cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
Penguatan Relasi Multikultural dengan Literasi Digital di Desa Pait Kasembon Malang Dien Nur Chotimah; Sutaman Sutaman
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.923 KB) | DOI: 10.21580/dms.2020.201.5278

Abstract

This dedication’s to society activity that have been conducted in Pait Village, Kasembon District, Malang take the theme building and strengthening multicultural relations. The method used in dedication to society is the Participation Action Research (PAR) method, taking into account the conditions of assistance in the beginning and the conditions of assistance that are expected. Assistance was carried out in a number of Focus Group Discussions (FGD), socialization and some workshops. Strengthening multicultural relations in the people of Pait Village is very necessary given the diversity of different community backgrounds, especially from the religious aspect. This dedication program has resulted in the formation of a Multicultural Literacy Concern (PLM) community. In addition, the authorship assistance program was also carried out for the community members. Even expanding its influence by spreading their ideas through the website ikipait.com. This assistance resulted in a pretty good web design, displaying the writings of PLM community members. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan di Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang ini mengambil tema membangun dan menguatkan relasi multikultural. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode Participation Action Research (PAR), dengan memperhatikan kondisi dampingan di awal serta kondisi dampingan yang diharapkan. Pendampingan dilakukan dalam beberapa Focus Group Discussion (FGD) dan juga dalam bentuk sosialisasi serta pelaksanaan beberapa workshop. Penguatan relasi multikultural pada warga masyarakat Desa Pait sangat diperlukan mengingat keberagaman latar belakang masyarakat yang berbeda, terutama dari aspek agama. Program pengabdian ini menghasilkan terbentuknya komunitas Peduli Literasi Multikultural (PLM) yang berfungsi untuk menguatkan relasi multikultural. Selain itu, juga terlaksana program pendampingan kepenulisan kepada warga masyarakat. Bahkan meluaskan pengaruhnya dengan menyebarkan ide dan gagasan mereka melalui website ikipait.com. Pendampingan ini menghasilkan desain web yang cukup baik, dengan menampilkan tulisan-tulisan karya anggota komunitas PLM.
PEMBERDAYAAN DASA WISMA SEBAGAI UPAYA PEMBERLANGSUNGAN K3 (KEBERSIHAN, KEINDAHAN, DAN KETERTIBAN) DI DUSUN GINTUNGAN, DESA DEYANGAN, KEC. MERTOYUDAN, KAB. MAGELANG. Wafiyah Wafiyah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.745 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.741

Abstract

Sebagai obyek pembinaan gerakan PKK, keluarga dikelompokkan menjadi dasa wisma-dasa wisma. Dusun yang dasa wismanya terselenggara, K3 nya (Kebersihan, keindahan, dan ketertiban) terselenggara juga. Dengan memperhatikan sumber daya manusianya, sangat mungkin di dusun Klodran, Gintungan, Pandean untuk dirintis penyelenggaraan dasa wisma. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya Dasa Wisma di Dusun Gintungan menjadi dua kelompok yaitu Menur I dan II, diikuti dengan penyelenggaraan pertemuan Dasa Wisma secara rutin tiap minggu sudah berjalan delapan kali, mereka merencanakan akan mulai lagi besuk Agustus 2015 Minggu ke empat. Dalam pertemuan tersebut, merekalah yang bertindak sebagai:  Pembawa acara, Pemimpin lagu dan Asmaul Khusna, Pembaca 10 Program Pokok PKK dan Pancasila, Pemberi sambutan Tuan Rumah.
Penguatan Kompetensi Guru Matematika dalam Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Berbasis Komputer Emy Siswanah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1070.895 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1502

Abstract

The role of learning media, especially animation media, is very important in learning mathematics especially to explain abstract problem become concrete, motivate student, stimulate student learning activity, help effectiveness of learning process. Community service activities are aimed at making teachers able to create self-directed learning media. By making their own, the teacher can increase his insight and improve his creativity in creating animation media. In this training, teachers are trained to make animation media using powerpoint and flash. Subjects assisted in this devotional activity are math teachers in Semarang City. The math teachers showed great enthusiasm in training and felt the tangible benefits of community service. Teachers can create their own animated learning media, using either powerpoint or flash.
DST (Digital Storytelling) to Familiarize ‘Stop Bullying’ Cases among Elementary School Aged-Children Dewi Puspitasari; Husna Maulida; Norma Nofiyanto
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.9 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.182.3259

Abstract

This article discusses about the use of DST as a way to introduce children to the concept of bullying cases among students. As a participatory action research, this research aims to educate students as young learners to aspect of bullying. The term of DST has been increasingly used by scholars to illustrate various forms of support of learning to help young learners learn successfully. Children in the DST creation process enjoyed the stages. It was revelaed that culturally bullying has already being the tradition in some places, children felt strange when they mentioned certain acts as bullying. Through the empowerment of DST project, children are started to be aware that if they do not want to be hurted, hence they mau not hurt any body else. Tulisan ini mendiskusikan penggunaan DST (Digital Storytelling) sebagai cara untuk memperkenalkan kepada anak tentang kasus-kasus perundungan (bullying) antar siswa. Menggunakan mpdel participatory action research, kegiatan ini bertujuan untuk meng-edukasi siswa sebagai pembelajar anak-anak tentang aspek-aspek perundungan. Istilah DST telah banyak digunakan oleh para akademisi untuk memberikan ilustrasi berbagai bentuk bantuan-bantuan belajar untuk siswa sehingga bisa berhasil dalam pembelajaran. Terungkap bahwa intimidasi budaya sudah menjadi tradisi di beberapa tempat, anak-anak merasa aneh ketika mereka menyebut tindakan tertentu sebagai intimidasi. Melalui pemberdayaan proyek DST, anak-anak mulai menyadari bahwa jika mereka tidak ingin dilukai, maka mereka tidak akan melukai orang lain.
Peningkatan Entrepreunership Melalui Inisiasi dan Pelatihan Pengemasan Wedang Pucuk Daun Jati (Tectona Grandis L.F) Suwahono Suwahono; Sri Mulyanti
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.604 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5132

Abstract

The entrepreneurial spirit and value can be influenced through the initiation process, and business training. pharmacological analysis of teak shoots (Tectona Grandis l.f) had antibacterial, antioxidant, antifungal, anti-inflammatory, antipyretic, analgesic, anti-diuretic, and hypoglycemic activity. The use of teak leaves in the form of easy use should be disseminated and introduced through initiation and entrepreneurship training. The results of this studied indicate had a significant influence between initiation and training of teak leaf packaging with the entrepreneurial spirit and  value. Entrepreneurship training can provide a good / positive contribution to the implementation of the business of students participating in the training because it helps in solving the obstacles that have been whacking business students. Semangat dan nilai kewirausahaan dapat dipengaruhi melalui proses inisiasi, dan pelatihan bisnis. Analisis farmakologis tunas jati (Tectona Grandis l.f) memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, antijamur, antiinflamasi, antipiretik, analgesik, anti diuretik, dan hipoglikemik. Penggunaan daun jati dalam bentuk mudah digunakan harus disebarluaskan dan diperkenalkan melalui pelatihan inisiasi dan kewirausahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan antara inisiasi dan pelatihan pengemasan daun jati dengan semangat dan nilai wirausaha. Pelatihan kewirausahaan dapat memberikan kontribusi yang baik / positif untuk pelaksanaan bisnis siswa yang berpartisipasi dalam pelatihan karena membantu dalam memecahkan hambatan yang telah memukul siswa bisnis.
POLA STRATEGI DAKWAH KOMUNITAS HABAIB DI KAMPUNG MELAYU SEMARANG Dedy Susanto
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.873 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.403

Abstract

Dakwah merupakan bagian integral dari ajaran Islam yang wajib dilaksanakanoleh setiap muslim. Kewajiban ini tercermin dari konsep amar ma’ruf dan nahimunkar, yakni perintah untuk mengajak masyarakat melakukan perilaku positif-konstruktif sekaligus mengajak mereka untuk meninggalkan dan menjauhkandiri dari perilaku negatif-destruktif. Dalam melaksanakan kegiatan dakwahsekelompok aktivis dakwah haruslah menggunakan pola strategi dakwah yangsesuai dengan latar belakang dan kondisi sosiologi maupun psikologi mad’u.Menurut K. Andrew dikutip Mudrajat Kuncoro mengatakan bahwa strategiadalah pola sasaran, tujuan, dan kebijakan umum untuk meraih tujuan yangtelah ditetapkan (Kuncoro, 2005: 1). Tradisis lisan di Kalangan Kaum Habibdi Kampung Melayu Semarang merupakan sebuah tradisi turun-menurunyang biasa tumbuh dan berkembang di kalangan pondok pesantren ataumasyarakat nahdiyin yang ada di Indonesia. Tradisi yang mereka lakukansecara turun menurun sangat mendapatkan dukungan dari masyarakatKampung Melayu Semarang dan keberadaannyapun sangat berarti bagimereka. Aktivitas inilah yang dijadikan pola strategi dakwah di KalanganKaum Habib dengan pendekatan adaptif.
Pendidikan Psikologi Anak ”Anti Bullying” pada Guru-Guru PAUD Sri Rejeki
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.934 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1091

Abstract

The case of bullying often affects children, both at home and at school. Even in school kindergarten (TK) or at Early Childhood Education (ECD) also cases of bullying. Children's early childhood was the golden age in which cognition, emotion and physically is undergoing rapid development. It takes skill of teachers to recognize, identify and overcome. Teachers as a companion of children in school need training in child psychology, especially in dealing with cases of bullying in order to give a proper stimulant in shaping the personality of the child character. The success handler bullying include many factors that surround, the readiness of educators, environmental conditions protégé, to the learning environment that is used in educating.
Membangun Jiwa Enterpreneurship Santri Melalui Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif Zuanita Andriyani; M Azmi Hasan; Retno Ayu Wulandari
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.881 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.181.2912

Abstract

According to the demand of the times, islamic boarding should be able to graduate with various skill because not all of the output or graduates will become a scholar or kyai. One of the education that become the provision for students of Raudlotul Qur'an Islamic Boarding School is entrepreneurship. Entrepreneurship experience gained when in boarding school will be one of the way for graduates to get job prospects that will be able to generate money purse coffers. In this technological era, creative economy is needed in improving the entrepreneurship spirit to develop ideas that will create an innovation. The spirit of entrepreneurship of Islamic boarding school students of Raudlotul Qur'an will grow with critical thinking, responsive state and creative if there is assistance from people who are more competent. Problems related to the waste of any existing business field will be an additional value after proper processing.After the implementation of creative economic business assistance, the students of raudlatul quran islamic boarding manager of each business field able to process wastes every business sector and increase revenue. Sesuai tuntutan zaman, pesantren harus mampu mencetak lulusan dengan berbagai keterampilan karena tidak semua output atau alumni menjadi seorang ulama atau kyai. Salah satu pendidikan yang menjadi bekal bagi santri Pondok Pesantren Raudlotul Qur’an adalah berwirausaha. Pengalaman berwirausaha yang diperoleh ketika di pesantren akan menjadi salah satu jembatan bagi lulusan untuk mendapatkan prospek pekerjaan yang nantinya dapat menghasilkan pundi pundi uang. Dalam era serba tekhnologi ini, ekonomi kreatif sangat diperlukan dalam meningkatkan jiwa entrepreneurship untuk mengembangkan ide maupun gagasan yang nantinya akan menciptakan suatu inovasi. Jiwa entrepreneurship santri pondok pesantren Raudlotul Qur’an akan berkembang disertai pemikiran yang kritis, tanggap keadaan dan kreatif jika ada pendampingan dari orang-orang yang lebih berkompeten. Permasalahan terkait limbah-limbah dari setiap bidang usaha yang ada akan menjadi nilai tambahan setelah dilakukan pengolahan dengan tepat. Setelah dilaksanakan pendampingan usaha ekonomi kreatif, santri-santri pengelola setiap bidang usaha mampu mengolah limbah-limbah setiap sektor usaha dan menambah pendapatan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI TUNANETRA KOMUNITAS SAHABAT MATA DESA JATISARI KECAMATAN MIJEN SEMARANG Afif Noor
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.088 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.388

Abstract

Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anggota komunitas Sahabat Mata khususnya mereka yang belum pernah mendapatkan pelatihan pijat dan mereka yang merasa memerlukan pengembangan terhadap kemampuan pijatnya. Berdasarkan pelatihan diperoleh hasil bahwa mereka yang belum pernah mendapatkan pelatihan pemijatan masih memerlukan bimbinganlebih lanjut untuk kemudian dapat disalurkan pada panti-panti yang sudah ada, sedangkan mereka yang sudah pernah mengikuti pelatihan sebelumnya sudah dapat disalurkan pada panti pijat-panti pijat atau sudah memiliki keberanian untuk berpraktek. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pelatihan/pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pijat ini dapatdikatakan berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para tunanetrakhususnya mereka yang bernaung dibawah Yayasan Komunitas Sahabat Mata.
Pemberdayaan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) RW 04, Kelurahan Jemur Wonosari, Kota Surabaya Tresiyani Mettasari Liesawan; Jesseline Carissa Novita
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.389 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.8036

Abstract

The COVID-19 pandemic has had many impacts on various fields. One of those affected is micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) in RW 04, Jemur Wonosari, Surabaya, is a place that produces or empowers hydroponic vegetables. The marketing and sales system was still very conventional and by word of mouth that KRPL struggled during the pandemic. Therefore, an empowerment of KRPL was held with the hope that it could help the development of business through marketing. This service conducted interviews to find more detailed information, to create business logos, signboards, e-commerce and at last, the results were presented to RW 04 and KRPL.Pandemi COVID-19 banyak memberi dampak pada berbagai bidang. Salah satu yang terkena dampaknya adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang ada di RW 04, Jemur Wonosari, Surabaya adalah tempat yang memproduksi atau memberdayakan sayuran hidroponik. Sistem pemasaran dan penjualan produk masih sangat tradisional dan secara manual dari mulut ke mulut sehingga KRPL mengalami kesulitan saat pandemi. Oleh karena itu, diadakan pemberdayaan kawasan KRPL dengan harapan dapat membantu mengembangkan usaha masyarakat melalui pemasaran. Pengabdian ini melakukan wawancara untuk menemukan informasi lebih detail, membuatkan logo usaha, papan nama, e-commerce dan setelah itu akan dilakukan presentasi hasil ke pihak RW 04 dan KRPL.