cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) di TPA SUPIT URANG KOTA MALANG Dedy Alfilianto; Teguh Utomo; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya volume sampah di kota Malang merupakan sebuah potensi baru untuk menciptakan peluang pemanfaatan sumber energy terbarukan di bidang energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Supit Urang Kota Malang. Kajian yang pertama meliputi estimasi potensi produksi gas metana dengan software LandGEM dan potensi produksi energi listrik dari sampah yang ada di TPA Supit Urang. Kajian yang kedua adalah kajian penilaian kelayakan investasi proyek pembangunan PLTSa di TPA Supit Urang meliputi analisis NPV (Net Present Value), BCR (Benefit Cost Ratio), IRR (Internal Rate of Return), dan PP (Payback Period).  Dari hasil perhitungan diperoleh potensi produksi gas metan yang ada di TPA Supit Urang Kota Malang mencapai 14.070.000 m3/tahun dengan daya listrik yang bisa dibangkitkan sebesar 3.614 kWe dan energi listrik yang bisa dihasilkan sebesar 31.658.640 kWh dengan potensi energi listrik yang dapat dijual ke PLN sebesar 26.909.844 kWh. Dalam kajian penilaian kelayakan investasi proyek didapatkan nilai NPV sebesar Rp 33.612.209.114, BCR sebesar 1,27, IRR sebesar 19,24%, dan nilai PP adalah 10 tahun 8,7 bulan. Berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa dari potensi sampah yang ada proyek pembangunan PLTSa di TPA Supit Urang memenuhi kriteria kelayakan untuk dilaksanakan.  Kata Kunci: Sampah, PLTSa, Gas Metana, Energi Listrik, Penilaian Kelayakan Investasi
Sistem Pengaturan Intensitas Cahaya pada Rancang Bangun Budidaya Bunga Krisan Berbasis Arduino Aditya Galih Fathurochman; n/a Retnowati; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cahaya merupakan salah satu faktor lingkungan yang dibutuhkan untuk mengendalikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman karena cahaya menyebabkan fotosíntesis. Kekurangan cahaya matahari menyebabkan proses pertumbuhan pada tanaman tidak normal dan mati. Intensitas cahaya yang optimal selama periode tumbuh penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Krisan merupakan tanaman hari pendek dimana jenis tanaman ini akan berbunga jika terkena cahaya matahari kurang dari 12 jam. Untuk menunda fase pembungaan (fase generatif) dari tanaman krisan maka perlu dilakukan penambahan cahaya di malam hari yaitu sebesar 400-500 lux dengan demikian akan diperoleh bunga krisan dengan kualitas yang diharapkan yaitu tinggi lebih dari 76cm. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun. Dimana rumah plastik yang dibangun akan menjaga penambahan cahaya lampu konstan 400 lux (set point) selama 16 jam dengan perhitungan waktu dari RTCDS1307. Disaat intensitas cahaya yang dideteksi sensor cahaya BH1750  kurang dari setpoint maka Relay akan mengaktifkan lampu secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan respon sistem yang baik dengan didapatkan ts (settling time) berdasarkan pengujian adalah 3,47 s. Settling time didapat ketika hari mulai menjelang malam hari.Dari pengujian system juga dapat diketahui bahwa error steady state rata-rata sebesar 0,25%. Dikarenakan error steady state-nya di bawah 5% maka termasuk dalam toleransi error steady state (ess). Hasil penelitian ini dapat memudahkan petani budidaya tanaman bunga krisan dalam mengontrol pencahayaan buatan dan meningkatkan pertumbuhan tanaman.   Kata kunci: Cahaya, BH1750 ,RTC DS1307, Relay
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI KLOROFIL ALGA HIJAU TERHADAP PERFORMANSI SENSOR OPTIK BERBAHAN DYE DAN TiO2 Wuri Roro Indraswari; Panca Mudjirahardjo; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, fabrikasi dari perancangan sensor optik dilakukan dengan menggunakan metode deposisi spin coating untuk pelapisan pasta TiO2. Bahan organik yang digunakan yaitu zat warna klorofil daun alga hijau. Substrat yang digunakan merupakan kaca TCO (Transparent Conductive Oxide) yang bersifat konduktif. Kaca TCO yang dilapisi pasta TiO2 dan telah direndam dalam zat warna klorofil berfungsi sebagai anoda, larutan elektrolit sebagai katalis, dan karbon hasil jelaga api lilin sebagai katoda, disusun dan dikombinasi dengan struktur berlapis. Larutan klorofil yang digunakan memiliki variasi konsentrasi berturut-turut 3:5; 4:5; dan 6:5 (massa terlarut : volume pelarut). Pengujian absorbansi menggunakan spektrofotometer dilakukan pada panjang gelombang 300 nm sampai 800 nm. Pada panjang gelombang 300 nm sampai 480 nm memiliki absorbansi atau penyerapan cahaya sebesar 4(a.u) untuk semua jenis dye dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Namun, pada panjang gelombang 500nm sampai 680nm terlihat bahwa variasi konsentrasi terbesar memiliki tingkat absorbansi paling tinggi dibanding larutan lainnya. Pengujian performansi sensor optik berdimensi 2x2 cm2 dengan diberi cahaya lampu merkuri dihasilkan bahwa sensor optik yang telah direndam dalam dye 6:5 memiliki tegangan dan arus paling tinggi sebesar 626,4 mV dan 78,7(µA) pada iluminasi 30.000 lux. Selain itu, sensor tersebut memiliki sensitivitas 1,0875mV/10lux dan 0,0024 µA/lux, serta eror ketidakpastian 0,367% (pengujian tegangan) dan 0,481% (pengujian arus). Sensor optik optimal digunakan pada rentang suhu 32°C sampai 38°C.   Kata Kunci: Sensor Optik, Teknologi organik, Spin coating, Alga HIjau
PENGENDALIAN POSISI LENGAN PADA ALAT UJI KESETIMBANGAN MENGGUNAKAN KONTROLER LOGIKA FUZZY Muchammad Najiulloh A. R.; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini penggunaan UAV (unmanned aerial vehicle) atau pesawat tanpa awak sering digunakan untuk mengobservasi tempat yang sulit untuk dijangkau oleh manusia. Salah satu pesawat  tanpa awak dan merupakan  konsertasi dalam penelitian ini adalah bicopter. Bicopter merupakan pesawat tanpa awak yang hanya memiliki dua buah baling-baling sebagai penggerak utamanya, beberapa kekurangannya antara lain adalah sulitnya mengontrol kesetimbangan untuk bermanuver dari bicopter tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan motor BLDC dengan propeller sebagai penggerak yang dikendalikan secara elektrik guna mengatur kecepatan putarnya agar memudahkan dalam bermanuver. Salah satu solusi dari hal tersebut adalah dengan membuat sebuah alat uji berupa  lengan yang sisi-sisinya diberikan motor BLDC dengan propeller dan beban sebagai pemodelan cara kerja bicopter. Sistem yang dirancang ditujukan untuk mengendalikan kecepatan propeller melalui aktuator motor BLDC secara otomatis agar mencapai posisi lengan setimbang menggunakan metode Kontroler Logika Fuzzy. Kontroler Logika fuzzy diwujudkan menggunakan mikrokontroler ATmega 328 yang terintegrasi dalam modul Arduino Uno sebagai pusat pengendali sistem. Proses perancangan KLF pada penelitian ini menggunakan 5 Membership Function (MF) dengan metode inferensi Max-Min dan metode Defuzzifikasi Weight Average (WA) pada setpoint 0° menghasilkan respon sistem dengan nilai error steady state sebesar 0,4727%. Sedangkan pengujian dengan gangguan diperoleh error terbesar pada gangguan ke-1 yaitu sebesar 8,4% dan gangguan ke-2 sebesar 6,8%. Nilai error steady state setelah gangguan ke-1 sebesar 1% dan sebelum gangguan ke-2 sebesar 0,64%. Secara keseluruhan sistem dapat kembali pada keadaan steady dan mampu memberikan respon sistem yang baik ketika terjadinya gangguan. Kata kunci: Kecepatan Putaran; Kesetimbangan Lengan; KLF; bicopter
SISTEM PENGONTROLAN KECEPATAN PROPELLER PADA WIND TUNNEL MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY Dany Octodoputra; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wind tunnel atau terowongan angin adalah peralatan yang digunakan untuk menghasilkan aliran udara pada kecepatan tertentu. Untuk menghasilkan aliran udara pada wind tunnel yaitu dengan cara mengatur kecepatan putaran baling-baling (propeller) yang digerakkan menggunakan motor penggerak. Oleh karena itu perlu adanya pengontrolan kestabilan kecepatan propeller agar aliran udara dapat  mengalir pada kecepatan tertentu.  Kecepatan putaran propeller bergantung pada spesifikasi propeller, yaitu diameter, luas, pitch, dan jumlah propeller. Namun pada akhirnya jika spesifikasi propeller tersebut sudah ditentukan dan tetap, kecepatan aliran udara akan sepenuhnya bergantung pada kecepatan propeller. Untuk memantau kecepatan putaran propeller digunakan sensor hall effect. Proses perancangan Kontrol Logika Fuzzy (KLF) pada penelitian ini menggunakan metode mamdani dengan tahapan fuzzifikasi, inferensi,dan defuzzifikasi. Proses KLF pada setpoint 8000 rpm menghasilkan respon sistem yang baik dengan settling time 5,2 detik, nilai error steady state sebesar 0,25% dan mampu kembali pada keadaan steady ketika mendapatkan gangguan perubahan aliran angin melalui pengujian windtunnel/ terowongan angin dengan recovery time sebesar1400ms. Kata kunci- wind tunnel, KLF, propeller, hall effect, kecepatan putaran.  
RANCANG BANGUN SISTEM PEMBUKA PAGAR OTOMATIS MENGGUNAKAN MODUL BLUETOOTH HC-05 SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI Stefanus Christian; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pagar adalah salah satu benda yang paling sering kita lihat dan benda yang selalu  ada di  sebagian  besar bangunan.    Hal  ini  dikarenakan  pagar berfungsi sebagai pengaman rumah, pembatas kepemilikan tanah, memperindah tampilan eksterior, dll.  Meskipun sebagian besar fungsi pagar digunakan untuk pengaman rumah, tetapi masih belum bisa dikatakan aman dari berbagai kejahatan di sekitar bangunan.     Oleh  karena  itu  dilakukan  penelitian  untuk  mengatasi  masalah tersebut.   Penelitian ini menggunakan modul  Bluetooth HC-05 sebagai media komunikasi antara pagar dan remote controller. Modul Bluetooth HC-05 serta LCD  karakter  digunakan  sebagai  media  informasi  visual.     Mikrokontroler ATMega 328 digunakan sebagai alat pemroses utama. Penelitian ini merupakan pengembangan dari skripsi sebelumnya yang berjudul ―Sistem Keamanan Pintu Pagar Otomatis Menggunakan Voice Recognition‖ dimana pada penelitian sebelumnya menggunakan gelombang radio yang dipasang pada klakson kendaraan.   Penelitian tersebut bekerja pada saat tombol klakson ditekan dan sensor merespon output dari tombol tersebut yang selanjutnya pagar akan bergerak sesuai dengan indikator yang telah diberikan. Pada penelitian ini digunakan modul Bluetooth HC-05 sebagai  pemancar dan penerima sinyal.   Untuk pengujian penelitian sendiri dilakukan pengulangan pengambilan data dengan berbagai kondisi.   Dari pengambilan data tersebut diperoleh bahwa Bluetooth dapat melalukan pairing pada jarak 0 – 1029 cm dan tidak terpengaruh dengan sudut. Kata kunci— Pagar, Bluetooth, Mikrokontroler
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR PEMOTONG KAYU MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO UNO Ridho Robby Isroni; n/a Purwanto; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kecepatan motor pemotong kayu menggunakan gergaji kayu elektrik HITACHI KOKI C7SS. Gergaji dihubungkan dengan rangkaian pengendali kecepatan motor AC sebagai pengendali kecepatannya. Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Mikrokontroler menggunakan Arduino Uno dan sebagai pembaca kecepatannya digunakan sensor optocoupler serta terdapat motor DC yang dipasang secara mekanik sebagai penggerak maju mundur gergaji. Dari hasil pengujian terhadap aplikasi kontroler PID dengan menggunakan metode hand tunning. Didapatkan parameter PID dengan nilai Kp=0.5,Ki= 0. 1, dan Kd =0.5 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian kecepatan putaran pada pemotong kayu mempunyai error steady state sebesar 2%, waktu steady hanya 3 detik, dan tidak terdapat overshoot. Dari pengujian juga didapatkan masih dibawah batas toleransi kesalahan sebesar 2%- 5%. Kata Kunci- PID, Pemotong Kayu, Sistem Pengendalian Kecepatan.
ARESTER PCB (PRINTED BOARD CIRCUIT) BENTUK BAJI SEBAGAI ALTERNATIF PEMOTONG TEGANGAN LEBIH IMPULS Tito Ardiansyah Putra; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini menguraikan tentang rekayasa arrester sela udara sebagai pemotong tegangan lebih impuls dengan menggunakan PCB (Printed Circuit Board) berbentuk baji.  Perancangan arrester disesuaikan dengan standar DIN VDE 0110/IEC Publ.664a yang termasuk dalam kategori 1 dengan tingkat proteksi 1,5 kV. Susunan elektroda menggunakan bahan PCB karena lebih ekonomis dan rekayasanya lebih mudah. Variabel pengujian yang dilakukan yaitu meliputi pengaruh jarak sela dan sudut baji terhadap tegangan potong yang dihasilkan. Pengaruh dari penambahan jarak sela dan sudut baji yaitu meningkatkan nilai tegangan potong arrester. Kemudian dilakukan pengujian perbesaran arrester dengan susunan keping elektroda, dimana semakin banyak susunan keping elektroda, maka tegangan potong yang dihasilkan akan semakin kecil. Selanjutnya dilakukan pengujian dan analisis kurva karakteristik tegangan-waktu arrester. Semakin tinggi amplitudo tegangan impuls maka semakin tinggi pula tegangan potongnya, sedangkan waktu potongnya akan semakin kecil. Dari hasil pengujian, didapatkan pemotong tegangan lebih impuls dengan menggunkan elektroda PCB bentuk baji untuk tingkat proteksi 1,5 kV dengan dimensi jarak sela 0,3 mm dan sudut baji 30o, serta 15 susunan keping elektroda.   Kata kunci: tegangan lebih impuls, arrester PCB, karakteristik tegangan-waktu
RANCANG BANGUN SISTEM VISUALISASI PEMBACAAN SENSOR GARIS PADA LINE FOLLOWER ROBOT BERBASIS KOMUNIKASI WIRELESS Ahmad Sirojuddin; Ponco Siwindarto; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Line follower merupakan robot yang memiliki tugas untuk berjalan mengikuti garis yang terdapat pada lintasan. Line follower memiliki sensor garis yang dapat mengindra posisi robot relatif terhadap garis. Namun, sering kali terjadi kesalahan pembacaan oleh sensor garis robot line follower yang diakibatkan oleh berbagai faktor baik dari dalam maupun dari luar. Sayangnya, proses troubleshooting pada sensor garis ini sulit karena dinamika pembacaannya yang tidak kasa mata. Oleh karena itu, dibuatlah suatu sistem visualisasi pembacaan sensor yang mampu merekam serta memvisualisasikan dinamika pembacaan sensor garis pada PC. Sistem terdiri atas beberapa bagian, antara lain sensor garis sebagai input dari sistem, mikrokontroler untuk mengolah data hasil pembacaan dan mengubahnya menjadi paket data, modul bluetooth HC-05 sebagai media transmisi data, dan program visual komputer sebagai penampil hasil pembacaan. Dalam pengujian, didapatkan hasil sebagai berikut : output rangkaian TCRT500 sebesar 2,64 V untuk permukaan hitam dan 159,2 mV untuk permukaan putih; rangkaian logic level shifter menaikkan tegangan dari 2,98 V menjadi 4,92 V; jarak maksimal komunikasi antar bluetooth sebesar 8 m untuk posisi horizontal dan 35 m untuk posisi vertikal; laju pengiriman paket data sebesar 95,98 paket data per detik dan penambahan ukuran file datalogger sebesar 4,17 KB per detik. Kata kunci: Sensor garis, komunikasi nirkabel, program GUI komputer, stream data.
ANALISIS ALIRAN DAYA DENGAN METODE HOLOMORPHIC EMBEDDING MENGGUNAKAN EKSPANSI DERET PANGKAT Muhammad Fahmy Madjid; Mahfudz Shidiq; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan waktu, ada banyak solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan analisis aliran daya. Salah satunya adalah penyelesaian analisis aliran daya dengan metode ekspansi deret pangkat yang dikenal dengan metode Holomorphic Embedding. Metode Holomorphic Embedding adalah metode yang menggunakan suatu fungsi Holomorphic dengan menggunakan ekspansi deret pangkat. Untuk mengetahui seberapa efektif metode Holomorphic Embedding dengan metode sebelumnya, terkait dengan kompleksitas yang mencakup kecepatan waktu eksekusi, maka perlu dilakukan suatu analisis perbandingan dengan metode sebelumnya. Sebagai metode perbandingan, dipilih metode Newton-Raphson, metode yang paling dikenal dan paling banyak digunakan untuk sistem yang besar karena kemampuan konvergensi yang tidak bergantung pada besarnya sistem. Nilai yang dibandingkan adalah tegangan riil dan imajiner di masing-masing bus, rugi daya tiap saluran, error tiap iterasi, dan waktu iterasi di setiap sistem. Dalam penelitian ini, ada 4 sistem yang akan diteliti yaitu sistem transmisi 5 bus, sistem transmisi IEEE 14 bus, sistem distribusi 21 bus, dan sistem transmisi IEEE 30 bus. Dari hasil perhitungan tegangan riil dan imajiner pada masing-masing metode, baik metode Newton-Raphson maupun Holomorphic Embedding, memiliki hasil yang sama. Begitu juga dengan rugi daya tiap saluran. Untuk error tiap iterasi, bahwa metode Holomorphic Embedding memiliki nilai konvergensi yang lebih baik sejak iterasi pertama. Dan ditinjau dari segi waktu iterasi, metode Holomorphic Embedding memiliki kecepatan waktu yang lebih baik, sebagai contoh pada sistem transmisi 5 bus, untuk metode Holomorphic Embedding adalah 0,0596 detik dan untuk metode Newton-Raphson adalah 0,1225 detik. Kata kunci – Metode Newton-Raphson, Metode Holomorphic Embedding, Tegangan, Rugi Daya Tiap Saluran, Waktu Iterasi, Sistem Transmisi, Sistem Distribusi.

Page 69 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue