cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DeKaVe
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal "dekave" diterbitkan oleh Program studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa FSR, Institut Seni Indonesia Yogyakarta sebagai media publikasi ilmiah berupa karya penelitian maupun rancangan dalam bidang komunikasi visual, yang mencakup: bahasa rupa, budaya visual, desain grafis, multi media, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 214 Documents
Perancangan Booklet Panduan MBKM Program Magang Berbasis Infografis bagi Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Daniar, Aninditya
DeKaVe Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i1.8234

Abstract

Program magang MB-KM memberikan solusi terhadap persoalan mahasiswa dalam pengalaman kerja tingkat nasional maupun internasional, berkarya untuk perindustrian, dan sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan perkuliahan pada semester berjalan. Magang merupakan salah satu program MBKM yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran secara langsung di tempat kerja (experiential learning). Kegiatan Program Magang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, namun kegiatan program tersebut tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan mahasiswa sehingga dibuatlah penyampaian informasi secara digital. Dengan perkembangan IPTEK yang mempengaruhi perkembangan pada media pembelajaran saat ini, pendidikan konvensional tergantikan dengan pendidikan berbasis teknologi informasi yang diaplikasikan kedalam salah satu cara penyampaian program MB-KM magang kepada mahasiswa UPN Veterean Jawa Timur menggunakan booklet. Pemilihan booklet ini bertujuan untuk menghasilkan infografis mengenai program magang kepada mahasiswa dengan menggunakan metode pengumpulan data campuran.
Poster Edukasi Gizi Seimbang: Sarapan “Isi Piringku Sekali Makan” pada Anak Usia Sekolah di Madura Noordyanto, Naufan
DeKaVe Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i1.8055

Abstract

Perilaku pemenuhan gizi seimbang pada anak usia sekolah dasar, terutama di lingkungan sekolah pedesaan di Madura, cukup memprihatinkan. Anak-anak tersebut cenderung tidak menerapkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 41 Tahun 2014. Di antara anak usia sekolah masih sering berangkat sekolah tanpa/menunda/melewatkan (waktu) sarapan pagi atau sarapan dengan porsi menu makan tidak seimbang. Berpijak dari masalah tersebut, perlu dilakukan upaya intervensi melalui edukasi gizi untuk meningkatkan kesadar-tahuan gizi seimbang, khususnya kebiasaan buruk tersebut. Penelitian ini menggunakan metode sintesis konten gizi dan ekstraksi kode kebudayaan (identitas kultural) masyarakat Madura dalam proses penciptaan poster. Hasil dari penelitian ini adalah satu karya poster yang dapat digunakan untuk mengampanyekan pemenuhan gizi seimbang, khususnya mengajak untuk sarapan pagi dengan konsep menu “isi piringku sekali makan”.
Penciptaan Kemasan Ramah Lingkungan sebagai Pemberdayaan Batik Kerug Batur, Majaksingi, Borobudur, Magelang Petrus Gogor Bangsa
DeKaVe Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i1.7960

Abstract

Desa Kerug Batur, Majaksingi, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah adalah sebuah desa yang terletak di daerah pegunungan Menoreh. Desa ini memiliki beberapa potensi seni dan budaya yang terbagi dalam kelompok-kelompok, salah satunya adalah Kelompok Batik Girijati. Kelompok pembuat batik ini dikelola oleh para perempuan di desa Kerug Batur dengan menggunakan pewarna alam dan ciri khas motif yang diambil dari relief Borobudur. Desa ini meskipun terletak hanya sekitar 4 kilometer dari Candi Borobudur, namun belum menjadi daya tarik dan tujuan pariwisata. Sehingga nampak sekali terjadi kesenjangan kunjungan wisatawan dibanding dengan objek wisata Candi Borobudur. Demikian juga yang terjadi pada Batik Girijati ini, meskipun memiliki daya pikat tersendiri namun belum mampu menarik perhatian calon konsumen. Salah satu kendalanya adalah persoalan identitas produk yang berujung pada permasalahan pemasaran. Batik Girijati selama ini hanya dijual apa adanya tanpa memiliki identitas/ciri khas produk, sehingga tidak mudah dikenali oleh konsumen maupun calon konsumen. Tujuan penelitian ini adalah merancang kemasan ramah lingkungan untuk produk Batik Girijati sebagai salah satu tool pemasaran untuk salah satu upaya untuk memberdayakan Kelompok Batik Girijati tersebut. Sehingga nantinya produk batik ini mempunyai ciri khas, identitas, dan tool pemasaran yang dapat diandalkan. Sebagai produk batik dengan pewarna alam yang ramah lingkungan, maka kemasan yang akan dirancang pun juga harus ramah lingkungan. Tahapan metode penelitian ini diawali dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung kegiatan Kelompok Batik Girijati dan wawancara dengan pimpinan kelompok. Data yang dikumpulkan terutama mengenai produk Batik Girijati dan permasalahan pemasarannya, selain data pendukung lainnya. Setelah dipilah, dianalisis dan disimpulkan, maka data tersebut akan dipergunakan sebagai dasar pertimbangan pembuatan rancangan kemasan untuk Batik Girijati tersebut. Selanjutnya adalah proses perancangan kemasan yang diawali dengan alternatif rancangan kasar, rancangan komprehensif, hingga pembuatan prototype. Kemudian prototype diuji coba dan dilakukan evaluasi serta revisi bilamana perlu.
Perancangan Game Edukasi Untuk Mengenalkan Kekayaan Rempah-Rempah Indonesia Leona Valencia Liem
DeKaVe Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i1.8185

Abstract

Pengetahuan akan rempah-rempah di Indonesia tergolong rendah. Rempah-rempah di Indonesia memiliki banyak sejarah dan manfaat yang penting untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia terutama usia dewasa muda, namun informasi ini butuh dikemas sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang. Maka dari itu, pendekatan yang tepat agar masyarakat Indonesia dapat mempelajari suatu materi lebih cepat dan efisien adalah dengan pendekatan yang lebih menyenangkan, contohnya dengan  game. Pada penelitian ini penulis membuat  edukasi sebagai media pembelajaran yang interaktif serta ilustratif. Game dengan cara kerja yang menantang terbukti dapat mengikat dan meningkatkan perhatian pemain untuk bermain dalam waktu yang lama. Selain itu, dengan visual yang menarik, sebuah game dapat merangsang ketertarikan dan fokus pemain terhadap sebuah game, hal ini memudahkan masyarakat Indonesia dalam mempelajari dan memahami informasi yang ingin disampaikan. Oleh karena itu dengan diciptakannya Game edukasi interaktif mengenai kekayaan alam rempah di Indonesia ini, diharapkan dapat memperkenalkan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap rempah-rempah Indonesia serta merangsang pikiran individu untuk memiliki minat lebih dalam mempelajari dan mengenal kekayaan alam rempah Indonesia.
Representasi Kisah Pewayangan pada Iklan Sirup Marjan Versi “Baruna” dalam Perspektif Estetika Postmodern Haryadi, Toto
DeKaVe Vol 16, No 2 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 2 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i2.10291

Abstract

The competition in advertising is so tight that causes over communication. Every company does different way, one of them is through creative advertising by highlighting the local culture which is rarely exposed by other companies. This has been done by the producer of Marjan syrup which is famous for presenting creative advertisements and received positive appreciation, especially the version of "Baruna the Guardian of the Ocean" as Marjan's advertisement with the highest viewers on YouTube. Behind the creativity from a technical point of view, it uses high-quality Computer Generated Imagery (CGI), this advertisement has become a topic of research because of its aesthetic concept, which adapts the story of the puppet character Baruna in a modern packaging and undergoes changes from the original story. The research used qualitative methods, supported by observation and literature studies of similar research, and continued with content analysis methods to discover postmodern aesthetics. The result is that there are some postmodern aesthetic concepts embedded in this advertisement, through changes in wayang stories according to the current era. This research is expected to be a reference in similar studies from another point of view.
Perancangan Buku Cerita Bergambar sebagai Upaya Pengembangan Media Literasi Anak dengan Hambatan Pendengaran Fandiya, Rizka Aufa
DeKaVe Vol 17, No 1 (2024): DeKaVe Vol. 17 No. 1 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v17i1.11117

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kemampuan individu yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan motivasi terhadap pencegahan serta penanggulangan masalah lingkungan. Anak dengan hambatan pendengaran merupakan bagian dari kelompok masyarakat berbahasa isyarat yang memanfaatkan indera visual dan gestur untuk berkomunikasi karena keterbatasannya dalam memproses informasi auditif. Perancangan ini bertujuan untuk menguraikan konsep dan visualisasi estetis buku cerita bergambar sebagai upaya pengembangan media literasi anak dengan hambatan pendengaran usia 10-13 tahun yang dilengkapi dengan visual gestur kosaisyarat. Pengumpulan data dalam perancangan ini menggunakan metode kualitatif dan perancangan menggunakan metode penciptaan desain dalam praktik visual Hawkins yang dimodifikasi oleh Soedarsono, melalui tahap eksplorasi, eksperimentasi, perwujudan, dan evaluasi. Buku cerita bergambar berjudul “Aksiku untuk Bumi” ini merupakan kumpulan ilustrasi kartun yang dibuat dengan teknik digital painting berisi contoh kebiasaan hidup ramah lingkungan, dilengkapi dengan fitur visual gestur kosaisyarat dan didukung dalam Graphic Interchange Format yang dapat diakses dengan memindai QR code. Adapun media pendukungnya adalah mainan edukatif berupa lembar aktivitas menempel sebagai simulasi memilah sampah. Buku ini membantu meningkatkan minat dan antusiasme anak dengan hambatan pendengaran dalam aktivitas literasi, menambah pengetahuan tentang masalah lingkungan hingga solusi sederhana dalam keseharian, menjadi referensi untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup ramah lingkungan sekaligus sebagai media interaksi dengan orang dengar dan menambah penguasaan kosaisyarat keduanya. Penggunaan media menjadi lebih optimal dengan bimbingan orang tua atau guru. Perancangan ini harapannya dapat dikembangkan menjadi beberapa seri lanjutan dengan tema beragam, didukung fitur visual gestur kosaisyarat format 3D agar lebih jelas dan akurat, juga dilakukan eksplorasi strategi kreatif perancangan media literasi untuk anak berkebutuhan khusus.
Film Radio: Genre Film Hasil Adaptasi Gaya Penceritaan Sandiwara Radio Haryanto, Andi
DeKaVe Vol 16, No 2 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 2 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i2.11127

Abstract

Film dan sandiwara radio adalah media hiburan yang memiliki keunggulannya sendiri-sendiri. Film dengan karakteristik audio visualnya, menjadikan kisah yang disampaikan menjadi lebih nyata dan lebih mudah dipahami oleh audien. Sandiwara radio dengan karakteristik audionya, menjadikan kisah yang disampaikan, ternyata mampu didengar dan dipahami dengan baik oleh audien walaupun mereka sedang ditengah aktifitas tertentu. Kedua karakteristik media tersebut dicoba untuk digabungkan menjadi sebuah model gaya penceritaan film yang unik, yang memiliki karakteristik storytelling dari dua media, yaitu film dan sandiwara radio. Gaya penceritaan yang merupakan gabungan dari film dan sandiwara radio tersebut akan diperkenalkan sebagai genre “film radio”. Penelitian ini memakai metode kualitatif komparatif, yang nantinya akan dipakai sebagai dasar untuk memperbandingkan gaya penceritaan dan elemen-elemen penyusun cerita pada media film dan sandiwara radio, sekaligus menemukan prinsip-prinsip adaptasi gaya penceritaan sandiwara radio yang bisa diterapkan dalam produksi film. 
Perancangan Identitas Visual UMKM Bidang Kuliner “Bu Naf” di Yogyakarta : Upaya Menyintas Pasca Pandemi Rahayu, Hesti
DeKaVe Vol 17, No 1 (2024): DeKaVe Vol. 17 No. 1 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v17i1.12644

Abstract

Badai pandemi Covid-19 telah merontokkan puluhan juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sejak tahun 2020. Padahal di tahun 2019, UMKM memberikan kontribusi besar bagi PDB, hingga sempat dijuluki “small is beautiful” terhadap perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, menjalankan usaha mikro, kecil dan menengah untuk terus bangkit dan bertahan, tentu tak mudah. Perlu ada upaya lebih dalam mengelola usaha, tidak saja memperbaiki manajemen dan meningkatkan kualitas produk, akan tetapi juga melakukan upaya pembenahan identitas visualnya agar usaha lebih dikenal dan meningkat penjualannya.Jasa Aqiqah, Nasi Box dan Snack “Bu Naf”, merupakan salah satu UMKM bidang kuliner yang terus berupaya bertahan pasca pandemi. Berlokasi di Kota Yogyakarta, UMKM ini memiliki peluang yang potensial di bidang kuliner dengan segmen kelas menengah. Diharapkan dengan perancangan identitas visual yang tepat akan semakin memperjelas pentingnya penggarapan aspek desain komunikasi visual sebagai pendukung pemasaran.Metode penelitian untuk menghasilkan perancangan ini dimulai dengan mengumpulkan data, menganalisis permasalahan, dan menetapkan perancangan yang tepat, menggunakan antara lain teori Design Thinking (Tim Brown, 2009), Aaker on Branding (David Aaker, 2014), serta teori pendukung lainnya.Hasil perancangan berupa aneka identitas visual seperti redesain logo, template graphic design dan graphic elements, color scheme, tone and manner, tipografi, photography style, serta kemasan, yang siap diaplikasikan secara nyata sebagai bagian dari upaya mempertahankan usaha pasca pandemi.
Representasi Feminisme dalam Film Dear David Elsha, Debby Dwi
DeKaVe Vol 16, No 2 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 2 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i2.11118

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui representasi feminisme yang diusung dalam film Dear Daviddengan menganalisis adegan-adegan yang mengindikasikan tindakan memperjuangkan keadilan dan kesetaraan hak bagi perempuan. Dear David adalah film yang menceritakan perjuangan remaja perempuan untuk mendapatkan haknya berekspresi seksual dan keadilan perlakuan yang setara di sekolah. Adegan terpilih dianalisis dengan metode semiotika Roland Barthes. Mitos-mitos yang dimaknai dari film ini adalah tentang kesetaraan seksualitas, feminisme maskulin yang destruktif, kesetaraan hak orientasi seksual, kesetaraan dalam relasi, dan sikap penerimaan diri yang menjadi bekal perilaku inklusif. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa film ini merepresentasikan ideologi feminisme posmodern yang bersifat inklusif yakni menerima dan merangkul berbagai kondisi sosial dan subjektivitas yang beragam. Hal ini dilakukan dengan cara membentuk ulang bahasa dan seksualitas perempuan sehingga perempuan bisa menyimpulkan dirinya sendiri di tengah kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia yang sangat beragam. Penelitian ini berkontribusi dalam menyumbang pengetahuan yang berguna sebagai sumber referensi bagi masyarakat khususnya mahasiswa sebagai generasi muda mengenai pemikiran feminisme yang berkembang di budaya saat ini.
Analisis Bahasa Rupa Film Animasi Pendek Seri Cerdas Berkarakter Tentang Edukasi Anti Kekerasan Seksual pada Anak Chindany, Amar Leina
DeKaVe Vol 17, No 1 (2024): DeKaVe Vol. 17 No. 1 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v17i1.12612

Abstract

Pengetahuan tentang kekerasan seksual pada anak diperlukan sebagai bentuk perlindungan diri. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual pada anak telah diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan sekolah, pemerintah daerah, dan instansi atau lembaga lainnya melalui Prosedur Operasional Standar (POS) di satuan pendidikan. Salah satu media yang dapat digunakan adalah animasi edukasi. Pada penelitian ini, animasi edukasi menjadi objek dengan target audiens anak-anak usia sekolah dasar atau memasuki massa kanak-kanak akhir. Media animasi edukasi mengenai kekerasan seksual pada anak telah banyak disebarluaskan melalui platform YouTube, salah satunya adalah video animasi "Pencegahan Kekerasan seksual, Seri Animasi Cerdas dan Berperilaku Riri". Dalam hal ini, animasi merupakan sebuah visual storytelling aktif yang dapat menyampaikan pesan melalui cerita yang diimajinasikan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif deskriptif dengan Teori Bahasa Visual Primadi Tabrani yang berkaitan dengan wimba, cara wimba, tata ungkap luar dan tata ungkap dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa rupa konten edukasi kekerasan seksual pada anak dalam animasi untuk anak sekolah dasar. Hasil analisis menyimpulkan bahwa struktur bahasa rupa dalam animasi terdiri dari wimba dan cara wimba yang menggunakan gaya kartun 2D sehingga memudahkan anak untuk memproses informasi melalui gambar. Penggambaran wimba (karakter, fisik, alam, dan lingkungan) mirip dengan kehidupan nyata. Pesan-pesan edukasi dalam konteks bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh, tindakan untuk perlindungan diri, dan contoh kasus disajikan dengan format yang menonjolkan visual representatif. Isu kekerasan seksual dapat disampaikan kepada target audiens dengan ilustrasi yang tepat, jelas, dapat dipercaya, relevan dengan audiens, dan sesuai dengan konteksnya tanpa adanya kesan yang vulgar. Gaya visual animasi dapat memberikan gambaran yang jelas untuk anak-anak usia sekolah dasar atau memasuki masa kanak-kanak, dengan karakter yang menawan dan tidak mengancam. 

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 2 (2025): DeKaVe Vol. 18 No. 2 2025 Vol 18, No 1 (2025): DeKaVe Vol. 18 No. 1 2025 Vol 17, No 2 (2024): DeKaVe Vol. 17 No. 2 2024 Vol 17, No 1 (2024): DeKaVe Vol. 17 No. 1 2024 Vol 16, No 2 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 2 2023 Vol 16, No 1 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 1 2023 Vol 15, No 2 (2022): DeKaVe Vol. 15 No. 2 2022 Vol 15, No 1 (2022): DeKaVe Vol. 15 No. 1 2022 Vol 14, No 2 (2021): Jurnal DeKaVe Vol.14 No.2 2021 Vol 14, No 1 (2021): Jurnal DeKaVe Vol.14 No.1 2021 Vol 13, No 2 (2020): Jurnal DeKaVe Vol. 13 No. 2 2020 Vol 13, No 1 (2020): Jurnal DeKaVe Vol. 13 No. 1 2020 Vol 1, No 1 (2020): Jurnal DeKaVe Vol. 1 No. 1 2020 Vol 12, No 2 (2019): Jurnal DeKaVe Vol. 12 No. 2 2019 Vol 12, No 1 (2019): Jurnal DeKaVe Vol.12 No.1 2019 Vol 12, No 1 (2019): Jurnal DeKaVe Vol.12 No.1 2019 Vol 11, No 2 (2018): Jurnal DeKaVe Vol. 11 No. 2 2018 Vol 11, No 1 (2018): Jurnal DeKaVe Vol.11 No.1 2018 Vol 10, No 2 (2017): Jurnal DeKaVe Vol.10 No.2 2017 Vol 10, No 1 (2017): Jurnal DeKaVe Vol. 10 No. 1 2017 Vol 10, No 1 (2017): Jurnal DeKaVe Vol. 10 No. 1 2017 Vol 9, No 2 (2016): Jurnal DeKaVe Vol. 9 No. 2 2016 Vol 9, No 1 (2016): DeKaVe Volume 9 Nomor 1 Januari-Juni 2016 Vol 8, No 2 (2015): DeKaVe Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2015 Vol 8, No 1 (2015): DeKaVe Vol. 8 No. 1 Januari-Juni 2015 Vol 7, No 2 (2015): DeKaVe Volume 7 Nomor 2 Juli-Desember 2015 Vol 7, No 1 (2014): DeKaVe Vol. 07 No. 01 2014 Januari - Juni 2014 Vol 7, No 2 (2014): DeKaVe Vol. 7 No. 2 Juli-Desember 2014 Vol 3, No 6 (2013): DeKaVe Vol. 03 No. 06 2013 Juli- Desember 2013 Vol 3, No 5 (2013): DeKaVe Vol. 03 No. 05 2013 Januari - Juni 2013 Vol 2, No 4 (2012): DeKaVe Vol. 02 No. 04 2012 Juli- Desember 2012 Vol 1, No 3 (2012): DeKaVe Vol. 01 No. 03 Januari-Juni 2012 Vol 1, No 2 (2011): DeKaVe Vol. 1 No. 2 2011 Juli-Desember 2011 Vol 1, No 1: Januari 2011 More Issue