cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 173 Documents
THE EFFECT OF APPLICATION OF FLIPPED LEARNING MODEL MODIFICATION TO SELF CONFIDENCE IN CHILDREN AGED 5-6 YEARS IN TK NURUL ZAMAN BATHIN SOLAPAN DISTRICT OF BENGKALIS DISTRICT sri rahwani; febrialismanto febrialismanto
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v9i1.7672

Abstract

Based on field observations it can be seen that the level of confidence in children aged 5-6 years is still in the low category, so it is necessary to use a modified flipped learning model. This study aims to determine the effect of the flipped learning model on self-confidence in children aged 5-6 years in Nurul Zaman Kindergarten, Bathin Solapan District, Bengkalis Regency. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a population of 23 children using saturated samples (entire population) 23 and using saturated sample techniques. Data collection techniques in this research are observation techniques. The data analysis technique used t-test using the SPSS 23 program. The results of data analysis can be obtained t count 42,339 greater than t table 2,074 with a singification of 0,000 <0.05. It can be concluded that there are differences in the level of confidence before and after the introduction of the modified flipped learning model. The effect of the modified flipped learning model based on the N Gain formula of 76.63% is in the high category. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan dapat diketahui bahwa tingkat kepercayaan diri pada anak usia 5-6 tahun masih dalam kategori rendah, sehingga perlu penggunaan model flipped learning modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model flipped learning terhadapa  kepercayaan diri pada anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Zaman Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest dengan jumlah populasi 23 orang anak menggunakan sampel jenuh (seluruh populasi) 23 dan menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam [eneitian ini adalah teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program spss 23. Hasil analisis data dapat diperoleh t hitung 42.339 lebih besar dari t table 2,074 dengan singnifikasi 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kepercayaan diri sebelum dan sesudah penerepan model flipped learning modifikasi. Pengaruh yang diberikan model flipped learning modifikasi berdasarkan rumus N Gain sebesar 76,63% berada pada kategori tinggi.
ANALISIS MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Febrialismanto vin
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i1.4155

Abstract

Anak merupakan individu yang akan melanjutkan generasi manusia pada masa yang akandatang. Mempersiapkan anak untuk menghadapi kehidupan yang akan datang sangatdiperlukan. Salah satu yang harus diperhatikan adalah perkembangan motorik kasar anak.Motorik kasar. Perkembangan motorik kasar merupakan kematangan kerja mekanisme ototdan syaraf. Observasi yang dilakukan pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak sekecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar dapat di ketahui bahwa kemampuan motorik kasartermasuk dalam kategori BSB (berkembang sangat baik) dengan persentase sebesar 77.45%.Dari indikator penelitian dapat dilihat nilai yang tertinggi adalah melakukan kegiatan kebersihandiri yang memiliki persentase (%) sebesar 83.39%. Sedangkan nilai yang terendah indikatormelakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan dankelincahan yang memiliki persentase (%) sebesar 72.74% yang termasuk dalam kategori BSH(berkembang sesuai dengan harapan).
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOEPERATIF TIPE TEAMS GAME TURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKANMOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IX 3 SMP NEGERI 2 KAMPAR ARMIATI &#039;
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i2.3380

Abstract

Salah satu permasalahan belajar adalah motivasi belajar siswa. Peran guru sangat pentinguntuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Untuk meningkat motivasi belajar tersebut bisadengan mendesain model pembelajaran. Peneliti mencoba menggunakan model pembelajarankooperarif tipe tems geam tournament (TGT) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa padamata pelajaran IPS kelas IX 3 SMP Negeri 2 Kampar. Penelitian ini dilakukan di kelas IX 3 SMPNegeri 2 Kampar tahun pelajaran 2010/2011. Sampel yang digunakan sebanyak 24 orangsiswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkanmotivasi belajar. Peningkatan motivasi belajar terjadi cukup signifikan. Sebelum perlakuanmotivasi belajar siswa sebesar 60,00% dengan kategori baik, setelah tindakan menjadi 80,63%dengan kategori sangat baik, perubahan motivasi belajar terjadi peningkatan sebesar 20,63%.Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif TGT,Motivasi Belajar Siswa
PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN OLEH ORANG TUA DAN GURU DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU Nurhidayati Nurhidayati; Devi Risma; Yeni Solfiah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v8i2.7664

Abstract

This research is a quantitative research with comparative approach to identify whether there is asignificant difference between knowledge about sex education to 4 to 6 year-old children by parents and of which byteachers in Tampan District, Pekanbaru City, as well as to find out parents’ difficulties in sex education in the aspect ofknowledge. The population of this research was parents and teachers in Tampan District, Pekanbaru City, then 95parents and 95 kindergarten teachers were selected as the research sample using simple random sampling. The datacollection technique was using a test consisting or a set or questions to measure the knowledge. The data analysis wasusing differential test “t” of 2 samples by the help of BM SPSS Statistics for window. The results show that there is avery significant difference between knowledge about sex education to 4-6 year-old children by parents and of which byteachers in Tampan District, Pekanbaru City. The level of knowledge about sex education by parents is 55,78% andcategorized good. Meanwhile, the level of knowledge about sex education by teachers is 69,87% and categorized good.Parents and teachers have different knowledge about sex education in which parents’ knowledge is in the sufficient tolow category seen from the whole indicators. Meanwhile, teachers’ knowledge is in the good category seen from thewhole indicators.
PEMETAAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GURU PG PAUD SE KOTA PEKANBARU Zulkifli N &#039;; Devi Risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2798

Abstract

Kesejahteraan guru secara umum sangat penting diperhatikan karena dapat mempengaruhikinerja guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pada satuan pendidikan. GuruPAUD secara khusus memegang peranan penting dan strategis dalam upaya menumbuhkembangkangenerasi emas (golden age) sejak dini pada satuan PAUD. Kesejahteraan gurubukan saja dalam aspek sosial, ekonomi dan fisik, tetapi juga kesejahteraan psikologis. Penelitianini berfokus pada masalah kesejahteraan psikologis guru dengan rumusan masalah:Bagaimanakah pemetaan kesejahteraan psikologis guru PAUD se Kota Pekanbaru? Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan psikologi Guru PAUD se KotaPekanbaru. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan skala pengukurankesejahteraan psikologis, mencakup dimensi otonomi, lingkungan, peribadi, hubungan positif,makna dan tujuan hidup dan penerimaan diri. Populasi penelitian 624 guru PAUD (TPA dan KB)se Kota Pekanbaru dengan sampel 164 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaranumum kesejahteraan psikologis guru berada pada kategori sedang (51.75%). Dilihat dari 6dimensi kesejahteraan guru, ternyata sebaran persentasenya seimbang atau merata skitar 16-18%. Namun, kalau dilihat dari kategori dari frekuensi rentang skor skala kesejahteraan psikologis,maka jumlah guru PAUD yang berada pada kategori rendah adalah 29.88% dan sangat rendah(32.32%). Artinya, sebagian besar guru PAUD se Kota Pekanbaru berada tingkat kesejahteraanpsikologis rendah dan sangat rendah. Kenyataan ini menunjukkan bahwa kesejahteraanpsikologis guru PAUD (TPA dan KB) se Kota Pekanbaru sungguh memprihatinkan. Implikasinya,disamping perlu adanya upaya peningkatan kesejahteraan guru dalam aspek sosial ekonomi,mesti pula ditingkatkan kesejahteraan psikologis guru PAUD se Kota Pekanbaru melalui kebijakandan manajemen sumber daya manusia yang efektif dari Pemda dan Yayasan yangmenyelenggarakan PAUD di Kota Pekanbaru.Kata Kunci : Kesejahteraan psikologis, Guru PAUD, TPA dan KB.
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER CERDAS MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU Tri Umari; rosmawati rosmawati
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i2.6523

Abstract

This research is about the analysis of the values of intelligent character of FKIP UR Pekanbarustudents. The values of intelligent characters to be studied are the values of intelligent charactersaccording to Prayitno & Afriva Khaidir (2011). The purpose of this study is 1) To determine thepercentage of the practice of the values of intelligent character students FKIP Umiversitas RiauPekanbaru, 2) To determine the percentage of students’ smart character values in each departmentin FKIP University of Riau Pekanbaru, 3) To find out the percentage of practice values intelligentdimensionalcharacter of students in each department in FKIP University of Riau Pekanbaru.This research uses descriptive method, the data collected is about the values of intelligentcharacters through intelligent character scale instruments. The results of this study revealed thatthe percentage of students’ values of intelligent character FKIP University of Riau Pekanbaruwas 75.95%, which is in the good category, the lowest character value is the dimension of faithand piety (72.36%) on the indicator of belief in God Almighty, while the highest is the toughdimension (78.91%). Based on the findings of this study, the researchers recommend that theuniversity in this case FKIP UR Pekanbaru in order to compile a curriculum based on the valuesof intelligent character of students, and the lecturers are expected to develop learning based onthe values of intelligent characters. Penelitian ini mengenai analisis nilai-nilai karakter cerdas mahasiswa FKIP UR Pekanbaru.Nilai-nilai karakter cerdas yang akan diteliti adalah nilai-nilai karakter cerdas menurut Prayitno &Afriva Khaidir (2011). Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui persentasepengamalan nilai-nilai karakter cerdas mahasiswa FKIP Umiversitas Riau Pekanbaru, 2) Untukmengetahui persentase pengamalan nilai-nilai karakter cerdas mahasiswa pada setiap jurusandi FKIP Universitas Riau Pekanbaru, 3) Untuk mengetahui persentase pengamalan nilai karaktercerdasper-dimensi mahasiswa pada setiap jurusan di FKIP Universitas Riau Pekanbaru .Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, data yang dikumpulkan adalah tentang nilai-nilaikarakter cerdas melalui instrumen skala nilai-nilai karakter cerdas. Hasil penelitian inimengungkapkan bahwa persentase pengamalan nilai-nilai karakter cerdas mahasiswa FKIPUniversitas Riau Pekanbaru adalah 75,95%, yaitu berada pada kategori baik, nilai karakter yangterendah adalah dimensi beriman dan bertaqwa (72,36%) pada indikator keyakinan pada TuhanYang Maha Esa, sedangkan yang tertinggi adalah dimensi tangguh (78,91%). Berdasarkan temuanpenelitian ini, maka peneliti merekomendasikan pada pihak perguruan tinggi dalam hal ini FKIPUR Pekanbaru agar menyusun kurikulum yang berbasis nilai-nilai karakter cerdas mahasiswa,serta pihak dosen diharapkan mengembangkan pembelajaran yang berbasis nilai-nilai karaktercerdas.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ESAI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS XII IPA 2 SMA NEGERI 1 KATEMAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Sukmawati Sukamawati
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i1.5102

Abstract

Penulis menemukan bahwa siswa masih kesulitan dalam menulis esai. Kemampuan siswadalam menulis esai secara keseluruhan masih rendah. Hal ini dapat terlihat dari nilai ulangansiswa yang rata-ratanya masih di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 60, sementaraKKM yang telah ditetapkan oleh guru e” 75. Nilai terendah siswa juga jauh berada di bawah KKMyaitu 50. Hal ini mencerminkan bahwa pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran bahasaIndonesia masih kurang memuaskan. Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkanKemampuan Menulis Esai dengan Model Pembelajaran Picture and Picture Siswa Kelas XII IPA2 SMA Negeri 1 Kateman Tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri1 Kateman. Waktu yang dibutuhkan untuk penelitian ini dperkirakan adalah satu setengah bulanyaitu semenjak bulan Februari 2016 s/d Maret 2016. Terhitung dari waktu perencanaan sampaipenulisan laporan hasil penelitian. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas XII IPA 2 SMA Negeri1 Kateman Tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 22 orang. Hasil pembahasan padapenelitian ini sebagai berikut. Kemampuan membuat esai siswa pada tahap menulis meningkatpada siklus II. Peningkatan terjadi hampir pada semua aspek yang diamati pada setiap pertemuan.Pembelajaran dengan pembelajaran model picture and picture dapat meningkatkan keaktifanpeserta didik dalam belajar kelompok. Terdapat peningkatan rata-rata hasil ulangan akhir siklus.Adanya peningkatan jumlah peserta didik yang mendapat nilai e” 75 dari satu siklus ke siklusyang lain. Adanya peningkatan respons peserta didik terhadap pembelajaran. Pembelajaranmodel picture and picture dapat meminimalkan kesulitan belajar peserta didik.The authors found that students still had difficulty in writing essays. Students’ ability to writeessays as a whole is still low. This can be seen from the student’s average score is still belowthe minimum completeness criteria (KKM) that is 60, while the KKM which has been establishedby the teacher e” 75. The lowest score of students is also far below the KKM is 50. This reflectsthat students’ understanding of Indonesian language learning materials is still not satisfactory.The purpose of this action research is to improve the Essay Writing Skill by Model LearningPicture and Picture Student Class XII IPA 2 SMA Negeri 1 Kateman Year lesson 2015/2016. Thisresearch was conducted in SMA Negeri 1 Kateman. The time required for this study is estimatedto be one and a half months ie from February 2016 to March 2016. From the time of planning untilthe writing of the research report. The subjects of this study are students of Class XII IPA 2 SMANegeri 1 Kateman 2015/2016 lesson year which amounted to 22 people. The results of thediscussion in this study as follows. The ability to create a student essay at the writing stageincreases in cycle II. Increases occur in almost every aspect observed at each meeting. Learningby learning the picture and picture model can increase the learner activity in group learning.There is an increase in the average of end-cycle repeat results. There is an increase in thenumber of learners who score e” 75 from one cycle to another cycle. There is an increasedresponse of learners to learning. Learning the picture and picture model can minimize learningdifficulties learners.
KESIAPAN MEMBACA ANAK USIA DINI BERDASARKAN JENIS KELAMIN Rita Kurnia
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i2.3837

Abstract

Anak usia dini yang akan masuk ke sekolah dasar seharusnya memiliki keterampilan kesiapanmembaca untuk dapat anak memasuki suasana akademik tanpa ada banyak masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan membaca anak usia dini berdasarkan jeniskelamin. Objektif penelitian adalah: (i) mengenalpasti tahap perbendaharaan kata, diskriminasiauditori, diskriminasi visual, dan membaca mekanis; (ii) mengenalpasti kesiapan membacaanak usia dini berdasarkan jenis kelamin. Sampel penelitian terdiri dari 450 orang anak usiadini berumur 5-6 tahun, yang dipilih secara rawak di Pekanbaru. Data dikumpul menggunakanangket. Data kuantitatif telah dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensi(Ujian t dan Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikankesiapan membaca berdasarkan jenis kelamin. Ini artinya bahwa strategi yang tepat perludilakukan untuk membuat masyarakat celik huruf yang tinggi, kemampuan untuk membacadengan fasih dalam bahasa serta anak usia dini termotivasi untuk membaca. Implikasi penelitiantermasuk meningkatkan latihan professional guru-guru PAUD dan SD untuk kemahiran membacaserta pendidikan orang tua untuk menggalakkan kesiapan membaca di rumah.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MEMBACA MELALUI MEDIA LASHCARD PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SDN 017 PANDAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Suryani Suryani
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i2.4491

Abstract

Rendahnya motivasi belajar membaca pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas ISD Negeri 017 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu disebabkan oleh tidak berhasilnya gurumenciptakan situasi belajar yang menyenangkan. Guru tidak pernah menggunakan mediayang bervariasi dan dapat membuat siswa termotivasi dalam belajar membaca pada matapelajaran Bahasa Indonesia, papan tulis adalah satu-satunya media yang digunakan gurudalam proses belajar membaca dan ceramah adalah metode yang selalu di gunakan, sehinggakegiatan pembelajaran terkesan menoton dan membosankan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahuai apakah penggunaan Media Flashcard dapat meningkatkan motivasi belajarmembaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dari hasil penelitian menunjukkanPenggunaan flashcard dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas I SDN017 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu tahun 2014. Keberhasilan ini disebabkan denganpenggunaan media Flashcard yang dilakukan guru telah berada pada tingkat kesempurnaasehingga siswa cenderung lebih positif dalam menerima pelajaran yang diberikan guru, dengandemikian tingkat aktivitas siswa akan meningkat dan pada gilirannya dapat meningkatkanmotivasi belajarnya.
PERBEDAAN TUJUAN KESIAPAN SEKOLAH ANTARA GURU TAMAN KANAKKANAK DAN ORANG TUA SE-KECAMATAN TAMPAN, PEKANBARU Yeni Solfiah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3828

Abstract

 Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui perbedaantujuan kesiapan sekolah antara guru Taman Kanak-Kanak dan orang tua di Kecamatan Tampan,Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan atas dasar maraknya pelaksanaan calistung di TamanKanak-Kanak. Adapun calistung yang dilaksanakan dalam proses belajar mengajar ini dilakukanguru Taman Kanak-Kanak sebagai bentuk kesiapan sekolah bagi anak. Selain itu, kesiapansekolah merupakan syarat yang diberikan Sekolah Dasar untuk menerima siswa baru. Padahalkesiapan sekolah tidak hanya meliputi aspek bahasa dan kognitif. Alat pengumpul datamerupakan angket yang disebar kepada guru Taman Kanak-Kanak dan orang tua yang beradadi Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan kesiapansekolah anak menurut guru Taman Kanak-Kanak dan orang tua memiliki perbedaan yangbermakna. Berdasarkan Mann-Whitney Test. Maka terdapat perbedaan tujuan kesiapan sekolahmenurut guru Taman Kanak-Kanak dan orang tua.

Page 11 of 18 | Total Record : 173