cover
Contact Name
Nadirsah Hawari
Contact Email
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Phone
0812-72529387
Journal Mail Official
nadirsahhawari@radenintan.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Raden Intan Lampung Jl.Letkol Endro Suratmin No.1 Sukarame Bandar Lampung, 35131
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
ISSN : 02164396     EISSN : 26556057     DOI : 10.24042
Core Subject : Social,
Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Jurnal Tapis membahas tentang tema-tema politik, pemerintahan dan isu-isu politik Islam kontemporer dengan frekuensi terbit sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Jurnal Tapis berkolaborasi dengan Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL). Dewan Editorial Jurnal Tapis mengundang ahli, cendekiawan, praktisi, mahasiswa, dan intelektual untuk menyumbangkan naskah ke Jurnal. Naskah bisa berupa hasil penelitian, kajian literatur, dan studi pemikiran tentang perkembangan politik Islam di Indonesia. Naskah akan diulas menggunakan double-blind peer-reviewer. Dimana mitra bebestari berasal dari universitas dan institusi akademik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
STRATEGI PERANG BADAR MENURUT IBNU HISYAM DAN AL-THABARI Bastari, Ahmad
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v7i2.1537

Abstract

Abstrak Sirah merupakan bagian dari sumber hukum dalam  memahami agama bahkan menjadi bagian dari syarat seorang mujtahid yang akan mengistinbat sebuah hukum.  ini karena sirah memiliki peranan penting dalam menterjemahkan maksud dan tujuan sari tindakan Rasulullah saw. Perang Badar, merupakan perang pertama yang terjadi antara kaum muslimin dan kaum Quraisy dan dalam perang ini kaum muslimin mendapat kemenangan mutlak. Kemenangan pasukan Muhammad di depan pasukan besar Quraisy mengundang banyak pertantanyaan. Diantaranya adalah mengenai strategi  yang dipakai oleh baginda dan para sahabat sehingga mereka bisa memenangkan pertempuran, padahal secara kuantitas personal dan kualitas amunisi perang juga tidak sebanding. Makalah ini mencoba untuk menjelaskan persoalan diatas secara jelas agar bisa menjadi pelajaran bagi umat di akhir zaman ini agar mereka bisa memenangkan pertarungan idiologi dan teknologi di era globalisasi sekarang ini. Kata Kunci: Strategi Perang, Ibnu Hisyam, At-Thabari 
IDIOLOGI DAN POLITIK KEKUASAAN KAUM MU’TAZILAH Zaeny, A.
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v7i2.1538

Abstract

Abstrak Kemunculan Mu’tazilah pada mulanya adalah berakar dari masalah teologi tentang pelaku dosa besar. Dimana Khawarij menyatakan bahwa ia adalah kafir, Murji’ah menyatakan bahwa ia tetap mu’min; kemudian Mu’tazilah meresponnya dengan menyatakan bahwa pelaku dosa besar tempatnya antara mu’min dan kafir. Kemudian aliran ini berlanjut menjadi satu aliran teologi. Kejayaan aliran Mu’tazilah muncul pada masa khalifah Abu Ja’far Abdullah Al Ma’mun, yang menganut aliran ini. Bahkan Mu’tazilah dijadikan mazhab resmi negara. Al Ma’mun dalam mengekspresikan kefanatikannya, ia mengadakan mihnah, yaitu suatu ujian bagi mereka apakah mereka sefaham dengan faham Mu’tazilah yang menyatakan bahwa Al Qur’an itu adalah mahluk. Sedangkan faham yang berkembang pada masa itu adalah bahwa Al Qur’an itu qadim. Bagi pembangkang Al Ma’mun memberikan hukuman dengan diturunkan dari jabatannya, dan bagi yang keras kepala, Al Ma’mun menjatuhi  hukuman mati. Mihnah terus berlangsung dari satu generasi khalifah ke generasi lainnya., bahkan sampai ada yang membunuh dengan tangannya sendiri dalam kedudukannya sebagai khalifah. Kata Kunci: Idiologi,Politik Kekuasaan
PEMIKIRAN KALAM SYAIKH MUHAMMAD SANUSI Hakiki, Kiki Muhammad
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v7i2.1539

Abstract

AbstrakWujud, Qidam,  Baqa, Mukhalafatuhu lil hawadits, Qiyamuhu bin Nafsih, Wahdaniat, Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama, Bashar, Kalam, Qaadiran, Muridan, Aliman, Hayan, Samian, Bashiran, Mutakaliman”. Kalimat tersebut adalah satu di antara redaksi yang sering dibaca oleh kalangan santri ketika hendak melakukan sholat fardhu. Jenis ”sholawatan” dalam istilah pesantren tersebut ternyata adalah hasil temuan Syaikh Muhammad Sanusi. Ia dikenal sebagai seorang ulama sekaligus teolog terkemukan pada masanya. Sunusi hidup pada saat muncul dan berkembangnya bibit pemahaman taklid. Dari argumentasi yang dibangun oleh Syaikh Muhammad Sanusi, nampaknya Sanusi mempunyai kecenderungan yang sama dengan pendapat Ahl Sunna wa al-Jama’ah, dan berbeda dengan pandangan Bathiniyah, Murji’ah, dan Mu’tazilah.Kata kunci : Pemikiran, Kalam, Muhammad Sanusi
EKSISTENSI KONSEP BIROKRASI MAX WEBER DALAM REFORMASI BIROKRASI DI INDONESIA Wakhid, Ali Abdul
JURNAL TAPIS Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v7i2.1540

Abstract

Abstrak Sejak bergulirnya era reformasi, berbagai isu ataupun pemikiran dilontarkan para pakar berkaitan dengan bagaimana mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance), di antaranya dilakukan melalui reformasi birokrasi. Upaya tersebut secara bertahap dilakukan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Provinsi dan Kabupaten/ Kota). Secara empiris birokrasi identik dengan aparatur pemerintah yang mempunyai tiga dimensi yaitu organisasi, sumber daya manusia, dan manajemen. Dalam pemerintahan, dimensi itu dikenal kelembagaan, kepegawaian dan ketatalaksanaan, yang merupakan unsur-unsur administrasi negara; kiranya dimensi tersebut dapat ditambah dengan kultur mind set.Konsep birokrasi Max Weber yang legal rasional, diaktualisasikan di Indonesia dengan berbagai kekurangan dan kelebihan seperti terlihat dari perilaku birokrasi. Perilaku birokrasi timbul manakala terjadi interaksi antara karakteristik individu dengan karakteristik birokrasi; apalagi dengan berbagai isu yang berkembang dan penegakan hukum saat ini yang berkaitan dengan patologi birokrasi. Kata Kunci: Eksistensi, Birokrasi, Max Weber
KUNGKUNGAN PATOLOGI POLITIK HANCURKAN BUDAYA LUHUR BANGSA Ritaudin, M Sidi
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1541

Abstract

Abstrak          Bangsa Indonesia dikenal dunia sebagai bangsa yang mewarisi budaya luhur warisan nenek moyang, sehingga memiliki predikat sebagai bangsa yang beradab. Namun demikian, carut marutnya bangsa ini yang tidak lagi menyisakan keluhuran budi pekerti dan politik pun berjalan tanpa etika, yang terjadi adalah segala bentuk kecurangan, penipuan, korupsi, kolusi dan nepotisme serta kehidupan individualistis, kapitalis dan konsumeristis, sehingga jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin menganga, rakyat menderita, elit penguasa sema-kin  berfoya-foya dan bermegah-megah.Kata Kunci :  Patologi Politik, Korupsi, elite politik,
DEMOKRASI DAN BUDAYA POLITIK LOKAL DI JAWA TIMUR MENURUT R. ZUHRO, DKK. Leni, Nurkhasanah
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1542

Abstract

AbstrakBerdasarkan kajian yang dilakukan oleh R. Zuhro dkk. suksesi kepemimpinan lokal di Jawa Timur secara umum positif dan relatif demokratis. Tidak terjadi diskriminasi dalam pencalonan, baik karena faktor agama, afiliasi politik, etnis dan jenis kelamin. Semua warga masyarakat yang memenuhi syarat dapat mencalonkan diri sebagai kandidat. Selain nilai-nilai positif dalam konteks demokrasi lokal, Pilkades di Tulung Agung juga berpotensi menciderai demokrasi. Pertama, muculnya calon tunggal. Kedua, maraknya isu money politics. Meskipun sulit dibuktikan, pemilihan kepala desa di Jawa, termasuk di Jawa Timur, sejak masa dulu hingga era reformasi saat ini tidak bisa meniadakan Praktik money politics, yang berpotensi dapat menciderai demokrasi. Beberapa perilaku yang berpotensi menciderai demokrasi di masa yang akan datang dapat diminimalisasi melalui pendidikan politik secara terus-menerus sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dalam berdemokrasi.Kata Kunci: Budaya Politik Lokal, Suksesi Lokal,   Money Politics
MENCERMATI ISU NEPOTISME KEPEMIMPINAN UTSMAN BIN ‘‘AFFAN Hawari, Nadirsah
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1543

