cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Dasar
ISSN : 20859872     EISSN : 24431273     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
ANALISIS WAKTU PELAYANAN TEKNIK GANGGUAN LISTRIK OLEH PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PLN) DENGAN METODE ALJABAR MAX PLUS DAN PETRI NET Yahya, Lailany; Nuha, Agusyarif Rezka; Sari, Lia Nanda; Nurwan, Nurwan
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i2.74503

Abstract

Penelitian ini menggabungkan konsep Aljabar Max Plus dan jaringan Petri Net untuk mengetahui waktu optimal dalam sistem pelayanan teknik gangguan listrik. Aljabar Max Plus digunakan untuk menganalisis dengan memperhitungkan waktu proses pelayanan teknik gangguan listrik dan untuk alur Petri Net digunakan untuk menggambarkan struktur sistem pelayanan teknik gangguan listrik. Dengan menggunakan kedua metode ini, dapat mengoptimalkan alur kerja dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Dari hasil analisis alur Petri Net pelayanan teknik gangguan listrik yang telah dibuat diperoleh bahwa Petri Netselalu Liveness dan tidak pernah deadlocks. Hasil analisis dan simulasi model Aljabar Max Plus diperoleh lamanya waktu proses pelayanan teknik gangguan listrik melalui contact center 123 sampai selesai membutuhkan waktu 40 menit 59 detik. Untuk Pelayanan teknik gangguan listrik dengan datang langsung ke kantor sampai selesai membutuhkan waktu 44 menit 26 detik dan untuk  Pelayanan teknik gangguan listrik melalui PLN mobile sampai selesai membutuhkan waktu 39 menit 30 detik.
PEAR MATHEMATICAL MODEL ON ONLINE GAME ADDICTION Damani, Nur Mila; Patty, Henry W. M.; Lesnussa, Yopi Andry
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.70690

Abstract

Online game addiction is a mental disorder seen from the urge to play online games to forget time and even ignore other activities and responsibilities such as work and school assignments. This research discusses the PEAR mathematical model of online game addiction. This research aims to construct, analyze the equilibrium point and simulate the PEAR model of online game addiction. From the research results, the construction of the PEAR mathematical model has been obtained. The results of the equilibrium point analysis and stability found two equilibrium points, namely the addiction-free equilibrium point and the endemic equilibrium point. Based on the results of analysis and numerical simulation of the PEAR mathematical model of online game addiction using Python software, it is obtained that the Potential sub-population has decreased in the 5th month, the Exposed sub-population decreased in the 10th month, the Recovered sub-population has increased individuals from the Exposed sub-population so that there is an increase in individuals until the 2nd month. However, there was a decreased number of individuals until the 10th month, and all Addicted sub-populations entered the Recovered sub-population in the 12th month, so this sub-population has increased
Analisis Peran dan Fungsi Ekologis Burung di Kampus UNY-Wates Hubungannya Dengan Rekomendasi Pengelolaan Lingkungan Sebagai Bagian Dari Kajian AMDAL. Handziko, Rio Christy; Kiryono, Kiryono
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i2.72553

Abstract

Pada tataran ekosistem, burung adalah komponen biotis memiliki peran dan fungsi yang penting dan beragam, bergantung pada jenis dan cara hidupnya. Pada kajian mengenai dampak pembangunan pada kestabilan lingkungan dan ekosistem, salah satu yang dapat dikaji adalah mengenai pergeseran hidupan liar yang terdampak dari adanya pembangunan. Penelitian ini mengkaji mengenai identifikasi hidupan liar burung, menganalisis peran dan fungsi burung dan menghasilkan rekomendasi pengelolaan habitat burung liar sebagai pendukung data analisis mengenai dampak lingkungan di kampus UNY-Wates. Pengamatan burung dilakukan sebanyak 3 periode pada waktu yang berbeda. Pengamatan dilakukan pada November 2022, Juli 2023 dan Desember 2023 dengan metode point purposive sampling dengan mempertimbangkan kondisi habitat. Hasil identifikasi hidupan burung liar di kampus UNY-Wates terdapat 19 jenis burung, yang didalamnya terdapat 1 jenis burung migrasi. Terdapat empat peran dan fungsi dari 19 jenis burung yang teridentifikasi yaitu sebagai Penyebuk bunga, Pemencar biji, Pengendali hama, Transfer mineral. Terkait dengan jenis burung serta peran dan fungsi ekologisnya maka pengelolaan habitat burung yang direkomendasikan agar dapat mendukung pelaporan AMDAL kampus UNY-Wates adalah memperbanyak tegakan dan semak berbuah sebagai pakan seperti pohon Talok (Muntingia calabura), pohon Pepaya (Carica papaya), pohon Beringin (Ficus benjamina) dan juga Semak perindang seperti Senggani (Melastomaceae), Gandrik (Phyllantaceae). Tumbuhan jenis lain yang juga mendukung fungsi ekologis dari burung adalah keluarga tumbuhan pisang-pisangan (Musaceae) dan keluarga pohon Dadap (Fabaceae). Ruang terbuka hijau juga perlu dipertahankan dengan tidak menutup tanah dan rumput dengan paving block. Hal tersebut karena terdapat beberapa burung yang memiliki pola hidup Insectivore dan pemakan biji rerumputan (Graminaceae).
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA TANAH PADA LAHAN PERTANIAN DENGAN LAMA WAKTU PENGGUNAAN PESTISIDA DAN TEKSTUR TANAH YANG BERBEDA Anindita, Avita
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.63613

Abstract

Abstrak Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman arthropoda tanah pada lahan pertanian dengan lama waktu penggunaan pestisida dan tekstur tanah yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel arthropoda tanah yaitu dengan perangkap jebak pitfall trap dan hand sorting. Pengukuran faktor lingkungan abiotik meliputi parameter klimatik seperti intensitas cahaya, suhu udara, dan kelembaban udara serta parameter edafik seperti pH tanah, kelembaban tanah, dan suhu tanah. Hasil penelitian menunjukkan adanya 13 genus arthropoda tanah pada lahan A dengan tekstur tanah berpasir yang telah menggunakan pestisida selama 7 tahun yaitu meliputi Eustala, Oculogryphus, Agelastica, Acrotona, Aegialia, Anisolabis,  Forficula, Plecia, Tachinid, Helopeltis, Camponotus, Oecophylla, dan Oxidus sedangkan untuk lahan pertanian dengan tekstur tanah berlempung yang telah menggunakan pestisida selama 2 tahun 11 genus meliputi Hypsosinga, Oxyptila, Monolepta, Drosophila, Camponotus, Solenopsis, Lasius, Gryllus, Acrida, Lithobius, dan Spirostreptus. Hasil perhitungan indeks keanekaragman Shannon-Wiener menunjukkan bahwa keanekaragaman pada kedua lahan termasuk dalam kategori sedang, karena kedua lahan tersebut memiliki nilai keanekaragaman arthropoda tanah berkisar antara 1 H’ 3. Nilai indeks keanekaragaman selanjutnya diuji menggunakan uji T Independent Test. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai uji t 0,05 maka perbandingan antara keanekaragaman lahan bertekstur pasir yang telah menggunakan pestisida selama 7 tahun dengan lahan bertekstur lempung yang telah menggunakna pestisida selama 2 tahun tidak memiliki perbedaan yang signifikan.Kata kunci: keanekaragaman, arthropoda tanah, lahan pertanian, pestisida, tekstur tanah Abstract This research aims to determine the abundance and diversity of soil arthropods on agricultural land with different time of pesticide use and soil texture. The method used in sampling soil arthropods is by trapping pitfall traps and hand sorting. Measurement of abiotic environmental factors includes climatic parameters such as light intensity, air temperature, and air humidity as well as edaphic parameters such as soil pH, soil moisture, and soil temperature. The results showed that there were 13 genera of soil arthropods in field A with sandy soil texture that had used pesticides for 7 years, namely Eustala, Oculogryphus, Agelastica, Acrotona, Aegialia, Anisolabis, Forficula, Plecia, Tachinid, Helopeltis, Camponotus, Oecophylla, and Oxidus. while for agricultural land with clay soil texture that has used pesticides for 2 years 11 genera include Hypssinga, Oxyptila, Monolepta, Drosophila, Camponotus, Solenopsis, Lasius, Gryllus, Acrida, Lithobius, and Spirostreptus. The results of the calculation of the Shannon-Wiener diversity index show that the diversity in the two fields is included in the medium category, because the two fields have soil arthropod diversity values ranging from 1 H' 3. The diversity index values were then tested using the T Independent Test. The test results show that the t test value is 0.05, so the comparison between the diversity of sand-textured land that has used pesticides for 7 years and clay-textured land that has used pesticides for 2 years has no significant difference.Keywords: diversity, soil arthropods, agricultural land, pesticide, soil texture 
Utilization of Cow Dung and Coconut Shell in Making Briquettes With Tapioca Strach Adhesive as Alternative Energy Irawan, Nisya Indriyanti; Meiliyadi, Lalu Ahmad Didik
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i2.67311

Abstract

This research was conducted with the aim of producing briquettes that have quality in accordance with SNI, with the composition of cow dung and coconut shell materials so that they can be utilized as alternative energy. The core scheme of this research is to test the quality of charcoal, especially its calorific value. By using variables in the form of a mixture of cow dung and coconut shell used, for samples A: 30%, 70%, B: 40%, 60%, C: 50%, 50%, D: 30%, 70. Based on the data obtained, it can be concluded that the mixture that has the optimal value to get the best quality of briquettes is sample D, which is 30% cow dung and 70% coconut shell where the calorific value obtained is 4706 cal/g. Cow dung is very efficient to be used as biobriquettes
APLIKASI ALJABAR MAX-PLUS DALAM SISTEM ANTREAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS MLATI I DINAS KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN Aunillah, Annisa Andez
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.71677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Membangun model Petri Net dan analisis coverability tree-nya dari sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I; (2) Mengaplikasikan Aljabar Max-Plus dari model Petri Net untuk memperoleh waktu pelayanan pada sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I. Teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara kepada masing-masing perwakilan petugas di pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I untuk mengetahui alur pelayanannya dan metode observasi untuk memperoleh lama waktu pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan model Petri Net yang dibangun tidak mengalami deadlock dan menghasilkan model Aljabar Max-Plus sistem antrean pelayanan rawat jalan di Puskesmas Mlati I dengan 38 kondisi. Pada masing-masing kondisi menghasilkan perkiraan waktu selesai pelayanan pasien saat ke-k sehingga dapat dicari waktu tunggu pelayanan untuk pasien saat ke-k .
PENGARUH LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK TERHADAP KONDISI FISIK, KIMIA, DAN BIOLOGIS AIR SUMUR WARGA SETEMPAT DI GULUREJO, LENDAH, KULON PROGO Jannah, Miftakhul; Suhartini, Suhartini
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i2.70914

Abstract

Desa Gulurejo merupakan salah satu desa yang memiliki banyak industri batik. Industri batik menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik limbah cair batik dan mengetahui pengaruh limbah cair batik terhadap kondisi fisik, kimia, dan biologi sumur udara di sekitarnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjenis observasional analitik dengan rancangan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan di batik Farras, sedangkan pengukuran sampel dilakukan di BBTKLPP dan BBKKP Yogyakarta pada bulan Juli-Agustus 2023. Sampel diambil dari lingkungan yang mendekati inlet dan outlet , serta sumur udara yang berada dekat dengan industri batik. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil uji laboratorium terhadap Peraturan Daerah DIY Nomor 7 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 yang kemudian dilakukan statistik dengan analisis uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair batik memiliki karakteristik berupa suhu, pH, TDS, dan fenol yang memenuhi standar baku mutu, sedangkan parameter BOD5, COD, minyak dan lemak tidak memenuhi standar baku mutu. Limbah cair batik mempunyai pengaruh yang kuat terhadap sumur 1 serta pengaruh kuat sekali terhadap sumur 2 dan 3. Oleh karena itu, disarankan bagi pemilik industri batik dapat melakukan perbaikan pada teknik pengolahan limbah batik.
Pengaruh Penambahan FAME Terhadap Parameter Density, Distillation, dan Calculated Cetane Index Pada Produk Biosolar Oktari, Tantri; Pane, Elfira Rosa; Nugraha, Aji
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.65692

Abstract

The fossil-based fuel energy crisis in Indonesia occurred because of the high demand to meet the demand for fuel in the transportation sector but the low availability of fossil fuels which are difficult to renew. One way to overcome this is to develop alternative energy sources to reduce the use of non-renewable energy sources such as diesel fuel. The government has determined the use of alternative energy sources such as biodiesel B30 which is a mixture of diesel fuel with a FAME (Fatty Acid Methyl Esters) content of 30%. However, there is a possibility that Indonesia will increase the FAME content. The method used is density 15˚C using ASTM D-1298, distillation using ASTM D-86 and calculated cetane index using ASTM D-4737. The results showed an increase in the value of samples B0, B30, B35, and B100, obtained at a density of 15˚C, namely 0.8371 gr/ml; 0.8484 gr/ml; 0.8505 gr/ml; 0.8729 gr/ml, in distillation the boiling point increases from IBP (Initial Boiling Point) to the end point, and the CCI is 48.4; 50.0; 50.6; 58.2.
Simultan Analisis Kafein dan Asam Klorogenat Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis sebagai Standarisasi Kopi Malang, Mojokerto dan Blitar Madjid, Armeida Dwi Ridhowati
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i2.71080

Abstract

Senyawa Kafein dan Asam Klorogenat merupakan senyawa penentu rasa sehingga dapat menjadi standar dari kopi. Analisis Kafein dan Asam Klorogenat pada sampel kopi dilakukan secara simultan atau tanpa dilakukan pemisahan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Serapan kafein dan asam klorogenat pada spektrofotometri UV-Vis tumpang tindih sehingga pengukuran sampel dilakukan pada 2 panjang gelombang maksimum dari masing-masing senyawa. Pada penelitian ini didapatkan 2 persamaan yaitu Al274 = 0,001 Ckafein + 0,0795 Casam klorogenat dan Al325 = 0,001 Ckafein + 0,0795 Casam klorogenat.   Berdasarkan hasil analisis diketahui untuk kadar kafein dari kopi robusta Malang, Blitar dan Mojokerto adalah 7,176 ± 0,016, 8,123 ± 0,068 dan 8,052 ± 0,054 mg/g; sedangkan untuk kadar asam klorogenat adalah 6,847 ± 0,126, 10,748 ± 0,149 dan 10,581 ± 0,061 mg/g.
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMENGARUHI JUMLAH KEMATIAN IBU DI PROVINSI JAWA TIMUR MENGGUNAKAN GEOGRAPHICALLY WEIGHTED NEGATIVE BINOMIAL REGRESSION (GWNBR) Kurnilasari, Furry Anggi; Subekti, Retno; Isnaini, Bayutama
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.72380

Abstract

Jumlah kematian ibu merupakan indikator kesehatan yang sangat penting dalam mengevaluasi efektivitas sistem pelayanan kesehatan maternal di suatu wilayah. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki tingkat kematian ibu tinggi. Penyebab jumlah kematian ibu pada suatu kabupaten/kota yang berdekatan dapat saling berkaitan dan menunjukkan adanya indikasi keberagaman karakteristik serta efek spasial pada wilayah-wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemodelan Geograpgically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) pada jumlah kematian ibu dan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari website resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur dan publikasi Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022 yang terdiri dari 29 kabupaten dan 9 kota. Variabel respon yang digunakan adalah jumlah kematian ibu dan beberapa variabel prediktor seperti ibu nifas mendapat vitamin A, ibu hamil K1, ibu hamil K4, KB aktif, dan air minum layak. Metode analisis spasial yang digunakan yaitu dengan pendekatan GWNBR.Hasil penelitian berdasarkan model GWNBR menggunakan pembobot terpilih yaitu adaptive bisquare kernel menghasilkan 9 pengelompokkan kabupaten/kota berdasarkan variabel yang signifikan memengaruhi jumlah kematian ibu. Beberapa variabel yang berpengaruh secara lokal adalah ibu hamil K1, ibu hamil K4, KB aktif, dan air minum layak, sedangkan variabel yang berpengaruh secara global adalah ibu nifas mendapat vitamin A.