cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Caraka Tani - Agriculture Science Journal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 27, No 1 (2012)" : 11 Documents clear
PILIHAN PETANI PADA KELEMBAGAAN LAHAN USAHATANI TANAMAN PANGAN DI PARANGGUPITO KABUPATEN WONOGIRI Suwarto, Suwarto; Harisudin, Mohd; Antriandarti, Ernoiz
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan lahan kelembagaan  di pertanian tanaman bagi  petani dapat  dipengaruhi oleh  situasi dan kondisi para   petani   yang bekerja   di   bidang kelembagaan.   Kelembagaan lahan di   peternakan adalah penting, sehingga  adalah sebuah kebutuhan untuk mengetahui tanah  kelembagaan yang saat ini ada di suatu daerah  bersama dengan faktor-faktor yang  mempengaruhi pilihan tanah kelembagaan bagi petani.Penelitian ini  dirancang untuk  menjawab  permasalahan penelitian  sebagai  berikut: (1)  untuk  mengeksplorasi dan menjelaskan luas lahan kering  kelembagaan penelitian dalam kondisi  saat ini, dan (2) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan lahan kering kelembagaan pada tanaman pertanian. Lokasi penelitian digunakan daerah  pedesaan  miskin yang berada  jauh dari kota, Bandungan   dan   Dusun  Parang Kulon Hamlet, Paranggupito Kabupaten, wilayah  selatan Kabupaten Wonogiri, ± 70 km dari  Ibukota Wonogiri. Pemilihan lokasi yang relatif jauh dari kota dimaksudkan untuk mendapatkan informasi  lengkap tentang tanah kelembagaan. Ada 32 rumah tangga pertanian di kedua dusun yang memiliki kerja sama di tanah kelembagaan sebagai responden. Penelitian ini dilakukan mendalam survei dan penilaian. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa kerjasama di atas lahan tanah kelembagaan ada gadai,sewa, sakap, dan pinjaman. Berbagai faktor yang  mempengaruhi pilihan petani di daerah kelembagaan diketahui, yaitu: posisi tawar petani yang  bekerja sama, jarak lahan oleh petani, dan kekerabatan.
INOVASI PRODUK ES KRIM SUSU KAMBING ETAWA-UBI UNGU Ferichani, Minar; Darsono, Darsono; Supanggyo, Supanggyo
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi produk Es Krim Susu Kambing Etawa – Ubi Ungu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk olahan susu kambing etawa yang lezat, bergizi, nikmat, dan marketable. Kegiatan penelitian bekerjasama dengan istri-istri peternak kambing etawa yang tergabung dalam KUBE Adi Jaya di Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, serta  dengan  mitra  Jomint  Company,  dilaksanakan  tahun  2011.Pengukuran  kualitas dilakukan  mengukur  satisfaction  terhadap  produk  terdiri  dari  4  indikator  ,  yaitu  taste, appearance, packaging, dan contents (kandungan nutrisi).  Rumus yang digunakan S = P/E, yang  merupakan perbandingan antara  produk  harapan (E) dan  fact  of  product/product performance (P),  dalam hal  ini  bagaimana kinerja  produk  secara  nyata  dalam bersaing dengan produk harapan..  Rumus tersebut merupakan hasil modifikasi konsep Kotler yang menyatakan S = f (E, P).  Kriteria yang digunakan adalah jika S atau Sav ≥ 1 maka produk memiliki tingkat satisfaction tinggi; moderat jika 0.7 < x < 1; dan rendah jika ≤ 0.7.  Produk yang dijadikan kompetitor (E) adalah produk yang sudah mapan dari sisi pemasaran, dalam hal ini penelitian menggunakan produk es krim dari Walls yang merupakan produk Unilever, sedangkan P  adalah produk olahan tim  pascamelalui proses I  dan  II.    Hasil  penelitian menunjukkan bahwa produk memiliki kandungan nutrisi yang lengkap.  Kandungan vitamin C, protein dan serat berfungsi untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan.   Produk juga mengandung karoten, antioksidan dan antosianin yang berfungsi untuk mengikat radikal bebas sehingga dapat mencegah kanker dan degenerasi sel.  Dari sisi contents, produk dapat dikatakan “berani” diadu dengan produk es krim yang sudah mapan.   Nilai Sav tertinggi diperoleh  pada  elemen  contents  (1,24),  diikuti  appearance  (0,997),  taste  (0,983),  dan packaging (0,974). Tingkat kepuasan responden terhadap contents produk es krim susu kambing  etawa  tergolong  tinggi  karena  >  1,  sedangkan  untuk  ketiga  elemen  lainnya tergolong moderat-tinggi karena mendekati nilai 1.   Secara total, nilai Sav yang dicapai adalah 1,038, artinya produk es krim susu kambing etawa ubi ungu dapat memuasakan konsumen dengan level tinggi karena > 1.   Produk susu kambing etawa ubi ungu dapat bersaing  dengan  bahkan  lebih  memuaskan dari  produk  es  krim  Walls  dari  sisi  produk (element of marketing mix). Produk Es Krim Susu Kambing Etawa Ubi Ungu mendapat respon yang baik dari ibu-ibu anggota KUBE Adi Jaya maupun yang belum menjadi anggota untuk menjadi usaha bersama, serta dari mitra-mitra Jomint Company selaku partner.
DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI KABUPATEN KARANGANYAR Barokah, Umi; Supardi, Suprapti; Handayani, Sugiharti Mulya
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Konversi Lahan Pertanian terhadap Pendapatan Rumahtangga Petani di Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis besarnya konversi lahan (2) mengidentifikasi dan menganalisis perubahan struktur pendapatan rumah tangga petani dan (3) menganalisis  dampak konversi lahan pertanian terhadap pendapatan rumah tangga petani. Metode dasar  penelitian adalah deskriptif analitis. Penentuan lokasi  kecamatan didasarkan (1)  jumlah penduduk yang bekerja sebagai petani sendiri, (2) jumlah dan jenis industri yang ada serta (3) kemudahan mencapai pusat perkonomian. Kecamatan terpilih adalah Jumantono dan Jaten. Jenis data yang digunakan meliputi (1) data primer yaitu hasil wawancara dengan rumah tangga petani, (2) data sekunder dari instansi terkait .  Metode yang digunakan untuk menganalisis tujuan (1) dan (2) deskriptif eksploratif komparatif dan (3) dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan (1) selama kurun waktu 12 tahun terjadi perubahan fungsi lahan sawah 0,120 hektar per rumah tangga petani; (2) Proporsi pendapatan usahatani berkurang 8,30 % dari 42 % menjadi 33,7   % dan   proporsi pendapatan luar usahatani meningkat 10,30 % dari 54 % menjadi 64,30 %); (3) hasil analisis uji t dengan α = 5 % menunjukkan pendapatan rumah tangga petani sebelum konversi tidak sama dengan sesudah konversi lahan pertanian (pendapatan bertambah Rp 1.482.000 per tahun).
EFEKTIVITAS BETAIN PADA PAKAN AYAM BROILER RENDAH METIONIN BERDASARKAN PARAMETER BERAT BADAN DAN KARKAS Ratriyanto, Adi; Indreswari, Rysca; Sudiyono, Sudiyono
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas betain sebagai donor gugus metil berdasarkan parameter berat badan dan karkas. Sebanyak 100 ekor day old chicken (DOC) ayam broiler digunakan dalam penelitian ini, yang dibagi secara acak ke dalam 4 perlakuan pakan dengan 5 ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari terdiri dari 5 ekor ayam broiler. Pakan basal disusun dalam kondisi rendah metionin. Pakan kontrol diperoleh dari pakan basal yang disuplementasi metionin sehingga mencukupi kebutuhan yaitu sebesar 5g/kg pada fase starter dan 3,8 g/kg pada fase finisher. Tiga pakan perlakuan lainnya adalah pakan basal yang disuplementasi betain sebesar 1, 2 dan 3 g/kg pakan. Data yang diamati adalah pertambahan berat badan dankarakteristik karkas. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan analisis variansi rancangan acak lengkap dan jika terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan Uji Dunnet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi betain sebesar 1 g/kg dan 2 g/kg pakan defisien metionin dapat menghasilkan performan yang setara dengan pakan yang  disuplementasi  metionin.  Suplementasi  betain  pada  pakan  defisien  metionin  dapat menghasilkan karakteristik karkas yang setara dengan suplementasi metionin, yang berarti bahwa betain efektif dalam menghemat penggunaan metionin di dalam pakan ternak unggas. Dapat disimpulkan bahwa suplementasi betain sebesar 1 dan 2 g/kg pakan dapat menurunkan penggunaan metionindalampakanayam broiler.
Strategi Pemerintah Kabupaten Wonogiri Dalam Mengembangkan Sentra Agroindustri Brem Putih Harisudin, Mohd.; Wijianto, Arip; Widiyanto, Widiyanto
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi  Pemerintah  Kabupaten  Wonogiri  dalam  Mengembangkan Sentra Agroindustri Brem Putih. Penelitian ini bertujuan Menganalisis keragaan sentra agroindustri  brem  putih  di  Kabupaten  Wonogiri,  Mengidentifikasi  kondisi  lingkungan internal dan eksternal, Menentukan alternatif strategi dan Menentukan prioritas strategi yang paling tepat diterapkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri    dalam mengembangkan sentra  agroindustri  brem  putih.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  deskriptif  analitik dengan menggunakan data primer dan skunder. Data primer untuk menjelaskan keragaan agroindustri brem putih, faktor strategis dan alternative strategi dan penetapan strategi melalui  survey,  observasi  dan  focus  group  discussion.  Data  sekunder  berupa  data monografi dan potensi perekonomian Kabupaten Wonogiri. Alat analisis yang digunakan adalah matriks SWOT dan Matriks QSP.  Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Keragaan sentra agroindustri brem putih di Kabupaten Wonogiri adalah rata-rata penerimaan setiap  pengusaha  brem  putih  pada  bulan  mei  2011  sebesar  Rp  17.634.375,-;  biaya  yang dibutuhkan sebesar Rp 16.103.678,- dan pendapatannya sebesar Rp 1.530.697,-. Faktor- faktor strategis Kekuatan  adalah Mudahnya melakukan pertukaran informasi, Mudahnya melakukan penjualan produk, Pengalaman berusaha yang lama dan Keterampilan tenaga kerja. Faktor Strategis kelemahan adalah: Para pengusaha kurang inovatif, upaya promosi kurang,  kepingan  brem  putih  tidak  menarik,  kemasan  kurang  menarik,  sentra  belum dikelola  dengan  baik,  Faktor  strategis  peluang  adalah  permintaan  pasar  yang  tinggi, berkembangnya   layanan   pemasok   bahan   baku,   terdapatnya   komunitas   agen/bakul, keberpihakan kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi pengolahan pangan, perkembangan teknologi informasi. Faktor strategis ancaman adalah fluktuasi harga bahan baku, inovasi produk pesaing sejenis, hadirnya produk substitusi, kebijakan pemerintah yang kurang  terintegrasi, cerahnya sinar    matahari/cuaca. Prioritas strategi yang direkomendasikan  agar  pengembangan  sentra  agroindustri  brem  putih  di  Kabupaten Wonogiri  dapat  berjalan  efektif  adalah  Memperbaiki  kebersamaan  diantara  pengusaha untuk meningkatkan inovasi guna meningkatkan keuntungan.
POTENSI CACING TANAH EKSOTIK ENDOGEIK Pontoscolex corethrurus UNTUK PRODUKSI VERMIKOMPOS GRANUL (VERMIGRAN) BERBASIS BAHAN ORGANIK LOKAL Dewi, Widyatmani Sih; Sumarno, Sumarno; Rossati, Sri
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The potential of  Exotic  Earth worm  Endogeik  (Pontoscolex corethrurus)  for Production Vermikompos    granules (Vermigran) Local Organil-Based Materials. In 2011, total demand for  organic fertilizer in Indonesia was 12.394 million tons and 2.601 million tons  of new available. This requirement will continue to increase until 2015, so the  opportunity   to   develop   great organic fertilizer. One  disadvantage  of the  use of organic fertilizers is very much in    volume (bulky), it is necessary    vermikompos manufacturing  innovation in   the   form   of granules to   be   more efficient   in   the applicationand transport. Research objectives are: (1) study the potential     of earthworms in producing vermikompos Pontoscolex    corethrurus of l local organic ingredients, and (2)produce quality vermikompos in the form of  granules.  The study    was   conducted in   a   greenhouse Fak. Agriculture and in   the   yard   of a house in Ngesrep,   Boyolali, in July-November 2011. The     study design using a Completely  Randomized Design, factorial,two factor. Factor 1 is  composed of three types  of  worms   cedar, and  the  second  factoris  the variation  of the  type of organic material, consisting of 7 cedar. The variablesmeasured were vermikompos nutrient quality and speed  of the  water  solubility  vermikompos   granules. The  results showed  that  Pontoscolex corethrurus high potentialto produce vermikompos  that meet ISO   quality   compost.   Cow   pile, pile quail, water  hyacinth   can  be  used as  a  raw material   vermikompos.   Clay,   starch, starch and claymixture (1:1) can be  used as  an adhesive vermikompos granules (vermigran) soluble in   water at <48 hours. Production vermigran great potential for   developmentas a high-quality organic fertilizer.
EXPLORATION OF BACTRIOPHAGE VIRULENT TO XANTHOMONAS CAMPESTRIS PV CAMPETRIS TOWARD DEVELOPMENT AS BIOCONTROL AGENT FOR CABBAGE BLACK ROT DISEASE Widadi, Sri; Linayanti, Linayanti; Sumiyati, Sumiyati
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksplorasi Bactriophage virulen untuk Xanthomonas campestris pv campetristerhadap Pembangunan  sebagai   Agen   biokontro   untuk  Penyakit   Kubis   Busuk Hitam.  Penyakit busuk hitam yang  disebabkan  oleh   Xanthomonas campestris pv campetris  adalah  penyakit penting pada   tanaman   kubis dan   sejauh   ini  belumu   untuk   memuaskan   memuaskan dikendalikan.   Baru-baru  ini,  orang semakin sadar dampak negatif  dari  aplikasikan pestisida sintetis  dan pentingnya  menggunakan agen bioconrol   untuk  mengendalikan  hama karena mereka relatif  aman   dan  ramah  lingkungan.   Bakteriofage  adalah virus  yang  menginfeksi bakteri.Penggunaan fag untuk   pengendalian   penyakit   merupakan   daerah berkembang cepat perlindungan  tanaman dengan potensi besar untuk menggantikan kontro  l kimia dan sekarang lazim. Fag dapat digunakan secara efektif sebagai bagian dari strategi  manajemen penyakit terpadu.Yang    relatif mudah untuk mempersiapkan perawatan fag dan biaya produksi   yang   rendah dari   agen-agen membuat   mereka kandidat   yang   baik untuk digunakan secara luas di negara berkembang juga. Sejauh ini, dalam eksplorasi bakteriofage di  Indonesia untuk dikembangkan sebagai agen  biokontrol belum dilakukan belum. Di sisi lain, Indonesia adalah salah satu negara pandang  memiliki banyak   resources  keanekaragaman hayati  di dunia.  Jadi dapat  diperkirakan  bahwa banyak strain  bakteriofag  alami, yang dapat dikembangkan untuk agen biokontrol penyakit busuk hitam pada kubis.Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi  beberapa  bakteriofag virulen  untukXanthomonas campestris pv campetris dari lapangan. X. campestris pv campetris telah diisolasi dari kubis sakit di Blumbang, Tawangmangu.   Karakterisasi uji   biologis dari 10  sampel daun kubis yang  sakit menunjukkan bahwa sampel  semuanya  diindikasikan oleh X.  campestris pv campetris. Sedangkan  uji plak dari  10 sampel yang  diambil dari bidang menunjukkan indikasi pembentukan wabah. Penelitian  ini masihterus  menggali lebih  banyak sampel membentuk Tawangmangu, dan juga dari bidang lain kubis di Jawa Tengah.
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS SORGUM MANIS DI LAHAN KERING WILAYAH JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR Rahayu, Muji; Samanhudi, Samanhudi; Wartoyo, Wartoyo
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji Adaptasi beberapa Varietas Sorgum Manis di Lahan Kering Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Nopember 2011 di lahan kering Kabupaten Karanganyar dan Ngawi. Penelitian disusun secara faktorial dengan rancangan lingkungan Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu varietas sorgum manis  (Numbu dan Kawali) dan jenis pupuk kandang (ayam, kambing, sapi, kascing, tanpa pupuk).  Data  dianalisis  menggunakan  analisis  ragam  dan  uji  berjarak  Duncan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) varietas Numbu dan Kawali memberikan respon yang tidak berbeda, baik terhadap peubah pertumbuhan maupun komponen hasil sehingga kedua varietas tersebut dapat dikembangkan baik di Kabupaten Karanganyar maupun kabupaten Ngawi; (b). penggunaan pupuk kotoran ayam menghasilkan pertumbuhan dan hasil sorgum manis lebih baik dibandingkan dengan pupuk kotoran sapi, kotoran kambing, kascing, maupun kontrol meliputi; tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, volume akar, panjang malai, berat 1000 biji, diameter batang, berat brangkasan segar, berat brangkasan kering, kandungan nira dan kadar gula.
STUDI MORFOLOGI DAN ANALISIS KORELASI ANTAR KARAKTER KOMPONEN HASIL TANAMAN SEREH WANGI (Cymbopogon sp.) DALAM UPAYA PERBAIKAN PRODUKSI MINYAK Djoar, Djati Waluyo; Sahari, Panut; Sugiyono, Sugiyono
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi   Morfologi   dan   Analisis   Korelasi   Antar   Karakter Komponen Hasil Tanaman Sereh Wangi (Cymbopogon sp.) dalam Upaya Perbaikan   Produksi   Minyak.   Sereh   cukup   dikenal   oleh   masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak, yaitu sereh dapur (Cymbopogon citratus). Sereh wangi termasuk tanaman dengan kriteria langka dan belum banyak masyarakat mengenalnya, terdapat dua spesies yang sudah diketahui yaitu sereh wangi Lenabatu (Cymbopogon nardus) dan sereh wangi Mahapengiri (Cymbopogon winterianus) yang khusus diambil minyak atsirinya sebagai bahan  baku  parfum  dan  obat.  Penelitian  ini  dilaksanakan  pada  bulan Desember  2010  sampai  Februari  2011  di  BKPH  Lawu  Selatan  RPH Watukempul dan Konsorsium Desa    Sendang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten  Wonogiri.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  karakter morfologi,  rendemen  minyak  atsiri  dan  tingkat  keragaman  sereh  wangi, digunakan   sebagai   landasan   seleksi   untuk   mendapatkan   bibit   unggul. Penelitian  ini  menggunakan  30  sampel/aksesi,  ditentukan  secara  Random Proporsional. Pengamatan dilakukan pada karakter morfologi dan rendemen minyak  atsiri,  tingkat  keragaman  ditentukan  dari  analisis  Cluster  dengan metode average linkage (pautan rataan) dan keeratan hubungan antara sifat komponen hasil dengan rendemen minyak dilakukan analisis korelasi.. Dari hasil  penelitian  didapat  keragaman  sereh  wangi  sebesar  24,90  %  yan Keragaman tersebut terlihat dari sifat morfologi, dan perbedaan rendemen minyak yang dihasilkan. Aksesi 26 dan aksesi 24 memiliki rendemen minyak tertinggi yaitu 1,421 % dan 1,25 %. Kedua aksesi ini memiliki persamaan dari segi morfologi yaitu warna pelepah daun merah keunguan, memiliki jumlah tanaman per rumpun   sedikit antara (50-100) dan memiliki tinggi tanaman tidak terlalu tinggi (antara 150-200 cm).Sifat tinggi tanaman, jumlah tanaman per  rumpun  dan  panjang  daun  memiliki  hubungan  negatip  sangat  nyata, sedangkan sifat panjang pelepah memiliki hubungan nyata dengan rendemen minyak atsiri sehingga dapat digunakan sebagai kriteria seleksi dalam upaya peningkatan hasil minyak.
ANALISIS POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN JAMU INSTAN DI KABUPATEN KARANGANYAR Setyowati, Nuning; Fajarningsih, Rhina Uchyani; Adi, Kunto
Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Jamu  Instan di  Kabupaten karanganyar. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  memetakan agroindustri  pedesaan jamu  instan  yang  ada  di  Kabupaten Karanganyar,  mengidentifikasi  peringkat  (potensi)  agroindustri  pedesaan  jamu  instan  di  Kabupaten Karanganyar, merumuskan strategi pengembangan strategi pengembangan agroindusti pedesaan jamu instan dan  mengidentifikasi peta  rantai  usaha  agroindustri pedesaan jamu instan di  Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analitis, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik  survey  dan  FGD.  Alat  analisis  yang  digunakan  antara  lain:  analisis  Metode  Perbandingan Eksponensial,  Metode  Borda,  SWOT  dan  Value  Chain  map.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa agroindustri  jamu  instan  tersebar  di  kecamatan  Jatipuro,  Jenawi,  Jumantono,  Karanganyar,  Kerjo, Mojogedang dan Tawangmangu. Agroindustri jamu instan merupakan agroindustri unggulan peringkat kedua.  Strategi  pengembangan  jamu  instan  antara  lain:  Peningkatan  kemampuan  produsen  dalam diversifikasi  produk  jamu  instan  dengan  harga  yang  terjangkau  pasar,  Peningkatan  akses  pasar  bagi diversifikasi  produk  jamu  instan,  Peningkatan  akses  permodalan  melalui  akses  lembaga  pembiayaan, Pengembangan  diversifikasi  produk  dengan  tetap  menjaga  kualitas  produk,  Peningkatan  kemampuan produsen dalam akses bahan baku yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, Peningkatan kualitas produk dengan bahan baku lokal, Perkuatan permodalan terutama dalam hal pengadaan bahan baku, dan Pengembangan kemitraan usaha dalam hal pengadaan bahan baku. Pelaku usaha dalam agroindustri jamu instan antara lain petani empon-empon dan pedagang pasar sebagai pemasok bahan baku, produsen sebagai pengolahnya dan pemasarnya adalah pedagang jamu.

Page 1 of 2 | Total Record : 11