cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
PERFORMANSI SPECTRUM SLICED-WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING PASSIVE OPTICAL NETWORK (SS-WDM PON) DENGAN TEKNIK KOMPENSASI DISPERSI FIBER BRAGG GRATING (FBG) Ahmad Saifullah; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wavelength Division Multiplexing Passive Optical Network merupakan suatu jaringan akses yang dapat mengirim data dengan bandwidth yang lebar dan infrastruktur yang murah. Teknik sistem Spectrum-Sliced menggunakan cahaya tunggal yang dibagikan ke-banyak pengguna. Kelebihan Spectrum-Sliced pada teknologi WDM-PON adalah penggunaan satu sumber cahaya  yang tidak koheren seperti sumber cahaya Amplified Spontaneous Emission (ASE). Sumber cahaya ini menghasilkan sinyal penguat yang berbentuk seperti noise sehingga  mempunyai dispersi yang besar. Oleh karena itu  perlu teknik untuk meminimalisir dispersi dengan teknik Fiber Bragg Grating (FBG). Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen dengan menggunakan simulasi optisystem versi 13 tentang pengaruh variasi kanal dan daya pompa laser pada sistem SS-WDM-PON dengan teknik FBG. Percobaan pertama dengan variasi 8 dan 16 kanal pada sistem dalam penggunaan FBG maupun tanpa FBG untuk mengetahui kinerja dari FBG. Percobaan kedua dengan variasi daya pompa laser (10, 20, 30, 40 dan 50 mW) dalam percobaan kedua ini sistem SS-WDM-PON menggunakan FBG yang bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap perubahan daya yang terjadi pada penguat optik. Hasil percobaan  variasi kanal dengan penggunaan FBG memiliki performansi yang bagus, baik sistem 8 kanal maupun 16 kanal daripada tanpa penggunaan FBG namun sistem 8 kanal lebih baik dari 16 kanal. Hal ini dibuktikan dari nilai BER terendah sebesar 1,0889x10-12, nilai Q-factor tertinggi sebesar 7,0226, rata-rata loss terendah sebesar 11,4389 dB. Pada percobaan kedua dengan pemberian pengaruh daya pompa laser, pada daya 50 mW memiliki performansi yang lebih bagus bila dibandingkan dengan daya dibawahnya pada semua jarak receiver. Hal ini dibuktikan dari nilai  BER terendah sebesar 2,4258x10-12, nilai Q-factor tertinggi sebesar 6,97881 walaupun pada semua daya pompa memiliki loss yang sama disetiap jarak penerimanya. Kata Kunci : Spectrum slicing, Wavelength Division Multiplexing Passive Optical Network (WDM-PON); Amplified Spontaneous Emission (ASE); Fiber Bragg Grating (FBG); Performansi sistem.
PENGONTROLAN KECEPATAN MOTOR DC PADA PERISTALTIC PUMP SEBAGAI PENGATUR FLOWRATE CAIRAN Taufiq Nor Ahmad; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan flowrate cairan pada peristaltic pumpyang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem kontrol yang diterapkan pada peristaltic pump supaya dapat menjaga kecepatan motor DC tetap konstan saat memompa beberapa macam cairan.Hasil Identifikasi sistem dengan menggunakan MATLAB 2016a didapatkan fungsi alih sistem . Menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrolutama,kemudian sensor hall effect sebagai sensor kecepatan yang diberi kontroler berupa PID. Untuk mencari parameter PID menggunakan metode hand tuningdan didapatkan hasil dari perhitungan dengan nilai Kp= 85, Ki= 7, Kd= 4 Kata kunci-Peristaltic Pump,Flowrate, PID, Arduino,
Analisis Pengaruh Harmonisa Terhadap Kinerja Miniature Circuit Breaker (MCB) Muhammad Ardito; Hery Purnomo; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan dalam pemanfaatan tenaga listrik di zaman modern ini banyak mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi. terutama dalam pemakain bahan semi konduktor atau peralatan elektronika seperti televisi, komputer/laptop, airconditioner(AC), printer, lampu hemat energi (LHE), dimmer dan peralatan elektronika daya yang  lainnya. Peralatan tersebut merupakan beban nonlinier yang dapat menyebabkan munculnya arus/tegangan dengan besar frekuensinya melebihi besarnya frekuensi fundamental atau kelipatannya. Frekuensi 50/60 Hz disebut dengan frekuensi fundamental dan kelipatannya disebut frekuensi harmonik atau harmonisa. Harmonisa yang ditimbulkan oleh beban nonlinier dapat berpengaruh terhadap kinerja Miniature Circuit Breaker (MCB) pada saat keadaan beban berlebih yang menggunakan bahan bimetal sebagai media untuk memutuskan arus listrik pada MCB. Waktu yang dibutuhkan bimetal untuk membengkok dan membuka kontak MCB sesuai dengan kenaikan besar arus. Semakin besar arus gangguan yang terjadi maka semakin cepat logam bimetal membengkok dan waktu trip pun akan semakin cepat juga. Dalam penelitian ini dilakukan 6 pengujian yang berupa 2 pengujian pada beban linier berupa lampu pijar yang dihubungkan secara pararel dengan %THDi sebesar 2.098% dan 2.440% sedangkan untuk 4 pengujian pada beban nonlinier digunakkan 2 buah dimmer yang dihubungkan dengan beberapa lampu pijar sehingga pada pengujian ini mendapatkan besaran harmonisa yang bervariasi yaitu %THDi 21.008%, 27.415%, 35.206% dan 40.713%. pada penelitian ini didapatkan bahwa semakin besar nilai %THDi maka waktu trip akan semakin cepat dikarenakan %THDi semakin besar maka arus total harmonisa juga akan semakin besar, sehingga nilai arus true rms jauh lebih besar melewati batas rating arus pada MCB, hal ini yang membuat waktu trip menjadi berbeda dibandingkan saat keadaan normalnya atau ketika beban tanpa harmonisa. Kata kunci : harmonisa, bimetal, Miniature Circuit Breaker, dimmer.
IMPLEMENTASI VIDEO STREAMING PADA JARINGAN WIRELESS-LAN DENGAN MEDIA IPV6 MENGGUNAKAN SIMULATOR RIVERBED MODELER Anggia Rinanti; Ali Mustofa; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video Streaming adalah sebuah teknologi yang menampilkan gambar bergerak secara berurutan  disertai dengan suara. Terdapat dua jenis video streaming yaitu Video on Demand (VoD) dan live streaming video (video conference). Pada VoD sebelum ditampilkan atau disiarkan video disimpan terlebih dahulu di dalam server, sedangkan pada live streaming video siaran gambar ditampilkan secara langsung. Penelitian ini menggunakan media IPv6 (Internet Protocol Version 6) pada video conference yang memiliki panjang 128 bit pada implementasi video streaming. IPv6 dipilih untuk mengatasi keterbatasan alamat sebelumnya yaitu IPv4 yang hanya memiliki panjang 32 bit. Pada penelitian ini Video streaming dengan media IPv6 menggunakan riverbed modeler pada jaringan Wireless LAN dengan variasi jumlah client. Didapatkan throughput tertinggi diperoleh pada tipe WLAN 802.11n dengan nilai rata-rata 3,304 Mbps dan terkecil pada tipe WLAN 802.11a sebesar 2,116 Mbps . Probabilitas packet loss terbesar yaitu tipe WLAN 802.11b dengan nilai rata-rata 0,824 dan terkecil yaitu tipe WLAN 802.11n sebesar 0,101. Pada parameter end-to-end delay semakin banyak jumlah client maka delay yang dihasilkan semakin besar. Nilai delay end-to-end tertinggi yaitu tipe WLAN 802.11a yang memiliki nilai rata-rata 0,068 sec dan terkecil pada tipe WLAN 802.11n sebesar 0,01 sec. Hasil pengujian dari setiap WLAN menunjukan nilai QOS terbaik adalah tipe WLAN 802.11n. Kata kunci:Video Streaming, Wireless LAN, IPv6, Riverbed Modeller, QoS
RANCANG BANGUN ALAT ADAPTASI BENIH IKAN NILA SAAT PROSES PERPINDAHAN KOLAM BUDIDAYA Bidin Yuniar Hamzah; Panca Mudjirahardjo; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, budidaya ikan air tawar menjadi usaha budidaya ikan yang menjanjikan dikalangan masyarakat. Ikan nila yang merupakan salah satu dari tiga primadona ikan air tawar yang diminati masyarakat. Selain karena kandungan gizi dan nilai jual yang cukup tinggi, ikan ini mudah untuk dikembang-biakkan. Petani pembesaran ikan nila tidak memijahkan benih sendiri melainkan membeli benih dari petani pemijah benih ikan, sehingga petani harus membuat benih dapat beradaptasi dengan kolam pembesaran yang kondisinya berbeda dengan kolam pembenihan. Proses adaptasi memakan waktu cukup lama dan dilakukan bertahap oleh para petani dengan mencampurkan air dari kolam pembesaran sedikit demi sedikit ke kolam adaptasi untuk mengurangi kematian ikan secara mendadak. Berdasarkan permasalahan tersebut dalam penelitian ini dirancang alat adaptasi perpindahan kolam budidaya guna mempermudah petani saat proses perpindahan kolam. Alat adaptasi ini akan melakukan pencampuran air kolam pembesaran ke kolam adaptasi secara otomatis. Selain itu ditambahkan sensor suhu dan sensor pH guna memonitoring kondisi pH dan suhu kolam adaptasi, dan menambahkan buzzer sebagai peringatan dini ketika suhu dan pH kolam tidak sesuai. Hasil pembacaan sensor suhu memiliki error 0,51 oC dan waktu steady state 42 detik, sedangkan sensor pH memiliki error 0,112(satuan pH) dan waktu steady state 138 detik.Kata Kunci : Ikan Nila, proses adaptasi, sensor pH, sensor suhu
PENERAPAN KONTROL LOGIKA FUZZY (KLF) SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KADAR KEASAMAN (PH) PADA KOLAM PEMBENIHAN IKAN LELE Danang Indra Permana; Muhammad Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya benih ikan lele perlu memperhatikan suhu dan kadar keasaman (pH) air kolam. Suhu ideal untuk benih lele agar dapat hidup secara optimal adalah 26 - 30 oC  dan pH ideal untuk benih lele adalah 6,5-9. Pada skripsi ini akan dibuat sistem pengendali suhu dan pH air kolam benih ikan lele agar suhu dan pH air kolam tetap terjaga sesuai dengan setpoint suhu 28 oC dan pH 7.8. Pengendalian suhu pada skripsi ini dengan cara menambahkan air hangat dan biasa untuk menyesuaikan setpoint, pada pengendalian pH dengan cara menambahkan air asam dan basa. Air yang digunakan untuk pengendalian suhu dan pH adalah airyang keluar dari valve yang dihubungkan dengan motor stepper. Motor stepper berfungsi sebagai penggerak valve. Kontroler yang digunakan pada skripsi ini adalah kontrol logika fuzzy (KLF). Perancangan KLF pada skripsi ini menggunakan  masukan error dan delta error dengan 5 fungsi keanggotaan masukan dan keluaran. Metode inferensi yang digunakan adalah metode min-max dan metode defuzzifikasi center of area. Dengan mengatur setpoint 7.8 untuk pH diperoleh respon sistem settling time (ts) sebesar 240 detik dengan error steady state (ess) sebesar 0,98% dan setpoint 28 oC untuk suhu diperoleh respon sistem settling time (ts) sebesar 210 detik dengan error steady state (ess) sebesar 0,29%. Kata Kunci— Fuzzy, Suhu, pH, Benih ikan lele
SISTEM PENGENDALIAN LEVEL PADA PROSES PENGISIAN CAT BERBAHAN DASAR AIR MENGGUNAKAN DCS YOKOGAWA CENTUM VP Muhammad Hilmy Arsyad; M. Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembuatan cat tembok salah satu proses yang cukup penting adalah proses penuangan cat ke dalam kemasan yang kebanyakan berbentuk tabung dan terdiri dari berbagai macam ukuran. Pada beberapa brand yang sudah memiliki nama proses ini masih dilakukan secara manual, maka dari itu perlu dilakukan perubahan dengan cara membuat proses tersebut berjalan secara otomatis, sebelum cat dituang kedalam kaleng perlu adanya tangki kontrol yang berguna untuk menampung cat tembok yang akan di tuangkan kedalam kaleng. Setelah itu akan dituangkan kedalam wadah. Alasan digunakannya cat tembok adalah karena cat tembok merupakan cat yang banyak digunakan pada rumah tangga. Pada skripsi ini dilakukan pengontrolan ketinggian cat pada bak kontrol, agar cat tidak meluber atau habis saat proses. Pengontrolan level pada cat dilakukan oleh DCS(Distributed Control System) Yokogawa Centum VP yang ada pada laboratorium sistem kontrol Teknik Elektro Universitas Brawijaya, karena penggunaan DCS pada laboratorium dirasa masih kurang sehingga perlu dilakukan pengembangan dengan cara menambah jenis-jenis plant dan metode pengontrolan yang berbeda, metode yang digunakan adalah metode on-off dengan setpoint 12 cm. Dengan waktu untuk mencapai steady selama 518 detik dan recovery time sebesar 140 detik, yang menghasilkan error 2,3%. Kata Kunci –DCS, Level, Kontroller on-off
PENGENDALIAN SUHU PADA SISTEM DISTILASI AIR LAUT MENGGUNAKAN YOKOGAWA DCS CENTUM VP Indra Dwi Cahya; Erni Yudaningtyas; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih di daerah pesisir seperti kota Surabaya, menjadi hal yang sangat penting. Karena ketersediaan air dengan kebutuhan warga tidak sebanding. Dalam pemenuhan kebutuhan air diperlukan sebuah alat yang dapat mengatasi air bersih. Air laut memiliki kadar garam yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penyaringan air untuk menghasilkan air tawar. Proses penyaringan air laut disebut dengan distilasi. Distilasi dapat mengubah air laut menjadi air tawar dengan 2 proses. Evaporasi dan kondensasi, adalah proses yang mengubah air menjadi uap kemudian diubah menjadi air tawar yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Proses distilasi memerlukan alat yang bersifat massive (besar). Oleh karena itu dalam hal pengendalian prosesnya dibutuhkan sebuah Distributed Control System (DCS). Dengan DCS, pengendalian proses evaporasi maupun kondensasi dapat secara mudah dimonitor. Dengan pemanfaatan graphic mode sebagai Human Manufactur Interface (HIS) yang dapat secara mudah diamati perubahan variable-variabel yang terjadi didalam proses pengendalian. Penggunaan DCS tidak lepas dari proses sensing sebagai masukan system. Proses sensing yang dipilih menggunakan PT100 dan transmitternya. PT100 unggul dalam rentan suhu yang tinggi dan dapat secara langsung bersentuhan dengan media yang diamati. Dalam hal pengendalian, digunakan pengendalian on-off pada actuator yang dipilih karena perubahan suhu memiliki akumulatif waktu yang lama dalam proses perubahannya. Dengan memanfaatkan pengedalian on-off pada aktuator berupa kipas Niddec Gamma 32, hasil dari proses kondensasi dapat dimaksimalkan Kata kunci : Distributed Control System (DCS), Distilasi, NIddec Gamma 32, PT100
RANCANG BANGUN SERIAL CONTROLLER UNTUK MOTOR DC SERVO PADA ROBOT HUMANOID KRSI Ronny Ari Setiawan; Nanang Sulistiyanto; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya terdapat dua jenis actuator yang digunakan pada robot Humanoid yaitu motor DC servo yang dikontrol secara parallel dan secara serial. Motor DC servo paralel memiliki torsi yang cukup besar namun membutuhkan banyak pin mikrokontroler untuk mengendalikannya dalam jumlah banyak, sedangkan motor DC servo serial dapat dikontrol hanya dengan satu pin mikrokontroler, namun memiliki torsi yang kecil. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dalam penelitian ini dirancanglah sebuah kontroler untuk motor DC servo paralel agar dapat dikontrol secara serial. Berdasarkan hasil penelitian, rangkaian Serial Controller   dapat dirancang menggunakan fitur UART mikrokontroler ATmega8 dengan baudrate 1Mbps dan clock eksternal 16 MHz. Data dapat ditransmisikan secara efektif dengan metode paket data yang terdiri atas header, ID dan data dalam satu kali pengiriman. Waktu tunggu dalam satu kali pengiriman mencapai 150µs tiap 1 Serial Controller dari 6 Serial Controller dan data dapat diterima secara akurat oleh rangkaian Serial Controller . Sinyal PWM yang dibangkitkan memiliki keberhasilan 99,7% dengan selisih nilai antara perancangan dan pengukuran sebesar 5. Keakuratan pergerakan motor DC servo < 90% yang disebabkan adanya motor DC servo yang tidak ideal. Besarnya arus yang dibutuhkan oleh rangkaian Serial Controller kurang lebih 1 A. Kata Kunci : DC servo, Serial Controller ,
Sistem Kontrol Steering Untuk Robot “Eco” Pada Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) Menggunakan Metode PID Fikrul Jihad; M. Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontes Robot ABU Indonesia(KRAI) 2016 dengan tema “Clean Energy Recharging The World” mempunyai rule yang berbeda dari tahun-tahun sebelum nya. Mahasiswa diwajibkan membuat 2 robot yaitu robot Eco dan robot Hybrid.  Masing-masing robot mempunyai tugas yang berbeda.  Robot eco bertugas membawa propeller dari start zone menuju ke wind turbine station. Robot hanya mempunyai 1 aktuator untuk  steering untuk mengkontrol posisi robot. Dalam penelitian ini robot eco yang dibuat mempunyai 2 motor DC yang digunakan untuk menggerakkan robot maju tanpa mengkontrol posisi dari robot. Untuk mengkontrol posisi dari robot menggunakan kontroler PID. Untuk mencari parameter Kp, Ki, dan Kd menggunakan metode root locus. Hasil perhitungan dengan pole=-7,99 diperoleh nilai Kp=4.4695, Ki=10, dan Kd=0.2797. Pengujian pada lintasan B memperoleh hasil, jika menggunakan kontroler PID mempunyai tingkat keberhasilan 100% dan jika tidak menggunakan kontroler PID adalah 0%. Dengan simpangan rata-rata jika menggunakan kontroler PID adalah 13,05° dan jika tidak menggunakan PID kontroler adalah 22,8°. Kata Kunci: steering robot,  PID.

Page 71 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue