cover
Contact Name
M. Rikza Chamami
Contact Email
dimas@walisongo.ac.id
Phone
+6285281070111
Journal Mail Official
dimas@walisongo.ac.id
Editorial Address
Institute for Research and Community Services (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Jl. Prof. Hamka - Rectorate Building, 3rd Floor Tambakaji Ngaliyan 50185 Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan
ISSN : 14119188     EISSN : 25029428     DOI : https://doi.org/10.21580/dms
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan is a social-religious research journal published by Institute for Research and Community Services (LP2M), UIN Walisongo Semarang. The focus of this journal is to disseminate research results based on community services, increasing the capacity of society and community empowerment, and innovations of community empowerment in all districts around Indonesia. This journal covers textual and fieldwork studies on those issues from various fields including law, economy, social, philosophy, history, mysticism, art, theology, and others.
Articles 414 Documents
Pemberdayaan Paralegal Aisyiyah Ranting Sukodono dalam Pendampingan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak Sri Warjiyati
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.402 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.172.2425

Abstract

Research work and lecturer’s dedication that is realized with paralegal training activities to assist victims of violence against women and children. Facilitation of litigation and non litigation related materials to paralegals includes social analysis exercises, fact-finding, fact-organizing, reporting and briefing of formal and material law, among others criminal law, civil law, state administration law, criminal procedure law, civil and legal law state administrative events. Paralegals are taught so that they can mapping problems, building communication strategies, and networking to gain support in providing assistance to victims of violence. The next stage is for the continuous delivery of materials, training, and interaction between researchers and participants working together either directly or online until the participants have successfully accompanied them to the legal process. Kerja penelitian dan pengabdian dosen yang diwujudkan dengan aktivitas pelatihan paralegal untuk melakukan pendampingan korban kekerasan perempuan dan anak. Dilakukan fasilitasi materi terkait litigasi dan non litigasi kepada paralegal meliputi latihan analisis sosial, pencarian fakta, pengorganisasian fakta, laporan, dan pembekalan hukum formil dan materiil antara lain hukum pidana, hukum perdata, hukum administrasi negara, hukum acara pidana, hukum acara perdata dan hukum acara tata usaha negara. Paralegal diajarkan sehingga mampu melakukan pemetaan masalah, strategi komunikasi, dan membangun jejaring untuk mendapatkan dukungan dalam melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan. Tahap berikutnya adalah untuk penyampaian materi, pelatihan, dan interaksi terus menerus antara peneliti dan peserta bekerja sama baik secara langsung atau online sampai peserta berhasil melakukan pendampingan sampai menuju proses hukum. 
Peningkatan Kualitas Keberagamaan melalui Pembelajaran Alquran bagi Keluarga Muda Urban Ali Maskur; Saifudin Saifudin; Khoirotin Nisa'
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.663 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.191.4140

Abstract

The Learing of the Koran for young urban families in Gondoriyo Ngaliyan Semarang includes makharij letters, tajwid, reading with tartil and additional material in the form of fiqh of worship which is carried out daily. The method of listening to the cleric read then the tikrar (imitating together and personal) followed by reading in front of the cleric is very effective. The ability of students is monitored and can be monitored directly. Koran learning options based on needs analysis with awareness must be able to read the Koran which finally can teach their children later, arrange curriculum in accordance with the ability and level of education, learning methods and selection of learning time three times a week carried out after the evening prayer or evening. One of the keys to the success of learning in urban urban societies is to align diverse needs because of their homogeneity. Personal approach, dialogue and offerings by seeing the saturation of life so that it requires a fountain of life, that is, religion properly. Pembelajaran Alquran bagi keluarga muda urban di Gondoriyo Ngaliyan Semarang meliputi makharij huruf, tajwid, membaca dengan tartil dan materi tambahan berupa fikih ibadah yang dilakukan sehari-hari. Metode mendengarkan ustadz membaca kemudian tikrar (menirukan bersama dan personal) dilanjutkan membaca dihadapan ustadz sangat efektif. Kemampuan santri terpantau dan dapat dimonitor secara langsung. Pilihan pembelajaran Alquran berdasarkan analisa kebutuhan dengan kesadaran harus bisa membaca Alquran yang akhirnya bisa mengajari anak-anaknya kelak, menyusun kurikulum yang sesuai dengan kemampuan dan tingkat pendidikan, metode pembelajaran dan pemilihan waktu pembelajaran seminggu tiga kali dilaksanakan setelah sholat maghrib atau isya. Salah satu kunci keberhasilan pembelajaran di masyarakat urban perkotaan dengan menyelaraskan kebutuhan kebutuhan yang beragam karena homoginitasnya. Pendekat personal, dialogis dan penawaran dengan melihat jenuhnya kehidupan sehingga membutuhkan mata air kehidupan yaitu beragama secara baik dan benar.
Pendampingan bagi Guru Madrasah Aliyah dalam Proses Penyusunan Soal Berbasis Daring dengan Aplikasi Quizziz Mohammad Agus Prayitno; Dian Tauhidah
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 20, No 1 (2020)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.336 KB) | DOI: 10.21580/dms.2020.201.5259

Abstract

The era of the industrial revolution 4.0 is an era where human life is always associated with technology and information. One example of activities related to technology and information in madrasah is e-learning. E-learning can improve learning outcomes, critical thinking skills, and motivation. E-learning applications have been found on the internet, including Schoology, Edmodo, Google Classroom, Rumah Belajar, Phet Colorado, Quizziz, and others. Quizziz is an application that supports the organization of test online. The use of the application in daily tests can help teachers reduce errors in assessment. The Quizzez application is also effectively used in class because it is simpler in its application. Era revolusi industri 4.0 merupakan era di mana kehidupan manusia selalu berkaitan dengan teknologi dan informasi.  Salah satu contoh kegiatan yang berhubungan dengan teknologi dan informasi di madrasah adalah pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring dapat meningkatkan hasil belajar, kemampuan berpikir kritis, dan motivasi belajar siswa. Aplikasi pembelajaran daring sudah banyak dijumpai di internet, antara lain Schoology, Edmodo, Google Classroom, Rumah Belajar, Phet Colorado, Quizziz, dan lain-lain. Quizziz merupakan aplikasi yang mendukung tentang penyelenggaraan UH, UTS, dan UAS secara online. Penggunaan aplikasi dalam ulangan harian dapat membantu guru mengurangi kesalahan dalam penilaian. Aplikasi Quizzez juga efektif digunakan dalam pelatihan pembuatan soal berbasis daring karena lebih sederhana dalam penerapannya.
PENGUATAN MANAJEMEN MASJID DARUSSALAM DI WILAYAH RW IV KELURAHAN BANJARDOWO KECAMATAN GENUK KOTA SEMARANG Dedy Susanto
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.888 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.742

Abstract

Wilayah RW. IV merupakan sebuah wilayah di Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, jika ditinjau dari segi keagamaan, masyarakat RW. IV Kelurahan Banjardowo Kecamatan Genuk Kota Semarang mayoritas memeluk agama Islam, yaitu sebanyak 813 jiwa,[1] dengan didukung minimnya sarana peribadatan. Melihat kondisi masyarakat RW. IV yang mayoritas beragama Islam dan sudah berhasil mendirikan masjid, namun belum mempunyai manajemen masjid yang ideal, untuk itu perlu ada penguatan manajemen masjid. Dalam penguatan manajemen masjid tersebut tentunya dengan pola pemberdayaan dan pelatihan bagi para pengurus takmir masjid Darussalam. Pembinaan jamaah oleh institusi masjid lewat manajemen pengurus atau pengelola masjid tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup umat di bidang ibadah, pendidikan, kesehatan, perekonomian dan lain-lain. Pelatihan ini juga dirancang untuk pembinaan takmir masjid melalui peningkatan wawasan ke-Islaman dan keterampilan berorganisasi. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini akan hadir para aktivis takmir masjid yang siap mengemban amanah dakwah dalam memakmurkan masjid. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa kegiatan yang sudah terlalui yaitu silaturrohmi ke para tokoh masyarakat, mengadakan pembaharuan pengurus takmir, mengadakan rapat/ pertemuan/ musyawarah, mengadakan pelatihan manajemen masjid, dan follow up. Hasilnya kegiatan ini adalah terbentuknya: (1) Fungsi-fungsi masjid (2) Kepemimpinan dalam katakmiran (3) Administrasi dan Perlengkapan (4) Manajemen dan penggalian dana (5) Imarah. 
Pemberdayaan Raudlatul Athfal (RA) melalui Peningkatan Kualitas SDM Guru di Daerah Nelayan Kecamatan Tugu Kota Semarang Muslam Muslam; Fatkuroji Fatkuroji; Agus Khunaifi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.743 KB) | DOI: 10.21580/dms.2017.171.1503

Abstract

Community service activities is carried out by using pendekataan empowerment. The essence of this approach seeks to stimulate the independence process of the community (self sustaining process) of yourself. As a result of such devotion is the First; RA teachers achieved the standard HR professionals who are able to plan and carry out learning in accordance with Permindikbud clause of 146 and 137. Second; Participants devotion has two kinds of things, namely; 1) 80% of the training participants can understand the curriculum 13, to recognize the characteristics of learners, master models and learning strategies RA 2) 85% of participants proficient in motion and song, adept at making APE in learning and being able to make RPPH in RA. Third; Teachers increasingly skilled make APE and assign tasks meaningful to students, teachers are increasingly skilled in managing the class, and implement learning strategies.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Potensi Lokal; Alternatif Ketahanan Pangan Berupa Tepung Magrove Mulyatun Mulyatun
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.189 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.182.3260

Abstract

Mangrove fruit can be explored as a new local food source, especially in areas that have the potential of mangrove forests such as in the village of Bedono Sayung demak. Brayo and lindur mangrove fruits have the opportunity to be explored as alternative food ingredients because its contain high carbohydrates so they can be processed into flour. The stages of the community service program carried out are: (1) The socialization of the utilization of mangrove fruit; (2) training; (3) Monitoring and Mentoring. The impacts of this community service program include: (1) increasing public awareness to utilize brayo and lindur mangrove fruits for alternative food in the form of mangrove flour, (2) increasing community knowledge and skills in brayo and lindur mangrove processing into flour mangrove substitute for flour, (3) Encouraging the growth of business group in processing mangrove fruit into mangrove flour and processing of mangrove flour into various high-value economic cakes so that it is expected to improve the welfare of the village community Bedono Sayung Demak. Buah mangrove dapat dieksplorasi sebagai sumber pangan lokal baru terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi hutan mangrove seperti di Desa Bedono Sayung demak. Buah mangrove jenis brayo dan lindur mempunyai peluang untuk dieksplorasi sebagai bahan pangan alternatif karena mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dapat diolah menjadi tepung. Tahapan program pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah: (1) Sosialisai pemanfaatan buah mangrove; (2) pelatihan; (3) Monitoring dan Pendampingan. Dampak yang dihasilkan dari program pengabdian masyarakat ini antara lain: (1) meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan buah mangrove jenis brayo dan lindur untuk pangan alternatif berupa tepung mangrove, (2) meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat bidang pengolahan buah mangrove jenis brayo dan lindur menjadi tepung mangrove pengganti terigu, (3) Mendorong tumbuhnya kelompok usaha pengolahan buah mangrove (brayo dan lindur) menjadi tepung mangrove dan pengolahan tepung mangrove manjadi beragam kue bernilai ekonomi tinggi sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Bedono Sayung Demak.
Derap Langkah Pemuda sebagai Fasilitator Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 19, No 2 (2019)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.073 KB) | DOI: 10.21580/dms.2019.192.5136

Abstract

This dedication provides an overview of empowerment efforts for scavengers in TPST Piyungan. The focus of assistance is aimed at preventing and managing disease that threatens scavengers. The purpose of this study is (1) To find out the problems faced by the Community Empowerment Council (MPM) in carrying out community empowerment programs in TPST Piyungan. (2) Knowing the impact of community empowerment programs conducted by MPM in TPST Piyungan (3) Knowing the role and participation of youth in community empowerment programs carried out by MPM at TPST Piyungan. This research uses descriptive qualitative method. The results showed (1) Problems faced by MPM came from the surrounding community who did not know the empowerment program in detail (2) Impacts that occurred in the community were united in a community that had been scattered in several collectors groups and better understood their potential (3) Youth who are members of the community empowerment facilitator play an active role in conducting empowerment programs. Pengabdian ini memberikan gambaran upaya pendampingan bagi pemulung di TPST Piyungan. Fokus pendampingan ditujukan pada pencegahan dan penanggulangan pemyakit yang mengancam pemulung. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui masalah yang dihadapi Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat di TPST Piyungan. (2) Mengetahui dampak program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh MPM di TPST Piyungan (3) Mengetahui peran dan partisipasi pemuda dalam program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh MPM di TPST Piyungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Masalah yang dihadapi MPM berasal dari masyarakat sekitar yang belum mengetahui program pemberdayaan secara detail (2) Dampak yang terjadi di masyarakat adalah bersatu dalam satu komunitas yang dahulu terpencar dalam beberapa kelompok pengepul dan lebih memahami potensi diri (3) Pemuda yang tergabung dalam fasilitator pemberdayaan masyarakat berperan aktif dalam melakukan program pemberdayaan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KEMAS MAP (MODIFIED ATMOSPHERE PACKAGING) UNTUK PENINGKATAN EKONOMI PRODUKTIF MASYARAKAT PENGHASIL TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) DI DESA METESEH KEC. BOJA KAB. KENDAL Dina Sugiyanti
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 15 No. 1 Tahun 2015
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.448 KB) | DOI: 10.21580/dms.2015.151.733

Abstract

Mayarakat Desa Meteseh Kec.Boja Kab. Kendal merupakan salah satu produsen tepung MOCAF. Tepung MOCAF sendiri merupakan tepung singkong yang sudah termodifikasi dengan proses fermentasi. Dalam proses fermentasi, dilakukan proses perendaman singkong sehingga kadar air dari tepung yang dihasilkan sangat tinggi yang berefek pada daya tahan tepung yang singkat. Untuk memperpanjang daya simpan dari tepung MOCAF dilakukan teknologi pengemasan aktif MAP (Modified Atmosphere Packaging). Dengan teknologi pengemasan aktif daya simpan tepung yang semula hanya 6 bulan bisa bertahan sampai 2 tahun. Oleh karena itu, pada pengabdian kali ini para produsen tepung MOCAF dilatih tentang teknologi pengemasan aktif MAP. Beberapa faktor yang mendukung terlaksananya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah besarnya minat dan antusias peserta selama kegiatan, sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar dan efektif. Sedangkan beberapa faktor penghambat adalah kesulitan untuk menganalisa produk dan pemasaran produk.
Menyelesaikan Konflik Kerukuan Umat Beragama Dengan Hati Mashudi Mashudi
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.874 KB) | DOI: 10.21580/dms.2016.162.1092

Abstract

This paper tries to uncover the alleged conflict regarding the building of the church in the village of the Dermolo Kembang District Jepara Regency precarious and prone to conflict ended with shade. Also who those parties are considered to play a role in the effort to create a conducive climate. As a result, first, in order to optimize the role of religious institutions to manage the plurality of fine, completion of religious harmony in the village Dermolo Jepara regency using hearted approach, meaning invited intensive communication and sit down with all parties on a regular basis until otherwise completed while wary lest result of the agreement provoked by the person who does not like the conditions of security and peace. Second, community, religious leaders, and religious institutions play an important role in creating such harmony.
Pendampingan Desain Layanan Madrasah berbasis Website pada YPI Nahdlotusy Syubban Edi Daenuri Anwar
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.024 KB) | DOI: 10.21580/dms.2018.181.2913

Abstract

Community service has been done to the subject YPI Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winong. This foundation oversee its four units of education; TPQ / Madin, RA, MI and MTs. The approach on this research is   partipatory action research/PAR. The focus in this community service  is designing website to all unit if servicesof madrasah atYPINahdlotusy Syubban.With the approach of PAR it is expected the participants cooperate to make changes, to solve the existing problems.The Research is divided into three stages, mapping, acting  and evaluatiing. The results of mapping been succeeded by sharing between researchers, the head of TPQ/ Madin, RA, MI and MTs and the head of Yayasan foundation. Finally  website service with name www.yapinasya-pati.sch.id succesfully formed. The next stage is conducting workshop with the expert of designing web. The participants are the head of all each unit, admin of any units and several teachers. The output of this workshop is all participants have proficient in the management  of the web. Pengabdian dengan subjek Yayasan Pendidikan Islam (YPI)  Nahdlotusy Syubban Sarimulyo Winong Pati telah terlaksana. Yayasan ini menaungi empat unit pendidikan yaitu TPQ/Madin, RA, MI dan MTs. Pendekatan  yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu PAR ( partipatory action research). Fokus dampingan  dalam pengabdian ini adalah desain website untuk layanan madrasah dari unit-unit YPI Nahdlotusy Syubban. Dengan pendekatan PAR diharapkan Subjek dampingan melakukan perubahan untuk memecahkan solusi dari problem yang ada. Pengabdian ini terbagi menjadi 3 tahap yaitu mapping lokasi, tindakan dan evaluasi. Hasil mapping lokasi yang dilanjutkan melalui sharing antara peneliti, kepala sekolah setiap unit YPI Nahdlotusy Syubban meliputi  TPQ/Madin, RA, MI dan MTs beserta  pengurus  yayasan. Akhirnya diusulkan dibentuklah website layanan dengan nama www.yapinasya-pati.sch.id sebagai web layanan madrasah.Kemudian dilanjutkan tindakan berupa workshop dengan narasumber ahli desain web dan peserta masing kepala masing-masing unit,   admin  dari setiap unit dan beberapa guru.  Output workshop berupa admin website dari masing-masing unit sudah mahir dalam manajemen web.