cover
Contact Name
Globila Nurika
Contact Email
nurikaglobila@unej.ac.id
Phone
+6281235181803
Journal Mail Official
ikesma@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA)
Published by Universitas Jember
ISSN : 18297773     EISSN : 26847035     DOI : https://doi.org/10.19184
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) diterbitkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Uiversitas Jember sejak tahun 2005 dengan frekuensi terbitan 2 kali dalam satu tahun (Maret dan September). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) menerbitkan artikel penelitian di bidang kesehatan masyarakat dengan topik kajian: administrasi dan kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, gizi masyarakat, epidemiologi, promosi. kesehatan dan ilmu perilaku, kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi, biostatistika, sistem informasi kesehatan, dan demografi/kependudukan. Pada Bulan Agustus 2020, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) memulai kolaborasi dengan Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) untuk penerbitan jurnal. Sejak tahun 2022, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKESMA) meningkatkan frekuensi terbitan menjadi 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September, dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 432 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN PROLANIS DI PUSKESMAS PERAWATAN WAAI MALUKU TENGAH Parinussa, Nenny; Tubalawony, Syulce; Matulessy, Rachel
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i3.25150

Abstract

Prolanis adalah program yang berawal dari Disease Management Program, bertujuan mendorong pasien penyakit kronis untuk hidup lebih berkualitas dan optimal dan biaya pelayanan efektif efisien sehingga mencegah timbulnya komplikasi penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Peserta Prolanis Di Puskesmas Perawatan Waai. Desain penelitian adalah survai analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian yang dilakukan pada 33 responden, didapatkan responden dengan keterjangkauan akses mudah dijangkau 95,2% . Responden dengan dukungan keluarga baik 95,0%. Dukungan keluarga kurang baik, kunjungan peserta prolanis kurang baik 76,9%. Peran petugas kesehatan baik 80,0%, responden dengan peran petugas kesehatan kurang baik, kunjungan peserta prolanis kurang baik 88,9% .Dari hasil statistik didapat bahwa ada hubungan yang signifikan antara keterjangkauan akses, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kunjungan peserta prolanis, dengan hasil uji Chi Square masing-masing didapat nilai p=0,000 artinya nilai p<0,05. Dari penelitian ini disarankan dapat memberi masukan bagi masyarakat yang terdaftar dalam peserta prolanis untuk selalu patuh dalam melakukan kunjungan kegiatan prolanis agar penyakit yang di derita masyarakat tidak akan meningakat menjadi lebih serius dan bertambah parah. Kata Kunci : Keterjangkauan Akses, Dukungan Keluarga, Peran Petugas Kesehatan, Kunjungan Prolanis
WANITA NELAYAN: SANITASI DAN USAHA KESEHATAN KELUARGA Moelyaningrum, Anita Dewi; Khoiron, Khoiron; Ma`rufi, Isa; Nurika, Globila; Kusnadi, Kusnadi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.34477

Abstract

Indonesia adalah negara maritim dengan panjang garis pantai sepanjang 108.000 km. Profesi nelayan menjadi pilihan masyarakat yang tinggal dikawasan pesisir. Wanita nelayan adalah istri nelayan yang berperan dalam keberlangsungan rumah tangga nelayan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menggambarkan peran wanita nelayan dalam upaya sanitasi serta kesehatan dan keselamatan keluarga. Metode penelitian adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif. Responden penelitian ini adalah wanita nelayan dengan kepala rumah tangga nelayan yang masih aktif melaut sebanyak 60 orang responden dan berdomisili di Desa Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata usia responen adalah 35 tahun dengan pendidikan sebagian besar lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP), memiliki aktivitas ekonomi untuk membantu keuangan keluarga. Responden memiliki harapan yang tinggi untuk anak anak mereka untuk dapat bersekolah hingga perguruan tinggi, lebih memilih pendidikan berbasis agama, dan ingin memiliki 3 orang anak pada setiap keluarga. Pelayanan kesehatan yang dipilih keluarga adalah puskesmas, serta melakukan pemantauan kelengkapan imunisasi anak. Responden berperan dalam upaya keselamatan kepala keluarga saat melaut dengan mengingatkan penggunaan Alat Pelindung Diri, waktu istirahat, mempersiapkan kelengkapan melaut, menyediakan menu yang bergizi maupun suplemen supaya tetap bugar saat melaut. Kondisi sanitasi dan hygiene masih kurang, karena masih membakar sampah, dan memiliki aluran air limbah tidak sanitair. Perlu peningkatan pendidikan supaya mampu mendukung diversitas usaha yang lebih menguntungkan secara ekonomi, serta peningkatan sarana sanitasi, serta perlu pelatihan cara mengolah sampah rumah tangga berbasis peningkatan ekonomi untuk menurunkan beban pencemaran lingkungan pesisir sekaligus dapat membantu peningkatan pendapatan.
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DAN THREAD TWITTER TERHADAP PENGETAHUAN GIZI SAAT PANDEMI COVID-19 Khoirunnisa, Safira; Kurniasari, Ratih; Sefrina, Linda Riski
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.27214

Abstract

Konsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur adalah salah satu cara yang dapat membantu seseorang untuk mencegah infeksi virus Covid-19. Namun, tingkat konsumi buah dan sayur masyarakat di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor penyebab dari rendahnya konsumsi tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarkaat terkait manfaat mengkonsumsi buah dan sayur. Pemberian edukasi gizi mengenai buah dan sayur dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarkaat untuk konsumsi buah dan sayur sesuai dengan kebutuhan. Edukasi gizi selama pandemi Covid-19 yang mengutamakan jaga jarak membutuhkan media yang modern dan inovatif, seperti video animasi dan thread Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi gizi menggunakan video animasi dan thread Twitter buah dan sayur terhadap peningkatan pengetahuan buah dan sayur pada usia 20-24 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group yang dilakukan satu kali pada bulan April 2021 di Kota Bekasi menggunakan 30 responden. Responden pada kelompok intervensi diberikan media thread Twitter dan kelompok kontrol diberikan media video animasi. Data pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi diambil mengunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden pada kedua kelompok meningkat setelah mendapatkan edukasi gizi (p = 0,03). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah edukasi gizi menggunakan media video animasi dan thread Twitter mampu meningkatkan pengetahuan buah dan sayur sehingga dapat dijadikan alternatif media edukasi gizi di masa pandemi Covid-19
PENGGUNAAN PAC DALAM MENURUNKAN KADAR BOD LIMBAH CAIR DI RPH PENGGARON Aditya, Vanessa Rizky; Budiyono, Budiyono; Joko, Tri
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.30305

Abstract

Rumah pemotongan hewan adalah unit atau sarana pelayanan masyarakat untuk menyediakan daging sehat dengan syarat tertentu yang akan dikonsumsi oleh masyarakat. Limbah cair yang dihasilkan dari kegiatan pemotongan hewan ada kandungan bahan organik ditandai tingginya BOD yang dapat mempengaruhi kualitas badan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan PAC dalam menurunkan kadar organik terlarut pada Rumah Pemotongan Hewan. Penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Populasi penelitian ini yaitu limbah cair RPH dan total sampel untuk 4 perlakuan dosis PAC (2,5, 5, 7,5, dan 10 g) dengan 6 kali pengulangan yaitu 36 sampel. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dengan α=5%. Hasil penelitian menunjukkan kadar BOD sebelum perlakuan sebesar 524,833 mg/l dan kelompok kontrol sebesar 490,333 mg/l. Kadar BOD sesudah perlakuan terjadi penurunan berturut – turut pada dosis PAC 2,5 g – 10 g sebesar 19,62%, 28,17%, 43,66%, dan 52,71%. Hasil analisis statistik tidak ada perbedaan yang signifikan antara penurunan kadar organik terlarut sesudah penambahan PAC dengan variasi dosis. Dapat disimpulkan bahwa dosis PAC 10 g/l efektif untuk menurunkan kadar BOD limbah RPH yang rendah, karena hasil masih melebihi baku mutu menurut Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No 5 Tahun 2012. Oleh karena itu, perlu penelitian lebih lanjut menggunakan jenis koagulan atau pengolahan lainnya sebagai pertimbangan.
STRATEGI KOPING FOKUS EMOSI MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ihsan, Firman Maulana; Sulistyowati, Muji; Qomaruddin, Mochammad Bagus; Deviatin, Nafiatus Sintya; Nurmala, Ira
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.34043

Abstract

COVID-19 adalah sebuah pandemi yang mematikan dan menimbulkan banyak kerugian. Salah satu langkah pencegahan oleh pemerintah adalah melakukan lockdown dan menerapkan pembelajaran online untuk anak sekolah dan perkuliahan. Hal ini menimbulkan potensi stres pada remaja. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi remaja melakukan koping stres yang terfokus pada emosinya atau Emotion Focused Coping (EFC). Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan uji statistik yang digunakan adalah regresi logistik dengan metode backward. Responden berjumlah 397 mahasiswa aktif jenjang Diploma dan Sarjana di Universitas Airlangga angkatan 2017 hingga 2020. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2020 hingga Februari 2021. Sampel dipilih dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan penelitian menggunakan Online Survey menggunakan fitur Google Form. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa faktor causal focus, controlled by self dan controlled by others memiliki korelasi signifikan terhadap EFC, masing-masing bernilai p-value = 0,003, p-value = 0,018 dan p-value = 0,009. Kesimpulan dalam studi ini adalah remaja melakukan Emotion Focused Coping karena menyadari kemampuannya untuk mengatasi potensi stres akibat COVID-19 dari dalam diri sendiri maupun bantuan orang lain dan perilaku menyalahkan diri sendiri. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti mengenai dampak dari remaja yang tidak bisa mengontrol koping fokus emosi terhadap kesehatan mentalnya sebagai mahasiswa di masa pandemi COVID-19.
KONSUMSI, AKTIVITAS FISIK, STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Trinursari, Sindi; Sulistiyani, Sulistiyani; Ratnawati, Leersia Yusi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.29087

Abstract

Masa pandemi Covid-19 telah terjadi perubahan pada pola konsumsi dan pola aktivitas anak, status gizi dapat dipengaruhi oleh konsumsi dan aktivitas fisik. Status gizi baik berperan dalam mempertahankan tingkat kesehatan dan membantu proses pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi dan aktivitas fisik anak sekolah dasar (SD) negeri dengan status gizi selama masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Bondowoso. Penelitian cross-sectional ini dilakukan di tiga sekolah sekolah di Kecamatan Bondowoso yang berjumlah 77 sampel pada bulan Agustus hingga September 2021 menggunakan teknik simple random sampling, kemudian dilanjutkan dengan pengolahan dan analisis data pada bulan Oktober 2021. Tingkat konsumsi diperoleh dengan wawancara secara langsung menggunakan Recall 2x24 jam, aktivitas fisik menggunakan The Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C) dan status gizi pada masa pandemi diperoleh melalui pengukuran tinggi badan dan berat badan secara langsung, sedangkan status gizi sebelum pandemi menggunakan data sekunder. Hasil penelitian dengan tigkat konsumsi dan aktivitas fisik sebagai variabel bebas serta status gizi sebagai variabel terikatnya ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat konsumsi protein (nilai p=0,013) dan aktivitas fisik dengan status gizi anak sekolah dasar (nilai p = 0,017) pada masa pandemi Covid-19. Saran yang dapat diberikan yaitu membiasakan untuk tidak melewatkan sarapan sebelum berangkat sekolah, untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein sesuai dengan kebutuhan supaya status gizi dan pertumbuhan tetap terjaga, serta menganjurkan anak untuk tetap melakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit/hari.
STRES KERJA PADA PEGAWAI SEKRETARIAT BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 S, Galuh Arieliyna Anggraini; Mustakim, Mustakim
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.27204

Abstract

Menurut studi Occupational Health and Safety Authority (HSE), terdapat 595.000 kasus stres dan depresi terkait pekerjaan pada tahun 2017/2018 dengan prevalensi 1.800 kasus per 100.000 karyawan. Menurut survei, 64% pekerja Indonesia mengatakan tingkat stres mereka meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stres terkait pekerjaan pada pegawai Sekretariat BPPK Kementerian Keuangan selama pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini jumlah sampel adalah 117 responden. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa 59% karyawan mengalami stres kerja berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara beban kerja karyawan dengan stres kerja (p=0,000) dan ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres kerja (p=0,034). Karyawan didorong untuk bersikap positif secara emosional terhadap beban kerja yang diberikan dan pimpinan diharapkan dapat memantau karyawan dengan melakukan evaluasi atau survei atau menyelenggarakan kegiatan penggalangan dana secara online untuk meningkatkan kerjasama.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KEKERUHAN DAN TDS BERBASIS INTERNET OF THINGS Putri, Galluh Cahyaning; Yushananta, Prayudhy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.30510

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Kota Bandar Lampung mengolah air sungai Way Kuripan sebagai baku air bersih. Hingga saat ini, pemantauan kekeruhan dan padatan terlarut (TDS) air baku untuk menentukan dosis koagulan dalam pengolahan air masih dilakukan secara konvensional. Sementara, kualitas fisik air baku bersifat fluktuatif, terutama dipengaruhi curah hujan. Akibatnya, seringkali dosis tidak cukup untuk proses koagulasi/flokulasi sehingga air olahan masih keruh. Penelitian bertujuan membuat prototype alat pengukur kekeruhan dan TDS berbasis Internet of Things dengan sistem sensor. Alat dikembangkan menggunakan microcontroller ATMega-328P, sensor kekeruhan TS-300B, sensor TDS ESP-8266, dan modul SIM-800L V.2. Prinsip kerja alat dengan menangkap nilai kekeruhan dan TDS oleh sistem sensor, selanjutnya data diolah oleh microcontroller dan diteruskan melalui Modul SIM800L V.2 ke penerima (smartphone/PC) melalui jaringan internet. Hasil penelitian mendapatkan tingkat akurasi yang tinggi pada pengukuran kekeruhan (96,89%) dan TDS (97,55%). Analisis statistik tidak menunjukkan perbedaan hasil pengukuran antara prototype dengan alat ukur standar pada kedua parameter (p-value>0,05). Sedangkan kecepatan transfer data selama 30 detik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototype mampu memberikan hasil pengukuran kekeruhan dan TDS secara valid, berbiaya murah, dan real time.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) SEBAGAI REPELLENT LALAT RUMAH (Musca domestica) Fahmi, Ilham Fauzul; Pujiati, Rahayu Sri; Ellyke, Ellyke
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.26185

Abstract

Lalat masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Habitat lalat yang berada di lingkungan kotor menjadikan lalat sebagai vektor penyakit yang dapat menginfeksi manusia. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan dan pengendalian dengan menggunakan insektisida. Salah satu potensial insektisida nabati adalah bawang putih (Allium sativum) karena adanya senyawa yang bersifat racun bagi serangga seperti minyak asiri yang mencapai 0,5 v/b, serta adanya senyawa lain seperti alisin, alkaloid, tanin, flavonoid, dan saponin yang bersifat racun bagi serangga. Hasil screening fitokimia menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menunjukkan bawang putih terdeteksi mengandung minyak asiri. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan True Experiment dan desain penelitian Post Test Only Control Group Designs. Ada lima kelompok perlakuan dalam penelitian ini, konsentrasi 0% (kontol), 5%, 7,25%, 10%, dan 12,5%. Pengamatan dilakukan selama satu jam. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan jumlah lalat yang hinggap pada umpan yang berupa udang karena nilai P=0,001, dan efektivitas bawang putih linear artinya semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan maka semakin besar efektivitas ekstrak. Efektivitas tertinggi pada konsentrasi 12,5% dengan efektivitas sebesar 54%. Ekstrak bawang putih dapat digunakan sebagai alternatif insektisida yang ramah lingkungan dan mudah terurai karena terbukti dapat digunakan sebagai insektisida, khususnya lalat rumah.
PENGARUH LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU BTA POSITIF: SEBUAH STUDI KASUS KONTROL Hasan, Fadhilah Azzahra; Nurmaladewi, Nurmaladewi; Saktiansyah, La Ode Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 19 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v19i1.30255

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dikarenakan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis masih menjadi problematika kesehatan dimana 3 tahun belakangan diketahui yaitu tahun 2018 sebanyak 74 kasus, tahun 2019 sebanyak 60 kasus dan tahun 2020 sebanyak 77 kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh antara lingkungan fisik rumah (pengaruh jenis lantai, jenis dinding, luas dari ventilasi, kepadatan penghuni) dan perilaku (kebiasaan tidak sehat seperti merokok, tidak membuka jendela serta tidak menjemur peralatan tidur) terhadap kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol dengan populasi adalah pasien yang menderita penyakit TB Paru BTA Positif pada bulan Januari-Agustus tahun 2021. Total sampel adalah 62 yang terdiri dari 31 kasus dan 31 kontrol dengan teknik kasus ditambah kontrol. Pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, pengukuran, dan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis bivariat (dengan menggunakan uji chi-square) dan multivariat (dengan menggunakan regresi logistik berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh signifikan antara ventilasi (p=0,022, OR=3,870, 95%CI=1,341-11,172), kebiasaan merokok (p=0,042, OR=3,325, 95%CI=1,171-9,442) dan kebiasaan membuka jendela (p=0,028, OR=4,282, 95%CI=1,303-14,078) terhadap kejadian TB Paru BTA Positif. Tidak ada pengaruh antara jenis lantai (p=0,671 OR=2,148, 95%CI=0,364-12,693), jenis dinding (p=0,533, OR=1,809, 95%CI=0,518-6,315), kepadatan hunian (p=0,506, OR=1,969, 95%CI=0,512-7,563) dan kebiasaan menjemur peralatan tidur (p=0,786, OR=1,344, 95%CI= 0,462-3,916) terhadap kejadian TB Paru BTA Positif. Disarankan kepada instansi kesehatan UPTD Puskesmas Puuwatu untuk rutin melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat mengenai rumah sehat dan selalu berperilaku hidup bersih dan sehat.