Articles
162 Documents
Konvergensi Konten Audio di Media Online (Studi Kasus Podcast Detik.com)
Irwan Nugroho;
Irwansyah Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.9753
Detik.com meluncurkan podcast sebagai salah satu alternatif distribusi konten pada Februari 2020 lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dan tujuan Detik.com menerbitkan konten audio podcast. Selain itu untuk mengetahui proses pembuatan podcast di Detik.com dan tantangan yang menyertainya. Konsep-konsep tentang podcast dan konvergensi media digunakan sebagai alat bantu analisis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast dikembangkan Detik.com untuk memperluas variasi konten, medium distribusi konten, serta menciptakan pengalaman baru untuk para jurnalis dalam bercerita (storytelling). Podcast dipilih karena dinilai lebih fleksibel dibandingkan dengan radio. Podcast Detik.com ditargetkan untuk menambah jumlah pembaca muda dan membentuk engagement dengan mereka. Podcast menuntut para jurnalis Detik.com yang sebagian besar tidak mempunyai latar belakang penyiaran untuk menguasai beberapa skill dan pekerjaan sekaligus. Podcast Detik.com dibuat dengan proses yang sangat sederhana, cepat, dan tanpa biaya. Pendengar podcast Detik.com belum terlalu besar, namun konten audio tersebut telah berhasil menyasar kelompok muda. Podcast memberi pengalaman baru bagi pembaca Detik.com dalam mengonsumsi berita. Masa depan podcast serta prospek monetisasinya membuat Detik.com terus berupaya mengembangkan podcast.
Motivasi Diri Mahaiswa Universitas Negeri Jakarta dalam Menggunakan Media Sosial
Vera Wijayanti Sutjipto;
Fahira Novanra
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8089
Penggunaan media sosial bagi setiap orang berbeda, bergantung dari motivasi penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi diri mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam menggunakan media sosial. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori motivasi diri dengan dua dimensi yakni dimensi kekuatan dari individu dan dimensi kebutuhan yang tidak terpenuhi sebagai motivasi dari menggunakan media sosial. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer kepada 80 orang responden yang telah memenuhi kriteria penelitian yaitu mahasiswa aktif Universitas Negeri Jakarta angkatan 2019 dan memiliki akun sosial media. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi mahasiswa Universitas Negeri Jakarta dalam menggunakan media sosial adalah a) keinginan dari individu sendiri yang dipengaruhi oleh orang lain dengan tujuan dasar untuk mengikuti perkembangan zaman, b) untuk memenuhi kebutuhan sosiologis berupa komunikasi dengan orang lain tanpa mengenal batasan jarak dan waktu, kebutuhan untuk terus menjalin silahturahmi, kebutuhan untuk mengenal orang baru dan kebutuhan untuk mencari serta mendapat teman dan juga kebutuhan untuk mendapat berbagai informasi terkini yang sedang diperbincangkan dalam masyarakat.
Peran Humas Xl Axiata Melalui Aplikasi Mobile Laut Nusantara Dalam Membangun Citra Perusahaan Bagi Nelayan
Alvian Jelang Ramadhan
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.8807
Penelitian untuk mengetahui peran humas XL Axiata melalui aplikasi mobile Laut Nusantara untuk membangun citra perusahaan bagi nelayan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif studi kasus. Hasil Penelitian ini adalah kegiatan Aplikasi Laut Nusantara berjalan dengan baik dan lancar. Humas XL telah berhasil menyelenggarakan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara karena aplikasi tersebut juga dapat diterima dengan baik oleh para nelayan khususnya nelayan jukung. Aplikasi Laut Nusantara merupakan aplikasi pertama karya anak bangsa yang dibuat untuk masyarakat Indonesia khususnya para nelayan, aplikasi ini mempunyai kelebihan yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan yaitu: sebaran ikan dilautan, perkiraan cuaca, melaporkan hasil tangkapan, harga ikan di pelabuhan, perkiraan bahan bakar yang dibutuhkan pada saat melaut. Penyelenggaraan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara dapat membangun citra positif perusahaan bagi para nelayan. Dengan pelaksanaan yang sangat baik dan memenuhi segala syarat serta kriteria dari penyelenggaraan kegiatan Aplikasi Laut Nusantara menghasilkan citra yang positif di benak para nelayan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini memiliki saran yaitu aplikasi Laut nusantara hanya bisa digunakan di android versi kitkat ke atas belum bisa di iOS atau iphone, sebaiknya aplikasi Laut Nusantara juga bisa digunakan di versi iOS atau iphone meskipun nelayan jarang yang menggunakan iphone tetapi hal ini dinilai sangat penting karena para nelayan tidak hanya menggunakan android.
Analisis Framing Pemberitaan Habib Rizieq Shihab selama di RS Bogor Terkait Hasil Swab Tes
Rain Gunawan;
Umaimah Wahid
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.9580
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi seperti saat ini, informasi sangat mudah didapatkan dari berbagai sumber seperti berita online, media sosial hingga aplikasi pesan singkat. Cepatnya penyebaran informasi ini terkadang menimbulkan perbedaan persepsi dan sudut pandang informasi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media membingkai dan mengkonstruk realitas pemberitaan tentang sosok Habib Rizieq Shihab (HRS) saat berada di RS Ummi Bogor. Review media yang penulis teliti adalah berita dari kompas.com dan nusadaily.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode framing Robert Entman yang menitikberatkan pada bagaimana mendefinisikan masalah, apa / siapa penyebab masalah, keputusan moral yang terkandung dalam pemberitaan dan apa yang ditawarkan untuk penyelesaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki gaya pemberitaan yang berbeda dalam memberitakan sosok HRS, dimana kompas.com membuat headline berita dengan judul yang cukup menarik namun tidak kontroversial, sedangkan nusadaily.com membuat judul yang sedikit vulgar dan cukup kontroversial. Isi pemberitaan kedua media juga menawarkan persepsi yang berbeda di masyarakat. Kompas.com mengungkap berita tersebut lebih detail terkait hak pasien dan kewajiban rumah sakit terhadap pasien, sedangkan nusadaily.com hanya sebatas membingkai pernyataan analis politik tanpa memperhatikan aspek hak pasien dan kewajiban rumah sakit terhadap pasien.
Peran Expert Endorser dalam Menyampaikan Informasi Rumah Syariah (Studi Kasus: Syeikh Ali Jaber pada Kampung Tahfidz Jatiluhur)
Dzaky Hasyim;
Janette Maria Pinariya;
Priambodo Idris
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8211
Penelitian ini membahas peran ulama sebagai expert endorser dalam menyampaikan informasi mengenai rumah berbasis syariah. Hal ini dilandasi oleh ketertarikan peneliti karena adanya peningkatan 11,23 persen pada jumlah pembelian properti melalui sistem syariah. Tercatat bahwa Indonesia memiliki urutan negara ke 10 menurut Global Islamic Finance Development Indicator (IFDI) 2018 sebagai The Most Developed Islamic Finances Markets dari 131 negara di dunia. Para praktisi menilai, peluang ekonomi berdasarkan syariah dapat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Strategi pemasaran melalui media sosial seperti youtube dengan menggunakan model endorse menjadi trend baru saat ini. Objek dalam penelitian ini adalah Kampung Tahfidz Jatiluhur merupakan salah satu properti yang menggunakan konsep syariah dalam transaksi jual beli nya dan Syeikh Ali Jaber sebagai expert endorser. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan source model theory untuk menganalisis dan menginterpretasi expert endorser. Dalam pencarian data penelitian ini menggunakan wawancara dengan 5 informan. Dalam tahap penelitian, peneliti mengklasifikasi dan mengidentifikasi berdasarkan elemen-elemen source model theory setelah dihubungkan antara expert endorser dengan source model theory. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa expert endorser yang memiliki credibility dan attractiveness yang baik akan memberikan pemahaman yang baik mengenai produk maupun jasa, sehingga hal ini dapat meningkatkan daya tarik dari Kampung Tahfidz Jatiluhu.
Resistensi Perempuan Tandhak Madura: Berjuang dari Dalam
Farida Nurul Rahmawati;
Emy Susanti;
Pinky Saptandari
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10046
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resistensi perempuan tandhak Madura melalui pengalaman komunikasi di tengah relasi kuasa yang terjadi atas nama tubuhnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif denagn pendekatan Etnografi Feminis. Selain itu, teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian terhadap pengalaman komunikasi perempuan tandhak Madura di tengah relasi kuasa yang terjadi atas nama tubuhnya menunjukkan adanya resistensi yang dilakukan oleh perempuan tandhak Madura baik di lingkungan privat maupun publik. Resistensi yang dilakukan dalam bentuk umpatan dalam hati yang tidak ditunjukkan atau diketahui orang lain, penolakan yang ditunjukkan melalui tingkah laku yang kurang baik, tangisan yang tidak ditunjukkan kepada orang lain. Namun resistensi juga ada yang dilakukan dengan cara mengikuti perbuatan yang diinginkan pemilik kuasa tersebut. Hal ini bukan menunjukan kepatuhan dan tidak berdaya namun merupakan stategi agar tetap survive.
Normalisasi Kekerasan Seksual Wanita di Media Online
Yofiendi Indah Indainanto
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.6806
Produksi teks yang cenderung memberikan porsi berlebih dalam pemberitaan media, sering kali memposisikan wanita sebagai penyebap masalahan, pemberitaan vulgar dan menyudutkan wanita sebagai korban sehingga hal tersebut menjadi normal dalam komsumsi pembaca. Pandangan feminisme radikal kultural menyebut wanita selalu menjadi korban kekerasan seksual karena adanya dorongan hasrat laki-laki sebagai subjek dan wanita sebagai objek. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing Entman dengan paradigma kritis untuk membongkar produksi teks media. Objek analisis mengenai kasus kekerasan seksual Lucinta Luna yang diambil dari empat media, Tribunnews.com, viva.co.id, liputan6.com, dan okezone.com dengan sistem memilih satu berita untuk mewakili. Pemilihan objek didasari korban berstatus publik figure dan diduga transgender. Hasil penelitian menunjukan ketiga media membingkai kasus kekerasan seksual dengan mengeblurkan persoalan utama dan lebih menekankan persoalan drama, sensasi, kontroversi dan identitis korban dengan tampilan perempuan. Penonjolan berita cenderung menyudutkan korban (akrab didunaia malam) dan memposisikan korban sebagai penyebap masalah (berpakaian mini). korban sangat dominan sebagai narasumber dan penggerak narasi berita, sehingga menormalkan kekerasan seksual dengan menyudutkan korban.
Manajemen Humas Rebranding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) ‘Aisyiyah Yogyakarta Menjadi Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta
Medi Trilaksono Dwi Abadi;
Sinta Maharani
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2021): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i1.10049
Brand atau merek adalah serangkaian entitas yang bisa dilihat dan tidak terlihat yang diatur tata kelolanya untuk membangun identitas dan reputasi terkait produk, jasa, seseorang, serta organisasi yang khas dan mudah dikenali dalam benak pikiran terdalam seseorang. Rebranding adalah proses pengaturan ulang entitas merek yang sudah ada menjadi bertambah dan atau berkurang elemen-elemennya bertujuan untuk meningkatkan daya saing pasar yang ketat. Kajian studi pustaka tentang rebranding organisasi memberikan wawasan bahwa kesuksesan rebranding dipengaruhi oleh perilaku personil internal organisasi terhadap berbagai elemen-elemen yang diatur ulang, dan dipengaruhi juga oleh peran pemangku kepentingan eksternal dalam merespon positif program rebranding organisasi tersebut. Personil internal organisasi menjadi aktor utama yang merepresentasikan nilai-nilai entitas merek termasuk janji utama organisasi yang tersusun dalam visi organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami tahapan-tahapan yang dilakukan untuk pelaksanaan rebranding dan dampak rebranding terhadap organisasi. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan studi kasus dan wawancara mendalam terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk rebranding atau merubah nilai-nilai entitas merek organisasi dipicu oleh perubahan bentuk organisasi yang sekaligus merubah tatanan struktural. Perubahan tersebut memiliki pengaruh mendasar pada identitas organisasi dan strategi inti dalam menjalankan tugasnya. Rebranding STIKes ‘Aisyiyah Yogyakarta (SAY) menjadi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) berpengaruh pada jumlah mahasiswa baru yang diterima dan nilai-nilai dasar organisasi sehingga terbentuklah penciri baru bagi organisasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rebranding organisasi bisa sukses terlaksana jika dilakukan dengan hati-hati, terstruktur, dan terukur dengan dukungan penuh dari para aktor penentu kebijakan serta kepedulian personil internal organisasi.
Peran Komunikasi Kesehatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi pada Kelompok Nelayan dan Petani Garam Madura)
Roos Yuliastina;
Dwi Listia Rika Tini;
Isyanto Isyanto
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 2 (2020): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v14i2.8826
Kabupaten Sumenep adalah salah satu kabupaten di Jawatimur yang mengalami penurunan Indek Pembangunan Ksesehatan Manusia (IPKM) pada tahun 2008–2013. Dengan persentase 0.4212 ditahun 2008 menjadi 0.6002 di tahun 2013, artinya dari peringkat 365 merosot menduduki peringkat 390. Data lain juga menunjukkan bahwa penyakit menular seperti tuberkolosis, Pneumia, kusta, difteri, masalah kesehatan lingkungan, stunting, sanitasi dasar dan prilaku hidup bersih dan sehat, masih menjadi permasalahan utama kesehatan di Kabupaten Sumenep. Penelitian ini ingin menganalisis prilaku kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat pesisir dari kelompok nelayan dan kelompok petani garam. Dengan mengetahui kondisi atau permasalahan prilaku kesehatan masyarakat pesisir, dapat merumuskan pendekatan atau model komunikasi dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat setempat.Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan bootom-up community. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan focus group discussion (FGD) pada kelompok nelayan di desa Grujugan dan desa Longos kecamatan Gapura dan kelompok petani garam desa Karanganyar kecamatan Kalianget. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok nelayan dan petani garam di Kabupaten Sumenep mengalami permasalahan prilaku kesehatan pada level defisit keterampilan. Level defisit keterampilan dapat menerapkan model komunikasi milik Elihu Katz dan Paul Lazarsfeld dimana model ini menekankan penggunaan konsep opinion leaders dan lingkup pemberdayaan yang harus dikembangkan adalah pengembangan pemberdayaan di lingkup kapasitas manusia, kapasitas lembaga dan lingkungan.
Analisis Komunikasi Keluarga dalam Mentransformasikan Nilai-Nilai Budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap
Tuti Bahfiarti;
Isfaiqatul Chotimah;
Dhia Naufalina Ilmi;
Anggriani Anggriani
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/ilkom.v15i2.12419
Komunitas To Lotang memiliki spesifikasi keunikan dalam mentransformasi sistem budaya, nilai, kepercayaan dan keyakinan dari generasi ke generasi. Komunitas To Lotang konsisten mempertahankan identitas, kepercayaannya, dan nilai-nilai budayanya. Faktor orang tua berperan penting dalam mentransfer nilai-nilai budaya To Lotang dari terpaan modernisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis komunikasi keluarga dalam mentransformasi nilai-nilai budaya To Lotang di Kabupaten Sidrap. Metode penelitian adalah kualitatif, mengacu pada studi kasus yang secara spesifik mendeskripsikan perilaku subjek keluarga To Lotang dalam mendidik dan mentransformasi nilai-nilai budaya. Lokasi penelitian di Kecamatan Amparita, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan sebagai tempat berdomisili komunitas To Lotang. Informan penelitian dipilih melalui purposive sampling dengan menentukan tujuh keluarga To Lotang yang konsisten mendidik anak-anak memahami budaya di lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi nilai-nilai budaya melalui tahapan melihat, membiasakan, dan menstimuli anak-anak dalam prosesi-prosesi ritual adat. Ketiga, tahap memberikan pemahaman dengan cara berkomunikasi melalui tudang sipulung (duduk bersama). Ketiga, tahapan keterlibatan aktif anak-anak dalam prosesi ritual mulai persiapan sampai pelaksanaannya. Keempat, tahap mengingatkan implementasi ajaran dari Uwa’ta atau orang yang dituakan. Kontribusinya pada pelestarian nilai-nilai budaya To Lotang sangat identic melalui organisasi terkecil, seperti lingkungan keluarga.