Articles
734 Documents
ACUYOGA GUNA MENGURANGI NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA DI SMK 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL
Chikmah, Adevia Maulidya;
Fitrianingsih, Desy;
Andari, Istiqomah Dwi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16469
Prevalensi dismenorea di dunia sangat besar yaitu, rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap dunia mengalaminya. Presentase dismenore di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90% wanita mengalami dismenore dan 10-15% diantaranya mengalami dismenore berat. Prevalensi di Malaysia prevalensi dismenore pada remaja sebanyak 62,3%. Prevalensi dismenore di Swedia 72%, dan prevalensi dismenore di Indonesia sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,88% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK 1 Dukuhturi, dari 10 remaja putri 7 mengalami nyeri haid dan mereka mengatakan meminum obat untuk nyeri haid, apabila nyeri haid itu datang. Tujuan dari pengabdian ini adalah melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran remaja sebagai upaya preventif dalam mengurangi rasa nyeri pada saat menstruasi.
FOLKLORE AS EDUCATIONAL ENTERTAINMENT MATERIALS IN KADAZANDUSUN LEARNING
Kiting, Rosliah;
Dikul, Juni
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.18526
Folklore is an ancient story that has become a special characteristic for every nation with diversity of cultures that embraces the cultural and historical richness of the nation. Usually the characters that appear in the folklore are in the form of animals, humans or gods. Generally, these folktales tell about an incident  or the origin of a place. In this study, it focuses on the use of folklore as an educational entertainment in the classroom. The main method used to collect information is through a literature review by doing research from outside and within a country that is restricted to the educational entertainment of teaching and learning only. The finding of this study is  that the use of folklore as a teaching material of educational entertainment can  help students in increasing their interest and focus in the classroom. In fact, according to Rosliah Kiting, (2011), the use of storybook as a medium in Kadazandusun Language teaching and learning is able to enrich the vocabulary as well as inculcating of noble values that are very effective through adapting to the activities in the classroom. The use of folklore and the humorous elements encompassed in educational entertainment in the classroom will create excitement in learning sessions and the learning will be more interactive and  focused.
Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) Alat Pengupas Kelapa untuk Menunjang Industri UKM Berbasis Kelapa
Widhiantari, Ida Ayu;
Hidayat, Agriananta Fahmi;
Amuddin, Amuddin;
Zulfikar, Wahyudi;
Khalil, Fakhrul Irfan
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.32690
Dusun Nipah Kabupaten Lombok Utara terkenal dengan objek wisata nya yang berupa pantai yang mana sangat menarik untuk dikunjungi. Warga sekitar banyak yang menjajakan dagangannya disekitar lokasi objek wisata. Tidak sedikit warga sekitar di Desa Malaka khususnya Dusun Nipah membuka lapak di sekitar objek wisata pantai maupun di pinggir jalan untuk berjualan kelapa, ikan bakar, dan jagung bakar. Selain itu di Dusun Nipah juga terdapat tempat pengolahan produk berbasis kelapa yang Bernama UKM Bukit Kelapa. UKM tersebut memproduksi santan kelapa dan minyak kelapa. Dalam prosesnya pegawai UKM Bukit Kelapa menggunakan alat sederhana dalam melakukan pengupasan dan pembelahan kelapa, yaitu berupa linggis. Pengupasan dengan cara ini terbilang masih jauh dari tingkat efisiensi yang diinginkan, karena membutuhkan waktu yang lama, tenaga yang besar, dan sangat beresiko terjadinya kecelakaan kerja saat pengupasan. Bagian sisi pemotong dari linggis yang tajam sejajar dengan tinggi perut pengguna sehingga sangat rentan melukai perut jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Melihat kondisi tersebut maka diperlukan pengenalan teknologi berupa alat pengupas kelapa yang lebih efektif dan aman digunakan. Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat membantu kelompok UKM dusun Nipah, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara dalam pengupasan kelapa sehingga dapat menghemat waktu, tenaga, tingkat keamanan yang lebih tinggi, dan mampu meningkatkan kapasitas produksi.
