cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice)
ISSN : 23388404     EISSN : 26572311     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) is published twice a year, containing research articles, review, and short communication in pharmacy science field, including medicinal chemistry, analytical chemistry, biologjcal pharmacy, pharmaceutical sciences and clinical pharmacy research and practice of pharmacy in industry, clinic, and community practice, such as pharmacies, distributors, and pharmacy education.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Banto (Leersia hexandra Sw.) terhadap Aktivitas Antiinflamasi pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Karagena Rosiana Rizal; Helmice Afriyeni; Mei Nissar Yulas Tari
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3258

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun banto (Leersia hexandra Sw.) terhadap aktivitas antiinflamasi pada tikus putih jantan yang diinduksi karagenan. Metode pembuatan ekstrak dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji aktivitas antiinflamasi yang dilakukan menggunakan hewan uji tikus putih jantan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 (Kontrol positif) diberikan suspensi Na-CMC 0,5%, kelompok 2 (pembanding) diberikan natrium diklofenak, sedangkan kelompok 3, 4, dan 5 secara berturut-turut diberikan ekstrak etanol daun banto sebesar 50, 100, 200 mg/kgBB. Setelah 30 menit telapak kaki tikus diinduksi dengan karagenan.Volume radang diukur dengan menggunakan alat plestismometer yang dilakukan selama 5 jam. Data dianalisis secara statistik menggunakan Anova (Analysis of variance) dua arah dan dilajutkan dengan Duncan. Hasil penelitian menunjukkan efek ekstrak etanol daun banto memiliki efektivitas volume radang. Dosis dan waktu berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap persentase volume radang. Sedangkan interaksi dosis dan waktu tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) dengan persentase volume radang. Ekstrak etanol daun banto dapat menurunkan volume radang pada telapak kaki tikus dan efek penurunan radang ditunjukkan pada dosis 100 mg/kgBB (0,21%).  
Analisis Akar Penyebab Masalah dalam Meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Pengisi Bedak ke Kaleng PT. CORONET CROWN Yanuar Hadi Irawan; Sagitha Devina Wijaya
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3323

Abstract

Industri farmasi, seperti PT.CORONET CROWN memperoleh tantangan dalam menghadapi masa pandemi covid-19 dimana produktivitas dan efisiensi mesin harus berjalan dengan baik untuk menghasilkan produk yang berkualitas, bermutu baik, dan kapasitas produksi yang maksimal dengan harga yang kompetitif.  Bedak Herocyn® merupakan salah satu produk andalan PT.CORONET CROWN dimana mengalami peningkatan permintaan pasar setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas dan efisiensi mesin pengisi bedak Herocyn® ke kaleng sehingga dapat mengidentifikasi permasalahan pada mesin dan menyelesaikannya dengan solusi yang tepat agar produktivitas bedak meningkat. Metode yang digunakan adalah dengan perhitungan overall equipment effectiveness (OEE) pada dua mesin pengisi bedak selama bulan januari-desember 2020 dengan mendapatkan data loading time, downtime, total product, ideal cycle time, operating time dan total defect. Hasil OEE digunakan untuk mengidentifikasi six big losses kemudian permasalahan diidentifikasi menggunakan diagram pareto dan diagram sebab akibat sehingga solusi yang tepat dapat ditentukan. Hasil penelitian, nilai OEE mesin filling powder I dan II berturut-turut adalah 75,5% dan 78,3%. Nilai OEE kedua mesin masih dibawah nilai ideal. Berdasarkan hasil diagram pareto, kontribusi tertinggi tidak idealnya nilai OEE kedua mesin yaitu idling and minor stoppages losses, setelah dianalisa menggunakan diagram sebab akibat akar masalahnya adalah ketidakseragamnya ketrampilan operator dan preventive maintenance kurang optimal.
Studi Literatur : Aktivitas Antibakteri Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Staphylococcus aureus Sevira Putri Damayanti; Ria Mariani; Doni Anshar Nuari
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3367

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Pengobatan infeksi biasanya menggunakan antibiotik, namun ditemukan masalah dalam penggunaan antibiotik salah satunya resistensi antibiotik. Binahong (Anredera cordifolia) dapat dijadikan sebagai alternative pengobatan antibakteri. Tujuan artikel review ini adalah untuk mereview ekstrak daun binahong yang dapat berpotensi menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus termasuk didalamnya menggali informasi mengenai konsentrasi yang memberikan zona hambat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan golongan senyawa yang bertanggungjawab terhadap aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus. Hasil uji antibakteri terhadap ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan metode difusi pada konsentrasi 10%, 15%, 20% dengan diameter zona hambat 1,7 mm, 2,0 mm, 2,6 mm, sedangkan pada metode dilusi pada konsentrasi 25%. Pada fraksinasi daun binahong (Anredera cordifolia) dapat menghambat pertumbuhan Staphyloccus aureus (MIC 512 µg/ml). Hal ini dapat dikatakan bahwa ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) berpotensi dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) diduga adanya senyawa alkaloid, steroid, flavonoid dan fenol yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. 
Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Madu Hutan (Apis dorsata) Kapuas Hulu dengan Metode KLT dan Spektrofotometri UV-Vis Youni Syafitri; Indira Ha&#039;in Wasanti; Heny Puspasari
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.2775

Abstract

Madu hutan memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Madu hutan mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis senyawa flavonoid yang terdapat di dalam madu hutan (Apis dorsata). Penelitian ini dilakukan dengan metode maserasi menggunakan ekstrak etanol 96% madu hutan Kapuas Hulu dan hasil fraksinasi menggunakan pelarut air panas dengan suhu 40oC untuk identifikasi KLT dan ekstrak metanol madu hutan Kapuas Hulu untuk identifikasi spektrofotometri UV-Vis. Kemudian dilakukan uji fitokimia yang menunjukkan ekstrak madu hutan positif mengandung senyawa flavonoid. Identifikasi flavonoid dilakukan secara kromatografi lapis tipis (KLT) menggunakan eluen BAA (3:1:1) untuk mengetahui nilai Rf. Hasil KLT menunjukkan senyawa flavonoid madu hutan (Apis dorsata) mengandung Luteolin nilai Rf 78 dan Trisin nilai Rf 73 dari jenis flavon,Dihidrokuersetin nilai Rf 78 dari jenis flavanon, dan Isolikuiritigenin-4 glukosida nilai Rf 61 dari jenis khalkon. Dilanjutkan dengan ekstrak metanol diuji dengan KLT dielusi dengan beberapa pelarut yaitu n-heksan : etanol (8:2), n-heksan : etil asetat (8:2), BAA (3:1:1), dan BAA (4:1:5) diperoleh eluen dengan pemisahan terbaik yaitu BAA (4:1:5), kemudian dilanjutkan pemisahan dengan metode kromatografi kolom gravitasi. Hasil isolat dengan warna yang pekat dari hasil kromatografi kolom gravitasi kemudian diidentifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Analisis UV-Vis isolat dengan puncak terbaik menghasilkan 2 puncak pada λ 235,4 nm (pita II) dan pada λ 381,9 nm (pita I) yang diduga senyawa khalkon atau auron. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa ekstrak madu hutan mengandung senyawa flavonoid jenis flavanon yang berfungsi sebagai antioksidan, antiinflamasi, anti jamur dan antibakteri. Jenis flavon berfungsi sebagai antioksidan atau penangkal radikal bebas, serta jenis khalkon berfungsi sebagai antibakteri, antiplatelet, antiulceratif, antimalaria, antikanker, antiviral, antileismanial, antioksidan, antihiperglikemik, immunomodulator, dan antiinflamasi
Analisis Efektivitas Pembelajaran Farmasetika Apotek Secara Daring dengan Metode Google Classroom pada Mahasiswa Tahun 2020 Heny Puspasari; Weni Puspita; Nanda Maulidia; Jubri Jubri
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3002

Abstract

Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah memberikan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada satuan pendidikan. Sistem pembelajaran daring atau online adalah salah satu implementasi dari pendidikan jarak jauh melalui sistem belajar online . Setiap sekolah maupun perguruan tinggi menggunakan cara belajaronline dengan tujuan meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang lebih baik dan bermutu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pembelajaranFarmasetika Apotek dengan menggunakan platform Google Classroom pada mahasiswaAkfar tahun 2020 Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian analisis kuantitatif. Pengambilan data secara prospektif kepada mahasiswa-mahasiswi aktif Akademi Farmasi Yarsi Pontianak pada tingkat tiga dengan pemberian kuesioner melalui google form. Hasil validasi dan reliabilitas instrumen penelitian ini menunjukkan nilai r tabel tiap butir pernyataan adalah rata-rata di bawah 0,05 (n=30) dan nilai Cronbach’s alfa yang diperoleh yaitu 0, 826 > 0,6.Hasil 10 indikator dari 15 indikator pertanyaan menunjukkan nilai persentase setuju dan sangat setuju lebih dari 50% tentang efektivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kuesioner penelitian ini valid dan reliabel, serta metode pembelajaran menggunakan platform Google Classroom sudah baik atau dapat dikatakan telah efektif dilaksanakan dengan menggunakan platform Google Classroom..
Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia macrophylla) Terhadap Tikus Jantan Novidawati Boru Situmorang; Juniaro Virgilius Dakhi; Romauli Anna Teresia Marbun
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3392

Abstract

Asam Urat merupakan penyakit yang paling banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Allopurinol sebagai inhibitor spesifik dari enzim canthin oksidasi (XO) terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat, tetapi efek sampingnya dapat menyebabkan gagal hati, hepatitis, hiperbilirubinemi, diare serta mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemberian Ekstrak Etanol Biji Mahoni (EEBM) (Swientenia macrophylla) terhadap penururnan kadar asam urat pada tikus. Metode penelitian secara in vivo dengan penginduksi potassium oxonate dan jus hati ayam pada tikus. Sebanyak 5 kelompok tikus (Na-CMC 0,5%, tablet Allopurinol 3,6 mg/kgBB, EEBM (125, 250,375 mg/kgBB)) dilakukan selama 14 hari. Hasil uji ANOVA (p<0,05) menunjukkan adanya perbedaan rerata yang bermakna antara pretes 9,980 mg/dL dan postes  6,612 mg/dL sehingga EEBM berpotensi terhadapat penurunan kadar asam urat dalam darah tikus dengan jumlah rata-rata penurunan 3,392 mg/dL. Penurunan kadar asam urat tersebut diduga karena adanya kandungan senyawa flavonoid. Senyawa tersebut merupakan inhibitor xantin oksidase terkuat karena disebabkan oleh adanya gugus hidroksil C5 dan C7 selain itu, disebabkan juga oleh adanya C2 dan C3 sehingga lebih memudahkan interaksi dengan xantin oksidase. Mekanisme utama dari flavonoid berupa aktifitas inhibitor enzim dan antioksidan untuk radikal bebas.
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa terhadap Pemilihan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi COVID-19 Heny Puspasari; Weni Puspita
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3354

Abstract

Covid-19 di Indonesia dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat serta bencana non alam, yang tidak hanya menyebabkan kematian tapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Menghadapi masalah ini, maka diperlukan upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19 ini Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat melalui kesehatan tubuh perorangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan dan sikappenerapan penggunaan suplemen kesehatan pada mahasiswa-mahasiswi di Akademi Farmasi Yarsi Pontianak di masa pandemi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis ku antitatif pada mahasiswa-mahasiswi aktif semua tingkat/semester di Akademi Farmasi Yarsi Pontianak. Pengambilan data secaraprospektif dengan teknik sampling Stratified Random Sampling.Penelitian ini dilakukan dengan pemberian kuesioner melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 orang mahasiswa, didapatkan tingkat pengetahuan termasuk kategori cukup sebanyak 8 orang (8,0%)dan mahasiswa dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 92 orang (92,0%), serta sikap tidak baik sebanyak 16 orang (16,0%) dan kategori sikap baik sebanyak 84 orang (84,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa sudah baik dan memiliki sikap yang baik terhadap pemilihan suplemen kesehatan dalam menghadapi Covid-19 pada era pandemi
Pengaruh Pemberian Perasan Lobak Putih (Raphanus sativus L.) dan Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Mencit Model Diabetes Reza Pertiwi; Petri Siti Khodijah; Mifta Violina Aniza; Noval Kurniawati; Eni Kurniati; Dian Handayani; Dian Fita Lestari; Doni Notriawan
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.3027

Abstract

Kadar glukosa darah adalah jumlah kandungan glukosa yang ada pada plasma darah. Pengukuran kadar glukosa darah puasa merupakan salah satu metode untuk mengidentifikasi penyakit diabetes melitus pada seseorang. Bengkuang memiliki serat larut air yang dapat memperlambat absorpsi glukosa sehingga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Lobak putih memiliki kesamaan jenis dengan bengkuang yaitu merupakan jenis tanaman umbi yang diharapkan memiliki efek yang sama dalam menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan lobak putih dan bengkuang terhadap kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan sebagai model diabetes. Mencit dibagi menjadi 8 kelompok dengan pembagian secara random dan dipuasakan selama 8 jam, pada hari ke–0 diukur kadar glukosa darahnya sebagai kadar glukosa darah awal. Kelompok I sebagai kontrol normal yang tidak diberi induksi aloksan dan diberi aquades. Pada kelompok II-VI, mencit diinduksi aloksan dengan dosis 200 mg/kg BB secara intraperitoneal. Setelah aloksan diinduksikan, diukur kadar glukosa darah mencit pada hari ke-3. Setelah didapati kadar glukosa darah mencit yang tinggi, kelompok mencit II diberi aquades, kelompok III diberi glibenklamid 0,013 mg/20 gBB mencit, kelompok IV diberi perasan lobak putih 0,1 ml/20 gBB, kelompok V diberi perasan lobak putih dan bengkuang 2:1, kelompok VI diberi perasan lobak putih dan bengkuang 1:1, kelompok VII diberi perasan lobak putih dan bengkuang 1:2, kelompok VIII diberi perasan bengkuang 0,1 ml/20 gBB. Pemberian perasan lobak putih dan bengkuang dapat menurunkan kadar glukosa darah.
Studi Perbandingan Sifat Struktur dan Dinamika Bentuk Apo dan Holo dari FKBP12 dan Mip dengan Menggunakan Simulasi Dinamika Molekul Elisabeth Catherine Widjajakusuma; Monica Frederica; Kornelius Kaweono; Arkenjela Shea; Gracia De Sales Lodhu Jawa; Yohanes Aliandra Kelan; Ajeng Indah; Firli An’nisavia; Margaretha Yuliani Br Simatupang; Fildzahdina Fildzahdina; Dwi Vita Setiyoningsih
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 1 (2022): Februari
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i1.4059

Abstract

Interaksi protein danligan pada sisi pengikatan merupakan topik penting dalam desain obat dan proses prediksi fungsi protein. FKBP12 dan Mip(macrophage infectivity potentiator)termasuk dalam keluarga protein FKBP dengan sisi pengikatan yang kemiripannya sangat tinggi. Oleh karena itu untuk mendapatkan ligan yang selektif tidaklah mudah. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan sifat struktur dan dinamis dari FKBP12 dan Mip dalam bentuk holo (membentuk kompleks dengan suatu ligan) dan bentuk apo (tidak terikat dengan ligan) dengan menggunakan simulasi dinamika molekul selama 40 ns dengan penambahan energi potensial selama 10 ns. Penggantian ligan rapamycin dengan ligan yang lebih kecil, yaitu turunan asam pipecolat, menyebabkan perubahan strukturpada FKBP12 dibandingkan Mip terutama pada asam amino Q81/E54, V82/F55, I83/I56, W86/W59, Y109/Y82, P117/H87, dan I118/I90.Hal ini memberikan informasi untuk pengembangan ligan yang selektif.
Uji Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Bunga Turi Merah (Sesbania grandiflora L.) dan Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) secara In Vitro Devina Ingrid Anggaraini; Eka Wisnu Kusuma; Nurul Retno Murti
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 9, No 2 (2022): October
Publisher : Jurnal Farmasi Sains dan Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i2.3776

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit comorbid yang dapat memperparah kondisi pasien Covid-19. Terdapat berbagai pengobatan dari bahan alam yang dapat membantu dalam penurunan dan pengontrol kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah aktivitas antidiabetes kombinasi ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan bunga turi merah (Sesbania grandiflora L.) serta mengetahui nilai aktivitas antidiabetes kombinasi ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan bunga turi merah (Sesbania grandiflora L.) dibanding ekstrak tunggal. Penelitian dimulai dengan ekstraksi, uji kualitatif, dan uji aktivitas antidiabetes menggunakan metode Nelson-Somogyi dengan spektrofotometer UV-Vis. Penelitian menggunakan empat kombinasi konsentrasi ekstrak etanol bunga telang dan bunga turi merah dengan perbandingan 1:0; 1:2; 2:1; 0:1. Hasil menunjukkan kombinasi konsentrasi ekstrak etanol  bunga telang dan bunga turi merah perbandingan 2:1 dengan EC50 sebesar 13,5436 ppm memiliki aktivitas antidiabetes paling optimal dan lebih efektif daripada ekstrak tunggal bunga turi merah dengan nilai EC50 sebesar 13,7350 ppm dan ekstrak tunggal bunga telang dengan nilai EC50 sebesar 13,6929 ppm