cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Kecemasan Siswa SMA terhadap Perubahan Seleksi SBMPTN menjadi SNBT Tahun 2023 Rivany Azzahra Hidayat; Reni Nuryani; Sri Wulan Lindasari
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.305-314

Abstract

Seleksi masuk perguruan tinggi negeri adalah hal yang penting dilakukan untuk menyeleksi siswa SMA yang akan meneruskan ke perguruan tinggi negeri (PTN), salah satunya adalah seleksi SBMPTN. Tahun 2023, Kemendikbudristek mulai memberlakukan perubahan khususnya pada seleksi SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) menjadi SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Peserta SNBT tahun 2023 wajib mengikuti UTBK terlebih dahulu seperti tahun-tahun sebelumnya namun untuk materi tesnya, UTBK 2023 terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS), tes literasi, dan dihapuskannya tes untuk mata pelajaran. Fakta tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada siswa SMA yang disebabkan oleh perubahan situasi dalam hidupnya. Siswa bukan hanya sekedar mempersiapakan diri semaksimal mungkin, namun diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Siswa harus melakukan ujian yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Penelitian bertujuan untuk melihat gambaran kecemasan siswa SMA terhadap perubahan seleksi SBMPTN menjadi SNBT tahun 2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner ZSAS sebanyak 20 pernyataan dengan hasil uji validitas di rentang 0,397-0,794 dan uji reliabilitas 0,906. Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan ringan 92,9 % dan kecemasan sedang 7,1 %. Dapat disimpulkan bahwa perubahan tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada siswa SMA khususnya kecemasan ringan dan sedang karena suatu perubahan menjadi pemicu timbulnya kecemasan.
Kajian Tingkat Pengetahuan dalam Deteksi Dini Kesehatan Jiwa pada Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) I Gusti Agung Tresna Wicaksana; I Putu Gde Yudara Sandra Putra; Kadek Buja Harditya; Ni Wayan Sukaningsih
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.355-360

Abstract

Upaya yang harus dilakukan untuk memdukung program kesehatan jiwa yang berbasis masyarakat adalah dengan mengoptimalkan pelaksaan posyandu kesehatan jiwa dengan Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) sebagai ujung tombak. Peran KKJ dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa dapat terlaksana secara optimal apabila KKJ memiliki pengetahuan yang baik tentang dasar-dasar dari keperawatan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan pengetahuan KKJ tentang deteksi dini kesehatan jiwa di wilayah kerja Puskesmas I Dentim. Penelitian dengan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui google form. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah 92 responden. Responden penelitian ini berada pada rentang usia 41-50 tahun. Seluruh responden berjenis kelamain perempuan. Rata-rata responden berpendidikan SMA sebanyak 55.4% dan sebanyak 67.4% merupakan ibu rumah tangga (IRT). Kategori pengetahuan kurang sebanyak 78 (84%). Pengetahuan kader kesehatan jiwa KKJ di Puskesmas I Denpasar Timur dalam melakukan deteksi dini kesehatan jiwa dimasyarakat masih rendah. 
Masalah Psikososial yang Dialami Perawat di Masa Pendemi Covid-19: Systematic Review Sri Eka Wahyuni; Budi Anna Keliat; Herni Susanti
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.261-272

Abstract

Pendemi COVID-19 merupakan stresor yang dialami perawat dan berdampak terhadap kesehatan jiwa. Perawat mengalami berbagai masalah psikososial seperti stres, ansietas, depresi, burnout, post traumatic stress disorder dan lainnya. Systematic Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah psikososial yang terjadi pada perawat di masa Pendemi COVID-19. Database yang digunakan yaitu Proquest, Science Direct, Google Scholar, JSTOR dan EBSCOhost. Kriteria inklusi dari artikel penelitian adalah berbahasa Inggris, full teks, dipublikasi mulai tahun 2019 sampai dengan 2021 dan dengan desain penelitian crosssectional. Keseluruhan artikel yang didapat diawal pencarian berjumlah 102 artikel dengan rincian artikel yang didapat dari EbscoHost (n=28),  Proquest (n=22),  Science Direct (n=47),  JSTOR (n=0) dan google scholar (n=10).  Setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi maka didapatkan  10 artikel dan hanya 8 artikel yang memenuhi kriteria studi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 tema besar yang didapat dari penelusuran artikel yaitu masalah psikososial, faktor risiko dan faktor protektif yang melindungi perawat COVID-19. 
Faktor Kecemasan Mahasiswa dalam Menjalani Praktek Kerja Lapang Keperawatan di Saat terjadi Bencana Covid-19 Esti Widiani; Ira Rahmawati; Nurul Hidayah
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.315-322

Abstract

Kecemasan  merupakan salah satu dampak yang dirasakan mahasiswa yang sedang praktek kerja lapang di rumah sakit dan Puskesmas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor kecemasan yang meliputi kelelahan kerja, mekanisme koping, dam kualitas tidur. Cross- sectional merupakan desain penelitian ini. Studi ini mendapatkan 373 responden yang dipilih berdasarkan kriteria eksklusi dan inklusi.  Purposive sampling digunakan dalam teknik pengambilan sampel. Data kecemasan diukur dengan Generalized Anxiety Disorder 7‐item scale (GAD-7). Data mekanisme koping diambil dengan kusioner Coping Orientation to Problems Experienced Inventory (Brief-COPE).  Data kualitas tidur diambil dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Kelelahan kerja diukur menggunakan kuisioner kelelahan kerja Copenhagen Burnout Inventory (CBI). Regresi linier berganda digunakan dalam analisa statistik penelitian ini yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas, dan uji autokolinearitas. Secara simultan kualitas tidur, mekanisme koping, dan kelelahan kerja  mempengaruhi kecemasan dengan sig <0,05. Dalam penelitian ini sebesar 55,2% kecemasan dipengaruhi oleh kelelahan kerja, mekanisme koping, dan kualitas tidur, sedangkan sisanya ada hal lain yang mempengaruhi yang tidak diteliti di penelitian ini.  Mekanisme koping, kualitas tidur dan kelelahan kerja merupakan faktor yang dapat mempengaruhi munculnya kecemasan, sehingga diperlukan cara untuk mengontrol faktor tersebut.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Beban Family Caregiver dalam Mengasuh Pasien Skizofrenia Yusri Candra Alim; Merry Tiyas Anggraini; Nina Anggraeni Noviasari
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.361-368

Abstract

Skizofrenia termasuk dalam 15 besar penyakit yang menimbulkan kecacatan di seluruh dunia dengan prevalensi skizofrenia di Jawa Tengah sebanyak 8,7% per 1000 keluarga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan beban family caregiver dalam mengasuh pasien skizofrenia. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel family caregiver sebanyak 41 orang di Puskesmas Wonosalam 2 Demak dengan teknik simple random sampling, serta menggunakan kuesioner Zarit Burden Interview yang diuji menggunakan uji product moment dengan nilai cronbach alpha 0,931, yang kemudian diuji dengan uji regresi logistik, uji chi-square, dan uji rank spearman. Hasil peneltian menunjukkan bahwa Jenis kelamin (p=0,033; OR =14,415), Usia (p= 0,008; r= -0,410), Tingkat pendidikan (p= 0,003; r= 0,446), Lama merawat (p= 0,000; r= 0,582), dan Pekerjaan (p= 0,000).  Jenis kelamin merupakan faktor yang paling dominan diantara faktor lain yang berhubungan dengan beban family caregiver dalam mengasuh pasien skizofrenia, seorang yang tidak bekerja merasakan beban lebih berat dibandingkan yang bekerja, semakin tua usia semakin kecil beban yang dirasakan, semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditempuh semakin tinggi beban yang dirasakan, dan semakin lama waktu merawat pasien, semakin tinggi beban yang dirasakan.
Implementasi Spiritual Care bagi Pasien Keluarga di Intensive Care Unit Andria Pragholapati; Evi Nurjanah; Eni Hidayati
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.273-284

Abstract

Spiritualitas adalah karakteristik manusia yang memungkinkan seseorang menemukan makna dan tujuan dalam hidupnya sambil memberikan kerangka untuk membangun pandangan dunia yang koheren. Ketika pasien sakit kritis di unit perawatan intensif (ICU), mereka seringkali tidak dapat mengambil keputusan sendiri karena tingkat keparahan penyakit mereka, kemampuan kognitif yang terbatas, dan penggunaan perawatan membuat komunikasi menjadi sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi spiritual care bagi keluarga pasien ICU. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur secara sistematis dengan pencarian literatur yang bersumber dari PubMed, Sciencedirect dan Google Schoolar dengan total 7 artikel yang layak untuk dianalisis. Hasil kajian literatur sistematik menunjukkan bahwa implementasi aplikasi spiritual care sangat dibutuhkan oleh keluarga pasien di ICU, penerapan spiritual care baik pasien maupun keluarganya belum dilaksanakan dengan baik, serta perlu adanya pelatihan dan pendidikan bagi tenaga kesehatan. yang harus dilakukan dalam menerapkan perawatan spiritual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keluarga pasien di ICU sangat membutuhkan spiritual care walaupun belum dilaksanakan dengan baik. Perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pelatihan perawat dalam pelaksanaan spiritual care di ICU.
Penerapan Terapi Berkenalan dalam Mengatasi Gejala Isolasi Sosial pada Pasien Skizofrenia: Studi Kasus Nadhea Putri Zulchaira Pombaile; Laili Nur Hidayati
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.323-330

Abstract

Salah satu gejala yang dialami penderita skizofrenia adalah menarik diri dari lingkungan sekitar yang biasa disebut Isolasi Sosial. Isolasi sosial sendiri merupakan percobaan untuk menghindari interaksi dan hubungan dengan orang lain. Salah satu cara menangani penderita isolasi sosial adalah menggunakan penerapan cara berkenalan yang merupakan bagian dari sebuah sosialisasi. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas terapi berkenalan untuk kemampuan bersosialisasi pada penderita skizofrenia dengan isolasi sosial. Metode: Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus dalam bidang keperawatan jiwa terhadap pasien dengan isolasi sosial menggunakan terapi berkenalan. Terapi ini dilakukan selama 3 hari dari tanggal 19 Oktober 2022 – 21 Oktober 2022 di Rumah Sakit Jiwa Ghrasia Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah 1 pasien dengan gejala isolasi sosial. Pasien diberikan terapi berkenalan yang dilakukan selama tiga kali pertemuan dengan durasi 15-30 menit disetiap pertemuannya dan dilakukan secara bertahap sehingga dari setiap pertemuan tersebut diberikan terapi yang berbeda-beda. Hasil: Setelah dilakukan pemberian intervensi terapi berkenalan selama 3 kali pertemuan ini didapatkan penurunan gejala isolasi sosial yang ditunjukkan oleh pasien. Kesimpulan: Terapi berkenalan efektif untuk menurunkan gejala yang muncul pada pasien dengan isolasi sosial. Saran: Terapi berkenalan bisa dilakukan dengan frekuensi yang lebih lama untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan gejala yang muncul akan semakin berkurang. 
Literature Review: Strategi Koping Mahasiswa Keperawatan dalam Praktik Klinik di Masa Pandemi Covid-19 Triyana Harlia Putri; Dian Rahmi; Ramaita Ramaita; Ikbal Fradianto; Djoko Priyono; Rahmaniza Rahmaniza
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.369-378

Abstract

Mahasiswa keperawatan merupakan salah satu kelompok yang merasakan dampak pandemi COVID-19. Mahasiswa cenderung merasakan tantangan dalam situasi klinik, dan menguras emosi selama proses pembelajaran. Dalam menjaga kesehatan mental, mahasiswa memerlukan strategi koping agar masalah selama situasi dalam praktik klinik dapat di atasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penggunaan strategi koping pada mahasiswa keperawatan dalam praktik klinik selama pandemi. Metode literature review telah digunakan dalam studi ini dengan menggunakan framework SPIDER dan didapatkan database dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2021-2023. Kami menggunakan analisa konten dalam menganalisis artikel. Hasil pemilihan artikel didapatkan 11 artikel diantaranya strategi koping yang digunakan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi praktik klinik diantaranya koping transferensi, optimis, pemecahan masalah, koping positif, koping aktif dan koping efektif. Artikel yang melaporkan penggunaan koping dapat digeneralisasikan bahwa mahasiswa cenerung menggunakan koping yang baik selama menghadapi praktik klinik di masa pandemi.
Literature Review of Post-Traumatic Stress Disorder Interventions Among Prisoners Nur Oktavia Hidayati; Iis Kania Nurasiah Jamil; Marlynda Maya Triana; Lisdiawati Lisdiawati; Vina Nurdiansari
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.285-292

Abstract

Anyone, including prisoners, can experience traumatic events. Prison life with its many disputes, pressures and constraining restrictions, as well as the loss of freedom can cause prisoners to experience chronic stress. Prison related stressors can worsen PTSD symptoms in prisoners. Nurse can give appropriate interventions for prisoners suffering from PTSD as part of the endeavor to overcome this. The aim of this research study was to identify different PTSD therapies for convicts. A literature review was employed as the technique. Articles searched in databases and search engines PubMed, EBSCO, and Google Scholar with keywords in English: intervention, PTSD, prisoners, and keywords in Indonesian: intervention, PTSD, and prisoner, publication year 2015 - 2021, full text and open access. Mindfulness-based Relapse Prevention (MBRP), Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR), Evidence-Based Psychotherapy (EBPs), Interpersonal Psychotherapy (IPT), and Group Interpersonal Psychotherapy (IPT) were five papers discovered regarding therapies for inmates with PTSD. The study indicated that all therapies included in the analysis of the literature were effective in reducing PTSD symptoms in inmates.
Pengaruh Hypnosis Lima Jari terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III Primigravida Wahyu Handayani; Tina Mawardika
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.395-404

Abstract

Beberapa ibu hamil mengalami peningkatan kecemasan karena belum pernah hamil sebelumnya. Untuk membantu para wanita tersebut, beberapa dokter memberikan pengobatan untuk mengurangi kecemasan, yaitu hipnotis lima1jari. Hypnosis lima1jari adalah1salah1satu jenis self-hypnosis1yang memiliki banyak efek1relaksasi, yang1dapat mengurangi kecemasan. Penelitian ini dirancang untuk melihat apakah hipnosis lima jari berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester ketiga. Sebanyak 409 wanita hamil dilibatkan dalam penelitian ini. 18 dari mereka berada di kelompok kontrol, dan 18 berada di kelompok intervensi. Penelitian1ini mengukur kecemasan menggunakan Perinatal1Anxiety1Screening1Scale (PASS) dan terapi hipnosis lima jari sesuai SOP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa1terdapat1pengaruh yang signifikan1hipnosis lima jari terhadap1kecemasan pada1ibu1hamil1trimester III. Informasi ini dapat membantu ibu hamil memiliki sikap yang lebih positif tentang kehamilan pertama mereka

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue