cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23550759     EISSN : 26847728     DOI : -
Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen agribisnis sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Melalui konsentrasi fokus tersebut, dapat dipahami bahwa perencanaan sangat vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh ketidakpastian dan rentan risiko kerugian, sehingga memerlukan analisis dan sintesis ilmu multidisiplin untuk menjelaskan fakta empiris dimensi sosial, ekonomi, manajemen, dan kelembagaan dalam suatu perusahaan atau kawasan pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM UPAYA KHUSUS PADI DI KABUPATEN TABANAN I Gede Made Artha Sudewa Wijaya; I Dewa Putu Oka Suardi; I Nyoman Supartha
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.713 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p11

Abstract

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu penerima bantuan program Upsus. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap perilaku petani, (2) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap keberhasilan program Upsus, dan (3) menganalisis pengaruh perilaku petani terhadap keberhasilan program Upsus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tabanan. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Februari sampai Mei 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengikuti program Upsus tahun 2017 di Kabupaten Tabanan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan sebesar 10%. Sampel diambil menggunakan teknik propotional purposive sampling. Data di analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan statistik menggunakan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap perilaku petani, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap perilaku petani; (2) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap keberhasilan program Upsus; (3) perilaku petani berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu: (1) kompetensi penyuluh di Kabupaten Tabanan dalam menguasai materi untuk mengidentifikasi masalah-masalah baru perlu ditingkatkan; (2) pengkajian terhadap kesesuaian inovasi spesifikasi mesin traktor perlu ditingkatkan; (3) pendidikan non formal melalui pelatihan maupun bimbingan teknis kepada petani perlu ditingkatkan; (4) dukungan pemerintah terhadap infrastruktur irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier maupun pembuatan dam parit perlu di tingkatkan; (5) pengembangan penelitian lain perlu dilakukan dengan tambahan konstruk karakteristik petani dan kajian bidang ekonomi.
VARIABEL PENGARUH KEPUASAN ANGGOTA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PADA KOPERASI KREDIT KUBU GUNUNG I Putu Andika Suryanatha BS; I Ketut Suamba; I Nyoman Gede Ustriyana
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.887 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p02

Abstract

Jumlah koperasi di Kabupaten Badung telah memicu persaingan. Salah satu koperasi di Kabupaten Badung adalah Koperasi Kredit Kubu Gunung. Koperasi harus mampu memberikan layanan berkualitas secara konsisten sehingga anggotanya tetap aman dan mampu bersaing dengan koperasi lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan perilaku pada kepuasan anggota dan strategi prioritas yang diperlukan untuk menghadapi persaingan. Lokasi penelitian ini di Koperasi Kredit Kubu Gunung ditentukan secara purposif. Populasi yang digunakan adalah anggota Koperasi Kredit Kubu Gunug yang melakukan transaksi ke kantor. Teknik pengambilan sampel adalah proporsional sampling. Sampel yang digunakan adalah 98 orang. Penelitian ini menggunakan analisis data Partial Least Squares (PLS) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan perilaku berpengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota. Variabel perilaku kualitas dan layanan dapat menjelaskan keragaman kepuasan anggota sebesar 42,7% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Ketika dipetakan dalam matriks IE, posisi Koperasi Kredit Kubu Gunung saat ini berada di kuadran kelima (kelima), yang berarti bahwa strategi yang perlu dilaksanakan oleh Koperasi Kredit Kubu Gunung adalah strategi untuk mempertahankan dan memelihara. Analisis QSPM menghasilkan tiga strategi prioritas, yaitu: inovasi produk tabungan dan pinjaman, kantor cabang dan pengembangan kantor kas, dan peningkatan sosialisasi koperasi kepada anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Saran yang dapat diberikan adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan perilaku layanan kepada anggota, terutama disiplin petugas layanan dan memberikan bantuan bisnis kepada anggota dalam kelompok untuk meningkatkan pemahaman koperasi.
ANALISIS USAHATANI UNIT BISNIS TANAMAN MUSIMAN DI KEBUN PERCOBAAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2017 Ida Ayu Listia Dewi; I Ketut Rantau
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.654 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p07

Abstract

Pertanian Perkotaan adalah aktivitas pertanian yang dilakukan di daerah perkotaan. Daerah perkotaan pembangunannya berjalan cepat. Banyak lahan pertanian beralih menyebabkan lahan pertanian di daerah perkotaan menjadi sempit. Denpasar merupakan salah satu contoh daerah perkotaan yang memiliki lahan pertanian sempit. Pemilihan jenis produk yang akan dibudidayakan di lahan sempit sangat penting untuk menghasilkan keuntungan usaha. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan aktivitas usahatani tanaman musiman yang paling menguntungkan untuk usahatani perkotaan. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakutlas Pertanian Unud. Data yang dipergunakan seperti produksi, harga jual, dan biaya input produksi yang dikeluarkan pada masing-masing budidaya tanaman di kebun selama tahun 2017. Responden yang dipergunakan ditentukan secara sengaja yaitu ketua dan bendahara pengelola kebun dan juga penanggungjawab produksi dan penjualan. Analisis data digunakan pendekatan Gross Margin untuk melihat mana keiatan usahatani yang paling menguntungkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada musim tanam pertama yang dilakukan pada bulan februari sampai juni 2017 dilakukan beberapa aktivitas usahatani yaitu usahatani jagung manis, melon Golden, Melon Rokcy, Cabe Rawit, Tomat, dan Terung Bulat. Usaha yang paling menguntungkan adalah usahatani melon golden dengan nilai gross Margin sebesar Rp 797.700 per 100m2. Pada Musim tanam kedua dilakukan pada bulan juli sampai nopember 2017 dilakukan beberapa kegiatan usahatani yaitu Terung Bulat, Cabe Rawit, Tomat, Jagung Ketan, Jagung Manis, Melon Golden, dan Melon Rokcy. Usaha yang paling menguntungkan dimusim tanam kedua adalah Melon Golden dengan nilai Gross Margin sebesar 881.117 per 100m2.
ANALISIS KEPUASAN RUMAH TANGGA PENERIMA RASKIN DI KABUPATEN TABANAN Ni Wayan Putu Artini; Joko Daryanto .
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.344 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p12

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan rumah tangga penerima manfaat Raskin (RTS) terhadap Program Raskin dan menentukan kesenjangan antara harapan RTS dengan kinerja Program Raskin untuk setiap atribut kepuasan. Data primer diperoleh dari 60 responden penerima manfaat Raskin melalui kuesioner dan wawancara. Penentuan responden secara acak sederhana. Metode analisis IPA (importance performan analysis) dan CSI (customer satisfaction index) dengan 24 variabel digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kepuasan RTS terhadap pengelolaan program Raskin di Kabupaten Tabanan termasuk dalam kategori puas, dan atribut penting yang belum sesuai dengan keinginan RTS adalah jumlah dan mutu beras. Untuk meningkatkan efektivitas Raskin, dilakukan dengan pemeringkatan variable indicator prioritas yang paling urgent untuk segera ditindaklanjuti sebagai strategi pelayanan Program Raskin.
PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI PADA PENERAPAN TANAM JARWO 2:1 DI KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG Sudiadnyana, I Ketut Arya; Adi Putra, I Gede Setiawan; Darmawan, Dwi Putra
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Publisher : Program Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p04

Abstract

Kecamatan Banjarangkan Kabupaten, Klungkung mendapatkan program GP-PTT dengan rakitan teknologi tanam jajar legowo 2:1 dimana penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pelaksanaan program. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kinerja penyuluh pertanian menurut petani, (2) menganalisis pengaruh kinerja penyuluh dan karakteristik petani terhadap perilaku petani, (3) menganalisis pengaruh perilaku petani terhadap produktivitas. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Mei sampai Agustus 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengikuti program GP-PTT yang menggunakan cara tanam jajar legowo 2:1 tahun 2015. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan sebesar 10%. Sampel diambil menggunakan teknik propotional purposive sampling. Data di analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan statistik menggunakan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kinerja penyuluh di Kecamatan Banjarangkan masuk kategori baik; (2) kinerja penyuluh dan karakteristik petani berpengaruh nyata terhadap perilaku petani; (3) perilaku petani berpengaruh nyata terhadap produktivitas. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu: (1) kinerja penyuluh dalam memandu menyusun rencana definitive kelompok perlu ditingkatkan; (2) pendidikan non formal berupa pelatihan dansekolah lapang intensitasnya perlu ditingkatkan; (3) dukungan pemerintah terhadap pembiayaan pendidikan non formal perlu di tingkatkan; (4) pengembangan penelitian lain perlu dilakukan dengan konstruk dan indicator yang berbeda untuk mendukung pemerintah mengambil kebijakan.
Merunut Potensi Kopi Arabika Sebagai Pengusung Utama Komoditas Ekspor Provinsi Bali I Dewa Gede Raka Sarjana; Dwi Putra Darmawan; Ni Wayan Sri Astiti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 5 No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.08 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2017.v05.i01.p09

Abstract

ABSTRACT Treating Arabica Coffee Potentials as a Main Sector of The Export Commodity Bali Province The last 5 years of Balinese economic growth has been stagnant (on average 5.5%), while it is better than the national economic growth (5.02%). Given these facts, Balinese economic development needs to be directed to the source of new economic growth to create a progressive, inclusive and equitable acceleration of economic growth towards the equity of the wider society. In line with this intention, this study aims to map the potential industry which then becomes the candidate for new economic growth. This study was using a descriptive research design, in which the researchers interacted intensely with key informants and various sources of reference, related to the field under study. Methodologically these assessment activities may include careful study (observation, fieldsurvey and documentary studies of the potential of arabica coffee that can be identified as future business opportunities. Coffee plants (Coffee Sp.) in addition to having a strategic value in the economic development of society, especially in rural areas. Its role is increasingly important considering the coffee garden place the highest position in terms of coffee ownership in the province of Bali. The development of the last 10 years, increased the area of planting area by 3.04%, production by 27% per year, and the productivity (ose) an average of 1000 kg/ha/year. Until now Bali province ranks the top 10 coffee producers in Indonesia with planting area of 23,614 ha for Robusta and 9,448 ha for Arabica. The contribution of Arabica coffee to Bali’s coffee export commodity recently shows a significant increase in both quantity and quality. In terms of overall potential in Bali (22,974 ha), most (20,840 ha) are located in 4 arabica coffee producer regencies, including: Bangli (12,589 ha); Karangasem (3,419 ha); Buleleng (3,400 ha) and Badung 1,413 ha. However, in its development until 2014 the potential area can only be realized as a community plantation of 9,780 ha covering 3 regencies such as: Bangli, Buleleng and Badung, so there is still a potential remaining 46.4% of Bali's potential as a whole. In terms of production quality, the three production centers have excellent taste quality (the test results are rated Very Good-Excelent by the score 7-8), so it is now known as Balinese coffee and classified having Geographical Indication with lemon flavor. Keywords: Economic growth; the potential of Arabica coffee, and; Balinese coffee
Uji Pasar terhadap Buah Pimento di Bali (Studi Kasus di Wilayah Badung dan Denpasar) Wahyu Dwi A; Ketut Budi S; IW Budiasa
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 5 No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.464 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2017.v05.i01.p07

Abstract

ABSTRACTMarket Test on Pimento Fruits at Bali (Case Study in Badung andDenpasar Region)Pimento is one of potencial agriculture comodity will be developed. Pimento is one ofa plant in category of chilli genus and its category of sweet chilli. Present Pimento are manyconsumed by at the high class consumer and foreign, and its selling just only at certaintsupermarket. Paprika is easier got and many sell at market. This study aims to find outwhether the pimento fruits able to compete with Paprika which has been exist in the market,to know whether Pimento fruits able to accept or not by the public in the market, to knowwhat indicators become consumer considerations to buy and to consume Pimento. This studywas conducted in Badung region especially Kuta area and conducted at supermarket that sellPimento. Sample of consumer are 31 persons who was taken. Data analysis in was conductedby descriptive analysis and Mann Whitney test.The result shows Pimento fruits is not yet able to compete with Paprika fruits.Pimento price is Rp144.935,48/ kg, four times more expensive than Paprika that only Rp35.854,83/kg. Mean of Paprika sales was 2,29 kg/person/month than Pimento was only 0,63kg/person/month and mean of frequency the Paprika purchased by people 9,74 times/monthmore than Pimento that was only 3,19 times/month. Present Pimento acceptance is limited atmiddle class and foriegn and just only sell at certain place. Indicator become consumerconsideration to buy Pimento as follows forms, aroma, colour, taste, and benefit as maincourse.We recommended that Pimento fruits need for wider production and promotion,marketing place, more marketed segmentation and cheaper price.Keywords: market test, Pimento, Paprika
EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT USAHATANI BAWANG PUTIH LOKAL EBANDI MIOMAFFO BARAT KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Kune, Simon Juan; Hutapea, Adeline Norawati
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Publisher : Program Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran usahatani dan menganalisis efisiensi teknis dan alokatif usahatani bawang putih lokal Eban dengan menggunakan metode survei sedangkan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisa data menggunakan analisis desriptif dan analisis stokhastic frontier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang putih lokal Eban meliputi; persiapan lahan, persiapan bibit, penanaman, pemeliharaan dan panen. Sementara secara teknis usahatani bawang putih lokal Eban sudah efisien dimana analisis yang dilakukan untuk 50 responden menunjukan rata-rata efisien yang dicapai sebesar 92 % sementara secara alokatif usahatani bawang putih lokal belum efisien karena hasil perhitungan  NPMx/px   > 1.
Analisis Permintaan Buah Pisang Di Kota Denpasar, Bali PK Suparyana; W Ramantha; W Budiasa
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 5 No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.748 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2017.v05.i01.p04

Abstract

ABSTRACTDemand Analysis For Bananas In Denpasar CityThis study aims at finding out factors influencing demand for bananas andcalculating price, income and cross elasticies of demand for bananas in Denpasar. Thestudy focuses on household consumers in Denpasar City including 100 respondents.Data were analyzed using multiple linear regression considering economic,econometrics and statistics criteria.Based on the linear regression analysis, the demand model for bananas inDenpasar is lnY = -43,156 -0,139 lnX1 -0,600 lnX2 -0,378 lnX3 +5,896 lnX4 +0,776lnX5 +3,365 lnX6 +0,418 lnX7 +0,548 lnD. All independent variables aresimultaneously significant affecting demand for bananas in Denpasar. Partially, pricesof zalacca, rambutan, total income, number of household members, and purpose ofpurchasing significantly affecting demand for bananas. Meanwhile, price of bananas,price of oranges, and price of mangoes do not have significant effect on demand forbananas. Price elasticity of demand for bananas shows an inelastic figure (e<1),implying that demand for bananas is not responsive to the price changes. A positive signin the value of the income elasticity indicates that banana is a normal good. Sign of thecross-price elasticity of oranges and mango prices was negative, referring that thesefruits are complementary to bananas. On the other hand, cross-price elasticities ofzalacca and rambutan are positive, meaning that zalacca and rambutan are substitutecommodities to bananas.Keywords: demand for bananas, regression, elasticity, household, Denpasar
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM PRODUKSI JAHE GAJAH Prabawa, Bagus Ade Tegar; Darmawan, Dwi Putra; Dewi, Ratna Komala
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Publisher : Program Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p01

Abstract

Produksi yang maksimum dapat dicapai apabila penggunaan input secara optimum. Efisiensi produksi dipengaruhi oleh penggunaan input produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji; (1) pengaruh faktor-faktor produksi jahe gajah; (2) faktor inefisiensi dan efisiensi produksi jahe gajah; (3) pendapatan petani dalam usaha tani jahe gajah; dan (4) Kendala-kendala yang dihadapi dalam produksi jahe gajah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang ditentukan dengan teknik Simple Random Samplin. Efisiensi produksi dianalisis menggunakan fungsi produksi Stochastic Frontier dengan program Frontier 4.1c dan pendapatan petani dianalisis menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) variabel luas lahan berpengaruh nyata terhadap produksi; (2) variabel pendidikan, pengalaman dan dummy penyuluhan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan usaha tani jahe gajah dinyatakan&nbsp; efisien secara teknis dengan nilai rata-rata sebesar 0,910, namun belum efisien secara alokatif dengan nilai rata-rata sebesar 0,668 dan belum efisien secara ekonomis dengan nilai rata-rata sebesar 0,599; (3) usaha tani jahe gajah sudah mengalami keuntungan dengan nilai R/C ratio sebesar 1,7; (4) kendala yang dihadapi petani jahe gajah adalah belum adanya standar harga, sulitnya mendapat akses pasar, dan penyakit busuk rimpang. &nbsp;

Page 9 of 25 | Total Record : 241