Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu politik Islam kontemporer dengan frekuensi terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Tapis berkolaborasi dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL). Dewan Editorial Jurnal Tapis mengundang ahli, cendekiawan, praktisi, mahasiswa, dan intelektual untuk menyumbangkan naskah ke Jurnal. Naskah bisa berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan studi pemikiran tentang perkembangan politik Islam di Indonesia. Naskah akan diulas menggunakan double-blind peer-reviewer. Dimana mitra bebestari berasal dari universitas dan institusi akademik nasional maupun internasional.
Articles
231 Documents
POLITIK ISLAM DI SICILIA
Hakiki, Kiki Muhammad
JURNAL TAPIS Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i1.1527
Abstrak Mendengar nama Sicilia mungkin hanya sedikit orang yang tau, terutama tentang sejarah Islam di di Sicilia. Tapi siapa sangka, nama ini pada zaman dahulu begitu terkenal terutama ketika Islam berkembang di daerah ini. Karena keberadaan pulau ini adalah merupakan jalur penghubung antara daratan Afrika dan Eropa. Melalui jalur ini-lah kemudian Islam dapat berkembang di dua daratan tersebut. Di pulau ini-lah Islam pernah ”menginjakan kaki” agak cukup lama sebelum pada akhirnya dengan tragis Islam harus hengkang dan terusir kembali dari Sicilia dengan beberapa faktor. Tulisan yang sederhana ini akan mencoba mengungkap sejarah masuk, perkembangan, dan terusirnya Islam dari Sicilia. Kata Kunci: Politik, Islam, Sicilia
CORAK PEMIKIRAN POLITIK DALAM ISLAM Zaman Klasik, Pertengahan dan Kontemporer
Triono, Triono
JURNAL TAPIS Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i1.1528
Abstrak Ada ungkapan setiap zaman pasti memiliki pemikir yang disebut sebagai anak zaman, dan dari tiap pemikir tersebut pasti akan menghasilkan berbagai konsepsi yang berbeda-beda, bukan tidak mungkin kita yang ada pada saat ini, hanya suatu saat nanti akan menjadi tokoh terkemuka dalam dunia perpolitikan Islam, seperti halnya Al-Farabi dengan konsepnya yang sama dengan “Negara Sempurna” Plato atau Muhammad Abduh yang menganut pemikiran sekularistik, tapi jelas yang diharapkan bukan pemikiran-pemikiran yang sifatnya mem-plagiat pendapat orang lain ataupun yang keluar dari koridor Islam, melainkan bentuk pemikiran “Otentik Islamiyyah” yang mampu menjawab segala permasalahan yang terjadi pada masyarakat kita.Kata Kunci: Pemikiran, Politik, Klasik, Kontemporer
MODERNISASI DAN PERUBAHAN SOSIAL
Rosana, Ellya
JURNAL TAPIS Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i1.1529
AbstrakModernisasi merupakan bagian dari perubahan sosial yang direncanakan. Perubahan yang terjadi sebagai akibat dari modernisasi tergantung dari kebijakan penguasa, bidang mana yang akan dirubah melalui modernisasi tersebut. Masyarakat harus siap terhadap perubahan yang terjadi sebagai akibat dari modernisasi, karena dikehendaki atau tidak dikehendaki setiap masyarakat pasti akan mengalami perubahan, terutama sebagai dampak dari modernisasi yang berkembang tanpa batas.Kata Kunci: Modernisasi, Perubahan Sosial
AS-SULTHAH AT-TASYRI’IYYAH DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASI DAN QANUN WADH’IY
Hawari, Nadirsah
JURNAL TAPIS Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i1.1530
RUJUKAN Al-Qur'an A.S. Hornby, E.C. Parnwell, Daud Baharum &Asraf. 2002. Kamus mini Inggeris-Melayu. Selangor: Penerbit Fajar Bakti. Abd al-Gha>niy ibn Muhammad Rahha>l. 2000 M. Fenomena demokrasi studi analisis perpolitikan dunia Islam. Terj. Jakarta: DeA Press. Abd al-Kari>m cUthma>n. 1388 H. al-Niza>m al-siyar al-Irsha>d. Abd al-Qadim Zallu>m. 2002 . Sistem pemerintahan Islam.Terj. Jawa Timur: Da>r al-Ummah. Abd al-Qadir Djailani. 2001. Negara berdaulat dalam perspektif Islam. Shah Alam: Pustaka Dini. Abdurrahman cAbd al-Qadir Kurdi. 2000. Tatanan sosial Islam, studi berdasarkan al-Qurcan dan Sunnah. Terj.Jogjakarta: Pustaka pelajar. Abu Fadir. 2000. Sistem politik Islam. Terj. Jakarta: Robbani Press. Abu Fadl, Iyad ibn Musa. 1998. Ikma>l al-muclim bi fawa>id Muslim.Beirut: Da>r al-Wafa'. Ahmad Suhelmi, MA.1999. Pemikiran politik Barat.Jakarta: Darul Falah. Ali Muhammad Husayn. 1408 H. Riqabah al-ummah cala al-hukkam.Beirut: al-Maktab al-Islamiy. Ali Murtopo. 1974. Starategi politik nasional.Jakarta: Yayasan Proklamasi Centre for Strategic and International Studies. al-Jurja>niy, cAli ibn Muhammad. 1405 H. al-Tacrifa>t. Beirut: Dab al- carabiy. al-Ansariy, Zakariyya, ibn Muhammad. 1411. al-Hudu>d al-'anir al-Fikr. Anwar Arifin. 2003. Komunikasi politik paradigma, teori, aplikasi, strategi dan komunikasi politik di Indonesia.Jakarta: PT. Balai Pustaka. al-Ashaariy, Abu Hasan. 1389 H. Maqa>lat al-Isla>miyyin wa ikhtila>f al-musalliniy, Ahmad ibn Ali ibn Hajar. 1421. Fath al-Ba>riy sharh Sahih al-Bukha>riy.Beirut: Da>r al-Kutub al-ilmiyah.
KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH DAN KEADILAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE
Tori, Hernan
JURNAL TAPIS Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i1.1531
Abstrak Masyarakat (public) mengharapkan dengan adanya reformasi akan sebuah restrukturisasi dan reposisi desain kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, baik menyangkut demensi kehidupan politik, sosial, ekonomi, maupun kultural. Perubahan struktur, kultur dan paradigma birokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat mendesak untuk segera dilakukan mengingat birokrasi mempunyai kontribusi yang besar terhadap terjadinya krisis multi demensional yang tengah terjadi sampai saat ini. Seperti kita ketahui bersama dengan pemberian otonomi kepada daerah, maka azas penyelenggaraan pemerintah daerah akan selalu menampilkan dua pertimbangan utama, yakni pertimbangan yang berkenaan upaya menjamin kesinambungan dan keberhasilan pembangunan nasional dan pertimbangan untuk mewadahi aspirasi masyarakat di daerah, agar mereka dapat lebih diberdayakan terutama untuk menunjang pembangunan daerah. Masyarakat didaerah akan lebih mendiri dan tidak tergantung kepada bantuan pemerintah. Kata Kunci: Kebijakan Otonomi,Keadilan, Good Governance
SPEKTRUM PEMIKIRAN: MENYOROT SIKAP POLITIK PEJABAT BERBALUT AGAMA
Ritaudin, M. Sidi
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i2.1532
Abstrak Tanda-tanda atau gejala kepemimpinan yang gagal, dalam perspektif agama (Islam), adalah tidak singkronnya antara ucapan dengan tindakan yang lazim disebut sebagai munafik, agar tampil prima disegani dan berwibawa, meski bertentangan dengan hati nurani dan membelakangi agama, maka lahirlah politik pencitraan. Tentu saja hal ini merupakan tindakan kamoflase, jika dilakukan oleh aparat atau pejabat, dapat merongrong kewibawaan Negara dan pemerintah. Leadership yang baik adalah yang secara substansi menjalankan amanat Sang Pencipta, Penguasa seluruh alam, jadi agama tidak sekedar pembungkus prilaku politik yang buruk dan busuk, seperti korupsi dan keculasan untuk pencitraan, melainkan syari’at agama harus ditegakkan. Negara justru diperlukan untuk mengembangkan agama guna memakmurkan bumi secara keseluruhan.Kata Kunci : Sikap Politik, Pejabat, Agama
FUNGSI PENGAWASAN DPRD DI ERA OTONOMI DAERAH
Faizal, Liky
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i2.1533
AbstrakDPRD merupakan lembaga yang oleh undang-undang memiliki posisi stategis dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap pemerintah kabupaten dan kota. Realitas pelaksanaan fungsi DPRD tersebut kadangkala tidak secara maksimal. Hal ini dikarenakan ketidakpahaman para legislator untuk menjabarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bahkan yang lebih ekstrim, keberadaan fungsi pengawasan hanya dijadikan alat untuk menyoroti kesalahan eksekutif bukan pada peran untuk membantu eksekutif dalam menjalankan tugas pemerintahan. Kata Kunci: Pengawasan , DPRD
PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM PUSARAN DESENTRALISASI DAN GOOD GOVERNANCES
Triono, Triono
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i2.1534
Abstrak Menguatnya embusan desentralisasi membawa harapan dan tantangan tersendiri bagi proses dan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan kesejahteraan sosial. Ketika ada suatu argumen yang mengatakan bahwa tanpa good governance (tata pemerintahan yang baik), desentralisasi akan lebih meminggirkan pembangunan kesejahteraan sosial. Terutama pada masa transisi dan pencarian makna sejati desentralisasi, pemerintahan di daerah cenderung lebih bergairah dalam meningkatkan investasi ekonomi secepatnya daripada melakukan investasi sosial jangka panjang. Tanpa sikap dan komitmen yang jelas mengenai makna good governance, desentralisasi dapat menimbulkan jebakan-jebakan bagi strategi dan implementasi pembangunan kesejahteraan sosial di daerah. Pembangunan kesejahteraan sosial sejatinya adalah segenap strategi dan aktifitas yang dilakukan oleh pemerintah, dunia usaha, maupun civil society untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia melalui kebijakan dan program yang bermatra pelayanan sosial, penyembuhan sosial, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
KONSEP AL-IMAMAH DALAM PERSPEKTIF SYI’AH
Zulkarnain, Zulkarnain
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i2.1535
AbstrakAl-Imamah ( kepemimpinan ) mempunyai bentuk satu arti dengan amirul mukminin dan khalifah yaitu suatu jabatan tertinggi dalam suatu negara. Mendirikan sebuah negara adalah suatu hal yang wajib dilakukan menurut logika akal manusia. Hal ini dikarenakan setiap manusia adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu dalam membentuk sebuah komunitas masyarakat haruslah ada seorang pemimpin yang mengatur kehidupan mereka. Kaum syi’ah memandang persoalan imamah sebagai sesuatu yang sangat penting. Hal ini tercermin dalam prinsip-prinsip pokok agama menurut syi’ah, yaitu : tauhid, kenabian, kenabian ilahi, imamah dan akherat. Akan tetapi konsep imamah perspektif syi’ah berbeda dengan konsep imamah kaum sunni yang memandang imamah bukan merupakan prinsip pokok agama tetapi sebagai masalah tambahan saja.Kata kunci : Imamah, Syi’ah
ARAH GERAKAN SOSIAL KELOMPOK FUNDAMENTALISME SALAFI LAMPUNG
Qohar, Abd.
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/tps.v7i2.1536
AbstrakPermasalahan penelitian ini secara garis besar tentang bagaimana pola-pola gerakan fundamentalis salafi di lampung dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan dan kemasyarakatan serta berusaha untuk mencari tentang implikasi perbedaan pola gerakan dengan hubungan sosial, politik dan kebudayaan.Untuk memperoleh data menganalisa metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan data dengan wawancara dengan para tokoh, kepustakaan dan observasi partisipatif.Temuan penelitian yang dapat disampaikan adalah Gerakan fundamentalis di lampung secara umum adalah dakwah dan pendidikan. Karena pada dasarnya para tokoh fundamentalis menginginkan tegaknya syariat Islam. Tokoh funadmentalsi Lampung terbagi menjadi dua kelompok besar yaitu yang menginginkan tegaknya syariat Islam secara struktural dan kultural. Kata Kunci: Gerakan, Fundamental Lampung