cover
Contact Name
Aswir Premadi
Contact Email
aswir.premadi@itp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
aswir.premadi@itp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro
ISSN : 22523472     EISSN : 25988255     DOI : -
Redaksi Jurnal Teknik Elektro Institut Teknologi Padang mengundang para Peneliti, Akademisi, Praktisi dan Profesional untuk menyumbangkan karya tulisnya, di bidang Teknik Elektro, baik berupa hasil penelitian dan kajian pustaka yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
Rancang Bangun Alat Monitoring Gas Metan Di Dalam Tambang Batu Bara Berbasis Android Asrul, Junaidi; Anwar, Salwin; Efendi, Efendi; Putra, Muhammad Darma
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.586 KB)

Abstract

Gas metan murupakan gas yang bersifat lebih ringan di udara, mudah terbakar, tidak berbau dan tidak berwarna yang terdapat pada lapisan batu bara. Sehingga sering terjadi kecelakaan di tambang batu bara. Alat ukur  gas metan  hanya dapat mengukur keadaan kadar gas di dalam tambang batu bara dan tidak dapat dikirimkan ke luar tambang batu bara. Pada penelitian  ini dirancang sebuah alat yang dapat memonitoring kadar gas metan yang terdapat di dalam tambang batu bara. Pada sistem monitoring ini memanfaatkan sensor MQ-4 sebagai pendeteksi, bluetooth HC-05 sebagai pengirim ke luar tambang dan Arduino sebagai pengolah datanya. Pada alat monitoring juga menggunakan aplikasi android untuk mengirimkan kadar gas metan  ke penambang batu bara. Pada saat normal kadar gas metan di dalam tambang batu baradibawah 4% dan keadaan bahaya diatas 5%. Dari hasil penelitian ini, kadar gas metan yang terdapat pada tambang batu bara dikirimkan ke luar tambang. Dapat memperingati para penambang batu bara yang akan melakukan pekerjaan tambang.
STUDI GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 1 FASA KE TANAH PADA SUTT 150 KV (APLIKASI GI PIP – PAUH LIMO) Dasman Dasman
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.016 KB)

Abstract

Penelitian ini  membahas tentang arus hubung singkat 1 fasa ke tanah pada titik gangguan 10% sampai dengan 100% dari panjang saluran, dan menghitung setting proteksi Over Current Relay (OCR) berdasarkan arus gangguan yang terjadi. Perhitungan dilakukan secara manual dan menggunakan program Matlab, aplikasi GI PIP - Pauh Limo dengan panjang saluran 22,7 km. Dari hasil perhitungan diperoleh jika gangguan semakin dekat dengan sumber atau pada titik gangguan 10 %, maka arus gangguan akan semakin besar, 147,7758 A. Jika gangguan semakin jauh dari sumber atau pada titik gangguan 100 %, maka arus gangguan akan semakin kecil, 147,3853 A. Untuk memproteksi saluran transmisi tersebut terhadap arus gangguan hubung singkat 1 fasa ke tanah, maka digunakan relay OCR, dengan settingan waktu relay 0,65 s pada sisi masukan dan keluaran.
Setting Relai Gangguan Tanah (GFR) Outgoing GH Tanjung Pati Feeder Taram PT. PLN (Persero) Rayon Lima Puluh Kota Nasrul Nasrul
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.446 KB)

Abstract

Daerah Taram merupakan daerah pelayanan listrik PT PLN (Persero) Rayon Lima Puluh Kota. Feeder Taram ini, sering mengalami gangguan fasa ke tanah yang dapat menyebabkan penyaluran listrik ke daerah Taram tidak lancar. Sesuai dengan rekapitulasi laporan harian gangguan JTM pada bulan Juni 2015,  gangguan satu fasa ke tanah sudah tercatat sampai 27 kali gangguan. Dari keseluruhan outgoing feeder di GH Tanjung Pati, Feeder taram inilah yang paling sering mengalami gangguan satu fasa ke tanah yakni 12 kali gangguan.(Sumber : Area Payakumbuh). Upaya untuk mengatasi gangguan satu fasa ketanah sudah dilakukan tetapi gangguan tersebut masih sering terjadi. Upaya selanjutnya yaitu dengan melakukan penyettingan relai ulang karena nilai setting arus GFR disisi outgoing GH Tanjung Pati Feeder Taram kurang efektif. Setting relai hasil analisa yang terdapat pada analisis perbandingan hasil perhitungan dengan data lapangan, untuk mengkordinasikan sekaligus mempercepat respon jika terjadi gangguan. Resetting relai, data settingan relai lama (data lapangan) GFR Feeder Taram pada tanggal 19 Januari 2015 dengan Io 0,20 A dengan TMS 0,05(tanpa satuan). Data settingan relai baru berdasarkan perhitungan tanggal 5 September 2015 dengan Io 0,19 A dengan TMS 0,05(tanpa satuan).
Analisa Pemindahan Beban Penyulang Sungai Sapih ke Penyulang Siteba Terhadap Drop Tegangan Di PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji Erhaneli Erhaneli; Nopita Sari
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.161 KB)

Abstract

Penyulang Sungai Sapih merupakan salah satu penyulang di PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji dengan beban 3,8243 MVA dan panjang saluran 28,74 kms. Tegangan pangkal penyulang Sungai Sapih di power meter kubikel GH TRB adalah 18,891 kV dan berdasarkan hasil pengukuran menggunakan voltstik tegangan ujung sebesar 18,287 kV sehingga drop tegangan adalah 8,565% (melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%). Dari uraian tersebut beban penyulang Sungai Sapih dipindahkan sebesar 3,0891 MVA dengan panjang saluran 9,3 kms ke penyulang baru yaitu penyulang siteba dengan tujuan untuk memperbaiki drop tegangan agar tegangan yang diterima disisi pelanggan optimal. Drop tegangan berdasarkan hasil perhitungan sebelum dilakukan pemindahan beban 8,90357% (melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%) dan setelah dilakukan pemindahan beban sebesar 1,453296% (tidak melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%). Selain dengan perhitungan, drop tegangan juga diperoleh dengan simulasi menggunakan program ETAP 12.6.0 yaitu 9,195% (melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%) sebelum pemindahan beban dan 1,51% (tidak melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%) setelah pemindahan beban. Dan dari hasil pengukuran menggunakan voltstik drop tegangan setelah pemindahan beban sebesar 1,485% (tidak melampaui batas SPLN 72:1987 yaitu 5%). Drop tegangan pada penyulang Sungai Sapih sebelum dan setelah pemindahan beban berdasarkan TMP PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji belum melampaui batas 10%. Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa setelah dilakukan pemindahan beban penyulang Sungai Sapih ke penyulang siteba drop tegangan penyulang Sungai Sapih semakin kecil dan   tidak melampaui batas SPLN 72:1987 maupun TMP PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji. Pemindahan beban penyulang Sungai Sapih sangat berpengaruh terhadap perbaikan drop tegangan atau tegangan ujung penyulang Sungai Sapih sehingga tegangan ujung yang diterima di sisi pelanggan optimal.
Optimalisasi Penyeimbangan Beban Transformator dengan Metode Seimbang Beban Seharian (Sbs) pada Gardu Depan Kantor Rayon PT. PLN (Persero) Rayon Kayu Aro Antonov Bachtiar; Bayu Dirgantara
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.816 KB)

Abstract

Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut mengalir arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah. Setelah dianalisa, diperoleh bahwa bila terjadi ketidakseimbangan sebesar 13%, maka arus yang mengalir pada penghantar pada saat pengukuran siang sebesar 59 A. dan saat pengukuran malam sebesar 76 A. Sehingga rugi-rugi energi yang dihasilkan sebesar 29102,7 kWh/bulan.
Peluang Penghematan Energi Pada Penerangan Jalan Umum Kabupaten Padang Pariaman di Wilayah Kerja PT. PLN (Persero) Rayon Pariaman Feeder Kampung Dalam Effendi, Asnal; Dewi, Arfita Yuana; Elvira, Lusi
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.428 KB)

Abstract

Kondisi PJU sebagian besar daerah belum menggunakan alat pencatat pembatas listrik dimana tagihan rekeningnya dihitung per titik lampu sesuai dengan jenis lampu yang dipasang walaupun lampu tersebut dalam keadaan mati atau tidak berfungsi sama sekali. Penghematan energi pada penerangan jalan umum tidak hanya membantu pemerintah dalam pengelolaan energi namun juga menghemat anggaran pemerintah daerah untuk tagihan listrik PJU. Tulisan ini bertujuan menganalisis permasalahan dalam pengelolaan penerangan jalan umum dalam menghemat pemakaian energi dengan studi kasus di Kabupaten Padang Pariaman. Studi dilakukan dengan data berupa kondisi PJU yang belum dipasang APP berdasarkan data hasil pendataan pada tahun 2015. Permasalahan utama yang ditemukan adalah sistem tagihan PJU dan penggunaan tarif yang tidak sesuai. Solusi yang perlu dilakukan adalah meterisasi PJU yang berpotensi menurunkan tagihan listrik PJU. Solusi kedua adalah penggantian lampu PJU konvensional dengan lampu efisiensi tinggi, dalam hal ini lampu LED. Dari hasil penelitian ini, melakukan pemasangan APP terdapat penghematan sebesar 542.2 kWH dan Rp 795,599.22 tiap bulannya pada gardu G.10 Tigo Jorong, dan dapat dilakukan penghematan sebesar 383.4 kWH dan Rp 562,555.15 tiap bulannya pada gardu G.23 Kampung Tangah Koto Hilalang. Dibandingkan lampu SON 70 Watt, pemakaian lampu LED 30 W lebih hemat sebesar 518,4 kWH per bulan dengan persentase 57.14 %. Sedangkan dari segi tagihan listrik, pemakaian lampu LED terdapat potensi penghematan biaya sebesar Rp. 836,936.52, - atau 54.47 %.
Evaluasi Sistem Kelistrikan Pada Gedung Bertingkat Plaza Andalas Padang Andi Syofian; Heru Alham Novendri
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.038 KB)

Abstract

ABSTRAKPlaza Andalas merupakan salah satu pusat perbelanjaan modern di kota Padang. Mal ini dibangun tahun 2004 dan mengalami kerusakan yang cukup parah karena gempa bumi 30 September 2009. Pada tanggal 1 April 2010 mulai beroperasi kembali dan pemerintah setempat berharap dapat menjadi pemicu bangkitnya kembali perekonomian masyarakat. Di pusat perbelanjaan modern seperti Plaza andalas ini memiliki berbagai macam kebutuhan energy listrik untuk menunjang fasilitas-fasilitas yang terdapat pada pusat perbelanjaan tersebut. Adapun tujuan penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut: memberikan informasi tentang tahanan setiap saluran group pada gedung Plaza Andalas, memberikan informasi jumlah kerugian daya, menghitung pemakaian daya listrik dan memberikan informasi tentang luas penampang kawat yang terpasang pada instalasi listrik pada gedung Plaza Andalas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh beberapa kesimpulan antara lain besar kVA yang harus terpasang untuk melayani beban pada Plaza Andalas adalah sebesar 1306,69 kVA kebutuhan daya keseluruhan tenant maupun koridor di Plaza Andalas adalah sebesar 959,8 kW daya yang terealisasi atau yang terpakai pada saat ini 887,3 kW rugi-rugi daya yang terjadi pada saluran instalasi listrik digedung tersebut sebesar 0.0696881639 watt dengan jumlah tahanan saluran kabel keseluruhan group panel distribusi sebesar 0,0000338695 ohm. Untuk mengoptimalisasi rugi-rugi daya pada saluran instalasi pada gedung Plaza Andalas ini penentuan jenis kabel dan kemampuan hantar arus sangat penting diperhatikan, yang mana rugi-rugi daya dapat diperkecil dan saluran kabel tidak cepat panas untuk mengantisipasi kebakaran pada gedung
Rancang Bangun Kontrol Arus Ramp Comparison Current Control Untuk Penyearah Tiga Fasa Pada Sistem Tenaga Listrik Hazlif Nazif; Susy Yulistanty
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/JTE.2019.3133813

Abstract

Penyearah dioda merupakan peralatan non linear yang banyak dipergunakan di masyarakat rumah tangga, industri dan kantoran. Penggunaan Peralatan non linear dapat menimbulkan arus harmonik pada jaringan listrik. Hal ini dapat menggangu kerja peralatan listrik. Jadi, harus diupayakan agar arus harmonik dapat dikurangi. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi arus harmonik pada jaringan listrik dengan mengunakan kontrol arus ramp comparison current control, akan diterapkan pada penyearah 3 fasa. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa penyearah PWM kontrol arus ramp comparison current control telah berhasil dibuat sesuai dengan teori. Kualitas arus yang dihasilkan baik (rendah distorsi) dari kontrol arus ramp comparison current control dibandingkan dengan penyearah konvensional 3 fasa.
ANALISIS SIMULASI ELCB FASA SATU SEBAGAI PELINDUNG BAGI MANUSIA Aris Suryadi; Agus Sofwan
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1089.982 KB)

Abstract

Tegangan yang terjadi selama mengalirnya arus gangguan tanah menimbulkan tegangan sentuh. Nilai tegangan diatas 50 v dan nilai arus bocor diatas 30 mA sangat berbahaya bagi manusia. Aplikasi Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) pada suatu sistem instalasi listrik fasa satu merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk melindungi manusia dari bahaya yang diakibatkan arus bocor. Prinsip kerja ELCB adalah dengan mendeteksi adanya arus bocor, dimana arus yang masuk ke sistem dibandingkan dengan arus yang keluar sistem, apabila ada perbedaan pada suatu nilai yang telah ditetapkan maka ELCB akan memutuskan aliran listrik ke sistem. Dari pengujian didapatkan rata-rata waktu pemutusan ELCB sebesar 1,048 ms dengan rata-rata arus 21 mA
Pengaruh Rekonfigurasi Jaringan Terhadap Pola Operasi Sistem Kelistrikan Tegangan Rendah Aswir Premadi; Hasbulah Hasbulah
Jurnal Teknik Elektro Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Situs resmi ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi tegangan yang terlalu rendah, rugi daya pada jaringan, dan beban yang terlalu besar menjadi masalah utama di PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai. Salah satu teknik untuk mengatasi masalah tersebut adalah rekonfigurasi jaringan. Untuk mendukung rekonfigurasi jaringan tersebut, perlu dilakukan simulasi sistem 20 kV dengan menggunakan perangkat lunak ETAP. Berdasarkan hasil simulasi dan perhitungan, maka rekonfigurasi jaringan dapat memperbaiki kondisi kelistrikan di PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai. meliputi jatuh tegangan feeder Kota Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 3853 Volt, setelah rekonfigurasi menjadi 3011 Volt. Jatuh tegangan feeder Kota Sungai Rumbai turun sebesar 4,215%. Untuk rugi daya sistem 20 kV PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 0,563 MW, setelah rekonfigurasi menjadi 0,553 MW. Artinya, dengan rekonfigurasi jaringan yang dilakukan dapat menurunkan rugi daya sebesar 0,01 MW dengan persentase turunnya sebesar 1,7%. Kemudian untuk pemerataan beban feeder, beban untuk feeder Kota Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 117,4 Ampere, setelah rekonfigurasi menjadi 68 Ampere. Beban feeder Kota Sungai Rumbai turun sebesar 42,078%. Sedangkan beban feeder yang direncanakan setelah rekonfigurasi sebesar 49 Ampere.