cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Relationship Between Family Support with Anxiety of Death Among Elderly Rodiana Kurniasih; Siti Nurjanah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.8.4.2020.391-400

Abstract

Elderly is the final stage of development in the human life cycle, the experience changes in physically, psychologically and socially so that it will affect the overall function and ability of the body.  With such conditions can cause various problems in the elderly as anxiety, especially anxiety about death. The aim of the study is to find out the relationship between family support with anxiety of death among elderly in Desa Kalisari Kecamatan Cilongok. This research is a correlation study. The population in this study were 42 elderly. With a sample size of 39 elderly people who were taken randomly using a Random Number Generator. The data collection technique used a questionnaire. This study used the Spearman rank test, obtained a correlation coefficient of 0.442 with a significance value (p-value) of 0.008, means that there is a relationship between family support and anxiety of death among the elderly in Kalisari Village, Cilongok District. Researchers suggest that the elderly don’t be too anxious, the elderly can draw closer to or deepen the knowledge of religion to help reduce anxiety in themselves.
Apakah ada Hubungan Mekanime Koping dengan Tingkat Kecemasan dan Tingkat Depresi Pasien yang Menjalani Terapi Hemodialisa? Nadissa Adetyas; Jesika Pasaribu
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.559-568

Abstract

Hemodialisa merupakan tindakan yang dilakukan untuk individu yang mengalami kegagalan fungsi ginjal  melalui ginjal buatan (dialysis/dialyzer).Tindakan dialisa biasanya dilakukan secara terus menerus untuk mempertahankan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan dan tingkat depresi pasien yang mendapat terapi hemodialisa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian adalah deskriptif korelatif dengan teknik cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling (n=34). Populasi dalam penelitian ini adalah semua individu yang sedang menjalani terapi hemodialisa di RSU UKI Jakarta. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner mekanisme koping The Ways Of Coping dengan uji reabilitasnya adalah Alpha Cronbach’s dengan hasil 0,916 pada kuesioner tingkat kecemasan dan tingkat depresi menggunakan kuesioner Hospital Anxiety Depression Scale (HADS) sebesar …... Hasil uji reabilitas menunjukkan dimensi kecemasan dan depresi memeroleh Alpha Cronbach’s = 0.977, p>0.7, dan dimensi depresi α= 0.854, p>0,7. Hasil penelitian ditemukan bahwa mekanisme koping adaptif sebesar 97,1%, tingkat kecemasan normal (47,1%), dan tingkat depresi normal (76,5%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Kendall’s Tau C (α= 0,05).Tidak ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan yang bermakna (value=0,617) dan tidak ada hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat depresi (value=0.617). Mekanisme koping yang adaptif  pada pasien mampu  menurunkan tingkat kecemasan dan tingkat depresi pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa.
Faktor Keturunan dengan Kejadian Skizofrenia Hariyadi Hariyadi; Eva Rusdianah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.685-692

Abstract

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya skizofrenia yaitu faktor somatogenik, psikogenik, sosiogenik. Dari survei pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti  8 dari 10 pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo menunjukkan bahwa pasien tersebut memiliki anggota keluarga yang juga mengalami skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross sectional. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik  purposive sampling didapatkan  97 sampel. Dalam proses pengumpulan data, peneliti memberikan penjelasan tentang tujuan, manfaat, dan prosedur dari penelitian ini kepada responden. Peneliti membagikan kuesioner kepada responden yang bersedia menandatangani informed consent. Kuesioner yang telah diisi selanjutnya dilakukan pengolahan data.Analisis data hasil penelitian menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 62% responden memiliki keturunan skizofrenia dan sebagian besar 54% menderita skizofrenia. Berdasarkan hasil analisis statistik di dapatkan nilai p= 0,001 maka <0,05 yang artinya artinya ada hubungan antara faktor keturunan dengan tingkat kejadian skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo.
Kebijakan Kampus Terkait Kesehatan Jiwa pada Mahasiswa: Literature Review Imam Fajlurrahman; Shanti Wardaningsih
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.603-612

Abstract

Sebagai insan akademik, mahasiswa dalam kegiatan akademiknya juga tidak terlepas dari stres. Penyebab stres atau stressor pada mahasiswa dapat terjadi karena kehidupan akademiknya, terlebih dari tuntutan eksternal dan tuntutan dari harapannya itu sendiri. Pada tuntutan eksternal dapat bermula dari tugas-tugas perkuliahan, beban pelajaran dan tuntutan orang tua untuk berhasil dalam proses akademiknya serta penyesuaian sosial yang ada di lingkungan kampusnya. Tuntutan ini termasuk juga kompetensi perkuliahan dan meningkatnya kompleksitas materi perkuliahan yang semakin lama semakin berkembang. Tujuan utama dari tinjauan literatur ini adalah mengetahui fenomena kebijakan kampus terkait masalah mental pada mahasiswa. Pada proses pencarian artikel dilakukan melalui database Pubmed dan Ebsco dengan kata kunci “mental health”, “wellbeing”, “campus policy”. Kemudian dilakukan telaah sesuai kriteria insklusi dan eksklusi  untuk menentukan kelayakan artikel. Dari telaah 5 artikel, didapatkan hasil yaitu penyebab masalah kesehatan pada mahasiswa yaitu: transisi dari SMA menuju Perguruan Tinggi dan ketidakpuasan terhadap nilai akademik. Pengaruh dari permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa adalah penurunan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan mental pada mahasiswa yaitu dengan melakukan skrining, dan untuk pengobatannya bisa diberikan suatu intervensi UVC berbasis online.
Game Edukasi Sehat Jiwa sebagai Manajemen Pencegahan Bullying Debby Yulianthi Maria; Riza Yulina Amry; Bety Agustina Rahayu; Eka Oktavianto
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.529-538

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi masalah global yang dianggap wajar sebagai bagian dalam bermain. Tingkat kepedulian terhadap dampak bullying dikatakan rendah, mengingat bullying terjadi di sekolah yang merupakan tempat anak memperoleh pendidikan. Bullying verbal, fisik, relasional terjadi di SDN Pungkuran Pleret. Penelitian ini perlu dilakukan dengan tujuan membantu mengidentifikasi korban dan pelaku bullying, mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku siswa tentang bullying. Penelitian ini menggunakan rancangan quasy eksperimen pretest dan posttest. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling didapatkan 109 siswa. Hasil penelitian diuji menggunakan uji paired sample t-test. Hasil kegiatan peneliti berupa permainan ular tangga yang dimodifikasi yang memuat pesan kesehatan tentang definisi, dampak dan cara mencegah bullying. Game edukasi ini diberi nama “Gemes Jiwa Stop Bullying”. Terdapat 31 siswa (28%) cenderung pelaku bullying dan 78 siswa (72%) sebagai korban bullying.  Pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa tentang bullying meningkat setelah melakukan game edukasi. Hasil uji didapatkan nilai Sig(2-tailed) 0,000 menunjukkan perbedaan rata-rata antara hasil pretest dengan posttest. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa game edukasi sehat jiwa stop bullying sebagai intervensi memberikan pengaruh positif terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku tentang pencegahan bullying pada siswa SDN Pungkuran Pleret Bantul.
Kesejahteraan Psikologis yang Tidak Berhubungan dengan Depresi, Kecemasan dan Stres pada Perawat Theophilia Tutupary; Desi Desi; John Lahade
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.645-656

Abstract

Kesejahteraan psikologi yang buruk pada perawat dipengaruhi oleh kesehatan mental yang buruk, misalnya kecemasan, depresi dan stres, dampaknya pelayanan kesehatan yang diberikan perawat tidak optimal. penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keterkaitan kesejahteraan psikologis perawat dengan kecemasan, depresi dan stres pada perawat di RS dr. M. Haulussy Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian  eksplanatif yaitu analisis korelasi. kuesioner menjadi instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data. Kuesioner untuk kesejahteraan psikologis menggunakan kuesioner Ryff’s Psychological Well-Being Scales yang diartikan ke dalam bahasa Indonesia dan untuk depresi, kecemasan dan stres menggunakan kuesioner DASS 21. Setelah dilakukan analisa data didapatkan hasil tingkat depresi, kecemasan, dan stres berada pada tingkat normal sampai sangat berat dengan tingkat terbanyak berada pada kategori normal sebanyak 33 (51%) perawat, sedangkan tingkat kesejahteraan psikologis perawat berada dalam tingkat rendah sampai tinggi dengan tingkat kategori terbanyak yaitu sedang sebanyak 58 (89%) perawat. Dan tidak terdapat hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan depresi, kecemasan dan stres pada perawat. Kesejahteraan psikologis pada perawat dibuktikan dengan kepuasan dalam pekerjaan ketika merasa puas dalam pekerjaannya maka perawat tidak perlu merasa depresi, kecemasan atau stres. 
Intervensi Keperawatan untuk Pencegahan Klien Risiko Bunuh Diri: Telaahan Literature Indra Maulana; Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.569-578

Abstract

Bunuh diri menjadi salah satu penyebab kematian yang terjadi di dunia dan juga di Indonesia. Kegiatan mengakhiri hidup ini dipandang oleh sebagian orang menjadi cara untuk menyelesaikan maalahnya. Masalah yang dihadapi seseorang dapat memicu stres, depresi, bahkan gangguan kejiwaan yang meningkatkan munculnya pikiran dan inisiatif bunuh diri. Tujuan penulisan literature review ini akan membahas tentang literatur terbaru mengenai interveni pencegahan risiko bunuh diri. Pencarian literatur melalui 2 search engine yaitu Pubmed dan Google Scholar menggunakan kata kunci “Intervention and Suicide and Risk Suicidality ” atau “Intervensi pada Klien Risiko Bunuh Diri”. Sebanyak 3.152 artikel telah disaring menggunakan kriteria inklusi kemudian disortir kembali sehingga didapatkan 5 artikel yang sesuai. artikel yang telah di dapat dinilai dan dianalisis kualitas metodologi dalam setiap studi menggunakan The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal. Hasil literature review yaitu terdapat 5 intervensi yang terbukti efektif menurunkan keinginan bunuh diri. Kelima intervensi tersebut antara lain “Private Religious Practice (PRP) & Religious Support (RS)”, Guided Imagery, terapi suportif dengan cara bimbingan, Problem Solving Intervention dan Cognitif Behavioral Theraphy (CBT).
Efektifitas Senam Yoga Terhadap Perubahan Tingkat Depresi dengan Lansia Penderita Hipertensi Sri Suhartiningsih; Donna Dwi Yudhawati
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.693-702

Abstract

Senam yoga di anjurkan pada penderita depresi, karena senam yoga mengkombinasikan antara teknik bernafas, relaksasi, dan meditasi serta latihan peregangan. Reflek relaksasi yang dapat memberikan ketenangan dalam hati dan dapat mengendalikan emosi, menyatukan badan, pikiran hati dan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh senam yoga pada lansia dengan hipertensi.  Desain penelitian ini merupakan pre-eksperimen, dengan desain rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest. Pada design ini tidak ada kelompok pembanding (control). Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden 16 responden. Instrumen penelitian untuk variabel Independen Senam Yoga menggunakan SOP, sedangkan untuk variabel Dependen tingkat depresi mengunakankuesioner depresi (Geriatric Depretion Scale). Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan hasil nilai p= 0, 000 <α= 0,05 sehingga H₁ diterima yang artinya terdapat pengaruh senam yoga terhadap tingkat depresi pada lansia dengan hipertensi di Desa Sumbersari Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.
Analisis Faktor Kecemasan terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Hernia di Rumah Sakit Atik Setiawan Wahyuningsih; Heri Saputro; Prayoga Kurniawan
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.613-620

Abstract

Berbagai penyebab kecemasan pada pasien pre operasi hernia antara lain situasi  seperti personal, lingkungan, maturasional, tingkat pendidikan, karakteristik stimulus, serta karakteristik Individu yan terdiri dari makna stresor bagi individu, sumber yang dapat dimanfaatkan dan respon koping, status kesehatan individu. Kecemasan pada penderita preoperative dapat menyebabkan peningkatan intensitas nyeri dan menyebabkan lama perawatan memanjang.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab kecemasan terhadap tingkat kecemasan pasien hernia di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan non eksperimental dengan jenis survey analitik dan pendekatan cross secsional. Variabel independen faktor pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga. Dependen adalah tingkat kecemasan. Populasi semua pasien pre operasi hernia  di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri sebanyak 92 responden, menggunakan tehnik purposive sampling dengan kriteria usia 15-35 tahun dan didapatkan besar sampel 44 responden. Analisis statistik yang digunakan adalah spearman rank dengan α =0,05. Hasil penelitian berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 21 pasien (47,7%). berbudaya sedang yaitu sebanyak 18 pasien (40,9%). dukungan keluarga sedang yaitu sebanyak 18 pasien (40,9%). cemas sedang yaitu sebanyak 21 pasien (47,7%),  uji spearman rank menyatakan bahwa p value (0,000)< α = 0,05, artinya ada hubungan  faktor pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pada pasien hernia di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Kota Kediri dan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kecemasan adalah faktor  budaya. Pengetahuan yang cukup mempengaruhi responden dalam memutuskan sikap menghadapi kecemasan preoperatif. Kebudayaan yang cukup mempengaruhi mempengaruhi responden mengatur skala kecemasan. Dukungan dan perhatian keluarga menenangkan responden sehingga kecemasan menurun.
Gambaran Makna Hidup pada Pertumbuhan Pasca Trauma Penyintas Bencana Alam Rani Septiawantari; Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.539-548

Abstract

Bencana alam tidak secara sengaja disebabkan oleh manusia, dan manusia bertanggung jawab atas dampak yang terjadi. Penyintas bencana alam dapat mengelola peristiwa bencana yang mengerikan dan mengancam jiwa dengan menemukan tujuan hidup dengan cara mencari makna hidup. Koping religius atau spiritualitas menjadi bagian penting dalam pencarian makna hidup individu dengan pengalaman trauma. Tujuan penulisan artikel ini untuk memberikan gambaran pencarian makna hidup sebagai pendorong adanya pertumbuhan pasca trauma. Penulisan artikel ini dibuat dengan systematic review menggunakan 7 database EBSCOhost, Science Direct, Proquest, Scopus, Sage Publications, SpringerLink dan Wiley Online. Penulis menggunakan kata kunci pencarian yaitu “meaning in life” AND “posttraumatic growth” AND “natural disasters”. Analisis yang dilakukan penulis dari 12 artikel yang relevan didapatkan bahwa spiritualitas menjadi poin utama dalam pencarian makna hidup individu yang mengalami peristiwa traumatis karena bencana alam, sehingga dapat menjadi salah satu penanda pertumbuhan pasca trauma terutama dalam domain spiritual change.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue