cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
juti.if@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Informatika Lantai 2 Ruang IF-230, Jalan Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya, 60111
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi
ISSN : 24068535     EISSN : 14126389     DOI : http://dx.doi.org/10.12962/j24068535
JUTI (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi) is a scientific journal managed by Department of Informatics, ITS.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 Juli 2006" : 10 Documents clear
PERANGKAT LUNAK UNTUK LAYANAN MOBILE BANKING BERBASISKAN TEKNOLOGI WIRELESS APLICATION PROTOCOL (WAP) Husni, Muchammad; Yudianto, Erry
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.442 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a230

Abstract

Teknologi Wireless Aplication Protocol (WAP) merupakan penggabungan atas tiga buah teknologi jaringan yang sedang berkembang pesat, yaitu : wireless data, telepon, dan Internet. Teknologi WAP muncul untuk menjawab ketergantungan akan informasi yang makin tinggi, dengan memberikan layanan internet lewat mobile devices, seperti PDA, telepon selular, dll. Sehingga dengan teknologi ini informasi bisa diakses dimana saja dan kapan saja tanpa memerlukan sambungan kabel.Kemampuan ini membuat kalangan bisnis berlomba-lomba menyajikan layanannya dengan menggunakan teknologi ini. Mobile banking (m-banking) merupakan salah satu layanan yang disajikan  - selain mcommerce, mportal, dll. – dengan memanfaatkan teknologi ini. M-Banking juga merupakan hasil kondisi  makin ketatnya layanan dunia perbankan, yang mana masing-masing bank, untuk memenangkan persaingan, makin memanjakan nasabahnya. Nasabah makin mudah melakukan transaksi tanpa harus pergi ke bank dan terikat oleh jam layanan bank. Dalam Penelitian ini, akan dibuat perangkat lunak yang mampu menjalankan aplikasi m-banking dengan berbagai layanan keuangan yang biasanya diberikan oleh bank. Dengan Penelitian ini nantinya dapat dilihat bagaimana implementasi dari sistem layanan aplikasi m-banking.Kata kunci : WAP, mobile banking
SISTEM OTENTIKASI UNTUK SQUID BERBASIS WEB Samopa, Febriliyan; Ijtihadie, Royyana Muslim; Awami, Liga
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.272 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a235

Abstract

Dalam sebuah jaringan komputer terdapat bermacam-macam tipe user dengan berbagi tingkatan yang berbeda yang juga dibutuhkan perlakuan yang berbeda pada tiap user yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam menggunakan akses web, baik berupa http, ftp, gopher, dan lain-lain. Dimana masing-masing user memiliki skala prioritas dalam penggunaan bandwidth, jumlah koneksi maksimum, waktu koneksi, ukuran file maksimum, situs yang tidak boleh diakses dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang disimpan dalam basisdata. Selain itu, perangkat lunak yang dibuat dapat memproses request dari client berdasarkan data konfigurasi dengan lebih cepat. Permasalahan yang mucul adalah bagaimana merancang dan membuat suatu perangkat lunak yang dapat melakukan otentikasi user berdasarkan data konfigurasi yang diambil dari basisdata, serta dapat memproses request dari client dengan lebih cepat berdasarkan hak akses yang dimilikinya.Dalam penelitian ini didesain dan diimplementasikan suatu sistem otentikasi user dengan mengambil data user yang tersimpan dalam basisdata MySQL. Disamping itu, dilakukan rekayasa pada beberapa rutin proses yang terdapat dalam squid proxy, supaya proses-proses dapat melakukan pengambilan data konfigurasi yang dialihkan dan disimpan dalam basisdata MySQL. Data konfigurasi ini didasarkan pada pembagian hak akses yang dimiliki oleh masing-masing grup user. Antarmuka berbasis web digunakan sebagai salah satu layanan bagi admin untuk mempermudah pengelolaan dan pengolahan data konfigurasi yang dibuat.Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, terbukti sistem yang dibuat dapat bekerja dengan baik dan tidak melenceng dari fungsi asli sebelum dilakukan perubahan. Bahkan pada penanganan request client yang berukuran besar, kinerja squid mengalami peningkatan dalam hal kecepatan proses yang dibutuhkan. Sebagai contoh, request client pada  file berukuran 602 KB dengan tipe file html (supaya dapat dieksekusi dan ditampilkan pada browser). Pada squid asli, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengiriman data yang diminta adalah 85,921 detik. Sedangkan pada squid hasil rekayasa, waktu rata-rata (dari lima kali percobaan) yang dibutuhkan adalah 76,572 detik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan, dengan pembuatan rekayasa rutin proses yang tepat dapat meningkatkan kinerja squid.Kata Kunci : squid, proxy, otentikasi eksternal mysql, linux, web, php, rekayasa proses, patch, akses user
PERBAIKAN CITRA MENGGUNAKAN EKSTRAPOLASI NONLINEAR PADA DOMAIN FREKUENSI Fatichah, Chastine; Suciati, Nanik; Rosida, Dewi
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.227 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a231

Abstract

Perbaikan citra merupakan salah satu proses awal dalam pengolahan citra. Perbaikan citra diperlukan karena seringkali objek citra tersebut memiliki kualitas yang buruk, misal mengalami derau, citra terlalu terang/gelap, citra kurang tajam, kabur dan lain sebagainya Penelitian ini akan menerapkan teknik perbaikan citra terhadap citra kabur dengan menggunakan metode ektrapolasi nonlinear. Mula-mula citra masukan (G0) akan diolah untuk didapatkan citra tepi (L0) yaitu dengan mengalikan G0 dengan gaussian highpass filter. Proses selanjutnya adalah melakukan proses penajaman terhadap citra tepi menggunakan operator nonlinier, yaitu clipping (c) dan scaling (s). Masing-masing nilai variabel c dan s diperoleh dengan melakukan pendekatan menggunakan metode Teoritical Evaluation.  Proses terakhir adalah menambahkan komponen frekuwensi tinggi dari citra tepi hasil perbaikan dengan citra masukan diawal proses.Dari beberapa hasil ujicoba dapat ditarik kesimpulan bahwa algoritma ektrapolasi nonlinear dapat memperbaiki ketajaman pada sebuah citra kabur. Penggunaan ekstrapolasi operator nonlinear menghasilkan perbaikan citra dengan tingkat kejaman lebih tinggi secara visual. Hasil perbaikan terhadap citra kabur yang dihasilkan oleh algoritma nonlinear akan terlihat lebih tajam daripada perbaikan citra hanya dengan mengolah komponen frekuensi tinggi.Kata Kunci : Laplacian Pyramid, Gaussian Pyramid, Deteksi Tepi, Filter Nonlinear, Frekuensi Domain.
PEMILIHAN KOMBINASI PRODUK KOSMETIKA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Purwananto, Yudhi; Purwitasari, Diana; S., Putu Utami Andarini
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.078 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a236

Abstract

Pemilihan serangkaian produk kosmetik merupakan permasalahan kombinasi sebab seorang konsumen dapat memilih beberapa jenis produk. Pada pemilihan produk kosmetik akan melibatkan data berjumlah besar dengan setiap paket kosmetik merupakan kombinasi dari beragam produk yang terdapat di pasar. Algoritma genetika mampu melakukan optimasi terhadap permasalahan kombinasi yang melibatkan data berjumlah besar.Solusi-solusi dari pemilihan produk berupa paket-paket produk direpresentasikan dalam string-string biner. Satu string biner mewakili satu paket produk dengan setiap satu segmen terdiri dari beberapa bit merupakan representasi dari sebuah produk. Dilakukan tukar silang yang telah dimodifikasi dengan menentukan titik-titik yang akan dipilih sebagai titik tukar silang sejak pembentukan kromosom. Situasi kromosom yang tidak terdapat dalam database karena proses rekombinasi diatasi dengan dilakukan koreksi mutasi. Kromosom legal diterjemahkan dengan mengambil data-data berupa fitur-fitur produk, nama dan harga produk dari database. Data-data tersebut digunakan untuk melakukan perhitungan nilai fitness total yang bergantung pada rata-rata fitness produk dalam kromosom dan kesesuaian total harga produk dengan anggaran pengguna.Hasil pengujian menunjukkan apabila tanpa operator mutasi maka semakin besar tingkat tukar silang yang digunakan, jumlah generasi yang dibutuhkan untuk mencapai suatu nilai tertentu cenderung berkurang. Namun pada pemilihan produk, nilai fitness terbaik dihasilkan dengan pemakaian mutasi yaitu pada tingkat mutasi 0.09 dan tingkat tukar silang 0.7. Pemilihan metode tukar silang dua titik yang telah dimodifikasi pada pengujian tidak cukup baik hasilnya dibandingkan dengan tukar silang satu titik.Kata Kunci: algoritma genetika, pemilihan produk kosmetik, tukar silang, mutasi.
DEKOMPOSISI MORFOLOGI BENTUK BINER DUA DIMENSI MENJADI POLIGON KONVEKS DENGAN PENDEKATAN HEURISTIK Suciati, Nanik; Rahmawati, Rosdiana
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.553 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a232

Abstract

Dalam pengolahan citra digital dan pengenalan pola, representasi bentuk merupakan masalah yang paling mendasar. Sebuah skema representasi bentuk yang bagus dapat memberi kemudahan pada analisis bentuk untuk dikembangkan pada berbagai macam pencocokan bentuk atau tugas pengenalan.Pada Penelitian ini, dirancang perangkat lunak untuk mendekomposisi bentuk biner dua dimensi menjadi poligon konveks dengan menggunakan teori morfologi dan pendekatan secara heuristik. Proses dekomposisi dilakukan dengan menentukan aproksimasi konveks dari citra yang diolah. Penentuan aproksimasi konveks didapat dari penyusutan bentuk untuk mengambil bentuk primitif dasar, kemudian mengembangkan kembali bentuk tersebut sehingga menjadi poligon konveks. Hasil dari proses ini berupa komponen konveks dan representasinya.Hasil uji coba membuktikan bahwa komponen konveks yang dihasilkan dari bentuk dengan tepi yang tidak banyak lekukan akan lebih sedikit daripada bentuk dengan banyak lekukan pada tepinya. Selain itu jumlah komponen konveks yang dibutuhkan untuk menghasilkan pendekatan bentuk asal, lebih sedikit bila dibandingkan dengan algoritma Wang, algoritma Pitas dan Skeleton Transform.Kata Kunci : bentuk biner, poligon konveks, morfologi, komponen konveks.
PERANGKAT BANTU UNTUK OPTIMASI QUERY PADA ORACLE DENGAN RESTRUKTURISASI SQL Murti, Darlis Heru; Azizi, Firman; Hanaya, Esther
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.237 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a237

Abstract

Query merupakan bagian dari bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language) yang berfungsi untuk mengambil data (read) dalam DBMS (Database Management System), termasuk Oracle [3]. Pada Oracle, ada tiga tahap proses yang dilakukan dalam pengeksekusian query, yaitu Parsing, Execute dan Fetch. Sebelum proses execute dijalankan, Oracle terlebih dahulu membuat execution plan yang akan menjadi skenario dalam proses excute.Dalam proses pengeksekusian query, terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja query, di antaranya access path (cara pengambilan data dari sebuah tabel) dan operasi join (cara menggabungkan data dari dua tabel). Untuk mendapatkan query dengan kinerja optimal, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan dalam menyikapi faktor-faktor tersebut.  Optimasi query merupakan suatu cara untuk mendapatkan query dengan kinerja seoptimal mungkin, terutama dilihat dari sudut pandang waktu. Ada banyak metode untuk mengoptimasi query, tapi pada Penelitian ini, penulis membuat sebuah aplikasi untuk mengoptimasi query dengan metode restrukturisasi SQL statement. Pada metode ini, objek yang dianalisa adalah struktur klausa yang membangun sebuah query. Aplikasi ini memiliki satu input dan lima jenis output. Input dari aplikasi ini adalah sebuah query sedangkan kelima jenis output aplikasi ini adalah berupa query hasil optimasi, saran perbaikan, saran pembuatan indeks baru, execution plan dan data statistik. Cara kerja aplikasi ini dibagi menjadi empat tahap yaitu mengurai query menjadi sub query, mengurai query per-klausa, menentukan access path dan operasi join dan restrukturisasi query.Dari serangkaian ujicoba yang dilakukan penulis, aplikasi telah dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembuatan Penelitian ini, yaitu mendapatkan query dengan kinerja optimal.Kata Kunci : Query, SQL, DBMS, Oracle, Parsing, Execute, Fetch, Execution Plan, Access Path, Operasi Join, Restrukturisasi SQL statement.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PENUNJUK PERJALANAN WISATA DI SURABAYA Hidayati, Anita; Cahyaningati, Desi Tri; Anindita, Galih
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.856 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a233

Abstract

Pengembangan Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk aplikasi perjalanan wisata saat ini masih sangat terbatas. Terutama di Indonesia dan khususnya untuk Surabaya. Kebanyakan aplikasi tersebut sebatas menampilkan peta statis, sehingga user tidak bisa berkomunikasi secara interaktif.Dalam jurnal ini dibuat aplikasi perjalanan wisata berbasis web yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi para wisatawan untuk dapat melakukan perjalanan secara efektif dan mudah. Aplikasi ini menggunakan script Avenue untuk mengintegrasikan ArcView GIS sebagai map server dan ArcView IMS sebagai internet map servernya. Untuk pengolahan hasilnya digunakan Network Analyst yang dikombinasikan dengan algoritma pencarian rute Bubble Sort.Aplikasi ini menghasilkan sistem penjadwalan terbaik pada lama perjalanan dan waktu tutup obyek wisata, juga pemberian saran tentang jadwal keberangkatan dan lama wisata yang sebaiknya dilakukan. Wisatawan akan memperoleh rute beserta petunjuk jalannya. Di samping itu juga informasi tentang fasilitas-fasilitas terdekat dari obyek wisata sewaktu dilakukan pemberhentian dan informasi umum bidang pariwisata.Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, web, aplikasi perjalanan wisata, system penjadwalan.
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIKA DENGAN MAGNIFIED GRADIENT FUNCTION DAN DETERMINISTIC WEIGHT MODIFICATION DALAM MULITLAYER NEURAL NETWORK Setiawan, Hendry; Soelaiman, Rully
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.511 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a238

Abstract

Algoritma backpropagation menggunakan pola pelatihan yang berdasarkan turunan fungsi gradien (gradient derivative function) untuk perubahan bobot dan fungsi aktifasi yang berupa fungsi sigmoid, sehingga error yang dihasilkan pada iterasi berikutnya semakin kecil. Dalam penggunaan algoritma backpropagation ada dua aspek yang menjadi pertimbangan yaitu flat spot dan laju konvergensi (convergence rate).Penelitian berikut berusaha mengembangkan hibrid GA-MDPROP yang bertujuan mempercepat laju konvergensi dari algoritma backpropagation. Algoritma genetika digunakan untuk mecari topologi optimum dari jaringan saraf khususnya pada penentuan bobot awal, sedangkan MDPROP merupakan model hibrid Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP) dengan Deterministic Weight Modification (DWM). Penggunaan MGFPROP bertujuan mempercepat laju konvergensi dengan memperbesar fungsi gradient pada fungsi aktifasi, sedangkan DWM bertujuan mengurangi error dari sistem dengan mengubah bobot dengan cara yang telah ditentukan.Hasil penelitian menunjukkan algoritma GA-MDPROP memiliki laju konvergensi yang lebih cepat dibandingkan dengan algoritma backpropagation. Algoritma GA-MDPROP juga memiliki laju konvergensi yang lebih cecpat  dibandingkan dengan algoritma MDPROP khususnya untuk faktor penguatan S=1.Kata kunci: Algoritma Genetika, Magnified Gradient Function Propagation (MGFPROP), Deterministic Weight Modification (DWM), MDPROP, GA-MDPROP.
PERANGKAT LUNAK "DIGITAL SIGNAGE MANAGER" Rochimah, Siti; Bowo, Kusbandono Ari
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.889 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a229

Abstract

Digital signage adalah suatu alat untuk menampilkan konten multimedia kepada umum. Digital signage pada umumnya terdiri dari dua komponen penting, yaitu manager dan player. Digital Signage Manager (DSM) adalah suatu perangkat lunak yang mempunyai fungsi mengelola perangkat lunak Digital Signage Player (DSP). Pengelolaan ini menyangkut pengaturan dan pengiriman konten, pengaturan DSP, dan pengaturan konten yang ada di DSP. Pada penelitian ini telah dibangun sebuah perangkat lunak DSM, yang merupakan bentuk pengembangan dari perangkat lunak yang sebelumnya telah ada yaitu BZNP-100, yang tidak lain adalah perangkat lunak untuk mengelola Sony Network Player NSP-100. DSM dibangun dengan tujuan untuk melengkapi kekurangan dan menambah beberapa fitur tambahan yang belum ada pada perangkat lunak sebelumnya, seperti: mendukung material Flash, mengirim Content Delivery Disc (CDD), menjadwalkan playlist, dan mendukung dua layar. BZNP-100 dan Sony Network Player NSP-100 merupakan digital signage yang dibuat oleh perusahaan elektronik Sony Corporation pada tahun 2003.Uji coba perangkat lunak DSM ini dilakukan dengan menjalankan skenario uji coba berdasarkan fungsionalitas masing-masing fitur. Uji coba dilakukan pada masing-masing fitur antara lain: login, konfigurasi, pembuatan material, manajemen DSP, manajemen playlist, memainkan material dan playlist, dan manajemen remote material dan playlist. Hasil uji coba menunjukkan bahwa perangkat lunak DSM telah berfungsi sesuai dengan tujuan yang diharapkan.Kata kunci: Digital signage, Digital Signage Manager (DSM), Digital Signage Player (DSP), Content Delivery Disc (CDD), plasma TV,  LCD.
APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PERAMALAN PERMINTAAN BARANG Anggraeni, Wiwik
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 5, No 2 Juli 2006
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.197 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v5i2.a234

Abstract

Perhitungan  jumlah  barang yang harus di produksi oleh suatu perusahaan menjadi suatu hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan oleh banyaknya akibat yang harus ditanggung oleh perusahaan dalam rangka menangani barang-barang hasil produksi tersebut, baikitu  akibat dari segi ekonomi mapun social. Oleh karena itu, peramalan jumlah permintaan pada beberapa periode waktu ke depan perlu dilakukan untuk menghindari jumlah produksi barang yang berlebihan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk peramalan adalah Jaringan Syaraf Tiruan atau biasa disebut dengan Arificial Neural Networks dengan menggunakan algoritma backpropagation. Terhadap dataset input akan dilakukan pelatihan untuk mendapatkan bobot pada masing-masing layer sehingga didapatkan suatu nilai output. Kemudian otput tersebut akan dibandingkan dengan data tes yang diberikan dan apabila error masih besar akan dilakukan pelatihan balik dan begitu seterusnya sampai didapatkan bobot yang sesuai.Aplikasi telah diuji coba pada system sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa algoritma dapat diimplementasikan dengan baik dan didapatkan hasil peramalan yang mendekati data aslinya. Kata kunci : Backpropagation, Jaringan Syaraf Tiruan, Peramalan, Permintaan produksi

Page 1 of 1 | Total Record : 10