Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam is published by the Study Program of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah, Institut Attanwir Bojonegoro, Indonesia. The journal is published biannually, with issues released in January and July. Al-Ihath was founded with the fundamental mission of advancing the discipline and promoting the wide dissemination of high-standard academic inquiry in the fields of Guidance Counseling and Psychology. Al-Ihath invites manuscripts in the areas: Functional Areas of Guidance, Counseling Psychology, Crisis Counseling, Islamic Spiritual Guidance, Management of Individual Counseling Services, Peer Counseling Services, Development of Counseling Guidance Service Programs, Group Counseling, Cross-Cultural Counseling, Cultural Psychology, Islamic Psychotherapy, and Mental Health.
Articles
82 Documents
Peningkatan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas XI DKV A Melalui Outbond Training
Roikhatul Jannah
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): July
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v2i2.230
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan rasa percaya diri siswa kelas XI DKV A melalui outbond training. Rasa percaya diri sangat penting bagi siswa untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya. Siswa yang memiliki bekal kepercayaan diri yang baik, maka siswa tersebut akan dapat mengembangkan potensinya secara lebih optimal. Namun jika siswa tersebut memiliki kepercayaan diri yang rendah, maka individu tersebut cenderung menutup diri, mudah frustasi ketika menghadapi kesulitan, canggung dalam menghadapi orang, dan sulit menerima realita dirinya. Memiliki rasa percaya diri yang tinggi juga dapat membantu mencapai prestasi dan hasil belajar yang lebih baik lagi. Dengan begitu akan terjadi proses perubahan dalam diri siswa bukan hanya pada hasil belajar tetapi juga pada perilaku dan sikap siswa, yaitu keberanian, keaktifan, dan aktualisasi diri siswa saat proses belajar mengajar. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Adapun cara pengambilan data pada penelitian ini dengan menggunakan skala percaya diri yang disebarkan kepada siswa kelas XI DKV A sejumlah 34 siswa.
Layanan Bimbingan Pranikah dalam Meningkatkan Kematangan Emosional Berkeluarga
Muhammad Faizin;
Mohamad Abdul Azis
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): July
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v2i2.215
Pernikahan yang dilakukan ketika usia remaja, pasangan semestinya siap mengelola rumah tangga yang berarti menunjukkan kematangan emosi. Ketidakmampuan remaja untuk mengontrol emosi, membuat keputusan- keputusan, dan memahami dirinya akan membuat kehidupan pernikahan yang dijalani kurang harmonis. Jika terjadi pernikahan, maka perlunya Bimbingan pranikah agar dapat memperoleh kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan bimbingan pranikah dalam meningkatkan kematangan emosi yang dilakukan kepada calon pasangan yang menikah usia dibawah usia 16 tahun dan mengetahui hasil layanan bimbingan pranikah yang dilakukan kepada calon pasangan yang menikah dibawah usia 16 tahun di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kapas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa proses bimbingan pra nikah dalam meningkatkan kematangan emosional berkeluarga pasangan yang menikah usia dibawah 16 tahun.
Peran Penyuluh Agama Islam dalam Memberikan Bimbingan Pranikah di KUA Balen
Asnawi Asnawi;
Ahmad Budianto;
Moch. Bakhtiar;
Erix Hidayatullah
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): July
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v2i2.233
Ikatan pernikahan merupakan ikatan suci yang berdasarkan nilai-nilai ketuhanan yang bertujuan untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Ikatan pernikahan merupakan ikatan lahir dan batin antara suami dan istri. Perlu direnungi juga, bahwa pernikahan jangan lagi dianggap hanya sebagai bentuk hubungan jasmani, melainkan juga hubungan batin. Ketentuan-ketentuan mengenai pernikahan dari sudut pandang syariat Islam mengikat atau berlaku kepada setiap muslim, dan di dalam suatu pernikahan itu terkandung nilai-nilai ibadah. Artikel ini akan mengulas tentang peran penyuluh agama Islam dalam melaksanakan atau memberikan bimbingan pranikah kepada para calon pengantin dan tentunya untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Kecamatan Balen. Metode penelitian yang dipakai adalah dengan pendekatan kualitatif. Di mana peran penyuluh agama yaitu berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan cita-cita dan harapan calon pengantin agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dengan cara memberikan bimbingan pranikah, dan tentunya dengan materi-materi penting yang sesuai dengan ajaran agama Islam.
Pembinaan Akhlak Melalui Pendekatan Behavior
Abd. Hafid;
Indah Fajrotuz Zahro
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 2 No. 2 (2022): July
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v2i2.234
Sekolah merupakan pusat perubahan; baik perubahan secara fikiran dan maupun perubahan tingkah laku. Salah satu faktor utama melestarikan hidup islami ialah memasukkan nilai-nilai islam dalam sistem pendidikan. Masuknya pendekatan behavioristik dalam program pendidikan dirasa perlu untuk membantu membina akhlak siswa agar meraka lebih baik dalam belajar dan kepribadiannya. Termasuk pembinaan akhlak siswa. Pendekatan behavior memiliki berbagai macam teknik menangani masalah seperti token ekonomi, overcorrection dan lain sebagainya. Sebagai pendekatan yang telah banyak digunakan, tentunya pendekatan konseling behavioral memberi banyak keuntungan pada konseli atau klien yang ditangani, sehingga keunggulan dari pendekatan ini tidak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa pendekatan konseling behavioral bukanlah tanpa kekurangan. Ibarat dua sisi mata pisau, disatu sisi dapat membantu pekerjaan seseorang, namun juga dapat melukai orang yang menggunakannya. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian pendekatan kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang yang diamati. Sedangkan pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi.
The Effectiveness of Islamic Counseling Through WhatsApp Lectures in Improving Millennial Parenting Patterns
Latifatul Khairul Umam;
Siti Kasmila;
Dadan Suherdiana;
M. Irfan
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.37
This study aims to obtain an overview of the effectiveness of providing Islamic counseling through WhatsApp lecture groups in improving millennial parenting styles, by assessing the behavior and actions taken by millennial parents towards their children after counseling with an Islamic approach through WhatsApp lectures. This research uses a survey research model. Based on the survey results, it can be seen that respondent (1) be more aware of their own mistakes (2) be more patient and painstaking. (3) be aware of the deficiency and need to spare more time with the child (4) The explanations are easy to understand and easy to practice so that result the best as they want (5) be more restrained when get angry and try to think positively (6) trying to understand the needs of children than obeying own ego (7) be more careful in doing something (8) After the Islamic counseling session that has been done, the respondent can do a different handling when facing a tantrum child afterwards. From the results of this research, it would be better for this kulWap to be carried out on a regularly scheduled basis with a plan that has been arranged and scheduled neatly. The material provided is further refined regarding parenting patterns according to Islam so that Indonesian muslim children have strong inner strength from childhood golden age.
Effectiveness Islamic-Rational Emotive Behavior Therapy (I-REBT) to Reduce Students Hedonistic Lifestyle
Rahmat Sya'ban Santoso Ahmadi;
Nurjannah Nurjannah;
Shabiha Anjum
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.386
This research aims to find out whether students' hedonic lifestyles can be reduced with an Islamic-Rational Emotive Behavior Therapy religious integration approach. The study in this research uses a literature review approach. Through the efforts of this literature review, integration can be achieved without reducing the overall concept of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) from Albert Ellis, but everything is interrelated. Because Ellis' thoughts and religious beliefs (Islam) do not conflict. Literary studies of religious approaches to Islamic guidance and counseling are able to provide a role for theoretical and practical scientific development. The research results show that the Islamic-Rational Emotive Behavior Therapy religious integration approach is effective in reducing students' hedonistic lifestyle tendencies.
BK Role in Career Decision Making in Class 3 Students of SMAN 1 Banyudono
Elsya Ameylia Pradina;
Aryanda S.N Qurratul'ain;
Nadya R.N Fashya;
Noviana Dina Lorenza;
Dzaky Haidar Taqy
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.465
This research aims to describe the role of guidance and counseling teachers in planning the guidance and counseling Program to direct the sustainability of education in the future. Describe the role of guidance and counseling teachers in implementing the guidance and counseling Program to direct the sustainability of student education in the future. To describe the role of guidance and counseling teachers in seeking students' interest in continuing their education at university. Data collection techniques include observation and open interviews with guidance and counseling teachers and several students at the school. The data analysis technique in this research uses the Miles and Huberman interactive model. The research results show that students' career understanding is very low, so the role of guidance counseling in helping students' career planning is very important. guidance counseling can provide guidance, such as group or individual guidance. Apart from that, guidance counseling can also provide information services regarding major selection.
Early Socialization and Psychological Support for Children Victims of Violence at SMP Kartika IV-I Surabaya
Septyan Dwi Rahayu;
Rizka Aulia Madhengsan;
Nikmatul Ilma Alifah;
Khusnul Khotimah;
Moh Nasoihul Ibad
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.455
Children are part of the young generation who are the successors of the nation's ideals who have a strategic role and require protection in order to ensure complete and balanced physical, mental and social growth and development. To reduce cases of violence against children, a comprehensive policy is needed. Early prevention and education efforts are needed that involve all parties and elements of society. Violence against children can have a very detrimental impact, not only on the victim directly but also on society as a whole. Therefore, socialization and early psychological support are needed in dealing with violence in children. The aim of holding this activity is to increase children's knowledge about violence, the types and steps that must be taken if violence occurs to them. Apart from that, initial psychological support is here as an effort to help children who have been victims of violence, whether physical, psychological or sexual violence.
Analysis of the Meaning of Life for the Elderly in Coping Loneliness Problem on Film Sweet Bean
Manda Rosa Yanti
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.484
Not everyone can reach the elderly phase, but loneliness is often experienced by those who reach that phase. Loneliness here includes social and emotional emptiness, sometimes making them wish for death. However, there are elderly people who have a positive understanding of life, considering it as an incentive for meaningful activities. Making sense of life is not only for the young, but is also important for the elderly. The meaning of life can help them overcome loneliness and social problems. Movies like "Sweet Bean" shows how the elderly view their lives positively even though they are faced with physical problems, such as the main character who remains enthusiastic even though he is suffering from leprosy. Seeing this, research was conducted to explore the picture of loneliness experienced by the elderly and how the meaning of life helps overcome these problems in the context of the film Sweet Bean. The research uses a qualitative approach with descriptive research. Data collection techniques include documentation and observation.
The Impact of Conformity on Vandalism Behavior in Students
Sugeng Sejati;
Aisyah Putri Adeyola;
Anggi Junia Restika;
Riyani Ermanti Lubis;
Tesa Septriani
Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2024): January
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Institut Attanwir Bojonegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53915/jbki.v4i1.492
The aim of the research is to discuss the impact of conformity on vandalism behavior among students. This research was conducted in Bengkulu City. Because there are still many students who use bad or arbitrary attitudes in society. Conformity towards friends turns out to be something that often happens in adolescence. Conformity occurs when adolescents adapt to norms with a tendency to be the same as their peer group. Individuals during adolescence conform more to peer standards than during adolescence. Conformity is something that cannot be separated from adolescent social development. Peer conformity in teenagers can be positive or negative, it all depends on who they are with and where they are. Negative conformity can lead adolescents to the formation or a hedonic lifestyle. Types of vandalism based on motivations that drive vandalism. Data collection techniques use qualitative research or literature studies which are carried out by searching journals, books and other information.