cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 590 Documents
ANALISIS KORPUS TERHADAP IDIOM BAHASA INDONESIA YANG BERBASIS NAMA BINATANG Paramarta, Bagus Pragnya
Lingua Vol 14, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penggunaan, makna konotasi, dan jenis idiom bahasa Indonesia yang berbasis nama binatang. Data dalam penelitan ini adalah korpus buatan sendiri. Korpus berjumlah 101.997 kata diambil dari artikel berbahasa Indonesia yang terdapat di dalam artikel berita, cerpen, dan opini yang terdapat pada internet. Penelitian ini menghasilkan tiga penemuan besar. Pertama, idiom bahasa Indonesia digunakan untuk merujuk kepada manusia atau orang dan benda. Apabila idiom tersebut digunakan untuk merujuk kepada manusia maka idiom tersebut dapat berkonotasi negatif dan positif. Sebaliknya, apabila idiom tersebut digunakan untuk merujuk kepada benda maka idiom tersebut berkonotasi netral. Idiom yang berkarakter negatif digunakan untuk merujuk kepada pelaku seksual, pencuri/koruptor, sifat licik, penyakit, penampilan fisik yang buruk, inferioritas, kondisi psikologis sesaat, ketidakjelasan, tidak tahu malu, dan alternatif. Selanjutnya, idiom yang berkarakter positif digunakan untuk merujuk kepada superioritas. Kedua, hanya ada dua tipe idiom yang muncul yaitu, pure idom dan semi idiom. Terakhir, idiom yang berkarakter netral digunakan untuk merujuk kepada nama/ label, makanan, tanaman, tatanan rambut, pondasi, cinta masa remaja, dan aktifitas. Penggunaan nama binatang pada idiom yang merujuk manusia disebabkan oleh karakter yang melekat pada binatang tersebut sedangkan penggunaan idiom yang merujuk kepada benda disebabkan oleh persamaan bentuk.This research is aimed to find out the uses of idoms, connotation meaning, and types of Indonesian idioms which are based on the name of animal. The data was the writer’s own made corpus. Corpus which contain of 101.997 words was taken from Indonesian article such as, news, short stories, and opinion article from the internet. This research delivers big discovery. First, Indonesian idioms are used to refer to human or things. If the idioms are used to refer to the human, the meaning can be positive or negative. In the other hand, if the idioms are used to refer to a thing, the meaning of idiom is neutral. Negative idiom are used to refer to sexual offender, thief or corruptor, sly nature, illness, bad appearence, inferiority, a short moment of physical condition, unclear condition, no same people, and alternative. The positive idioms are used to refer to superiority. Second, there are two types of idioms that occur in this research, they are pure idoms and semi idioms Last, neutral idioms are used to refer to name/label, foods, plants, hair style, foundation, teenage love, and activity. The used of Indonesian idiom which based on the name of animal are caused by the attacting character of that animals, whereas the use of idioms that refer to a thing are caused by the similarity of shapes.
PENGEMBANGAN BULETIN KAMPUS BERMUATAN NILAI KEBHINEKAAN PANCASILA UNTUK MENANGKAL RADIKALISME PADA MAHASISWA STKIP DARUSSALAM CILACAP Purnomo, Pajar
Lingua Vol 13, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai macam etnis, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa Indonesia menyatukan kebhinekaan tersebut melalui dasar negara Pancasila. Fenomena yang terjadi sekarang, kebhinekaan tersingkir oleh kelompok sosial yang lebih dominan dengan memaksakan pola yang berkarakteristik penyeragaman dengan alasan persatuan. Akumulasi dari hal tersebut, maka terjadi lunturnya pemahaman konsep nilai kebhinekaan Pancasila pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan pengetahuan mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap tentang konsep Nilai kebhinekaan Pancasila, (2) Mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap buletin kampus yang bermuatan nilai kebhinekaan Pancasila, (3) Menyusun buletin kampus sesuai kebutuhan mahasiswa, dan (4) Mendeskripsikan efektivitas buletin kampus dalam menangkal radikalisme. Metode penelitian menggunakan research and development (R&D) yang dilakukan dengan sepuluh tahap. Hasil penelitian menunjukan (1) 45% mahasiswa belum mengetahui konsep Kebhinekaan Pancasila yang tepat, (2) Mahasiswa membutuhkan buletin kampus yang dilengkapi kolom suara mahasiswa, (3) Penelitian berhasil mengembangkan buletin kampus dengan nama “WOLES” dan (4) Buletin kampus terbukti mampu menangkal radikalisme yang berasal dari dalam dan luar kampus. Pengembangan buletin kampus “WOLES” menjadi sinergi yang positif antara keterampilan mengolah kata dan rasa bagi mahasiswa.The Indonesian nation is a plural society consisting of various ethnic, cultural, and religious. The founders of the Indonesian nation united the diversity through the foundations of the Pancasila state. The phenomenon that occurs today, diversity is excluded by the more dominant social groups by imposing patterns characterized by uniformity with the reasons of unity. The accumulation of these things, then the lunturnya understanding of the concept of the value of diversity Pancasila in the younger generation. This study aims to (1) Describe the knowledge of STKIP Darussalam Cilacap students about the concept of the value of diversity of Pancasila, (2) to know the needs of students on campus bulletin with the value of diversity of Pancasila, (3) to prepare campus bulletin according to the students’ needs, and (4) to describe the bulletin effectiveness Campus in warding off radicalism. Research method using research and development (R&D) done with ten stages. The result of the research shows that (1) 45% of students do not know the right concept of Pancasila Kebhinekaan, (2) Students need campus bulletin with student vocal column, (3) Research successfully develop campus bulletin with name “WOLES” and (4) Bulletin of proven campus Able to ward off radicalism that comes from inside and outside the campus. The development of campus bulletin “WOLES” becomes a positive synergy between word processing skills and taste for students.
REKONTRUKSI BUKU CERITA ANAK BERLATAR KEGIATAN KEPRAMUKAAN PENGGALANG Fauziah, Sifa; Wagiran, Wagiran; Sumartini, Sumartini
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku-buku cerita anak sudah banyak beredar di pasaran, namun masih banyak kelemahan-kelemahan yang terdapat di dalamnya. Salah satu buku yang masih mengandung banyak kelemahan berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Hal tersebut akan menyebabkan berkurangnya minat anak terhadap buku cerita anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah dan mengetahui rekontruksi buku cerita anak yang berjudul Asyiknya Ikut Pramuka karya Sifa Fauziah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitif. Berdasarkan penilaian ahli terhadap buku cerita anak berlatar kegiatan Kepramukaan Penggalang diperoleh persentase 72,2% dinyatakan layak dari aspek materi cerita anak, 84,7% dengan kategori layak dari segi materi Kepramukaan, dan 96,25% dengan kategori sangat layak dari segi pengembangan buku. Rekontruksi buku cerita anak berdasarkan hasil validasi ahli meliputi perbaikan pada aspek isi dan tampilan buku.Storybook has been widely circulated in the market, however there are many blind spots within. The book entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah is the one of the book which contained many blind spots. It will reduce the child’s interest to read the storybook. The purposes of this research are to discover the strength and the weakness, then to find out the reconstruction of the storybook entitled Asyiknya Ikut Pramuka written by Sifa Fauziah. This research using descriptive qualitative and quantitative technique. Based on an expert assessment of the storybook which set in scouting activities obtained 72.2% of eligible percentage of the material aspects of children's literature, 84.7% of the category in terms of material worthy of Scouting, and 96.25% to the category of very decent in terms of the development of the book. Reconstruction of the storybook based on the results of expert validation includes aspects improvements to the content and appearance of the book.
POLA TUTURAN PERCAKAPAN DALAM TEKS DRAMA ANGGUN NAN TONGGA KARYA WISRAN HADI Yusandra, Titiek Fujita
Lingua Vol 14, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kedudukan dialog karena dialog merupakan bagian utama dalam drama. Oleh sebab itu, unsur-unsur yang membentuk sebuah dialog tersebut perlu diperhatikan karena baik atau tidaknya kualitas sebuah drama ditentukan oleh dialog. Sebagai bentuk kesusasteraan, tidak ada alasan bagi kita, baik praktisi, peneliti, ataupun penikmat drama untuk tidak mempelajari dan menganalisis teks drama sepanjang kita tidak melupakan bahwa tulisan tersebut untuk dipentaskan. Berdasarkan temuan penelitian didapatkan empat simpulan. Pertama, pola tuturan yang terdapat pada teks drama ANT karya Wisran Hadi, selain adanya pola pematuhan prinsip kerja sama partisipan juga adanya pelanggaran prinsip kerja sama partisipan. Kedua, dalam penggalan pasangan percakapan, penggalan meminta penjelasan paling banyak digunakan karena antartokoh selalu menuntut adanya suatu aksi yang dibalas dengan reaksi. Ketiga, dari sifat rangkaian tuturan, selain ketiga jenis sifat rangkaian tuturan yang ada, ditemukan pola rangkaian percakapan berkelanjutan. Keempat, dari segi pola kesempatan berbicara, selain pola gilir diatur, ditemukan pola giliran otomatis, dan giliran direbut. Hal tersebut memperlihatkan bahwa teks ANT ini memiliki kekuatan sebagai sebuah teks.The research was motivated by the importance of the position of dialogue because dialogue is a principal part in the drama. Therefore, the elements that make a dialogue needs to be considered as good or bad qualities of a play is determined by the dialogue. As a form of literature, there is no reason for us, both practitioners, researchers, or connoisseurs of drama not to study and analyze the text of the drama as long as we do not forget that writing is to be staged. Based on the findings of the study found four conclusions. First, the speech contained on the text of ANT play by Wisran Hadi, besides the observance of the principles of cooperation of participants is also a violation of the principles of cooperation participants. Second, in a couple snippets of conversations, snippets of the most widely used demand an explanation because between figures always requires an action that met with the reaction. Third, the nature of the speech series, in addition to the three types of speech that is the nature of the series, the series pattern found continue conversation. Fourth, in terms of turn taking, in addition to the pattern of cultivation is set, turn patterns are found automatically, and turn seized. It shows that the text of ANT has its own strengths as a text.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS SURAT PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN RESMI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN M4 (MAKE A MATCH-MIND MAP) DAN MODEL PEMBELAJARAN MM-TTW (MAKE A MATCH-THINK TALK WRITE) DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII SMP Fajriyah, Nurul; Wagiran, Wagiran
Lingua Vol 13, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi menggunakan model M4, model MM-TTW, dan mengetahui model yang lebih efektif dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi. Penelitian ini menggunakan nonequivalent control group design, populasi kelas VII SMP Negeri 4 Magelang, sampel VII E dan VII F. Hasil penelitian (1) model M4 efektif digunakan dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi, dibuktikan dengan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan yang dignifikan antara pretest dan posttest model M4, (2) model MM-TTW efektif digunakan dalam pembelajaran menulis surat pribadi untuk kepentingan resmi, dibuktikan dengan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, artinya terdapat perbedaan yang dignifikan antara pretest dan posttest model MM-TTW, dan (3) ada perbedaan yang signifkan antara posttest model M4 dan MM-TTW, dibuktikan dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,029 < 0,05, sehingga disimpulkan bahwa model M4 lebih efektif digunakan dalam pembelajaran daripada model MM-TTW.This study aims to determine the effectiveness of writing personal letter for official purposes study using the m4 model, the mm-TTW model, and to know which model is more effective in writing personal letter of official purposes study. This research uses nonequivalent control group design, the population is class VII of SMP Negeri 4 Magelang, the samples are class VII E and VII F. The results of this research are (1) m4 model is effective in writing personal letter of official purposes study is evidenced by Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, which means there is a significant difference beetween the pretest and posttest of M4 model, (2) MM-TTW model is effective in writing personal letter of official purposes study is evidenced by Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, which means there is a significant difference beetween the pretest and posttest of mm-TTW model, and (3) there is a significant difference between the posttest of m4 model and MM-TTW model is evidenced by Sig. (2-tailed) = 0,029 < 0,05, so it can be concluded that the m4 model is more effective in writing personal letter of official purposes study than the MM-TTW model.
PERISTIWA-PERISTIWA KEJIWAAN DAN REAKSI TOKOH UTAMA SELAMA MENGHADAPI KONFLIK PERUBAHAN KEPRIBADIAN DALAM NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA Khunaefi, A’am; Nuryatin, Agus
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, mendeskripsikan peristiwa-peristiwa kejiwaan tokoh utama selama menghadapi konflik batin dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, dan mendeskripsikan reaksi tokoh utama selama menghadapi konflik batin dalam novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini psikologi sastra dan metode deskripsi analitik. Hasil penelitian ini adalah konflik batin tokoh utama yang terdapat dalam novel Cinta di Ujung Sajadah dihadapkan dengan konflik persiapan masuk perguruan tinggi dan pergi dari rumah pada konflik mendekat-mendekat (approach-approach), berkata bohong pada konflik mendekat-menjauh (approach-avoidance) serta membenci ayahnya dan pergi dari rumah pada konflik mendekat-menjauh berganda (approach-avoidance double), dan hidup dalam rasa kehilangan dan frustasi pada konflik menjauh-menjauh (avoidance-avoidance), peristiwa-peristiwa kejiwaan tokoh utama selama menghadapi konflik batin.Every human being must experience personality changes in him in accordance with the state of the environment. Novel Love at the End of Asma Nadia Sajadah works that serve as the object of study in this research describes the struggle of the main character is looking for her birth mother. In the struggle of the main character experiencing inner conflict through psychological events and reactions are carried out in the face of conflict personality changes. Changes in personality is influenced by factors inside and outside. Analysis of the data used in this study is a qualitative technique. Qualitative analysis can be classified into descriptive method which application is said, describing, analyzing, and interpreting.
KEEFEKTIFAN PROGRAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU RUMPUN BAHASA SD-SMP SATU ATAP (SATAP) DI WILAYAH TIMUR Mustika, Ika; Setiartin, Titin; Odo, Hadinata
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian survei ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan program peningkatan kompetensi guru rumpun bahasa SD-SMP satu atap (SATAP) di Wilayah Timur yang mencakup: (1) penjaringan kemampuan awal dan akhir peserta program pelatihan; (2) penyelenggaraan program pelatihan; dan (3) tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan. Data penelitian mencakup data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif dianalisis dengan teknik deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan teknik analisis statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berlangsung secara efektif. Keefektifan tersebut tampak pada: (1) penjaringan kemampuan awal dan akhir peserta program pelatihan meningkat 35%, dari 49% menjadi 84% termasuk kategori sangat baik; 2) penyelenggaraan program pelatihan 84%, kategori sangat baik; dan (3) tingkat kepuasan peserta terhadap program pelatihan 58% menyatakan sangat puas, dan 29% menyatakan puas. Hasil penelitian merekomendasikan pentingnya monitoring dan evaluasi ke sekolah secara berkala dan berkesinambungan. Hasil monitoring dan evaluasi  ini menjadi masukan bagi pengambilan keputusan penyelenggaraan program di masa mendatang.Survey research aims to describe the effectiveness of programs to increase the competence of SD-SMP Satu Atap (SATAP)language teachers in the eastern region which includes: (1) networking capabilities beginning and end of the training program participants, (2) the implementation of training programs, and (3) the level of satisfaction of the participants of the training program. Data study includes quantitative and qualitative data. The qualitative data were analyzed with descriptive techniques, while quantitative data were analyzed using simple statistical analysis techniques. The results showed that the training program is effective. The effectiveness shown in: (1) networking capabilities beginning and end of the training program participants increased by 35%, from 49% to 84% are very good, (2) the implementation of training programs 84%, are excellent, and (3) the level of satisfaction participants of the training program 58% are very satisfied, and 29% are expressed satisfaction. The results of the study recommended the importance of monitoring and evaluation to school regularly and continuously. Monitoring and evaluation results become input for decision making implementation of the program in the future.
