cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23550759     EISSN : 26847728     DOI : -
Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen agribisnis sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Melalui konsentrasi fokus tersebut, dapat dipahami bahwa perencanaan sangat vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh ketidakpastian dan rentan risiko kerugian, sehingga memerlukan analisis dan sintesis ilmu multidisiplin untuk menjelaskan fakta empiris dimensi sosial, ekonomi, manajemen, dan kelembagaan dalam suatu perusahaan atau kawasan pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Competitiveness of Bali Province’s Cocoa Exports in the International Market Beri Artana, I Kadek Pandi; Antara, Made; Widhianthini, Widhianthini
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p11

Abstract

Perdagangan internasional sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara, jika suatu negara lebih banyak melakukan ekspor dibandingkan dengan impor maka pendapatan nasional negara tersebut akan naik sehingga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Indonesia memiliki beraga produk yang diperdagangkan di pasar internasional, salah satunya adalah kakao yang dihasilkan oleh Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor kakao Provinsi Bali di pasar internasional beserta faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor komoditas kakao Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan data yang digunakan adalah data tahunan nilai ekspor kakao Provinsi Bali yang berada dalam kurun waktu 12 tahun mulai dari tahun 2010 sampai dengan 2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yang berupa jurnal, buku catatan yang ada di instansi terkait (Disperindag Provinsi Bali). Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa ekspor kakao Provinsi Bali pada rentang tahun 2010 – 2021 belum memiliki keunggulan komparatif yang ditunjukan dari nilai analisis RCA sebesar 0,54. Sedangkan jika dilihat keunggulan kompetitifnya berdasarkan nilai analisis EPD, ditemukan bahwa secara rerata komoditas kakao Provinsi Bali berada pada posisi falling star yang artinya memiliki keunggulan kompetitif tetapi daya saing rendah. Adapun nilai ekspor komoditas kakao Provinsi Bali secara signifikan diperngaruhi oleh jumlah produksi kakao, kurs mata uang USD, dan inflasi. Sedangkan harga internasional kakao belum berpengaruh secara signifikan terhadap nilai ekspor komoditas kakao Provinsi Bali.
Strategy for Increasing the Absorption of Revenue Sharing Fund of Reforestation Fund in East Kalimantan Province Government Nugraha, Ramlan -; Hakim, Dedi Budiman; Falatehan, A. Faroby
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p02

Abstract

Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) adalah salah satu sumber pendapatan daerah dari sumber daya alam. Namun demikian, pemerintah daerah saat ini memiliki kendala dalam memanfaatkan dana tersebut. Dalam kurun 2017-2019, dari 2,47 triliun yang disalurkan pemerintah kepada provinsi, masih ada sisa sebesar 1,4 triliun. Penelitian ini bertujuan menganalisi kebijakan dan implementasi DBH DR, faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapannya, serta strategi meningkatkan penyerapan anggaran berdasarkan persepsi stakeholder. Survey dilakukan kepada stakeholder kunci di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kementerian, dan masyarakat untuk mengetahui persepsi mereka yang kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan aplikasi NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan, peraturan teknis DBH DR yang diterbitkan pemerintah pusat dianggap belum mengakomodir kebutuhan daerah. Waktu perencanaan dan penganggaran DBH DR tidak sesuai dengan tata waktu pemerintah daerah, yang menyebabkan adanya penyesuaian dan keterlambatan dalam implementasi kegiatan. Strategi yang perlu dilakukan adalah sinkronisasi kebijakan atau peraturan DBH DR dengan siklus perencanaan dan penganggaran daerah, memperluas penggunaan DBH DR sesuai kebutuhan daerah, dan peningkatan kapasitas bagi pengelola di daerah mengenai peraturan teknis DBH DR.
Risk Production Analysis of Rice in Subak Sadap Tiris Dewi, Ratna Komala; Parining, Nyoman
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i02.p04

Abstract

Subak sadap tiris merupakan subak yang sumber air irigasinya tidak langsung dari bendungan melainkan dari curah hujan dan subak hulu, sehingga ketersediaan air irigasi berfluktuasi. Penelitian ini untuk menganalisis tingkat resiko dan persepsi petani terhadap penyebab resiko produksi padi di subak sadap tiris yaitu Subak Temaga di Daerah Irigasi Kedewatan Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada 30 petani yang dipilih secara acak dan FGD pada periode Juni hingga Agustus 2018. Risiko produksi dalam penelitian ini adalah hasil yang diharapkan tidak tercapai dan menyebabkan kerugian. Risiko produksi diukur berdasarkan koefisien variasi dan persepsi petani terhadap penyebab risiko dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko produksi beras relatif rendah yaitu 16%. Persepsi petani terhadap penyebab resiko produksi padi termasuk dalam kategori sangat baik. Oleh karena itu, disarankan bagi petani untuk memitigasi risiko produksi padi antara lain dengan meningkatkan kualitas saluran irigasi, mencegah serangan organisme pengganggu tanaman bekerja sama dengan instansi terkait.
Health Development of the Dalung Traditional Village Credit Institution in Badung Regency, Bali Province Purantara, Anak Agung Gede
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p07

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sangat besar peranannya dalam usaha sektor informal. Hal ini mengindikasikan adanya nilai lebih LPD yang membuat para nasabahnya, terutama kalangan pengusaha kecil dan mikro, lebih memilih LPD dibanding lembaga keuangan formal sebagai back up finance dalam usahanya. Nilai lebih itu yang kemudian menjadikan LPD di Bali lebih unggul dibandingkan lembaga keuangan formal yang ada. LPD Desa Adat Dalung di Kabupaten Badung merupakan salah satu LPD yang masih eksis pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder selama tiga tahun (2020-2023). Metode yang digunakan adalah metode CAMEL (Capital, Asset quality, Management, Earnings, dan Liquidity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan LPD Desa Adat Dalung tergolong sehat.
Strategy for Optimizing Budget Absorption on Depok City Regional Secretariat Kaharuddin, Amalyah; Hakim, Dedi Budiman; Falatehan, Faroby
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i02.p09

Abstract

The purpose of this study is to identify and analyze the pattern of budget absorption quarter, analyze the causes of non-optimal budget absorption and formulate alternative strategies in optimizing budget absorption at the Depok City Regional Secretariat. Respondents were determined by purposive sampling by including elements of planners, activity/financial managers, supervisors and representatives of the scope of the Regional Secretariat as well as experts in the formulation of alternative optimization strategies. Analysis method with gap analysis to identify patterns of budget absorption per quarter, to analyze the causes of budget absorption delays with likert scale analysis and AHP (Analitycal Hierarchy Process) in the formulation of alternative strategies. The pattern of budget absorption at the Regional Secretariat of Depok City in the research period from 2015 to 2021 tends to be the same, namely high at the end of the year / quarter IV and low at the beginning of the year / quarter I. With the average budget absorption in the fourth quarter is 40.30%, while in the first, second, third quarters respectively are: 7.33%, 18.39%, 21.35%. This is inversely proportional to the average cash plan prepared which is high at the beginning of the year and low at the end of the year. Meanwhile, the average absorption of the direct expenditure budget of the Depok City Regional Secretariat is 87.37%. From the results of primary data processing, it was found that the main cause of not optimal budget absorption at the Regional Secretariat was coordination of cash budget preparation that had not been effective / only carried out by financial managers / operators causing budget absorption not in accordance with the cash budget plan. From hasil AHP using Expert Choice 11 shows that the main factor that has not been optimal budget absorption is the Internal Control System with a value of 0.453, then the Actor with the greatest priority is the Head of Section as the Budget User Power (KPA) (0.297). The main obstacle obtained is that Control and Supervision is not optimal (0.395). Meanwhile, the main alternative strategy is the optimization of internal monev in a tiered and periodic manner.
Modern Agriculture Development Case in Gobleg Village Banjar Subdistrict Buleleng Regency, Bali Province Sudiarsana, I Gede Artha; Ustriyana, I Nyoman Gede; Putra, I Gede Setiawan Adi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p12

Abstract

Tantangan pembangunan pertanian Indonesia saat ini adalah perubahan iklim dan potensi kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan pertanian modern di Desa Gobleg Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dengan metode snowball sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model interaktif Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan pemilihan komoditas berdasarkan pada potensi pendapatan, permintaan pasar, pengetahuan, karakteristik lahan dan sosial budaya. Proses produksi mulai dari pengolahan lahan sampai pasca panen. Petani sudah menerapkan pertanian ramah lingkungan dengan menerapkan fertigasi berbasis IoT. Penerapan fertigasi berbasis IoT memiliki keunggulan diantaranya efiesiensi penggunaan air, pupuk, tenaga kerja dan waktu sehingga pertanian lebih presisi. Dukungan kelembagaan terdiri dari pemasaran, permodalan, bimbingan teknis dan modal sosial. Pemasaran produk difasilitasi oleh koperasi PMK Gobleg bekerjasama dengan PT Bali Organik Subak, pemasaran dilakukan secara online dengan aplikasi Bos Fresh. Koperasi memberikan fasilitasi sarana produksi dengan sistem pembayaran setelah panen. Dari segi modal sosial, petani masih eksis melakukan gotong royong dalam pengolahan lahan. Melek teknologi petani sudah mampu memanfaatkan teknologi seperti smartphone yang terintegrasi dengan fertigasi berbasis IoT.
The Use of Production Factors and The Allocation of Labor in Plant Nurseries in Sudaji Village, Buleleng Regency Utari, Ni Kadek Sri; Arisena, Gede Mekse Korri; Wijayanti, Putu Udayani
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p03

Abstract

Manajemen usaha pembibitan di Desa Sudaji diharapkan mampu menjadi acuan dalam menjalani bisnis dibidang pertanian. Usaha pembibitan tersebut memiliki dampak positif bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar selain untuk memperoleh keuntungan yang optimal juga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen usaha pembibitan tanaman melalui karakteristik usaha, penggunaan faktor produksi, alokasi tenaga kerja serta analisis pendapatan usaha untuk melihat keuntungan usaha pembibitan yang dijalani. Penelitian ini dilakukan di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada bulan November 2022 sampai Januari 2023 dengan jumlah responden sebanyak delapan usaha pembibitan di Desa Sudaji. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis karakteristik usaha pembibitan tanaman di Desa Sudaji menunjukkan bahwa usaha tersebut termasuk dalam kategori usaha mikro berdasarkan nilai omset usaha, kepemilikan lahan, jumlah tenaga kerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PP UMKM). Alokasi tenaga kerja usaha pembibitan tanaman di Desa Sudaji, Kabupaten Buleleng memanfaatkan mayoritas tenaga kerja lokal yang berasal dari Desa Sudaji maupun Desa Suwug. Saran untuk pengusaha pembibitan adalah meningkatkan promosi dan pemasaran melalui market digital serta petani diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman yang sudah mumpuni agar dapat menanggulangi perkembangan hama dan penyakit dengan mulai mengarahkan pada pertanian organik maupun pertanian ramah lingkungan.
Feasibility Analysis of Sorgum Farming in Patihan Village, Babat District, Lamongan District, East Java Province Mahiro, Septiana Dina; Hidayat, Syarif Imam; Laily, Dona Wahyuning
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i02.p05

Abstract

Indonesia's current food position still depends on rice. This is related to the level of food security. To support food security, this can be done by promoting the cultivation of sorghum. Sorghum can be a rice substitute product. Sorghum has long been cultivated in Indonesia, and there are several areas where it is planted, namely Patihan Village, Tripe District, Lamongan Regency. In 2016-2017, there was an increase in sorghum productivity in Patihan Village by 7 tonnes/ha. But in 2018-2020 there was a decrease in sorghum productivity which reached 0 tons/ha. The decline in sorghum productivity can affect farmers' income. The decline in the level of productivity of sorghum is inseparable from the existence of problems. The purpose of this research is to analyze the feasibility of sorghum farming in Patihan Village, Tripe District, Lamongan Regency, and to analyze the problems in sorghum farming. The analytical method used is the R/C Ratio and qualitative descriptive. The results showed that the R/C Ratio value was 0.26, meaning that sorghum farming in Patihan Village, Babat District, Lamongan Regency in 2021 is not feasible. The problem faced by sorghum farmers in sorghum farming is the existence of rat pests that cannot be controlled, resulting in crop failure and losses
Analysis of the Influence of Leadership Style, Work Environment and Work Motivation on Employee Performance at CV SIPRA Furniture Fauzi, Syahrul Alviandri; Arifin, Noor
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2024.v12.i01.p08

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor yang memberi dampak pada sistem kerja dalam organisasi maupun perusahaan, juga menjadi indikator baik atau tidaknya suatu entitas perusahaan. Guna meminimalisir dampak negatif dari kinerja karywan sehingga dibutuhkan beberapa faktor diantaranya melalui gaya kepemimpinn, lingkungan kerja, juga motivasi kerja karyawan agar perusahaan tersebut menjadi optimal. Kajian ini bertujuan guna melakukan analisa pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, serta motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada CV SIPRA Furniture Jepara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan jumlah sampel 47 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sensus (semua polpulasi), metode analisis data dengan menerapkan analisis regresi berganda melalui alat aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan sementara variabel motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
The Effect of Direct Expenditure for Agriculture Sector and Absorbed Labor on Economic Growth and Poverty Levels in Sumatera Barat Province Deranti, Serly; Harianto, Harianto; Sarma, Ma'mun
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i02.p10

Abstract

Sebagai salah satu sektor basis dalam perekonomian, sektor pertanian berkontribusi menyumbang PDRB dan penyerapan terhadap tenaga kerja tertinggi setiap tahun di Provinsi Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan pengaruh dari belanja langsung untuk sektor pertanian tenaga kerja terserap dan dummy variable kabupaten/kota terhadap pertumbuhan ekonomii serta tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Jenids data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder yang merupakan daata panel dari 19 (sembilan belas) kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2015-2020, yang terdiri dari data realisasi anggaran belanja langsung pada SKPD sektor pertanian (DPTPH, DPKH, DKP, dan Dinas Pangan), jumlah tenaga kerja terserap, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan tingkat kemiskinan. Data sekunder ini bersumber dari BPS dan BPKAD Provinsi Sumatera Barat. Metode analisis datanya yaitu analisis jalur dengan data panel. Dari penelitian ini, didapatkan hasil ; 1) Belanja langsung untuk sektor pertanian memengaruhi secara signifikan dan berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan ; 2) Jumlah tenaga kerja terserap tidak berpengaruh secara signifikan baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun tingkat kemiskinan; 3) Variabel dummy antara kabupaten atau kota berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan namun tidak mempengaruhi secara siginfikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan 4) Pertumbuhan ekonomi mempengaruhi secara signifikan dan berkorelasi positif terhadap tingkat kemiskinan. Peneliti menyarankan penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi program-program pengembangan pertanian khususnya terkait penurunan kemiskinan.