cover
Contact Name
Rokhani Hasbullah
Contact Email
rokhani.h@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltep@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keteknikan Pertanian
ISSN : 24070475     EISSN : 23388439     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Keteknikan Pertanian dengan No. ISSN 2338-8439, pada awalnya bernama Buletin Keteknikan Pertanian, merupakan publikasi resmi Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA) bekerjasama dengan Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) IPB yang terbit pertama kali pada tahun 1984, berkiprah dalam pengembangan ilmu keteknikan untuk pertanian tropika dan lingkungan hayati. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun. Penulis makalah tidak dibatasi pada anggota PERTETA tetapi terbuka bagi masyarakat umum. Lingkup makalah, antara lain: teknik sumberdaya lahan dan air, alat dan mesin budidaya, lingkungan dan bangunan, energi alternatif dan elektrifikasi, ergonomika dan elektronika, teknik pengolahan pangan dan hasil pertanian, manajemen dan sistem informasi. Makalah dikelompokkan dalam invited paper yang menyajikan isu aktual nasional dan internasional, review perkembangan penelitian, atau penerpan ilmu dan teknologi, technical paper hasil penelitian, penerapan, atau diseminasi, serta research methodology berkaitan pengembangan modul, metode, prosedur, program aplikasi, dan lain sebagainya.
Arjuna Subject : -
Articles 623 Documents
Simulasi Perancangan Roda Bersirip Ramping untuk Traktor Roda Dua Ayatulloh Nur Amin; Tineke Mandang
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.885 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.53-60

Abstract

AbstractA narrow-lugged wheel is needed to a hand tractor or a machine to be able to pass in between paddy plants rows without ruining paddy plants. The objective of this study is to analyze the design parameter, to simulate narrow-lugged wheel on wet soil (paddy field) to have the stress value on the finned wheels. A narrow-lugged wheel model with 42 cm wheel diameter and 7 cm fin width was tested on a soil bin apparatus filled with wet soil. The wheel was tested on variations of 30º, 40º and 45º fin angles, with variation of 7, 10.5, and 14 cm. Data validation was done by using the performance test result of narrowlugged wheel and the simulation of existing cage wheel. The best result on the 45º fin angle with 7×10.5 cm dimension can produce the maximum tractive efficiency (23.3%), 203.81 N with 3 active fin, and get a low stress value 0.07 MPa compared to the yield strength value 282 MPa.AbstrakRoda ramping bersirip dibutuhkan untuk traktor tangan agar mampu melintas di antara tanaman padi tanpa merusak tanaman padi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap parameterdesain, menyimulasikan roda bersirip ramping pada tanah basah (sawah) untuk menghasilkan nilai stress pada sirip roda. Model roda ramping yang digunakan berdiameter 42 cm dan lebar sirip 7 cm yang diuji padaapparatus uji bak tanah (soil bin) dengan kondisi tanah basah. Roda diuji pada variasi sudut sirip 30º, 40º, dan 45º dengan variasi tinggi sirip 7, 10.5, dan 14 cm. Validasi data dilakukan dengan hasil uji performansiprototipe roda bersirip ramping pada tanah lahan sawah dengan menggunakan simulasi roda ramping bersirip dan simulasi roda sangkar existing. Hasil terbaik pada sudut sirip 45º dengan dimensi 7×10.5 cmdapat menghasilkan efisiensi traksi yang paling tinggi sebesar 23.3%, menghasilkan gaya resultan sebesar 203.81 N dengan 3 sirip aktif, dan memiliki nilai stress yang cukup rendah sebesar 0.07 MPa dibandingkandengan nilai yield strength sebesar 282 MPa.
Model Matematika Pengisian Gabah dari Malai Primer dan Sekunder Rizky Tirta Adhiguna; Sutrisno Sutrisno; Sugiyono Sugiyono; Ridwan Thahir
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.045 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.23-30

Abstract

AbstractThe present work aimed to develop mathematical model of grain filling of rice from primary and secondary branches within a panicle with increment to their weight (dry basis)-time after anthesis relationships. Three growth models for grain filling of rice were developed follow the exponential, the logistic and Gompertz functions. The grain filling models are expressed with parameters of mass at time zero, mass at time infinity and a measure for relative grain filling rate. Application of all models using data of thousand grain mass (dry basis) of rice from different branches within a panicle for Sintanur and IPB-4S variety were collected every 4 days during 14-30 days after anthesis. Model selection was conducted using Coefficient determination (R2), Root mean square error (RMSE) and Aikake’s Information Criterion (AIC). R2, RMSE and AIC values for the Gompertz models were 0.999, 0.224, -9.949 (rice from primary branch for Sintanur); 0.997, 0.353, -4.512 (rice from secondary branch for Sintanur); 1.000, 0.131, -16.376 (rice from primary branch for IPB-4S) and 0.999, 0.266, -7.877 (rice from secondary branch for IPB-4S) respectively which revealed that theGompertz model was considered best to described the increment thousand grain mass (dry basis) of rice from different branches within a panicle for all two varieties.AbstrakPenelitian yang dilakukan bertujuan mengembangkan model pengisian gabah dari tingkat malai yang berbeda, terkait dengan terjadinya peningkatan bobot gabah dalam bentuk basis kering dan bertambahnyawaktu pengisian gabah setelah anthesis (pembungaan). Penelitian ini mengembangkan model berdasarkan tiga fungsi pertumbuhan yaitu fungsi eksponensial, logistik dan fungsi Gompertz dalam pengisian gabah.Persamaan yang diperoleh memiliki parameter bobot gabah awal, bobot gabah akhir dan laju pengisian gabah relatif. Penelitian ini menggunakan data primer berat 1000 butir gabah dalam bentuk basis kering (bk) dari malai primer dan sekunder di kedua varietas Sintanur dan IPB-4S, dari hari ke-14 sampai hari ke-30 setelah pembungaan dengan interval waktu 4 hari. Pemilihan model dilakukan dengan uji kesesuaian menggunakan koefisien determinasi (R2), Root mean square error (RMSE) dan Aikake’s Information Criterion (AIC). Nilai R2, RMSE, AIC pada model Gompertz untuk masing-masing berat kering gabah dari malai primer dan sekunder secara berturut-turut adalah 0.999, 0.224, -9.949 dan 0.997, 0.353, -4.512 (varietas Sintanur), 1.000, 0.131, -16.376 dan 0.999, 0.266, -7.877 (varietas IPB-4S), sehingga dari nilai yang dihasilkan menunjukkan bahwa model Gompertz merupakan model yang terbaik untuk pengisianbobot 1000 butir gabah (bk) dari malai primer dan sekunder di kedua varietas Sintanur dan IPB-4S.
Penalaan PID Menggunakan Internal Model Controller dengan Pendekatan Model Tustin Abdul Azis; Radite Praeko Agus Setiawan; Wawan Hermawan; Tineke Mandang
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.631 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.45-52

Abstract

AbstrackPID control is a popular controlling technique in high accuracy control system. PID tuning is a very important stage and affects the reliability of the PID control system. This stage plays a role in determining KP,KI, and KD constants. Currently it has been a lot of PID tuning techniques that have been developed from the Ziegler-Nichols methods. PID Tuning using Internal Model Controller (IMC) by Tustin discrete approached models was used in this study. Open-loop method was used with two variation value of PWM (20% and 80%). The purposes of this study were to determine the PID constants and test those performances using a DC motor. The result of PID tuning process generated two pairs of KP, KI, and KD constants. The first were 0.4013; 0.0988; 0.0176, and the second were 0.2314; 0.0531; 0.044, respectively. The testing results with DC motor showed the performance of the both pairs of PID constants obtained were reliable enough to control motor speed that was characterized by the ability to follow the set-point value that was given and there was no steady state error. There was oscillation at 1500 rpm and 2000 rpm and motor power couldn’t achieve the set-point at 2000 rpm.AbstrakKontrol PID merupakan salah satu teknik pengontrolan yang populer untuk pengontrolan sistem dengan ketelitian tinggi. Terdapat satu tahapan yang sangat penting dan mempengaruhi kehandalan dari sistemkontrol PID yang dihasilkan. Tahapan tersebut adalah penalaan (tuning) PID. Tahapan ini menjadi penting karena berperan dalam penentuan konstanta PID (KP, KI, dan KD). Saat ini telah banyak teknik penalaanPID yang telah dikembangkan dari teknik Ziegler-Nichols. Penalaan PID dengan teknik Internal Model Controller (IMC) melalui pendekatan model discrete Tustin digunakan dalam penelitian ini. Metode openloopdengan teknik pengontrolan PWM dipakai dengan dua variasi nilai PWM yaitu 20% dan 80%. Tujuan penelitian ini adalah menemukan konstanta PID dan menguji performanya dengan motor DC. Dari proses penalaan PID yang dilakukan, diperoleh dua pasang konstanta KP, KI, dan KD. Konstanta pertama masingmasing sebesar 0.4013; 0.0988; dan 0.0176, dan pasangan kedua masing-masing sebesar 0.2314; 0.0531; dan 0.044. Hasil pengujian dengan motor DC memperlihatkan performa konstanta PID yang diperoleh cukup handal dalam mengontrol kecepatan motor yang ditandai oleh kemampuan motor dalam mengikuti nilai set-point yang diberikan dan tidak terjadi steady state error. Akan tetapi terjadi osilasi pada set-point 1500 rpm dan 2000 rpm dan kekuatan motor tidak dapat mencapai set-point 2000 rpm.
Simulasi Tungku Gasifikasi Tipe Natural Draft Berbasis Model Efek Cerobong dan Keseimbangan Termokimia Leopold Oscar Nelwan; Dyah Wulandani; Edy Hartulistiyoso; Sri Endah Agustina; Dziyad Dzulfansyah; Erlanda Augupta Pane
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1437.842 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.61-68

Abstract

AbstractThis study was aimed to simulate a novel configuration of gasification stove with the natural draft principles (natural draft gasification or called as NDG stove) based on chimney effect and thermochemical equilibrium modeling. The thermochemical equilbrium model used general stoichiometric gasification,methanation and water-gas shift equations and their equilibrium constant equations as well as the general energy balance equation. Those equations were coupled with the chimney effect equation and then solved to obtain the reaction coefficients, equilibrium constants, reaction temperature as well as the mass flow rate of air. Simulation was performed by using VBA programming codes in Excel. Subsequently, a stove was built in order to obtain the charcoal consumption rate data which is required to validate the model. The test results showed that the combustion rate was constant i.e. 8.8 g/min and the quality of the flame of the stove was visually good. The calculation result showed that the model could succesfully predict the product gases including CO, CH4, CO2, O2, N2 and other gases. The simulation showed that by using lower stoveheight (0.5 and 0.4 m) the combustible gases (CO, H2 and CH4) compositions were increased in such a way that with same combustion rate the potential heat of gas increased from 2.33 kW at stove height of 0.6 m to 2.63 kW at 0.4 m.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mensimulasi tungku gasifikasi dengan konfigurasi baru yang menggunakan prinsip natural draft (tungku natural draft gasification atau disebut sebagai tungku NDG) didasarkan padapemodelan efek cerobong dan keseimbangan termokimia. Model keseimbangan termokimia menerapkan persamaan stoikiometri untuk gasifikasi, methanation dan water-gas shift, persamaan-persamaan konstanta keseimbangannya serta persamaan neraca energi umum. Persamaan-persamaan tersebut digabungkan dengan persamaan efek cerbong dan dipecahkan untuk memperoleh koefisien reaksi, konstanta keseimbangan, suhu reaksi dan laju aliran massa udara. Selanjutnya tungku tersebut dikonstruksi dan diuji untuk memperoleh data laju konsumsi arang yang dibutuhkan untuk validasi model. Hasil pengujiankinerja menunjukkan bahwa penggunaan tungku untuk arang kayu memiliki laju pembakaran yang konstan 8.8 g/menit dan kualitas nyala api tungku ini cukup baik secara visual. Hasil perhitungan menunjukkanbahwa model yang diterapkan telah dapat memprediksi konsentrasi gas-gas produk yang mencakup CO, CH4, CO2, O2 serta gas N2 dan gas-gas lainnya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tinggi tungku yang lebih rendah (0.5 dan 0.4 m) memberikan konsentrasi gas-gas mampu bakar yang lebih tinggi sedemikian hingga dengan laju konsumsi arang yang sama daya gas potensialnya meningkat dari 2.33 kW pada tinggi0.6 m menjadi 2.63 kW pada tinggi 0.4 m.
Mikrostruktur Arang Aktif Batok Kelapa untuk Pemurnian Minyak Goreng Habis Pakai Rinto Paputungan; Siti Nikmatin; Akhiruddin Maddu; Gustan Pari
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.406 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.69-74

Abstract

AbstractThe obejective of this study was to investigate the effect of active carbon derived from coconut shell as adsorbents for consumables cooking oil. Method used in this rescarch was started with coconut shell preparation in form of chips and then carbonized and activated as well as morphological analysis by means of SEM. Variation used were activation times of activated carbon of coconut shell for 80, 100 and 120 min. The analysis results showed that the coconut shell charcoal yield was 41.66%, water contents was 3.7767%, ash contents was 2.9997% and Iod adsorbsion was 1051.07 mg/g. Consumables cooking oil refining process by activated charcoal from coconut shells can increased the quality of the oil market by a decrease in water contents, free fatty acids, peroxide value and turbudity numbers. Purification of cooking oil waste with activated carbon as adsorbent was archieved at temperature of 1000C, a contact time of 20 minutes, water contents of 0.10567%, free fatty acids of 0.7933%, peroxide numbers of 21.4667% andturbidity value of 69.7700 NTU.AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh arang aktif batok kelapa sebagai adsorben pada pemurnian minyak goreng habis pakai. Metode penelitian diawali dengan preparasi batok kelapa dalam bentuk cip, kemudian karbonisasi dan aktivasi, serta pengujian morfologi arang aktif menggunakan SEM. Variasi yang dilakukan ialah lama aktivasi arang aktif batok kelapa 80, 100 dan 120 menit. Hasil yang terbaik analisis arang aktif batok kelapa menunjukkan rendemen 41.66%, kadar air 3.7767%, kadar abu 2.9997% dan daya serap Iodin 1051.07 mg/g. Proses pemurnian minyak goreng habis pakai oleh arang aktif dari batok kelapa dapat meningkatkan kualitas minyak yang ditandai dengan penurunan kadar air, bilangan asam lemak bebas, bilangan peroksida dan angka kekeruhan. Pemurnian limbah minyak goreng dengan adsorben arang aktif batok kelapa, tercapai pada temperatur 1000C, waktu kontak 20 menit, kadar air dalam minyak 0.10567%, bilangan asam lemak bebas 0.7933%, bilangan peroksida 21.4667% dan nilai kekeruhan 69.7700 NTU.
Desain Sistem Kontrol dan Monitoring Kondisi Udara pada Controlled Atmosphere Storage Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Widyaningrum Widyaningrum; Yohanes Aris Purwanto; Sutrisno Mardjan
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.78 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.75-82

Abstract

AbstractStorage by controlling the composition of air or oxygen and carbon dioxide concentration settings is called controlled atmosphere storage. Controlled atmosphere storage aims at controlling metabolism of fresh product to extended the shelf-life. The concentration of oxygen and carbon dioxide in product aremaintained at a desired concentration. The objective of this research was to design a control and monitoring system of oxygen, carbon dioxide, temperature and relative humidity in the storage by using Arduino Uno microcontroller. Design approach consists of functional and structural design. The main function of thesystem control were to control gas injection, open and close the solenoid valve, control the amount of injection, and reading the sensor. Measurements and testing included sensor calibration and functional testing of the control and monitoring system with no-load conditions. Analysis of the experiment resultswas conducted by using statistical analysis of repeated measures ANOVA. The result of observation and measurements of temperature with no-load conditions was 9.88ºC, RH 73.73%, concentration of carbon dioxide 2.22% and concentration of oxygen 4.63%. Accuracy between setpoint and actual temperature was of 98.84%. Accuracy between setpoint and actual RH was of 97.55%. Accuracy between setpoint and actual oxygen was of 83.98%. Accuracy between setpoint and actual carbon dioxide was of 74.26%.AbstrakPenyimpanan dengan cara pengaturan komposisi udara atau pengaturan konsentrasi oksigen dan karbondioksida dikenal dengan penyimpanan dengan pengendalian atmosfer. Teknik atmosfer terkendali sekitar produk bertujuan untuk mengendalikan metabolisme produk segar sehingga masa simpan dapat diperpanjang. Konsentrasi oksigen dan karbondioksida disekitar produk dijaga pada suatu konsentrasi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem kontrol dan monitoring oksigen dan karbondioksida serta suhu dan kelembaban di dalam ruang penyimpanan dengan mengimplementasikan mikrokontroler Arduino Uno. Pendekatan rancangan terdiri dari dua jenis yaitu rancangan fungsional dan rancangan struktural. Fungsi dan struktur utama dari sistem yang dibuat adalah sistem pengontrolan terhadap injeksi gas, buka tutup solenoid valve, mengontrol lama injeksi, dan melakukan pembacaan sensor. Pengukuran dan pengujian meliputi kalibrasi sensor dan pengujian fungsional kinerja kontrol dan monitoring. Analisis hasil percobaan dilakukan dengan menggunakan analisis statistik repeated measures ANOVA. Hasil pengamatan dan pengukuran suhu adalah 9.88ºC, RH 73.73%, karbondioksida 2.22% dan oksigen 4.63%. Perbandingan antara setpoint dan aktual diperoleh akurasi suhu 98.84%. Perbandinganantara setpoint dan aktual diperoleh akurasi RH 97.55% Perbandingan antara setpoint dan aktual diperoleh akurasi oksigen 83.98%. Perbandingan antara setpoint dan aktual diperoleh akurasi karbondioksida74.26%.
Desain dan Kinerja Mesin Terintegrasi untuk Mencacah Daun Sawit dan Mengempa Pelepah Sawit Ramayanty Bulan; Tineke Mandang; Wawan Hermawan; Desrial Desrial; Agussabti Agussabti
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3158.71 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.83-90

Abstract

AbstractOil Palm frond wastes that are stacked in the rows between oil palm plants take a long time to decompose. To accelerate the decomposition, oil palm leaves need to be chopped into small size and the palm frond need to be compressed into flat. This research aims to design and analyze the performance of an integratedmachine for chopping oil palm leaves and compressing fronds. The design of the machine is performed using engineering characteristics of palm leaves and fronds. The machine consists of palm leaf cutting unit, palm compressing unit and palm leaf chopping unit. All units are integrated and powered by a diesel engine. The leaf cutter used circular blades, the frond compressor used two pairs of grid-rolls and the leaf chopper used a reel-bed knife. All units were tested in order to obtain the machine capacity, percentage of leaves cut, percentage of reduction and increase in frond dimension and chopping leaves size. Leaf cutting unit was tested at blade speeds of 480, 640, and 800 rpm. The compressing unit was tested at rollers speeds of 70, 90, and 110 rpm. The chopping unit was tested at blade speeds of 800, 1200, and 1600 rpm. The test results showed that the optimum machine capacity was 207 frond/h (equal to 1.97 ton/h), leaf cutting was 83.01%, frond height decrease was 18.18 %, fronds width increase was 41.20%, and chopping leaves length and width were 23.3 mm, 3.20 mm, respectively. The optimum operation condition was achieved at cutting blade speed of 640 rpm, 110 rpm compressing rolls speed, and 1600 rpm chopping blade speed.AbstrakLimbah pelepah sawit yang ditumpuk pada alur di antara tanaman kelapa sawit membutuhkan waktu yang lama untuk terdekomposisi. Untuk mempercepat dekomposisi, daun sawit perlu dicacah menjadi ukuran kecil dan pelepah sawitnya perlu dikempa menjadi pipih. Penelitian ini bertujuan mendesain dan menganalisis kinerja mesin pencacah daun dan pengempa pelepah sawit. Desain mesin dilakukan menggunakan data karakteristik teknik dan mekanik dari pelepah sawit. Mesin terdiri dari unit pemotong daun sawit, unit pengempa pelepah sawit dan unit pencacah daun sawit. Unit unit mesin tersebut diintegrasikan dengan penggerak sebuah motor diesel. Pemotong daun menggunakan pisau tipe circular,pengempa pelepah menggunakan dua pasang grid-rolls dan pencacah daun menggunakan pisau reelbedknife. Semua unit diuji kinerjanya untuk memperoleh kapasitas mesin, persentase daun terpotong,persentase pengurangan dan pertambahan dimensi pelepah dan ukuran cacahan daun. Unit pemotong daun diuji pada kecepatan putar pisau 480, 640, dan 800 rpm. Unit pengempa diuji pada kecepatan putarrolls 70, 90, dan 110 rpm. Unit pencacah diuji pada kecepatan putar pisau 800, 1200, dan 1600 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kapasitas oprimum mesin adalah 207 pelepah/jam (setara 1.97 ton/jam), persentase daun terpotong 83.01 %, persentase pengurangan tinggi pelepah 18.18%, persentase pertambahan lebar pelepah 41.20%, panjang cacahan daun 23.3 mm dan lebar cacahan daun 3.20 mm.Kondisi optimum dicapai pada kecepatan putar pisau pemotong daun 640 rpm, kecepatan rolls pengempa 110 rpm dan kecepatan pisau pencacah 1600 rpm.
Kajian Efek Medan Elektromagnet terhadap Karakteristik Semburan Bahan Bakar Solar, Biodiesel dan Campuran Keduanya Tatun Hayatun Nufus; Wawan Hermawan; Radite Praeko Agus Setiawan; Armansyah Halomoan Tambunan
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.811 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.99-106

Abstract

AbstractResearch on optimization of diesel engine fuel have been conducted, among other, by utilizing the electromagnetic field. To prove that by using the electromagnetic field of the combustion process to be optimal among them is to analyze the character of atomization. The purpose of this research was to analyzethe effect of fuel magnetization on the fuel spray pattern. Experiments were conducted using several fuel including diesel fuel, mixtures of diesel fuel and biodiesel of 10%, 40%, 70%, and biodiesel. Before the spraying test, the fuel was exposed to strong electromagnetic field with variation of wound coil 5000-9000 winding (876-1300 Gauss) for 5 minutes. The spraying test used an injector tester at a pressure of 14.7 Mpa. The spray was observed using a high-speed camera. It was appeared that the larger magnetic field applied to the fuel caused the viscosity to fall in the range of 5-15%, increasing the angle of the sprays or widespread area of the bursts in the range of 3.5-12%, and the particle size of the bursts becomes smaller by 0.2916-0.975 nm. This information is considered to be useful for further research in order to resolutely clarify the phenomenon of efficient combustion process of fuel after exposure to magnetic field.AbstrakBerbagai penelitian tentang pengoptimalisasian bahan bakar motor diesel telah banyak dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan medan elektromagnet. Untuk membuktikan bahwa dengan menggunakan medan elektromagnet proses pembakaran menjadi optimal diantaranya adalah dengan menganalisis karakter semburan bahan bakar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efek magnetisasi bahan bakar terhadap pola semburan bahan bakar. Bahan bakar yang digunakan adalah solar, B10, B40, B70, dan biodiesel. Bahan bakar yang dicoba diberi paparan kuat medan elektromagnet dengan variasi jumlah lilitan kawat 5000-9000 lilitan 836.45 - 1353 Gauss selama 5 menit (300 detik) dan dilanjutkandengan proses penyemprotan melalui alat injector tester pada tekanan 14.7 Mpa. Hasilnya diamati dengan kamera kecepatan tinggi. Tampak bahwa makin besar medan magnet yang diberikan pada bahan bakarmenyebabkan viskositas turun pada kisaran 5-15%, meningkatkan sudut semburan atau luas daerah semburan menjadi lebih besar berkisar 3.5-12%, dan ukuran partikel semburan menjadi lebih kecil sebesar0.2916-0.975 nm. Informasi ini berguna untuk penelitian lebih lanjut agar secara jelas dapat mengklarifikasi fenomena magnetisasi bahan bakar terhadap proses pembakaran yang efisien.
Pengaruh Praperlakuan Medan Elektrostatik Tinggi terhadap Mutu Tomat Ceri (Lycopersico esculentum var. cerasiforme) selama Penyimpanan Redika Ardi Kusuma; Lilik Pujantoro Eko Nugroho; Dyah Wulandani
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.596 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.31-38

Abstract

AbstractCherry tomatoes are categorized as high value agricultural product. However, the short ripening period accompanied by declining quality due to ongoing respiration and poor postharvest handling became a constraint to the marketability. Therefore, it’s necessary to select a treatment that can maintain quality bydelaying ripening. High electrostatic field (HEF) pretreatment, a non-chemical and low energy techniques, was known to be a viable method to delay fruit ripening. The present study aimed to evaluate the effect of field strength and exposure time of HEF pretreatment on postharvest quality of cherry tomatoes duringstorage. The fruits were treated by HEF of 1, 2, or 3 kV/cm in strength for 1 or 2 hours in a parallel plate electrode system. Then, all fruits were stored at 13oC, 85-90% RH for up to 21 days and regularly measured for respiration rate and quality. The results showed that HEF was able to reduce fruit weight loss 1.2-1.9 times and the effect increases with increasing field strength. Fruit softening percentage also became lower when the field strength and exposure time increased. Climacteric peak successfully postponed for 3 days in all HEF pretreatment, which the greatest emphasis of respiration rate was in 2 kV/cm for 2 hours pretreatment. HEF pretreatment capable of maintaining high level fruit total soluble solids (TSS), despite the field strengh and exposure time had no significant effect. AbstrakBuah tomat ceri termasuk komoditas pertanian bernilai tinggi. Namun, periode pematangan yang singkat disertai penurunan mutu akibat masih berlangsungnya respirasi dan penanganan pascapanen yang kurangbaik menjadi kendala pemasarannya. Oleh karena itu, diperlukan perlakuan yang dapat mempertahankan mutu dengan menunda pematangan. Praperlakuan medan elektrostatik tinggi (HEF), suatu teknik non kimia dan rendah energi, diketahui menjadi metode yang layak untuk menunda pematangan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kuat medan dan lama pemaparan praperlakuan HEF terhadap mutu pascapanen buah tomat ceri selama penyimpanan. Buah dikenai pemaparan HEF dengan kuat medan 1, 2, atau 3 kV/cm selama 1 atau 2 jam dalam sistem elektroda plat paralel. Buah lalu disimpan dalam refrigerator 13oC, 85-90% RH selama 21 hari untuk kemudian diukur laju respirasi dan mutunya secara berkala. Hasil menunjukkan bahwa HEF mampu mengurangi susut bobot buah 1.2-1.9 kali dan efeknya meningkat dengan bertambahnya kuat medan. Persentase pelunakan juga makin rendah saat kuat medan dan lama pemaparan HEF meningkat. Puncak klimakterik berhasil ditunda selama 3 hari pada semua perlakuan HEF, dengan penekanan laju respirasi paling besar pada perlakuan 2 kV/cm 2 jam. Perlakuan HEF mampu mempertahankan total padatan terlarut (TPT) buah tetap tinggi meskipun kuatmedan dan lama pemaparan tidak berpengaruh signifikan.
Aplikasi Irigasi Tetes (Drip Irrigation) dengan Berbagai Media Tanam pada Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Arjuna Neni Triana; Rahmad Hari Purnomo; Tamaria Panggabean; Ratna Juwita
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.307 KB) | DOI: 10.19028/jtep.06.1.91-98

Abstract

AbstractThe purpose of this research was to determine the effects of irrigation water quantity level and growing media on water content, growth pakcoy (Brassica rapa L.) and water use efficiency using drip irrigation systems. The method used in this research was Random Group Factorial Design using two factors which were the irrigation water quantity level and the growing media. The observed parameters were water content, water use efficiency, temperature, relative humidity, plant height, number of leaves and stover weight. The reseach result showed that the pakcoy plant best water use efficiency was at A3B4 treatment (irrigation water quantity 110% with growing media compound ultisol soil, charcoal husk and fern fertilizer)which was 4.351 kg/m3 with 104.67 grams wet pakcoy plant stover and the most inefficient pakcoy plant water use was at A1B1 treatment (irrigation water quantity 90% with growing media compound ultisol soil, and husk charcoal) with water use efficiency was 1.389 kg/m3 and 27.33 grams wet pakcoy plant stover AbstrakTujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jumlah pemberian air dan berbagai media tanam terhadap kadar air, pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dan efisiensi penggunaan air dengan sistem irigasi tetes. Metode dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktorial yaitu Faktor jumlah pemberian air dan Faktor media tanam. Parameter yang diamatiadalah kadar air, efisiensi penggunaan air, suhu, kelembaban relatif, tinggi tanaman, jumlah daun dan berat berangkasan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penggunaan air terbaik pada tanaman pakcoy yaitu terdapat pada perlakuan A3B4 dengan pemberian air 110% media tanam berupa campuran tanah ultisol, arang sekam, dan pupuk pakis sebesar 4,351 kg/m3 dengan berat brangkasan basah tanaman pakcoy104,67 gram. Penggunaan air paling tidak efisien pada tanaman pakcoy terdapat pada perlakuan A1B1 dengan pemberian air 90% pada media tanam tanah ultisol dan arang sekam sebesar 1,389 kg/m3 danberat brangkasan basah tanaman pakcoy 27,33 gram.

Filter by Year

1992 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 10 No. 3 (2022): Desember 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): April 2022 Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 7 No. 3 (2019): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 7 No. 2 (2019): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 7 No. 1 (2019): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 6 No. 3 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 5 No. 3 (2017): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2017): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 5 No. 1 (2017): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 4 No. 2 (2016): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 4 No. 1 (2016): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 3 No. 2 (2015): JURNAL KETEKNIKAN PERTANIAN Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 2 No. 1 (2014): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 27 No. 1 (2013): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 26 No. 2 (2012): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 26 No. 1 (2012): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 25 No. 2 (2011): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 25 No. 1 (2011): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 24 No. 2 (2010): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 24 No. 1 (2010): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 23 No. 2 (2009): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 23 No. 1 (2009): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2008): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 22 No. 1 (2008): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 4 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 3 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 21 No. 1 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 20 No. 3 (2006): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 20 No. 2 (2006): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 20 No. 1 (2006): Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 19 No. 3 (2005): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 19 No. 1 (2005): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 17 No. 2 (2003): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 17 No. 1 (2003): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 16 No. 1 (2002): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 15 No. 2 (2001): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 15 No. 1 (2001): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 14 No. 3 (2000): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 14 No. 2 (2000): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 14 No. 1 (2000): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 3 (1999): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 13 No. 1 (1999): Buletin Keteknikan Pertanian Vol. 12 No. 2 (1998): Buletin Ketenikan Pertanian Vol. 12 No. 1 (1998): Buletin Ketenikan Pertanian Vol. 11 No. 1 (1997): Buletin Ketenikan Pertanian Vol. 6 No. 1 (1992): Buletin Ketenikan Pertanian More Issue