APLIKASI TEKNOLOGI TRICHO-KOMPOS DAN PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI SELADA ORGANIK
Purwanto Purwanto;
Tarjoko Tarjoko;
Agus Haryanto
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.17264
The main problem in organic lettuce production in Windujaya Village is low productivity as a result of the planting media relying only on nutrient intake from compost. The purpose of this activity is to introduce tricho-compost technology and liquid organic fertilizer to increase the productivity of organic lettuce plants. The method for carrying out this activity was through technology transfer through training and training carried out with demonstration plots. The results of the activity show that the cultivation of organic lettuce has been using simple technology so that the ability to meet market demand in terms of yield quality cannot be maximally fulfilled. It needs a breakthrough in marketing, not only fresh produce is sold, it needs an effort to be developed into agro tourism. Training in organic lettuce cultivation with biological agent technology and biofertilizers can significantly increase farmers' knowledge and skills in organic lettuce cultivation. The application of tricho-compost technology combined with POC can increase the production of lettuce plants by 20 percent with a profit of Rp. 150,000.00 per 100 polybags and farming efficiency of 1.88.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG UNTUK PERSIAPAN SEKOLAH ADIWIYATA
Ngabekti, Sri;
Widyaningrum, Priyantini;
Lisdiana, Lisdiana;
Purwantoyo, Eling
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.16965
Pengabdian masyarakat ini adalah: (1) Melatih sekolah mengembangkan kebijakan berbasis lingkungan, (2) Melatih sekolah melaksanakan kurikulum berbasis lingkungan, (3) Melatih sekolah agar dapat melakukan kegiatan lingkungan berbasis partisipatif,dan (4) Melatih sekolah agar dapat mengelola sarana prasarana ramah lingkungan. Target khusus yang ingin dicapai pada pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan jumlah sekolah yang mengikuti program sekolah adiwiyata di Kabupaten Semarang. Kegiatan dilakukan melalui workshop dengan tiga kali pertemuan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa persepsi sekolah terhadap kegiatan Adiwiyata sudah baik karena sudah mendapatkan pelatihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang. Workshop penyusunan perangkat pembelajaran (RPP) berbasis lingkungan dapat berjalan baik dengan dihasilkan RPP sejumlah 32 peserta (dari 8 sekolah) dengan tingkat partisipasi mencapai 91%. Pengelolaan tanaman di sekolah sudah disimulasi dengan dibuat taman mini penghias dekorasi tempat pelatihan. Pengelolaan sarana prasarana ramah lingkungan diwujudkan dengan praktek membuat anyaman daur ulang limbah plastik sachet yang menjadi sampah kantin sekolah. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah semua kegiatan pelatihan persiapan empat komponen sekolah Adiwiyata berjalan dengan baik.
Edukasi Pencegahan Filariasis dengan Buku Saku Mandiri di Wilayah Endemis Filariasis Kabupaten Demak
Siwiendrayanti, Arum;
Pawenang, Eram Tunggul;
Indarjo, Sofwan;
Windraswara, Rudatin
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17878
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktek masyarakat dalam pencegahan filariasis. Metode yang digunakan adalah dengan edukasi dengan menggunakan media buku saku MANDIRI yang berisi informasi tertulis dilengkapi foto dan ilustrasi yang memuat langkah-langkah pencegahan filariasis. Buku saku ini telah memiliki ISBN dan diterbitkan oleh UNNES Press dan dari hasil penelitian terdahulu telah berhasil berperan dalam menurunkan angka Mf rate Kelurahan Bandengan Kota Pekalongan dari Mf rate 2,0% menjadi 0,0%. Buku ini diserahkan pada kelompok warga dan saling dipinjamkan decara bergilir sehingga dapat dibaca oleh seluruh warga. Diskusi antar warga dapat terjadi pada kesempatan saling meminjamkan buku tersebut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan tanggal 5 Mei 2018 di Desa Sidogemah dan tanggal 12 Mei 2018 di Desa Bedono. Monitoring perguliran buku saku dilaksanakan tanggal 7 Juli di Desa Sidogemah dan tanggal 14 Juli di Desa Bedono. Perguliran buku di Desa Sidogemah 75% baik dan di Desa Bedono 80% baik. Keseluruhan dari masing-masing 20 orang peserta Desa Sidogemah dan Desa Bedono mengalami peningkatan skor pengetahuan. Peningkatan pengetahuan rata-rata Desa Sidogemah meningkat dari rata-rata pre test sebesar 6,25 menjadi rata-rata post test sebesar 11,25. Peningkatan pengetahuan rata-rata Desa Bedono meningkat dari rata-rata pre test sebesar 5,75 dan rata-rata post test sebesar 12,25.
Upaya Pelatihan Materi dan Praktik Digital Marketing Untuk Meningkatkan Volume Penjualan (UKM-Pertanian)
Nursyirwan, Vivi Iswanti
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21817
The purpose of community dedication activities conducted by the Faculty of Economics lecturer of Pamulang University is to provide knowledge and understanding related to the marketing of goods/services both online and conventionally (offline) For small and medium enterprises of agriculture (SME-P).The direct benefit of this community service is to add knowledge, skills, and experience to business owners regarding the utilization of activities in marketing to increase sales volume. Derivative benefits are expected, can make the SMES-P to feel better welfare and increase the competitiveness of the business along with increasing aspects of the cognition and skill of the business actors.This community service is implemented in the form of training with material giving and practice of digital marketing utilization as a means of marketing.The training was held for 3 days, the target audience of community service activities is a small and medium enterprises who belong to the SME-agriculture community amounting to 27 -36 people.The methods of activities used in the devotion to the community are methods of lectures, practices, questions and answers and discussions.The analytical technique is done by observing the cognition and skills of the trainees by assessing the results of the pre test and post test of the trainees.  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait pemasaran barang/ jasa baik secara online maupun secara konvensional (offline) bagi para pelaku usaha kecil menengah pertanian (UKM-P). Manfaat langsung dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebagai tambahan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada pemilik usaha terkait pemanfaatan kegiatan dalam pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan. Manfaat turunan diharapkan, dapat menjadikan para pelaku UKM-P mampu merasakan kesejahteraan lebih baik serta meningkatnya daya saing usaha seiring dengan meningkatnya aspek kognisi dan skill para pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik pemanfaatan digital marketing sebagai sarana pemasaran. Pelatihan diselenggarakan selama 3 hari, Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaku usaha kecil menengah yang tergabung dalam komunitas UKM-Pertanian berjumlah 27 -36 orang. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, praktik, tanya jawab dan diskusi. Teknik analisis dilakukan dengan observasi aspek kognisi dan keterampilan peserta pelatihan dengan menilai hasil pre test dan post test peserta pelatihan.
Pelatihan Pembuatan Telur Asin Aneka Rasa Kelompok Usaha Masyarakat Otara di Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Subarkah, Danang
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.16159
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengolahan telur asin aneka rasa menggunakan UPSE Maker dan meningkatkan keterampilan pengolahan telur asin aneka rasa. Target khusus kegiatan ini adalah: 1) mitra dapat mengolah telur asin aneka rasa; 2) terjadi peningkatan omzet mitra secara ekonomi; 3) peningkatan pemahaman ketrampilan masyarakat. Â Metode kegiatan antara lain: 1) sosialisasi program metode ceramah; 2) pelatihan pengolahan telur asin aneka rasa menggunakan UPSE Maker dan cara perendaman manual; 3) evaluasi pelatihan melalui tes dan pengamatan; 4) pendampingan dan konsultasi menggunakan metode diskusi. Hasil yang dicapai adalah: (1) pelatihan pembuatan telur asin aneka rasa dengan menggunakan alat UPSE dan manual telah dilakukan sehingga terbentuk 4 pengrajin telur asin; (2) penerapan kemasan dengan tambahan informasi proksimat dan ijin edar produk sehingga menarik minat konsumen dan menjangkau pemasaran lebih luas; (3) terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok KUM otara untuk mengolah telur asin aneka rasa; (4) Penerapan media pemasaran online dan offline menjangkau pemasaran lebih luas dan meningkatkan omzet sebesar 7,5kali
Penguatan Kapasitas Masyarakat Melalui Pendekatan Community Based Tourism
Wijaya, Andy Arya Maulana;
Indra, Indra;
Arifin, Dadang;
Risno, Risno
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.25794
Tujuan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengembangan pariPariwisata berbasis partisipasi masyarakat berkaitan erat dengan pemberdayaan dan pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan. Desa Bahari Tiga menjadi salah satu ikon pariwisata pesisir bagi Kabupaten Buton Selatan, dengan ciri kawasan pesisir, masyarakat yang memegang teguh adat istiadat dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut mendukung hal itu. Namun, pengembangan pariwisata yang kini dilakukan belum menempatkan masyarakat sebagai subjek kebijakan pengembangan pariwisatanya. Pendekatan Community Based Tourism adalah konsep yang menempatkan partisipasi kelompok masyarakat dalam pengembangan pariwisata, yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan standar kehidupan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk dasar untuk mendefinisikan model pariwisata berbasis masyarakat (CBT) yang terdapat di Desa Bahari Tiga. Dengan begitu, pengabdian masyarakat ini digunakan untuk mendeskripsikan kondisi ekonomi desa, partisipasi masyarakat yang memungkinkan adanya kolaborasi dan penciptaan modal sosial. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat menunjukkan bagaimana model ini dapat digunakan untuk menilai tingkat partisipasi masyarakat terkait pariwisata, dan menyarankan tindakan lebih lanjut yang diperlukan untuk itu.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Organik Berbasis Greenpreneurship
Rahmawati, Rahmawati;
Agustiningsih, Sri Wahyu;
Supheni, Indrian
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.16685
Perkampungan Joyosuran, Pasar Kliwon di Surakarta merupakan perkampungan yang padat penduduknya. Kondisi lingkungan yang demikian tentunya menghasilkan sampah rumah tangga yang sering mengganggu baik disisi kesehatan maupun pemandangan. Hal ini mendorong perlunya pengelolaan sampah yang baik sehingga bisa menjadi suatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat menganut pola 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan semakin meningkatkan nilai tambah, ketika masyarakat mempunyai mindset greenpreneurship, yaitu jiwa kewirausahaan berorientasi lingkungan. Program ini diharapkan akan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap lingkungan dengan cara yang bertanggungjawab sekaligus memberdayakan potensi untuk dikembangkan. Metode yang akan digunakan adalah pelatihan dan pendampingan terkait produk-produk yang dihasilkan dari sampah organik. Pendekatan yang dilakukan adalah partisipatif. Tahun kedua melanjutkan inovasi pemanfaatan kain perca menjadi kalung bunga mawar dan olah limbah organik menjadi pupuk kompos. Bantuan alat tong dan perlengkapannya untuk membuat pupuk kompos. Hasil panen dijual dan digunakan penduduk sekitar untuk menanam sayur mayur. Luaran tahun kedua yang sudah tercapai seminar internasional di Berlin dan submit jurnal internasional. Hak cipta untuk asesoris liontin dari batu sudah proses dan menunggu terbitnya sertifikat. Terlampir ada analisis kelayakan UKM Joyosuran.Â