cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
NILAI RELIGIUS NOVEL CINTA SUCI ZAHRANA KARYA HABIBURAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Hardina Rizkyana; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.744 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tema dan fakta cerita novel Cinta Suci Zahrana, (2) nilai religius novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy, (3) skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah tema, fakta cerita, dan nilai religius novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy. Penelitian ini difokuskan nilai religius hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan manusia pada novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburahman El Shirazy. Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh teks novel Cinta Suci Zahrana. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk menyajikan data menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai religius dalam novel Cinta Suci Zahrana ada dua, yaitu 1) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi menutup aurat, membaca Al Quran, salat berjamah, melaksanakan salat, jujur, keikhlasan, sabar, dan perintah menuntut ilmu, 2) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong dan memberi salam. Skenario pembelajarannya, yaitu a) kegiatan awal guru dan siswa datang dan memulai pelajaran dengan berdoa, b) kegiatan inti, tahap ini meliputi tahap eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, c) kegiatan akhir atau penutup guru dan siswa membuat simpulan atau rangkuman dari materi yang telah di pelajari dan guru menutup pelajaran dengan doa.Kata Kunci: nilai religius, skenario pembelajaran novel
ANALISIS MAKNA KIAS DALAM LIRIK LAGU IWAN FALS SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA KELAS X Supriyanto Supriyanto; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.415 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis majas yang terkandung dalam lirik lagu Iwan Fals yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Kuli Jalan, Tak Biru Lagi Lautku, Libur Kecil Kaum Kusam, Opiniku, Buktikan, dan Besar dan Kecil karya Iwan Fals dan (2) kesesuaian majas yang terdapat dalam lirik lagu Iwan Fals sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA kelas X. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskripsi kualitatif. Dalam penyajian data digunakan teknik informal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) makna yang terdapat dalam lirik lagu Tikus-Tikus Kantor, Kuli Jalan, Tak Biru Lagi Lautku, Libur Kecil Kaum Kusam, Opiniku, Buktikan, dan Besar dan Kecil karya Iwan Fals terdapat beberapa makna yang bukan makna sebenarnya. (2) bahan pembelajaran makna kias dalam lirik lagu Tikus-Tikus Kantor, Kuli Jalan, Tak Biru Lagi Lautku, Libur Kecil Kaum Kusam, Opiniku, Buktikan, dan Besar dan Kecil karya Iwan Fals terdapat dalam silabus yang bertujuan untuk memahami puisi yang disampaikan secara langsung/tidak langsung dengan pencapaian meliputi, Kompetensi Dasar: mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman, Indikator: (a) mengidentifikasi (majas, rima, kata-kata, berkonotasi dan bermakna lambang), (b) menanggapi unsur-unsur puisi yang ditemukan, (c) mengartikan kata-kata berkonotasi dan makna lambang, dan Materi Pembelajaran: rekaman puisi atau pembacaan langsung untuk menentukan majas, irama, kata-kata konotasi, kata-kata bermakna lambang.Kata Kunci: makna kias, lirik lagu Iwan Fals, pembelajaran sastra di kelas X SMA
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERDISKUSI MENGGUNAKAN METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 33 PURWOREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Trio Marta; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.994 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan metode Jigsaw terhadap minat belajar siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 dalam berdiskusi; (3) peningkatan keterampilan diskusi pada siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014, setelah menerima pembelajaran menggunakan metode Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yaitu siklus satu dan siklus dua. Sebelum pelaksanaan siklus, penulis terlebih dahulu melaksanakan tahap prasiklus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Dalam analisis data, digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Teknik kuantitatif digunakan untuk menghitung hasil tes diskusi siswa menggunakan rata-rata dan persen. Teknik kualitatif digunakan untuk menganalisis hasil pengamatan, wawancara, angket dan dokumentasi foto. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan (1) penerapan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi pada siklus I dan siklus II, dengan proses pembelajaran meliputi, (a) membagi siswa menjadi beberapa kelompok sesuai dengan judul cerpen; (b) dalam kelompok siswa mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen (tema, alur, latar, penokohan, dan amanat) dan mencatat hasil diskusi kelompok; (c) perwakilan kelompok menceritakan kembali isi cerpen yang telah di depan kelas dengan bahasa sendiri, (2) pengaruh penggunaan metode Jigsaw dalam pembelajaran diskusi dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Hasil penilaian yang diperoleh dari lembar observasi diketahui bahwa aktivitas, keaktifan, dan fokus siswa dalam mengikuti pembelajaran pada prasiklus cukup, sedangkan pada siklus I menjadi baik, dan siklus II menjadi baik sekali, (3) pembelajaran diskusi menggunakan metode Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam diskusi. Kemampuan siswa dalam pembelajaran diskusi dapat dilihat dari hasil rata-rata pada prasiklus sebesar 64,36, pada siklus I sebesar 72,00, dan pada siklus II sebesar 79,16. Peningkatan pembelajaran siswa dari prasiklus ke siklus I sebesar 1,92 dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 1,78. Dengan demikian, hasil peningkatan pembelajaran siswa dari prasiklus hingga siklus II terjadi secara signifikan.Kata Kunci : Keterampilan Diskusi, Metode Jigsaw
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN ORANG LAIN DENGAN METODE KUANTUM PADA SISWA KELAS X.4 SMA NEGERI 1 BULUSPESANTREN TAHUN AJARAN 2013/2014 Angga Prastyo Nugroho; Mohamad Fakhrudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.27 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) proses pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode kuantum pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren Tahun Ajaran 2013/2014, (2) perubahan sikap dan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis cerpen berdasarkan pengalaman oran lain dengan metode kuantum pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren Tahun Ajaran 2013/2014, dan (3) peningkatan keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode kuantum pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren tahun Ajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan dengan teknk tes dan nontes. Dalam analisis data digunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Dalam penyajian hasil analisis data, digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) proses pembelajaran menulis cerpen terdiri dari tiga tahap yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II. Pembelajaran pada tahap prasiklus, siklus I dan siklus II sama-sama melaksanakan empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, (2) sikap dan perilaku positif ditunjukkan pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren melalui keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode kuantum, (3) terjadi peningkatan signifikan pada keterampilan menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain dengan metode kuantum pada siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren terlihat dari nilai rata-rata prasiklus, siklus I dan siklus II. Nilai rata-rata pada prasiklus mencapai 56,1, kemudian dilakukan siklus I meningkat menjadi 71,8. Nilai rata-rata pada siklus II meningkat mencapai 82. Dengan demikian, penerapan metode kauantum dalam pembelajaran menulis cerpen dapat meningkatkan minat belajar dan prestasi siswa kelas X.4 SMA Negeri 1 Buluspesantren.Kata kunci: keterampilan menulis cerpen, pengalaman orang lain, metode kuantum.
NILAI RELIGIUS PADA NOVEL DI PINTU LANGIT KU BERSUJUD KARYA WAHYU SUJANI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Asri Indah Lestari; Mohamad Fakhrudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.48 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik yang terkandung dalam novel Di Pintu Langit Ku Bersujud karya Wahyu Sujani, (2) nilai religius novel Di Pintu Langit Ku Bersujud karya Wahyu Sujani, dan (3) skenario pembelajaran nilai religius dalam novel Di Pintu Langit Ku Bersujud karya Wahyu Sujani di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai religius novel Pintu Langit Ku Bersujud Karya Wahyu Sujani, dengan fokus penelitian nilai religius novel Pintu Langit Ku Bersujud yang meliputi hubungan manusia dengan Tuhannya, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam sekitar. Sumber data diperoleh dari novel Pintu Langit Ku Bersujud. Pengumpulan data disajikan dengan teknik observasi, teknik catat, serta teknik pustaka. Instrumen utama pengumpulan data, penulis sendiri sebagai peneliti denganalat bantu nota pencatat data, alattulis, danbuku yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik informal. Hasil analisis penelitian ini disimpulkan bahwa; (1) unsur intrinsik novelDi Pintu Langit Ku Bersujud karya Wahyu Sujani meliputi (a) tema; (b) tokoh dan penokohan; (c) alur; (d) latar, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar sosial, dan (e) amanat; (2) nilai religius novel Di Pintu Langit Ku Bersujud meliputi hubungan manusia dengan Tuhannya, yaitu menjaga wudu, salat lima waktu, rendah hati, sabar, dan berbakti pada orang tua, hubungan manusia dengan manusia, yaitu mengucapkan salam, menjenguk orang sakit, dan menerima tamu, serta hubungan manusia dengan alam sekitar, yaitu pasir; dan (3) skenario pembelajaran novel Di Pintu Langit Ku Bersujud karya Wahyu Sujani di kelas XI SMA yang disesuaikan dengan Kurikulum 2013, yaitu dengan langkah-langkah pembelajaran (a) pemanasan dan apersepsi, (b) eksplorasi, (c) konsolidasi pembelajaran, (d) pembentukan sikap, kompetensi, dan karakter, dan (e) penilaian formatif.Kata kunci: nilai religius, novel Di Pintu Langit Ku Bersujud, skenario pembela-jaran
ANALISIS MAJAS NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Dini Indriyani; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.807 KB)

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis majas yang terdapat dalam novel Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dengan pembelajaran menulis di kelas X SMA. metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis konten. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) majas yang digunakan dalam novel Cinta di dalam Gelas, yaitu (a) majas perbandingan yang meliputi majas simile 11%, metafora 5,5% , personifikasi 11%, antonomasia 4,1%, metonomia 4,1%, hiperbola 9,7%, eufemisme 1,3%, eponim 4,1%, sinekdoke (pars pro toto) 7%, alegori 4,1%, simbolik 5,5%, depersonifikasi 1,3%, kiasmus 1,3%, (b) majas penegasan yang meliputi majas anadiplosis 1,3%, anafora 2,7%, aliterasi 1,3%, epizeukis 4,1%, simplok 1,3%, alonim 4,1%, mesodiplosis 4,1%, (c) majas sindiran yang meliputi majas sarkasme 4,1%, sinisme 2,7% , dan (d) majas pertentangan yang meliputi majas oksimoron 1,3%, antitesis 1,3%, hipalase 2,7%; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan.Kata Kunci: majas, novel Cinta di dalam Gelas, skenario pembelajaran
ANALISIS DEIKSIS NOVEL BILA CINTA MENCARI CAHAYA KARYA HARRI ASH SHIDDIQIE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Eka Astuti Wahyuningsih; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.208 KB)

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis pada novel Bila Cinta Karya Harri Ash Shiddiqie dan (2) mendeskripsikan skenario pembelelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran menulis narasi pada siswa kelas X SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Bentuk-bentuk deiksis yang digunakan dalam novel Bila Cinta Mencari karya Harri Ash Shiddiqie terdiri dari: (1) deiksis persona berupa kata saya, kami, mereka, ia, dia, dan -nya; (2) deiksis tempat berupa Cicamara, pabrik, kantor, masjid, rumah, dan kebun; (3) deiksis waktu berupa sepuluh tahun lalu, sebulan yang lalu, tahun depan, hari ini, dan pagi ini; (4) deiksis anafora berupa ini dan itu; dan (5) deiksis katafora berupa seperti, adalah, yaitu, meliputi, yakni ,dan terdiri atas. Pembelajaran deiksis yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran menulis narasi dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan.Kata Kunci: deiksis, novel bila cinta mencari cahaya, skenario pembelajaran
ANALISIS PERWATAKAN DALAM NOVEL RANAH TIGA WARNA KARYA AHMAD FUADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XI SMA Edok Ariyani Sadam; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.963 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perwatakan dalam novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi, (2) nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi, dan (3) skenario pembelajaran perwatakan novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa isi suatu informasi yang tertulis atau dokumen, yakni berupa kutipan-kutipan yang diambil dari novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi. Pengumpulan data digunakan teknik observasi dan teknik studi pustaka. Observasi adalah pengamatan, kegiatan pemuatan perhatian terhadap suatu objek, teknik pustaka adalah menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Analisis data digunakan analisis isi, analisis isi adalah mengkaji isi teks dengan teliti. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal, metode informal adalah perumusan dengan menggunakan kata-kata tanpa menggunakan tanda dan lambang.Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) perwatakan tokoh utama dalam novel Ranah Tiga Warna mempunyai sifat-sifat baik antara lain: percaya diri, pantang menyerah, sabar, menyesal, bersyukur, religius, jujur, pemaaf, tanggung jawab, ikhlas, berfikir realistis dan kreatif, cerdas, tangguh, sederhana, rasa ingin tahu, peduli, santun, demokratis, dan nasionalis; (2) nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi antara lain pendidikan religius dan pendidikan moral; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Ranah Tiga Warna karya Ahmad Fuadi di SMA kelas XI.Kata kunci: Perwatakan tokoh utama, nilai-nilai pendidikan, Skenario Pembelajaran
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA BUKU TEKS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS VIII SMP DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMK Hikmahtul Ngulumiyah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: kesalahan berbahasa Indonesia yang terdapat pada buku teks Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VIII SMP; kesalahan fonologis: lafal dan ejaan; kesalahan morfologis, khususnya peng-afiksan; kesalahan sintaksis: kesalahan preposisi, kesalahan konjungtor, kesalahan penggunaan kata, pemubaziran kata, dan kesalahan urutan kata baku; kesalahan kewacanaan: kohesi dan koherensi; dan skenario pembelajaran bahasa baku di SMK. Sumber data adalah buku teks Pendidikan Kewarganegaraan (BSE) Kelas VIII SMP Terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008 Edisi Keempat.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik pustaka. Dalam analisis data, penulis menggunakan metode agih karena data pe-nelitian berupa buku teks pelajaran. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik formal dan teknik informal. Hasil dari penelitian ini adalah (1) adanya kesa-lahan fonologis, morfologis, sintaksis, dan wacana, (2) kesalahan fonologis: kesa-lahan lafal sebesar 18,2% dan kesalahan ejaan sebesar 62,8%, (3) kesalahan mor-fologis, khususnya pengafiksan sebesar 2,96%, (4) kesalahan sintaksis sebesar 14,8% meliputi: kesalahan penggunaan preposisi, konjungtor, unsur kalimat, dan pemubaziran kata, (5) kesalahan wacana: kohesi dan koherensi sebesar 2,1%, dan (6) penelitian analisis kesalahan berbahasa Indonesia dapat dijadikan sebagai ba-han pembelajaran di SMK agar siswa dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.Kata kunci: Kesalahan Berbahasa Indonesia, Buku Teks Pelajaran PendidikanKewarganegaraan, dan Skenario Pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI MENGGUNAKAN TEKNIK DRAMATISASI PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH KUTOWINANGUN Iis Wulandari; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.441 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran membaca puisi menggunakan teknik dramatisasi pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Kutowinangun, mendeskripsikan pengaruhnya terhadap sikap dan motivasi siswa dalam pembelajaran membaca puisi menggunakan teknik dramatisasi pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Kutowinangun, dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca puisi setelah memperoleh pembelajaran membaca puisi menggunakan teknik dramatisasi pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Kutowinangun. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tindakan prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data diperoleh dari teknik tes dan nontes. Teknik tes terdiri dari kemampuan siswa dalam membaca puisi dari tahap prasiklus sampai siklus II. Teknik nontes terdiri dari observasi, jurnal, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa; (1) pembelajaran membaca puisi menggunakan teknik dramatisasi diterapkan pada siklus I dan siklus II, dengan proses pembelajaran yang meliputi, (a) penyampaian teknik membaca puisi, (b) mendatangkan model untuk memberikan contoh pembacaan puisi, dan (c) siswa membacakan puisi; (2) proses pembelajaran tersebut terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran membaca puisi menggunakan teknik dramatisasi; (3) peningkatan motivasi belajar siswa membaca puisi diikuti dengan peningkatan keterampilan siswa membaca puisi. Hasil tes pada prasiklus diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,4 (cukup). Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 69 (cukup baik). Selanjutnya, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 73,5 (baik). Hal ini menunjukkan peningkatan dari prasiklus ke siklus II sebesar 10,1 poin.Kata kunci: kemampuan membaca puisi, teknik dramatisasi

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue