cover
Contact Name
Yuliana Rakhmawati
Contact Email
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Phone
+628562991762
Journal Mail Official
jurnalkomunikasiutm@gmail.com
Editorial Address
Ilmu Komunikasi, Universitas Trunojoyo Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi
ISSN : 19784597     EISSN : 25494902     DOI : https://doi.org/10.21107/komunikasi
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 162 Documents
EKSISTENSI DIRI PARA PELANGGAN STARBUCKS MELALUI RITUAL POSTING INSTASTORY Yona Sylphee Young; Cosmas Gatot Haryono
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i1.11763

Abstract

Penelitian ini mencoba menganalisis  fenomena yang terjadi diantara para pelanggan Starbuck di Indonesia yang sangat suka memposting instastory dengan konten-konten yang berkaitan Starbuck. Fenomena posting instastory tentang starbuck ini mendorong peneliti untuk memahami apa yang terjadi di balik itu. Penelitian dilakukan terhadap empat orang narasumber dengan menggunakan metode etnografi virtual. Metode ini dipilih karena di era serba digital ini, penggunaan internet dan social media meningkat sangat tajam; tetapi sayangnya tidak banyak metode penelitian yang mampu menjangkaunya.  Etnografi virtual bisa menjangkaunya melalui penyelidikan terhadap segala entitas yang ada di dalam social media. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kalangan muda memandang aktivitas memposting hal-hal yang berkaitan dengan Starbuck di Instasroty merupakan sebuah ritual wajib meningkatkan status sosial mereka. Menampilkan produk brand terkenal seperti Starbuck akan akan membantu mereka dalam upaya menempatkan diri diantara teman-teman pergaulan mereka.   
Implementation Of The Laksa Features In The Tangerang Live Application As A Service Of The Aspirations Of The Tangerang Society Fitri Susiswani Susiswani Isbandi; Asriyani Sagiyanto; Ade Rahma; Wulan Apriani; Ardian Setio Utomo; Dasini Dasini
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i1.13218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi dan pengelolaan fitur LAKSA pada aplikasi Tangerang Live. Fitur LAKSA merupakan ruang virtual yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang dalam menjawab tantangan pelayanan prima kepada masyarakat Kota Tangerang di era siber, khususnya dalam hal penampung saran maupun pengaduan terkait permasalahan yang ada di wilayah Kota Tangerang. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan perolehan data yang dilakukan dengan observasi, studi lapangan, wawancara mendalam serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa fitur LAKSA dalam pengelolaanya bekerja dengan cepat dan terukur, hal ini menjadi kinerja baik Pemerintah Kota Tangerang untuk selalu membangun kredibilitas Pemerintah dan secara langsung dapat membangun citra Kota Tangerang dalam menerapkan E-Government di Pemerintahan Kota Tangerang. Sehingga dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa fitur LAKSA pada aplikasi Tangerang Live berhasil menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dengan Pemerintah dalam hal pelayanan. Kesan tidak transparan dan birokrasi yang rumit di mata masyarakat berubah dengan adanya fitur LAKSA ini. 
Strategi Komunikasi Publik Kemenkes RI Dalam Membangun Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Untuk Vaksinasi Covid-19 Melalui Model SOSTAC Rain Gunawan; Ahmad Toni
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i1.13817

Abstract

Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) telah menimbulkan berbagai krisis di Indonesia. Bahkan kini, beberapa negara tengah mengalami gelombang ketiga pandemi covid-19 dimana angka persebaran dan keterjangkitannya masih sangat tinggi. Pemerintah telah mencanangkan dan menggalakan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu langkah untuk mengakhiri pandemi covid-19. Agar program vaksinasi ini dapat berjalan sukses dan mencapai target yang telah ditetapkan, tentunya diperlukan strategi komunikasi publik yang bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Banyaknya pemahaman yang keliru tentang vaksin covid-19, berbagai pro-kontra di masyarakat dan juga banyaknya informasi palsu (Hoax) terkait vaksin covid-19 merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mmenganalisis strategi komunikasi publik yang di terapkan oleh Humas Kemenkes RI dalam upaya membangun partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk berperan serta aktif pada program vaksinasi covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemenkes dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk ikut program vaksin ini adalah dengan memberikan informasi dan edukasi melalui kampanye vaksin dengan menggunakan strategi komunikasi publik melalui berbagai media dan melibatkan penggerakan/pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi pentahelix. Kampanye vaksin ini dilakukan dengan menggunakan berbagai media (baik media berbayar, media milik sendiri ataupun media gratis yang diperoleh dari hasil kerjasama dengan berbagai elemen). Humas Kemenkes menggunakan model SOSTAC untuk menyusun strategi komunikasi, yaitu melalui tahapan situasi analisis, objevtive, strategi, taktik, aksi dan controlling. Melalui tahapan tersebut, maka strategi komunikasi bisa lebih terarah dan dilakukan secara optimal. dan penanganan berita hoax juga di gencarkan untuk menangkis isu negative tentang vaksin sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang baik tentang vaksin.
Problematika Penggunaan New Media (Whatsapp) di Kalangan Lansia Sebagai Media Bertukar Pesan di Era Digital Osa Wuriyanti; Poppy Febriana
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.15770

Abstract

Di era digital membuat segala hal dalam kehidupan menjadi serba digital, hal ini membuat segala aspek kehidupan menjadi lebih efektif dan akan memudahkan para penggunanya. Sebagian besar masyarakat sudah memiliki perangkat telepon genggam dengan berbagai macam kepentingan, mulai dari membaca berita, berbelanja, memesan layanan pesan antar, belajar, media sosial, permainan hingga bertukar pesan. Pada saat ini, salah satu media bertukar pesan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah Whatsapp. Dikutip dari data Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berisikan bahwa pengguna internet di Indonesia terdapat 171 juta atau 64,4 persen menggunakan internet, dimana 171 juta warga Indonesia 83 persennya menggunakan Whatsapp. Dari sekian banyak pengguna Whatsapp itu berasal dari berbagai kalangan usia, baik anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Terlebih media komunikasi yang digunakan untuk bertukar pesan layaknya Whatsapp merupakan media utama bagi sanak keluarga yang terpisah jarak agar tetap dapat saling bersilaturahmi dengan kakek atau neneknya. Namun masalah muncul ketika kemajuan teknologi yang begitu cepat membuat para lansia gagap akan kemajuan tersebut, hal ini menimbulkan beberapa problematika tersendiri. Beberapa hambatan yang dialami lansia dalam menggunakan teknologi khususnya Whatsapp yaitu mulai dari hambatan interpersonal, hambatan struktural dan hambatan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika penggunaan Whatsapp di kalangan lansia sebagai media bertukar pesan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Peneltian ini menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz, sebagai dasar untuk menganalisa fokus permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini.
Aplikasi Model Komunikasi Berlo dalam Komunikasi Pemasaran PT. Lion Wings Indonesia Qoniah Nur Wijayani
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 1 (2022): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i1.17080

Abstract

Dalam dunia bisnis peran pemasaran menjadi hal yang crusial. Salah satunya demi melancarkan pemasaran perlu dilakukan komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah sarana di mana perusahaan berusaha menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang dijual. Dalam proses komunikasi tersebut diperlukan komunikasi yang tepat agar komunikasi berjalan efektif. Pada penelitian kali ini dilakukan pada PT. Lion Wings Indonesia dalam menyampaikan beberapa pesan sebagai bentuk komunikasi pemasarannya kepada khalayak. Pesan tersebut berupa beberapa iklan yang berupa video dan foto dari media sosial yang kemudian dianalisis dengan teori model komunikasi dari David Barlo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui komunikasi pemasaran yang dilakukan PT Lion Wings Indonesia pada beberapa iklan yang ada di media sosial dilihat dari prespektif model komunikasi David K Berlo. Teori ini meliputi empat komponen penting pada sebuah proses komunikasi meliputi: Sender, Message, Channel, dan Receiver (SMCR). Peran sender disini adalah PT. Lion Wings Indonesia itu sendiri. Message yaitu pesan yang disampaikan seperti halnya iklan yang diupload di beberapa youtube dan foto yang ditampilkan dinstagram. Channel yaitu media yang digunakan dalam meyampaikan pesan yaitu media online yakni youtube dan instagram. Adapun yang dimaksud dengan Receiver yaitu khalayak yang melihat pesan atau iklan yang telah disampaiakan PT. Lion Wings Indonesia dalam menyampaikan produknya
Pengalaman Berkomunikasi Guru SMP di Kota Bandung pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi COVID-19 Santi Susanti; Rachmaniar Rachmaniar
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.13977

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan pengalaman berkomunikasi guru dengan siswa SMP di Kota Bandung dalam pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman guru berkomunikasi dengan siswa SMP dalam pembelajaran daring. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru dari SMPN 44 dan SMPN 48 Bandung, yang dipilih secara purposif. Sumber pustaka dan literatur yang terkait penelitian, digunakan pula sebagai pendukung data utama. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran daring merupakan pengalaman pertama bagi guru dan siswa sehingga proses adaptasipun dilakukan. Komunikasi guru dan siswa dalam pembelajaran daring dilakukan melalui media sosial dan aplikasi pembelajaran daring yang tersedia. WhatsApp menjadi media yang paling sering digunakan untuk berkomunikasi antara guru dan siswa maupun orangtua siswa. Pembelajaran daring berlangsung singkat tetapi guru memberikan lebih banyak waktu bagi siswa untuk berkomunikasi terkait materi pelajaran dan tugas yang diberikan. Waktu kerja guru menjadi lebih panjang. Hambatan komunikasi terjadi pada siswa dan guru yang sifatnya teknis dan nonteknis. Para guru memaknai pembelajaran daring sebagai pengalihan tempat belajar tanpa menghilangkan esensinya berupa penyampaian materi pelajaran kepada siswa. Dimaknai pula sebagai cara pembelajaran yang mendekatkan guru dengan siswa, serta sebagai pola pembelajaran yang membangun kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, yang melibatkan pihak sekolah, orang tua dan pihak-pihak terkait. Simpulan penelitian ini, pembelajaran daring merupakan proses peningkatan kualitas diri serta menumbuhkan rasa empati dalam memahami berbagai kondisi yang terjadi pada guru maupun siswa yang terkendala selama pembelajaran daring berlangsung.
Personal Branding: Strategi Membangun Reputasi Dosen di Media Digital Andi Dian Fitriana; Muhammad Sahid; Fathiyah Fathiyah; Muhtar Muhtar
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.12792

Abstract

Reputasi dan nama baik pendidik menjadi bagian penting dalam perjalanan karir seorang dosen. Mengelolah sebuah reputasi dikenal dengan istilah personal branding, sebagai upaya mengembangkan dan menakar kemampuan diri dan karir dosen secara terarah. Ditengah transformasi media digital yang begitu pesat tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang dosen dalam mengelola reputasi diri yang dimiliki. Tujuan penulisan ini adalah memberikan gambaran mengenai pentingnya membangun, menciptakan dan menjaga reputasi dosen sebagai penegak tridharma perguruan tinggi melalui media digital. Metode yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data  dengan melakukan wawancara, observasi dan studi pustaka berupa artikel ilmiah dan hasil penelitian serupa. Hasil dan Kesimpulan yang ditemukan adalah terdapat beberapa hal yang menjadi indikator keberhasilan personal branding seorang dosen pada media digital. Selain media sosial, keberadaan akun portal publikasi akademik seperti google scholar, e-learning, repository, sinta, orchid dan lainnya menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dalam membangun dan mengelolah reputasi diri. Keberadaan artikel ini diharapkan dapat membentuk pemahaman terkait pentingnya menjaga reputasi diri dosen melalui upaya personal branding di media digital. 
Penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) di Situs Judi Online Bandar55 Silvanus Alvin
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.14389

Abstract

Praktik judi online termasuk illegal di Indonesia. Undang-Undang yang melarang judi telah berisi sanksi tegas, mulai dari hukuman pidana dan denda dalam nominal besar. Meski demikian, judi online tidak pernah kehabisan pemain. Berangkat dari fenomena tersebut, peneliti berusaha mengetahui strategi komunikasi seperti apa yang dilakukan bandar judi online dalam menjaring penjudi baru dan mempertahankan para penjudinya. Objek dari penelitian ini adalah situs judi online, Bandar55 yang server pusatnya berada di Kamboja dan memiliki mayoritas pekerja yang berasal dari Indonesia. Penelitian ini termasuk kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini didapat dari dua informan kunci yang merupakan mantan customer service (CS) di Bandar55 yang bertugas mencari penjudi baru. Data diperoleh menggunakan wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan Bandar55 telah membentuk skema taktis dan menerapkan Intergated Marketing Communication (IMC) sebagai fondasinya, seperti direct marketing, sales promotion, personal selling, interactive marketing, advertising, dan word of mouth. Temuan lainnya yang tidak kalah menarik adalah IMC yang dilakukan Bandar55 berlandaskan informasi palsu dan manipulatif, dengan tujuan utama mengelabuhui individu untuk berjudi dan tidak bisa lepas dari praktik illegal ini.
Pengaruh Penggunaan Daya Tarik Pesan terhadap Customer Engagement Followers pada Caption Akun Instagram Netflix Indonesia Muthia Azzahra Nurman
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.15714

Abstract

Peluang pasar yang besar pada perusahaan streaming services terjadi di Indonesia saat COVID 19. Media sosial Instagram digunakan oleh perusahaan streaming services sebagai kegiatan komunikasi pemasaran merek maupun melakukan interaksi dengan khalayak. Penelitian ini berfokus pada pengaruh daya tarik pesan pada media sosial Instagram terhadap customer engagement. Objek penelitian ini adalah penerapan daya tarik pesan pada caption di media sosial Instagram Netflix Indonesia (@netflixid). Penulis membagi variabel independen dan dependen menjadi Daya Tarik Pesan (x) terhadap Customer Engagement (y). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh daya tarik pesan pada caption akun Instagram @netflixid terhadap customer engagement dengan followers di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling dengan jenis purposive sampling terhadap 100 responden yang merupakan followers aktif Instagram Netflix Indonesia, penyebaran kuesioner dilakukan melalui Google Form dan disebarkan melalui media sosial penulis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penggunaan daya tarik pesan pada caption akun @netflixid di Instagram terhadap customer engagement dengan followers sebesar 51.7%, khususnya penggunaan daya tarik campuran pada caption, sedangkan sisa sebesar 48.3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Framing Pemberitaan Kekerasan Seksual 12 Santriwati di Media Online dengan Pembigkaian Gamson dan Modigliani Yofiendi Indah Indainanto; Edi Nurwahyu Julianto; Ami Saptiyono
Jurnal Komunikasi Vol 16, No 2 (2022): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v16i2.15974

Abstract

Pemberitaan media online tentang kerkerasan seksual seringkali menonjolkan identitas tertentu dalam menarik perhatiaan pembaca. Kasus kekerasan seksual yang melibatkan guru dan pemilik pondok pesantren di Bandung dengan korban 12 santri, media menampilkan berbagai framing dalam menonjolkan persitiwa. Perhatian media online menepatkan isu tersebut sebagai isu sensitif terutama berkaitan dengan anak dan identitas agama. Keduanya sangat mungkin dijadikan objek penonjolan. Media Online Jabar.Tribunnews.com dan Republika.co.id menonjolkan berita dengan berbagai gaya penulisan dan sudut penceritaan. Hal tesebut menarik diteliti untuk mengetahui framing pemberitaan tentang kekerasan seksual yang sangat erat dengan praktik ideologi media. Melalui pisau analisis framing model Gamson dan Modigliani sebagai metode penelitiaan untuk membedah teks berita yang menunjukan pemberitaan tentang kekerasan seksual 12 santri. Hasil menunjukan, kedua media tidak melepaskan identitas agama dalam menonjolkan pelaku kekerasan seksual dan narasi pemberitan. Berita dikontruksikan melalui pemilihan isu dan penonjolaan fakta, sehingga publik membaca berita yang telah terkontruksikan melakui sekema framing. Baik Republika dan Tribunjabar mengaburkan persoaan kronologis yang menarik emosional ke arah proses tanggung jawab pelaku dan persoalan sosial seperti sepeti pendidikan tertutup, kondisi ekonomi korban dan panggung aktor diluar pelaku dan korban.