cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
ANALISIS PENGARUH KESADARAN MEREK, ASOSIASI MEREK, PERSEPSI KUALITAS, DAN LOYALITAS MEREK TERHADAP EKUITAS MEREK LAPTOP (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang) Darminto Pujotomo; Riski Kurnia Putri
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri laptop saat ini mengalami persaingan yang sangat ketat. Bukan hanya satu produsen laptop yang mendominasi pasar. Masing-masing produsen tidak hanya menampilkan keunggulan fungsionalnya tetapi juga keunggulan merek. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek terhadap ekuitas merek laptop, serta untuk mengetahui variabel mana yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap ekuitas merek laptop. Data yang telah terkumpul dari 196 responden dengan menggunakan kuesioner. Responden tersebut merupakan mahasiswa Univesitas Diponegoro. Data diolah dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan aplikasi komputer LISREL (Linear Structural Relationship) versi 8.7. Dilakukan analisis konfirmatori faktor untuk mengetahui pengaruh variabel laten terhadap indikatornya dan untuk mengetahui pengaruh varibel eksogen terhadap variabel endogen. Hasil analisis dengan SEM menyatakan struktural model sesuai dengan model yang diamati. Variabel kesadaran merek dan loyalitas merek mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap ekuitas merek. Sedangkan variabel asosiasi merek dan persepsi kualitas tidak berpengaruh postif signifikan secara langsung terhadap ekuitas merek. Asosiasi merek dan persepsi kualitas mempengaruhi ekuitas merek secara tidak langsung melalui kesadaran merek dan loyalitas merek. Variabel yang sangat berpengaruh terhadap ekuitas merek adalah kesadaran merek. Kata kunci : laptop, ekuitas merek, SEM, LISREL
MODEL VENTILASI ATAP PADA PENGEMBANGAN RUMAH SEDERHANA DI LINGKUNGAN BERKEPADATAN TINGGI Sukawi Sukawi; Agung Dwiyanto; Gagoek Hardiman
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di iklim tropis lembab, pada umumnya bangunan-bangunan didesain dengan sistem penghawaan alami yang memaksimalkan kecepatan angin untuk dapat mendinginkan struktur bangunan ataupun pencapaian kenyamanan fisiologis. Beberapa ciri desain bangunan di iklim tropis antara lain adanya bukaan lebar, atap dengan sudut kemiringan cukup, berplafon, dan memaksimalkan banyak naungan di sekitar bangunan. Konsep desain dengan sistem penghawaan alami yang memaksimalkan kecepatan angin, selain memperhatikan pergerakan aliran angin, juga melihat pengaruh lingkungan dan bangunan sekitar terhadap aliran angin tersebut. Kenyamanan termal dipengaruhi oleh lingkungan fisik, antara lain temperatur udara, kelembaban relatif, kecepatan angin, dan dipengaruhi oleh lingkungan non fisik, antara lain jenis kelamin, umur, pakaian yang digunakan dan jenis aktifitas yang sedang dikerjakan. Temperatur udara, kelembaban relatif dan kecepatan angin mempunyai hubungan yang saling berkaitan untuk mencapai kenyamanan termal bagi penghuni. Hal ini dapat dikatakan bahwa kenyamanan fisiologis akan dapat tercapai jika nilai kecepatan angin berada pada kondisi seimbang antara temperatur dan kelembaban relatif tertentu. Kepadatan bangunan  merupakan satu dari faktor-faktor prinsip yang mempengaruhi kondisi iklim mikro dalam ruangan dan menentukan kondisi ventilasi maupun kondisi suhu udara. Dengan padatnya bangunan dan bentuk hunian yang hanya mempunyai satu fasade, maka perlu siasat untuk dapat memanfaatkan kondisi iklim dan bentuk atap pada bangunan rumah tinggal. Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa kinerja penghawaan alami dengan ventilasi atap bangunan rumah sederhana pada lingkungan dengan kepadatan tinggi. Perlu strategi dalam perencanaan desain perumahan yang berkepadatan tinggi dalam mensiasati ventilasi alami untuk kenyamanan thermal dalam bangunan. Penelitian ini juga untuk menganalisa letak elemen ventilasi atap yang optimal dan mempunyai kontribusi dalam menciptakan dan mempengaruhi kenyamanan fisiologis penghuni. Kata kunci: Pergerakan Udara, Kepadatan Bangunan, Ventilasi Atap
RANCANG BANGUN MESIN UKIR OTOMATIS IbM MEBEL UKIR KAYU DI DESA BANJAR AGUNG BANGSRI KABUPATEN JEPARA Samsudi Raharjo; Rubijanto JP Rubijanto; Solechan Solechan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jepara di juluki Bumi Kartini. Tetapi dengan kemahiran mengukir yang indah warga Jepara sampai sekarang, Jepara di Juluki Kota Ukir. Mebel ukir Jepara menyumbang sekitar 10% dari total ekspor mebel Indonesia dan berkontribusi terhadap perekonomian kabupaten mencapai 27%. China mendominasi perdagangan sebesar 16 % mebel ke beberapa negara di dunia dan lebih murah 20% dari mebel Indonesia. Kalah bersaing dengan produk China, membuat perajin mebel ukir Jepara terus berlomba-lomba dalam mengejar ketertinggalannya, khususnya mebel ukir di desa Banjar Agung kecamatan Bangsri kabupaten Jepara. Kelemahan mebel ukir di desa Banjar Agung mulai dari proses produksi lama, biaya tinggi, kualitas produksi rendah, hasil tidak mencapai target, rendahnya sumber daya manusia, kurang futuristik dan proses ukir manual. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kecepatan jumlah produksi mebel dengan menerapkan mesin ukir otomatis dan menurunkan biaya jasa produksi. Metode dengan menerapkan hasil pembuatan mesin ukir dan merangkai komponen dan alat yang sudah disumbangkan dari program IbM. Hasil yang dicapai jumlah produksi dapai mencapai 10 kali lebih cepat dari proses manual serta ongkos jasa ukir lebih murah50 %. Keywords : mesin ukir otomatis, mebel, kayu, ukir,ongkos jasa.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMASI GERAK LAS MIG GUNA PENINGKATAN KUALITAS SAMBUNGAN LAS Nur Akhmad Triwibowo; Mochammad Noer Ilman; Gesang Nugroho
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa masalah yang timbul pada penelitian bidang pengelasan adalah tingkat keahlian operator las serta perubahan kondisi fisik dan psikis operator las. Hal ini menyebabkan sambungan  las tidak memenuhi standar peraturan las dan kualitas sambungan las tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem otomasi gerak las MIG (metal inert gas) agar kualitas sambungan las yang dihasilkan bisa konsisten sehingga mendukung upaya penelitian di bidang pengelasan. Langkah-langkah dalam rancang bangun sistem otomasi gerak las MIG adalah identifikasi kebutuhan pemakai, penetapan spesifikasi alat, design alat, proses manufaktur komponen, perakitan komponen, kalibrasi dan pengujian lintasan gerak. Dengan menggunakan software aplikasi Lasergrav, input perintah diberikan dalam bentuk gambar lintasan, sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan alat ini. Lintasan gerak las MIG dapat berbentuk garis lurus dan zigzag. Untuk keperluan pengujian, lintasan gerak dapat berbentuk lingkaran, kotak dan bentuk lain yang lebih rumit mengikuti input perintah yang diberikan. Kecepatan gerak probe las dapat diatur, dapat dimulai dengan kecepatan gerak minimal 1 mm/s dan dinaikkan dengan interval 1 mm/s. Pengujian lintasan gerak menunjukkan hasil yang baik. Sambungan las terlihat lurus dan rapi.  Sistem otomasi gerak las MIG yang dikembangkan menunjukkan pergerakan yang cukup bagus dan dapat mendukung upaya penelitian di bidang pengelasan. Kata kunci: kualitas sambungan las, las MIG,  otomasi gerak
PEMANFAATAN SERBUK ECENG GONDOK SEBAGAI CAMPURAN BETON MUTU TINGGI Syaiful anam; Nurul ilmiyati S; Ravendra R.M; Rochim Putra P; Slamet Setioboro; Prabowo Setiyawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen merupakan bahan yang sangat penting dalam pembuatan beton.Pembuatan beton yang baik juga bergantung pada agregat yang digunakan.Penggunaan bahan tambahan kimia sesuai kebutuhan untuk memperkuat hasil beton pun dilakukan demi menghasilhan beton mutu tinggi. Kandungan Eceng Gondok yang memiliki senyawa kimia yang sangat berperan penting dalam pembuatan semen menjadikan Eceng gondok dimanfaatkan untuk dibuat serbuk yang akan digunakan sebagai campuran pembuatan beton. Kandungan dalam serbuk eceng gondok memiliki kesamaaan unsur penyusun dengan semen sehingga dengan penambahan serbuk eceng gondok pada campuran beton maka dapat dihasilkan beton mutu tinggi. Kandungan Kimia Eceng gondok mengandung unsur SiO2, kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Kalium (K), Natrium (Na), Chlorida (Cl), Cupper (Cu), Mangan (Mg), dan Ferum (Fe). Dengan memiliki unsur tersebut terdapat kesamaan dengan unsur pembentuk dari semen yaitu Trikalsium Silikat (C3S) atau 3CaO.SiO2, Dikalsium Silikat (C2S) atau 2CaO.SiO2, Trikalsium Aluminat (C3A) atau 3CaO.Al2O3, Tetrakalsium Aluminoferit (C4AF) atau 4CaO.Al2O3.FeO3. Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan tambahan pencampuran beton mutu tinggi dapat menjadi solusi yang tepat, untuk Mendapatkan biaya yang murah dengan mutu yang terbaik. Kata Kunci : Beton,Eceng gondok, Semen
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SIRUP TEPUNG KANJI Naela Nabiela; Ahmad Hilmi Fahmi; Muhammad Sukron; Ayu Elita Sari; Yusran Yusran; Suparmi Suparmi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung kanji merupakan bahan baku makanan yang berasal dari singkong dan biasanya dipakai untuk bahan baku makanan. Tepung kanji dipercaya memiliki potensi sebagai obat gastritis. Tepung kanji dalam sediaan sirup diharapkan dapat menjadi bentuk sediaan yang tepat. Sirup tepung kanji yang disebut dengan KANJI’s ini dibuat dalam 3 formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula sirup tepung kanji yang paling optimal yang dilakukan dengan uji stabilitas dan uji organoleptis. KANJI’s dibuat menurut 3 formulasi yang berbeda, kemudian akan diujistabilitas selama 28 hari, diikuti uji organoleptis. Uji stabilitas meliputi uji warna dan aroma, uji pH, dan uji viskositas. Uji organoleptis dilakukan pada 20 orang responden dengan kriteria uji adalah aroma, penampilan, dan rasa dari ketiga formulasi sirup.Hasil pengamatan secara deksriptif menunjukan bahwa sirup tepung kanji formulasi 3 memiliki sifat paling stabil. Kriteria aroma dan rasa, formulasi 1 menempati urutan pertama. Formulasi 2 memberikan hasil kriteria penampilan yang terbaik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa formulasi 3 menempati urutan pertama untuk pengujian sifat fisik dan stabilitas, sedangkan formulasi 1 meberikan hasil terbaik untuk pengujian organoleptis. Kata kunci: gastritis, minuman herbal, tepung kanji, uji stabilitas, uji organoleptis
IDENTIFIKASI KUALITAS DAYA LISTRIK GEDUNG UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Adhi Kusmantoro; Agus Nuwolo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber tenaga listrik pada gedung pusat (GP) Universitas PGRI Semarang diperoleh dari trafo distribusi dengan kapasitas 400 KVA, sedangkan pada gedung utama (GU) mempunyai kapasitas 160 KVA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi besaran listrik yang meliputi arus, tegangan, faktor daya, daya listrik dan distorsi harmonisa (THD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah gedung pusat (GP) dan gedung utama (GU) Universitas PGRI Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen alat ukur power analyzer. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa masalah yaitu faktor daya yang masih rendah, ketidaseimbangan tegangan (unbalanced voltage) dan tegangan naik (over voltage), pembagian beban yang tidak seimbang, dan harmonisa dalam jaringan listrik cukup besar. Persentase total distorsi harmonisa (%THD) gedung pusat adalah 67,9 dan gedung utama 76,3. Dalam penelitian ini penyelesaian masalah ditekankan dalam masalah faktor daya dan harmonisa, sedangkan masalah over voltage dan unbalanced voltage diatasi dengan pengecekan tegangan pada trafo tenaga atau dengan memasang UPS pada panel LVMDP. Analisa menggunakan simulasi Power Simulator 9.2.1, dengan menaikkan faktor daya pada gedung pusat menjadi satu maka terjadi penghematan pemakaian daya aktif sebesar 48,3 KW dan kenaikan daya beban sebesar 16,28%. Untuk perbaikan faktor daya gedung utama menghasilkan penghematan pemakaian daya aktif sebesar 10,13 KW dan kenaikan daya beban sebesar 12,35%. Kata Kunci : Harmonisa, Beban Tidak Linier, Kualitas Daya Listrik
DINAMIKA KEBERADAAN SAWAH di KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG TAHUN 1972 – 2014 Yuniarti Yuniarti; Tri Retnaningsih Suprobowati; Jumari Jumari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawah adalah ekosistem lahan basah yang mempunyai fungsi penyedia pangan,  menampung dan mendistribusikan air aliran permukaan, mengurangi laju aliran permukaan dan erosi. Luas lahan pertanian di kota Semarang akhir – akhir ini telah mengalami perubahan seperti keberadaan sawah di kecamatan Tembalang. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan suatu kota di Jawa Tengah khususnya di kota Semarang sebagai penyebabnya . Pembangunan fisik di berbagai bidang semakin dibutuhkan. Akibatnya permintaan lahan menjadi cukup besar yang menyebabkan penurunan luas keberadaan sawah khususnya di daerah Tembalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika keberadaan sawah di Kecamatan Tembalang dari tahun 1972 – 2014. Penelitian ini menggunakan metode pembacaan interpretasi Citra Landsat per-10 th dimulai dari tahun 1972 – 2014 dan grafik. Hasil dari interpretasi Citra Landsat adalah telah terjadi kenaikan luas sawah di 30 tahun pertama dan mengalami penurunan luas keberadaan sawah di 10tahun terakhir secara drastis di kecamatan Tembalang.. Perubahan sangat nyata dimulai pada tahun 1972-1984 terjadi kenaikan sebesar 18,33% seluas 22ha. Sepuluh tahun kedua antara tahun 1984-1994 terjadi kenaikan luas sawah terbesar yaitu 87,32 % seluas 124 ha. Rentang 10 tahun berikutnya 1994-2004 terjadi kenaikan luas lahan sawah seluas 122 ha sebesar 45,86 %. Baru pada 10 tahun terakhir terjadi penurunan yang sangat signifikan yaitu sebesar 30,80 % seluas 119 ha. Kata kunci: Dinamika, sawah, Tembalang.
PERBANDINGAN ALGORITMA FLOODFILL DAN DJIKSTRA’S PADA MAZE MAPPING UNTUK ROBOT LINE FOLLOWER Ary Sulistyo Utomo; Sri Arttini Dwi Prasetyowati; Bustanul Arifin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot line follower (RLF) adalah robot yang dapat berjalan mengikuti suatu maze yang berupa garis secara otomatis.RLF dapat digunakan untuk aplikasi mengantarkan barang dari suatu tempat awal ketempat tujuan dengan tepat dan akurat. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dibutuhkan suatu algoritma yang digunakan untuk mencari jalur terpendek. Pada penelitian ini digunakan dua algoritma yaitu algoritma djikstra’s dan floodfill. Pengujian dilakukan dengan cara menjalankan RLF dari titik start menuju ketitik finish dan sebaliknya dengan jalur terpendek. Input RLF untuk menyusuri garis berupa photodiode berjumlah 8 buah diproses dalam mikrokontroler Atmega16 untuk mengendalikan 2 buah motor. Area yang digunakan berukuran 200 x 200 cm mempunyai tebal garis lintasan  2cm dengan jarak terdekat pada setiap simpangnya adalah 40 cm.. Warna garis adalah putih dan background berwarna hitam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kestabilan RLF menyusuri garis lintasan dicapai pada nilai pengaturan PIDKp=45, Ki=10 dan KD=100. Dengan pengaturan nilai tersebut masing-masing algoritma menghasilkan jarak terdekat yang sama karena maze yang digunakan sama. Tetapi proses pencarian titik finish dengan algoritma floodfill lebih cepat dibandingkan menggunakan algoritma djikstra’s. Dengan algoritma floodfill,waktu pencarian titik finish lebih cepat dan jarak tempuh lebihdekat.Persentase rata-rata efisiensi waktu floodfill terhadap djikstra’s senilai  52,65 %. Kata kunci: robot line follower, kendali PID, djikstra’s, floodfill, maze mapping
MODEL TEKTONIKA ARSITEKTUR TONGKONAN TORAJA Mohammad Mochsen Sir; Shirly Wunas; Herman Parung; Jhon Patandu
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Firmitas (ketahanan atau ketangguhan) adalah salah satu unsur dalam arsitektur yang membahas peranan struktur dan konstruksi. Penelitian unsur firmitas dalam arsitektur dapat dilakukan melalui kajian tektonika berdasar sistem struktur dan konstruksi. Terminologi tektonika lebih ke arah estetika yang timbul dari sebuah sistem struktur konstruksi dan teknik menyusun/penggabungan, yaitu ekspresi dari bentuk. Tektonika arsitektur tongkonan Toraja memiliki keunikan dan makna simbolis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model tektonika arsitektur tongkonan Toraja yang mempresentasikan tektonika sebagai struktur, konstruksi dan simbol dengan fokus pada kajian terhadap proses penyusunan dan penggabungan bagian tongkonan sehingga membentuk sebuah bangun tongkonan yang utuh. Metode pembahasan dilakukan dengan penelitian gabungan kuantitatif dan kualitatif (mixed methods), dimana dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif sebagai acuan dan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif sebagai teknik dalam analisis. Hasil temuan memperlihatkan bahwa arsitektur tongkonan Toraja mempunyai model tektonika yang spesifik sebagai hasil dari penyusunan dan penggabungan bagian tongkonan (sallu banua, kalle banua dan rattiang banua) pada sistem struktur, konstruksi dan tektonika. Kata kunci: Model tektonika, penyusunan dan penggabungan, sallu banua, kalle banua dan rattiang banua

Page 49 of 140 | Total Record : 1394