cover
Contact Name
Abdul Hakim Wahid
Contact Email
hakim.wahid@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalrefleksi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat
ISSN : 02156253     EISSN : 27146103     DOI : -
Core Subject : Social,
Refleksi (ISSN 0215 6253) is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta. The Journal specializes in Qur'an and Hadith studies, Islamic Philosophy, and Religious studies, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 766 Documents
The Concept of Miracle in the Qur'an Form Mohammed Arkoun's Point of View Mulyati, Sri
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i3.14343

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep i’jaz al-Qur’an, atau mukjizat Al-Qur’an, yang telah menjadi topik diskusi di kalangan pemikir Muslim selama berabad-abad. Al-Qur’an menantang manusia dan jin untuk menghasilkan teks yang setara dengannya, tantangan yang belum pernah berhasil dijawab (QS. [17]: 88). Konsep ini dikenal sebagai tahaddi dan merupakan aspek utama dari keunikan serta ketidakmampuan untuk meniru Al-Qur’an. Berbagai ulama Muslim, seperti al-Nazzam, al-Jahiz, al-Rummani, hingga al-Zamakhshari, telah menyumbangkan teori-teori yang beragam mengenai i’jaz, termasuk teori Sarfa dan nazm. Dalam pandangan modern, Mustafa Sadiq al-Rafi’i dan Sayyid Qutb menekankan ketidakmampuan manusia untuk meniru Al-Qur’an, sementara Bint al-Shati melihat Al-Qur’an sebagai karya yang tidak bisa diklasifikasikan sebagai prosa atau puisi. Di era kontemporer, meskipun tafsir Al-Qur’an sebagian besar masih tradisional, pemikir seperti Fazlur Rahman dan Mohammed Arkoun terus berkontribusi pada diskusi mengenai i’jaz. Kesimpulannya, i’jaz tetap menjadi topik penting dalam kajian Al-Qur’an, yang mencakup aspek teologis, estetis, dan linguistik.
Tauhid dalam Terminologi Sufisme Anwar, Hamdani
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i3.14344

Abstract

Tauhid adalah inti dari keyakinan dalam Islam dan menjadi dasar dari seluruh ajarannya. Tauhid mengoreksi kepercayaan manusia yang dianggap telah menyimpang dari jalan Allah. Rasulullah memulai dakwahnya dengan membawa ajaran ini, mengajak manusia kembali kepada Tuhannya. Karena pentingnya ajaran ini, para ulama banyak membahasnya dalam berbagai kesempatan dan disiplin ilmu keislaman. Dalam ilmu kalam, tauhid menjadi topik utama yang mendasari pengetahuan dalam ilmu tersebut, sehingga sering disebut ilmu tauhid. Selain itu, tasawuf atau sufisme juga membahas konsep tauhid secara mendalam sebagai bagian dari kajian Islamic Studies. Makalah ini bertujuan untuk menelaah konsep tauhid dalam terminologi sufisme, dengan mengarahkan pembicaraan pada pengkajian yang mendalam mengenai topik tersebut. Berbagai sumber literatur digunakan untuk mendukung analisis dan pembahasan dalam tulisan ini, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang tauhid dalam konteks sufisme.
Konsep Jilbab Masa Klasik-Kontemporer (Studi Komparatif Kitab Tafsir Al-Misbah dan Kitab Tafsīr Al-Kabīr) ‘Afifah, Farida Nur; Munandar, Siswoyo Aris
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 19 No. 1 (2020): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v19i1.14369

Abstract

Hijab is identified with loins and still a discussion of ambiguity. Because the hijab from time to time has a narrowing of meaning. The issue was increasingly margined and raised to the international world after the French Government planned, and had even established restrictions on the use of religious symbols in French schools. One of them is the use of hijab which is said to be symbol of Islam. This article will discuss the hijab, including the views of middle-classical interpretations of scholars such as Ibn Taymiyah and contemporary interpretations of scholars such as M. Quraish Shihab. Here some views on the headscarves according to previous scholars seem too strict, with contemporary scholars being better known for their concessions in responding to contemporary problems. After that will be seen its relevance to the present.
Tasawuf dan Gerakan Tarekat di Indonesia Abad ke-19 Nasuhi, Hamid
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14387

Abstract

Artikel ini akan mengungkapkan dinamika yang terjadi pada dunia tasawuf dan tarekat di Indonesia pada abad ke-19. Oleh Clifford Geertz, abad ke-19 ini disebut sebaga abad universalisasi Islam di Indonesia. Fenomena yang tampak menonjol pada abad ini adalah maraknya berbagai pergolakan pada hampir seluruh lapisan sosial untuk menentang penetrasi kolonial Belanda; dan pada satu seginya, pergolakan-pergolakan tersebut mengindikasikan adanya kebangkitan agama Islam.
Awal Penafsiran Al-Qur'an dan Literatur Tafsir di Abad Pertama Hijriah Rahman, Yusuf
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14388

Abstract

Tulisan ini membahas pandangan para sarjana Barat mengenai kegiatan penafsiran dan keberadaan literatur tafsir pada abad pertama hijriah, baik yang mendukung maupun yang menolak pandangan tradisional. Artikel ini bertujuan untuk merangkum berbagai perspektif sarjana Barat terkait topik tersebut dan juga akan menyoroti studi kasus terhadap Tafsir Ibn ‘Abbas serta karya-karya lainnya.
Al-'Adl dalam Perspektif Al-Qur'an Suryadinata, M.
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14389

Abstract

Artikel ini mencoba mengungkap konsep al-'adl dari sisi pandang al-Qur'an dengan pendekatan tafsir tematik. Al-Qur'an cukup banyak mengungkap tema keadilan ini dalam berbagai ayat dan surat dengan versi yang beragam. Untuk memahami tema keadilan yang dibawa oleh al-Qur'an, maka dalam tulisan ini akan dibahas mengenai makna al-'adl, perlunya menegakkan keadilan dalam kehidupan, himbauan al-Qur'an terhadap keadilan, dan bidang-bidang keadilan.
A Textual Analysis of the Use of Sunna in Malik's Legal Doctrine Kusmana, Kusmana
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14390

Abstract

This paper explores Malik's use of the sunna as a crucial source in his legal doctrine, highlighting its significance in the development of Islamic jurisprudence. While Malik's legal thought draws from various sources, including the Qur'an and customary law, the focus of this study is on his methodology in applying the sunna. Recognized for his early contributions to Islamic legal theory, Malik's work, particularly his Muwatta', is frequently cited, underscoring the impact of the sunna in his legal opinions. The paper will examine Malik's references to the sunna, assess its role in his legal reasoning, and consider how the concept of sunna was understood before and during his lifetime.
Kontroversi Ketokohan Imam al-Ghazali Fakih, Zainun Kamaluddin
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14392

Abstract

Tulisan ini membahas kontroversi seputar ketokohan Imam Al-Ghazali, seorang ulama besar dalam sejarah Islam yang dikenal karena kontribusinya dalam bidang teologi, filsafat, dan tasawuf. Meskipun dihormati sebagai salah satu pemikir Islam paling berpengaruh, pandangannya juga menimbulkan berbagai perdebatan di kalangan sarjana, baik pada masanya maupun di era modern. Tulisan ini akan mengeksplorasi berbagai perspektif terkait posisi Al-Ghazali dalam dunia keilmuan Islam, menganalisis kritik serta pujian yang diarahkan kepadanya, dan menilai dampaknya terhadap perkembangan pemikiran Islam.
Memahami Gagasan, Pikiran dan Peran "Kaum Terpelajar yang Mencerahkan" dalam Konteks Islam di Indonesia Darmadi, Dadi
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v2i1.14394

Abstract

Tulisan ini mengulas pikiran dan peran tokoh-tokoh di Indonesia, terutama dalam konteks sosial politik Indonesia. Dewasa ini, kemunculan para tokoh dari latarbelakang agama bukan lagi merupakan fenomena yang mengherankan. Munculnya mantan pemimpin ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), KH, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sebagai Presiden keempat RI semakin memperkokoh asumsi tersebut.
Studi Kenabian Muhammad Perspektif Michael Cook Alkawy, Mohamad Baihaqi
Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Vol. 19 No. 1 (2020): Refleksi
Publisher : Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ref.v19i1.15077

Abstract

Muhammad’s prophetic studies have been carried out through various approaches, Michael Cook chose a revisionist approach to seek to explore the history of prophecy through written evidence. In his view, Muhammad’s biography must be examined in more detail based on the evidence obtained to uncover the mystical veils in history. Cook’s criticism of the biographers of Muhammad, made him have to work hard to look at and re-examine the texts of the Quran more closely. This Article will explain the result of Cook’s studies about Muhammad’s success in shifting polytheism to monotheism. In addition, it shows the success of Muhammad as a political actor.

Filter by Year

1998 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 2 (2025): Refleksi Vol. 24 No. 1 (2025): Refleksi Vol 23, No 2 (2024): Refleksi Vol. 23 No. 2 (2024): Refleksi Vol. 23 No. 1 (2024): Refleksi Vol 23, No 1 (2024): Refleksi Vol. 22 No. 2 (2023): Refleksi Vol 22, No 2 (2023): Refleksi Vol 22, No 1 (2023): Refleksi Vol. 22 No. 1 (2023): Refleksi Vol 21, No 2 (2022): Refleksi Vol. 21 No. 2 (2022): Refleksi Vol. 21 No. 1 (2022): Refleksi Vol 21, No 1 (2022): Refleksi Vol 7, No 2 (2005): Refleksi Vol 20, No 2 (2021) Vol. 20 No. 2 (2021): Refleksi Vol 20, No 2 (2021): Refleksi Vol 20, No 1 (2021): Refleksi Vol. 20 No. 1 (2021): Refleksi Vol 19, No 2 (2020): Refleksi Vol. 19 No. 2 (2020): Refleksi Vol 19, No 1 (2020): Refleksi Vol. 19 No. 1 (2020): Refleksi Vol 18, No 2 (2019): Refleksi Vol 18, No 1 (2019): Refleksi Vol 17, No 2 (2018): Refleksi Vol 17, No 1 (2018): Refleksi Vol 16, No 2 (2017): Refleksi Vol. 16 No. 1 (2017): Refleksi Vol 16, No 1 (2017): Refleksi Vol 15, No 2 (2016): Refleksi Vol 15, No 1 (2016): Refleksi Vol 14, No 2 (2015): Refleksi Vol 14, No 1 (2015): Refleksi Vol. 13 No. 6 (2014): Refleksi Vol 13, No 6 (2014): Refleksi Vol. 13 No. 5 (2013): Refleksi Vol 13, No 5 (2013): Refleksi Vol. 13 No. 4 (2013): Refleksi Vol 13, No 4 (2013): Refleksi Vol. 13 No. 3 (2012): Refleksi Vol 13, No 3 (2012): Refleksi Vol. 13 No. 2 (2012): Refleksi Vol 13, No 2 (2012): Refleksi Vol 13, No 1 (2011): Refleksi Vol. 13 No. 1 (2011): Refleksi Vol. 11 No. 2 (2009): Refleksi Vol 11, No 2 (2009): Refleksi Vol 11, No 1 (2009): Refleksi Vol. 11 No. 1 (2009): Refleksi Vol. 10 No. 3 (2008): Refleksi Vol 10, No 3 (2008): Refleksi Vol 10, No 2 (2008): Refleksi Vol. 10 No. 2 (2008): Refleksi Vol 10, No 1 (2008): Refleksi Vol. 10 No. 1 (2008): Refleksi Vol 9, No 3 (2007): Refleksi Vol. 9 No. 3 (2007): Refleksi Vol. 9 No. 2 (2007): Refleksi Vol 9, No 2 (2007): Refleksi Vol 9, No 1 (2007): Refleksi Vol. 9 No. 1 (2007): Refleksi Vol 8, No 3 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 3 (2006): Refleksi Vol 8, No 2 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 2 (2006): Refleksi Vol 8, No 1 (2006): Refleksi Vol. 8 No. 1 (2006): Refleksi Vol. 7 No. 3 (2005): Refleksi Vol 7, No 3 (2005): Refleksi Vol. 7 No. 2 (2005): Refleksi Vol 7, No 1 (2005): Refleksi Vol. 7 No. 1 (2005): Refleksi Vol 6, No 3 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 3 (2004): Refleksi Vol 6, No 2 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 2 (2004): Refleksi Vol. 6 No. 1 (2004): Refleksi Vol 6, No 1 (2004): Refleksi Vol 5, No 3 (2003): Refleksi Vol. 5 No. 1 (2003): Refleksi Vol 5, No 1 (2003): Refleksi Vol. 4 No. 3 (2002): Refleksi Vol 4, No 3 (2002): Refleksi Vol. 4 No. 2 (2002): Refleksi Vol 4, No 2 (2002): Refleksi Vol 4, No 1 (2002): Refleksi Vol. 4 No. 1 (2002): Refleksi Vol. 3 No. 3 (2001): Refleksi Vol 3, No 3 (2001): Refleksi Vol 3, No 2 (2001): Refleksi Vol. 3 No. 2 (2001): Refleksi Vol. 2 No. 3 (2000): Refleksi Vol 2, No 3 (2000): Refleksi Vol. 2 No. 2 (2000): Refleksi Vol 2, No 2 (2000): Refleksi Vol. 2 No. 1 (2000): Refleksi Vol 2, No 1 (2000): Refleksi Vol. 1 No. 3 (1999): Refleksi Vol 1, No 3 (1999): Refleksi Vol. 1 No. 2 (1999): Refleksi Vol 1, No 2 (1999): Refleksi Vol 1, No 1 (1998): Refleksi Vol. 1 No. 1 (1998): Refleksi More Issue