cover
Contact Name
Ike Widyastuti
Contact Email
yazfara_k2@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
yazfara_k2@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Transmisi
ISSN : 02163233     EISSN : 25802283     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material (metalurgi), produksi dan manufaktur baik merupakan penelitian dasar ataupun rekayasa alat terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
BENTUK RAMBATAN API DAN CEPAT RAMBAT PEMBAKARAN BIOGAS PADA BERBAGAI KONDISI CAMPURAN Suprayitno Suprayitno
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4594

Abstract

Pemanfaatan campuran biogas dan udara dengan perbandingan tertentu dimasukkan dalam suatu wadah tertutupberukuran tinggi 90 cm, lebar 30 cm, dan tebal 2 cm. Campuran kemudian dinyalakan menggunakan percikan bungaapi dari elekroda menggunakan spark generator. Didapatkan mampu bakar biogas (flameability limit) pada rentang4 : 1 sampai 6 : 1 (perbandingan volume udara-biogas). Pada campuran 4:1 bentuk nyala beraturan, terang dan tebal.Pada campuran 5 : 1 menunjukkan perubahan yang tidak teratur, sedikit lebih redup dan tipis. Pada campuran 6 : 1memperlihatkan bentuk yang diskontinyu dengan nyala api yang sangat tipis sehingga sukar untuk diamati.Sedangkan kecepatan rambat api pembakaran juga bisa diamati pada jumlah gambar nyala api yang dapat ditangkappada sepanjang jarak lintasan yang sama. Dengan resolusi kamera sebesar 26 fps, maka cepat rambat yang lebihtinggi akan lebih sedikit gambar yang ditangkap pada panjang lintasan yang sama. Dari hasil pengukuran cepatrambat pembakaran kemudian dilakukan uji t dengan α = 5% didapat bahwa tidak terdapat perbedaan kecepatanrambat pembakaran antara campuran udara-biogas 4:1 dengan campuran 5:1. Kecepatan rambat pembakaran biogaspada campuran 4 : 1 dan 5 : 1 rata-rata 171 cm/detik. Sedangkan campuran terbaiknya didasarkan pada bentuk nyalaapi maka terjadi pada campuran volume udara-biogas 4 : 1 atau pada 20%volume biogas dalam ruang bakar.
METODE VIBRATION ANALYSIS DALAM APLIKASI PERAWATAN MESIN Dimas Bagus Setyawan; Sufiyanto Sufiyanto
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4595

Abstract

Metode vibrasi merupakan metode perawatan mesin efektif dengan menganalisa karateristik dan signalgetaran sehingga diketahui kondisi ataupun kerusakan yang terjadi tanpa harus membongkar ataumenghentikan mesin. Metode vibrasi membutuhkan alat vibrations analyser untuk mengolah data yang dapatmemberikan informasi tentang kondisi serta kerusakan pada mesin dan memberikan rekomendasi untukdilakukan perawatan. Metode penelitian dilakukan dengan monitoring secara berkala suatu equipment (motorlistrik) dengan analisa vibrasi untuk melihat kondisi mesin dalam keadaan normal sampai terjadi kerusakan.Variabel yang diperlukan dalam pengukuran vibrasi untuk mengetahui kondisi dan kerusakan dari mesinadalah amplitudo, frekuensi maupun ordenya, dan model dari grafik (spectrum) yang dihasilkan oleh getaranpada mesin tersebut. Indikasi kerusakan yang terjadi pada motor adalah adanya mechanical loosenes padabase plate motor dan adanya misalignment pada motor dengan kondisi tinggi getaran yang baik. Setelah duabulan berikutnya tinggi vibrasi dalam keadaan tidak dapat diterima dikarenakan bearing motor inbord padaBPFO (ball past frequency outer race) tipe SKF NU313 mengalami kerusakan. Hal ini diakibatkan karenasebelumnya adanya mechanical loosenes dan misalignment walaupun dalam keadaan amplitudo yang baik,jika dibiarkan tidak adanya pengecekan baut-baut di base plate motor menjadi kendor, motor bisa bergeraksehinga memperbesar terjadinya misalignment yang awal penyebab terjadinya bearing defect.
ANALISA PENGARUH VARIASI KUAT ARUS LISTRIK TERHADAP PENINGKATAN KAPASITAS GAS HIDROGEN DAN EFISIENSI REAKTOR PADA LAS HHO Gunawan Gunawan; Djoko Andrijono; Tuharno Tuharno
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4599

Abstract

Gas HHO merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang diperoleh dari hasil proses elektrolisis air(H2O) menjadi 2 atom hidrogen (H2) dan 1 atom oksigen (O2) sehingga menghasilkan gas terdiri atas gas (H2)dan (O2) selanjutnya disebut dengan istilah Brown Gas. Penelitian yang dilakukan pada proses pengelasandengan gas HHO sebagai sumber energi panas dengan variasi kuat arus listrik pada rangkaian PMW terdiriatas: 50 A, 52 A, 54 A, 56 A, 58 A, 60 A diperoleh bahwa pada kuat arus listrik maksimum 60 A mampumenghasilkan temperatur pembakaran 1251,78 0 K dengan laju aliran produksi gas HHO 0,0193 liter/detikdan energi panasnya 2,665 kj serta efisiensi reaktor maksimum 35,57 %. Kesimpulan hasil penelitian lasHHO hanya dapat digunakan untuk proses pemotongan (membuat lubang) dan proses penyambungan(penyatuan) pada logam induk (base metal) yang mempunyai temperatur cair di bawah 1200 0 K.
ANALISIS SEM DAN XRD KOMPOSIT LOGAM (Al- SiC) HASIL PROSES METALURGI SERBUK Agus Pramono; Jumiadi Jumiadi
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4600

Abstract

Komposit matrik logam Al/SiC merupakan bahan paduan dari jenis material yang berbeda, dalam hal inialuminium (logam) sebagai matrik dan partikel SiC (keramik) sebagai penguat dalam pembuatannya denganteknik metalurgi serbuk. Pada penelitian ini, komposit Al/SiC dengan variasi temperatur sinter pada 450oC,500oC dan 550oC, tekanan (kompaksi) 1900 psi dengan waktu tahan 60 menit, pengamatan menggunakanmikrostruktur SEM dan XRD. Hasil pengamatan struktur mikro SEM dengan penyebaran partikel SiC yangtidak homogen, sedangkan menggunakan XRD menunjukan bahwa fase dominan yang terbentuk adalah Aldan SiC, properties terbaik dicapai pada temperatur sintering 500oC, variable terbaik dari karakterisasiKomposit ini diaplikasikan untuk komponen yang berhubungan dengan beban gesek seperti Dick brake Rem.
KARAKTERISTIK KATROL TETAP TERDIRI ATAS DUA PIRINGAN YANG DIREKATKAN BERSAMA Budi Utomo
TRANSMISI Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v9i2.4601

Abstract

Karakteristik merupakan ciri khas yang ditampilkan dalam bentuk grafis. Suatu susunan benda-benda tegardalam memindahkan gaya gerak maupun melakukan suatu usaha. Peniliti mencoba seberapa besar efesiensidan efektifitas dalam penggunaannya. Dalam hal ini peneliti mencoba mengaitkan antara fungsi gayaterhadap beban, keuntungan mekanik terhadap beban. Serta efisiensinya mendasari karakteristik yang dapatdiketahui kemampuannya. Hampir semua hubungan yang didapat dengan cara perhitungan data percobaanmenghasilkan fungsi linier, sehingga karakteristiknya merupakan korelasi antara gaya, keuntungan mekanismaupun efisiensinya terhadap beban yang diberikan. Pada efisiensi = 66% pada gradien = 0,300 yang idealsecara teoritis pada perbandingan kecepatan = 5.
PENGARUH KONDISI OPERASIONAL TERHADAP UMUR PAKAI MECHANICAL SEAL PADA POMPA SENTRIFUGALPENGARUH KONDISI OPERASIONAL TERHADAP UMUR PAKAI MECHANICAL SEAL PADA POMPA SENTRIFUGAL Budha Maryanti
TRANSMISI Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v10i1.4603

Abstract

Kebocoran mechanical seal dapat terjadi karena adanya aus pada carbon seal face. Mechanical seal bekerjaseperti bearing, maka kondisi operasi yang menyebabkan kerusakan bearing juga dapat merusak mechanicalseal sehingga umur pakainya dapat menurun secara signifikan jika masalah tersebut tidak ditangani secaratepat. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung ke obyek dan bertujuan untuk menganalisa kondisioperasi dan mengetahui umur pakai mechanical seal pada pompa sentifugal yang digunakan untuk memompaair baku dari kolam penampungan ke tangki pengolahan dan penjernihan air Water Treatment Processing(WTP). Hasil penelitian menunjukkan penyebab utama kerusakan mechanical seal disebabkan oleh fluidaproduk (air kolam) yang dipompa mengandung pasir, lumpur dan kotoran sisa daun-daun (NTU4000),yang menyumbat saluran pelumas dan pendingin sealfaces mechanical seal, sehingga menyebabkantimbulnya panas akibatnya carbon sealface cepat mengalami aus ketika beroperasi pada kondisi kering (dryrunning). Saat pompa sentrifugal beroperasi pada musim hujan yang cukup tinggi intensitasnya dapatmeningkatkan perbedaan tekanan (ΔP) antara sisi hisap dengan sisi tekan pompa, yang ikut meningkatkantekanan sealface (Psf), gaya tekan mechanical seal (Fp), dan gaya total mechanical seal, yang menyebabkanumur pakai mechanical seal menurun, hanya mencapai 856 jam (± 17%), tidak sesuai perhitungan estimasiumur nominal (Lms) yang mencapai 5052 jam.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN MINYAK JARAK (JATROPHA CURCAS L) TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN KEPEKATAN GAS BUANG PADA MOTOR DIESEL 4 TAK 4 SILINDER Muhammad Agus Sahbana; Naif Fuhaid
TRANSMISI Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v10i1.4604

Abstract

Minyak Jarak (Jatropha Curcas L) merupakan bahan bakar alternatif dari sumber terbarukan (renewable),dengan komposisi ester asam lemak dari minyak nabati antara lain: minyak kelapa sawit, minyak kelapa,minyak jarak pagar, minyak biji kapuk, dan masih ada lebih dari 30 macam tumbuhan Indonesia yangpotensial untuk dijadikan Minyak Jarak (Jatropha Curcas L). Selain itu Minyak Jarak (Jatropha Curcas L)hanya memerlukan sedikit modifikasi dalam sistem bahan bakar pada kendaraan. Kelebihan lainnya, MinyakJarak (Jatropha Curcas L) tidak beracun, bisa terdegradasi dengan alami, dan mengeluarkan emisi yangsangat kecil jika dibandingkan bahan bakar diesel yang berbasis minyak bumi.Penelitian ini menggunakan motor diesel chevrolet 4 tak 4 silinder 2000 cc dengan bahan bakar minyak jarak(Jatropha Curcas L) yang dipanaskan terlebih dahulu. Variabel penelitian meliputi : bahan bakar minyakjarak, motor diesel yang digunakan, putaran mesin, temperatur, konsumsi bahan bakar dan kepekatan gasbuang.Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses pemanasan minyak jarak pada suhu 3000Cmenghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit sebesar 0,002374848 liter/menit dan kepekatan gasbuang sebesar 21,36 %.
PERBANDINGAN PERFORMANSI SERTA KONSUMSI ENERGI LISTRIK PADA SISTEM REFRIGERASI MENGGUNAKAN R-134a DAN HIDROKARBON Puji Saksono
TRANSMISI Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v10i1.4605

Abstract

Sistem refrigerasi dan pengkondisian udara banyak digunakan di dunia industri, tranportasi, komersial,kesehatan maupun rumah tangga. Refrigeran yang umum dipakai pada saat ini mengandung senyawa sintetikHCFC (R-22), CFC (R-12), dan HFC (R-134a). Hidrokarbon (HC) sebagai refrigeran alternatif tentunyamempunyai karakteristik yang berbeda dengan refrigeran sintetik. Pengujian dilakukan untukmembandingkan performansi serta konsumsi energi listrik dengan menggunakan jenis refrigeran R-134a danHC pada alat uji sistem refrigerasi yang telah dilengkapi dengan peralatan kontrol sebagai tambahan. Hasilpenelitian didapatkan kesimpulan bahwa nilai rata-rata COP (Coeffcient Of Performance) selama pemakaian120 menit dengan menggunakan refrigeran HC sebesar 3,29 sedang R-134a sebesar 2,87. Disamping ituterjadi pula penghematan komsumsi energi listrik pada saat dioperasikan dalam waktu yang lama. Nilai rataratakonsumsi energi listrik selama pemakaian 120 menit dengan menggunakan refrigeran HC sebesar86,9 watt sedang R-134a sebesar 108,2 watt. Dengan kedua kelebihan secara teknis di atas maka akanmenguntungkan sekali bagi penggunanya.
UNJUK KERJA TURBIN JENIS PELTON BERDASARKAN VARIASI BUKAAN KATUP UNTUK MENGATUR KELUARAN DEBIT ALIRAN DAN HEAD Mohammad Ma'ruf
TRANSMISI Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v10i1.4606

Abstract

Instalasi turbin air jenis pelton ini disimulasi menggunakan pompa sentrifugal sebagai penggerak aliran(pengganti ketinggian air jatuh). Energi tekan yang dimiliki oleh air kemudian diubah menjadi energikecepatan pada nosel, sehingga air yang keluar dari nosel dipancarkan dengan kecepatan yang tinggi. Airtersebut kemudian menumbuk sudu-sudu (buckets) yang terpasang pada roda turbin (runner), dimana runnertersebut terpasang pada poros turbin, sehingga poros turbin ikut berputar, air tersebut akan jatuh ke bakV-notch weir yang berfungsi untuk mengukur berapa besar debit air yang dialirkan. Dari bak V-notch weirair akan jatuh lagi ke bak penampung air, dan dari bak penampung ini air akan dihisap lagi oleh pompa untukmelakukan proses yang sama sehingga akan terjadi sirkulasi. Berdasarkan hasil pengujian dan pengolahandata, dapat disimpulan, bahwa karakteristik daya output (EHP) yang dihasilkan turbin yang terbaik sebesar8,873 watt dan efisiensi turbin (ηt) sebesar 58,24 % pada bukaan katup nosel 720o, debit air (Q) sebesar0,000058 m3/s dan head manometrik 27,01 m. Dengan demikian, turbin air jenis pelton ini dianjurkanberoperasi pada kondisi tersebut.
MODIFIKASI TIMING BELT VENTILATOR PADA KENDARAAN TEMPUR TANK SCORPION Anwar Anwar; Mardjuki Mardjuki; Adi Noviyanto
TRANSMISI Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v10i1.4607

Abstract

Tank scorpion merupakan kendaraan tempur buatan Inggris, body terbuat dari aluminium alloy yaitu bahanalmunium paduan yang mampu menahan tembakan senjata ringan. Jadi menurut analis, inilah tank yangcocok untuk kondisi geografis Indonesia. Bobotnya yang ringan, memudahkan mobilitas tank tersebut, tidakmerusak aspal jalan. Pada saat ini kondisi kendaraan tempur tank Scorpion mengalami kendala terutama padasistem pendingin yang diputarkan dari gear box dan ditransmisikan ke pulley ventilator yang dihubungkandengan menggunakan timing belt. Pada saat mesin di hidupkan, maka timing belt menerima hentakan yangbesar, sehingga timing belt tersebut mudah patah. Pabrik produksinya sekarang sudah tidak memproduksilagi, maka satuan pemakai mengalami kesulitan untuk mendapatkan suku cadangnya.Memperhatikan permasalahan di yang ada perlu adanya pengujian timing belt asli dan timing belt yangditransmisikan, sehingga didapatkan hasil yang sesuai dengan kemampuannya. timing belt yang aslimenggunakan bahan dasar karet sintetik karena dari bahan tersebut perpanjangan patahnya tidak terlalu besardan di dalamnya terdapat serabut benang nilon yang berfungsi sebagai kekuatan timing belt.

Filter by Year

2005 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): September (2025) Vol. 21 No. 1 (2025): March (2025) Vol 20, No 2 (2024): September (2024) Vol. 20 No. 2 (2024): September (2024) Vol 20, No 1 (2024): March 2024 Vol 19, No 2 (2023): September 2023 Vol 19, No 1 (2023): March 2023 Vol 18, No 2 (2022): September 2022 Vol 18, No 1 (2022): March 2022 Vol 17, No 2 (2021): September 2021 Vol 17, No 1 (2021): March 2021 Vol 16, No 2 (2020): September 2020 Vol 16, No 1 (2020): March 2020 Vol 15, No 2 (2019): Edisi September 2019 Vol 15, No 1 (2019): Edisi Pebruari 2019 Vol 14, No 2 (2018): Edisi September 2018 Vol 14, No 1 (2018): Edisi Pebruari 2018 Vol 13, No 2 (2017): Edisi September 2017 Vol 13, No 1 (2017): Edisi Pebruari 2017 Vol 12, No 2 (2016): Edisi September 2016 Vol 12, No 1 (2016): Edisi Februari 2016 Vol 11, No 2 (2015): Edisi September 2015 Vol 11, No 1 (2015): Edisi Pebruari 2015 Vol 10, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 10, No 1 (2014): Edisi Pebruari 2014 Vol 9, No 2 (2013): Edisi September 2013 Vol 9, No 1 (2013): Edisi Pebruari 2013 Vol 8, No 2 (2012): Edisi September 2012 Vol 7, No 1 (2011): Edisi Pebruari 2011 Vol 6, No 2 (2010): Edisi September 2010 Vol 6, No 1 (2010): Edisi Pebruari 2010 Vol 5, No 2 (2009): Edisi September 2009 Vol 5, No 1 (2009): Edisi Pebruari 2009 Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008 Vol 4, No 1 (2008): Edisi Pebruari 2008 Vol 3, No 2 (2007): Edisi September 2007 Vol 3, No 1 (2007): Edisi Pebruari 2007 Vol 2, No 2 (2006): Edisi September 2006 Vol 2, No 1 (2006): Edisi Pebruari 2006 Vol 1, No 2 (2005): Edisi September 2005 Vol 1, No 1 (2005): Edisi Pebruari 2005 Vol 1, No 1 (2005): Jurnal Transmisi More Issue