INTERFERENSI BAHASA MALAYSIA TERHADAP BAHASA INDONESIA PADA TKI DI KECAMATAN SURALAGA LOMBOK TIMUR (Kajian Sosiolinguistik) Diniarti, Dian Aprila
Lingua Vol 14, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak masyarakat pedesaan yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Fenomena yang terlihat pada masyarakat pedesaan adalah banyak di antara mereka yang menjadi TKI di Malaysia. TKI tersebut ada yang bekerja sampai 5 tahun tanpa memiliki paspor. Akibat lamanya menjadi TKI di Malaysia, penggunaan bahasa Indonesia mereka menjadi tidak gramatikal dan banyak terjadi interferensi. Permasalahan pada penelitian ini yaitu, apa penyebab terjadinya interferensi bahasa Melayu Malaysia terhadap bahasa Indonesia pada TKI di Dusun Getap Kecamatan Suralaga dan bagaimana bentuk interferensi bahasa Melayu Malaysia terhadap bahasa Indonesia tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab serta bentuk interferensi yang dilakukan oleh para TKI di Dusun Getap Kecamatan Suralaga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik sadap dan wawancara. Data yang direkam kemudian ditranskrip dalam bentuk tulisan dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat ditarik simpulan bahwa penyebab interferensi bahasa pada TKI Malaysia adalah pergaulan, kebiasaan menggunakan bahasa Malaysia ketika berkomunikasi, dan lamanya menjadi TKI. Sedangkan bentuk interferensi yang terjadi adalah interferensi fonologi,morfologi,dan sintaksis.The phenomenon is seen in rural communities is that many of those who become migrant workers in Malaysia. Even work up to 5 years without a passport. As a result of the length of a migrant worker in Malaysia, the use of Indonesian them into grammatical and a lot of interference. The problem in this research is, what is the cause of the interference Malay Malaysia against Indonesian on migrant workers in the hamlet Getap District of Suralaga and how is the form of interference Malay Malaysia against Indonesian them. The objectives to be achieved in this study was to determine the causes and forms of interference made by the workers in the District Suralaga Getap Hamlet. This type of research is qualitative descriptive. While data collection techniques done by tapping and interview techniques. Data were recorded and then transcribed in writing and analyzed using the model of Miles and Huberman. Based on the analysis that has been done, it can be drawn the conclusion that the cause interference language on TKI Malaysia is the association, the habit of using the Malay language when communicating, and the length of a migrant worker. While the shape of the resulting interference is interference phonology, morphology, and syntax
NEGOSIASI MITOS HUBUNGAN PEREMPUAN DENGAN ALAM DALAM TEKS OPERA BATAK PEREMPUAN DI PINGGIR DANAU KARYA LENA SIMANJUNTAK (TINJAUAN EKOFEMINISME) W, Elly Prihasti; Udasmoro, Wening; Simatupang, Lono L.
Lingua Vol 13, No 2 (2017): July 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan lahir bukan “sebagai perempuan”, tetapi “menjadi perempuan”. Pernyataan Beauvoir ini mempertegas bahwa sosok perempuan ada karena ‘menjadi’. Sosok perempuan atau ibu yang ideal dari zaman peradaban sampai sekarang selalu mengalami perubahandari yang paling dihargai/dipuja sampai dibenci/dicela. Sastra adalah kaya tiruan yang mampu merefleksikan dan merepresentasikan dunianya. Teks Opera Batak Perempuan di Pinggir Danau karya Lena Simanjuntakmerepresentasikan bagaimana perempuan dimitoskan mempunyai kedekatan dengan alam sampai pada yang mengingkari alam.Namun demikian, ada pandangan yang kontras dalam diri perempuan maupuan antar individu. Bagaimanakah hubungan perempuan dengan alam dimitoskan? Data penelitian ini berupa kalimat-kalimat dalam dialog yang menggabarkan tematema hubungan perempuan dengan alam. Data diperoleh dengan menggunakan metode simak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik dialogis kontradiktif, yaitu data yang kontradiksi didialogkan dengan menggunakan kajian ekofeminisme, yang melihat dampak pembanguan bagi kedekatan perempuan dengan alam.Hasil penelitian menunjukka bahwa zaman dan kuasa berandil dalam menciptakan mitos hubungan perempuan dengan alam.Simone de Beavoir stated that women are born not “as a woman”, but “being a woman”. This statement confirmed that women exist because of ‘being’. The ideal figure of a woman or the mother in the present times civilization is always on changing, from the most respected figure/ adoredto become a hated / heckled figure. These figures of women ricely reflected in literary works to record the image of women through their world. Lena Simanjuntak’sOpera Batak Perempuan di Pinggir Danauis one of literary works, which represent how women mythologyzed of which they have a closeness relationshipwith nature or denies nature. Women even portrayed have a contrast views between one another, or they have no the universal view about the nature. The changeof the myth of women relationship with nature is caused of the changing times and the power that surround it. So, this writing will explore how the myth of women relationship with nature negotiated in this literary work. The data of this study is taken from sentences in the dialogue that illustrate the theme of all natural relations with women. Data obtained using methods refer to. The collected data were then analyzed by dialogic contradictory,by using ecofeminism point of view, then decided to be the tools of analysis. They stated that there is a close relationship between the development impact on women closeness to nature.
PENGEMBANGAN KAMUS BERGAMBAR BERWAWASAN CINTA INDONESIA BERBASIS APLIKASI ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI MAHASISWA PENUTUR ASING Putri, Nike Aditya; Yuniawan, Tommi
Lingua Vol 13, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsi karakteristik media pembelajaran berupa kamus bergambar berwawasan cinta Indonesia berbasis aplikasi android bagi mahasiswa BIPA, (2) merumuskan prinsip-prinsip pengembangan media pembelajaran berupa kamus bergambar berwawasan cinta Indonesia berbasis aplikasi android bagi mahasiswa BIPA, dan (3) menyusun desain atau prototipe kamus bergambar berwawasan cinta Indonesia berbasis aplikasi android bagi mahasiswa BIPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) yang dilakukan dengan lima tahap. Sebagai sebuah produk pengembangan, produk media pembelajaran yang dikembangkan berpotensi untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dan dosen terhadap kamus bergambar berwawasan cinta Indonesia berbasis aplikasi android bagi mahasiswa BIPA.The purpose are (1) to find out the characteristics of learning media in the form of a pictorial dictionary of love Indonesia-android based application for BIPA learners. (2) formulating development principle of the media development in the form of pictorial dictionary of love Indonesia-android based Application for BIPA learners. And (3) the BIPA learners think about the design or the prototype of pictorial dictionary of love Indonesia-android based Application. This research is using the research and development approach (R&D) which will be done in five steps. As the development product, the developed enrichment media product potentially to fulfill students and teacher needs pictorial dictionary development of love Indonesia-based application for android as BIPA students’ learning media.