cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 11 Documents clear
DAMPAK APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN RUMAH QURANI DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MORAL ANAK DI KELAS DAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AYAT AL QURAN DI TK PLUS AL-BURHAN PEKALONGAN Labib Sajawandi
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi model pembelajaran Rumah Qurani dalammeningkatkan Perkembangan Moral anak di kelas dan Kemampuan Menghafal Ayat Al Quran.Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen kuasi terhadap siswa kelas B TKPlus Al Burhan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, dan dokumentasifoto. Adapun analisis data yang dilakukan dengan teknik kuantitatif. Hasil penelitian menujukkanbahwa dengan model pembelajaran Rumah Qurani perkembangan moral anak di kelas meningkatlebih baik, dengan nilai N-Gain 0,584 pada kelas eksperimen dan 0,327, pada kelas kontrol,kelas eksperimen meningkat 10% lebih baik dari pada kelas kontrol, pada aspek kemampuanmenghafal ayat Al Quran meningkat lebih baik dengan nilai N-Gain 0,751 dan 0,542, pada kelaskontrol pada kelas eksperimen meningkat 20% lebih baik dari pada kelas kontrol. Hal inidikarenakan model pembelajaran Rumah Qurani menggunakan metode-metode yang sesuaidengan dunia anak yang menekankan pada eksplorasi lingkungan, eksplorasi permainan daneksplorasi gerak tubuh anak. Peneliti merekomendasikan agar model pembelajaran RumahQurani digunakan dalam pembelajaran Al Quran untuk meningkatkan perkembangan moralanak di kelas dan kemampuan menghafal ayat Al Quran dengan mengeksplorasi daya kreatifanak dan lingkungan sehingga pembelajaran lebih menyenangkan, efektif dan bermakna, gurujuga hendaknya selalu kreatif dan sistematis dalam melakukan perencanaan kegiatan denganmodel pembelajaran Rumah Qurani baik dalam memilih tema ayat, cerita, dan permainannya,sehingga lebih kontekstual dengan dunia anak.Kata kunci: Pembelajaran Rumah Qurani, Perkembangan Moral
PEMETAAN PENERAPAN MODIFIKASI PERILAKU KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI OLEH PENDIDIK PAUD DI KOTA PEKANBARU Devi Risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2804

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan pengenalan dan penerapanmodifikasi perilaku kognitif yang dilakukan oleh Pendidik PAUD untuk mengatasi permasalaananak usia dini di Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui gambaranpengenalan Pendidik PAUD tentang modifikasi perilaku kognitif dan penerapannya untukmengatasi permasalahan anak usia dini. Sampel dalam penelitian ini adalah Pendidik PAUD diKota Pekanbaru sebanyak 139 orang yang tersebar pada seluruh kecamatan. Teknik pengumpulandata menggunakan kuesioner yang berisikan pertanyaan tentang pengetahuan dan penerapanpendidik PAUD dalam melaksanakan modifijasi perilaku kognitif. Berdasarkan hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa pengetahuan guru PAUD tentang modifikasi perilaku kognitif sebagianbesar dalam kategori sangat rendah (60%), sedangkan penerapannya dalam kategori sedang(41,35%). Hal ini berarti guru PAUD walaupun belum mengenal istilah modifikasi perilaku kognitif,namun pada dasarnya sudah menerapkan dalam mengatasi permasalahan anak usia dini.Kata Kunci : model modifikasi, perilaku kognitif
GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN LATAR BELAKANG ETNIS (TIONGHOA-DAYAK) DI KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT Eliana Yunitha Seran
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2795

Abstract

Gaya belajar dipengaruhi oleh berbagai faktor baik yang bersifat internal maupun eksternal.Dalam faktor eskternal tersebut salah satunya adalah etnisitas siswa yang berpengaruh padasetting sosial budaya yang kemudian membentuk perspektif tentang belajar itu sendiri. Sebagaidua dari etnis terbesar di Sintang Kalimantan Barat maka peneliti melakukan penelusuran denganpendekatan kualitatif bentuk penelitian survey. Adapun masalah yang diangkat adalah bagaimanaperanan etnis Tionghoa-Dayak dalam membentuk gaya belajar siswa. Alat pengumpul data yangdigunakan adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Angket di sebarkan kepada 260 orangsiswa di SD Panca Setya Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Tionghoa persentasegaya belajar yang dominan adalah kompetitif sebesar 25,60% sedangkan etnis Dayak gayabelajar yang dominan adalah kolaboratif sebesar 27,30%.Kata Kunci: gaya belajar, etnisitas siswa
ANALISIS FAKTORIAL KETRAMPILAN KEPEMIMPINANKEPALA SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK (PENDIDIKAN ANAK USIA DINI) YANG BELUM BERAKREDITASI DI KOTA PEKANBARU Wusono Indarto; Wilson '; Devi Risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2800

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah banyaknya sekolah taman kanak-kanak (pendidikananak usia dini) yang belum terakriditasi di Kota Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui faktor-faktor ketrampilan kepala sekolah taman kanak-kanak serta faktor apakah yangmemiliki kontribusi terbesar terhadap belum terakriditasinya sekolah yang bersangkutan. Populasidalam penelitian ini, mengacu pada data dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tahun 2013,adalah semua kepala sekolah taman taman kanak-kanak (pendidikan anak usia dini) yang belumterakriditasi di Kota Pekanbaru sebanyak 148 orang. Sedang sample penelitiannya sebanyak 60orang. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik angket tentang ketrampilan kepemimpinankepala sekolah. Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dari 28 butir pernyataan terdapat 4butir yang tidak memenuhi syarat, sehingga instrument final terdiri dari 24 butir pertanyaan. Daridata yang terkumpul setelah dilakukan analisis statistic sederhana, ketrampilan konseptual(conseptual skill) memperoleh skor 71,7% termasuk dalam kategori baik, ketrampilan teknik(technical skill) memperoleh skor 71,2% termasuk kategori baik, dan ketrampilan kemanusiaan(human skill) memperoleh skor 81,46% termasuk kategori sangat baik. Apabila diambil rata-ratatentang ketrampilan kepemimpinan terrsebut diperoleh skor 74,8% termasuk dalam kategori baik.Kata kunci: ketrampilan kepemimpinan (leadership skill)
KEMAMPUAN BERNYANYI MAHASISWA PG PAUD ANGKATAN 2013 DI FKIP UNIVERSITAS RIAU Hukmi '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2805

Abstract

Kemampuan atau keterampilan bernyanyi merupakan hal penting bagi guru atau calon gurupendidikan anak usia dini. Namun pengamatan terhadap mahasiswa PG PAUD FKIP UniversitasRiau, beberapa di antaranya ada yang tidak dapat melakukannya baik dalam proses pendidikanbahkan juga ketika mahasiswa melaksanakan praktek mengajar di lapangan (PPL). Terkait haldemikian, maka dilakukanlah penelitian yang sifatnya survey yang tujuannya mengetahuikemampuan bernyanyi mahasiswa PG PAUD FKIP Universitas Riau angkatan 3013/2014.Penelitian atau observasi ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitaif. Diperolehdata kemampuan bernyanyi dari 80 mahasiswa secara keseluruhan rata-rata 59,0625.Berdasarkan rentang nilainya masih pada 56-65, maka bobot nilainya adalah ‘cukup’. Dengandemikian kemampuan bernyanyi ini masih dianggap tidak memuaskan, terutama bila melihatkenyataan bahwa kemampuan ‘amat baik’ hanya dimilki oleh 1 orang, maka bila dipersentasekanhanya berada pada 1,25%; bobot nilai ‘baik’ dimilki oleh 16 orang, maka berada pada 20%mahasiswa; bobot nilai ‘cukup’ dimiliki oleh 36 orang, maka sebanyak 45% mahasiswa; bobot‘kurang’ dimilki oleh 27 orang, maka sebanyak 33,75% mahasiswa.Kata Kunci : kemampuan bernyanyi, mahasiswa pg paud
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN KAMPAR PROVINSI RIAU Febrialismanto '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2796

Abstract

Peran Guru dalam pendidikan sangat besar dikarenakan guru merupakan elemen yang langsungterlibat dalam proses pembelajaran. Peran yang besar guru dalam proses pembelajaranmewajibkan guru memiliki kemampuan atau kompetensi terutama kompetensi propesionaldalam proses pembelajaran tersebut. Kewajiban guru untuk memiliki kompetensi prosesionalditunjukkan dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007. Penelitian ini mengungkapkan kondisikompetensi professional guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Kampar Provinsi Riaudengan menggunakan tes. Dari temuan penelitian dapat diketahui kondisi kompensi professionalguru termasuk dalam kategori cukup baik. Salah satu aspek kompetensi professional pada guruTaman Kanak-kanak kecamatan Kampar Provinsi Riau yang memiliki nilai lebih rendah dariaspek yang lain adalah Aspek memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untukberkomunikasi dan mengembangkan diri.Kata Kunci: Guru, Kompetensi Profesional
TANGGAPAN GURU TERHADAP PENGGUNAAN MODUL ENGLISH CLASSROOM LANGUAGE (ECL) BAGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENINGKATAN KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS DI KOTA BANDA ACEH Darmawati '; Tursinawati '; Septhia Irnanda
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan guru terhadap penggunaan modul bagiguru SD untuk mengembangkan skillnya dalam menggunakan bahasa Inggris di dalampengajaran, khususnya bahasa-bahasa yang bersifat instruktif dan rutin (bahasakelas). Metodepenelitian adalah Penelitian dan Pengembangan yang berdasar pada kerangka kerja;Pemvalidasian modul, Ujicoba yang di dalamnya termasuk pemberian pelatihan skill ECL sertapembimbingan penerapannya ke dalam kelas. Sampel peserta pelatihan (n=14 guru kelas)yaitu 4SD di kota Banda Aceh dan 4 sampel untuk disupervisi penerapan skill ECL. Pelatihandilaksanakan selama 3 hari. Pemvalidasian modul dilakukan oleh seorang Ahli Isi PembelajaranBahasa Inggris kepada penutur non-English. Instrumen penelitian adalah angket dan interview.Hasil angket menunjukkan bahwa: guru memiliki pengetahuan dasar dan pemahaman tentangpentingnya berinteraksi di kelas, pentingnya peran guru dalam memberikan contoh-contohbahasainggris, dan peran serta posisi bahasa Ibu dan bahasa Inggris di kelas; guru belummemahami tentang mengaplikasikan skill berbahasa yang efektif di kelas; guru mengaplikasikanbahasa kelas (ECL) yang belum efektif.Keyword: Modul ECL, Guru Sekolah Dasar, Komunikasi Bahasa Inggris.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MEDIA APE “KUBUS ANGKA” PADA KELOMPOK A TK TUNAS RIMBA I SEMARANG TAHUN 2013/2014 Ismatul Khasanah; Ragelna Juniarti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2797

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan, anakanaklebih cepat merasa bosan dan tidak tertarik dalam belajar mengenal konsep bilangan. Halini disebabkan karena setiap harinya anak-anak mengerjakan tugas dalam bentuk lembar kerja.Penggunakan media APE “kubus angka” sebagai media, memberikan kesempatan kepadaanaku ntuk menggembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan yang dimiliki. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media APE “kubus angka”dapat meningkatkankemampuan anak mengenal konsep bilangan. Metode penelitian ini menggunakan penelitiantindakan kelas. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah anak Kelompok A di TK Tunas RimbaI Semarang yang berjumlah 20 anak. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi yang dilakukanguru saat pembelajaran berlangsung melalui lembar observasi. Penelitian ini dilakukan melaluidua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini yaitu: Terjadi peningkatan kemampuan anakmengenal konsep bilangan dengan penjelasan sebagai berikut: kondisi awal tingkat kemampuananak mengenal konsep bilangan yang mencapai ketuntasan indikator 15% dan yang tidakmencapai ketuntasan indikator 85%. Pada siklus I kemampuan anak mengenal koonsep bilanganyang mencapai ketuntasan indikator 50% dan yang tidak mencapai ketuntasan indikator 50%.Pada siklus II tingkat kemampuan anak mengenal konsep bilangan yang mencapai ketuntasanindikator 77% dan yang tidak mencapai ketuntasan indikator 23%. Hal ini menunjukkan adanyapeningkatan hasil belajar anak dalam mengenal konsep bilangan melalui media APE “kubusangka” yang telah dilakukan pada siklus I dan II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa penggunaan media APE “kubus angka” dapat meningkatkan kemampuan mengenalkonsep bilangan pada anak kelompok A TK Tunas Rimba I Semarang.Kata kunci: Media APE “kubus angka”, Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan
PEMETAAN KREATIVITAS ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK LABORATORIUM PG-PAUD UNIVERSITAS RIAU Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2802

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Keberhasilan kehidupan seseorang dipengaruhi banyak hal,salah satunya adalah kemampuan berfikir dalam mengatasi masalah yang dihadapi.Kemampuan penyelesaian masalah merupakan salah satu bentuk dari kreativitas. TKLaboratorium PG-PAUD Universitas Riau telah berdiri sejak tahun 2008, tetapi prestasi siswadalam bidang kreatifitas belum terlihat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitasanak usia 4-6 tahun di TK Laboratorium PG-PAUD Univesitas Riau. Jenis penelitian ini adalahpenelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan seluruh populasi menjadi sampel yaitu58 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil pengolahan data didapatkan bahwakreativitas anak usia 4-6 tahun di TK Laboratorium PG-PAUD Universitas Riau dalam kategorisedang yaitu 46,07 %.Kata Kunci: Pemetaan, Kreativitas, PAUD
PEMETAAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GURU PG PAUD SE KOTA PEKANBARU Zulkifli N '; Devi Risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2798

Abstract

Kesejahteraan guru secara umum sangat penting diperhatikan karena dapat mempengaruhikinerja guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada satuan pendidikan. GuruPAUD secara khusus memegang peranan penting dan strategis dalam upaya menumbuhkembangkangenerasi emas (golden age) sejak dini pada satuan PAUD. Kesejahteraan gurubukan saja dalam aspek sosial, ekonomi dan fisik, tetapi juga kesejahteraan psikologis. Penelitianini berfokus pada masalah kesejahteraan psikologis guru dengan rumusan masalah:Bagaimanakah pemetaan kesejahteraan psikologis guru PAUD se Kota Pekanbaru? Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan psikologi Guru PAUD se KotaPekanbaru. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan skala pengukurankesejahteraan psikologis, mencakup dimensi otonomi, lingkungan, peribadi, hubungan positif,makna dan tujuan hidup dan penerimaan diri. Populasi penelitian 624 guru PAUD (TPA dan KB)se Kota Pekanbaru dengan sampel 164 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaranumum kesejahteraan psikologis guru berada pada kategori sedang (51.75%). Dilihat dari 6dimensi kesejahteraan guru, ternyata sebaran persentasenya seimbang atau merata skitar 16-18%. Namun, kalau dilihat dari kategori dari frekuensi rentang skor skala kesejahteraan psikologis,maka jumlah guru PAUD yang berada pada kategori rendah adalah 29.88% dan sangat rendah(32.32%). Artinya, sebagian besar guru PAUD se Kota Pekanbaru berada tingkat kesejahteraanpsikologis rendah dan sangat rendah. Kenyataan ini menunjukkan bahwa kesejahteraanpsikologis guru PAUD (TPA dan KB) se Kota Pekanbaru sungguh memprihatinkan. Implikasinya,disamping perlu adanya upaya peningkatan kesejahteraan guru dalam aspek sosial ekonomi,mesti pula ditingkatkan kesejahteraan psikologis guru PAUD se Kota Pekanbaru melalui kebijakandan manajemen sumber daya manusia yang efektif dari Pemda dan Yayasan yangmenyelenggarakan PAUD di Kota Pekanbaru.Kata Kunci : Kesejahteraan psikologis, Guru PAUD, TPA dan KB.

Page 1 of 2 | Total Record : 11