cover
Contact Name
Rizki Zakwandi
Contact Email
r.zakwandi@upi.edu
Phone
+6285669180173
Journal Mail Official
wapfi@upi.edu
Editorial Address
JL. Setiabudhi No. 229 Bandung, 40154 Jawa Barat - Indonesia. e-mail: wapfi@upi.edu Tel / fax : (022) 2004548 / (022) 2004548
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika)
ISSN : 23381027     EISSN : 26854414     DOI : https://doi.org/10.17509/wapfi
The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Science, especially Physics and Technology Education field. Earth Science and Education Basic Science in Physics Education New Technologies in Physics Education Research and Development in Physics Education Globalisation in Physics Education Women in Physics Education Computers, Internet, Multimedia in Physics Education Organization of Laboratories of Physic Curriculum Development on Physics Education Teaching, Media, and Learning Physics
Articles 216 Documents
Cover Vol 2 No 1 Februari 2017 Achmad Samsudin
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.131 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i1.4923

Abstract

Cover Vol 2 No 1 Februari 2017
Rancang Bangun E-book Interaktif pada Materi Gelombang Cahaya Ismah Fitriani Zakiah; Saeful Karim; Ridwan Efendi; Selly Feranie
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 6, No 1 (2021): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.381 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v6i1.32262

Abstract

Pada hakikatnya bahan ajar merupakan seperangkat materi pembelajaran yang dalam penyusunannya harus sistematis sehingga dapat menciptakan suasana yang dapat memotivasi peserta didik untuk melakukan pembelajaran. Namun, berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peserta didik merasa masih kurang terbantu proses pembelajarannya karena bahan ajar tidak mudah dipahami serta tidak cukup interaktif dalam menyampaikan materi yang dimuatnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakuan dengan tujuan untuk membuat suatu bahan ajar yang dapat memenuhi kebutuhan peserta didik terkait bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan mengadaptasi pada model pengembangan Plomp dengan empat fase pengembangan yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, dan (4) fase tes, evaluasi dan revisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar berupa e-book interaktif khususnya pada materi gelombang cahaya sudah sangat layak untuk digunakan dari segi penilaian konten, sudah interaktif dan mampu menyampaikan materi yang dimuatnya ditunjukan dengan hasil rata-rata peserta didik yang berada diatas KKM. Kata kunci: E-book Interaktif, Gelombang Cahaya  ABSTRACT In essence, teaching materials are a set of learning materials which must be systematic in their preparation so as to create an atmosphere that can motivate students to learn. However, based on the results of the needs analysis, students felt that the learning process was still inadequate because the teaching materials were not easy to understand and were not interactive enough in conveying the material they contained. Therefore, this research was carried out with the aim of making a teaching material that can meet the needs of students related to teaching materials. The research method used is adapting the Plomp development model with four development phases, namely (1) the initial investigation phase, (2) the design phase, (3) the realization phase, and (4) the test, evaluation and revision phases. The results showed that the teaching material in the form of interactive e-books, especially on light wave material, was very feasible to use in terms of content assessment, was interactive and was able to convey the material it contained, indicated by the average results of students who were above the standard.   Keyword : Interactive E-book, Light Waves
Halaman Depan WaPFi Vol. 2 No. 2 tahun 2017 Achmad Samsudin
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 2 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.028 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i2.8283

Abstract

Halaman Depan WaPFi Vol. 2 No. 2 tahun 2017.
Analisis Literasi Sains Peserta Didik pada Mitigasi Bencana di Sekolah yang Dekat dengan Daerah Bencana dan Jauh dari Daerah Bencana Tanah Longsor di Kota Semarang Indah Suryaningrum; Budi Astuti; Ani Rusilowati; Khumaedi Khumaedi
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 6, No 1 (2021): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.031 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v6i1.32462

Abstract

Tujuan artikel ini untuk menganalisis literasi sains peserta didik pada mitigasi bencana alam yang terjadi di Kota Semarang berdasarkan lokasi kejadian, yaitu dekat dengan bencana dan jauh dari bencana. Metode penelitian ini adalah mixed methods sequential explanatory dengan desain penelitian one shoot case study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling di SMAN 7 Semarang sebagai sekolah dekat daerah bencana (SMA A), dan SMAN 11 Semarang sebagai sekolah jauh dari daerah bencana (SMA B). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument tes berbasis literasi sains, angket, serta wawancara terhadap beberapa peserta didik yang mewakili kriteria aspek kognitif. Berdasarkan analisis data, ditunjukkan tidak adanya perbedaan literasi sains peserta didik yang berada dekat dan jauh dari lokasi bencana alam. Hal tersebut dilihat dari persentase rata-rata tiap aspek literasi sains SMA A dan SMA B yang termasuk kriteria kurang sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jarak sekolah dengan lokasi bencana tidak memengaruhi literasi sains peserta didik. Kata kunci: literasi sains, mitigasi bencana, tanah longsor  ABSTRACT The purpose of this article is to analyze students' science literacy in mitigating natural disasters that occur in Semarang city based on the location of the incident, which is close to the disaster and far from the disaster. This research method is a mixed methods sequential explanatory with a one shoot case study research design. Sampling using purposive sampling technique at SMAN 7 Semarang as a school near the disaster area (SMA A), and SMAN 11 Semarang as a school far from the disaster area (SMA B). The data was collected using a science literacy-based test instrument, a questionnaire, and interviews with several students who represent the criteria for cognitive aspects. Based on data analysis, it was shown that there were no differences in science literacy of students who were near and far from the location of natural disasters. This can be seen from the average percentage of each aspect of science literacy in SMA A and SMA B which is categorized as very poor. Thus, it can be concluded that the distance between the school and the disaster location does not affect students' science literacy. Keywords: disaster mitigation, landslide, science literacy
EFEKTIVITAS ASESMEN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN DISPOSISI BERPIKIR KRITIS FISIKA SISWA SMA E Emiliannur; I Hamidah; A Zainul; A R Wulan
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 3, No 1 (2018): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.566 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v3i1.10946

Abstract

ABSTRAK Banyak penelitian belakangan ini mengkaji tentang keterampilan berpikir kritis, namun masih sedikit yang mengetahui tentang kecenderungan (disposisi) siswa untuk menggunakan keterampilan tersebut. Disposisi berpikir kritis merupakan satu bentuk kecenderungan seseorang untuk kritis dalam memecahkan masalah atau mengambil keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas asesmen kinerja untuk meningkatkan disposisi berpikir kritis Fisika. Subjek penelitian ini sebanyak 32 siswa kelas XI IPA di salah satu Sekolah Menengah Atas di Sumatera Barat, Indonesia. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan melalui tes esai dan kuisioner DBK. Hasil penelitian ini adalah asesmen kinerja efektif meningkatkan disposisi berpikir kritis Fisika siswa sebesar 71.88 % dengan kriteria sedang. Kata Kunci: Efektivitas; Asesmen Kinerja; Disposisi Berpikir Kritis AbstractWhile a great deal of research has examined students’ critical thinking skills, less is known about students’ tendencies to use these skills. Critical thinking disposition is a form of a person's tendency to be critical in solving problems or making decisions. The aim of this study is to determine the effectivity of performance assessment to improve student’s critical thinking dispisition. The subject of this research is 32 students of XI IPA class in one of high school in West Sumatra, Indonesia. The research design is one group pretest-posttest design. Data were collected through essay tests and DBK questionnaires. The result of this research is performance assessment effective improve student’s critical thinking disposition equal to 71.88% with medium criterion. Keywords: Effectivity; performance assessment; student’s critical thinking disposition
Meningkatkan Konsepsi Asesmen Guru Fisika SMA melalui Program Penguatan Kompetensi Winny Liliawati; Ridwan Efendi; unang purwana; muslim muslim
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 1 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.36 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i1.43993

Abstract

Asesmen memiliki tiga fungsi yaitu assessment of learning, assessment for learning, assessment of learning. Ketiga fungsi asesmen tersebut memiliki proporsi yang seimbang. Namun implementasi asesmen dalam pembelajaran selama ini didominasi oleh assessment of learning. Ketidakseimbangan ini menghambat peserta didik untuk membangun pengetahuannya. Oleh karena itu perlu melakukan penguatan kompetensi kepada guru untuk mengubah konsepsi asesmen dalam mengimplementasikan ketiga peran asesmen. Penelitian menggunakan metode ekspermen. Partisipan yang mengikuti kegiatan berjumlah 50 guru Fisika SMA yang tersebar di seluruh Indonesia (11 Laki-laki dan 39 Wanita) dengan lama mengajar 1-28 tahun. Penelitian diawali dengan tes awal dan setelah kegiatan selesai diberikan tes akhir. Soal berjumlah 15 soal dengan bentuk pilihan ganda. Program penguatan kompetensi asesmen berupa ekspositori, diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh terjadi peningkatn dengan kategori sedang (ngain=0.43). Dapat disimpulkan bahwa program penguatan kompetensi asesmen dapat meningkatkan konsepsi guru terhadap asesmen.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PENGETAHUAN FISIKA PADA MATERI LISTRIK STATIS DAN DINAMIS SMA Taufik Solihudin JH
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 3, No 2 (2018): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.339 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v3i2.13731

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-Modul berbasis web untuk meningkatkan pencapaian kompetensi pengetahuan fisika SMA pada bahasan listrik statis dan listrik dinamis. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development menggunakan model ADDIE (Analyze-Design-Development-Implementation-Evaluation). Objek dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas 12 dengan sample di 5 sekolah 4 sekolah swasta, dan 1 sekolah Negeri di Tangerang Selatan. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi, validasi ahli multimedia, kusioner tanggapan guru profesional, kuisioner tanggapan siswa, dan instrument soal pilihan ganda. Hasil validasi ahli materi menunjukkan 82,81 % (sangat baik). Hasil validasi ahli multimedia menunjukan 78,13% (sangat baik). Hasil tanggapan guru fisika profesional meliputi seluruh aspek materi dan multimedia sebesar 85,71 % (Sangat Baik) serta hasil tanggapan siswa diperolah 80,20% (sangat baik). Untuk mengetahui peningkatan pencapaian kompetensi pengetahuan dilakukan dengan cara memberikan pre-tes, treatment, post-tes (One Group Pre-tes, Post-tes Design ) melauai nilai N-Gain, hasil penilaian pada materi listrik statis diperoleh N-Gain 0,84 kategori tinggi, dan pada listrik dinamis 0,87 kategori tinggi. Berdasarkan data di atas, penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan e-modul berbasis web pada materi listrik statis dan listrik dinamis dapat digunakan sebagai multimedia pembelajaran dan dapat meningkatkan pencapaian kompetensi pengetahuan peserta didik.Kata Kunci : Pengembangan e-modul; Multimeida; Model ADDIE; Listrik statis dan dinamis, Kompetensi Pengetahuan.ABSTRACTThis study aims to develop a web-based e-Module to improve the achievement of physics knowledge competence on the subject of static electricity and dynamic electricity at high school. The research method used is research and development using the ADDIE (Analyze-Design-Development-Implementation-Evaluation) model. Objects in this study were 12th grade high school students with samples in 5 schools 4 private schools, and 1 public school in South Tangerang. The research instrument used is material expert validation, multimedia expert validation, professional teacher response questionnaire, student response questionnaire, and multiple choice questions instrument. Expert material validation results show 82.81% (very good). Multimedia expert validation results show 78.13% (very good). The result of the response of professional physics teacher covers all material and multimedia aspect equal to 85,71% (Very Good), and result of student response 80,20% (very good). To know the improvement of knowledge competence achievement is done by giving pre-test, treatment, post-test (One Group Pre-test, Post-test Design) at the value of N-Gain, the result on the static electricity obtained by N-Gain 0.84 high category, and on dynamic electrical 0.87 high category. Based on the above data, this study shows that the development of web-based e-module on static electricity and dynamic electrical materials can be used as multimedia learning and can improve the achievement of the competence of learners knowledge.Keywords : Development of e-modules; Multimeida; Model ADDIE; Static and dynamic electricity, Knowledge Competency
Pengembangan Modul Berbasis 3D Pageflip Professional Materi Pemantulan dan Pembiasan Cahaya untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Aprillia Andika Rahayu; Ajeng Sarah Mezzaluna
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 7, No 2 (2022): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) September 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7876.436 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v7i2.45372

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan pelaksanaan pembelajaran secara daring atau dikenal dengan PJJ mulai diterapkan sejak tahun 2020 di Indonesia. Dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kendala dikarenakan belum terbiasanya pembelajaran dari rumah. Berdasarkan hal tersebut, inovasi pembelajaran harus dilakukan agar dapat menyesuaikan kondisi yang ada.  Oleh karena itu, diusulkan sebuah penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul digital berbasis 3D Pageflip Professional terhadap kemandirian belajar siwa.  Metode penelitian yang digunakan adalah 4D. Model pengembangan 4-D merupakan model pengembangan perangkat pembelajaran yang terdiri atas 4 tahap utama yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Hasil penelitian ini adalah modul pembelajaran fisika materi pemantulan dan pembiasan cahaya berbasis 3D Pageflip Profesional yang dapat diakses melalui gadget ataupun perangkat elektronik lain. Berdasarkan hasil uji kelayakan yang dilakukan kepada para responden yang terdiri atas mahasiswa yang pernah belajar materi pemantulan dan pembiasan cahaya selama sekolah menengah dan 4 orang praktisi pendidikan (Guru fisika) seluruh aspek yang terdapat dalam modul termasuk dalam kategori layak sehingga modul layak untuk digunakan.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa SMA dalam Melakukan Percobaan melalui Model Pembelajaran Problem Solving Laboratory pada Materi Elastisitas Shelly Nurul Marfita; Muslim Muslim; Unang Purwana; Karyawan Karyawan
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 4, No 1 (2019): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.927 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v4i1.15820

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory pada materi elastisitas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian sebanyak 32 siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 4 Bandung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan lembar kerja peserta didik yang berbasis kemampuan melakukan percobaan. Kemampuan melakukan percobaan yang diukur pada penelitian ini terdiri dari 3 aspek kemampuan yaitu kemampuan dalam menyiapkan kegiatan percobaan, melaksanakan kegiatan percobaan, dan melaporkan hasil kegiatan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I capaian kemampuan siswa dalam menyiapkan kegiatan percobaan sebesar 72%, melaksanakan kegiatan percobaan sebesar 70% dan melaporkan kegiatan percobaan sebesar 57%. Kemampuan peserta didik dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory pada materi elastisitas berada pada kategori rendah (30% - 60%) dengan 37,5% siswa dinyatakan tuntas dan 62,5%  belum tuntas. Pada siklus II capaian kemampuan siswa dalam menyiapkan kegiatan percobaan sebesar 84%, melaksanakan kegiatan percobaan sebesar 85% dan melaporkan kegiatan percobaan sebesar 73%. Kemampuan peserta didik dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory 81,25% siswa dinyatakan tuntas dan 18,75% belum tuntas. Berdasarkan kategori ketercapaian indikator jika 70% siswa mencapai nilai rata-rata 70, maka pada pada siklus II indikator kemampuan melakukan percobaan telah tercapai. Terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan percobaan dari siklus I ke siklus II melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory. Kata Kunci: Kemampuan Melakukan Percobaan ; Problem Solving LaboratoryABSTRACTThis research is aimed to increase students' ability in doing experiment by using Problem Solving Laboratory (PSL) learning model in elasticity material. It is a classroom action research with research subject is 32 students of class XI Mipa 5 sman 4 bandung on ood semester in study year 2018/2019. Collecting data technique was done by using observation and student worksheet based on doing experiment ability. The ability in doing experiment measured in this research consists of 3 ability aspects that are preparing experiment ability, doing experiment ability, and reporting experiment result ability. Result of this research shows that in cycle 1 students' ability achievement in preparing experiment is 72%, doing experiment is 70%, and reporting experiment result is 57%. The students' ability in doing experiment by using psl learning model on elasticitg material is low (30%-60%) with 37,5% students is complete and 62% students is incomplete. In cycle II, students' ability achievement in preparing experiment us 84%, doing experiment is 85%, and reporting experiment result is 73%. The students' ability in doing experiment by using psl learning model is 81,25% students is complete and 18,75% student is incomplete. Based on the achievement category indicator if 70% student reaches 70 average score, then in cycle II doing experiment ability indicator is achieved. There is an increase in students' ability on doing experiment from cycle I to cycle II by using psl learning model. Keywords: doing experiment ability; Problem Solving Laboratory
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik melalui Discovery Learning Berbantuan Media Simulasi pada Materi Teori Kinetik Gas Badri Rahmatulloh; Parsaoran Siahaan; Ida Kaniawati; Isnaini Isnaini
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 4, No 2 (2019): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.156 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v4i2.20184

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui discovery learning berbantuan media simulasi pada materi teori kinetik gas kelas. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran 2018/2019 pada kelas XI MIPA 2 semester ganjil dengan jumlah peserta didik 36 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan angket. Pada siklus I untuk indikator keterlaksanaan pembelajaran discovery learning diperoleh 75% tercapai dengan katagori sedang, untuk indikator hasil belajar secara individual 69% peserta didik dinyatakan tuntas dan 31% belum tuntas, dengan nilai rata-rata kelas sebesar 77. Berdasarkan data tersebut, pembelajaran discovery learning berbantuan media simulasi dinyatakan belum tuntas yaitu masih berada pada katagori sedang (61% - 80%). Pada siklus II untuk indikator keterlaksanaan pembelajaran discovery learning diperoleh 93% tercapai dengan katagori tinggi, untuk indikator hasil belajar secara individual 94% peserta didik dinyatakan tuntas dan 6% belum tuntas. Dengan nilai rata-rata kelas sebesar 91. Berdasarkan data tersebut telah diperoleh ketercapaian dengan katagori tinggi 80%. Kesimpulan pada siklus I indikator belum tercapai dan dilanjutkan pada sikluas II. Pada siklus II indikator tercapai dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui Discovery Learning berbantuan media simulasi pada materi teori kinetik gas. Kata Kunci       : Hasil Belajar; Discovery Learning; Media Simulasi; Teori Kinetik Gas ABSTRACT The research was action research. This research aimed to increase students’ result by using Discovery Learning strategy through simulation media on material kinetic theory of gas. The sample selection was done toward Thirty-six students at The Second Science class grade XI Senior High School in West Bandung regency in 2018/2019 academic year. There were three instruments developed, such as observation, interview and questionnaire. On First cycle, for implementation indicator on discovery learning strategy was done 75% with sufficient category, for individual learning result 69% passed and 31% not passed. The class average value was 77. Based on that data, discovery learning strategy through simulation media stated not passed with sufficient category (61%-80%). On Second cycle, for implementation indicator on discovery learning strategy was done 93% gained with high category, for individual learning result 94% students passed, and 6% not passed. The class average value was 91. Based on the data, it got accomplishment with high category 80%. The conclusion on cycle I was not passed and was continued on cycle II. On cycle II, indicators were reached and increased. The students’ learning result is stated passed by using Discovery Learning strategy through simulation media on material kinetic theory of gas. Keywords         : Learning Result; Discovery Learning; Simulation; Kinetic Theory of Gases.