cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Analisis Hasil Belajar Mahasiswa Slow Learners melalui Implementasi Guided Project Based E-Learning Sri Lestari; Wasilatul Murtafiah; Rischa Pramudia Trisnani; Fida Chasanatun
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.657-664

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil belajar mahasiswa slow learner melalui implementasi Guided Project Based E-Learning pada perkuliahan pengembangan Profesi Guru.  Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif jenis eksploratif. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa slow learner di program studi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Universitas PGRI Madiun. Subjek penelitian adalah 2 mahasiswa dengan inisial WS dan AZR, yang dipilih berdasarkan hasil psikotes dan wawancara. Pengumpulan data penelitian ini melalui metode tes dan observasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah: mereduksi data, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WS dan AZR mampu mengerjakan tugas dengan cukup baik sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. WS mampu merangkum dengan baik mengenai materi yang telah disampaikan sedangkan AZR mampu menjelaskan kembali melalui bentuk rekaman materi perkuliahan dengan cukup baik. Sedangkan pada hasil tes, kedua mahasiswa mampu mengerjakan soal dengan baik, namun masih ada kemiripan yang tinggi dengan sumber di internet.
Kedekatan Kelompok Teman Sebaya dan Harga Diri pada Remaja Berhubungan dengan Perilaku Bully Ni Luh Putu Erna Purnama Wardani; Dewi Aprelia Meriyani; Putu Sukma Megaputri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.579-588

Abstract

Bullying dapat menjadi masalah mental bagi remaja yang berdampak pada gangguan psikologis hingga bunuh diri, tidak hanya bagi korban tetapi juga bagi pelaku bullying. Penanganan dampak bullying selama ini hanya terfokus pada korban, perhatian juga harus diarahkan pada pelaku bullying, karena pelaku bullying merupakan aktor utama terjadinya bullying. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara harga diri dan kedekatan kelompok sebaya dengan perilaku bully pada remaja di Buleleng dan Jembrana. Metode penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil pada siswa SMP di Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner, dengan sebelumnya dilakukan analisis validitas dan reliabilitas kuesioner menggunakan 30 responden uji coba. Hasilnya bahwa terdapat 22 item kuesioner valid dan reliabiel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 78 orang diambil secara stratified random sampling, kemudian dianalisis menggunakan rank spearmen. Hasil penelitian ini menemukan bahwa harga diri memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku bully (r=-0,867 dan nilai p <0,005). Selain itu kedekatan teman sebaya juga memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku bully (r=-0,556 dan nilai p <0,005). Sehingga dapat disimpulkan bahwa harga diri dan kedekatan kelompok sebaya secara signifikan berhubungan dengan perilaku bullying. Semakin tinggi tingkat harga diri dan kedekatan teman sebaya, semakin rendah perilaku bullying.
Aspek Spiritual terhadap Resiko Bunuh Diri Narapidana Nur Oktavia Hidayati; Fauziah Fallah Hanafiah; Ivana Sundari; Sri Purnama Alam; Venna Noer Fadillah
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.703-710

Abstract

Penahanan dapat menimbulkan masalah bagi narapidana. Stres dan depresi yang mengarah pada perilaku bunuh diri merupakan salah satu masalah kesehatan jiwa di Lapas. Kesehatan jiwa narapidana merupakan hal penting yang perlu diperhatikan, baik oleh petugas lapas, diri sendiri maupun lingkungan lapas. Pencegahan perilaku bunuh diri seringkali dihubungkan dengan aspek spiritual. Beberapa penelitan terkait telah menjelaskan dukungan spiritual dapat menurunkan tingkat depresi dan mencegah perilaku bunuh diri. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan melakukan pencarian di beberapa database yaitu Google Scholar, Pubmed, Sciencedirect, EBSCOHost (CINAHL). Penelitian ini menggunakan kata kunci bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yaitu spirituality religion, faith, belief system, suicide, self-immolation, prisoner, inmate, offender. Didapatkan 2.634 artikel berdasarkan kata kunci. Hasil studi literatur didapatkan 9 artikel ditemukan adanya keterkaitan antara aspek spiritual dan resiko bunuh diri terhadap narapidana. Kesimpulan yang didapatkan semakin tinggi kepercayaan  seseorang  kepada Tuhan maka semakin rendah tingkat depresi, kecemasan dan stress yang dirasakan serta dapat menurunkan angka bunuh diri. Hal ini menunjukan bahwa aspek spiritual merupakan aspek yang saangat perlu diperhatikan terkait dalam mengatasi depresi yang berakibat resiko terjadinya bunuh diri pada individu.
Studi Korelasional Kondisi Lingkungan Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid 19 Erik Toga; Rudiyanto Rudiyanto; Akhmad Yanuar Fahmi; Zaki Al-Ghani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.621-628

Abstract

Pelayanan keperawatan di Rumah Sakit sangat dipengaruhi kondisi psikologis perawat salah satunya adalah stres. Faktor stres yang sering dialami perawat yakni berada dalam lingkungan kerja yang kacau dan tidak baik, sehingga berdampak terhadah kinerja dan performance selama bekerja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan lingkungan kerja dengan stres kerja pada perawat ruang isolasi khusus covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional. Sample penelitian ialah perawat ruang isolasi khusus covid 19 RSI Fatimah Banyuwangi berjumlah 31 responden dipilih dengan teknik total sampling. Data penelitian peroleh dengan menggunakan lembar kusioner lingkungan kerja dan lembar kusioner instrument pengkajian dengan occupational stres inventory revised edition (OSI-R). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan kategori lingkungan kerja cukup sebanyak 23 responden (74,2%) dan responden dengan kategori stres kerja sedang sebanyak 19 responden (61,3%). Hasil perhitungan diperoleh nilai sig. (2-tailed) untuk lingkungan kerja = 0,017 dimana nilai ? > 0,05, yang bermakna bahwa hipotesis penelitian diterima yakni ada hubungan yang signifikan antara kondisi sekitar tempat kerja dengan perawat yang mengalami stres kerja di ruang isolasi khusus (RIK) covid-19. Secara ilmiah terbukti bahwa stres kerja perawat ruang isolasi khusus covid 19 berkaitan kondisi sekitar tempat kerja.
Kecemasan Masyarakat akan Vaksinasi Covid-19 Kirana Eka Puteri; Kris Wiranti; Yosef Syukurman Ziliwu; Maria Elvita; Debora Yuliana Frare; Rotua Sari Purdani; Susanti Niman
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.539-548

Abstract

Adanya rencana Vaksin COVID-19 oleh pemerintah pada seluruh penduduk Indonesia menimbulkan beragam  tanggapan di masyarakat. Banyaknya pemberitahuan yang berasal dari banyak sumber dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap vaksin. Persepsi  negatif terhadap vaksin yang dialami  masyarakat dapat memicu terjadinya kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran kecemasan terhadap vaksin Covid-19 pada masyarakat. Penelitian dilakukan secara kuantitatif  dengan  desain  survey crosssectional. Survey online dengan teknik snowball sampling dilakukan melalui whatsApp pada masyarakat  yang berusia minimal 18 tahun selama dua minggu.Sampel yang terkumpul secara lengkap berjumlah 399 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Chi Square.  Hasil penelitian 81.2 % reponden bersedia divaksin , 48.1 %  responden mengalami kecemasan terhadap vaksin. Hasil analisis menyatakan kesediaan dilakukan vaksinasi mempunyai kaitan dengan  kecemasan (P value <0.001).
Gambaran Manajemen Stres Perawat pada Masa Pandemi Covid-19: Narrative Review Kurniawan Kurniawan; Khoirunnisa Khoirunnisa; Astriani Nur Afifah; Lala Yuliani; Astry Try Andini; Lestyarini Subekti; Utia Rahmah Mulyahati
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.665-674

Abstract

Kasus terkonfirmasi COVID-19 meningkat setiap hari secara signifikan. Hal tersebut berdampak pada perawat sebagai frontline dalam upaya penanganan kasus COVID-19. Perawat termasuk kelompok rentan yang beresiko mengalami berbagai masalah psikologis akibat dampak dari  COVID-19. Perawat memerlukan strategi atau manajemen stres dalam menghadapi masalah mental sebagai upaya menjaga kualitas pelayanannya. Tujuan mengetahui gambaran manajemen stres pada perawat dalam merawat pasien pada masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah narrative review. Pencarian artikel melalui PubMed, dan Proquest. Kata kunci dalam bahasa Inggris yaitu nurse or nurses or nursing AND pandemic or covid-19 or coronavirus AND stress management techniques or stress reduction or coping or stress. Artikel disaring dengan menggunakan kriteria inklusi maupun eksklusi, serta kesesuaian dengan topik literature dalam 2 tahun terakhir (2020-2021). Hasil ditemukan empat artikel yang dijadikan referensi utama. Terdapat empat jenis manajemen stress yang dilakukan perawat, yaitu Emotional Freedom Techniques, strategi koping, sikap positif dan koping yang lebih berfokus pada problem. Keempat artikel menunjukan bahwa manajemen stres mampu menurunkan tingkat stres pada perawat di masa pandemi Covid-19.
Aromaterapi Lavender Menurunkan Skor Edinburgh Postpartum Depression Scale pada Ibu dengan Postpartum Blues Erna Amin; Bambang Rahardjo; Kusworini Kusworini
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.589-596

Abstract

Pendokumentasian kejadian postpartum blues belum banyak dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Dari hasil penelitian sebelumnya, kejadian postpartum blues mencapai 74,4%. Kondisi ini harus menjadi perhatian karena 10-18% dapat berkembang menjadi depresi postpartum yang memiliki dampak negative terhadap kesehatan ibu serta mempengaruhi interaksi antara ibu dan bayinya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap skor EPDS  ibu dengan postpartum blues. Penelitian quasi eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group yang dilakukan pada April s/d Mei 2019 di 3 Puskesmas. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mengalami postpartum blues di tiga Puskesmas lokasi penelitian berdasarkan hasil skrining sebanyak 33 orang. Sampel dipilih dengan menggunakan metode non probability sampling yaitu dengan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 28 orang dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kontrol. Grup intervensi diberikan aromaterapi lavender sebanyak 5 tetes pada kapas yang dihirup selama 15 menit sebanyak dua kali dalam seminggu selama 4 minggu. Data skor EPDS dianalisis menggunakan Wilcoxon signed-ranks test. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna skor EPDS pada kelompok kontrol (p=0,410> 14∝"> ). Sedangkan pada kelompok perlakuan (p=0,001< 14∝"> ), menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah pemberian aromaterapi lavender. Dalam penelitian ini, diketahui bahwa aromaterapi lavender dapat menurunkan skor EPDS pada ibu yang mengalami postpartum blues sehingga efektif untuk mengatasi kejadian postpartum blues.
Pengalaman Belajar Praktik Ilmu Keperawatan Jiwa selama Masa Pandemi Covid-19: Pelajaran dari Salah Satu Sekolah Keperawatan Swasta di Banjarmasin, Indonesia Maria Frani Ayu Andari Dias
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.513-522

