cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
Rancang-Bangun Miniatur Crane 1-Lengan pada Aplikasi Kapal Bongkar-Muat Barang Putra Perdana, Muhammad Firsada
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crane merupakan suatu alat berat yang berguna untuk memindahkan benda berat dari satu titik ke titik lain dengan jangkauan yang terbatas. Dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah miniatur crane 1-lengan sebagai bentuk tereduksi dari ukuran sesungguhnya, sebagai model untuk memahami prinsip kerja dan pengendalian motor penggerak crane. Crane yang dibuat mempunyai panjang lengan tereduksi dengan skala 1:100 menjadi 70 cm, dengan beban maksimal 2,5 kg disesuaikan dengan ketersediaan bahan untuk struktur mekaniknya, serta penggunaan motor DC berpenguatan terpisah berdasarkan pemenuhan kebutuhan karakteristik torsi beban serta kemudahan pengendalian dan ketersediaannya di pasaran. Digunakan 3 buah motor untuk penggerak tiga jenis gerakan yaitu penggerak boom, menarik tali dan memutar crane. Pelaksanaan penelitian dimulai dengan kajian literatur, penentuan spesifikasi dan batasan fungsi alat yang akan dibuat, perhitungan dan penentuan dimensi, bahan, serta komponen rancangan, pembuatan alat, dilanjutkan dengan pengujian unjuk kerja dan analisisnya, serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Dihasilkan suatu rancang-bangun miniatur crane 1-lengan menggunakan 3 buah motor, yaitu untuk penggerak tiang dengan daya 20,844W, untuk pemutar crane berdaya 10,81W, dan untuk penarik tali berdaya 11,256W. Motor berfungsi sebagai penggerak yang memanfaatkan komponen MOSFET sebagai power converter yang dikendalikan dengan mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa miniatur crane 1-lengan yang dibuat terbukti dapat berfungsi memindahkan beban sebagaimana yang dikehendaki sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Implementasi Sistem Navigasi Wall Following Menggunakan Kontroler PID Dengan Metode Tuning Pada Robot Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) Divisi Senior Beroda Arnas Elmiawan Akbar; Waru Djuriatno; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.489 KB)

Abstract

Navigasi Wall following merupakan salah satu sistem navigasi robot yang digunakan dalam perlombaan seperti Kontes Robot Cerdas Indonesia dimana robot tipewall follower ini dapat mengikuti kontur dinding arena. Robottipe ini dipilih karena arena perlombaan dari Kontes RobotCerdas Indonesia terdiri dari dinding-dinding yengmembentuk lorong dan ruangan. Tugas akhir ini merancangdan mengimplementasikan algoritma kendali pada robot wallfollower beroda tipe differential steering yang menggunakankontroler PID (Proporsional, Integral, Diferensial) sebagaisistem navigasi robot wall follower. Tugas robot ini adalahmenyusuri dinding arena Kontes Robot Cerdas Indonesia(KRCI) sesuai rule KRCI 2012. Kontroler PID bertujuanuntuk memuluskan pergerakan robot saat menelusurruangan/lorong lintasan. Dengan bantuan kontroler PID robotwall follower mampu bernavigasi dengan aman, halus,responsif dan cepat. Penentuan hasil parameter kontroler PIDini didapatkan dengan menggunakan metode osilasi Ziegler-Nichols. Metode ini dipilih karena dapat mempercepat prosestuning PID tanpa harus melewati proses trial and error yangcukup lama. Hasil parameter kontroler PID yang dicapai daripenelitian tugas akhir ini diperoleh nilai Kp=4,2, Ki=0,5 danKd=7,5
Timbangan Digital Berbasis Sensor Flexyforce Dengan Output Suara Ita Dwi Purnamasari; Panca Mudjirahardjo; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.691 KB)

Abstract

Teknologi diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia agar mudah, cepat, tepat, akurat dan efisien. Penerapan teknologi dimanfaatkan dalam semua bidang, salah satu wujud penerapan sistem teknologi dalam bidang pengukuran adalah timbangan digital. Alat ini merupakan peraga sebagai alat pengukur suatu berat benda yang di harapkan dapat membantu tidak hanya para pedagangnya tetapi juga para pembeli dengan cara selain menampilkan hasil pengukuran berat melalui LCD,tetapi juga dikeluarkan melalui suara. Alat ini dirancang menggunakan sensor Flexiforce yang di desain untuk mengukur berat obyek. Sensor Flexiforce ini mengubah besaran fisik (berat) menjadi sebuah perubahan resistansi yang berbeda-beda untuk setiap pengukuran berat. Rangkaian yang digunakan untuk merubah keluaran sensor dari perubahan resistansi menjadi perbahan tegangan adalah menggunakan rangkaian jembatan Wheatstone dan rangkaian pengkondisi sinyal berupa rangkaian instrumentasi. Mikrokontroller yang digunakan untuk pengendali system adalah ATmega 8535, ISD (Information Storage Device)2560 digunakan sebagai penyimpan database suara. Sebagai verifikasi data teks digunakan LCD M1632. Pengujian dilakukan dengan menggunakan berat benda yang berbeda-beda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat mendeteksi berat benda yang ingin diukur beratnya serta mengeluarkan hasilnya dalam bentuk suara serta tampilan teks di LCD sesuai dengan berat  benda tersebut. Nilai kesalahan rata-rata pengujian alat secara keseluruhan adalah 4,32%.
Perancangan Alat Ukur Volume Udara Pernapasan Manusia Atika Iqlimah; Muhammad Julius St.; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.504 KB)

Abstract

Kesehatan adalah salah satu bagian terpenting dalam hidup. Untuk mengetahui tingkat kesehatan seseorang dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah dari kinerja alat pernapasan. Alat ini dirancang menggunakan sensor tekanan yang akan menghitung volume aliran udara yang melalui sebuah corong (mouthpiece). Sistem ini terdiri atas sensor tekanan, penguat non-inverting, mikrokontroler ATmega8, dan komputer sebagai media penampil hasil pengukuran. Pasien menghembuskan napas melalui mouthpiece yang telah tersambung dengan sensor tekanan. Hasil pengukuran sensor tekanan dikuatkan oleh penguat operasional non-inverting. Kemudian sinyal analog yang sudah dikuatkan tersebut diproses oleh ADC internal pada mikrokontroler. Selanjutnya, dengan menggunakan antarmuka serial, hasil pengukuran volume udara pernapasan pasien ditampilkan pada layar monitor. Hasil dari pengujian ini berupa volume udara penapasan yang ditampilkan dalam bentuk grafik dan angka. Nilai kesalahan (error) pengujian tertinggi adalah 18,24%.  Sedangkan nilai kesalahan rata-rata pengujian keseluruhan alat adalah 7,3%.
Strategi Interkoneksi Suplai Daya 2 Pembangkit di PT Ajinomoto Indonesia, Mojokerto Factory Surya Adi Purwanto; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Ajinomoto Indonesia, Mojokerto Factory adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi monosodium glutamate atau yang lebih sering dikenal dengan MSG. Sumber tenaga listrik PT. Ajinomoto Indonesia, Mojokerto Fakory berasal dari dua buah PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) serta dari PLN yang dihubungkan secara paralel. Transmisi tenaga listrik dari sumber menuju beban  yang letaknya berjauhan serta dengan jangkauan daerah penyaluran yang luas menyebabkan terjadinya rugi-rugi saluran, sehingga pengoperasian yang terus menerus akan dapat mengakibatkan stabilitas keadaan mantapnya terganggu dengan kemungkinan kondisi terburuk teerjadinya kegagalan sistem atau bahkan black out yang dapat mempengaruhi proses produksi MSG. Kestabilan frekuensi dan kestabilan  putaran rotor sangat berpengaruh pada saat dilakukan interkoneksi ataupun pada saat terjadi gangguan pada sumber. Standar IEEE mensyaratkan besarnya frekuensi ±1% dari frekuensi referensi, yaitu 50-Hz untuk di Indonesia. Menurut standart SPLN frekuensi yang dipergunakan di Indonesia berkisar antara 49,5 – 50,5 Hz. Apabila terjadi kelebihan daya pembangkitan frekuensi akan turun dan sebaliknya apabila terjadi kekurangan daya pembangkitan atau kelebihan beban frekuensi akan naik. Dengan dilakukannya strategi interkoneksi suplai daya pada saat interkoneksi dapat membuat sistem menjadi lebih bagus dalam mempertahankan keadaan mantapnya, dapat dilihat sengan semakin lamanya waktu pemutusan kritis, selain itu dengan melakukan penyebaran pembebanan pembangkit dan pelepasan beban pada saat terjadi gangguan pembangkit serta pelepasan pembangkit saat gangguan pada beban dapat menyebabkan frekuensi masih dalam batas yang diijinkan.
Perancangan Dan Pembuatan Pembangkit Medan Listrik DC Pulsa Dengan Pengaturan Frekuensi Untuk Proses Antibakteri Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA) Secara In Vitro Anas Setiawan; Muhammad Julius St.; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.047 KB)

