cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
snimed
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Perancangan Dashboard Sistem Manajemen Kesehatan Ibu Hamil Fiarni, Cut; Maharani, Herastia; Sipayung, Evasaria; Yonathan, Raynaldi
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2017
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kesehatan kehamilan diperlukan untuk mengelola faktor-faktor terkait resiko kehamilan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk mencapai manfaat kesehatan kehamilan maksimal. Akan tetapi, permasalahan yang timbul pada saat ini adalah dari hasil pengamatan pada beberapa klinik bersalin, pencatatan yang dilakukan klinik-klinik tersebut belum sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sehingga berpotensi terhadap keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya kehamilan. Disamping itu, pencatatan menggunakan media kertas membuat keterbatasan informasi dan rentan terhadap kehilangan atau kerusakan dan terbatas dalam pemanfaatannya. Untuk itu, pada penelitian ini dirancanglah sebuah applikasi berupa ubiquitous sistem informasi kesehatan ibu hamil, yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun sesuai kebutuhan pemanfaatannya. Sistem usulan ini dilengkapi pula dengan fitur dashboard dan alert system sehingga evaluasi dan penanganan masalah terkait kondisi kehamilan mudah diketahui. Dengan sistem informasi kesehatan ini dapat membantu bidan dalam memantau perkembangan kondisi kesehatan ibu hamil dan janin, serta dapat dilakukan pemantauan terhadap data sesuai indikator, seperti tinggi fundus, tekanan darah, berat badan, dan detak jantung janin. Untuk menjamin usability dari sistem informasi ini, dilakukan user acceptance testing dengan hasil nilai skor sistem secara keseluruhan adalah 89,2% dari sisi tampilan antarmuka dan 87,9% dari sisi kebutuhan fungsi sistem informasi.
Metode Data Mining K-Means Untuk Klasterisasi Data Penanganan Dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Cahyana, Nur Heri; Aribowo, Agus Sasmito
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2018
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data mining adalah metode pengolahan data untuk mencari pola tersembunyi dalam data tersebut sehingga pola tersebut dapat dipakai sebagai pengetahuan. Salah satu jenis algoritma data mining adalah k-means yang dapat dipakai untuk mengelompokkan data ke dalam beberapa klaster yang lebih homogen. Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana memakai k-Means untuk mengelompokkan data kecamatan di Kabupaten Blora berdasarkan beberapa indikator kesehatan. Indikator keberhasilan pelayanan kesehatan yang dimaksud adalah ketanggapan pelayanan kesehatan, ruang lingkup pelayanan kesehatan dan kesehatan ibu dan anak. Dalam penelitian ini dipilih tiga buah atribut untuk menilai kualitas layanan kesehatan yaitu persentase jumlah kasus diare yang ditangani terhadap jumlah perkiraan penderita, jumlah kasus pneumonia yang ditangani dibandingkan dengan jumlah perkiraan penderita dan jumlah balita yang terlayani dibandingkan dengan jumlah total balita. Hasil penelitian berupa klasterisasi tahunan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Blora yang bisa dipakai untuk menggambarkan distribusi kecamatan berdasarkan profil penanganan dan pelayanan kesehatan masyarakat masing-masing.
Implementasi Model Regresi untuk Estimasi Berat Lahir Bayi Berdasarkan Pengukuran Ultrasonografi (USG) Studi Kasus: RSKIA Sadewa Sleman, Yogyakarta Astrianty, Ledy Elsera; Muhimmah, Izzati; Fitriyati, Yasmini; Fajriyah, Rohmanul
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2019
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan estimasi Berat Badan Lahir (BBL) penting pada kehamilan, karena ukuran janin (terlalu kecil atau terlalu besar) adalah salah satu faktor penghambat persalinan (komplikasi obstetri). Biometri janin dengan USG diasumsikan lebih akurat dalam estimasi BBL, karena mencakup berbagai dimensi linear maupun planar dari fetus. Penerapan model estimasi BBL berbeda pada tiap populasi, karena sebuah model yang ada tidak bisa (tidak valid) diterapkan ke semua populasi. Sehingga perlu diperbaharui dan dikembangankan untuk mendapatkan validitas model estimasi BBL yang sesuai dengan populasi tertentu. Sebagian penelitian di dunia terkait estimasi BBL yang telah dilakukan menggunakan parameter USG yaitu Biparietal Diameter (BPD), Head Circumferencial (HC), Femur Lenght (FL), dan Abdominal Circumferencial (AC). Implementasi model regresi dipilih untuk mendapatkan suatu bentuk hubungan antara variabel yang diestimasi dengan variabel yang mempengaruhi estimasi.
DATAMINING PERESEPAN ELEKTRONIK DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER: POTENSI PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUKUNG KEPUTUSAN KLINIS Sanjaya, Guardian Y.; Harry, Sunandar; Lazuardi, Lutfan; Faizah, Noor
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2012
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan terkait persepan obat. Peresepan obat tidak rasional seperti polifarmasi, penggunaan antibiatik yang berlebih serta pemberian suplemen obat telah lama diketahui sebagai salah satu permasalahan kualitas pelayanan kesehatan. Sebagai badan kesehatan dunia, WHO sendiri telah memBerikan guidance terhadap mekanisme evaluasi ini sejak tahun 1993, mengingat dampak negatif baik secara klinis maupun sosio-ekonomi yang ditimbulkan. Sistem persepan elektronik yang akhir-akhir ini banyak diimplementasikan di beberapa fasilitas kesehatan berpotensi dalam memudahkan proses evaluasi ini. Bahkan, jika dikembangkan lebih lanjut, peresepan obat elektronik dapat ditingkatkan dengan mengkombinasikan sistem pendukung keputusan seperti peringatan terhadap alergi, penyesuaian dosis obat, peringatan interaksi obat dan atau kesesuaian jenis obat dengan formularium. Salah satu pendekatannya adalah kecerdasan buatan melalui konsep knowledge discovery from database (KDD). Untuk melihat potensi tersebut, paper ini menilai pola peresepan obat dengan bantuan aplikasi datamining Alphaminer dari E-business Technology Institute, the University of Hongkong. Terdapat 52.572 kunjungan pasien yang teridentifikasi pada 3 fasilitas kesehatan primer dalam kurun waktu 2010 sampai 2012. Sebanyak 8.580 (16,3%) kunjungan tidak diresepkan obat. Selebihnya, diberikan resep dengan variasi jumlah obat antara 1 sampai 18 obat dengan nilai median 4. Walaupun dibatasi pada 10 besar penyakit (karena keterbatasan aplikasi datamining yang digunakan), dapat dilihat pola pemberian obat pada diagnosis yang dimaksud. Banyaknya warna pada tiap-tiap bar menunjukkan jenis obat yang sering diresepkan, sedangkan lebar/tebal warna menunjukan seringnya obat tersebut diresepkan pada kasus diagnosis yang sama. Dengan pola tersebut, decision support system untuk peresepan obat dapat dikembangkan, namun terbatas pada fungsi suggestion. Fungsi lain seperti pengecekan dosis obat, interaksi antar obat, interaksi antar obat dan kondisi fisik umpamanya belum dapat dilakukan dan lebih tepat jika menggunakan pendekatan role-based (knowledge-based). Selain itu, nonknowledge-based ini juga terkendala validitas peresepan obat yang dilakukan di fasilitas kesehatan primer. Namun demikian, evaluasi terkait pola persepan obat tetap dapat dilakukan dan bahkan diperluas dengan variabel-variabel lainnya seperti kelompok umur, jenis jaminan kesehatan pasien dan dokter yang memberikan resep. Konsep datamining memiliki potensi dalam mengembangkan sistem pendukung keputusan klinis pada peresepan elektronik. Namun demikian, potensi ini harus diimbangi dengan pengetahuan peresepan obat yang rasional, dalam upaya peningkatan validitas sistem.
Sistem Informasi Pelayanan Puskesmas yang Terintegrasi dengan Sistem Antrian Semi-Otomatis Awandanu, Handy; Rahayu, Nur Wijayaning
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) SNIMed IV (2013)
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses antrian pasien dan pencarian data di puskesmas sering membutuhkan waktu lama. Dan terkadang terjadi pula penggandaan kartu pasien secara tidak sengaja karena pengelolaan data yang kurang optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pelayanan terintegrasi untuk memberi solusi pada masalah tersebut. Sistem ini dirancang memiliki kemampuan membuat dan menyimpan data pasien ke basisdata dan mampu menangani antrian pasien yang akan berobat sampai pada pemanggilan antrian di tiap poli. Perkiraan waktu pemeriksaan tiap pasien juga merupakan fungsi yang ditambahkan dalam sistem, sehingga menjadi solusi penumpukan antrian pasien pada setiap pagi hari. Selain itu, sistem ini juga akan mencatat data pemeriksaan atau rekam medis pasien di poli umum dan poli gigi untuk memudahkan dokter dalam melihat riwayat kesehatan pasiennya. Sistem ini berbasis web dan dibangun dengan bahasa HTML, PHP, dan basis data MySQL. Pada akhir pembuatannya, sistem ini sudah mampu memenuhi spesifikasi yang telah didefinisikan sebelumnya. Dengan sistem ini, seluruh proses pelayanan pasien dapat ditangani dengan mudah dan cepat. Selain itu sistem dapat menangani pemesanan via telepon dan mampu menampilkan perkiraan waktu pemeriksaan sehingga penumpukan pasien di pagi hari akan berkurang.
Uji Efektivitas Filter Quasi-Gaussian DCT untuk Memperbaiki Kualitas Citra Ekokardiografi Riyadi, Slamet
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2014: Prosiding SNIMED 2014
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citra ekokardiografi semakin populer dalam dunia kedokteran meskipun citra yang diperoleh mengandung banyak derau sehingga terlihat kurang jelas.Untuk memperbaikinya, berbagai metode telah dikembangkan, salah satunya adalah filter Quasi-Gaussian DCT. Artikel ini bertujuan untuk menguji efektivitas filter tersebut dalam memperbaiki kualitas citra ultra-sound. Pengujian dilakukan dengan mengevaluasi kemampuan filter dalam mengurangi derau menggunakan parameter mean square error (MSE),equivalent number look (ENL) dan speckle suppression index (SSI), mempertahankan informasi citra menggunakan parameter normalized mean (NM), structural content (SC) dan image detail preserving index (IDPC),dan meningkat-kan kualitas citra secara umum menggunakan parameter peak signal to noise ratio (PSNR) dan contrast to noise ratio (CNS). Sebagai pembanding, kemampuan filter lain, yaitu filter mean, median, Frost dan Gaussian juga dievaluasi dalam artikel ini. Secara keseluruhan, berdasarkan parameter-parameter yang dievaluasi, filter Quasi-Gaussian DCT menghasilkan kemampuan
Sistem Pakar Diagnosis ISPA pada Balita dengan Metode Certainty Factor Pratiwi, Anis; Wahyuni, Elyza Gustri
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2016: Prosiding SNIMED 2016
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract.  Sistem pakar diagnosis ISPA pada balita dengan metode certainty factor adalah sebuah aplikasi yang dibuat untuk membantu tenaga medis dalam mendiagnosa seberapa besar resiko seorang balita terserang penyakit ISPA. Anak pada usia balita memiliki ketahanan tubuh yang masih lemah, sehingga anak tersebut akan mudah terserang suatu penyakit. Polusi yang terjadi disekitar kita dapat menyebabkan semakin bertambahnya resiko ISPA pada balita, karena bakteri dan virus penyebab ISPA bertebaran diudara bebas dan terhirup oleh balita. Virus dan bakteri penyebab ISPA akan masuk dan menempel pada saluran pernafasan yaitu tenggorokan dan hidung. Anak balita yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah umumnya akan mudah terserang bakteri pathogen, bateri tersebut akan melewati sistem pertahanan tubuh sehingga dapat terjadi invasi didaerah saluran pernafasan atas dan sauran pernafasan bawah9. Jenis penyakit ISPA yang biasanya menyerng anak antara lain: nasofaringitis, faringitis, rhinitis, asma, bronkitis, pneumonia, tuberculosis (TBC). Aplikasi sistem pakar diagnosis ISPA pada balita dengan metode certainty factor bertujuan untuk membantu dokter dalam melakukan pemeriksaan dan menekan jumlah pasien yang tidak tertolong karena keterlambatan penanganan yang disebabkan karena tidak selalu tersedia dokter spesialis anak disetiap waktu. Perancangan aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan ditampilkan dalam bentuk website. Melalui aplikasi ini, pengguna daat melakukan konsultasi dengan sistem layaknya berkomunikasi dengan seorang pakar unuk mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh seorang pasien. Aplikasi ini dapat menampilkan kembali data rekam medis seorang pasien berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter umum.Keywords: ISPA, Metode Certainty Factor, Nasofaringitis, Faringitis, Rhinitis, Asma, Bronkitis, Pneumonia, Tuberculosis (TBC).
Analisis Association Rule Mining Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue Kusumadewi, Sri; Sabella, Billy; Iswari, Lizda
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2016: Prosiding SNIMED 2016
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya penyebaran penyakit DBD menjadikan indikator penyebab penyebaran penyakit tersebut juga semakin bertambah. Terdapat sejumlah faktor yang memungkinkan munculnya penyakit DBD, seperti faktor host (umur, jenis kelamin, mobilitas), faktor lingkungan (kepadatan rumah, adanya tempat perindukan nyamuk, tempat peristirahatan nyamuk, kepadatan nyamuk, angka bebas jentik, curah hujan), dan faktor perilaku (pola tidur, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, menguras, membuang/mengubur sarang nyamuk). Untuk mengetahui hubungan antar parameter terhadap penyebaran penyakit DBD digunakan pengujian analisis korelasi.Pengujian analisis korelasi biasanya menggunakan nilai signifikan atau p-value 5%.Setelah dilakukan pengujian korelasi, kemudian dilakukan teknik diskretisasi pada data parameter yang mempunyai pengaruh terhadap kejadian penyakit DBD.Teknik diskretisasi yang dilakukan menggunakan teknik statistik dengan mencari jumlah kelas dan interval atau lebar kelas.Aturan asosiasi merupakan metode untuk menggambarkan hubungan antar item pada data transaksional ataupun data relasional. Aturan asosiasi akan divisualisasi berupa grafik plot yang menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DBD. Dimana plot-plot yang tervisualisasi akan menunjukkan sebagai parameter-parameter yang mempengaruhi penyebab kejadian DBD.Hasil pengujian korelasi dengan nilai signifikan atau p-value 5% menyatakan bahwa curah hujan, kelembaban udara, kelompok usia penderita DBD dan kepadatan penduduk terdapat hubungan yang signifikan terhadap kejadian penyakit DBD. Hasil pengujian dengan menggunakan nilai support 0.2 dan confidence 0.8 mendapatkan sebanyak 3 aturan asosiasi. Pada aturan pertama yaitu menjelaskan bahwa kelembaban udara pada kelas 7 atau kisaran 85%-87% dan dengan kejadian kasus DBD pada kelas 1 atau sebanyak 0-7 kasus akan mempengaruhi kejadian kasus DBD pada usia kelompok 0-4 tahun sebesar 94%. Hasil visualisasi dengan parameter yang mempengaruhi kejadian penyakit DBD sebagai sumbu X dan kelas sebagai sumbu Y menggambarkan bahwa kelembaban udara akan mempunyai titik di kelas 7 dengan warna biru lebih pekat dibandingkan usia penderita dan kasus DBD karena titik berada di kelas 1.
Pemodelan Pengiriman Data Citra Medis untuk Konsultasi Radiologi Prabowo, Mei; Muhimmah, Izzati; Kurniawan, Rahadian
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2017
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenjangan antara jumlah Dokter radiologi dengan kebutuhan pelayanan radiologi mengakibatkan analisis data citra medis oleh dokter radiologi sering tidak terpenuhi dalam batasan waktu layanan yang telah ditentukan. Hal ini dikarenakan dokter radiologi harus datang lansung dalam melakukan analisis data citra medis. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibuatlah sebuah aplikasi yang mempu mengirimkan data citra medis secara cepat dan akurat. Dengan adanya aplikasi ini, dokter radiologi tidak perlu datang langsung untuk menganalisa data citra medis pasien. Sehingga, kasus-kasus kegawatdaruratan dapat ditangani secara cepat, dan mengurangi permasalahan akibat keterlambatan analisis data citra medis oleh dokter radiologi. Selain itu aplikasi ini menyediakan layanan interpretasi dan konsultasi radiologi tanpa mengharuskan kehadiran fisik dokter radiologi. Penelitian ini mencoba membangun sebuah aplikasi pengiriman data citra medis yang terintegrasi dengan smartphone. Smartphone digunakan oleh dokter radiologi dalam menganalisis citra medis dan memberikan rekomendasi tindakan medis berdasarkan analisis citra medis. Dalam aplikasi pengiriman data citra medis ini terbagi menjadi dua versi yaitu Web Base Aplicaion dan Mobile Aplication
Kajian Literatur Metode Sistem Pakar pada Penanganan Kesehatan Gigi dan Mulut Purnama, Andri Panca; Kurniawan, Rahadian
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2019
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas kajian literatur mengenai Sistem Pakar dalam konteks penyakit gigi dan mulut. Kajian ini dilakukan berdasarkan lima kriteria, yaitu (1) Literatur yang dipilih merupakan publikasi ilmiah yang terbit sejak tahun 2014 hingga 2019, (2) Literatur mengandung pembahasan mengenai metode sistem pakar di bidang klinis, (3) Literatur membahas tentang kesehatan gigi dan mulut, (4) Literatur berasal dari publikasi ilmiah berbahasa Inggris, dan (5) Literatur membahas implementasi aplikasi sistem pakar. Beberapa literatur tidak dipilih apabila, (1) Literatur membahas aplikasi tentang pembelajaran kesehatan mulut, dan (2) Literatur membahas mengenai pengolahan citra. Ada 23 makalah penelitian yang terkait dengan topik tentang sistem pakar pada penyakit gigi dan mulut. Selanjutnya, literatur yang dipilih dikategorikan ke dalam beberapa topik, yaitu: penyebab penyakit, jenis penyakit, metode literatur, serta nilai akurasi atau kelebihan. Hasil kajian literatur ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan sistem pakar untuk penyakit gigi dan mulut serta memberikan pengetahuan baru tentang perkembangan sistem pakar khususnya pada penyakit gigi dan mulut.

Page 10 of 11 | Total Record : 108