cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 422 Documents
RESILIENSI PEREMPUAN JANDA NYEROD YANG PERNAH MULIH DEHA Paramitha, Ida Ayu Pradnya; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.84 KB)

Abstract

Marriage in Balinese society is closely related to the existing Wangsa in Bali. According to different marriage of Wangsa in Bali, women’s Wangsa will be dropped to follow her husband’s Wangsa which is known as nyerod. Living a family life can’t be separated from household matters that can lead into the end of marriage that can be caused by divorce or death of the husband. For nyerod widow who return back to her bajang house and accepted by the biological family, the status becomes mulih deha. Individuals who have failed in household, some were able to get through stressful situations, but not a little were difficult to pass it. Individuals who are able to respond in a way that is healthy and productive when facing adversity or trauma called resilience. Based on these explanation, this study aim to know the resilience nyerod widow who have hadmulih deha. This study use qualitative research method with case study approach. Respondents in this study are two persons. The techniques of collecting the data were interviews and observation in two nyerod's widow that already mulih deha. Data analysis techniques through three stages, namely open coding, axial coding and selective coding. The results of this study indicated there were occurs twice pressing conditions, breakdown into eight phases, namely adverse events (nyerod), succumbing, survival, adverse events (loss of a spouse), succumbing, survival, recovery, and thriving. Besides that some of internal factors that can support resilient are motivation and hope, from external factors are children, family and social. Keywords: resilience, widow, nyerod, mulih deha
Hubungan Antara Kecenderungan Pola Asuh Otoriter (Authoritarian Parenting Style) dengan Gejala Perilaku Agresif Pada Remaja Dewi, Ni Putu Ayu Resitha; Susilawati, Luh Kadek Pande Ary
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.362 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i01.p11

Abstract

Aggressive behavior is an action which aims to hurt or to injure someone else. Aggressive behavior could appear at any age, without exception for the adolescent. The adolescent is described as a storm and stress period, that is the emotional turbulence that accompanied by the decrease of ability to manage their emotion with the result that potentially to form an aggressive behavior. One of the factor that cause aggressive behavior is the authoritarian parenting style. The authoritarian parenting style done by the parents can bring some impacts for the children. The children which always prosecuted to do their parents’ wish will feel frustrated which makes them to act freely and behave aggressively when they are outside home ( Sarwono,1988).This research is purposed to know the significant relationship between tendency of authoritarian parenting style with indication of aggressive behavior in adolescents. The subject of this research is 258 adolescents at the age of 13 and 18 years old. The method used in this research is quantitative methods with correlational approach. The sampling technique used is multistage random sampling . The measuring tool that used is authoritative upbringing scale (31 aitem; rxx` = 0,915) and aggressive behavior scale (39 aitem; rxx` = 0,902).The main data in this research is analyzed by using spearman nonparametric correlation analysis with correlation value 0,314 and probability value 0,000. The supporting data is analyzed by using Independent Sample Test Analysis to see the difference of aggressive behaviour if it is observed from the age and the gender. The result of this research which analyzed by using Independent Sample Test indicate that there is no difference of aggressive behaviour based on the gender and age of research subject.Keywords : Authoritarian Parenting Style., Aggressive Behaviour, Adolescent.
PERBEDAAN MOTIVASI KERJA DAN ETOS KERJA ANTARA KARYAWAN PENDATANG DENGAN KARYAWAN NON PENDATANG YANG BEKERJA PADA HOTEL BINTANG LIMA DI BALI Dhanendra, Dewa Gede Ari; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.069 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p19

Abstract

Provinsi Bali sebagai destinasi utama wisatawan, menjadikan usaha-usaha yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel bintang lima tumbuh pesat sehingga menjadi daya tarik bagi tenaga kerja dari Bali maupun luar Bali untuk bekerja pada hotel bintang lima. Hal tersebut membuat pengusaha hotel bintang lima memiliki kandidat karyawan yang beragam, sehingga aspek pertimbangan lainnya dibutuhkan untuk meramalkan kinerja calon karyawannya. Motivasi kerja dan etos kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui perbedaan motivasi kerja dan etos kerja antara karyawan pendatang dengan karyawan non pendatang yang bekerja di hotel bintang lima di Bali. Sampel penelitian diambil secara acak dengan metode two-stage cluster sampling hingga mendapatkan 134 sampel dari 13 hotel bintang lima yang tersebar di dua kabupaten dan satu kotamadya dengan. Analisis uji beda Independent Sample T-Test menunjukkan hasil yang signifikan pada variabel motivasi kerja (t = -2.325; p = 0.022 ? 0.05) dan pada variabel etos kerja (t = -2.967; p = 0.004 ? 0.05) yang artinya Ho ditolak. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan motivasi kerja dan etos kerja antara karyawan pendatang dengan karyawan non pendatang yang bekerja pada hotel bintang lima di Bali. Kata kunci: Motivasi Kerja, Etos Kerja, Karyawan Pendatang dan Non-pendatang, Hotel Bintang Lima
Hubungan antara citra tubuh dengan kecenderungan body dysmorphic disorder (BDD) pada remaja akhir laki-laki di Denpasar Ganeswari, Anak Agung Istri Galuh; Wilani, Ni Made Ari
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.796 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p07

Abstract

Masa remaja juga merupakan suatu tahap dalam perkembangan individu mengalami perubahan-perubahan yang sangat pesat diantaranya perubahan fisik. Hal ini yang mendasari remaja cenderung lebih banyak memperhatikan penampilan fisik. Pada masa sekarang bentuk tubuh remaja akhir laki-laki adalah bentuk tubuh atletis dan proporsional dengan bentuk tubuh kurus dengan otot. Tak jarang hal tersebut menimbulkan ketidakpuasan pada tubuh remaja akhir laki-laki, ketidakpuasan ini jika terjadi secara terus menerus maka dapat menyebabkan munculnya kecenderungan Body Dysmorphic Disorder. Individu dengan Body Dysmorphic Disorder (BDD) biasanya melebih-lebihkan daya tarik dari kecantikan wajah dan merendahkan penampilan sendiri. Salah satu faktor yang menyebabkan adalah citra tubuh, citra tubuh merupakan pemikiran seseorang tentang bagaimana penilaian dari orang lain terhadap bentuk tubuhnya. Adanya distorsi dan citra tubuh yang negatif yang menyebabkan munculnya ketidakpuasan tubuh pada remaja akhir laki-laki. Berdasarkan pemaparan tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada remaja akhir laki-laki di Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek sejumlah 208 remaja akhir laki-laki dengan rentang usia 17-22 tahun yang merupakan mahasiswa di Denpasar yang dipilih dengan menggunakan teknik probability sampling yaitu cluster area. Instrumen penelitian terdapat dua, yaitu skala citra tubuh (r= 0,912) dan skala kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) (0,909). Metode analisis menggunakan korelasi product moment dengan hasil signifikansi sebesar 0,007 (p<0,05), sehingga kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara citra tubuh dengan kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada remaja akhir laki-laki di Denpasar. Kata kunci: Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD), citra tubuh, remaja akhir laki-laki.
Hubungan Antara Komitmen Organisasi dan Perilaku Kewargaan Organisasi pada Fungsionaris Partai Golkar di Bali Nida, Dewa Ayu Diah Tri Paramita Putri; Simarmata, Nicholas
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.194 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2014.v01.i02.p07

Abstract

A phenomenon called "Job Hopping" political elites facing the elections affects the instability of the party. This phenomenon is related to the lack of organization commitment and organizational citizenship behavior at the party functionaries. By committing to the organization, the party functionaries are able to identify themselves to the task and purpose and loyal to the organization. It then makes functionaries to demonstrate Organizational Citizenship behavior. This study is aimed at determining the relationship between organizational commitment and Organizational Citizenship Behavior at Golkar Party functionaries. This research is a quantitative correlation. The subjects are Golkar party functionaries  in Bali by 97 people with age criteria to join at least 5 years, between the ages of 25-65 years and a minimum of High School education/ equivalent. Method of collecting samples is the convenience method. Methods of collecting data are the Organizational Commitment Scale with its reliability 0.814 and Organizational Citizenship Behavior Scale with its reliability 0.791. Normality of commitment organizational variable is 1.127 and Organizational Citizenship Behavior variable is 0.878. Linearity of organizational commitment variable and Organizational Citizenship Behavior variable are 0.000. Data analysis method is by using techniques of the Pearson product moment correlation. The result shows that there is a significant positive relationship between organizational commitment and Organizational Citizenship Behavior on Golkar party functionaries in Bali with 0.529 correlation values and probability value 0.000.   Keywords: Organizational Commitment, Organizational Citizenship Behavior, Golkar Party Functionaries
PERAN POLA ASUH AUTORITATIF DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PROBLEM FOCUSED COPING PADA REMAJA AKHIR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FK UNUD Larashati, Made Ayu Praditya; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.572 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2017.v04.i01.p15

Abstract

Problem focused coping adalah usaha yang digunakan individu untuk mengurangi stres yang dihadapi dalam mengatasi masalah secara langsung dengan mengelola masalah tersebut. Taraf problem focused coping dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman usia dini seperti pola pengasuhan orang tua. Di samping itu kemampuan berpikir jernih dan bersikap tenang membantu individu untuk mengendalikan diri dalam menghadapi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran pola asuh autoritatif dan kecerdasan emosional terhadap problem focused coping pada remaja akhir. Subjek penelitian ini adalah 156 remaja akhir di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Instrumen penelitian ini adalah skala problem focused coping, skala kecerdasan emosional, dan skala pola asuh autoritatif. Hasil yang diperoleh dari analisis regresi ganda menunjukkan nilai R=0,510 (p<0,05) dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,260, dengan demikian dapat disebutkan bahwa pola asuh autoritatif dan kecerdasan emosional secara bersama-sama berperan sebesar 26% terhadap problem focused coping pada remaja akhir. Koefisien beta terstandarisasi kecerdasan emosional sebesar 0,484 dan signifikansi 0,000 (p<0,05) menunjukkan kecerdasan emosional berperan terhadap problem focused coping. Koefisien beta terstandarisasi pola asuh autoritatif sebesar 0,084 dan signifikansi 0,240 (p>0,05) menunjukkan pola asuh autoritatif tidak berperan terhadap problem focused coping.   Kata Kunci: problem focused coping, kecerdasan emosional, pola asuh autoritatif, remaja akhir
Perbedaan Stres Persiapan Hari Raya Galungan pada Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja yang Beragama Hindu di Denpasar Hantosa, Bagus Galih; Suarya, Luh Made Karisma Sukmayanti
Jurnal Psikologi Udayana Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.361 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2013.v01.i01.p07

Abstract

Galungan is Hindu religious holy day in celebrating the triumph of dharma over adharma. In Galungan preparation, the mothers, housewives and working mothers, are the one who in charge to prepare all banten that needed on Galungan. Preparing Galungan’s banten was not an easy task because skill, knowledge and time are needed to prepare all the banten, that why this activity had potential to make stress among housewives and working mothers. This study aimed to discover the difference Galungan preparation’s stress between Hindus housewives and working mothers in Denpasar   Sampling technique used in this research was simple random samplings that were 100 subjects consisting of 52 working and mothers and 48 housewives that lived in Denpasar area, that filled the scale of Galungan Preparation’s Stress that was made by stress aspect from pyshic, emotional, and concentration by Dr. Robert J. an Amberg, Cary Cooper, Alison Straw and Braham. From available 60 items, 55 items was declared dan 5 items fall with reliability value 0,974,. Method of analyzing data used in this research is the analysis of parametric t-test independet group. Results from test data analysis is that there is a significant value of p= 0.000 which indicates a significant stress difference between both group of Hindus housewives and working mothers, which was working mothers have more stress level than housewives when working on Galungan’s preparation.   Keywords : Galungan, Stress, Working Mothers, Housewives
DINAMIKA MOTIVASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL WANITA TERKAIT STATUS PERNIKAHAN Putra, I P Sonny Mandala; Herdiyanto, Yohanes Kartika
Jurnal Psikologi Udayana Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.096 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2016.v03.i02.p18

Abstract

The phenomenon of working woman is a common thing in life. Data from Central Statistic Department (BPS) stated that around 47.91 of the productive worker are women population and relatively balanced with men population which describes women could have the same opportunity with men for work. Civil servant is one of the most occupations that intensively hiring for worker especially in Bali (BPS, 2012). It is an interesting phenomenon to know the working motivation of civil servant whom hired a lot of worker related into marriage status. This explanation were supported by the preliminary finding on preliminary study that shows there are differences working motivation between civil servant who were married and unmarried.This study used qualitative research method with case study design. Collecting data use interview and observation. Respondents in this study were four civil servant women which consist of two unmarried and married respondents. To strengthen data, interview were also conducted with significant others of respondents.The results showed that working motivation on civil servant women can be drawn from: (1) the reason for choosing job is both internal and external; (2) working purpose is goal of independence, self-exploration, economics, and recognition or existence; and (3) income issues for their future. Difference in the use of income is affected by marriage system related to patrilineal system of inheritance law regarding women status in law. Based on three findings and analysis of cultural studies, found that between married and unmarried respondents have differences related needs of motivation.Keywords: work motivation, female civil servants, marital status
Perbedaan Perilaku Kewargaan Organisasi berdasarkan Status Kerja Karyawan Hotel di Bali ditinjau dari Kualitas Kehidupan Kerja Widiastuti, Ni Wayan Sinthia; Indrawati, Komang Rahayu
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.008 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i02.p11

Abstract

Meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Bali, menyebabkan sarana akomodasi, seperti hotel juga mengalami peningkatan. Adanya kebutuhan hotel akan sumber tenaga kerja serta melakukan efisiensi biaya sehingga manajemen hotel mempekerjakan karyawan dengan status kerja yang berbeda. Industri perhotelan merupakan salah satu sektor yang memerlukan perilaku kewargaan organisasi karena tujuan utama setiap hotel pada umumnya yaitu memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas kepada wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku kewargaan organisasi berdasarkan status kerja karyawan hotel di Bali ditinjau dari kualitas kehidupan kerja. Sampel penelitian diambil secara acak dengan metode two-stage cluster sampling hingga mendapatkan 126 sampel dari 11 hotel di Denpasar. Subjek penelitian terdiri dari 64 karyawan dengan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) atau yang sering disebut dengan karyawan tetap dan 62 karyawan dengan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) atau yang lebih dikenal dengan istilah karyawan kontrak, outsourcing, dan pekerja harian. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala perilaku kewargaan organisasi dan skala kualitas kehidupan kerja. Hasil analisis ANCOVAmenunjukkan ada perbedaan perilaku kewargaan organisasi berdasarkan status kerja karyawan ditinjau dari kualitas kehidupan kerja. Perbedaan perilaku kewargaan organisasi dan kualitas kehidupan kerja ditinjau dari status kerja karyawan menggunakan analisis uji komparasi independent sample t-test yang menunjukkan ada perbedaan perilaku kewargaan organisasi dan kualitas kehidupan kerja antara karyawan dengan PKWTT dan karyawan dengan PKWT yang bekerja pada hotel di Bali. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan fungsional antara kualitas kehidupan kerja dan perilaku kewargaanorganisasi. Kata kunci: Perilaku Kewargaan Organisasi, Kualitas Kehidupan Kerja, Status Kerja Karyawan, Hotel di Bali
Peran kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018 Pratiwi, Ni Putu Padmadita Nanda; Wilani, Ni Made Ari
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.419 KB)

Abstract

Penyesuaian diri adalah respon mental dan perilaku mahasiswa baru untuk mengatasi dan menyelaraskan kebutuhan, harapan, serta tuntutan yang berasal dari diri sendiri serta dari lingkungan sekitar melalui upaya-upaya tertentu. Penyesuaian diri memfasilitasi mahasiswa baru untuk membentuk dan mempertahankan hubungan yang baik dengan dirinya sendiri serta lingkungannya, terutama di lingkungan perguruan tinggi. Penyesuaian diri dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui peran kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 226 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018. Alat ukur penelitian ini adalah skala penyesuaian diri, skala kecerdasan emosional, dan skala motivasi berprestasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,805, nilai koefisien determinasi sebesar 0,648, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dengan koefisien terstandarisasi pada variabel kecerdasan emosional sebesar 0,425 dan motivasi berprestasi sebesar 0,437. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi berperan terhadap peningkatan penyesuaian diri mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Udayana angkatan 2018. Kata kunci: Kecerdasan emosional, mahasiswa baru, motivasi berprestasi, penyesuaian diri