cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 8 (2016)" : 25 Documents clear
SIMULASI SERANGAN BLACK HOLE PADA MANET (MOBILE AD HOC NETWORK) Firman Ardiyansyah; Wahyu Adi Priyono; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MANET (Mobile Ad Hoc Network) adalah kumpulan perangkat mobile yang digunakan untuk berkomunikasi secara nirkabel tanpa otoritas jaringan terpusat atau terstruktur. MANET memiliki beberapa karakteristik khusus seperti media yang terbuka, topologi yang dinamis, kurangnya pemantauan pusat, algoritma yang sederhana, dan tidak ada mekanisme pertahanan yang jelas. Dalam sistem jaringan yang terbuka, MANET mudah terkena berbagai jenis serangan, salah satunya adalah serangan blackhole. Serangan black hole adalah sejenis serangan Denial of Service(DoS) pada MANET dimana node berbahaya menyatakan kepada node sumber bahwa node tersebut memiliki rute terbaik untuk mencapai node tujuan. Masalah utama yang timbul pada saat terjadi serangan black hole adalah bagaimana untuk mendeteksi black hole, sambil menghindari sebanyak mungkin diagnosa yang salah, seperti RREP palsu. Dalam simulasi ini  diusulkan mekanisme watchdog yang mengintegrasikan teknik dari Bayesian filtering. Mekanisme watchdog bertujuan memantau aktivitas node dalam jaringan untuk mendeteksi node bermasalah yang merugikan jaringan. Simulasi dilakukan menggunakan protocol routing AODV dengan dua skenario, yaitu simulasi serangan black hole dengan dan tanpa mekanisme watchdog menggunakan perangkat lunak NS-2.  Hasil perbandingan performansi pada saat tidak menggunakan mekanisme watchdog dan dengan mekanisme watchdog diukur berdasarkan parameter packet loss, delay, dan throughput. nilai packet loss tanpa mekanisme watchdog sebesar nilai paket yang terkirim yaitu 100% untuk ukuran paket 1000 byte sementara pada saat penggunaan mekanisme watchdog nilai packet loss sebesar 0% untuk ukuran 1000 byte. Semakin kecil nilai packet loss, tingkat keberhasilan pencegahan serangan black hole dengan mekanisme watchdog semakin tinggi.   Kata Kunci : Serangan Black Hole, AODV, Mekanisme watchdog, NS2
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN PUTARAN MOTOR DC SHUNT SEBAGAI PENGGERAK GENERATOR SINKRON MENGGUNAKAN DC-DC CONVERTER Satrio Hary Susilo; n/a Soeprapto; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Putaran motor dc mudah dikendalikan dengan menggunkan elektronika daya. Motor dc yang mudah dikendalikan adalah motor dc shunt yakni dengan metode mengendalikan tegangan terminalnya. Pada karakteristik motor dc shunt putarannya cenderung konstan walaupun torsi beban diubah-ubah. Hasil yang diinginkan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah alat sinkronisasi generator dengan jala-jala PLN secara otomatis dengan mengacu pada penggerak generator sinkron yakni motor dc shunt. Adapun peralatan elektronika daya yang digunakan dalam penelitian ini adalah DC-DC Converter (Buck Converter). Kata kunci : Motor arus searah shunt, buck converter, sensor putaran.
RANGKAIAN RECTENNA MENGGUNAKAN ANTENA MIKROSTRIP CIRCULAR PATCH DENGAN GROUND PLANE FREE SPACE PADA FREKUENSI 2,4 GHz SEBAGAI PIRANTI WIRELESS POWER TRANSMISSION (WPT) Gezadio Dhuha Sujarwo; Rudy Yuwono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Power Transmission (WPT) adalah teknologi charging tanpa kabel. Teknologi ini merupakan solusi dari tingginya tingkat mobilitas masyarakat. Wireless Power Transmission (WPT) berhubungan rectenna (rectifying antenna) yang merupakan gabungan dari kata "rectifying" dan "antenna" yaitu teknologi yang memanfaatkan energi elektromagnetik di udara yang dikonversikan ke energi listrik (tegangan DC). Pada penelitian ini dirancang empat buah rectenna dengan spesifikasi yang sama dan dirangkai menjadi rangkaian seri rectennna. Tiap rectifier yang ddirancang menggunakan dioda 1N5711 sebanyak 4 buah dan 1 buah kapasitor SMD C1206. Antena yang dirancang pada penelitian ini  adalah antena mikrostrip circular patch dan antena mikrostrip star patch with additional elliptical shape. Desain antena pada penelitian ini disimulasikan menggunakan software Computer Simulation Technology (CST) Studio Suite 2014. Antena di fabrikasi menggunakan bahan FR–4 dengan ɛr = 3,9 dan h = 1,6 mm. Kata Kunci: Wireless Power Transmission, rectenna, energi elektromagnetik.
RANCANG BANGUN OTOMATISASI PENGISIAN AIR MENGGUNAKAN METODE GRAFCET BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL Muhammad Malik Bukhara; Erni Yudaningtyas; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan era perkembangan teknologi, industri-industri rumah tangga mulai ikut bersaing dalam pasaran. Demi meningkatkan daya saing, industri-industri rumah tangga perlu bekerja lebih keras. Faktor utama yang menghambat daya saing dari industri rumah tangga dalam pasaran adalah peratalan yang terlalu sederhana dan proses operasi masih secara manual, untuk itulah diperlukan bantuan otomatisasi dalam industri rumah tangga. Dibutuhkan suatu pengendali logika agar dapat mengaplikasikan otomatisasi yang dirancang sesuai untuk industri rumah tangga. Dengan menggunakan PLC OMRON tipe CQM1 sebagai kontroler, dan menggunakan grafcet sebagai metode untuk membuat sebuah prototipe otomatisasi pengisian air yang nantinya diharapkan dapat membantu industri-industri rumah tangga berkembang. Metode grafcet sendiri adalah sebuah metode dalam penggunaan PLC yang berbentuk blok-blok diagram yang disusun sesuai dengan perancangan. Kata kunci: PLC, metode grafcet, pengisian otomatis
RANCANG BANGUN OTOMATISASI PEMILAH APEL BERDASARKAN BERAT DAN WARNA BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Aditya Angga Kusuma; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, Industri membutuhkan teknologi otomasi, salah satunya pada proses pemilahan apel. Hal itu karena proses pemilahan apel pada industri kecil masih menggunakan sistem manual. Sehingga jika dibandingkan dengan penggunaan sistem otomatis, produktifitas akan semakin meningkat. Salah satu solusi dari  permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan alat pemilah apel otomatis sebagai alat bantu dalam proses pemilahan apel. Alat ini dapat digunakan untuk memilah apel berdasarkan warna dan berat.  Alat ini menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) tipe CQM1 sebagai kontroler, relay sebagai pemutus otomatis sekaligus penghubung antara PLC dan motor dc sebagai aktuator. Load cell digunakan untuk pembaca berat apel,TCS3200 digunakan untuk pembacaan warna apel,arduino mega 2560 sebagai pengolah masukan sensor berat dan warna sebelum menjadi input PLC.maka dibuat lah alat pemilah apel berdasarkan berat dan warna otomatis. Kata kunci: PLC, pemilah otomatis,loadcell,TCS3200,arduino.
Pengendalian Sudut Orientasi Pitch, Roll, dan Yaw Pada Quadcopter Menggunakan Kendali PID Berbasis ATMega328P Mustaghfirin Haris Prayogo; Bambang Siswojo; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot terbang adalah robot yang mampu terbang mengangkat beban diri sendiri. Robot terbang memiliki istilah lain yaitu Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Quadcopter merupakan salah satu jenis pesawat yang bisa diklasifikasikan sebagai UAV namun klasifikasi quadcopter masih di bawah UAV karena komponen pendukungnya tidak selengkap UAV sehingga pengendalian sudut orientasi quadcopter agar stabil tanpa bantuan pengendali tidak memungkinkan untuk tercapai. Penelitian ini menggunakan sensor gyroscope untuk pembacaan perubahan sudut orientasi quadcopter dan pengendali Proporsional Integral Differential (PID) untuk pengendalian sudut orientasi quadcopter agar dapat stabil. Stabil yang dimaksud adalah dapat mencapai setpoint 0°. Nilai parameter pengendali PID didapatkan dengan metode trial and error. Trial and error adalah metode menentukan parameter pengendali dengan cara perkiraan dan pengecekan sampai mendapatkan nilai parameter yang dapat mencapai setpoint. Setelah diberi nilai parameter pengendali PID yang tepat output sudut orientasi quadcopter dapat lebih cepat mencapai setpoint. Kata Kunci: Quadcopter, Sensor Gyroscope, Sudut Orientasi, Proporsional Integral Differential (PID).
PERANCANGAN PENGENDALIAN KADAR KEASAMAN (pH) DAN SUHU PADA MINIATUR TAMBAK UDANG M. Yufrizal Afif; M. Aziz Muslim; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Budidaya udang di tambak udang harus memperhatikan kondisi suhu air dan kadar keasaman (pH) air tambak udang. Untuk suhu toleransi air tambak adalah 26-35oC dan kondisi suhu idealnya adalah 28-32oC. Sedangkan pH toleransi air tambak adalah 7-8,5 dan kondisi pH idealnya 7,5-8. Tujuan skripsi ini untuk menjaga kestabilan suhu dan pH air tambak pada setpoint idealnya untuk suhu 30oC dan untuk pH 7,8. Pengontrolan aktuator untuk suhu dan pH adalah kincir dari motor dc dan pompa dc untuk mengeluarkan cairan asam dan basa. Pengontrolan kincir dan pompa berdasarkan besar kecilnya duty cycle. Kontroler yang digunakan adalah kontrol logika fuzzy (KLF). Perancangan untuk KLF menggunakan input dari error suhu dan pH. Metode inferensi yang digunakan metode max-min dan metode defuzzifikasi yang digunakan center of area. Dari hasil pengujian sistem tanpa gangguan diperoleh error steady state untuk suhu adalah 0,4% dengan settling time (ts) sebesar 749  detik  dan error steady state untuk  pH adalah 0,38% dengan settling time (ts) sebesar 60 detik. Kata Kunci —Udang, Suhu, pH, Fuzzy  
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA KANDANG ULAR MENGGUNAKAN KONTROLER ON-OFF Muhammad Rizki Rafido; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ular boa merupakan hewan ectotherm atau hewan yang berdarah dingin yang dimana suhu tubuhnya sangat bergantung terhadap perubahan suhu lingkungannya. Oleh karena itu, suhu lingkungan kandang berperan besar dalam perkembangan ular boa. Kandang ular memiliki syarat kelayakan dan standar tertentu, misalnya ukuran yang pada umumnya, suhu, gradien suhu serta kelembaban. Jika kondisi kandang tidak sesuai dengan syarat dan kelayakan, maka proses perkembangan ular akan terhambat. Oleh karena itu pada penelitian ini, dibuat miniatur kandang ular yang dapat merekayasa 2 kondisi lingkungan dalam 1 area kandang. Setpoint suhu yang digunakan adalah 27 oC untuk suhu normal dan 34 oC untuk suhu jemur ular boa. Sistem Pengaturan yang digunakan adalah pengaturan loop tertutup. Pengaturan loop tertutup ini bertujuan untuk membandingkan level suhu didalam miniatur kandang ular agar sesuai dengan level suhu yang diinginkan. Metode pengaturan ini menggunakan kontroler ON-OFF untuk mempercepat proses penambahan dan pengurangan suhu pada kandang ular. Mikrokontroler yang digunakan adalah Arduino Mega 2560. Hasil pengujian yang dilakukan menggunakan kontroler on-off terhadap sistem mampu mempertahankan level suhu normal selama 354 detik atau 5.9 menit dan suhu jemur selama 356 detik atau 5.9 menit. Kata kunci – Kandang Ular, Arduino Mega ,Pengaturan suhu, Kontroler ON-OFF, Sensor DS18B20.
KOMPRES HANGAT OTOMATIS BAGI PENDERITA DEMAM Yogie Kharisma Putra; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam adalah kenaikan suhu tubuh di atas suhu tubuh normal(36,5-37,2°C). Demam bukanlah suatu penyakit, tetapi tanda yang menyertai suatu penyakit. Kompres adalah metode pemeliharaan suhu tubuh dengan menggunakan cairan atau alat yang dapat menimbulkan hangat atau dingin pada bagian tubuh yang memerlukan, Ada dua jenis kompres, yaitu kompres panas dan kompres dingin. Kompres dingin tidak direkomendasikan untuk mengatasi demam karena dapat meningkatkan pusat pengatur suhu (hipotalamus) mengakibatkan badan menggigil sehingga terjadi kenaikan suhu tubuh. Kompres dingin mengakibatkan pembuluh darah mengecil (vasokonstriksi), yang meningkatkan suhu tubuh. Sedangkan pemakaian kompres hangat lebih efektif untuk mengatasi demam  karena memicu pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) yang dapat meningkatkan pengeluaran panas tubuh, tidak beresiko dan efektif mengatasi demam. sehingga pori – pori kulit akan membuka dan mempermudah pengeluaran panas sehingga akan terjadi perubahan suhu tubuh serta memberi tambahan nutrisi dan oksigen untuk sel. Penatalaksanaan kompres hangat pada pasien prosedurnya manual dan harus selalu dipantau. Ketika pasien demam sedang dikompres menggunakan handuk yang diberi air hangat dengan suhu tertentu, maka lama-kelamaan suhu kompres akan turun dan harus diganti dengan kompres hangat yang baru. Seiring dengan perkembangan teknologi,dibuatlah suatu alat yaitu Kompres Hangat Otomatis untuk Penderita Demam yang dapat secara otomatis akan mencapai suhu hangat yang diinginkan. Pada penggunaan kontroler PID didapatkan nilai parameter Kp= 94.17, Ki= 23.54, dan Kd= 1, sehingga dapat mempercepat sistem untuk mencapai keadaan steadystate sesuai dengan setpoint yang telah ditentukan berupa suhu 37oC. Kata Kunci: Demam, Kompres Hangat, Kontroler PID, Ziegler Nichols 1.
Perancangan dan Simulasi Lima Antena Mikrostrip Array untuk Mengetahui Pengaruh Variabel Return Loss terhadap Efisiensi Daya Antena Faris Yudha Krisnanda; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi nirkabel yang semakin berkembang saat ini tentu saja mengakibatkan banyaknya pengguna yang terus-menerus bertambah. Perangkat-perangkat telekomunikasi baru pun terus ditemukan dan semakin banyak jumlahnya. Salah satu contoh perangkat telekomunikasi nirkabel adalah antena mikrostrip array. Antena ini dapat berfungsi sebagai pemancar maupun penerima energi elektromagnetik (daya). Dalam penelitian ini, dirancang sebanyak lima buah antena dengan jumlah peradiasi yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan hasil variabel return loss yang berbeda-beda, serta mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi daya antena. Hasil dari simulasi menunjukkan nilai return loss kelima antena sebesar -14.981175 dBm, -17.090297 dBm, -19.620465 dBm, -25.962626 dBm, dan -34.316575 dBm. Sedangkan kelima nilai efisiensi dayanya sebesar 0.979859678, 0.985025723, 0.98667138, 0.990256843, dan 0.990907628. Dan dari hasil pengukuran menghasilkan lima nilai return loss sebesar -17.30867814 dBm, -18.2419547 dBm, -23.04467542 dBm, -25.18167685 dBm, dan -27.69954905 dBm. Sedangkan nilai efisiensi daya yang dihasilkan sebesar 0.472162162, 0.517837838, 0.545675676, 0.587837838, dan 0.678918919. Dengan mengetahui hubungan antar dua variabel ini, dapat disimpulkan bahwa semakin kecil nilai return loss, maka nilai efisiensi daya semakin besar. Dengan ini, antena dapat dibuat  menjadi lebih efisien dan hemat energi dengan cara menekan nilai dari variabel return loss menjadi lebih kecil. Kata kunci: return loss, efisiensi daya antena, mikrostrip, array, UWB.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue