cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 173 Documents
ANALISIS KEDISIPLINAN ANAK DI MASA NEW NORMAL PADA ANAK TK B DI KELURAHAN SIDOMULYO BARAT KECAMATAN TAMPAN Ariyanti Ariyanti; Enda Puspitasari; Nurlita Nurlita
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v11i2.7750

Abstract

The problem observed in this study is the discipline of children in the new normal period. In this study, the researcher wanted to find out more about how the description of discipline in Kindergarten B children after going through online learning. This research uses quantitative descriptive research. The research instrument is a grid of children's discipline indicators with data collection techniques using observation sheets. The data analysis technique used is a quantitative descriptive analysis technique using percentages. The results showed that the discipline of children in the new normal period in Kindergarten B children in the Sidomulyo Barat Village, Tampan District, from the eight indicators, namely, coming to school on time was in the sufficient category (C) with a percentage of 69.16%, dressing according to school attributes was at good category (B) with a percentage of 93.33%, lining up to enter the classroom is in the sufficient category (C) with a percentage of 72.50%, being responsible for the tasks given is in the good category (B) with a percentage of 81.66%, throwing garbage in its place is in the sufficient category (C) with a percentage of 70%, praying after finishing studying is in a good category (B) with a percentage of 85.83%, tidying the seat after use is in the sufficient category (C) with a percentage of 73.33%, and queuing out of class is in the good category (B) with a percentage of 85.83%.Permasalahan yang diamati pada penelitian ini adalah kedisiplinan anak di masa new normal. Dalam penelitian ini peneliti ingin mencari tahu lebih lanjut bagaimana gambaran kedisiplinan pada anak TK B setelah melewati pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen penelitian berupa kisi-kisi indikator kedisiplinan anak dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan anak di masa new normal pada anak TK B di Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan dari kedelapan indikator yaitu, datang ke sekolah tepat waktu berada pada kategori cukup (C) dengan persentase 69,16%, berpakaian sesuai atribut sekolah berada pada kategori baik (B) dengan persentase 93,33%, berbaris memasuki ruang kelas berada pada kategori cukup (C) dengan persentase 72,50%, bertanggung jawab atas tugas yang diberikan berada pada kategori baik (B) dengan persentase 81,66%, membuang sampah pada tempatnya berada pada kategori cukup (C) dengan persentase 70%, berdo’a setelah selesai belajar berada pada kategori baik (B) dengan persentase 85,83%, merapikan tempat duduk setelah digunakan berada pada kategori cukup (C) dengan persentase 73,33%, dan antri keluar kelas berada pada kategori baik (B) dengan persentase 85,83%. 
ANALISIS KEMAMPUAN GURU PAUD DALAM MEMBUAT ALAT PERMAINAN EDUKATIF DI TK SE-GUGUS TERATAI KOTA BENGKULU Mirta Haryani; Muhammad Nasirun; Mona Ardina
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i2.7741

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan guru PAUD dalam membuat Alat Permainan Edukatif di TK Se-Gugus Teratai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru PAUD di TK Se-Gugus Teratai Kota Bengkulu yang berjumlah 19 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang mana semua populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata dan persentase. Hasil penelitian kemampuan guru PAUD dalam membuat Alat Permainan Edukatif di TK Se-Gugus Teratai Kota Bengkulu rata-rata memiliki kemampuan cukup. Kemampuan guru dalam membuat APE sesuai syarat edukatif masuk kedalam kategori baik, kemampuan guru dalam membuat APE sesuai syarat teknis dan syarat estetika masuk kedalam kategori cukup. Sebaiknya guru lebih memanfaatkan dan mengasah kemampuan yang dimiliiki dalam membuat APE dengan selalu menyesuaikan pada syarat-syarat pembuatan APE dan menambah pengetahuan mengenai syarat-syarat pembuatan APE.
ANALISIS PROGRAM LAYANAN HOLISTIK INTEGRATIF MELALUI PENERAPAN MODEL EVALUASI CIPP Sumarseh Sumarseh
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i2.7737

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mengevaluasi program layanan holistik integratif di TK Tanivo ananda dengan menggunakan analisis CIPP. Metode yang digunakan analisis model CIPP. Sedangkan hasil peneltian yang diperoleh TK Tanivo ananda telah menggunakan kurikulum 2013, telah membuat MOU kepada beberapa instansi maupun usaha masyarakat setempat terkait kelima program layanan. kerjasama dengan dinas pendidikan, memiliki dan mengaplikasikan SOP(standart opersional Prosedur) untuk setiap program layanan. Dari beberapa MOU dengan tujuan kerjasama dengan beberapa instansi dan usaha masyarakat, salah satu yang memiliki peranan paling besar adalah bekerjasama dengan Perkebunan Ujung Tanjung PT Ivomas Tunggal. Yaitu dalam layanan mensejahterakan baik guru maupun anak didik berupa tempat tinggal dan upah guru, pengadaan gedung  yang  nyaman , bekerjasama dengan puskesmas pembantu setempat untuk Deteksi Dini, pengukuran berat badan, Tinggi badan dan lingkar kepala,  pemberian vitamin serta program makanan sehat.untuk layanan perlindungan TK Tanivo tidak membenarkan masyarakat untuk berjualan disekitar lembaga dengan tujuan agar anak tidak jajan.
PENERAPAN MODEL EVALUASI CIPP DALAM MENGEVALUASI PROGRAM LAYANAN HOLISTIK INTEGRATIF DI PAUD TERPADU MUTIARA BUNDA BENGKINANG KABUPATEN KAMPAR NANI Buadanani
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i2.7738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan holistik integratif di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Bengkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau dengan menganalisis menggunakan model CIPP. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Alat observasi yang digunakan berbentuk catatan lapangan, wawancara dilakukan pada kepala sekolah, pendidik dan orang tua anak didik. Penyelenggaraaan PAUD Holistik integratif memiliki landasan PP No 60 Tahun 2013 dengan penyelenggaraan yang mengacu pada petunjuk teknis Penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Tahun 2015 serta adanya panduan khusus yang disusun oleh pengelola menyesuaikan dengan kondisi  daerah dan lingkungan lembaga. Secara keseluruhan 5 (Lima) layanan holistik integratif  yaitu pendidikan, kesehatan, gizi dan keperawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan telah terimplementasi dengan baik. Kegiatan yang menarik dan bervariasi menyesuaiakan dengan harapan orangtua dan masyarakat menjadikan salah satu faktor keberhasilan dalam penyelenggaraan.
PERAN GURU DALAM KEGIATAN BERMAIN ANAK DI LUAR KELAS DI TK SE-GUGUS TERATAI KOTA BENGKULU ade diona; Muhammad Nasirun; Yulidesni desni
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i2.7743

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas di TK Se-gugus Teratai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru PAUD di TK Se-gugus Teratai Kota Bengkulu yang berjumlah 19 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Tenik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas di TK Se-gugus teratai Kota Bengkulu rata-rata memiliki peran yang baik. Peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sebagai pengamat dikategorikan baik, peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sebagai elaborator dikategorikan baik, peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sebagai model dikategorikan baik, peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sebagai evaluator dikategorikan baik, dan peran guru dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sebagai perencana dikategorikan baik. Sebaiknya guru mempertahankan kualitas perannya dan memaksimalkan perannya dalam kegiatan bermain anak di luar kelas sesuai dengan peran guru pada kegiatan bermain di luar kelas.
Penggunaan Media Big Book Berbasis Budaya Minangkabau Dalam Meningkatkan Bahasa Pada Anak Usia Dini Novita Dewi Yakub; Delfi Eliza zarni
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v11i2.7756

Abstract

Language can be interpreted as a tool to convey something that comes to mind or a tool to interact or a tool to communicate in the sense of a tool to convey thoughts, ideas, concepts or feelings. Developing language for early childhood requires learning media that can be applied in language development. The purpose of this research is to describe the use of big book media based on Minang kabau culture in improving language in early childhood. This type of research uses qualitative descriptive with the research location in TK Iffat Payakumbuh. The results of the study using a big book based on the Minang Kabau culture can improve children's language such as listening, expressing and introducing reading to children in preparation for entering high schoolBahasa dapat diartikan sebagai alat untuk menyampaikan sesuatu yang terlintas dalam pikiran di hati atau alat untuk berinteraksi atau alat untuk berkomunikasi dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau  perasaan. Mengembangkan bahasa anak usia dini, diperlukan adanya media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam perkembangan bahasa. Tujuan Penleitian ini untuk mendiskripsikan pengguanan medi big book berbaasis budaya Minang kabau dalam meningkatkan bahasa pada anak usia dini. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di TK Iffat Payakumbuh. Hasil penelitian menggunakan big book berbasis budaya Minang Kabau dapat meningkatkan bahasa anak seperti menyimak, mengungkapkan serta mengenalkan membaca kepada anak untuk persiapan masuk sekolah lanjut
KENDALA GURU DALAM PENGELOLAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF OUTDOOR DI TK SE-GUGUS TERATAI KOTA BENGKULU Siti Aisyah Meizharini; Muhammad Nasirun; Mona Ardina
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i2.7739

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala guru dalam pengelolaan alat permainan edukatif (APE) Outdoor di TK Se-Gugus Teratai Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah survey dengan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling  dengan jumlah populasi dan sampel penelitian sebanyak 19 orang guru di TK Se-Gugus Teratai Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus rata-rata dan rumus persentase. Hasil penelitian kendala guru dalam pengelolaan APE Outdoor yaitu guru mengalami kendala dalam hal membangun dan mengatur APE Outdoor karena kurangnya APE dan terdapat beberapa APE Outdoor dalam keadaan yang rusak sehingga guru tidak dapat mengatur APE Outdoor dalam pembelajaran. Saran penelitian bagi pihak sekolah yaitu memperhatikan jumlah ketersediaan dan kondisi APE Outdoor agar tercapainya tujuan pembelajaran dalam pengelolaan APE Outdoor.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR sintya hayaturrohmah; Mahmud Alpusari; Guslinda Guslinda
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v11i2.7787

Abstract

This study aims to determine the effect of animated video media on natural science subjects to improve the learning outcomes of elementary school students. This type of research is a Quasi Experiment with a Nonequivalent Control Group Design, the experiment that conducted by two groups or two classes, consists of experimental class and control class. This research was conducted in 5 th grade SD Negeri 006 Balai Jaya. The results showed that the average score of the learning outcomes test given pre-treatment (pretest) in experimental class was 39,54 ; while the average score of the learning outcomes test given final treatment (posttest) was 81,93. The hypothesis test showed the probability sig (2-tailed) 0,000 < 0,005, then Ho was rejected and Ha was accepted. It indicates that there’s an effect of using animated video media on natural science subjects in 5th grade SD Negeri 006 Balai Jaya between given pre-treatment (pretest) and given final treatment (posttest). In conclusion, using animated video media on natural science subjects can improve the student’s learning outcomes in 5th grade SD Negeri 006 Balai Jaya for the 2021/2022 academic year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Quasi Exsperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap dua kelas, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 006 Balai Jaya kelas V. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata skor tes hasil belajar sebelum diberi perlakuan (pretest) pada kelas eksperimen sebesar 39.54, sedangkan rata-rata skor tes hasil belajar setelah diberi perlakuan (posttest) sebesar 81.93. Serta hasil uji hipotesis menunjukan hasil sig (2-tailed) sebesar 0.000 yang mana 0.000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh dalam penggunaan media video animasi pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 006 Balai Jaya antara sebelum diberi perlakuan (pretest) dan sesudah diberi perlakuan (posttest). Sehingga adanya pengaruh media video animasi pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar kelas V SD Negeri 006 Balai Jaya tahun ajaran 2021/2022
Meningkatkan Kemampuan Pengukuran Melalui Kegiatan Fun Cooking Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Raja Junior Lubuk Raja Nurfa Triyanti; Yeni Solfiah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v10i1.7766

Abstract

This research aims to improve the ability of measurement through fun cooking activity of the 5-6 years old children from children from Raja Junior kindergarten in Lubuk Raja Pelalawan. This research uses classroom action research (PTK) with 4 steps of implementing the action which are planning, implementing, observing and reflecting. Data collecting method that is used in this research was direct obsevation with questionnaire being utilized. Data analysis results of the increase of the measurement ability that was obtained from before the action to cycle I is 40%. While the increase of the measurement ability from cycle I to cycle II is 31%, and the overall result of the increase of the measurement ability from the initial data to cycle II is amounted to 84%.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengukuran melalui kegiatan fun cooking pada anak usia 5-6 tahun di TK Raja Junior Lubuk Raja Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 4 langkah penerapan tindakan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung dengan menggunakan angket. Hasil analisis data peningkatan kemampuan pengukuran yang diperoleh dari sebelum dilakukannya tindakan ke siklus I sebesar 40%. Sedangkan peningkatan kemampuan pengukuran dari siklus I ke siklus II sebesar 31%, dan secara keseluruhan peningkatan kemampuan pengukuran dari data awal ke siklus II sebesar 84%.
Analisis Keterampilan Komunikasi dalam Pembelajaran IPS di SD Roseli Amanda; Erlisnawati Erlisnawati; Otang Kurniaman
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v11i2.7785

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of students' oral communication skills in social studies learning in elementary school. This research is a qualitative descriptive study in which research data were collected through interview techniques and social studies learning video documentation which were then analyzed. Based on the results of the study, it was found that the level of students' oral communication was in the good range with a percentage score of 67%. students are able to answer questions briefly and precisely but take a long time, students conclude learning but are still not precise, students are able to make presentations fluently but are still shy, students speak using a medium volume of voice, students speak using language that can be understood but is less effective, students pay attention to the interlocutor but occasionally chat, students do not interrupt the interlocutor's conversation but do not listen to the interlocutor's conversation, students distinguish how to talk to their teachers and friends but do not know the right situation to speak, students speak in a good and polite language and do not mock their friends , and students speak Indonesian but occasionally use village language during the learning process.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan komunikasi lisan siswa dalam pembelajaran IPS di SD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang mana data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumentasi video pembelajaran IPS yang kemudian di analisis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat komunikasi lisan siswa berada pada rentang baik dengan persentase skor 67%. siswa mampu menjawab pertanyaan dengan singkat dan tepat tetapi agak lama, siswa  menyimpulkan pembelajaran tetapi masih kurang tepat, siswa mampu melakukan presentasi dengan lancar tetapi masih malu-malu, siswa berbicara menggunakan volume suara sedang, siswa berbicara menggunakan bahasa yang dapat dipahami tapi kurang efektif, siswa memperhatikan lawan bicara tetapi sesekali mengobrol, siswa tidak memotong pembicaraan lawan bicara tetapi kurang mendengarkan pembicaraan lawan bicara, siswa membedakan cara bicara terhadap guru dan temannya tetapi kurang mengetahui situasi yang tepat untuk berbicara, siswa berbicara dengan bahasa yang baik dan sopan sertas tidak mengejek temannya, dan siswa berbicara menggunakan bahasa Indonesia tetapi sesekali menggunakan bahasa kampung saat proses pembelajaran.