cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
Program Literasi Media Televisi untuk Penguatan Minat Baca Siswa M. Alfandi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.985 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1096

Abstract

Lack of attention and guidance from parents to children, resulting in the child will be negatively affected in the use media.Minat kids to reading material that is very important for children of school age actually outweighed by the interests of children to television. Media literacy programs required to address issues Government Elementary School students (MI) Al-Hikmah Ngadirejo Hamlet Village Resources Simo Boyolali District of which are susceptible to the negative influence of television media. Also the students are still low interest in reading. Results of media literacy is the strengthening of the students' interest in reading MI Alhikmah Source Simo Boyolali and increased knowledge and understanding of students and parents about the negative and positive impacts of the television media.
Pengembangan Potensi Ekonomi Desa dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa Tarmidzi Tarmidzi; Ifka Arismiyati
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.435 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.181.2917

Abstract

Village Owned Enterprises (BUMDes) are an alternative to improve rural economies. BUMDes was born as a new approach in efforts to improve the village economy based on the needs and potential of the village. The management of BUMDes is fully carried out by the village community, namely from the village, by the village, and for the village. Babalan Lor Village, Bojong Subdistrict, Pekalongan Regency, is currently forming BUMDes as a community economic institution. If viewed from its potential, this village has great potential for the establishment of BUMDes as a place to accommodate the economic activities of the community and public service institutions in the community. This study aims to explore the Village Potential to be managed by Village-Owned Enterprises in order to improve the welfare of the community. This research uses Community Based Research method, in which the research is carried out in several stages, namely: in-depth interview with participants who are key actors in the BUMDes, the next stage conducts Group Discussion based on the interest groups in the village, and in the final stage Focus Group Discussion where discussions are carried out by various interested parties. The results of this study indicate that the potential of the Village that can be managed by BUMDes is expected to bring about changes in the economic and social fields. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan ekonomi di pedesaan. BUMDes lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Pengelolaan BUMDes sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat desa, yaitu dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Desa Babalan Lor Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, saat ini baru membentuk BUMDes sebagai lembaga perekonomian masyarakat. Jika dilihat dari potensinya, Desa ini memiliki potensi besar untuk berdirinya BUMDes sebagai penampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dan lembaga pelayanan publik masayarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali Potensi Desa untuk dikelola Badan Usaha Milik Desa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Community Based Research, di mana penelitian dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: in-depth interview dengan partisipan yang menjadi aktor kunci dalam BUMDes, tahap selanjutnya melakukan Diskusi Kelompok berdasarkan kelompok kepentingan yang ada di desa tersebut, dan pada tahap akhir dilakukan Focus Group Discussion dimana diskusi dilakukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan potensi Desa yang dapat dikelola BUMDes yang diharapkan dapat membawa perubahan di bidang ekonomi dan sosial.
PENGUATAN PROPHETIC PARENTING DI MAJLIS TAKLIM ‘KHAIRUN-NISA’ KEL. TAMBAKREJO, KEC. GAYAMSARI, SEMARANG Sulaiman Sulaiman
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 14 No. 1 tahun 2014
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.358 KB) | DOI: 10.21580/dms.2014.141.399

Abstract

Pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Majlis Taklim Khairun-NisaTambakrejo, Gayamsari, Semarang, Jawa tengah dan memfokuskan pada penerapan prophetic parenting untuk anggota ibu-ibu dari majlis tersebut. Persoalan utamanya adalah ‘“Menjadikan ibu-ibu Majlis Taklim Khairun-Nisa yang mampu mengasuh dan mendidik anak-anak mereka sehingga menjadi generasi Muslim yang berakhlak mulia dan kepribadian yang toleran.” Untuk menjawab persoalan ini saya berpartisipasi langsung di majlis taklim itu dan pada waktu yang sama saya telah membuat modil yang berisi tentang propheticparenting dan membagikannya kepada jemaah majlis tersebut. Dengan memegang modul tersebut, mereka bisa membaca dan mempelajari semua tema di dalamnya. Sementara itu saya mempunyai tugas untuk menjelaskan modul tersebut dan mengajak mereka mendiskusikannya. Dan untuk menambahpengetahuan keagamaan mereka, saya mengundang seorang kyai untuk berpartisipasi dalam proyek saya.Setelah saya melakukan pengabdian ini selama dua bulan, saya bisa menjelaskan bahwa semua jemaah majlis taklim telah memperoleh pengetahuan yang baik (kognisi) tentang prophetic parenting. Indikatornya adalah perolehan nilai ‘80’ untuk hasil ujian mereka. Tentu saja ini baru menyentuh aspek kognisi saja. Bagaimana mereka mempraktikkan prophetic parenting dalam kehidupan sehari-hari mereka setelah proyek pengabdian ini? Menurut saya, saya harus melanjutkan proyek ini untuk mengetahui bagaimana jemaah majlis taklim tersebut akan menerapkan modul saya dalam kehidupan mereka. 
Parenting Berbasis Desa (PAREDES) dalam Sinergitas Ekonomi Keluarga pada Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu Jawa Timur Eko Setiawan; Shofiatul Jannah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.553 KB) | DOI: 10.21580/dms.2021.211.8026

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari thridharma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh seluruh dosen dan sivitas akademika lainnya untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Universitas Islam Malang telah mendukung program pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan internal yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2021. Program ini telah mengintegrasikan program parenting berbasis desa dalam sinergitas ekonomi keluarga berupa sosialisasi dan pendampingan parenting berbasis desa yang dilaksanakan secara berkelanjutan selama tiga bulan. Dengan metode RRA (Rapid Rural Appraisal) yaitu metode untuk mendapatkan data secara akurat untuk memahami kondisi pedesaan pada tingkat komunitas lokal dan juga PRA (Participatory Rural Appraisal) yaitu sebuah metode untuk mempelajari kondisi pedesaan dari, dengan dan oleh masyarakat desa itu sendiri. Adapun lokasi adalah desa Oro-oro Ombo Kota Batu Jawa Timur yang merupakan kota wisata. Materi yang disampaikan adalah parenting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan keluarga. Adapun hasil yang didapatkan adalah kesadaran orang tua terhadap Pendidikan, pola asuh pengasuhan anak serta membangun minesite bahwa pendidikan merupakan investasi pembangunan nasional. Community service is one part of higher education thridharma that must be carried out by all lecturers and other academicians to be involved in these activities. The Islamic University of Malang has supported community service programs with internal funding which will be implemented throughout Indonesia in 2021. This program has integrated village-based parenting programs into family economic synergy in the form of village-based parenting socialization and assistance which is carried out continuously for three months. With the RRA (Rapid Rural Appraisal) method, which is a method for obtaining accurate data to understand rural conditions at the local community level and also PRA (Participatory Rural Appraisal), which is a method for studying rural conditions from, with and by the village community itself. The location is the village of Oro-oro Ombo, Batu City, East Java, which is a tourist city. The material presented is parenting in improving the quality of family education. As for the results obtained, the parents' awareness of education, parenting, and building a minesite that education is an investment in national development. 
Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Melalui Program Remaja Pintar Berbasis Agama Desa Wisata Kandri Kota Semarang Muslam Muslam; Fatkuroji Fatkuroji; Muntoli'ah Muntoli'ah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 1 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.176 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.161.896

Abstract

This accompanying outreach youth "Gerak Maju" in the tourist village Kandri Gunungpati Semarang city in plays an active role in taking the role of and participation in activities in the village tour kandri potentialities and promote tourism as one of the tourist icon in the city of Semarang in addition to tourist village Mijen and Nongkosawit. Public service aims to help resolve the problems experienced by Youth of Gerak Maju, in relation to some business skills and the development of the field of the internet as a promotional event or marketing tourism village.The problems experienced by youth were prepared in a group organization to fill the business activities and promote tourism but will not yet have expertise in creative businesses and information technology so that its activities have not been able to program along with the villages that have been elevated to the Government program of the city of Semarang.Solutions offered in the program of this devotion is to provide Entrepreneurship Training In Graphic Design, Syar'iah, usinh Weblog, techniques for embroidery ribbons, and marketing through the internet with emphasis on the promotion of the tourist potentialities that have been developed. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market. Benchmark the success of this activity is the formation of a group/individual creative effort that Syar'iah as well as the availability of a set of media for promotion through the internet as well as the ability of the youth in the market potential of the flagship through the internet. And also offers in depth Training in the form of approach to Entrepreneurship In Syar'iah, skilled In Entrepreneurship Syar'iah, graphic design, using Graphic Design create a Weblog, and manage Weblog website globally. Pengabdian masyarakat ini mendampingi pemuda karang taruna “Gerak Maju” di desa wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang dalam berperan aktif dalam mengambil peran dan partisipasi dalam kegiatan di desa wisata kandri serta mempromosikan potensi-potensi desa Wisata tersebut sebagai salah satu icon wisata di kota Semarang selain desa wisata Mijen dan Nongkosawit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami Pemuda Karang Taruna Gerak Maju, dalam kaitannya dengan beberapa ketrampilan usaha dan pengembangan bidang internet sebagai ajang promosi atau pemasaran desa wisata.Permasalahan yang dialami adalah pemuda karang taruna telah siap secara kelompok organisasi untuk mengisi kegiatan usaha dan mempromosikan desa wisata akan tetapi belum memiliki keahlian dalam usaha kreatif dan teknologi informasi sehingga kegiatannya belum mampu seiring dengan program desa wisata tersebut yang telah diangkat menjadi program pemmerintah kota Semarang.Solusi yang ditawarkan dalam program pengabdian ini adalah Memberikan pelatihan Berwirausaha Secara Syar’iah, Desai Grafis, membuar Weblog, Teknik Sulam Pita, dan pemasaran melalui internet dengan menekankan pada promosi potensi-potensi wisata yang telah dikembangkan. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok/individu usaha kreatif yang Syar’iah serta tersedianya seperangkat media  untuk promosi melalui internet serta kemampuan para pemuda dalam memasarkan potensi unggulan melalui internet. Dan juga menawarkan pendekatan berupa Pelatihan secara mendalam untuk Berwirausaha Secara Syar’iah, terampil mem Berwirausaha Secara Syar’iah, Desain Grafis, membuar Weblog buat Desai Grafis, membuar Weblog  serta mengelola website secara global.
BALESARI CULTURE AND LANGUAGE (BCL) SEBAGAI KATALISATOR DESA WANA WISATA BALESARI Farikah Faradisa; Yulia Esti Katrini; Imam Baihaqi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.668 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.172.2001

Abstract

Wana Wisata of Balesari village has huge potential to be developed into a national and even international tourist village. Balesari village is also categorized as a virgin, and it still has many local wisdoms that can be a special attraction for domestic visitors and also foreign tourists if the community of Balesari can manage it properly and maximally.. The focus of the contribution of Tidar University to the community is to serve the community to support the development of rural areas, one of them is Wana Wisata of Balesari Village. The development of villages is focused on Balesari Culture and Language activities that is cultural and linguistic conservation that manifests in awareness of activities, training, and cultural and linguistic assistance to become a tourist icon in Balesari village. In addition gradually over a period of 3 years, Balesari Culture and Language programs will also conserve the culture and language based on local wisdom in the village of Balesari gradually as a catalyst that will participate in improving the development of Balesari Wana Tourism Village. Desa Wana Wisata Balesari memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat dikembangkan menjadi sebuah desa wisata bertaraf nasional bahkan internasional. Desa Balesari juga dikategorikan masih perawan, masih terdapat banyak kearifan lokal yang dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung domestik apalagi wisatawan asing apabila masyarakat dapat mengelolanya dengan baik, maksimal, dan profesional. Fokus kontribusi Universitas Tidar kepada masyarakat adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan wilayah perdesaan salah satunya adalah Desa Wana Wisata Balesari. Pembangunan desa tersebut difokuskan dalam kegiatan Balesari Culture and Language yaitu konservasi budaya dan bahasa yang mewujud dalam kegiatan penyadaran, pelatihan, dan pendampingan budaya dan bahasa agar menjadi ikon wisata di desa Balesari. Selain itu secara bertahap dalam jangka waktu 3 tahun, program Balesari Culture and Language juga akan melakukan konservasi budaya dan bahasa berbasis kearifan lokal yang terdapat di desa Balesari secara bertahap sebagai katalisator yang akan ikut mempercapat laju perkembangan Desa Wana Wisata Balesari.
Penguatan Desain Dakwah Masjid di Era Milenilal melalui Android Jasuri Jasuri; M. Ardhi Khalif; Edi Daenuri Anwar
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.884 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5123

Abstract

Dedication work with the title "Design Da'wah Mosque in Millennial Era through Android" uses a community based research (CBR) model, namely by providing assistance in making mosque website design, website management and website content management in eight mosques in Central Java. The meeting point of da'wah that is carried out in the mosque either through recitation, or other forms of activity can be well documented via the internet and can be accessed by Muslims at large. The need for revitalization of the Da'wah Mosque Strategy, revitalization in question is the Da'wah Mosque Strategy is carried out massively, recorded, and uploaded on the mosque website. By uploading it on the website of the mosque, all people in need can download study materials and can see / listen at any time. Of the eight mosques, only two mosques have websites, the Baiturahman Mosque in Semarang and M asjid Agung in Central Java. This assistance resulted in a pretty good design. The website that has been designed by the mosque admin is good with menus and wicets relating to the activities of the mosque preaching. The mosque website is filtered in one "dakwah online" application. Users can enjoy the da'wah of the mosques from the eight mosques in real time effectively and efficiently. Pengabdian dengan topik “Desain Dakwah Masjid di Era Milenial melalui  Android” ini menggunakan model community based research (CBR), yaitu dengan melakukan  pendampingan pembuatan desain website masjid, pengelolaan website dan manajemen konten website pada delapan masjid di Jawa Tengah. Titik temu dakwah yang dilaksanakan di masjid baik melalui pengajian, maupun bentuk-bentuk kegiatan yang lain bisa didokumentasi dengan baik melalui internet dan dapat diakses oleh umat islam secara luas. Perlu adanya revitalisasi Strategi dakwah masjid, revitalisasi yang dimaksud adalah Strategi dakwah masjid dilakukan secara masif, terdata, dan diunggah dalam website masjid. Dengan diunggah dalam website masjid maka semua masyarakat yang membutuhkan bisa mendownload bahan-bahan pengajian dan bisa melihat/mendengarkan setiap saat. Dari delapan masjid dimaksud hanya dua masjid yang sudah memiliki website yaitu Masjid Baiturahman Semarang dan Masjid Agung Jawa Tengah. Pendampingan ini menghasilkan desain yang cukup baik. Website yang telah di desain oleh admin masjid sudah baik dengan menu dan wicget yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan dakwah masjid. Website masjid tersebut tersharing dalam satu aplikasi “dakwah online”. User bisa memenikmati dakwah masjid dari delapan masjid tersebut secara realtime dengan efektif dan efisien.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI KESENIAN TRADISIONAL PADA JAMA'AH TAHLIL DI KELURAHAN TAMBAK AJI KOTA SEMARANG Muslam Muslam
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 13 No. 2 Tahun 2013
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.614 KB) | DOI: 10.21580/dms.2013.132.58

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Kesenian Tradisional pada Jama’ah Tahlil di Kelurahan Tambakaji, yang dilaksanakan selama tiga bulan mulai dari bulan Juli 2013 sampai dengan bulan September 2013, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1)Kegiatan ini disambut antusiasme oleh masyarakat dengan bukti dukungan dari segenap anggota masyarakat di kelurahan Tamnakaji terutama RW I dengan bukti dukungan lokal organisers baik pada saat perencanaan sampai Pada akhir pelaksanaan, hal ini sebagai jaminan kenerlangsungan pasca pendampingan.2) Terbentuknya kelompok kesenian tradisional rebaga sebagai wahana dakwah syaiar Islam dan kegiatan tambahan yang menyenangkan bagi jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Tambakaji dan sebagai wahana penciptaan jama’a dan generasi cinta shalawat nabi. Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian ini dapat direkomendasikan beberapa hal, diantaranya; 1)Pengurus Jama’ah Tahlil Al-Amanah RW I Kelurahan Tambakaji untuk menjaga kelestarian dan kestabilan kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana yang sudah terbentuk. 2)Local Organisirs, untuk selalu memberikan dukungan dan selalu memfasilitasi keberlangsungan kelompompok kesenian tradisional rebana yang ada di wilayah RW I kelurahan Tambakaji Pasca Pendampingan, atu setelah pendampingan berakhir. Ada keinginan dari Masyarakat kegiatan kelompok kesenian tradisional rebana ini kalau bisa dikembangkan pada remaja dan anak-nak yang ada di Taman Pendidikan Al-Qur’an yang ada di Wilayah RW I Tambakaji. Bagi LP2M IAIN Walisongo Semarang, untuk kegiatan ini dibutuhkan adanya keberlanjutan program.
Strategi Survival Masyarakat Pesisir dan Pedalaman Sumenep di Tengah Krisis Ekologi dan Industrialisasi Shohebul Umam
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 20, No 2 (2020)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.599 KB) | DOI: 10.21580/dms.2020.202.5495

Abstract

This study discusses poverty, which until now is still a major problem for the Indonesian state. The effort to eradicate poverty becomes a big commitment through the projected Sustainable Development Goal's (SDG's) which are determined to reduce the number of poor people to 50% in the next 2030. Instead of alleviating poverty, SDG's which insinuate welfare are more and more pressed by poverty itself. Global warming which drives climate change is uncertain, causes an ecological crisis on one side, and creates a consumptive culture of society on the other side. This research uses a qualitative method, in which coastal communities and inland farmers become in Sumenep, Madura is the object of this study. due to climate change that is getting worse, fishermen and farmers, must rearrange their survival strategies to meet the needs of family income. The government, in this case, must be encouraged to be a catalyst for change, in order to realize the social welfare of the community through the development of community-based communities that are independent and sustainable.  Penelitian ini membahas tentang kemiskinan, yang sampai saat ini masih menjadi persoalan utama negara Indonesia. Upaya untuk mengentaskan kemiskinan menjadi komitmen besar melalui proyeksi Sustainable Development Goal’s (SDG’s) yang bertekad untuk menekan jumlah penduduk miskin hingga 50% pada 2030 mendatang. Alih-alih mengentaskan kemiskinan, SDG’s yang meng-insinuasikan kesejahteraan justru samakan terdesak oleh kemiskinan itu sendiri. Global warming yang mendorong perubahan iklim tidak menentu, menyebabkan krisis ekologi pada satu sisi, dan menciptakan budaya konsumtif masyarakat pada sisi yang lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana masyarakat pesisir dan petani pedalaman menjadi di Sumenep, Madura menjadi objek kajian ini. akibat perubahan iklim yang semakin buruk, nelayan dan petani, harus mengatur kembali strategi survival mereka untuk memenuhi kebutuhan nafkah keluarga. Pemerintah dalam hal ini, mesti didorong untuk menjadi katalisator perubahan, demi mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat melalui pengembangan masyarakat berbasis komunitas yang bersifat mandiri dan berkelanjutan.
PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL DAN PEDAGOGIS BAGI GURU MATEMATIKA SMA/MA/SMK SE KECAMATAN NGALIYAN MELALUI PEMANFAATAN SOFTWARE MAPLE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Emy Siswanah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 2 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.136 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.152.752

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar dapat memperkuat kompetensi profesional dan pedagogis guru matematika melalui pemanfaatan software MAPLE dalam pembelajaran matematika. Selain itu, dapat membuat siswa tertarik terhadap pelajaran matematika. Subjek dampingan pada kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru matematika SMA/SMK/MA se Kecamatan Ngaliyan. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru-guru matematika merasakan manfaat yang nyata dari pemanfaatan software MAPLE. Guru merasa terbantu dengan adanya software MAPLE ini. Selama proses pembelajaran, siswa fokus memperhatikan penjelasan guru. Siswa merasa senang belajar matematika.