cover
Contact Name
Abdul Hakim Wahid
Contact Email
hakim.wahid@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalrefleksi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat
ISSN : 02156253     EISSN : 27146103     DOI : -
Core Subject : Social,
Refleksi (ISSN 0215 6253) is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta. The Journal specializes in Qur'an and Hadith studies, Islamic Philosophy, and Religious studies, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
Pemikiran Politik Islam Klasik dan Pertengahan: Tinjauan terhadap Konsep Hubungan Agama dan Negara Sukron Kamil
Refleksi Vol 7, No 2 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i2.25822

Abstract

Pemikiran dan praktik politik Islam sangat beragam. Ia hadir sebanyak babakan sejarah yang mewarnai dunia Islam. Oleh karenanya ia tidak bisa dipahami melalui satu sudut pandang yang dapat memunculkan penilaian sepihak – sebagaimana sering dilakukan oleh Barat. Sulit dipungkiri bahwa dalam sejarahnya Islam melahirkan beragam praktik politik kekuasaan, mulai yang otoriter sampai yang demokratis. Tulisan ini ingin melihat khazanah pemikiran politik Islam klasik dan pertengahan yang terkait dengan beberapa isu seperti hubungan agama dan negara, legitimasi otoritarianisme, bentuk pemerintahan teokrasi, demokrasi, dan aristokrasi, serta isu tentang masyarakat ideal. Dari pemaparan tersebut diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang konsepsi politik Islam yang berkembang pada masa klasik dan pertengahan relevansinya dengan saat ini.
Pengaruh Neo-Platonisme terhadap Pemikiran Islam Muhbib Abdul Wahab
Refleksi Vol 5, No 3 (2003): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v5i3.25906

Abstract

Tulisan ini akan mengelaborasi dan mendialogkan pemikiran filosof Neo-Platonisme, beberapa tokohnya, dan pengaruhnya terhadap pemikiran Islam. Telaah ini diharapkan dapat memberikan evidensi terhadap beberapa persoalan, antara lain: 1) dasar dan substansi pemikiran Neo-Platonisme; 2) transmisi Neo-Platonisme ke dalam dunia Islam; dan 3) pengaruh yang ditimbulkan oleh Neo-Platonisme terhadap pemikiran (filsafat) Islam. Sekedar perbandingan, disinggung secara selintas pengaruh Neo-Platonisme terhadap pemikiran agama Kristen. Penting ditegaskan bahwa pemikiran yang dimaksud dalam tulisan ini adalah pemikiran dalam bidang filsafat.
Agama dan Perdamaian: Perspektif Multikultural Menurut Agama Hindu I Ketut N. Natih
Refleksi Vol 7, No 1 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i1.25870

Abstract

Melalui karakternya dapat ditemukan intisari ajaran Hindu, yakni universalisme, tatvam asi, ahimsa, svadhes, moksa artham jagat hita ya ca iti dharma dan sebagainya. Keuniversalannya menimbulkan paham bahwa semua agama itu sama dan benar. Tidak ada satu pun agama yang paling baik dan paling benar. Semua agama sama, tidak ada satu pun yang lebih tinggi, lebih mulia dan lebih luhur. Ajaran dan pandangan Hindu mengenai agama dan perdamaian dalam perspektif multikultural sesungguhnya tidak ada masalah. Dengan kata lain, perdamaian yang dimaksudkan itu pasti dapat diwujudkan secara nyata. Sebab, sejak mula yakni sejak abad 6000 SM Hindu hidup dan berkembang sampai saat ini, diwarnai oleh karakternya yang sangat universal.
Menilik Wacana Cendekiawan tentang Cendekiawan Mujiburrahman Mujiburrahman
Refleksi Vol 5, No 3 (2003): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v5i3.25911

Abstract

Barangkali kesan pertama yang diperoleh ketika membaca buku Cendekiawan dan Kekuasaan dalam Negara Orde Baru karya Daniel Dhakidae ini adalah keseriuasan. Betama tidak, buku ini tergolong telah lebih dari 800 halaman.
Kapitalisme dalam Rangka Penghampiran Teori Rasionalisasi Habermas Agus Darmaji
Refleksi Vol 3, No 3 (2001): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v3i3.25780

Abstract

Pembahasan kapitalisme di sini akan melihat dinamika kapitalisme itu sendiri yang kemudian dilanjutkan dengan kritik terhadap kapitalisme dalam rangka penghampiran kritik rasionalisasi Jurgen Habermas
Merangkai Perbedaan, Merayakan Perdamaian: Telaah Konflik antara Pribumi dan Etnis China Ulfah Fajarini
Refleksi Vol 7, No 1 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i1.25875

Abstract

Konflik sosial antara pribumi dan etnis China seakan telah menjadi takdir sejarah negeri ini. Bahkan sejak sebelum kemerdekaan konflik antara keduanya sudah terjadi.
Kodifikasi Hadis: Menelusuri Fase Penting Sejarah Hadis Nabawi Ahmad Tholabi Kharlie
Refleksi Vol 7, No 2 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i2.25828

Abstract

Perjalanan sejarah hadis Nabawi yang panjang dan berliku telah menempatkannya sebagai obyek yang tidak pernah sepi dari kontroversi dan perseteruan wacana. Salah satu persoalan krusial yang kerap menjadi bahan perdebatan di pelbagai kalangan adalah menyangkut sejarah penulisan dan pembukuan hadis. bahkan, wacana (discourse) mengenai kodifikasi ini telah dijadikan senjata ampuh oleh orientalis dan para ingkar al-Sunnah (suatu kelompok yang menentang sunah) untuk mendiskreditkan hadis atau sunah serta menggugat autentisitasnya sebagai sumber hukum Islam kedua, setelah al-Qur’an. pertentangan di kalangan umat Islam, demikian halnya yang menjadi kritik para orientalis, berkutat pada persoalan keabsahan penulisan dan pembukuan hadis jika dilihat dari aspek pertimbangan normatif, hingga akhirnya bermuara kepada keraguan terhadap otoritas sunah itu sendiri dalam sistem besar: Syariat Islam. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi awal terhadap pro dan kontra seputar kodifikasi hadis nabi tersebut.
Understanding Muslim Plurality: Problems of Categorizing Muslims in Postcolonial Indonesia Muhamad Ali
Refleksi Vol 7, No 2 (2005): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v7i2.25823

Abstract

Islam di Indonesia telah mendapat perhatian akademik yang cukup besar. Salah satu penemuan pentingnya adalah kategorisasi kepercayaan dan perilaku orang Islam, yang membuktikan pluralitas Islam. Namun demikian, kategorisasi-kategorisasi – seperti santri-abangan-priayi, tradisionalis-modernis, politikal-kultural, fundamentalis-liberal, great tradition-little tradition, dan global-lokal, harus disikapi secara kritis. Kategorisasi yang paling tepat adalah yang lebih dekat kepada kenyataan. Santri-abangan-priayi yang dikembangkan pada tahun 1960-an menunjukkan sentrisme Jawa dalam studi Islam Indonesia dan memperlihatkan suatu sistem tertutup yang statis, yang harus hati-hati ketika digunakan untuk menunjuk orang Islam di luar Jawa dan di masa sekarang.
Hermeneutik dan Analisis Sejarah sebagai Alternatif Kajian Al-Qur’an: Sebuah Refleksi Metodologis Kusmana Kusmana
Refleksi Vol 5, No 3 (2003): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v5i3.25907

Abstract

Menarik mencermati perkembangan alat analisis keilmuan kontemporer di mana analisis sejarah dan hermeneutik menemukan dirinya masing-masing saling sinergi, menguatkan kemampuan kerjanya dan membuka perspektif dan lingkup operasionalnya. Dalam konteks kajian al-Qur’an, kedua alat analisis ini, menurut hemat penulis, dapat memberi angin segar baik dalam membuka cakrawala, memberi penafsiran baru maupun menambah ketajaman dan komprehensifitas analisis. Dalam tulisan ini didiskusikan apa implikasi kalau kedua alat analisis tersebut diterapkan dalam kajian al-Qur’an. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, penulis menjawabnya dengan refleksi metodologis, artinya obyek kajian didiskusikan dalam ruang dan batas-batas cara kerja alat analisis.
Civil Society and Democratization in Indonesia: Transition during President Wahid’s Rule and Beyond Azyumardi Azra
Refleksi Vol 3, No 3 (2001): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v3i3.25775

Abstract

Civil society dan demokrasi di Indonesia berada dalam transisi menuju penguatan, atau konsolidasi demokrasi, tapi dengan jalan yang masih berliku. Kendala yang mendasar adalah Indonesia masih diselimuti oleh ketidaktentuan baik dalam ekonomi maupun politik.

Filter by Year

1998 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 2 (2025): Refleksi Vol. 24 No. 1 (2025): Refleksi Vol. 23 No. 2 (2024): Refleksi Vol 23, No 2 (2024): Refleksi Vol 23, No 1 (2024): Refleksi Vol. 23 No. 1 (2024): Refleksi Vol. 22 No. 2 (2023): Refleksi Vol 22, No 2 (2023): Refleksi Vol 22, No 1 (2023): Refleksi Vol. 22 No. 1 (2023): Refleksi Vol. 21 No. 2 (2022): Refleksi Vol 21, No 2 (2022): Refleksi Vol. 21 No. 1 (2022): Refleksi Vol 21, No 1 (2022): Refleksi Vol 7, No 2 (2005): Refleksi Vol 20, No 2 (2021): Refleksi Vol 20, No 2 (2021) Vol. 20 No. 2 (2021): Refleksi Vol 20, No 1 (2021): Refleksi Vol. 20 No. 1 (2021): Refleksi Vol 19, No 2 (2020): Refleksi Vol. 19 No. 2 (2020): Refleksi Vol. 19 No. 1 (2020): Refleksi Vol 19, No 1 (2020): Refleksi Vol 18, No 2 (2019): Refleksi Vol 18, No 1 (2019): Refleksi Vol 17, No 2 (2018): Refleksi Vol 17, No 1 (2018): Refleksi Vol 16, No 2 (2017): Refleksi Vol. 16 No. 1 (2017): Refleksi Vol 16, No 1 (2017): Refleksi Vol 15, No 2 (2016): Refleksi Vol 15, No 1 (2016): Refleksi Vol 14, No 2 (2015): Refleksi Vol 14, No 1 (2015): Refleksi Vol. 13 No. 6 (2014): Refleksi Vol 13, No 6 (2014): Refleksi Vol 13, No 5 (2013): Refleksi Vol. 13 No. 5 (2013): Refleksi Vol 13, No 4 (2013): Refleksi Vol. 13 No. 4 (2013): Refleksi Vol. 13 No. 3 (2012): Refleksi Vol 13, No 3 (2012): Refleksi Vol. 13 No. 2 (2012): Refleksi Vol 13, No 2 (2012): Refleksi Vol 13, No 1 (2011): Refleksi Vol. 13 No. 1 (2011): Refleksi Vol. 11 No. 2 (2009): Refleksi Vol 11, No 2 (2009): Refleksi Vol 11, No 1 (2009): Refleksi Vol. 11 No. 1 (2009): Refleksi Vol. 10 No. 3 (2008): Refleksi Vol 10, No 3 (2008): Refleksi Vol 10, No 2 (2008): Refleksi Vol. 10 No. 2 (2008): Refleksi Vol 10, No 1 (2008): Refleksi Vol. 10 No. 1 (2008): Refleksi Vol. 9 No. 3 (2007): Refleksi Vol 9, No 3 (2007): Refleksi Vol 9, No 2 (2007): Refleksi Vol. 9 No. 2 (2007): Refleksi Vol 9, No 1 (2007): Refleksi Vol. 9 No. 1 (2007): Refleksi Vol 8, No 3 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 3 (2006): Refleksi Vol 8, No 2 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 2 (2006): Refleksi Vol 8, No 1 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 1 (2006): Refleksi Vol. 7 No. 3 (2005): Refleksi Vol 7, No 3 (2005): Refleksi Vol. 7 No. 2 (2005): Refleksi Vol. 7 No. 1 (2005): Refleksi Vol 7, No 1 (2005): Refleksi Vol 6, No 3 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 3 (2004): Refleksi Vol 6, No 2 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 2 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 1 (2004): Refleksi Vol 6, No 1 (2004): Refleksi Vol 5, No 3 (2003): Refleksi Vol 5, No 1 (2003): Refleksi Vol. 5 No. 1 (2003): Refleksi Vol 4, No 3 (2002): Refleksi Vol. 4 No. 3 (2002): Refleksi Vol. 4 No. 2 (2002): Refleksi Vol 4, No 2 (2002): Refleksi Vol 4, No 1 (2002): Refleksi Vol. 4 No. 1 (2002): Refleksi Vol 3, No 3 (2001): Refleksi Vol. 3 No. 3 (2001): Refleksi Vol. 3 No. 2 (2001): Refleksi Vol 3, No 2 (2001): Refleksi Vol. 2 No. 3 (2000): Refleksi Vol 2, No 3 (2000): Refleksi Vol. 2 No. 2 (2000): Refleksi Vol 2, No 2 (2000): Refleksi Vol 2, No 1 (2000): Refleksi Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi Vol 1, No 3 (1999): Refleksi Vol. 1 No. 3 (1999): Refleksi Vol 1, No 2 (1999): Refleksi Vol. 1 No. 2 (1999): Refleksi Vol. 1 No. 1 (1998): Refleksi Vol 1, No 1 (1998): Refleksi More Issue