cover
Contact Name
Journal Irfani
Contact Email
jurnalirfani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalirfani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Irfani
ISSN : 19070969     EISSN : 24428272     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Irfani adalah Jurnal Pencerahan untuk peradaban. diterbitkan oleh Insititut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Press
Arjuna Subject : -
Articles 422 Documents
MODEL PEMBELAJARAN COMPONENT DISPLAY THEORY-SELF CONFIDENCE (CDT’S) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hasyim Mahmud Wantu; Novianty Djafri; Nina Lamatenggo; Masri Kudrat Umar
Irfani Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3060

Abstract

Menggunakan model pembelajaran yang dikembangkan oleh David Merrill tahun 1983 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam cenderung belumlah cukup, karena harapan akhir dari Pembelajaran Agama Islam adalah pada tataran pengamalan. Untuk sampai pada tingkat pengamalan maka tingkat unjuk kerja (1) mengingat (baik mengingat verbal maupun memahami), (2) menggunakan dan (3) menemukan, hendaknya ditambah dengan meyakini sehingga potensi pengamalan akan lebih besar. Meyakini (self-cinfidence) selanjutnya menjadi tambahan unjuk kerja CDT sehingga menjadi CDT’s (Component Display Theory-Self confidence). Model ini dipandang cenderung lebih tepat, mengingat bahwa keyakinan diri lebih dekat pada pengenalan diri, dan pengenlan diri lebih dekat dengan pengenalan pada Tuhannya untuk selanjutnya mengenal Allah SWT. Untuk menemukan Model CDT’s digunakan penelitian pengembangan menurut Borg & Gall 1983. Kesimpulannya adalah Model CDT’s (1) adalah pengembagangan Model CDT Merril yang pada tingkatan unjuk kerja ada penambahan “meyakini” , dan (2) pada tipe isi ajaran/materi sajian pembelajaran ada penambahan “fardhu ‘ain (wajib). Dengan demikian dua konten utama yang menambah model CDT menjadi CDT’s yaitu; keyakinan dan ‘ain (wajib). Dan (2) Keyakinan adalah perilaku melaksanakan (taat) yang menunjukkan kemampuan diri dalam melakukan sebuah tindakan dan menyelesaikannya dengan pencapaian sesuai harapan yang tertinggi. Dalam persepektif PAI, keyakinan itu adalah sikap tunduk pada perintah Allah SWT pada yang wajib (‘ain), dan melaksanakannya dengan sempurna.
METACOGNITIVE AWARENESS PESERTA DIDIK MADRASAH TSANAWIYAH SE-KOTA GORONTALO PADA PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING Siti Asiah Tjabolo; Putriani L. Maliki; Ikal Lasido
Irfani Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3068

Abstract

This study aims to determine the Metacognitive Awareness profile of Madrasah Students throughout Gorontalo City in the Application of Online Learning. The research method used is quantitative descriptive research, with the survey method, which is the main data collection technique by providing questions/statements that will be filled in/answered by research respondents. So the survey method is a method to obtain data/information from individuals/groups that represent a population in a representative manner. The results of the study, namely the Metacognitive Awareness Profile, consist of two main indicators, namely cognition knowledge consisting of declarative knowledge, procedural knowledge, and conditional knowledge, cognition experience/regulation indicators consisting of planning, monitoring, information management strategies, prediction strategies, and evaluation. For this reason, the indicator was used to obtain 52 questionnaire items from MAI. The research was conducted in 9 madrasahs throughout the city of Gorontalo. The data found that madrasah students throughout the city of Gorontalo in general have Metacognitive Awareness of online learning in the good and very good categories.
MANAJEMEN KELAS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 1 TELAGA KABUPATEN GORONTALO Febry Rizki Susanti Kalaka
Irfani Vol. 17 No. 2 (2021): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v17i2.3457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen kelas yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi dan evaluasi dalam pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan subjek data kepala sekolah, guru mata pelajaran matematika, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang dilakukan dengan proses triangulasi. Menggunakan Teknik Analisis induktif dari Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen kelas dalam pembelajaran matematika yaitu: (1) Perencanaannya dengan melakukan pemetaan profil belajar peserta didik dan mempersiapkan administrasi guru, (2) pengorganisasiannya dengan menggunakan metode ceramah atau demonstrasi serta menggunakan model Discovery Learning maupun Problem Based Learning dan juga memanfaatkan IT seperti Quizizz dan youtube, (3) implementasinya diawali dengan apersepsi, penjelasan garis besar materi, pembagian kelompok, presentasi, dan penguatan materi oleh guru , (4) Evaluasinya dengan menggunakan soal-soal baru yang berbeda sesuai kepampuan peserta didik akan tetapi masih memiliki tujuan yang sama.
ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS III DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN SEBAGAI BENTUK MANAJEMEN PENGAJARAN Miftha Huljannah; Asriyati Nadjamuddin; Febry Rizki Susanti Kalaka; Risnawaty S. Nteya
Irfani Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3473

Abstract

Artikel ini memiliki fokus penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan berdasarkan objek kajian matematika serta faktor penyebabnya. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III di SDN 1 Limboto Barat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes soal cerita dan wawancara. Analisis data mengacu pada tahapan analisis data menurut Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika adalah kesulitan konsep, prinsip dan operasi. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan terbagi atas faktor internal yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap pelajaran matematika khususnya pada materi pecahan, tidak dapat menghitung dengan benar, tergesa-gesa dalam menyelesaikan soal dan faktor eksternal yaitu kurangnya penggunaan media pembelajarn, kurangnya pemberian contoh soal dan latihan soal berbentuk cerita yang diberikan guru pengajar serta banyaknya faktor-faktor yang menggangu konsentrasi siswa saat belajar dikelas.
Bimbingan Kelompok Experiential Learning dan Dampaknya Terhadap Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mohamad Rizal Pautina; Jumadi Mori Salam Tuasikal
Irfani Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3013

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effectiveness of experiential learning group guidance services in improving Communication Interpersonal skills. The research method used is quantitative research with pre-experimental research methods using One Group Pretest - Posttest Design. The population in this study were 200 students of the Guidance and Counseling Department, State University of Gorontalo. Then the sampling using purposive sampling technique as many as 15 people. The instrument used was a Communication Interpersonal skills assessment questionnaire prepared using a likert scale which was declared valid with a reliability score of 0.95. The data analysis technique was carried out by means of a nonparametric statistical test using the Wilcoxon test. The results showed that in the positive ranking data there was an increase in the mean rank with a score of 4 and the results of the number of ranks were 28 with a significance of 0.018 < 0.05, which means that there was a significant difference in the pre-test and post-test data scores. The results of these statistical tests can indicate that the experiential learning bimbingan kelompokservice is effective for improving Communication Interpersonal skills in guidance and counseling students of Gorontalo State University.
STUDI KORELASI ANTARA SERTIFIKASI DAN PROFESIONALISME TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU PAI SMP DI KABUPATEN GORONTALO Buhari Luneto
Irfani Vol. 18 No. 1 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i1.3127

Abstract

Guru merupakan unsur sumber daya yang sangat menentukan keberhasilan pendidikan di sekolah, karena guru merupakan unsur manusiawi yang sangat dekat hubungannya dengan siswa dalam upaya pendidikan sehari-hari di sekolah.Ppenelitian ini membahas: 1) Apakah terdapat hubungan antara Sertifikasi dengan motivasi kerja guru Pendidikan Agama Islam SMP se Kabupaten Gorontalo; 2) Apakah terdapat hubungan antara Profesionalisme dengan Motivasi kerja guru Pendidikan Agama Islam SMP se Kabupaten Gorontalo; 3) Apakah terdapat hubungan antara sertifikasi dan profesionalisme dengan Motivasi kerja guru Pendidikan Agama Islam SMP se Kabupaten Gorontalo? Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Motivasi kerja guru (y) dipengaruhi sebesar 34,8% oleh sertifikasi guru (x1), sedangkan sisanya 63,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya diluar variabel penelitian ini. 2) Motivasi kerja guru memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan profesionalisme guru. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian dimana nilai korelasi x2 terhadap y motivasi kerja guru sebesar 0,925. 3) Hubungan antara sertifikasi, Profesionalisme dan Motivasi Kerja guru Pendidikan Agama Islam sebesar r = 0.927 dan r2 0,859 atau, 86 % motivasi kerja dapat diterangkan oleh variabel sertifikasi guru bersama-sama dengan variabel profesionalisme guru. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara variabel X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap variabel Y dalam hal ini motivasi kerja. Hal ini dapat dijelaskan oleh naiknya kesejahteraan guru utamanya yang telah tersertifikasi yang kemudian diikuti dengan terbentuknya sikap profesionalisme guru guru PAI.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI PERGURUAN TINGGI PADA MASA PANDEMI COVID 19 Nailurrohmah Khoiri; Sutrisno Sutrisno
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 1 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i1.3133

Abstract

Abstract Digital transformation, which is developing so rapidly in the world of education, requires educators and students to utilize technology in the learning process. Various efforts have been made by the government to face the era of technological advances, one of which is in the world of higher education by enforcing the Merdeka Learn Kampus Merdeka (MBKM) policy. However, due to face-to-face restrictions as a result of the Covid-19 pandemic, there are bound to be obstacles in its implementation. By using the Systematic Literature Review (SLR) method to study and analyze journals that discuss MBKM policies, the results show that the implementation of MBKM in both PTS, PTN, and PTKIN is not balanced with the program objectives that have been formulated. There were several obstacles in its implementation, especially both before Covid-19 and during Covid-19 which had an impact on the quality of university graduates. Therefore, there is a need for balanced coordination between the government, universities, partners and students. So that the programs planned are in accordance with the ability of PT in facilitating students, the readiness of students in implementing the program, the needs of partner companies/industries and in accordance with the goals formulated by the government.
HUBUNGAN PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI MANAJER DENGAN KINERJA GURU Muh. Hasbi; Ismail Nasar; Yinarti Hida; Ritmon Amala
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 1 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i1.3508

Abstract

The purpose of this study was to see the relationship between the principal as a manager and the performance of teachers in the Madrasah Aliyah Negeri Gorontalo District. In research that uses this type of quantitative research, the population is a saturated sample, with the number studied 32 people. The data analysis technique used a questionnaire, and the data analysis technique used was moment data analysis. Based on the research results, there is a positive/significant relationship between the role of the head of the madrasah as a manager and the performance of teachers in Madrasah Aliyah Negeri Gorontalo District. This is indicated by the results of calculating the performance coefficient between the teacher performance score (variable Y) and the role of the madrasah principal as manager (variable X), which was obtained at 32.15%. This shows that the principal as a manager and teacher performance has a strong enough relationship, namely: 0.567 and positive, which means that the relationship between the head of the madrasah and a manager increases, so the teacher's performance will also increase.
PENGARUH MANAJEMEN KETENAGAAN TERHADAP MUTU LAYANAN PEMBELAJARAN Moh Syafii; Suyitno; Tuti Sulastri; Syafrin Ngiode
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 1 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i1.3514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh manajemen ketenagaan terhadap mutu layanan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian kuantitatif. Pada penelitian ini digunakan instrument penelitian berupa kuesioner untuk masing-masing variabel yakni variabel manajemen ketenagaan dan mutu layanan pembelajaran. Kuesioner yang digunakan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas. Penelitian ini dilaksanakan pada di MTs Mambaul Ulum Bedanten Bungah Gresik, dengan guru sebagai responden. Populasi berjumlah 52 orang guru, yang juga dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data yakni analisis regresi linier sederhana dan korelasi dengan menggunakan aplikasi SPSS 20, dengan dasar melihat perbandingan nilai t hitung dan nilai t tabel untuk mengetahui tingkat pengaruh manajemen ketenagaan terhadap mutu layanan pembelajaran.. Hasil penelitian yakni manajemen ketenagaan (X) berpengaruh secara signifikan terhadap mutu layanan pembelajaran (Y) dikarenakan value t-hitung > t-tabel atau 33,338 > 2,000, jadi Ho dinyatkan ditolak yang berarti nilai koefisien regresi sangat signifikan/ manajemen ketenagaan (X) nyata berpengaruh signifikan terhadap mutu layanan pembelajaran (Y) .
KOLABORASI PENDIDIK DENGAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK Rinaldi Datunsolang; Putriani L. Maliki
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 1 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i1.3627

Abstract

This article aims to see how the collaboration of educators and parents improves student achievement. The method used in this research is a library research study where the data in this research is constructed from various literature, both online and in print. Then the data is classified and analyzed using a philosophical approach. The results of the study found that in the collaboration carried out by educators and parents there were several models that could be used as a solution to improve student achievement, namely visits to students' homes, inviting parents to school, holding correspondence between school and family, mutual support between educators and parents