cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI IBEACON (BLOETOOTH LOW ENERGI BLE) 1 DI POLITAMA Taufik Nurhidayat; Harjono Harjono; Sugiarto Sugiarto; Taman Ginting
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.627 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi kini sudah berkembang untuk sistem pemandu dan pencarian loaksi objek di dalam dan diluar gedung. BLE atau Bluetooth Smart adalah sebuah teknolgi yang dapat dikembangkan untuk sistem lokasi, BlE memiliki daya renda yang dikembangkan oleh Apple dengan nama iBeacon. iBeacon adalah sebuah modul atau perangkat keras yang memancarkan sinyal informasi berupa Tx Power, RSSI (Received Signal Strenght Indicator) dan distance (jarak) Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi BLE/ ibeacon di Politeknik Pratama Mulia Surakarta untuk layanan terhadap tamu atau pengunjung dalam mendapatkan informasi kampus. Pengembangan penelitian dikembangkan dengan metode  fingerprint  dengan   klasifikasi  dan  algoritma  array dengan cara ibeacon ditempatkan di di setiap lantai gedung ada di POLITAMA dengan jumlah  6 ibeacon. Hasil dari  penelitian nilai RSSI rata rata-rata adalah 89,44 dbm  dan  jarak rata- ratadari setiap pengambilan data adalah  4,387  meter. Kanta kunci : BLE, IBeacon, Teknologi, Politama
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL X DENGAN PENDEKATAN SERVICE QUALITY Lingga Bayu Permadi; Narto Narto; Indung Sudarso
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.595 KB)

Abstract

Globalisasi membawa dampak yang besar bagi perkembangan dunia bisnis. Persaingan yang semakin ketat terjadi di dalam dunia otomotif khususnya produk sepeda motor karena produk ini merupakan alat transportasi darat yang paling dominan banyak dimiliki dan dibutuhkan oleh masyarakat. Keluhan dan ketidakpuasan tersebut dapat diminimalkan dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, sehingga pelanggan akan merasa puas dengan layanan dan dukungan yang diberikan pihak bengkel. Kepuasan pelanggan dalam jangka panjang dapat menciptakan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi terbaik dalam penilaian kualitas pelayanan jasa oleh konsumen bengkel sepeda motor di  Kota Kediri. Alat pengumpul data menggunakan kuisioner, berupa skala SERVQUAL yang terdiri dari 5 dimensi, yaitu 1) reliabilitas, 2) daya tanggap, 3) jaminan, 4) empati, 5) bukti fisik. Reliabilitas skala ini (r) adalah 0,613. Populasi subjek penelitian ini adalah konsumen bengkel X di kota Kediri pada bulan Pebruari sebanyak 447 orang. Sampel penelitian berjumlah 195 orang (N=195; laki-laki=57,4 %, perempuan=42,6%). Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskripsi dan skor SERVQUAL. Hasil analisis data penelitian ini diketahui bahwa dimensi terbaik kualitas pelayanan jasa yang terdapat pada bengkel  sepeda motor di kota Kediri menurut konsumen adalah jaminan.Kata kunci: Pelayanan, Servqual, IPA.
LAJU KOROSI PADA PIPA HITAM DAN PIPA GALVANIS DI WILAYAH KOTA SEMARANG Norman Iskandar; Romualdus Satrio Senoaji; Kharisma Rizki Septareza; Sri Nugroho; Deni Fajar Fitriyana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.02 KB)

Abstract

Korosi adalah proses kerusakan atau penurunan kualitas logam akibat adanya reaksi bahan logam dengan lingkungannya, Korosi atmosferik disebabkan oleh air hujan, kabut, atau embun akibat kelembaban relatif tinggi. Tingkat laju korosi pada sebuah material menjadi acuan bahan konstruksi, teknik pelapisan, standar keamanan dan umur pakai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lokasi geografis terhadap laju korosi atmosferik material di kota Semarang. Pembagian lokasi berdasar ketinggian wilayah. Daerah Semarang atas 90 – 359 m dpl, daerah Semarang tengah 0,75 – 3,5 m dpl, dan daerah Semarang pesisir yang memiliki jarak 4 – 6 km dari batas pantai. Spesimen uji berupa pipa hitam, pipa galvanis. Sembilan lokasi dipilih sebagai titik peletakan spesimen uji dan didiamkan selama tiga bulan dengan periode pengambilan tiap satu bulan.  Laju korosi dihitung dengan metode kehilangan berat, pembersihan spesimen uji dengan standar ASTM G-1. Hasil penelitian didapat bahwa laju korosi atmosferik yang terhitung bervariasi mulai dari 0,05 mpy sampai 2,92 mpy. Laju korosi tertinggi terjadi di lokasi 4/D (Pedurungan) dengan material berupa pipa hitam, laju korosi sebesar 2,92 mpy atau 74,04 µmpy setara dengan tingkat C4 (50-80µmpy) dengan kategori korosi tinggi. Kata kunci : ASTM-G1, korosi atmosferik, kota Semarang, laju korosi, weight loss
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENEMPATAN KARYAWAN BERDASARKAN TEST DOMINANT-INFLUENCE-STEADY-COMPLIANCE (DISC) MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING Irma Setiawati; Gunawan Abdillah; Asep Id Hadiana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.897 KB)

Abstract

Sebuah organisasi tidak akan bisa berjalan baik tanpa adanya sumber daya manusia yang mendukung dan kompeten dibidangnya. Sebuah perusahaan memerlukan sumber daya manusia yaitu karyawan yang kompeten dan sesuai dibidangnya. Kesesuaian karyawan pada suatu bidang, bagian ataupun jabatannya akan menghasilkan kinerja karyawan yang baik, sehingga menjadi keuntungan yang besar bagi perusahaan. Tes Dominant-Influence-Steady-Compliance (DISC) merupakan salah satu alat tes psikologi yang dijadikan alat oleh beberapa perusahaan untuk mengetahui tingkat kepribadian karyawannya. Tes ini berguna agar perusahaan mengetahui kepribadian karyawannya dari aspek current style, pressure style dan self style sehingga tes ini dapat membantu proses penempatan karyawan sesuai dengan kepribadiaannya. Hal ini dapat dibuatkan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu pihak perusahaan untuk melakukan proses penempatan karyawan. Metode yang digunakan adalah profile matching, dengan menggunakan kriteria-kriteria dari aspek tes DISC yaitu current style, pressure style, self style, juga aspek lainnya seperti pendidikan, keterampilan komputer dll. Penelitian ini membangun sebuah sistem pendukung keputusan penempatan karyawan berdasarkan tes DISC yang dimana hasil dari tes DISC ini dijadikan sebagai kriteria pendukung yang dihitung menggunakan metode Profile Matching dan menghasilkan perangkingan. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi karyawan yang dapat menempati suatu jabatan sesuai dengan kepribadiannya dengan keakurasian data yang di uji sebesar 85,8%.   Kata kunci: DISC, karyawan, sistem pendukung keputusan, profile matching
PERBAIKAN BADAN KAPAL DENGAN METODE LAS SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) DI WORKSHOP PT. DOK &PERKAPALAN KODJA BAHARI (PERSERO) CIREBON Yayat Supriyatna; H. Haris Budiman; Asep Rachmat
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.235 KB)

Abstract

PT. DOK & PERKAPALAN KODJA BAHARI (Persero) merupakan salah satu galangan terbesar yang ada di Indonesia, dimana terdapat sistem perawatan dan perbaikan kapal. Salah satunya yang digunakan oleh perusahaan adalah pengunaan metode las SMAW (shielded metal arc welding) metode ini merupakan sebuah proses penyambungan logam yang mengunakan energi panas untuk mencairkan benda kerja dan elektroda. Tegangan listrik yang dipakai 130-170 Volt dan pencairan mengunakan arus listrik hingga 500 Ampere yang umum digunakan berkisar antara 100-500 Ampere.Pengujian konstruksi plat kapal, pengukuran ketebalan plate dengan metodeultrasonic test, pengujian dengan metode hydrostatic pressure test, pemotongan lembaran plat dan proses pengelasan setelah SOP dilakukan ada pengujian kebocoran dimana pengujian ini mengunakan metode minyak dan kapur.Pelat yang diganti adalah pelat yang ketebalannya dibawah 12mm, benturan yang terjadi pada kapal mengakibatkan korosi dan berkurangnya ketebalan pelat.Kata kunci: Korosi, perbaikan, SMAW (shielded metal arc welding), perbaikan, SOP (Standard Oprasional Prosedur).
OPTIMALISASI PENJADWALAN ACARA TELEVISI SWASTA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Aek Mustofa; Esmeralda C Djamal; Agus Komarudin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.393 KB)

Abstract

Stasiun televisi setiap harinya menyajikan banyak acara dengan berbagai jenis. Jam tayang acara tergantung pada jenis acara dan ratingnya. Penjadwalan acara televisi diperlukan agar setiap acara sesuai dengan segmen pemirsa dan meningkatkan rating stasiun televisi tersebut. Apabila penjadwalan dibuat dalam seminggu untuk 27 acara, maka terdapat kombinasi jadwal yang sangat banyak untuk diujikan satu persatu agar terpenuhi seluruh kriteria. Algoritma Genetika mempunyai keunggulan dalam optimalisasi penjadwalan. Algoritma Genetika digunakan dalam penelitian sebelumnya untuk menjadwalkan program kerja ormawa dan penjadwalan kereta api. Pada penelitian ini dibangun sistem yang dapat menjadwalkan acara televisi menggunakan Algoritma Genetika. Penjadwalan dibuat berdasarkan jam tayang setiap 15 menit dengan penayangan 22 jam perharinya, maka dalam seminggu terdapat sebanyak 616 jam tayang yang direpresentasikan sebagai panjang gen. Setiap gen berisi acara beserta atributnya. Siklus genetika berawal dari pembangkitan populasi awal, evaluasi kecocokan, persilangan dan mutasi yang terus berulang sampai menghasilkan solusi yang optimal. Hasil dari pengujian yang dilakukan mendapatkan jumlah pelanggaran terkecil sebanyak 21 gen, proses evolusi terhenti dengan kondisi konvergensi atau jumlah gen yang melanggar tidak menurun setelah 1000 iterasi. Hasil dari peneltian ini diimplementasikan dalam sebuah aplikasi atau perangkat lunak agar dapat digunakan oleh pihak pertelevisian dalam membuat jadwal acara yang optimal untuk seminggu.Kata kunci: Acara; Algoritma Genetika; Jadwal; Kromosom; Optimalisasi;
PERBAIKAN FASILITAS KERJA PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PEMBUATAN KERUPUK BERAS DENGAN PENDEKATAN WORK IMPROVEMENT FOR SAFE HOME Afriezal Muslim; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.216 KB)

Abstract

Perkembangan tenaga  kerja industri di Indonesai mengalami kenaikan menjadi 124 juta orang pada tahun 2017 yang sebagian besar berada pada industri informal. Salah satu industri informal adalah industri pembuatan kerupuk beras di Desa gadingan, Mojolaban, Sukoharjo. Banyaknya industri kerupuk beras di Desa ini menjadikan persaingan menjadi semakin ketat, hal ini membuat pemilik industri kerupuk beras hanya menitikberatkan perhatian dalam upaya masalah managemen dan pemasaran sedangkan seringkali melupakan masalah kondisi dan lingkungan kerja. Pada penenilitan ini menggunakan Metode WISH karena WISH merupakan analisis yang kondisi kerja yang difokuskan ke permasalahan di industri rumah tangga. Program WISH merespon keperluan langsung pekerja dan menyediakan ide-ide yang praktis bagi pekerja dan mudah diimplementasikan untuk meningkatkan kondisi kerja pekerja di lantai produksi sehingga berdampak pada produktivitas yang lebih tinggi, efisiensi kerja, dan partisipasi aktif pekerja di tempat kerja.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menganalisis kondisi kerja UKM kerupuk beras dengan pendekatan WISH. 2) Menganalisis resiko cidera pasa setiap stasiun d UKM kerupuk beras. 3) Memberikan usulan perbaikan mengenai masalah kondisi kerja pada UKM kerupuk beras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas perbaikan paling besar terdapat di aspek stasiun kerja, stasiun kerja yang memiliki skor QEC tertinggi terjadi pada stasiun penumbukan dengan nilai rata-rata 116. Kata kunci : industri rumah tangga, kondisi kerja, perbaikan kerja, WISH
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PENILAIAN KELAYAKAN USAHA AGROBISNIS DARI ASPEK PRODUKSI MENGGUNAKAN ALGORITMA SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Gerzon Jokomen Maulany
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.828 KB)

Abstract

Posisi strategis Kabupaten Merauke sebagai salah satu kawasan perbatasan wilayah timur Indonesia dengan Negara Papua New Guinea, yang luas wilayah 46.791 km2 dengan Luas Daratan sebesar 41,702 km2 (89,12%) dan luas lautan sebesar 5.089 km2 (10,88%), wilayah kabupaten Merauke adalah dalam bentuk dataran rendah yang sangat sesuai dengan pengembangan bidang pertanian. Potensi Hasil Tanaman Pangan  produksi padi tahun 2014 sebesar 205.451 ton, terdorong dengan hasil-hasil produksi dibidang agrobisnis dan posisi strategis Kabupaten Merauke maka penelitian untuk menentukan kelayakan suatu usaha agroindustri dilihat dari aspek produksi sangat diperlukan dalam mendorong pengembangan sistem informasi agroindustri  di Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat lunak yang mampu melakukan analisis atas kriteria-kriteria penilaian usaha agribisnis dari sudut aspek produksi pada suatu usulan usaha dibidang agrobisnis yang akan membantu pengambil keputusan dalam menetapkan keputusan menjalankan usaha agribisnis. Penelitian dilaksanakan dengan merancang aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrogram komputer dan menerapkan prinsip pengembangan sistem dengan menerapkan metode pengambilan keputusan pemilihan alternatif terbaik dari kriteria-kriteria tertentu yaitu Simple Additive Weighting (SAW). Hasil pengujian dilakukan dengan metode black box dan Acceptance testing kategori performance dan telah berhasil melewati pengujian-pengujian tersebut, sehingga fungsionalitas dari sistem yang diharapkan telah berjalan dengan baik. Kata kunci: Black Box, Simple Additive Weighting, Sistem Pendukung Keputusan
SISTEM INFORMASI SDA ERA INDUSTRI 4.00 UNTUK PENANGANAN MASALAH AIR TERINTEGRASI MELALUI RANCANGAN APLIKASI MS ACCESS UNTUK REKONSILIASI ANTAR WILAYAH Etika Sabariah; Suminten Suminten; Saridawati Saridawati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.209 KB)

Abstract

Masalah air adalah masalah bersama yang tidak dapat dilakukan secara parsial, perbagian dan perwilayah, karena daerah aliran sungai melintasi wilayah-wilayah yang memerlukan kerjasama antar wilayah untuk mengatasinya. Batasan penelitian hanya pada masalah debit air dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi masalah air. Metode yang digunakan pada jenis terapan bersifat kualitatif dan menggunakan data sekunder yang diobservasi dan dikorelasikan dengan teori pada pendekatan deduktif, yang kemudian dianalisa melalui kebutuhan informasi yang menjadi dasar untuk membuat rancangan database untuk meningkatkan kemampuan mengelola manajemen resiko dengan sistem informasi manajemen, dimana dibutuhkan data terintegrasi antar wilayah melalui pengolaan data base yang mudah, familiar, terjangkau biayanya, dan mampu disosialisasikan secara mudah pada semua SDM di pemerintahan yang pekerjaannya terkait dengan masalah air. Dengan demikian untuk mengatasi masalah data terkait masalah air tidak membutuhkan outsourching programer kelola database. Untuk mewujudkan penggunaan aplikasi database tersebut maka dibutuhkan isian data pada Ms Access. Dengan demikian melalui rancangan aplikasi database pada software Microsoft Access tersebut dapat memenuhi database track record permasalahan air secara terpadu, tanpa memerlukan biaya yang cukup besar pada bidang logistic software, sosialisasi dan pelatihan, sehingga dapat dilakukan penanganan terpadu permasalahan air secara menyeluruh pada wilayah Indonesia dengan melibatkan hubungan relasi kerja antar departemen yang menangani masalah air antar wilayah.Kata kunci : Masalah air, SIM, Data Base, Ms Access, Website, Terpadu. 
MODIFIKASI PATI SORGUM MENJADI MALTODEKSTRIN MENGGUNAKAN ENZIM ALFA AMILASE,GLUKOAMILASE, DAN PEPSIN Kristinah Haryani; Hargono Hargono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.984 KB)

Abstract

Pati sorghum alami mempunyai kegunaan yang terbatas dalam bidang industri karena sifat fungsionalnya yang kurang baik, antara lain akan mengalami retrogradasi kalau disimpan pada suhu rendah. Salah satu upaya untuk memperluas penggunaannya maka pati alami dimodifikasi melalui proses hidrolisa parsial menjadi maltodekstrin. Pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi pati sorgum secara hidrolisa parsial menggunakan enzim alfa amylase, glukoamylase, dengan  penambahan pepsin untuk dapat memutus ikatan disulfida kafirin yang menyelimuti granula pati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi pati dan pH  terhadap  maltodekstrin yang dihasilkan. Proses hidrolisa dilakukan pada suhu 75oC, penambahan CaCl2 100 ppm, alfa amilase 0,8 % v/v, glukoamilase 0,4% v/v,  pepsin 0,1 gram,  pH (5, 6, 7) dan konsentrasi pati (12,15, 18, 21dan  24 %w/v). Dari hasil penelitian  nilai DE menurun seiring meningkatnya konsentrasi namun hal ini berbanding terbalik dengan pH larutan, semakin besar pH maka nilai DE semakin kecil. Nilai DE terbesar terdapat saat konsentrasi 24%  dan pH 5. Nilai solubility berbanding lurus dengan nilai DE, sedangkan nilai Swelling Power berbanding terbalik dengan nilai DE.Kata kunci: α-amilase, glukoamilase, maltodekstrin, sorgum, pepsin

Page 54 of 140 | Total Record : 1394