Abstract

Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah jenis spesifik dari bakteri Staphylococcus aureus yang tahan terhadap methicillin (jenis antibiotik). MRSA adalah bakteri yang menyebabkan infeksi di beberapa tempat berbeda pada tubuh. Sangat sulit menyembuhkan luka yang sebagian besar diakibatkan oleh kuman staphylococcus aureus atau biasa disingkat staph, karena ketahanannya terhadap berbagai antibiotik. Skripsi ini membahas pengaruh pemberian medan listrik DC pulsa dengan frekuensi yang variabel pada bakteri MRSA. Penelitian ini dilakukan secara In Vitro dengan menggunakan tabung reaksi yang sudah diberi elektroda sebagai tempat untuk pengujian bakteri. Elektroda yang digunakan adalah Stainless steel 314L dengan dimensi 100 x 10 x 0,8 mm. Jenis sinyal yang digunakan adalah DC pulsa dengan Duty Cycle 50%, Amplitudo 12 V dan dengan 3 macam variable frekuensi sebesar 300 Hz, 600 Hz, 900 Hz. Tujuan penelitian yang akan diamati yang pertama adalah untuk membandingkan penurunan jumlah koloni bakteri dengan menggunakan antibiotik dibandingkan dengan menggunakan medan listrik DC pulsa. Yang kedua untuk mengetahui pengaruh frekuensi sinyal DC pulsa terhadap penurunan jumlah  koloni bakteri. Hasil pengujian dan analisis menyatakan bahwa medan listrik DC pulsa mempunyai daya bunuh bakteri yang lebih besar daripada antibiotik. Semakin besar frekuensi sinyal DC pulsa, semakin besar pula penurunan jumlah koloni bakteri MRSA.
Perancangan Dan Pembuatan Antena Rectangular Patch Array Switched Beam Pada Range Frekuensi Kerja 2400 - 2483.5 Mhz Sofyan Arie Sandi; Erfan Achmad Dahlan; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.248 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan perancangan, realisasi, serta pengukuran antena mikrostrip berupa empat buah array antena rectangular yang dihubungkan dengan sistem butler matrix 4x4. Butler matrix 4x4 terdiri atas empat port masukan. Sistem ini bertujuan untuk menghasilkan arah pola radiasi antena yang bervariasi ketika antena diberi sinyal masukan pada port input yang berbeda. Antena ini beroperasi pada frekuensi frekuensi kerja 2400 – 2483.5 MHz. Bahan yang dipilih dalam perancangan atau simulasi adalah duroid 5880 (εr=2.2) dan FR-4 (εr=4.4), sedangkan yang direalisasikan dan diukur adalah antena FR-4. Hasil simulasi kedua bahan menunjukkan perbedaan yang  jauh dari nilai gain dan efisiensi. Antena berbahan duroid 5880 memiliki gain tertinggi 12.4 dBi sedangkan FR-4 sebesar 4.8 dBi.. Hasil simulasi efisiensi menunjukkan bahwa efisiensi sebuah antena peradiasi bahan duroid sebesar 91.9% sedangkan FR-4 hanya sebesar 36.8%. Sedangkan nilai Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) kedua antena memiliki nilai yang optimum yaitu duroid berkisar 1.0201 – 1.038 dan FR-4 berkisar 1.021 – 1.094. Simulasi pola radiasi menunjukkan bahwa kedua antena memiliki empat variasi arah radiasi sesuai dengan pencatuan salah satu dari keempat port masukannya. Untuk antena duroid pada pencatuan keempat masukannya berturut-turut memiliki arah radiasi 100, -300, 300, dan -100, sedangkan antena FR-4 memiliki arah radiasi 150, -400, 400, dan 150.
Charging Breaker Pada Laptop Axioo Neon Tipe MNC Ovan Endik Hendra Ristya; Muhammad Julius St.; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.28 KB)

Abstract

Laptop merupakan komputer kecil yang dapat dibawa ke mana-mana dengan mudah atau biasa disebut portabel yang terintregrasi dengan chasing. Baterai atau adaptor merupakan sumber listrik dari laptop dan dapat bertahan sekitar satu hingga enam jam, tergantung dari pemakaian, spesifikasi, dan ukuran baterai. Kemajuan teknologi yang terjadi itu juga harus diimbangi dengan pemahaman pengguna dalam merawat segala perangkat yang ada di laptopnya. Berdasarkan dari penglaman penulis, banyak pengguna yang kurang paham mengenai perawatan baterai laptop yang baik dan benar, sehingga seringkali lalai dalam melakukan pencabutan charger dari laptop ketika baterai laptop sudah penuh. Bila charger tidak dicabut dari laptop maka daya akan tetap dikirimkan ke baterai walaupun baterai sudah penuh dan dapat membuat baterai laptop menjadi bocor dan rusak. Melihat hal di atas, perangkat auto stop and play charger merupakan salah satu jawaban untuk menanggulangi hal tersebut. Pada jurnal ini membahas tentang auto stop and play charger untuk tipe laptop Axioo Neon tipe MNC. Sehingga charger laptop akan otomatis berhenti mamberi daya (autostop) ke laptop ketika baterainya sudah penuh, dan akan otomatis mengisi baterai (autoplay) ketika baterai laptop kita hendak kosong. Berdasarkan hasil pengujian, alat akan langsung menyambung charger ke baterai apabila pada awal alat diaktifkan, tingkat persentase baterai di bawah 10%. Kondisi tersebut akan terus berlangsung hingga tingkat persentase baterai naik mencapai 100%. Sedangkan apabila pada awal alat diaktifkan, tingkat persentase baterai di atas 10%, alat akan langsung memutus charger ke baterai. Kondisi tersebut akan terus berlangsung hingga tingkat persentase baterai turun mencapai 9%.  
Pengaruh Frequency Selectivity Pada Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) Fahima Ulfi Tazkia; Endah Budi Purnomowati; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.928 KB)

Abstract

Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) adalah suatu nama khusus dari multicarrier, dimana suatu aliran data berkecepatan tinggi ditransmisikan melalui sejumlah subcarrier berkecepatan rendah. Prinsip dasar dari sistem OFDM adalah membagi bandwidth yang ada pada beberapa subcarrier yang kemudian dimodulasikan dan ditransmisikan menjadi aliran data paralel dengan kecepatan data yang rendah. Pemakaian subcarrier yang saling orthogonal pada OFDM memungkinkan overlap antar frekuensi tanpa menimbulkan interferensi satu sama lain. Selektifitas frekuensi adalah kemampuan penerima untuk membedakan sumber-sumber sinyal yang dirancang untuk beroperasi pada frekuensi yang berbeda dan dalam rentang panjang gelombang tertentu. Sistem OFDM memiliki sensitifitas pada kesalahan frekuensi yang diakibatkan oleh perbedaan frekuensi yang diterima dengan osilator lokal pada penerima. Analisis yang dilakukan adalah seberapa besar pengaruh interferensi yang diakibatkan adanya selektifitas frekuensi terhadap kinerja Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) pada kapasitas kanal dan Signal to Noise Ratio (SNR). Dari hasil perhitungan didapatkan semakin besar interferensi yang terjadi pada proses pentransmisian akan menghasilkan performansi sistem semakin lemah. Kata Kunci :  selektifitas frekuensi, interferensi, Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM)
Monitoring Dan Pengendalian Continuous Flow Mixing Menggunakan SIMATIC PCS 7 Dengan Metode Model Predictive Control Anindya Dwi Risdhayanti; Erni Yudaningtyas; Muhammad Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.095 KB)

Abstract

Model Predictive Control adalah metode aljabar linear untuk memprediksi sinyal urutan manipulasi variabel kontrol. MPC adalah sarana yang digunakan secara luas untuk menangani masalah besar kontrol multivariabel yang disertai dengan kendala-kendala di industri. Alat Continuous Flow Mixing adalah alternatif alat yang sering digunakan di industri untuk mempercepat proses pengerjaan suatu plant mixing.Continuous Flow Mixing yang dirancang pada skripsi ini adalah alat pencampuran dua cairan secara kontinyu dimana proses dosing, mixing, dan drain terjadi secara serempak. Masalah krusial yang terjadi pada Continuous Flow Mixing adalah proses pengukuran atau yang disebut dengan dosing pada skripsi ini yang akan dicoba untuk  ditangani oleh kontroler Model Predictive Control. Penggunaan DCS tipe SIMATIC PCS 7 memudahkan dalam pembuatan program kontinyu maupun sekuensial untuk sistem yang kompleks dengan membuat program CFC dan SFC . Pengujian respon sistem dilakukan terhadap variasi setting point. Dari hasil pengujian didapatkan data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa respon sistem cukup baik dalam mengejar nilai setting point dalam berbagai variasi nilai setting point. Kata Kunci:Model Predictive Control, SIMATIC PCS 7, Continuous Flow Mixing

Page 2 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue