cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
METODE KLASIFIKASI DATA MINING DAN TEKNIK SAMPLING SMOTE MENANGANI CLASS IMBALANCE UNTUK SEGMENTASI CUSTOMER PADA INDUSTRI PERBANKAN Hairani Hairani; Noor Akhmad Setiawan; Teguh Bharata Adji
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.379 KB)

Abstract

Class imbalance merupakan sebuah permasalahan yang lazim ditemukan pada dataset, dimana disribusi antara class mayoritas (Negative) dan minoritas (positive) tidak seimbang. Dengan kata lain, class mayoritas memiliki jumlah yang lebih banyak dibandingkan class minoritas. Dengan distribusi yang tidak seimbang, metode pada machine learning cenderung keliru mengklasifikasikan class minoritas. Paper ini mengadopsi pendekatan teknik sampling yaitu Algoritma SMOTE untuk menangani permasalahan class imbalance yang dikombinasikan dengan metode klasifikasi yang lainnya yaitu metode J48, SVM, dan Naive Bayes. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dengan tools weka menggunakan evaluasi kinerja confusion matrix, menunjukkan bahwa metode J48+SMOTE memiliki tingkat akurasi dan sensitivity paling tinggi yaitu sebesar 0,93% dan 0,93%. Sedangkan metode SVM memiliki nilai specificity  yang paling tinggi sebesar 0.99% dan metode Naive Bayes memiliki waktu komputasi yang paling cepat dibandingkan ketiga metode lainnya sebesar 0.38 seconds. Dengan demikian, metode J48+SMOTE mampu menangani class imbalance pada dataset Bank Direct Marketing pada industri perbankan dibandingkan metode SVM dan Naive Bayes. Kata kunci: Algoritma SMOTE; Class Imbalance; Metode Klasifikasi
ANALISIS PERFORMANSI DAN FUEL CONSUMPTION ENGINE SWD 9TM 410RR DI PLTD GUNUNG MALANG BALIKPAPAN Puji Saksono; Gunawan Gunawan; Dimas Setiawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.474 KB)

Abstract

Seiring perkembangan kebutuhan listrik di Kalimantan Timur dengan pertumbuhan pelanggan listrik sebesar 12% per tahun, maka semua Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada harus dimaksimalkan performansinya. Diesel Engine SWD 9TM 410RR adalah salah satu jenis engine yang digunakan dalam operasional PLTD Gunung Malang Balikpapan. Pengujian secara berkala terhadap kondisi engine sangatlah penting sehingga dapat dihindari dari kemungkinan efek kerusakan fatal. Obyek dari penelitian ini yaitu engine SWD 9TM 410RR., dan dengan menggunakan alat uji performansi yaiut Diesel Engine Analyzer HALIZA 8.4. Pemeriksaan utama indikator engine tersebut meliputi tekanan pembakaran ruang bakar, temperature gas buang dan parameter sistem lainnya. Hasil dari pengujian engine setelah dilakukan proses analisis ternyata terjadi penurunan tekanan pembakaran ruang bakar pada beberapa cylinder. Disamping itu perlu diadakan penyetelan pada posisi fuel rack sesuai spesifikasi standar yang telah ditentukan. Data pendukung lainnya seperti sistem pendingin, pelumasan oli, bahan bakar, turbo charger, tekanan dan temperatur gas bekas masih keadaan normal. Konsumsi bahan bakar pada saat pengujian selama 1 jam operasional yaitu 875 liter/jam, lebih boros 50 liter/jam atau 5,71 % dari standar PLTD yang hanya sebesar 825 liter/jam. Kata kunci : Engine SWD 9TM410RR, pengujian performansi, fuel consumption.
GELANG BAGI TUNARUNGU BERBASIS INTERNET OF THINGS Aryan Wahqid Susanto; Irfan Piscesa; Riska Widianingsih; Rakhmad Gusta Putra; Sulfan Bagus Setyawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.483 KB)

Abstract

Tunarungu adalah seseorang yang mengalami kekurangan atau kehilangan kemampuan pendengaran. Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia berjumlah 17 juta orang. Tunarungu tidak mampu untuk mendengarkan suara dengan jelas melalui indera pendengarannya. Sebaliknya, tunarungu mampu merasakan dengan indera perasanya. Oleh karena itu, “Gelang Bagi Tunarungu Berbasis Internet of Things (IOT)” diharapkan mampu menanggulangi permasalahan tersebut. Pada penelitian ini terdapat dua perangkat yaitu gelang dan node sensor. Gelang digunakan sebagai tampilan notifikasi dan node sensor digunakan untuk membaca nilai kondisi lingkungan sesuai dengan fungsi masing-masing sensor. Prinsip kerja sistem ini yaitu setiap node sensor akan mengirimkan data kondisi lingkungan ke gelang. Gelang akan menampilkan notifikasi pada saat node sensor mendeteksi kondisi yang ditentukan, notifikasi yang ditampilkan yaitu peringatan ada tamu, peringatan hujan, peringatan kebakaran, dan peringatan ada pencuri. Dengan adanya internet of things nantinya node sensor dapat mengirim dan memperbarui secara realtime. Alat ini diharapkan dapat memberikan informasi keadaan sekitar khususnya pengguna tunarungu.Kata kunci : iot, notifikasi, node, gelang, tunarungu.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL OPERATOR WEAVING B UNIT INSPECTING PT DELTA MERLIN DUNIA TEXTILE IV DENGAN METODE NASA-TLX Antika Adzary Sekar Fadlilah; Irwan Iftadi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.593 KB)

Abstract

Salah satu faktor penyebab terjadinya ketidak sesuaian kualitas adalah kesalahan manusia. Diantaranya beban kerja mental yang dirasakan oleh operator pada unit inspecting. Beban kerja mental akan berdampak pada kelelahan yang dapat menimbulkan kurang teliti dalam menjalankan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja mental tiap shift pada operator PT Delta Merlin Dunia Textile IV dan mengetahui penyebabnya. Penelitian terdiri dari empat langkah yaitu studi lapangan, pembuatan kuesioner, penyebaran kuesioner, dan pengolahan data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran beban kerja mental menggunakan NASA-TLX (Task Load Index) yang memiliki enam kriteria penilaian, yakni Mental Demand (MD), Physical Demand (PD), Temporal Demand (TD), Own Performance (OP), Frustation Level (FR), dan Effort (EF). Respoden yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 28 orang yang terbagi dalam dua shift kerja yaitu shift A dan shift B.  Nilai score rata-rata NASA-TLX yang diperoleh operator shift A sebesar 86,38 sedangkan pada shift B mendapatkan nilai sebesar 88,16 dengan aspek tertinggi yaitu Temporial Demand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja mental yang tinggi disebabkan oleh adanya tambahan pekerjaan yang membuat operator unit inspecting harus mengorbankan waktu untuk mencapai target, sehingga operator akan lebih banyak mengeluarkan usaha dan tenaga dalam mencapai target.Kata kunci: beban kerja mental, NASA-TLX, operator unit inspecting
PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KELOR PADA SEDIAAN GEL HAND SANITIZER TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI Hasta Brian P; Agnes Charisika W; Imron Hambyah; Khoirul Huda; Muhammad Miftahur Rahman
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.241 KB)

Abstract

Hand sanitizer mampu menghilangkan kuman kurang dari 30 detik, namun hand sanitizer yang beredar di pasaran mengandung alkohol yang tinggi (60-80%) menyebabkan gangguan kesehatan pada kulit seperti iritasi, keriput, pucat dan kering, serta terbukti tidak efektif membunuh bakteri Escherichia coli (Dina, 2007). Tanaman kelor merupakan tanaman yang tersebar luas di Indonesia terutama di Pulau Jawa, NTT, Aceh, dan Sumbawa. Daun kelor mengandung senyawa  flavonoid, fenolik, dan lebih dari 40 zat antioksidan yang efektif membunuh kuman (Kurniasih, 2013). Suatu alternatif yang dapat dilakukan yaitu membuat hand Sanitizer dengan ekstrak bahan alami daun kelor. Metode pembuatan meliputi ekstraksi daun kelor, pembuatan sediaan gel hand sanitizer dengan ekstrak daun kelor 8%, 10% dan 12 %. Selanjutnya, dilakukan uji antiseptik atau antimikroba serta evaluasi kualitas sediaan gel yang meliputi uji organoleptis, uji pH, dan uji homogenitas. Hasil uji antiseptis diperoleh rata-rata jumlah koloni mikroorganisme 8%, 10%, 12%, kontrol positif, dan kontrol negatif adalah 24,67, 21,33, 21,67, 35, dan 79,67. Hand sanitizer dengan ekstrak daun kelor konsentrasi 10% memiliki daya antiseptis yang lebih tinggi dibandingkan dengan variabel lainnya.Kata kunci: hand sanitizer, daun kelor, uji antiseptis.
DESAIN SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK HIBRIDA BIOMASSA - PV UNTUK ELEKTRIFIKASI PEDESAAN DI DESA PALUH KURAU SUMATERA UTARA Denny Haryanto Sinaga; F. Danang Wijaya; T. Haryono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.834 KB)

Abstract

Elektrifikasi  pedesaan merupakan hal yang masih menjadi masalah di berbagai belahan dunia tak terkecuali Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Peningkatan jumlah permintaan energi listrik yang belum diimbangi dengan penambahan kapasitas menyebabkan beberapa daerah pedesaan belum menikmati energi listrik, salah satunya adalah di desa Paluh Kurau. Fokus utama paper ini untuk mengkaji pemanfaatan limbah biomassa dari kelapa sawit sebagai bahan bakar pembangkit energi listrik dan dipadukan dengan sumber energi surya sebagai sumber energi terbarukan hibrida untuk elektrifikasi pedesaan. Sebuah desain pembangkit hibrida biomassa-PV diusulkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa Paluh Kurau. Aspek jumlah potensi sumber daya biomassa dari kelapa sawit dan radiasi matahari yang diperoleh menjadi pertimbangan untuk mendapatkan ukuran pembangkit hibrida biomassa-PV yang optimal secara ekonomis. Pembangkit hibrida yang optimum berdasarkan simulasi terdiri dari PV 20 kW, biomassa 30 kW, 100 unit baterai dan inverter 20 kW dengan sistem pengisian baterai cycle charging. Konfigurasi ini dipilih dengan total net present cost sebesar US$ 274.643, biaya pembangkitan listrik (cost ofenergy)sebesar US$ 0,228 /kWh Kata kunci: Biomassa Desain, Elektrifikasi Pedesaan, Hibrida, PV
PEMETAAN PAPARAN PANAS PADA BAGIAN PRODUKSI BOY’S CAKE & BAKERY DENGAN SOFTWARE SURFER Nidya Yutie Pramesti; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.548 KB)

Abstract

Kenyamanan termal sangat berpengaruh terhadap proses produksi, kenyamanan termal itu sendiri salah satunya dipengaruhi oleh suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi paparan panas pada bagian produksi Boy’s Cake & Bakery melalui pemetaan dengan software surfer dan untuk mengetahui tingkat kenyaman termal pekerja sesuai dengan Permenakertrans No. PER 13/MEN/X/2011. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data suhu ruangan sesuai dengan titik yang telah ditentukan dengan berdasarkan SNI 16-7062-2004 yang nantinya akan diolah melalui software surfer. Software surfer pada penelitian ini digunakan untuk membuat peta kontur suhu dari setiap ruangan pada bagian produksi Boy’s Cake & Bakery sehingga solusi yang diberikan diharapkan tepat sasaran. Kata kunci : Peta Kontur, Software Surfer, Temperatur
REDUKSI LIMBAH RUMAH POTONG AYAM (RPA) SEBAGAIALTERNATIF BAHAN RANSUM PAKAN BERPROTEIN Desi Erlita; Amallia Puspitasari; Toni Isbandi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.289 KB)

Abstract

Pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai bahan pakan sumber protein diharapkan mampu meminimalisasi limbah di Rumah Potong Ayam dan menciptakan peternakan yang ramah lingkungan.Potensi bulu ayam sebagai salah satu komponen bahan pakan sangat baik karena industri perunggasan di Indonesia berkembang pesat.Apalagi salah satu syarat bahan pakan adalah diusahakan bukan merupakan bahan makanan pokok manusia.Dari hasil pemotongan ayam didapatkan rata-rata bulu ayam sebanyak 6% dari bobot hidup. Populasi ayam ras pedaging di Indonesia pada tahun 2009 adalah 930.317.847 ekor, sehingga diperoleh limbah pada tahun 2009 sekitar 83.728.606 kg bulu ayam.Tujuan penelitian ini adalah membuat tepung bulu ayam sebagai bahan pakan sumber protein. Bulu ayam ini mengandung protein kasar yang cukup tinggi yaitu sebesar 80,97%. Namun protein yang tinggi ini tidak diikuti tingkat kecernaannya yang hanya sebesar 5,58%. Oleh karena itu, jika bulu ayam akan dijadikan bahan pakan harus mendapat perlakuan terlebih dahulu karena mengandung keratin yang menyebabkan bulu susah dicerna. Ada empat metode pengolahan untuk meningkatkan nilai nutrisi bulu ayam yaitu  metode fisik, kimia, enzimatis, dan kombinasi ketiga metode tersebut.Penelitian ini menggunakan metode fisik-kimia dan enzimatis.Metode fisik-kimia ini dilakukan dengan penambahan HCl dan pemanasan bertekanan, sedangkan metode enzimatis menggunakan enzim papain. Dari hasil analisis diperoleh bahwa metode fisik-kimia lebih cepat dalam meningkatkan kadar protein dan kecernaan protein Tepung Bulu Ayam (TBA) dibandingkan dengan metode enzimatis. Diperoleh kadar protein dan kecernaan protein terbaik pada perlakuan 6 jam yaitu sebesar 88,96% dan 30,57%. Kata kunci: bahan pakan, bulu ayam,keratin
PENENTUAN WAKTU PROSES DAN TEGANGAN OPTIMUM DEGRADASI ZAT WARNA TEKSTIL MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKIMIA MULTI ELEKTRODA DENGAN SISTEM KONTINYU Suseno Suseno; Ig. Yari Mukti Wibowo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.358 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian degradasi campuran zat warna tekstil menggunakan metode elektrokimia multi elektroda dengan sistem kontinyu. Metode ini merupakan kombinasi metode elektrooksidasi menggunakan elektroda grafit dengan metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda besi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kondisi optimum waktu proses dan tegangan ditinjau dari persentase penurunan absorbansi / intensitas warna air limbah. Percobaan yang telah dilakukan adalah melakukan proses elektrooksidasi yang dilanjutkan proses elektrokoagulasi terhadap air limbah artificial dengan variasi waktu proses dan tegangan. Parameter  kualitas air limbah yang telah dianalisis adalah absorbansi / intensitas warna air limbah sebelum dan sesudah pengolahan, kemudian dihitung persentase penurunan absorbansinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum waktu proses dan tegangan pada degradasi zat warna tekstil menggunakan metode elektrokimia multi elektroda sistem kontinyu adalah 20 menit dan 12 volt.Kata Kunci : Absorbansi, Air Limbah, Elektrokoagulasi, Elektrooksidasi, Kontinyu
PENGARUH POSTUR DAN KELELAHAN KERJA TERHADAP STRES KERJA PADA BAGIAN PEMBUATAN SEPATU PT. MJI YOGYAKARTA Titin Isna Oesman; Risma Adelina Simanjuntak; RickyAndrew Ocktavian
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.851 KB)

Abstract

Tuntutan tugas yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomi antara lain  jangkauan tangan yang tidak normal, postur kerja yang membungkuk dan alat kerja yang tidak ergonomis menjadi penyebab kelelahan kerja. Kondisi kerja yang tidak memperhatikan hal tersebut dapat berpengaruh terhadap stres kerja karyawan. Proses produksi pada PT. Mandiri Jogja Internasional (PT. MJI) hampir semua dikerjakan secara manual dengan tangan dan lengan dikombinasi dengan kecepatan kerja dan penggunaan alat-alat produksi, sehingga dapat menyebabkan ketegangan otot yang menimbulkan gangguan musculoskeletal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh postur dan kelelahan kerja terhadap stres kerja.  Metode pengumpulan data dengan mengambil foto postur kerja karyawan, menyebarkan  kuesioner  kelelahan kerja 30 item  dan menyebarkan kuesioner stress kerja dengan 35 (tiga puluh lima butir pertanyaan) kepada karyawan bagian pembuatan sepatu 30 (tiga puluh) karyawan. Dari hasil pengumpulan, pengolahan data dan analisis postur kerja menggunakan metode REBA diperoleh hasil 10 (sepuluh) karyawan dengan tingkat resiko sedang dan 20 (dua puluh) karyawan  dengan tingkat resiko cidera tinggi. Kelelahan  kerja diperoleh hasil 14 (empat belas) karyawan dengan tingkat kelelahan kerja sedang   dan 16 (enam belas) karyawan demgam kelelahan kerja tinggi. Stress kerja diperoleh hasil 10 (sepuluh) orang karyawan dengan tingkat stress kerja sedang dan 20 (dua puluh tiga) karyawan mempunyai tingkat stres tinggi. Hasil uji dengan persamaan regresi Ȳ = 2.415 – 0.346X1 + 0.75X2dengan nilai signifikansi ≤  0.05 berarti pengaruh yang sangat signifikan risiko postur dan kelelahan kerja terhadap stres kerja dan menyatakan bahwa peningkatan satu unit satuan dari postur kerja akan mengurangi stress kerja sebesar 0.346 dan peningkatan satu unit tingkat kelelahan akan menambah stres kerja sebesar 0.754.Kata kunci: gangguan musculoskeletal, stres kerja, kelelahan kerja, postur kerja, prinsip kerja ergonomi

Page 66 of 140 | Total Record : 1394