cover
Contact Name
Winda Jubaidah
Contact Email
winda.jubaidah6@gmail.com
Phone
+6285249915567
Journal Mail Official
winda.jubaidah6@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Berau Jl. Dr. Murjani II, Tanjung Redeb, Berau Kalimantan Timur, Indonesia
Location
Kab. berau,
Kalimantan timur
INDONESIA
Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 31245250     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.35915/mandela.v1i02
MANDELA: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Berau. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah publikasi dan diseminasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan, pemecahan masalah, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ruang lingkup jurnal meliputi pendidikan dan literasi, kesehatan masyarakat, ekonomi dan kewirausahaan, pengembangan UMKM, pertanian, perikanan, peternakan, lingkungan hidup, teknologi tepat guna, transformasi digital, sosial dan humaniora, hukum dan kebijakan publik, seni dan budaya, pariwisata, serta pemberdayaan dan tata kelola masyarakat. Jurnal menerima artikel hasil pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat, pelatihan dan pendampingan, penelitian tindakan partisipatif, penerapan teknologi, pengembangan inovasi sosial, serta evaluasi program pemberdayaan. Setiap naskah diharapkan menjelaskan permasalahan mitra, metode pelaksanaan, hasil kegiatan, dampak yang terukur, dan keberlanjutan program. MANDELA menerapkan sistem akses terbuka (open access) serta proses penelaahan sejawat (double-blind peer review) untuk menjaga kualitas dan integritas publikasi ilmiah. Jurnal diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada Juli dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Pelatihan Desain Kemasan bagi Pelaku UMKM di Kampung Pulau Derawan Kabupaten Berau Asmawati; Wahid Hasyim; Surti Milarisa; Tiarasari Mawi; Fitriah
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1193

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menerapkan, membagikan, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi (IPTEK) kampus untuk menyelesaikan masalah riil bagaimana mendesain produk UMKM yang menarik. Aktivitas ini dilaksanakan di kampung pulau Derawan yang melibatkan Dosen UMB, pemerintah dan pelaku UMKM. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach). Kemudian serangkaian kegiatan diawali dengan persiapan diantaranya mengidentifikasi kondisi kemasan produk yang digunakan oleh peserta sampai pada tahap pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi kemasan sebagai media perlindungan produk sekaligus sarana promosi. Peserta juga memahami pentingnya identitas merek (branding), pemilihan warna, penggunaan logo, serta penyusunan informasi produk yang sesuai.
Pendampingan Pemerintah Provinsi Papua Dalam Penetapan Lokasi Pembangunan Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Kota Jayapura Arkam; Dwi Fitrianingsih; Wahyu Atiq Widiantoro; Djufri; Agista Aristia Arini; Rizky Ramadhan Hardianto
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1194

Abstract

The assistance provided to the Papua Provincial Government regarding site selection for the Jayapura City Maritime Border Crossing Post (PLBL) was conducted to support a comprehensive process of identifying and assessing the feasibility of the site. The analysis covered spatial planning aspects, physical and environmental conditions, accessibility, socio-economic factors, service requirements, supporting infrastructure, security, and institutional arrangements. Three alternative sites were evaluated based on land suitability, geographical conditions, accessibility, infrastructure support, cross-border service potential, environmental risks, and community acceptance. The assessment process involved discussions and Focus Group Discussions (FGDs) with the Border Management Agency, the Regional Development Planning Agency (Bappeda), the Public Works Agency, the Naval Post, district and village governments, and relevant technical agencies. The evaluation and cross-sectoral discussions resulted in a consensus that Alternative Site I was the most suitable location for the PLBL. This site was deemed to possess relatively stable physical conditions, favorable topography, superior accessibility, spatial planning compatibility, and opportunities for integration with existing infrastructure and service networks. The selection of this site is expected to support improved connectivity, cross-border services, and security, as well as the sustainable development of the border area.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Kompos Sebagai Solusi Kemandirian Pupuk Di Kampung Bangun, Kabupaten Berau Charlie Novianry Panjaitan; Setyawan; Lukmanul Hakim; Fitriyah Agustika; Hesty Sapriana; Venny Sartika
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1195

Abstract

Fluktuasi harga pupuk kimia yang terus merangkak naik menjadi beban utama yang menekan margin keuntungan petani. Sebagai solusi strategis atas permasalahan tersebut, telah dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pembuatan Kompos di Kampung Bangun, Kabupaten Berau, pada tanggal 10 April 2026. Program ini bertujuan untuk menekan biaya produksi pertanian melalui kemandirian pupuk organik, memulihkan unsur hara tanah yang terdegradasi akibat residu kimia, sekaligus memberdayakan masyarakat dan pemuda desa agar lebih tertarik pada sektor agribisnis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama: sosialisasi teori secara tatap muka di balai pertemuan, praktik langsung pembuatan kompos di lahan warga, dan rencana monitoring berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat Kampung Bangun, di mana peserta mampu memahami proses fermentasi anaerob maupun aerob, serta memanfaatkan limbah organik sekitar (kotoran ternak dan limbah pertanian) menjadi pupuk kompos yang berkualitas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja secara mandiri di sektor pertanian, menciptakan sirkular ekonomi di tingkat desa, dan mendukung terwujudnya sistem pertanian berkelanjutan di wilayah Berau
Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Pemuda pada Pemusatan Latihan Paskibraka Kabupaten Berau Charlie Novianry Panjaitan; Ardian Nor; Rafli Yunianto Pratama; Awaliya Nursanti; Arsy Husnanda; Syaprudin
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1196

Abstract

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan instrumen strategis dalam pembentukan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan generasi muda di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam proses pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka di Kabupaten Berau tahun 2025. Fokus utama penelitian mencakup internalisasi nilai-nilai "BerAKHLAK", pengembangan ketahanan fisik, serta penguatan mentalitas kebangsaan di tengah dinamika pergaulan generasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi selama masa karantina di SM Tower Berau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diklat ini berhasil mengintegrasikan aspek kognitif (wawasan kebangsaan), afektif (sikap dan nilai etika), dan psikomotorik (keterampilan baris-berbaris). Pendekatan "Pembelajaran Aktif" yang diterapkan instruktur mampu mendorong nalar kritis dan public speaking peserta. Nilai-nilai kedisiplinan, toleransi antar-peserta dari berbagai kecamatan, dan rasa nasionalisme yang ditanamkan selama masa pemusatan memberikan dampak transisional yang signifikan terhadap kematangan emosional dan manajerial peserta. Program ini terbukti sangat efektif sebagai kawah candradimuka untuk kaderisasi kepemimpinan pemuda yang berwawasan kebangsaan dan berintegritas di Kabupaten Berau.
Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat melalui Aksi Bersih Lingkungan Mapala Universitas Muhammadiyah Berau Tamam Rosid; Suryadi; Syarifuddin; Hasnawati; Diah Riyani; Warti Ratnasari; Winda Jubaidah
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1197

Abstract

Artikel ini menganalisis Aksi Bersih Lingkungan 2026 bertema "Dari Jejak Pendaki Menuju Jejak Lestari" yang diinisiasi oleh Mapala Universitas Muhammadiyah Berau pada 19 Juni 2026 di kawasan bersejarah Keraton Sambaliung, tepian Sungai Kelay. Merespons rendahnya kesadaran kolektif terhadap ekosistem perairan, kegiatan ini mengadaptasi prinsip minim jejak ke ruang publik perkotaan. Menggunakan metode deskriptif-analitis, kajian ini mengevaluasi pelaksanaan aksi dalam kerangka teori kesadaran ekologis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kolaborasi multipihak lintas sektor terbukti efektif menghadirkan pendidikan lingkungan yang holistik—menggabungkan pengetahuan, pengalaman, dan aksi nyata. Pemilihan lokasi bersejarah juga sukses mengintegrasikan narasi pelestarian alam dengan kebanggaan warisan budaya lokal. Kegiatan ini memberikan dampak positif secara ekologis, edukatif, dan sosial-kelembagaan. Guna merespons tantangan keberlanjutan, artikel ini merekomendasikan edukasi masyarakat yang berkesinambungan, pemantauan dampak jangka panjang secara sistematis, serta replikasi program di sepanjang Sungai Kelay dan Segah untuk memperluas skala perilaku pro-lingkungan di Kabupaten Berau.
Edukasi Prinsip Bisnis Islam sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman dan Praktik Usaha Halal bagi Pelaku UMKM Teluk Bayur Sulpadli; Muhammad Ridho; Muhammad Husein; Yulita Maria
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1213

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat. Namun, perkembangan kegiatan usaha perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai prinsip bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, khususnya dalam penerapan usaha halal, kejujuran, transparansi, amanah, dan keadilan dalam transaksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku UMKM di Teluk Bayur mengenai prinsip bisnis Islam serta mendorong penerapannya dalam aktivitas usaha sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan melalui survei awal, edukasi, diskusi interaktif, studi kasus, dan evaluasi melalui post-test. Sebanyak 30 pelaku UMKM menjadi responden dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah diberikan edukasi. Pemahaman mengenai konsep bisnis Islam meningkat dari 36,7% menjadi 90%, pemahaman mengenai usaha halal meningkat dari 43,3% menjadi 93,3%, sedangkan pemahaman mengenai larangan riba, gharar, dan maysir meningkat dari 26,7% menjadi 83,3%. Pada aspek praktik, penerapan kejujuran dalam transaksi meningkat dari 73,3% menjadi 96,7%, transparansi informasi produk meningkat dari 56,7% menjadi 90%, dan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal meningkat dari 30% menjadi 86,7%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi bisnis Islam dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM dalam menjalankan usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek halal, etika, dan keberkahan.
AKSELERASI TATA KELOLA DIGITAL KOPERASI MERAH PUTIH MELALUI PENGUATAN LITERASI DAN LAYANAN KESEKRETARIATAN DI DESA TABALAR ULU Handayani Jaka Saputra; Agus Imam
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1223

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mempercepat penerapan tata kelola digital Koperasi Merah Putih di Desa Tabalar Ulu melalui penguatan literasi digital dan layanan kesekretariatan. Kegiatan dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan pengurus dalam pemanfaatan teknologi, pengelolaan administrasi, pengarsipan dokumen, serta penyediaan informasi kelembagaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan pendampingan berkelanjutan melalui tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan literasi digital, penguatan layanan kesekretariatan, implementasi sistem administrasi digital, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pengurus dalam menggunakan perangkat dan aplikasi digital untuk mengelola surat-menyurat, data anggota, agenda, notulensi, dokumentasi, dan arsip. Program juga menghasilkan sistem pengarsipan digital, format administrasi, serta panduan kerja sederhana yang mendukung kemandirian pengurus. Integrasi literasi digital, penguatan kesekretariatan, dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola koperasi secara berkelanjutan.
Peningkatan Branding UMKM Lokal Melalui Inovasi Desain Kemasan Dan Pemasaran Digital di Tanjung Redeb Arif Budiman; Muhammad Amin; Umar Hadi; Muhammad Mahfudz Huda; Raelly Harza Wiltianza
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1225

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting local economic development. However, many MSME actors still face limitations in developing product branding, packaging design, product photography, promotional content, and digital marketing. This Community Service activity aimed to improve the knowledge and skills of local MSME actors in Tanjung Redeb, Berau Regency, through strengthening product branding, packaging design innovation, and digital marketing. The activity was conducted on June 6, 2026, at Rumah Kemas Kabupaten Berau and involved 20 MSME actors. The implementation method consisted of initial identification, pre-test, material presentation, demonstration, hands-on practice, mentoring, post-test, and evaluation. The materials covered branding concepts, visual identity, packaging design, product photography using smartphones, promotional content creation, and social media utilization. The evaluation results showed that the average participant score increased from 56.25 in the pre-test to 82.50 in the post-test, representing an increase of 46.67%. In terms of practical skills, 16 participants (80%) were able to identify packaging elements requiring improvement, 12 participants (60%) produced initial packaging design concepts, 17 participants (85%) produced more directed product photographs, and 15 participants (75%) created at least one promotional content. Participant satisfaction reached 87.60%. The activity indicates that training combined with demonstration, hands-on practice, and mentoring can improve MSME actors' knowledge and skills in developing product branding and utilizing digital media for marketing. Further mentoring is recommended to ensure sustainable implementation of the skills acquired.
Facilitating Written and Oral Community Input for Datu Sanggul Hospital Environmental Impact Assessment Scoping Rabiatul Adawiyah; Muhammad Azwar Ramadani; Jevon Ona Ivena
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1228

Abstract

This community service activity facilitated public consultation for the environmental impact assessment of the planned development and operation of Datu Sanggul Regional General Hospital in Tapin Regency, Indonesia. It aimed to identify environmental and social issues expressed through written and oral public input and to examine their relevance to environmental impact assessment scoping. A descriptive qualitative case study was applied to nine written public-input forms, documented oral input, meeting records, consultation materials, and the draft scoping form. The data were coded and thematically compared without treating written and oral records as unique respondents. Written input documented individual concerns and expectations concerning wastewater, runoff, hazardous waste, construction disturbance, local employment, and health services. Oral dialogue added location-specific and technical details concerning downstream settlements, the Batung River, nighttime noise, the retention pond, technical planning documents, and grievance channels. The complementary channels improved the traceability of community concerns into potential-impact evaluation. Combining accessible written forms, facilitated dialogue, and transparent follow-up was therefore important for community service based on environmental expertise and for more substantive public involvement.
Guidance on Post-Harvest Management, Fermentation Technology, and Sustainable Cocoa Downstreaming to Meet Export Market Standards in Kampung Merasa, Kelay District, Berau Regency Raelly Harza Wiltianza; Muhammad Mahfuzh Huda; Jevon Ona Ivena; Rabiatul Adawiyah; Arif Budiman
Mandela : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2026): Mandela: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/mandela.v2i01.1229

Abstract

Cocoa (Theobroma cacao L.) in Merasa Village, Kelay District, Berau Regency, holds a critical position within East Kalimantan's plantation sector, backed by a total regional cocoa land area of 1,061.10 Ha producing 514,488.00 kg of dry beans annually. However, local farmers face extreme economic vulnerability due to a drastic 45% price collapse in non-fermented beans between January and April 2026 (falling from Rp 55,000/kg to Rp 25,000/kg), while fermented cocoa maintains a substantial price premium reaching Rp 100,000/kg. This Community Service program aims to empower cocoa farmers in Merasa Village through intensive training on Good Agricultural Practices (GAP), standardized wooden box fermentation, moisture content control (7–7.5%), and artisan chocolate processing. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program successfully increased farmers' knowledge by 85%, standardized physical bean quality for export markets, and established value-added local craft chocolate products. This initiative mitigates market price volatility, captures a 185%–300% price margin, and fortifies Kampung Merasa’s position as a sustainable premium cocoa producer.

Page 3 of 3 | Total Record : 30