Abstract

Abstrak Apabila benar Muhammad seorang nabi  makshum, bicaranya  wahyu dan prediksinya merupakan nubuwat maka apakah masih ada ruang bagi kita untuk menilai kebenaran isi sabdanya? ‘Utsman bin ‘‘Affan ra.adalah salah satu sosok sahabat yang sangat dekat dengan baginda, dua putri mulia bagindapun menjadi pendamping hidupnya. ‘Utsman bin ‘‘Affan terkenal sebagai sosok sahabat yang hartawan lagi dermawan, tingkah lakunya selalu dihiasi dengan sifat malu dan penuh kesopanan dalam ketegasan. Namun, semua keutaman diatas seakan sirna dan tidak meninggalkan bekas pada saat para pemerhati sejarah menilai karakter kepemimpinannya selama menjadi khalifah. Ia acapkali disebut sebagai pemimpin Islam yang sarat dengan nepotisme dan mendahukan kepentingan kerabat dekatnya. Benar, tidak ada manusia yang lepas dari kesalahan apalagi seorang penguasa, tapi apakah semua lebel dan isu yang beredar di sekitar kepemimpinan Usman bin ‘‘Affan itu benar adanya?   Makalah ini mencoba melihat sosok ‘Utsman bin ‘‘Affan dari sudut pandang lain. Kata Kunci: Nepotisme, Pemerintahan Utsman 
TASAWUF DAN PERUBAHAN SOSIAL-POLITIK (Suatu Pengantar Awal) Putra, Andi Eka
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1544

Abstract

Abstrak Tasawuf mengalami perkembangan seiring dengan situasi dan kondisi zaman. Saat ini telah bermunculan genre atau aliran dalam tasawuf, salah satunya adalah tasawuf sosial; yakni tasawuf yang tidak hanya mementingkan kesalehan individual, tapi juga peka dan terlibat dalam gerakan perubahan sosial-politik. Corak tasawuf sosial-politik ini berbeda dengan model tasawuf dalam bentuk zuhud, di mana empati sosial dan kepekaan terhadap ketidakadilan sosial menjadi dasar utama gerakan tasawuf model ini.  Model tasawuf ini pada intinya mengajak keseimbangan antara hidup dunia dan akhirat, atau melakukan zikir dan doa sekaligus tetap melakukan aktifitas sehari-hari. Di sini tasawuf dijadikan sebagai jalan bagi perubahan sosial-politik. Kata Kunci: Tasawuf, Perubahan sosial, Perubahan politik
EKSISTENSI PSIKOLOGI AGAMA DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM Hamali, Syaiful
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1545

Abstract

AbstrakDalam psikologi agama, kesadaran agama (religious counsciosness) dan pengalaman agama (religious experience)  sangat penting bagi manusia.  Psikologi agama mempelajari dan meneliti pengaruh kepercayaan  terhadap sikap dan tingkah laku atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang. Sedangkan kepribadian adalah organisasi dinamis daripada sistem psikophisik dalam  diri individu yang turut menentukan cara-caranya yang khas dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan, baik lingkungan pisik maupun psikis, yang akhirnya membentuk kelompok  atau   masyarakat.  Dalam Islam, kelompok keagamaan itu dikenal dengan  masyarakat Islam yaitu; kelompok-kelompok manusia  yang hidup berdasarkan keimanan,  sebab iman kepada Allah Swt akan membentuk akhlak yang mulia dan  kesadaran sosial yang tinggi. Selanjutnya akan melahirkan perilaku budaya  dan kontrol sosial  yang baik terhadap kehidupan masyarakat.Kata Kunci : Eksistensi,  Psikologi, Pengembangan  Masyarakat
POLITIK KOLONIAL BELANDA TERHADAP ISLAM DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH (Studi pemikiran Snouck Hurgronye) Effendi, Effendi
JURNAL TAPIS Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tps.v8i1.1546

Abstract

AbstrakTelah banyak kajian yang membahas politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, tetapi masih sedikit yang membahas tentang pemikiran arsiteknya. Diantara arsiteknya yang cukup terkenal dan sangat disegani dan diperhitungkan pada masanya adalah Dr. Snouck Hurgronye. Sebelum kedatangan Snouck di Indonesia, kebijaksanaan-kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia tidaklah memiliki arah yang jelas. Hal ini disebabkan miskinnya pengetahuan Kolonial Belanda tentang Islam dan Indonesia, atau mungkin “buta” sama sekali. Pada masa itu kebijaksanaan Kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia, secara tradisional dibentuk oleh kombinasi yang kontradiktif antara ketakutan dan pengharapan yang berlebih-lebihan. Kegagalan kebijaksanaan Belanda sebelum kedatangan Snouck disebabkan oleh tempat berpijaknya atau landasannya yang lemah, yakni tidak menggunakan fakta-fakta yang obyektif. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka cukup signifikan untuk mengkaji pemikirannya dalam dalam memformulasikan politik kolonial Belanda terhadap Islam di Indonesia. Kata Kunci : Politik, Kolonial Belanda, Islam

Page 8 of 24 | Total Record : 231


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 2 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Politik Islam Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 2 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 8 No 1 (2012): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 2 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam Vol 7 No 1 (2011): Jurnal Tapis : Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam More Issue