Abstract

Pandemic covid-19 memaksa perubahan dan adaptasi yang cepat dari semua sektor kehidupan manusia termasuk pendidikan keperawatan. Tantangan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah kesehatan pada umumnya adalah bagaimana melaksanakan praktik klinik yang harus dilakukan di tempat perawatan pasien, sementara pembatasan banyak dilakukan di mana-mana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa respon mahasiswa/I Pendidikan ilmu keperawatan yang melakukan praktik klinik ilmu keperawatan jiwa di laboratorium selama masa pandemic covid-19. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menganalisa dokumen hasil refleksi yang dilakukan oleh mahasiswa/I pendidikan ilmu keperawatan semester V yang telah menyelesaikan pendidikan praktik mata ajar keperawatan jiwa II di laboratorium selama masa pandemi covid-19. Sembilan orang mahasiswa/I berhasil dipilih secara acak dan bertindak sebagai responden. Analisa data dilakukan dengan menggunakan metode content analysis diperkenalkan oleh Harold D. Lasswell dengan berpegang pada Mental health nursing Student’s Clinical Competency Model yang diperkenalkan oleh Atashzadeh-Shoorideh dan kawan-kawan pada tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahasiswa/I secara aktif menjalankan proses confronting dan involving, sedangkan dosen sebagai penggerak aktif dalam pembelajaran klinik selama masa praktik klinik di masa pandemic covid-19 memiliki peran yang vital yang membutuhkan lebih banyak perhatian.
Efektivitas Video Edukatif terhadap Keterampilan Mahasiswa pada Program Studi S1 Keperawatan dalam Melakukan Komunikasi Terapeutik Yuldensia Avelina; Yosefina Dhale Pora
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.711-718

Abstract

Keterampilan mahasiswa dalam melakukan komunikasi terapeutik kepada orang dengan gangguan jiwa menggunakan metode role play saat praktikum laboratorium dirasakan belum dapat membantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi terhadap keterampilan komunikasi. Terapeutik mahasiswa pada pasien gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan melakukan pretest dan posttest pada satu kelompok. Sampel penelitian sebanyak 30 mahasiswa semester VI  dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan melakukan komunikasi terapeutik tentang strategi penerapan risiko perilaku kekerasan, yang disusun oleh Keliat, et al. (2015), Analisis data menggunakan uji Mc Nemar dengan α = 0,05. Hasi luji statistic diperoleh p value 0,000 <α (0,05).  Dengan demikian kemampuan mahasiswa dalam melakukan komunikasi terapeutik meningkat setelah diberikan video edukasi sebesar 70%.
Faktor yang Mempengaruhi Resiko Perilaku Adiksi Bermain Game Online pada Remaja Siswa Nurnainah, Nurnainah; Jumasnatang, Jumasnatang; Palembai, Asneni
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.629-636

Abstract

Perilaku adiksi menjadi salah satu akibat yang akan timbul Ketika anak selalu bermain Game online sampai lupa waktu dimana telah membuat siswa menjadi teradiksi atau kecanduan, karena permainan yang penuh tantangan sehingga membuat si pemain semakin penasaran dan merasa gengsi jika tidak bermain game online sehari. Orangtua yang terlalu memanjakan anak dan kurangnya pengawasan orangtua akibat kesibukan pekerjaan sehingga kurang memperhatikan anaknya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui factor yang yang mempengaruhi resiko perilaku adiksi bermain game online pada remaja siswa di SMA Negeri 10 Gowa Kabupaten Gowa. Desaian penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan ”cross sectional” dengan pendekatan purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan/tujuan tertentu. Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 anak. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Kemudian data di analisis dengan memakai analisiswa univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh lingkungan terhadap resiko perilaku adiksi bermain game online pada remaja siswa (p value=0,0005). ada pengaruh kegiatan terhadap resiko perilaku adiksi bermain game online pada remaja siswa (pvalue= 0,000), ada pengaruh pola asuh orang tua  terhadap resiko perilaku adiksi game online pada remaja siswa (p value = 0,001). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu variable lingkungan, aktivitas, dan pola asuh orang tua mempengaruhi resiko perilaku adiksi terhadap permainan game online pada remaja siswa di SMA Negeri 10 Gowa Kab.Gowa. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue