dikelompokkan sesuai dengan kategori berdasarkan tabel taksonomi Bloom bermuatan HOTS dimensi proses kognitif yaitu menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan soal yang berorientasi HOTS sebanyak 91 butir soal yang terbagi atas 77 butir soal dimensi menganalisis (C4) dan 14 butir soal dimensi mengevaluasi (C5). Buku teks ini masih kurang dalam potensi mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Namun kualitas soal berorientasi HOTS dalam buku ini sudah cukup baik hanya perlu dikembangkan supaya lebih mendominasi.
Analisis Telaah Sintaksis Kalimat Imperatif Petugas Kepolisian dalam Kasus Penangkapan Pelaku Kejahatan Paramita Candra Dewi; Hari Windu Asrini
Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/diskursus.v8i2.798

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan kalimat imperatif dalam komunikasi petugas kepolisian saat penangkapan pelaku kejahatan, dengan fokus pada struktur sintaksis yang digunakan. Kalimat imperatif, yang berfungsi untuk memberikan perintah, instruksi, atau larangan, memiliki peran penting dalam mengendalikan situasi dan perilaku tersangka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis pola dan variasi sintaksis kalimat imperatif yang diucapkan oleh petugas kepolisian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kalimat imperatif memiliki struktur yang relatif konsisten, meskipun terdapat variasi sesuai dengan konteks dan intensitas situasi. Pola utama yang ditemukan meliputi penggunaan verba imperatif yang diikuti oleh objek, keterangan tempat, cara, serta waktu. Selain itu, variasi dalam struktur kalimat, seperti penggunaan ancaman langsung, perintah ganda, dan subjek eksplisit, menunjukkan fleksibilitas dalam komunikasi yang disesuaikan dengan urgensi dan kompleksitas situasi. Penelitian ini juga menyoroti peran negasi dalam kalimat imperatif yang memberikan tekanan psikologis kepada tersangka untuk mencegah tindakan berbahaya. Secara keseluruhan, penggunaan kalimat imperatif yang tepat dapat meningkatkan efektivitas komunikasi, mengurangi eskalasi, dan memastikan keselamatan baik petugas maupun tersangka dalam situasi yang penuh ketegangan.

Page 2 of 3 | Total Record : 24