cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Pengaruh Terapi Kelompok Terapeutik (TKT) terhadap Penurunan Depresi pada Lansia Yeni Devita; Yureya Nita; Desti Puswati; Alfianur Alfianur; Afrida Sriyani Harahap
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.387-394

Abstract

Proses menua yang terjadi pada lansia akan berdampak terhadap perubahan biologis pada lansia. Kondisi lain yang berubah dalam diri lansia adalah melambatnya proses informasi, menurunnya daya ingat, berkurangnya kemampuan otak untuk membedakan stimulus atau rangsangan yang datang, sehingga lansia mengalami depresi. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengatasi depresi pada lansia yaitu memberikan Terapi Kelompok Terapeutik (TKT).  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap penurunan depresi pada lansia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment dengan metode penelitian one group pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji paired samples t Test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap penurunan depresi pada lansia dengan p value  yaitu 0.000. Rekomendasi penelitian ini diharapkan kepada perawat dan pengelola panti jompo untuk dapat melakukan terapi kelompok terapeutik secara rutin dan berkelanjutan untuk kesehatan mental lansia.
The Increasing of Self Efficacy-Self Care on Patients with DM Type 2 Through Peer Group Education Support System Novira Egan Cahyaningrum; Baiq Nurainun Apriani Idris; Elisa Oktaviana; Hapipah Hapipah; Irwan Hadi
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.437-446

Abstract

Diabetes mellitus is still a scourge of the world, DM cases are always increasing every year. Diabetes is a serious chronic disease that occurs when the pancreas does not produce enough insulin, or when the body cannot effectively use the insulin it does produce. Self-efficacy is the patient's self-confidence in his ability to perform self-care. Self-care is an action to help control blood sugar which can produce better health conditions. The risk of complications for people with DM can be reduced by increasing self-efficacy and good self-care. The strategy used to increase self-efficacy_ self-care is through a peer group education support system. This research was conducted to determine the increase in self-efficacy - self-care in patients with type 2 DM through a peer group education support system in the thunderstorm environment. This research is a pre-experimental study with a One Group – Pretest-Posttest without control group design. The population in this study amounted to 20 respondents. The sampling technique in this study was purposive sampling, with a total sample of 18 respondents. The statistical test used in this study was the Wilcoxon sign-rank test. The results of the Wilcoxon sign-rank test obtained a p-value of 0.000 (α=0.05). With good self-efficacy as many as 17 respondents (94.4%) and good self-care as many as 17 respondents (94.4%). So it can be concluded that the peer group education support system has an effect on self-efficacy_self-care for type 2 DM patients in the Geguntur Environment.
Efektifitas Minyak Aromaterapi terhadap Kualitas Tidur pada Pasien Stroke Iskemik Alfrina Hany; Niswatul Asyiroh; Ayut Merdikawati
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.447-454

Abstract

Sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah otak dapat berlangsung selama kurang dari 24 jam atau lebih dapat menyebabkan adanya kekurangan oksigen atau bahkan kematian sel di otak. Kondisi ini dikenal sebagai stroke iskemik. Stroke dapat menyebabkan kehilangan fungsi otak, selain itu juga dapat memicu terjadinya berbagai macam gangguan lainnya tidak hanya gangguan neurologis. Masalah yang sering muncul pada pasien stroke iskemik setelah serangan akut adalah gangguan tidur. Gangguan tidur yang diperberat dengan kondisi kecemasan atau gangguan psikologis lain dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur yang mengakibatkan perubahan kognitif yang semakin memburuk dan dapat mempengaruhi perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai keefektifan minyak  aromaterapi terhadap kualitas tidur pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini dirancang menggunakan metode quasi-eksperimental dengan menggunakan pretest-posttest pada kelompok control dan perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling sebanyak 36 pasien stroke iskemik yang terbagi rata pada 2 kelompok, kelompok control dan kelompok perlakuan. Kedua kelompok diberikan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum perlakuan dan setelah perlakuan. Pada kelompok perlakuan, responden menggunakan minyak aromaterapi sebelum tidur selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan pemberian minyak aromaterapi dapat meningkatkan kualitas tidur dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0.000 (<0.05) pada Uji Wilcoxon. Kesimpulannya, pemberian minyak aromaterapi memberi dampak pada  peningkatan kualitas tidur pasien stroke iskemik.
Tindak Kekerasan terhadap Perkembangan Mental Emosional Remaja Eka Malfasari; Mery Mirna Leny; Rizka Febtrina; M. Zul Irfan
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.455-464

Abstract

Tindak kekerasan dapat membuat kondisi fisik dan psikologis yang dapat mempengaruhi aspek lain seperti kognitif salah satunya termasuk dalam kategori pada kesehatan mental remaja. Perkembangan mental emosional remaja yang tidak terkontrol  bisa merubah tingkah laku remaja. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kesehatan mental dan emosional remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tindak kekerasan terhadap perkembangan mental emosional di SMA Setia Dharma Pekanbaru. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 orang dengan teknik sampel total sampling Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk tindak kekerasan adalah instrumen ICAST (Internasional Child Abuse Screening Tool). Sedangkan  untuk variabel perkembangan mental emosional adalah instrumen SDQ (Strength And Difficulties Questionnaire). Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji chi square dengan p value 0,449 > 0,05 maka Ha di tolak, sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tindak kekerasan dengan perkembangan mental emosional pada remaja di SMA Setia Dharma Pekanbaru.
Gambaran Perilaku Non-Suicidal Self Injury (NSSI) pada Remaja Di Masa Pandemi: Literature Review Triyana Harlia Putri; Vivianti Dewi
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.415-428

Abstract

Secara alamiah seorang remaja termasuk populasi yang rentan terhadap masalah kesehatan mental termasuk perilaku non-suicidal self-injury (NSSI). Namun, wabah COVID-19 menjadi pemicu untuk masalah peningkatan prevalensi NSSI. Studi ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku NSSI pada remaja dengan metode studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini, selain itu penelitian menggunakan framework SPIDER dan database yang diperoleh dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2021-2023. Kami menggunakan analisis konten dalam menganalisis artikel dan temuan utama dalam studi review ini melaporkan 15 artikel yang didapatkan berasal dari negara maju dan negara berkembang yang terbit dalam 3 tahun terakhir (2021-2023) bahwa sebesar 12% hingga 40% remaja pernah melakukan NSSI. Populasi remaja terbanyak yang mengikuti survey NSSI sebanyak 5854 remaja, dimana laporan penting dari hasil review ini didapatkan bahwa metode NSSI yang paling umum dilakukan remaja adalah mencungkil luka, menggigit sendiri, mencabut rambut, memotong diri sendiri. NSSI lebih banyak terjadi pada kalangan perempuan. Self-Injurious Thoughts and Behaviors Interview (SITBI) menjadi alat ukur yang banyak digunakan dalam mengukur prevalensi NSSI.
Analisis Hubungan Mood Swings terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Atik Setiawan Wahyuningsih; Renaldy Anggi Agastya; Sutrisno Sutrisno
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.429-436

Abstract

Mood swing merupakan kondisi psikologis yang melibatkan emosi tanpa ada objek emosi yang terdeteksi secara jelas. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan antara Mood Swings dengan Kadar Gula Darah Sewaktu. Metode penelitian menggunakan desain penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 40 orang dan besar sampel sebanyak 36 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah Simple random sampling.Cara pengumpulan data dengan menggunakan pembagian kuesioner dan pemeriksaan kadar gula darah. Uji analisis dengan korelasi spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui Sebagian besar adalah responden yang memiliki mood swings dalam kategori kurang, yaitu 23 responden (64%) dari total 36 responden. Hasil penelitian tentang kadar gula darah sewaktu hiperglikemia >200mg/dl, yaitu 25 reponden (69%) dari total 36 responden. Nilai sig. (2-tailed) yang diperoleh sebesar 0,002 < α 0.005sedangkan nilai korelasi –0.506 yang artinya yang berarti korelasi antara variable kuat, arah hubungan yaitu negative. H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan antara Mood Swings terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Dusun Dahu Wilayah Kerja Puskesmas Tiron Kabupaten Kediri. Ada hubungan pada Mood Swings dengan Kadar gula darah sewaktu pada penderita Diabetes Meliitus. 
Hubungan Smartphone Addiction dengan Tingkat Kecemasan Akademik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Ersy Aprilya Fransiska; Triyana Harlia Putri; Titan Ligita
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.3.2023.529-536

Abstract

Kecemasan merupakan hal yang sering dialami oleh siapa saja tak terkecuali mahasiswa. Faktor yang memengaruhi timbulnya kecemasan akademik pada mahasiswa seperti target kurikulum yang tinggi, pemberian tugas yang banyak, dan lingkungan akademik yang tidak menyenangkan. Faktor lain seperti menggunakan smartphone diduga turut memberikan dampak pada kecemasan akademik. Mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan tingkat kecemasan akademik mahasiswa. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Insrumen penelitan menggunakan kuesioner Smartphone Addiction Scale dan Academic Anxiety Scale pada 92 responden yang diambil dengan teknik quota sampling dan data dikumpulkan menggunakan google formulir. Analisa data menggunakan analisa bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara smartphone addiction dengan tingkat kecemasan akademik dengan nilai p-value= 0,000 dan r = 0,576 yang menunjukkan arah korelasi yang searah, artinya semakin tinggi smartphone addiction maka semakin tinggi tingkat kecemasan akademik pada mahasiswa. Terdapat korelasi antara smartphone addiction dengan tingkat kecenasan akademik pada mahasiswa.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecanduan Game pada Siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama Henry Wiyono; Yuni Elia Kartika; Ayu Puspita
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.491-502

Abstract

Jenis game online yang banyak dan menarik saat ini membuat para pemainnya kecanduan.  Kecanduan game online di kalangan pelajar di Indonesia merupakan fenomena baru, namun belum dianggap sebagai masalah yang serius, jumlahnya semakin meningkat. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan fisik dan psikologi. Beberapa faktor yang memotivasi seseorang untuk bermain game online antara lain Relationship , Manipulation , Immersion, Escapism, dan Achievement. Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan game online pada pelajar di SMP Negeri 8 Palangka Raya. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan game online di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Palangka Raya  dengan jumlah sampel sebanyak 71 responden dengan teknik purposive sampling dan diuji dengan teknik statistik  spearman rho. Tahap pengumpulan data diawali dengan tahap penyebaran kuesioner kepada siswa SMP tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan game yang terdiri dari lima aspek kemudian data yang telah diperoleh ditabulasikan untuk dianalisis dengan menggunakan uji statistik. menunjukkan penelitian  dari 71 responden dengan menggunakan uji spearman rho didapatkan faktor Relationship dengan hasil p value< 0,001,  faktor Manipulation dengan hasil p value< 0,016, faktor  Immersion dengan hasil  p value< 0,001, Faktor Escapism dengan hasil p value< 0,001, dan faktor Achievement dengan hasil p value< 0,004. adanya hubungan signifikan antara faktor-faktor kecanduan game online pada peajar  di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Palangka Raya.
Prevalensi Perilaku Perjudian pada Remaja selama Pandemi: Literature Review Triyana Harlia Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.2.2023.405-414

Abstract

Gambling atau perjudian termasuk masalah kesehatan masyarakat yang telah menyita perhatian dunia, termasuk Indonesia. Secara global prevalensi gambling adalah 2-4 kali lebih tinggi di kelompok remaja, bahkan selama 20 tahun terakhir, gambling semakin marak terjadi pada kelompok ini, Oleh sebab itu, gambling pada remaja merupakan suatu kondisi yang membutuhkan studi lebih lanjut, tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi prevalensi perjudian yang terjadi pada remaja di masa wabah. Metode literature review telah digunakan dalam studi ini dengan menggunakan framework SPIDER dan didapatkan database dari Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti dari tahun 2022-2023 Metode PRISMA telah digunakan untuk menganalisis hasil literature review dengan teknik analisa konten. Hasil remaja meningkat selama pandemic 3% hingga 71% selama 12 bulan terakhir terutama pada gelombang ke 4 masa wabah. kegiatan perjudian yang paling sering dilakukan remaja adalah gosok kartu, bingo, dan cards for money Peningkatan permasalahan perjudian pada remaja tampaknya dikaitkan dengan kesehatan mental selama pandemic, remaja yang beridentitas sebagai siswa sekolah dikhawatirkan berdampak pada pendidikan mereka. 
Kesehatan Mental pada Remaja di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Wilayah Urban dan Rural Kabupaten Jember Wahyi Sholehah Erdah Suswati; M.Elyas Arif Budiman; Zidni Nuris Yuhbaba
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.3.2023.537-544

Abstract

Remaja adalah periode kritis untuk meningkatkan kesehatan mental karena lebih dari separuh masalah kesehatan mental dimulai pada tahap remaja dan beberapa di antaranya bertahan hingga dewasa.Masa remaja adalah periode penting untuk mengembangkan kebiasaan sosial dan emosional yang penting untuk kesejahteraan mental.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikaan kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di sekolah menengah atas pada wilayah rural dan urban di Kabupaten Jember dengan jumlah sampel sejumlah 250 responden yang dipilih menggunakan metode  purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat, dimana dalam hasil penelitian ini akan ditunjukkan data demografi dan gambaran kesehatan mental pada remaja.. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa sebesar 65,6% responden memiliki kesehatan mental yang kurang dan sebesar 34,4% responden memiliki Kesehatan mental yang baik. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa maasa remaja adalah masa untuk memiliki awal yang sehat dalam hidup. Oleh karena itu, guru sekolah, teman, dan orang tua berada di posisi terbaik untuk mengenali dan mendukung kaum muda yang menderita masalah kesehatan mental.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue