cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
ANALISIS PENGARUH KANDUNGAN UDARA TERHADAP KEKUATAN DIELEKTRIK GAS TETRAFLOROETANA DALAM MEDAN TINGGI AC NONHOMOGEN Nararya Berlianti; Moch. Dhofir; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menjelaskan tentang pengaruh konsentrasi udara terhadap dielektrik gastetrafloroetana dalam medan tinggi ac non-homogen. Penelitian ini diawali denganpengambilan data melalui pengujian tegangan tembus di Laboratorium Tegangan Tinggi,Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Variasi kondisi yangdigunakan dalam pengujian tegangan tembus meliputi perubahan konsentrasi udara dalam gasR134 sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% yang dihitung berdasarkan tekanantotal gas campuran, variasi tekanan total gas campuran sebesar 755 mBar, 805 mBar, 855mBar, 905 mBar, dan 955 mBar, serta perubahan jarak sela sebesar 2 cm dan 4 cm. Pengujiandilakukan dengan menggunakan tegangan tinggi AC. Susunan elektroda yang digunakanadalah jarum – piring. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu adanya pengaruhmengenai konsentrasi udara dalam gas R134 dimana besarnya nilai tingkat kekuatan dielektrikgas R134 murni lebih tinggi dibandingkan dengan gas R134 yang telah terkontaminasi, dalamhal ini udara merupakan pengotornya. Selain itu, variasi rasio konsentrasi udara dari 0% sampai30% dan variasi rasio tekanan total gas campuran dari 755 mBar sampai 955 mBarmemengaruhi nilai kekuatan dielektrik gas campuran. Dimana semakin besar nilai konsentrasiudara maka akan semakin kecil nilai tegangan tembus. sedangkan semakin besar nilai tekanantotal gas campuran maka akan semakin besar nilai tegangan tembus.Kata kunci: isolator gas, tetrafloroetana, udara, tegangan tembus, kekuatan dielektrik. ABSTRACTThis study describes the effect of air concentration on the dielectric of tetrafluoroethane gasin a non-homogen ac high field. This research begins with data collection through breakdownvoltage testing at the High Voltage Laboratory, Department of Electrical Engineering,Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya. Variations of conditions used in thebreakdown voltage test include changes in air concentration in RI 34 gas by 0%, 5%, 10%,15%, 20%, 25%, and 30% which are calculated based on the total pressure of the mixed gas,the variation of the total pressure of the mixed gas. of 755 mBar, 805 mBar, 855 mBar, 905mBar, and 955 mBar, as well as changes in the distance between 2 cm and 4 cm. The test usesa high voltage AC circuit. The arrangement of the electrodes used is a needle – plate. Theresults obtained in this study are the influence of air concentration in RI 34 gas where thevalue of the dielectric strength of pure RI 34 gas is higher than that of contaminated RI 34gas, in this case air is the impurity. In addition, variations in the air concentration ratio from0% to 30% and the variation of the total pressure ratio of the mixed gas from 755 mBar to955 mBar affects the dielectric strength of the mixed gas. Where the greater the value of airconcentration, the smaller the value of the breakdown voltage. while the greater the value ofthe total pressure of the mixed gas, the greater the value of the breakdown voltage.Keywords: gas insulator, tetrafluoroethane, air, breakdown voltage, dielectric strength.
ANALISIS PEMODELAN RANGKAIAN VIENNA RECTIFIER UNTUK MEREDUKSI TOTAL HARMONIC DISTORTION Taufik Miftaks; Waru Djuriatno; Lunde Ardhenta
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyearah memiliki fungsi untuk mengkonversi tegangan AC (Alternaiting Current) menjadi tegangan DC (Direct Current). Penyearah memiliki beberapa jenis dalam pengoperasiannya, salah satunya diode rectifier. Dalam pengoperasian diode rectifier tiga fasa menggunakan 6 buah dioda, tetapi pada nilai THD yang dihasilkan dioda rectifier tidak memenuhi standard syarat operasional sistem listrik sehingga diperlukan rangkaian penyearah yang dapat mereduksi THD tersebut yaitu vienna rectifier. Vienna rectifier merupakan penyearah tiga fasa, tingkat tiga dan memiliki tiga sakelar dalam pengoperasiannya, dalam modulasinya vienna rectifier menggunakan jenis PWM (Pulse Width Modulation) dengan output yang terkontrol. Vienna rectifier memiliki kelebihan diantaranya, memiliki arus input sinusoidal kontinu, tidak perlu kabel netral, jumlah switching rendah, efisiensi yang tinggi, produksi three level tegangan dengan dua tegangan DC yang bernilai sama. Dalam penelitian ini digunakan model perancangan vienna rectifier menggunakan analisis beban induktif dan model control double closed loop PI. Dalam penelitian ini akan ditampilkan hasil simulasi yang dimana pada proses simulasi memggunakan Simulink Matlab dan analisis terhadap THD, respon sistem dan faktor daya. Kata Kunci : Vienna rectifier, THD, Power Factor, Induktor dan Simulink Matlab. ABSTRACT Rectifier has a function to convert AC (Alternaiting Current) voltage into DC (Direct Current) voltage. There are several types of rectifier in operation, one of which is the diode rectifier. In the operation of three-phase rectifier diodes, 6 diodes are used, but the THD value produced by the diode rectifier does not meet the standard requirements of the electrical operating system so that a rectifier circuit that can reduce THD is needed, namely the Vienna rectifier. Vienna rectifier is a three-phase rectifier, level three and has three starting points in its operation, in its modulation the vienna rectifier uses the PWM (Pulse Width Modulation) type with controlled output. The Vienna rectifier has the advantages of
SISTEM KONTROL KESADAHAN AIR PADA AKUAPONIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC MAMDANI Abdan Hafili; Bambang Siswojo; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Akuaponik merupakan metode untuk melakukan akuakultur dan hidroponikmenggunakan media dan tempat yang sama. Kelebihan dari akuaponik yaitu dapatmenggunakan lahan yang sempit untuk menjalankannya karena menggunakanmedia air yang sama. Permasalahan yang sering ditemui adalah dibutuhkannyaperawatan kesadahan air secara teliti dan teratur. Hal tersebut dikarenakan nutrisiyang diserap oleh tanaman berasal dari ekskresi ikan, sehingga apabila ammoniayang ada dalam air terlalu tinggi maka akan menyebabkan kematian pada ikan.Pengontrolan kesadahan air secara otomatis sangat diperlukan untuk menjaga nilaikesadahan air pada akuaponik tetap berada pada rentang yang aman bagi ikan dantumbuhan sehingga keduanya dapat tumbuh dengan baik. Pada penelitian inidiusulkan sistem pengontrolan kesadahan air berbasis fuzzy logic Mamdani,pengontrolan ini dilakukan menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler.Objek akuakultur yang digunakan adalah ikan guppy (Poecilia reticulata) sertaobjek hidroponik yang digunakan adalah Pakcoy (Brassica rapa chinensis).
RANCANG BANGUN SISTEM CATU DAYA HYBRID PADA ALAT SMART GROWTH BOX UNTUK TANAMAN MICROGREENS Agung Wicaksono; n/a Nurussa’adah; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUntuk mengurangi gas rumah kaca (GRK) dari bahan bakar fosil dibutuhkan sumber energi alternatif yang salahsatunya energi surya. Namun energi surya memiliki kendala yaitu output daya yang dihasilkan kurang stabilkarena tergantung kontinuitas matahari. Penggunaan energi yang bersumber dari PLN bisa dijadikan sebagaienergi kedua jika energi surya nantinya tidak dapat memberikan energi ke beban (Hybrid). Sistem ini telahdimanfaatkan pada penelitian alat Smart growth box microgreens. Pada penelitian ini akan dibahas proses rancangbangun sistem hybrid menggunakan dua sumber energi yang berbeda yaitu energi surya dan energi listrik dariPLN yang memiliki mekanisme automatic switch serta membahas proses perancangan pendeteksi parameter arus,tegangan, dan daya untuk mengetahui pemakain sumber energi surya dan energi listrik dari PLN oleh perangkat.Sistem dirancang dapat menghasilkan output catu daya 5V DC, 12V DC dan 220V AC. Untuk pergantian catudaya sistem menerapkan automatic switch menggunakan relay. Dari hasil pengujian sistem hybrid berhasildirancang dengan didapatkan catu daya utama panel surya menghasilkan tegangan keluaran sebesar 12,49V16,38V, output solar charge control sebesar 11.92V-14.27V, output dari DC power supply stabil pada rentang12,34V-12,36V dan voltage regulator pada rentang 5.04V-5.05V. Sedangkan dalam melakukan switch catu dayarelay memiliki tingkat keberhasilan sebesar 85,71% dengan rasio keberhasilan 12:2 dari 14 percobaan. Catu dayapanel surya menyumbang 60,73% total keseluruhan konsumsi perangkat dengan lama penggunaan oleh perangkatrata-rata selama 13,58 jam dibandingkan dengan catu daya listrik PLN menyumbang sebesar 39,27%.Kata Kunci: Sistem Hybrid, Panel Surya, Automatic switch.ABSTRACTTo reduce greenhouse gases (GHG) from fossil fuels, alternative energy sources are needed, one of which is solarenergy. However, solar energy has a problem, namely the power output produced is less stable because it dependson the continuity of the sun. The use of energy sourced from PLN can be used as second energy if solar energylater cannot provide energy to the load (Hybrid). This system has been used in research on the Smart growth boxmicrogreens tool. In this study, we will discuss the process of designing a hybrid system with two different energysources, namely solar energy and electrical energy from PLN which has an automatic switch mechanism anddesign proces
SISTEM PENGONTROLAN KADAR OKSIGEN TERLARUT PADA BUDIDAYA AKUAPONIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC MAMDANI Alfathan Pradana; Bambang Siswojo; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Akuaponik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang mengkombinasikan hidroponik dan akuakultur dalam lingkungan yang bersifat simbiosis. Kualitas airsangat berperan penting bagi keberlangsungan budidaya ikan dan tanaman. Salah satu parameter yang menjadi penentu kualitas air adalah kadar oksigen terlarut. Organisme akuatik memerlukan oksigen dalam jumlah yang cukup agar tidak terjadi stress, hypoxia pada jaringan, anoreksia, ketidaksadaran, mudah terserang penyakit dan parasit. dibuat sebuah sistem pengontrolan kadar oksigen terlarut menggunakan metode fuzzy logic mamdani yang bertujuan untuk mengontrol dan menjaga kadar oksigen pada air dalam sistem akuaponik dalam kadar yang baik bagi ikan dan tanaman. Komponen utama yang digunakan yaitu sensor DO, Arduino UNO, dan aerator. Pengujian dilakukan dengan menggunakan beberapa setpoint kadar oksigen terlarut yang berbeda yaitu 5, 5,5, dan 5,6 mg/L serta diberi gangguan pada setiap setpointnya. Hasil yang didapatkan bahwa sistem ini dapat mengontrol kadar oksigen terlarut mendekati setpoint yg telah ditentukan, dapat mengatasi gangguan yang diberikan dengan recovery time yg singkat, memiliki setling time yang singkat, tidak terdapat overshoot, dan offset dibawah batas toleransi 5%. memiliki error terbesar masih dibawah toleransi 5% masingmasing yaitu 4,4%, 4,4%, dan 4,2%. Abstract Aquaponics is a sustainable farming system that combines hydroponics and aquaculture in a symbiotic environment. Air quality is very important for the sustainability of fish and plant cultivation. One of the parameters that determine air quality is dissolved oxygen levels. Aquatic organisms need oxygen in sufficient quantities to prevent stress, tissue hypoxia, anorexia, unconsciousness, susceptibility to disease and parasites. A system for controlling dissolved oxygen levels was made using the Mamdani fuzzy logic method which aims to control and maintain oxygen levels in the aquaponics system at good levels for fish and plants. The main components used are DO sensors, Arduino UNO, and aerators. The test was carried out using several different setpoints of dissolved oxygen levels, namely 5, 5.5, and 5.6 mg/L as well as disturbances at each setpoint. The results obtained are that this system can control dissolved oxygen levels close to a predetermined setpoint, can overcome the disturbances given by a short recovery time, has a short setting time, does not contain any overshoot, and offset below the
PENERAPAN INTERNET OF THINGS PADA SISTEM MONITORING SMART GROWTH BOX MICROGREENS MENGGUNAKAN APLIKASI BLYNK Muhammad Alfanny; n/a Nurussa’adah; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKInternet of Things (IoT) dapat diterapkan pada berbagai aspek, tarutama dapat digunakan sebagai sistem untukmonitoring alat. smart growth box microgreens merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menanam tanamanmicrogreens. Penerapan Internet of Things (IoT) pada sistem monitoring smart growth box microgreens bertujuanuntuk mempermudah pengguna dalam monitoring alat karena dapat diakses dari jarak jauh melalui smartphone yangterhubung ke internet. Pada penelitian ini menggunakan sensor HCSR-04 untuk mengukut tinggi tanaman dankapasitas air serta load cell untuk menimbang benih sebelum disemai. Hasil pembacaan sensor diproses oleh ArduinoNano lalu akan dikirimkan ke ESP32 sehingga data tersebut dapat ditampilkan oleh aplikasi Blynk. Hasil penelitianyang dilakukan, menunjukan sistem berjalan sesuai dengan rancangan. Data yang didapat dari hasil pengujian,HCSR-04 dapat mengukur tinggi tanaman dengan rata rata error sebesar 18,85% di mana nilai error terbesar terjadipada hari pertama. Selanjutnya sensor load cell dapat menimbang benih cukup akurat dengan rata rata error sebesar0,0501%. Dari data yang didapat pula, input setpoint dari Blynk dapat direspon dengan baik oleh ESP32 danpengiriman data hasil pembacaan sensor berjalan dengan tepat sesuai rancangan. Selain itu data hasil pembacaansensor dapat ditampilkan pada aplikasi Blynk dengan tepat dan dapat menampilkan notifikasi sesuai dengan setpointyang ditentukan.Kata Kunci: IoT, Microgreens, monitoring, BlynkABSTRACTInternet of Things (IoT) can be applied to various aspects, especially it can be used as a system for monitoring device.smart growth box microgreens is used to grow microgreens. The application of the Internet of Things (IoT) on themonitoring system for the smart growth box microgreens aims to make it easier for users to monitor the devicebecause it can be accessed remotely via a smartphone connected to the internet. In this research, the HCSR-04 sensorwas used to measure plant height and water capacity as well as a load cell to weigh seeds before sowing. The sensorreading results are processed by the Arduino Nano and then sent to the ESP32 so that the data can be displayed bythe Blynk application. The results of the research conducted, showed the system was running according to the design.The data obtained from the test results, HCSR-04 can measure plant height with an average error of 18.85% wherethe largest error value occurs on the first day. Furthermore, the load cell sensor can weigh the seeds quite accuratelywith an average error of 0.0501%. From the data obtained, the input setpoint from Blynk can be responded well bythe ESP32 and sending data from the sensor readings goes exactly according to the design. In addition, sensorreading data can be displayed on the Blynk application correctly and can display notifications according to thespecified setpoint.Keywords: IoT, Microgreens, monitoring, Blynk
RANCANG BANGUN SISTEM PENGKONDISI LINGKUNGAN PADA SMART GROWTH BOX UNTUK TANAMAN MICROGREENS Taufiqur Rohman; n/a Nurussa’adah; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sistem pengkondisi lingkungan adalah sebuah perangkat yang mampu mengondisikan lingkungan pada alat Smart Growth Box. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem pengkondisi lingkungan yang bertujuan untuk mengendalikan parameter suhu, kelembaban udara, soil moisture, dan intensitas cahaya di dalam Smart Growth Box. Pada perancangan ini digunakan sensor DHT22 sebagai pendeteksi suhu dan kelembaban udara, capacitive soil moisture sensor v1.2 sebagai pendeteksi kelembaban media tanam, dan LDR sebagai pendeteksi intensitas cahaya. Hasil pembacaan dari sensor akan diproses oleh mikrokontroler ESP32 untuk mengontrol aktuator. Parameter suhu udara dan kelembaban udara dikontrol menggunakan exhaust fan, soil moisture dikontrol menggunakan sprayer pump dan pencahayaan dikontrol menggunakan grow light LED. Sistem pengkondisi lingkungan ini mampu menurunkan suhu sebesar 0,5 °C dengan rata-rata lama waktu 01:14 menit, menurunkan kelembaban udara sebesar 1% RH dengan rata-rata lama waktu 17:57 menit, dan menaikkan tingkat soil moisture sebesa
ANALISIS MANAJEMEN BANDWIDTH DI SDN 01 JAMBEARJO BERBASIS MIKROTIK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE QUEUE Muhammad Rabbani; Muhammad Purnomo; Sapriesty Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKFasilitas dan jaringan internet saat ini memiliki perananan yang sangat krusial untuk kemajuan bangsa. Hal ini karena sekarang internet dibutuhkan di hampir semua lini kehidupan. Tidak hanya di bidang ekonomi saja, namun juga dibidang politik, pendidikan, sosial, hukum dan sebagainya. kualitas dari sebuah internet tidak terlepas dari bandwidth dari internet tersebut. Bandwidth merupakan banyaknya data yang bisa dikirimkan dalam waktu tertentu. Di SDN 01 Jambearjo, Internet sangat dibutuhkan terutama untuk ujian komputer yang berbasis online yang tentunya membutuhkan internet. karena tingginya tingkat kebutuhan di SDN 01 Jambearjo terhadap internet yang tidak diimbangi dengan kapasitas bandwidth dapat menyebabkan informasi menjadi sulit dan lama diakses oleh user dalam mengakses jaringan internet. Maka, dilakukan Metode pembagian bandwidth pada mikrotik dengan cara pembagian per user yang aktif secara merata dan otomatis. Pada penelitian ini dilakukan pembagian bandwidth menggunakan perangkat mikrotik dengan memanfaatkan fitur simple queue yang dimiliki oleh mikrotik dengan menerapkan maksimum download dan maksimum upload di setiap user nantinya. Setelah dilakukannya konfigurasi pada perangkat mikrotik, nantinya akan dilakukan simulasi menggunakan perangkat lunak Wireshark dengan membandingkan 2 user secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kualitas jaringan (Qos) dengan membandingkan Throughput, Delay, dan Packet Loss sebelum diterapkannya manajemen bandwidth dan sesudah diterapkannya manajemen bandwidth. Hasil simulasi dan analisis didapat bahwa metode simple queue dengan menerapkan maksimum download dan maksimum upload berhasil dilakukan sehingga bandwidth yang diterima lebih merata dan membuat Throughput, Delay dan Packet Loss di setiap sisi user yang diujikan menjadi lebih stabil dibandingkan sebelum diterapkannya manajemen bandwidth tersebut. Kata Kunci: Internet, Bandwidth, QoS Simple Queue ABSTRACTInternet facilities and networks currently have a very crucial role in the nation's progress. This is because the Internet is now needed in almost all life lines. Not only in the economic field but also the fields of politics, education, society, law and so on. the quality of an internet can not be separated from the bandwidth of the Internet. Bandwidth is the amount of data that can be sent at a certain time. At SDN 01 Jambearjo, the Internet is needed, especially for online-based computer exams, which require the Internet. However, due to the high level of demand at SDN 01 Jambearjo for Internet which is not matched by bandwidth capacity, it can cause information to be difficult and take a long time to be accessed by users in accessing the internet network. So, the method of sharing bandwidth on Mikrotik is done by dividing it per active user evenly and automatically. In this study, the bandwidth distribution using a proxy device by utilizing the simple queue feature that mikrotik owns by applying a full download and maximum upload for each user later. Together. The purpose of this research is to see the network quality (Qos) by comparing Throughput, Delay, and Packet loss before and after bandwidth management implementation. The results of the simulation and analysis showed that the simple queue method by applying the full download and maximum upload was successfully carried out so that thebandwidth received was more evenly distributed and made Throughput, Delay, and Packet loss on each side of the user tested more stable than before the implementation of bandwidth management. Keywords: Internet, Bandwidth, QoS, Simple Queue.
PEMODELAN DAN ANALISIS PENERAPAN TOPOLOGI PWM REVERSIBLE RECTIFIER PADA PWM RECTIFIER UNTUK MEREDUKSI TOTAL HARMONIC DISTORTION Dody Siregar; Waru Djuriatno; n/a Wijono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penurunan kualitas daya listrik yang diakibatkan harmonisa terjadi pada rectifier. Peralatan elektronika daya tersebut akan memberikan kontribusi arus harmonik yang besar. Dalam memperbaiki kualitas daya yang turun akibat pengaruh distorsi harmonisa pada rangkaian diode rectifier, maka digunakan suatu topologi lain yang dapat menekan harmonisa yaitu menggunakan rangkaian PWM reversible rectifier. Kontrol PWM rectifier dapat mengurangi distorsi harmonik pada suatu jaringan listrik karena mengkonsumsi arus input yang hampir sinusoidal. Kelebihan dari topologi ini mencakup pengaturan tegangan output, distorsi harmonik yang rendah, gelombang arus mendekati sinusoidal, perbaikan faktor daya, dapat memberikan faktor daya yang unity, dan dapat memberikan aliran daya dua arah. Penelitian kali ini akan membahas tentang pemodelan dan analisis topologi PWM reversible rectifier (2-level converter) pada PWM rectifier untuk mereduksi Total Harmonic Distortion dan memperbaiki faktor daya pada sumber. Kata Kunci: Dioda Rectifier, PWM Rectifier, THD, Faktor Daya, Simulink Matlab ABSTRACT The decrease in the quality of electrical power caused by harmonics occurs in the rectifier. The power electronics equipment will contribute a large harmonic current. In improving the quality of power that decreases due to the influence of harmonic distortion in the diode rectifier circuit, another topology is used that can suppress harmonics, namely using a PWM reversible rectifier circuit. PWM rectifier control can reduce harmonic distortion in an electrical network because it consumes an almost sinusoidal input current. The advantages of this topology include regulation of output voltage, low harmonic distortion, current waveform approaching sinusoidal, improved power factor, can provide a unified power factor, and can provide bidirectional power flow. This study will discuss the modeling and topology analysis of PWM reversible rectifier (2-level converter) in PWM rectifier to reduce Total Harmonic Distortion and improve the power factor at the source. Keywords%
DESAIN MONITORING PARAMETER SOLAR CELL Hilmi Nursyahir; Akhmad Zainuri; Rini Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 10 No. 3 (2022):
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSel surya merupakan salah satu alat pembangkit listrik yang mengubah sinar matahari menjadi listrik untuk dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan biasa digunakan di tempat yang sulit dijangkau oleh pembangkit listrik. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem untuk memonitor parameter dari sel surya dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Selain itu juga terdapat pengujian dengan menyiram permukaan panel dengan air untuk mencari faktor suhu terhadap keluaran arus dan tegangan dari panel surya. Pengambilan data pada sistem monitoring dilakukan dengan cara mengambil 100 buah data setiap menit dari semua sensor, lalu dihitung rata-ratanya setiap 1 jam, selain itu pengambilan data pada saat penyiraman air dilakukan setiap 30 detik. Dari tiga percobaan dengan menyiramkan air pada permukaan panel saat kondisi panas, menunjukkan adanya penurunan suhu panel dari suhu maksimum berturut-turut 50.9°C - 36.57°C; 45.75°C – 36.85°C; 44.81°C – 39.04°C, serta kenaikan arus sebesar 0.17A; 0.1A; 0.09A, dan kenaikan tegangan sebesar 1.81V; 0.9V; 0.83V;. Kata Kunci: Sel Surya, Arduino UNO, Penyiraman Panel Surya

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue