cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 2355620X     DOI : 10.12928
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Pengembangan buku ajar fisika berbasis kearifan lokal siswa di Kelas X SMA Negeri 01 Seponti Retno nurmaya sari; Dwi Fajar Saputri; Matsun matsun
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i1.20485

Abstract

Abstrak. Penelitian yang dilakukan didasari oleh belum adanya Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4-D (Four D Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Instrument yang digunakan yaitu instrument berupa angket validasi menggunakan skala likert dengan rentang skor 1-4. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti memiliki hasil validasi untuk ahli materi dengan skor rata-rata 78,75% dan validasi ahli media dengan skor rata-rata 77,27% dengan kategori sangat layak. Respon siswa memiliki skor 76% dengan kategori sangat baik. Kelebihan dari buku ajar yang dikembangkan yaitu memuat kontensehari-hari yang ada di daerah siswa tinggal sehingga mudah dalam memahami konsep fisika. Abstract. The research carried out was based on the absence of a Physics Textbook based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. Therefore, this study aims to develop a Physics Textbook based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. Specifically, this study aims to determine the feasibility and response of students to Physics Textbooks Based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. The research method used is the research and development (R&D) method using the 4-D model (Four D Models) which consists of four stages, namely the define stage, the design stage, the develop stage, and the deployment stage. (disseminate). The instrument used was an instrument in the form of a validation questionnaire using a Likert scale with a score range of 1-4. Based on the results of data analysis, it is known that the Physics Textbook Based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti has validation results for material experts with an average score of 78.75% and validation of media experts with an average score of 77.27% with a very feasible category. Student response has a score of 76% in the very good category.  The advantages of the developed textbooks are that they contain everyday content that is in the area where students live so that it is easy to understand the concepts of physics.
Pengembangan penuntun praktikum kapasitor sebagai perangkat pembelajaran fisika berbasis keterampilan proses sains Resty Dwi Asry; Andri Suherman; Asep Saefullah
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v7i2.17249

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan respon uji coba terbatas penuntun praktikum kapasitor berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) sebagai perangkat pembelajaran fisika. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D. Penuntun praktikum ini sebagai perangkat pembelajaran fisika mampu memfasilitasi beberapa kegiatan praktikum yang mana setiap langkahnya berkaitan dengan KPS, diantaranya yaitu praktikum kapasitansi kapasitor keping sejajar, susunan kapasitor (seri-paralel-gabungan) dan pengisian pengosongan kapasitor. Hasil penelitian menunjukan bahwa penuntun praktikum layak digunakan, yaitu dengan nilai kelayakan 81,235% yang dikategorikan menjadi sangat layak serta mendapatkan respon peserta didik dengan kategori sangat baik sebesar 85,2%. Berdasarkan hasil yang didapat bahwa Penuntun Praktikum Kapasitor dapat memfasilitasi KPS siswa dan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran fisika.Kata kunci: Keterampilan Proses Sains (KPS), perangkat pembelajaran, penuntun praktikum kapasitor Abstract. This study aims to determine the feasibility and response of a limited trial of capacitor practicum guides based on Science Process Skills (SPS) as a physics learning tool. The method used is research and development (R&D) with the 4-D model. This practicum guide as a physics learning tool can facilitate several practicum activities in which each step is related to SPS, including the practicum capacitance of parallel pieces of capacitors, an arrangement of capacitors (series-parallel-combined), and charging-discharging of capacitors. The results showed that the practicum guide was feasible, namely with a feasibility value of 81.235%, which was categorized as very feasible and obtained student responses in the very good category of 85.2%. Based on the results obtained, the Capacitor Practicum Guide can facilitate students SPS and is suitable for use as a tool for learning physics.Keywords: Science Process Skills (SPS), learning media, capacitor practicum guide,
Meta-Analisis Media Scratch terhadap Keterampilan Computational Thinking Siswa SMA dalam Pembelajaran Fisika Widya Nugraheni Widiningrum; Wahyu Hardyanto; Siti Wahyuni; Putut Marwoto; Budi Naini Mindyarto
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i1.19433

Abstract

Abstrak. Pembelajaran jarak jauh membuat siswa kesulitan dalam belajar fisika yang abstrak sehingga diperlukan media yang menarik minat belajar siswa. Scratch merupakan salah satu media yang mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelebihan dan kekurangan serta keterampilan computational thinking selama menggunakan media pembelajaran scratch pada fisika jenjang SMA. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan analisis deskriptif kualitatif. Scratch mampu meningkatkan keterampilan computational thinking siswa karena didesain untuk mengembangkan kreatifitas dengan membuat animasi dan simulasi, kemampuan berpikir secara sistematis, kolaboratif dan dapat merealisasikan algoritma sehingga mampu menerapkan pola pikir logika yang dapat membuat konsep sederhana menjadi kompleks dalam pembelajaran fisika. Abstract. Distance education makes it difficult for students to learn abstract physics that is needed media that attracts students interesting. Scratch is one of the media that supports the implementation of this learning. The research aims to determine strengths and weaknesses, computational thinking skills while using media scratch in high school physics. The method used is a systematic literature review with qualitative descriptive analysis. Scratch can improve computational thinking skills because it develops creativity, think systematically, collaboratively, and realize algorithms made up apply logical thinking patterns that can make simple concepts complex in physics learning. 
Pengembangan baterai sederhana dari kaktus untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika Fitrawati Fitrawati; Sahrul Saehana
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i1.20796

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan baterai sederhana dari kaktus untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika dalam bentuk video. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, mengacu pada model Research and Development (R&D). Tegangan dan arus rata-rata yang diperoleh adalah 1,655 Volt dan 0,04 mA. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan skala likert lima yang ditujukan kepada ahli media dan Mahasiswa Fisika kelas C 2017. Data kualitas produk yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Kualitas produk berdasarkan hasil analisis penilaian ahli media diperoleh persentase sebesar 77,50% dengan interpretasi “Baik”. Untuk hasil tanggapan Mahasiswa Fisika kelas C 2017 pada uji terbatas diperoleh persentase sebesar 82,66% dengan interprestasi “Sangat Baik”. Produk video pembelajaran yang dikembangkan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi belajar mahasiswa berdasarkan hasil uji coba dan analisis angket yang menunjukan bahwa produk baterai sederhana dari kaktus layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika. Abstract. This study aims to produce a simple battery from a cactus to be used as a medium for learning physics in the form of video. This type of research is development research, referring to the model Research and Development (R&D). The average voltage and current obtained are 1.655 Volt and 0.04 mA. The instrument used was a questionnaire with a Likert scale of five which was addressed to media experts and Physics Students Class C 2017. The product quality data obtained were analyzed using descriptive analysis. The quality of the product based on the analysis of the media expert's assessment obtained a percentage of 77.50% with the interpretation of "Good". For the results of the responses of Physics Students Class C 2017 on the limited test obtained a percentage of 82.66% with the interpretation "Very Good". The learning video product developed was proven to increase students' knowledge and motivation based on the results of trials and questionnaire analysis which showed that a simple battery product from cactus was suitable for use as a physics learning medium
Efektivitas integrasi asesmen formatif concept checks pada pembelajaran fisika dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa SMA Hani Nur Azizah; Ridwan Efendi; Saeful Karim
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v7i2.17284

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil studi pendahuluan yang menunjukkan bahwa masih banyaknya pendidik yang menerapkan penilaian hanya untuk mengetahui hasil belajar siswa di akhir pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatu penilaian yang dapat meningkatkan pemahaman siswa selama pembelajaran yang dikenal dengan asesmen formatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan efektivitas asesmen formatif concept checks dalam meningkatkan kemampuan kognitif siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 59 siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan kognitif yang dianalisis menggunakan uji t dan effect size. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan kognitif siswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dan nilai effect size yang termasuk dalam kategori sedang. Secara keseluruhan Integrasi asesmen formatif concept checks pada pembelajaran fisika efektif terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa.Kata kunci: Asesmen Formatif, Concept Checks, Kemampuan Kognitif Abstract. This research is motivated by the result of a preliminary study, which shows that there are many educators who apply assessment only to find out the student learning outcomes at the end of learning. Therefore, an assessment is needed that can improve students' understanding during learning, known as a formative assessment. The purpose of this study is to know the effectiveness of formative concept checks on students' cognitive abilities. The research method was used a quasi-experimental design with one group pretest-posttest design. The sample in this study was class X students senior high school in Bandung, an amount of 59 students. The data collection was conducted through a cognitive abilities test. The data were analyzed using the t-test and effect size. The results showed that there was a difference in the increased cognitive ability of students between the experimental class and the control class and the effect size value included in the medium category. This shows that the integration of formative assessment concept checks in physics learning was effective in improving the cognitive abilities of students.Keywords: Formative Assessment, Concept Checks, Cognitive Abilities
Pemanfaatan daun sereh (Cymbopogon citratus) dan lidah mertua (Sansevieria trifasciata) sebagai kisi difraksi sederhana berbantuan tracker Azizah Mutiarani; Durrotun Nafisah; Putut Marwoto; Bambang Subali; Fianti Fianti; Luqman Hakim
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i1.19434

Abstract

Abstrak. Gelombang cahaya yang mengalami pelenturan ketika melewati sebuah celah sempit disebut dengan fenomena difraksi. Fenomena difraksi dapat dilihat dengan melakukan eksperimen sederhana menggunakan bahan alam. Penelitian ini menggunakan kisi berbahan daun sereh (Cymbopogon citratus) dan tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata) dengan menggunakan laser merah (λ = 632,8 nm) dengan beberapa variasi jarak kisi terhadap layar. Pola difraksi dianalisis menggunakan perangkat lunak Tracker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kisi difraksi menggunakan daun sereh dan lidah mertua menunjukkan fenomena difraksi cahaya sehingga dapat digunakan sebagai kisi difraksi sederhana berbahan alam dengan nilai d=(34.20 +/- 7.86) x 10^-6 m dan d=(62.50 +/- 13.60) x 10^-6 m pada kisi difraksi tanaman lidah mertua. Abstract. The light waves which flex when they pass through a narrow gap are called diffraction. The diffraction phenomenon can be seen by conducting simple experiments using natural materials. This study used a diffraction grating made from lemongrass leaves (Cymbopogon citratus) and sansevieria (Sansevieria trifasciata) using a red laser (λ = 632.8 nm) with several variations in the distance of the diffraction grating to the screen. The diffraction patterns were analyzed using Tracker software. The results of this study show that the diffraction grating using lemongrass leaves and sansevieria  show the phenomenon of light diffraction so that it can be used as a simple diffraction grating made from natural ingredients with values d=(34.20 +/- 7.86) x 10^-6 m of lemongrass leaves and d=(62.50 +/- 13.60) x 10^-6 m for the diffraction grating of the sansevieria.
Korelasi antara kompetensi digital dan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa pendidikan fisika Yanti Sofi Makiyah; Nana Nana; Ifa Rifatul Mahmudah
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v7i2.17798

Abstract

Abstrak. Mahasiswa Pendidikan Fisika harus memiliki kompetensi digital dan kemampuan berpikir kreatif abad 21, sehingga kompetensi tersebut harus dilatihkan bagi Mahasiswa Pendidikan Fisika. Salah satu cara untuk melatih kompetensi dan keterampilan tersebut dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dalam penelitian korelasional, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi digital dan keterampilan berpikir kreatif. Subjek penelitian terdiri dari 65 Mahasiswa Pendidikan Fisika yang mengambil mata kuliah Mekanika tahun ajaran 2019/2020 dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu lembar observasi kompetensi digital, lembar observasi keterampilan berpikir kreatif, dan wawancara yang dilakukan oleh tiga orang observer. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif yang sangat tinggi antara kompetensi digital dan keterampilan berpikir kreatif dengan nilai koefisien korelasi 0,84 dan kontribusi kompetensi digital terhadap keterampilan berpikir kreatif sebesar 71%.Kata kunci: kompetenci digital, keterampilan berpikir kreatif, project based learning Abstract. Physics education students must possess digital competence and creative thinking skills in the 21st century, so these competencies must be trained for Physics Education Students. One way to train these competencies and skills to apply a project-based learning model in physics learning. This research is non-experimental quantitative research in correlational research, aiming to determine the relationship between digital competence and creative thinking skills. The research subjects consisted of 65 Physics Education Students taking Mechanics courses for the 2019/2020 academic year using research instruments, namely digital competency observation sheets, creative thinking skills observation sheets, and interviews conducted by three observers. Based on the data analysis results, it is concluded that there is a very high positive correlation between digital competence and creative thinking skills with a correlation coefficient value of 0.84 and the contribution of digital competence to creative thinking skills by 71%.Keywords: digital comptence, creative thinking skills, project based learning
Identifikasi penggunaan EDP (Engineering Design Process) dalam berpikir engineer siswa SMA melalui Lembar Kerja Siswa (LKS) Moch. Bachrul Ulum; Pramudya Dwi Aristya Putra; Lailatul Nuraini
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i2.20753

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peran EDP dalam proses berpikir engineer siswa melalui LKS sebagai bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus tunggal. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji kredibilitas menggunakan triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan profil berpikir engineer masing-masing siswa berbeda-beda. Data yang diperoleh menunjukkan siswa dapat memberikan pemecahan masalah hingga memberikan desain solusi pada sintaks EDP. Siswa memberikan pemecahan masalah terjadi dalam sintaks EDP pada ruang lingkup masalah yaitu tahap define, dan learn. Sedangkan pada tahap plan, try, test, dan decide siswa dapat menghasilkan ide yang digunakan sebagai solusi pemecahan masalah berupa desain rekayasa dengan memberikan penjelasan yang jelas bagaimana solusi tersebut dapat bekerja optimal untuk digunakan.Kata kunci: LKS, EDP, berpikir engineerAbstract. This study aims to determine how the role of EDP in the thinking process students engineers through student worksheets as teaching materials. This type of research is qualitative using a single case study method. Data were collected by observation, interviews, and documentation. Test using triangulation technique and member check. The results of this study show that each students engineering thinking profile is different. The data obtained shows that students can solve problems to provide design solutions to the EDP syntax. Students provide solutions to problems that occur in the EDP syntax in the scope of the problem, namely the definition and learn stages. While at the stage of the plan, try, test, and decide students can generate ideas that are used as problem-solving solutions in the form of engineering designs by providing a clear explanation of how the solution can work optimally for use.Keywords: LKS, EDP, think engineer
Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik SMAN 1 Kembang Allif Silfiyana Rohman; Wiyanto Wiyanto; Budi Astuti
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i2.21009

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan secara daring melalui Google Meet dan Whatsapp Group selama dua siklus. Adapun kegiatan penelitiannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA-3 SMAN 1 Kembang. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan wawancara kemudian di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada Siklus I terdapat 57% peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan dan terjadi peningkatan pada Siklus II sebanyak 77% peserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan. Peningkatan kriteria ketuntasan tersebut dapat terjadi karena guru memberi motivasi yang menarik agar peserta didik lebih fokus mengikuti pembelajaran. Kemudian, guru memonitoring kegiatan peserta didik dalam berkelompok dan mengkoordinir peserta didik agar ikut berkontribusi dalam kelompoknya. Selain itu juga memberikan tambahan waktu untuk presentasi hasil diskusi agar peserta didik dapat berdiskusi lagi jika ada perbedaan pendapat. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X MIPA-3 SMA N 1 Kembang.Kata kunci: hasil belajar kognitif, problem based learning Abstract. This study aims to determine the cognitive learning outcomes of students using the Problem Based Learning (PBL) learning model. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach. This research was conducted online through Google Meet and Whatsapp Group for two cycles. The research activities include planning, implementation, observation/evaluation and reflection. The subjects of this study were students of class X MIPA-3 SMAN 1 Kembang. Data collection techniques using tests and interviews are then analyzed qualitatively. The results obtained are that in Cycle I there are 57% of students who reach the criteria of completeness and an increase in Cycle II as much as 77% of students who have achieved the criteria of completeness. The increase in the criteria for completeness can occur because the teacher provides interesting motivation so that students are more focused on participating in learning. Then, the teacher monitors the activities of students in groups and coordinates students to contribute to the group. In addition, it also provides additional time for presentation of the results of the discussion so that students can discuss again if there are differences of opinion. The results of this study indicate that the application of the Problem Based Learning learning model can improve the cognitive learning outcomes of students in class X MIPA-3 SMA N 1 Kembang.Keywords: cognitive learning outcomes, problem based learning
Pengembangan media pembelajaran fisika berbantuan javascript pada materi pokok listrik statis Nur Insana; Erniwati Erniwati; Sayahdin Alfat
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jrkpf.v8i2.21052

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Revolusi Industri 4.0 yang menuntut pembelajaran berbasis ICT yaitu pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer terkhususnya dalam proses pembelajaran fisika sehingga memudahkan peserta didik memahami konsep fisika yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika berbantuan JavaScript pada materi pokok listrik statis, memverifikasi validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini merupakan model penelitian Research and Development yang dikembangan oleh Borg dan Gall tapi dibatasi hanya sampai dengan tahapan kelima. Hasil penelitian sebagai berikut; Pertama, JavaScript dapat digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran fisika pada materi Listrik Statis dengan mudah dikarenakan bahasa ini bersifat open source, high level language, menawarkan kemudahan dan fleksibel. Kedua, hasil analisis validitas menggunakan indeks yang diusulkan oleh Aiken menyatakan bahwa hasil validitas Ahli Materi diperoleh skor rata-rata “0.82” berkategori “Sangat Tinggi” dan Ahli IT/Media diperoleh skor rata-rata “0.78” berkategori “Tinggi”. Ketiga, hasil uji terbatas menunjukan presentase respon Peserta Didik sebesar 86.56% berkategori “Sangat Baik” dan respon Pendidik memperoleh rata-rata sebesar 3.42 berkategori “Baik”. Sehingga disimpulkan bahwa “pengembangan media pembelajaran fisika menggunakan JavaScript pada materi pokok listrik statis” sukses menjadi media pembelajaran dengan kategori valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: Media Pembelajaran, Medan Listrik, Potensial Listrik, JavaScript Abstract. This research is motivated by the application of Industry Revolution 4.0 that demands ICT-based learning, which uses computer-based learning media specifically in the physics learning process so it makes it easy for learners to understand the concept of abstract physics. The study aims to design a physics learning media on a static electricity subject using JavaScript and verify its validity and practicality. This research is a Research and Development method developed by Borg and Gall but it is limited to only five stages. Its results are; First, JavaScript can easily be used to design a physics learning media on the subject of static electricity because the language is open source, high-level language, offering ease and flexibility. Second, results of validity analysis using the index proposed by Aiken stated that the results of the validity of Material Experts have shown an average score of "0.82" categorized as "Very High" and "0.78" on "High" category from IT/Media Experts. Third, limited result tests shown the percentage of learner's response by 86.56% on the "Excellent" category, and the educator's response obtained an average of 3.42  in the "Good" category.  We concluded that "physics learning media development on the subject of static electricity using JavaScript"  has successfully become a learning medium with valid and practically used as a learning medium.Keywords: Learning Media, Electric Field, Electric Potential, JavaScript

Filter by Year

2014 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 1 (2021): April 2021 Vol 7, No 2 (2020): October 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014) More Issue