cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
PENERAPAN LEAN PRICING TERHADAP PENETAPAN HARGA DI STARTUP JELASIN.COM Merinda; Adhicipta Raharja Wirawan
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — With the development of technology, the world of Indonesia's digital industry has also developed, one of which is marked by the emergence of a digital startup company. For startup businesses the pricing is crucial and important but it is not an easy thing because the products of startup are difficult to judge. Startup Jelasin.com is an animation studio that specializes in producing Explainer Animation, which is an animation that serves to explain everything. This study uses a qualitative approach with data collection methods, namely: interviews, observations, and document analysis of pricing at Jelasin.com. The results of this study are applied research in which the authors provide recommendations based on the lean pricing book by Omar Mohout. Keywords: pricing, lean pricing, startup Abstrak — Dengan berkembangnya teknologi, dunia industri digital Indonesia juga ikut berkembang salah satunya ditandai dengan munculnya perusahaan digital startup. Bagi bisnis startup penetapan harga merupakan hal yang krusial dan penting tetapi bukanlah suatu hal yang mudah dikarenakan produk dari startup sulit untuk dinilai. Startup Jelasin.com merupakan studio animasi yang khusus memproduksi Explainer Animation, yaitu animasi yang berfungsi untuk menjelaskan apapun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengupulan data, yaitu: wawancara, observasi, dan analisis dokumen terhadap penetapan harga di Jelasin.com. Hasil dari penelitian ini merupakan applied research dimana penulis memberikan rekomendasi berdasarkan buku lean pricing oleh Omar Mohout. Kata Kunci: penetapan harga, lean pricing, startup
UPAYA NU DALAM MEWUJUDKAN AKUNTABILITAS KEPADA PUBLIK MELALUI ISLAM NUSANTARA (NU'S EFFORTS IN REALIZING ACCOUNTABILITY TO THE PUBLIC THROUGH ARCHIPELAGO ISLAMIC) Kadek Wahyu Setiawati; Sujoko Efferin
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — At present, revive and replace among religious communities in Indonesia, making the country more chaotic and insecure. Violence and conflict that occurs is a conflict between religious communities with one another. In addition, many terrorism acts in the name of Islam for criminal acts, both individually and in groups. However, NU itself implements the system and values of Nusantara Islamic values such as tasamuh (tolerant), tawazun (balance / harmony), tawassut (moderate), ta'addul (justice), and ‘amr ma’ruf nahi munkar. Moderate, tolerant, peaceful, and humanizing values (tepo sliro). NU also hopes that Muslims will be able to win the essence of Islam in Indonesia. Thus, NU's accountability is in line with the government's vision to bring about a sense of fit between religious communities and to preserve Indonesian local wisdom. The Nahdlatul Ulama jamiyyah organization seeks to create comfort between religious communities. Therefore, NU applies while maintaining harmonious community relations both Muslims and non -Muslims. NU must be transparent and open. The openness of NU shows an attitude of inclusion in order to achieve harmony and integrity of the Republic of Indonesia. Keywords: archipelago islamic, accountability, nahdlatul ulama (nu), public relations and inclusive Abstrak — Saat ini, marak terjadinya kekerasan dan diskriminasi antar umat beragama di Indonesia sehingga membuat negara semakin kacau dan kurang aman. Kekerasan dan diskriminasi yang terjadi adalah adanya konflik antar umat beragama yang satu dengan lai nnya. Apalagi, banyak kalangan terorisme yang mengatasnamakan agama Islam untuk tindakan kriminalitas, baik secara individu maupun kelompok. Akan tetapi, NU sendiri menerapkan sistem dan nilai-nilai dari adanya Islam Nusantara seperti tasamuh (toleran), tawazun (seimbang/harmoni), tawassut (moderat), ta’addul (keadilan), dan ‘amr ma’ruf nahi munkar. NU berperan penting untuk menegaskan kembali bahwa ajaran Islam Nusantara merupakan Islam yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai moderat, toleran, damai, dan memanusiakan manusia (tepo sliro). NU pun berharap umat Islam mampu memahami hakikat Islam yang ada di Indonesia. Dengan demikian, akuntabilitas NU bersesuaian dengan visi pemerintah untuk memunculkan rasa toleransi antar umat beragama dan melestarikan kearifan lokal Indonesia. Organisasi jamiyyah Nahdlatul Ulama berusaha untuk menciptakan nuansa perdamaian antar sesama umat beragama. Oleh sebab itu, NU menerapkan sekaligus mempertahankan hubungan publik yang harmonis baik sesama umat Islam maupun non Muslim. NU harus bersifat transparan dan terbuka. Keterbukaan NU menunjukkan adanya sikap inklusi demi tercapainya kerukunan dan keutuhan NKRI. Kata kunci: islam nusantara, akuntabilitas, nahdlatul ulama (nu), hubungan publik dan inklusi
PENERBITAN IZIN REKLAMASI TELUK BENOA BALI Burhan Adlansyah; Sriwati; Nabillah Amir
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Benoa Bay will be reclaimed when the Governor of Bali issues SK 2138/02-C / HK / 2012. Because the decree is considered to be in conflict with the prevailing laws and regulations and the publication does not involve the aspirations of the public. The Governor of Bali then issued Decree 1727/01-B / HK / 2013 which was the cancellation of the previous decree and gave permission to PT. TWBI to conduct a feasibility study then the government changed the allotment of the Benoa Bay which was once a conservation area (Zone L3) into a public use area (Zone P) with the issuance of Perpres 51/2014 Amendment to RTRKP SARBAGITA, in the Presidential Regulation requires that the Benoa Bay through revitalization activities can be held reclamation area of 700 Ha. The research method used is normative juridical. The results showed an indication of efforts to bleach spatial violations because the revision of the spatial plan was done not to whiten the deviation of the implementation of spatial use. And in the issuance of the Perpres the government does not involve the participation of the community, this is a form of the principle of openness in spatial planning and reclamation activities must have a location permit that is adjusted to the RZWP3K and RTRW. With its status in RZWP3K as a conservation area in the Badung Regency RTRW Regulation. So the reclamation permit cannot be granted and the existence of Benoa Bay must be maintained because the Balinese people agree that every development in Bali must be based on the values of local wisdom in the Tri Hita Karana concept. Keywords: presidential regulation, benoa bay, regional regulation, spatial planning, reclamation Abstrak— Teluk Benoa akan direklamasi ketika Gubernur Bali mengeluarkan SK 2138/02-C/HK/2012. Karena SK tersebut dianggap bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dalam penerbitanya tidak melibatkan aspirasi masyarakat. Gubernur Bali kemudian mengeluarkan SK 1727/01-B/HK/2013 yang merupakan pembatalan SK sebelumnya dan memberikan izin kepada PT. TWBI untuk melakukan studi kelayakan kemudian pemerintah merubah peruntukan Teluk Benoa yang dulunya sebagai kawasan konservasi (Zona L3) menjadi kawasan pemanfaatan umum (Zona P) dengan diterbitkanya Perpres 51/2014 Perubahan Atas RTRKP SARBAGITA, dalam Perpres tersebut menghendaki Teluk Benoa melalui kegiatan revitalisasi dapat diselenggarakan reklamasi seluas 700 Ha. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi upaya pemutihan pelanggaran tata ruang karena revisi terhadap rencana tata ruang dilakukan bukan untuk pemutihan terhadap penyimpangan pelaksanaan pemanfaatan ruang. Serta dalam penerbitan Perpres tersebut pemerintah tidak melibatkan peran serta masyarakat, hal ini sebagai bentuk prinsip keterbukaan dalam penataan ruang dan kegiatan reklamasi wajib memiliki izin lokasi yang disesuaikan dengan RZWP3K dan RTRW. Dengan statusnya dalam RZWP3K sebagai kawasan konservasi dalam Perda RTRW Kabupaten Badung. Maka izin reklamasi tidak dapat diberikan dan keberadaan Teluk Benoa harus dapat dipertahankan karena masyarakat Bali sepakat bahwa setiap pembangunan di Bali harus didasarkan pada nilai-nilai kearifan lokal dalam konsep Tri Hita Karana. Kata kunci: peraturan presiden, teluk benoa, peraturan daerah, penataan ruang, reklamasi
PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU DKI JAKARTA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG Nikolas Wiarya Putra; Sonya Claudia Siwu; Nabbilah Amir
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — In recent years, air pollution in Jakarta in has become a serious problem. AirVisual states that the average annual concentration of particulate matter (PM) 2.5 in Jakarta in 2018 reached 45.3 µg / m³ and in 2019 it reached 49.4 µg / m³. It is higher than the annual safety limit according to WHO standards, which is 10 µg / m³. In addition, it also exceeds the National Air Quality Standards and DKI Jakarta Regional Air Quality Standards, which is 15 µg / m³. One of the factors causing air pollution is the limited availability of Green Open Space. in 2019, the construction of Green Open Space in DKI Jakarta only reached 9.9%, whereas Law number 26 of 2007 concerning Spatial Planning has required the fulfillment of a green space of at least 30% of the area. The problem in this research is whether the spatial planning related to Green Open Space in DKI Jakarta is in accordance with Law number 26 of 2007 or not. To examine the problems, this research uses normative juridical research methods. The results of the study concluded that spatial planning related to Green Open Space in DKI Jakarta was not in accordance with Law number 26 of 2007 concerning Spatial Planning as well as related regulations. Keywords: spatial planning, green open space, jakarta Abstrak— Polusi udara di DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi permasalahan yang serius. Laporan kualitas udara dunia AirVisual menyebut bahwa konsentrasi rata-rata tahunan particulate matter (PM) 2.5 di DKI Jakarta pada tahun 2018 mencapai 45,3 µg/m³ dan tahun 2019 mencapai 49,4 µg/m³. Hal itu lebih tinggi dari batas aman tahunan menurut standar WHO, yaitu 10 µg/m³. Selain itu juga telah melebihi Baku Mutu Udara Nasional maupun Baku Mutu Udara Daerah DKI Jakarta, yaitu 15 µg/m³. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya polusi udara adalah Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terbatas. Pada 2019, pembangunan RTH di DKI Jakarta hanyalah mencapai 9,9%, sedangkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang telah mensyaratkan pemenuhan RTH minimal sebesar 30% dari luas daerah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penataan RTH di DKI Jakarta telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007? Untuk mengkaji permasalahan yang ada, maka dalam penelitian ini menggunakan Metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penataan ruang terkait dengan RTH di DKI Jakarta tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang serta peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku. Kata kunci: penataan ruang, ruang terbuka hijau, jakarta
PERADILAN MILITER BAGI TAHANAN ANAK-ANAK PALESTINA DI ISRAEL Rizky Gabrilla Yuliandawaty; Atik Krustiyati; Tjondro Tirtamulia
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Israel is the only country in the world applied military judicial and military law for under ages. Those childern became an object of arrest and oppression like there are no child’s protection law. This kind of action is violating to the Convention on the Rights of the Child 1989, Humanitary Law, and other International Human Rights instruments. This research is showing that Israel has violated the provisions of the Convention on the Rights of the Child 1989 and other International Law instruments of Child Rights protection and the rights that should be obtained by Palestinian Childern. Keywords: military judicial for children, child protection, children rights Abstrak— Israel merupakan satu-satunya negara yang memberlakukan peradilan militer dan menerapkan hukuman militer bagi anak-anak. Anak-anak tersebut menjadi objek penahanan dan penganiayaan sehingga perlindungan anak seakan tidak ada. Padahal, hal ini secara jelas bertentangan dengan Konvensi Hak-Hak Anak 1989, Hukum Humaniter dan Instrumen Hukum mengenai hak asasi manusia lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Israel telah melanggar ketentuan yang ada di dalam Konvensi Hak-Hak Anak 1989 dan instrument hukum internasional lainnya yakni terkait dengan perlindungan anak serta Hak-hak yang seharusnya diperoleh oleh anak-anak Palestina. Kata kunci: peradilan militer bagi anak-anak, perlindungan anak, hak-hak anak
NEW PERSPECTIVE IN THE LEADERSHIP VALUES BASED ON BUGIS CULTURES IN “P” RESTAURANT Jerry Rudi Lamat; Wiyono Pontjoharyo; Noviaty Kresna Darmasetiawan
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Purpose This study aims to explore the Bugis leadership values in the small business “P” restaurant. The factors under study that are the Bugis values, SMEs, and the leadership values. Design / methodology / approach Semi-structured interviews and observations are used to collect the research data. “P” restaurant owner asked to explain the culture in the restaurant when the owner led the restaurant. Employees are asked to assess their leaders regarding perceptions about the characteristics of their leaders. Findings The results showed that the theory of cultural leadership can be applied in Indonesia. In this case the culture of leadership can be associated with leadership values Originality This research applies the value of Bugis culture in "P" restaurant as an effort to find out the appropriate leadership values factors based on culture, where Bugis culture and leadership values are the most important factors in determining the right leadership for effectiveness in a SMEs. Keywords: bugis culture, leadership, values, SMEs. Abstrak Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai kepemimpinan Bugis di restoran "P" bisnis kecil. Faktor-faktor yang diteliti adalah nilai-nilai Bugis, UKM, dan nilai kepemimpinan. Desain / metodologi / pendekatan Wawancara dan observasi semi-terstruktur digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Pemilik restoran “P” diminta menjelaskan budaya di restoran ketika pemilik memimpin restoran. Karyawan diminta menilai pemimpin mereka tentang persepsi mereka tentang karakteristik pemimpin mereka. Temuan Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori kepemimpinan budaya dapat diterapkan di Indonesia. Dalam hal ini budaya kepemimpinan dapat dikaitkan dengan nilai-nilai kepemimpinan. Orisinalitas Penelitian ini menerapkan nilai budaya Bugis di restoran "P" sebagai upaya untuk mengetahui faktor gaya kepemimpinan yang tepat berdasarkan budaya, di mana budaya Bugis dan nilai kepemimpinan adalah faktor paling penting dalam menentukan kepemimpinan yang tepat untuk efektivitas dalam UKM. Kata kunci: budaya bugis, kepemimpinan, nilai, UKM.
E-MONEY REGULATIONS AND COMPARISON BETWEEN INDONESIA AND HONG KONG Ku Yun Yin; Aluisius Hery Pratono; Njoto Benarkah
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose— The purpose of this research is to find out the differences and similarities in two different regions: Indonesia and Hong Kong. Design/methodology/ approach— Data is collected from various of sources, from online journals, published journals, to online news etc. Because this thesis is trying to bring the latest informations as possible, so online news are one of the essential sources. Findings— The findings revealed the e-wallet facilities’ differences and similarities in two regions, in terms of facilities coverage, maturity and ease of use and adoption. Value— For the benefits of audiences, this thesis is providing some of the latest informations we could find online by the time this thesis is written, for the best of author’s knowledge. Keywords E-Wallet, Indonesia, Hong Kong, E-Money, Financial, Regulation, Qualitative, Comparison Paper type Research paper
MANAGING SUSTAINABILITY AT LOGISTICS SERVICE PROVIDER THROUGH SERVICE QUALITY: COMPANY’S PERSPECTIVE Paskalia Vica Putri Permata; Noviaty Kresna Darmasetiawan; Wiyono Pontjoharyo
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — In the era of globalization, competition among logistical transport companies is tight and each company is required to have the right strategy to survive. Customer satisfaction is one of the most important factors in the success of a logistics company, but in the process of forming customer satisfaction, the logistics company must have a strong strategy by implementing aspects of service quality. This study aims to provide an overview of how logistics transportation companies maximize service for customers by linking corporate strategy with service quality aspects. This research uses a qualitative exploration approach with semi-structural interview methods, observation, and document analysis. The results showed that PT. Berkat Aci Mulia formed its strategy by considering the evaluation and expectations of its customers which could then be related to four aspects of service quality namely; tangibility, reliability, responsiveness, and empathy. Good quality service-based and provided to customers can make PT. Berkat Aci Mulia maintains business amid intense competition with its competitors Keywords: service orientation, service quality, customer satisfaction Abstrak — Di era globalisasi, persaingan antar perusahaan transporatasi logistik semakit ketat dan setiap perusahaan dituntut untuk dapat memiliki strategi yang tepat agar dapat bertahan. Kepuasan pelanggan adalah salah satu faktor terpenting dalam keberhasilan perusahaan logistik, tetapi dalam proses pembentukan kepuasan pelanggan, perusahaan logistik harus memiliki strategi yang kuat dengan menerapkan aspek kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana perusahaan transportasi logistik dalam memaksimalkan layanan bagi para customer dengan menghubungkan strategi perusahaan dengan aspek service quality. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksplorasi kualitatif dengan metode wawancara semi struktural, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Berkat Aci Mulia membentuk strateginya dengan mempertimbangkan evaluasi dan ekspetasi dari para pelanggan yang kemudian dapat dikaitkan dengan empat aspek service quality yaitu; tangibility, reliability, responsiveness, and empathy. Kualitas layanan yang baik yang berbasis dan diberikan pada pelanggan dapat membuat PT. Berkat Aci Mulia mempertahankan bisnis di tengah persaingan yang ketat dengan para pesaingnya. Kata kunci: orientasi layanan, kualitas layanan, kepuasan pelanggan
HUBUNGAN ANTARA MONEY ATTITUDE DENGAN IMPULSIVE BUYING TENDENCY MELALUI MATERIALISM SEBAGAI MEDIATOR Kadek Kristina Fajar Laksmi; Laurentia Verina Halim Secapramana; Honey Wahyuni; Sugiharto Elgeka
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Impulsive buying tendency is tendency to make unplanned buying activities. This activity is driven by cognitive aspects as indicated by the lack of planning in making purchases and affective aspects that emphasize emotional responses. The way individuals interpret money can cause impulsive buying tendency, especially if money interpreted by ownership of worldly things. This study aims to look the role of materialism as mediator between money attitude and impulsive buying tendency. This research used quantitative method. Respondents were 393 people. The sampling technique used purposive sampling with criteria; active bachelor student of Surabaya University, class of 2016-2019, aged 17-23 years. The scale used Money Attitude Scale from Yamauchi and Templer (1982), Impulsive Buying Tendency Scale from Verplanken and Herabadi (2001), and Materialism Value Scale from Richins and Dawson (1992). The results show there is a role for materialism as mediator between the two variables (B = 0.0787; SE = 0.0239; CI = 0.0373, 0.1299). It is known that individuals interpret money focused on spending without any purpose to impress others. This particularly apparent in purchase of accessories, clothing, food and drinks. Because consumers already know materialism can trigger impulsive buying tendency, consumers should be able to use their money wisely. Keywords: money attitude, impulsive buying tendency Abstrak— Impulsive buying tendency merupakan kecenderungan untuk melakukan aktivitas pembelian yang tidak terencana. Aktivitas ini didorong oleh aspek kognitif yang ditunjukkan dengan kurangnya perencanaan dalam melakukan pembelian serta aspek afektif yang menekankan pada respon emosional. Cara individu memaknai uang dapat menyebabkan kecenderungan impulsive buying, apalagi uang tersebut dimaknai dengan kepemilikan akan hal-hal duniawi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan materialisme dalam memediasi antara money attitude dengan impulsive buying tendency. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jumlah responden yang didapatkan adalah 393 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria; mahasiswa aktif S1 Universitas Surabaya, angkatan 2016-2019, berusia 17-23 tahun. Skala yang digunakan adalah Money Attitude Scale diadaptasi dari Yamauchi dan Templer (1982), Impulsive Buying Tendency Scale diadaptasi dari Verplanken dan Herabadi (2001), dan Materialism Value Scale diadaptasi dari Richins dan Dawson (1992). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peranan materialism sebagai mediator dalam memediasi kedua variabel tersebut (B= 0.0787; SE= 0.0239; CI= 0.0373, 0.1299). Diketahui bahwa individu memaknai uang yang difokuskan pada pembelanjaan semata tanpa ada tujuan untuk memberikan kesan pada orang lain. Hal tersebut khususnya nampak pada pembelanjaan aksesoris, pakaian, makanan serta minuman. Dikarenakan konsumen sudah mengetahui materialisme dapat memicu terjadinya impulsive buying tendency maka seharusnya konsumen dapat menggunakan uangnya dengan bijak. Kata kunci: money attitude, impulsive buying tendency
HUBUNGAN ANTARA QUALITY OF WORK LIFE DENGAN TURNOVER INTENTION Rosita Oliviani; Laurentia Verina Halim Secapramana; Listyo Yuwanto
CALYPTRA Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract — Turnover intention is the employees’s intention to leave a company at this time. Turnover intention becomes one of the predictor that causing turnover. A high rate of the turnover will impact the company’s expenses for the recruitment and selection of the new employees, also will impact the social instability of a company. This research used quantitative correlational study with survey or questionnaire approached. The samples are calculated using the raosoft application. The data were collected from 194 employees at PT. X in Pasuruan, East Java. The sampling technique using accidental sampling that adjusted to the criteria of this research, such as employees aged around 20 – 60 years and have worked for at least 1 year. Turnover intention measured by turnover intention scale by Mobley et al (1979), while quality of work life measured by EWON Scale (2002) and open questions. Data analysis in this study is using the SPSS 22.0 application. The results of the analysis show that there is a relationship between quality of work life and turnover intention (r = -0.279, p <0.05). The correlation shows that the quality of work life can improve employee performance and higher productivity so it will reduce the intention to leave from the company. Job security became the aspect that had the highest correlation value with turnover intention (r = -0.313, p <0.05). Based on the results, implications for the company are increase or maintain the level of quality of work life . For further research, it is expected to increase the variation of open questionnaires to get other factors that affect the quality of work life. Keywords: quality of work life, turnover intention Abstrak— Turnover intention adalah niat karyawan untuk keluar dari suatu perusahaan saat ini. Turnover intention menjadi salah satu prediktor terjadinya turnover. Tingkat turnover yang tinggi akan berdampak pada pengeluaran biaya perusahaan yang semakin besar guna perekrutan dan seleksi karyawan baru serta akan berdampak pada ketidak stabilan kondisi sosial suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional kuantitatif dengan pendekatan survei atau kuesioner. Perhitungan sampel menggunakan aplikasi raosoft. Data dikumpulkan dari 194 karyawan di PT. X di Pasuruan, Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yang disesuaikan dengan kriteria penelitian ini, yaitu karyawan berusia sekitar 20 - 60 tahun dan telah bekerja minimal selama 1 tahun. Intensi keluar dari perusahaan diukur dengan skala dari Mobley et al (1979) sedangkan kualitas kehidupan kerja diukur dengan Skala EWON (2002), dan pertanyaan terbuka. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS 22.0. Hasil penelitian menujukkan bahwa ada hubungan antara quality of work life dengan turnover intention (r = -0,279, p< 0.05). Job security menjadi aspek yang memiliki nilai korelasi tertinggi dengan turnover intention (r = - 0,313, p< 0.05). Korelasi tersebut menunjukkan bahwa subjek menganggap bahwa kualitas kehidupan pekerjaan menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan yang lebih tinggi sehingga hal itu akan mengurangi adanya intensi keluar yang dimiliki oleh karyawan. Implikasi bagi perusahaan adalah perusahaan dapat meningkatkan atau mempertahankan tingkatan quality of work life. Bagi penelitian selanjutnya dapat menambah variasi angket terbuka untuk mendapatkan faktor lain yang memengaruhi kualitas kehidupan pekerja. Kata kunci: kualitas kehidupan kerja, intensi keluar

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue