cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
PERENCANAAN PENEMPATAN POSISI ACCESS POINT PADA GEDUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS DAN KINERJA JARINGAN INTERNET Endy Hendrawan; Erfan Achmad Dahlan; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan Wireless sudah menjadi kebutuhan pokok di tiap gedung, kantor, pabrik, dan perusahan-perusahaan, salah satunya membuat pengguna fleksibel dalam memanfaatkan fasilitas jaringan wireless karena sangat mudah dalam proses instalasi. Universitas Brawijaya Malang memiliki perpustakaan atau ruang baca bagi mahasiswa/i yang terletak di sebelah selatan lapangan rektorat. Akan tetapi, di gedung Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Malang belum pernah melakukan pengoptimalan untuk menentukan penempatan lokasi access point.Pada perencanaan ini yang akan dibahas adalah  perencanaan penempatan posisi access point di Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Malang dengan menggunakan software Ekahau Site Survey. Untuk memenuhi kebutuhan user dan mengoptimalkan kekuatan sinyal yang diterima dari transmitter terhadap receiver oleh jaringan Wi-Fi, maka akan dilakukan perhitungan kapasitas user, pathloss, penempatan dan pengalokasian access point yang baik dan tepat. Pada perencanaan ini digunakan Cisco Aironet 1040 Series. Hasil dari penelitian ini adalah Ruang Baca Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Malang (lantai 2) membutuhkan 14 access point dan area Gazebo membutuhkan 12 access point. Nilai signal strength dalam kondisi sangat baik sebesar 94,9% dan 95,8%, untuk nilai SNR dalam kondisi sangat baik sebesar 99,8% dan 98,6%. Pada perencanaan digunakan channel 1,6, dan 11 untuk menghindari interferensi. Kata kunci: Wireless, access point , Internet, Ekahau Site Survey
IMPLEMENTASI SISTEM NAVIGASI FIRE FOLLOWING MENGGUNAKAN KONTROLER PID DENGAN METODE TUNING PADA ROBOT KONTES ROBOT PEMADAM API INDONESIA (KRPAI) DIVISI BERODA Ricky Insyani Santosa P. P.; Panca Mudjirahardjo; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Navigasi Fire following adalah salah satu dari metode navigasi yang digunakan oleh beberapa robot pada Kontes Robot Pemadam Api Indonesia tahun 2015. Dimana dalam implementasinya robot dapat mengikuti dan mendekati keberadaan titik api dari segala arah. Navigasi fire following ini dipilih karena pada peraturan perlombaan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) pada tahun 2015, setiap sesi pertandingannya dua robot dari univeristas yang berbeda akan diletakan pada sebuah arena yang terdapat lima api lilin yang telah diacak sesuai dengan undian. Robot yang mampu memadamkan api terbanyak, tercepat dan mampu mengumpulkan poin waktu terkecil akan keluar sebagai pemenangnya. Berangkat dari hal itu, selain bernavigasi menelusuri ruang robot juga harus mampu untuk dengan cepat mencari dan memadamkan api. Dengan bantuan kontroler PID robot fire follower mampu bernavigasi lebih halus, responsif dan cepat. Penentuan hasil parameter kontroler PID ini didapatkan dengan menggunakan metode osilasi Ziegler-Nichols. Metode ini dipilih karena dapat mempercepat proses tuning PID tanpa harus melewati proses trial and error yang cukup lama. Hasil parameter kontroler PID yang dicapai dari penelitian tugas akhir ini diperoleh nilai Kp=4,8, Ki=10,5 dan Kd=0,5. Kata Kunci – Navigasi Fire Following, kontroler PID, tuning, KRPAI
Live Broadcast Streaming Menggunakan Kamera Action pada Jaringan Lokal Nirkabel Mohamad Fatah Amarudin; Ali Mustofa; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kamera Action merupakan kamera yang secara khusus digunakan untuk mengabadikan aktivitas luar ruangan seperti traveling dan olahraga ekstrim seperti panjat tebing, diving, downhill, trail adventure, motor cross, surfing dan lainnya. Dengan keterbatasan jarak untuk melakukan  live streaming, kamera action dimodifikasi dengan menambahkan pemancar TS832 dan penerima TS832 yang dapat mengirimkan video dengan jarak lebih jauh. Kemudian penerima pada server meneruskan live streaming ke beberapa client melewati jaringan lokal nirkabel. Jaringan lokal nirkabel menggunakan modem router sebagai akses point. Tujuan dari Skripsi ini adalah menganalisa pengaruh perubahan resolusi video dari sumber kamera action. Pengujian  dilakukan untuk mengetahui pengaruh  perubahan resolusi video dari kamera action pada jaringan lokal. Sedangkan pengambilan data dilakukan dari sisi client dengan menggunakan software packet analyzer Wireshark. Parameter yang akan dianalisa dalam penelitian ini adalah parameter QoS yaitu delay, throughput dan packet loss. Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan bahwa ketika resolusi video  semakin besar maka delay yang dihasilkan semakin kecil. Sedangkan semakin besar resolusi video maka throughput semakin besar dan packet loss juga akan semakin besar.   Kata Kunci – Resolusi, Lokal Nirkabel, Delay, Throughput, Packet Loss
SISTEM PENGENDALIAN KECEPATAN TURUNNYA BAHAN JENIS ACRYLONITRILE BUTADIENE STYRENE (ABS) PADA EXTRUDER PRINTER 3D MENGGUNAKAN KONTROLER PID Calvin Doro Giovanni; Bambang Siswojo; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi begitu maju pesat. contohnya dalam dunia printer. Printer biasanya dapat digunakan untuk mencetak sebuah dokumen yang diatur ukuran kertas dan jenisnya di komputer. Dengan kemajuan teknologi, sekarang telah ada printer 3D yang dapat membuat seperti miniature gelas, piring, mobil – mobilan dan lain-lain yang telah di desain di komputer. Pada printer 3D terdapat komponen didalam nya yaitu extruder. Extruder yaitu alat yang digunakan sebagai tempat jalur turunnya bahan pada printer 3D. Bahan yang digunakan pada printer 3D yaitu sejenis filament, contohnya ABS dan PLA. Masing- masing bahan memiliki kecepatan yang berbeda-beda di extruder. Pada penelitian ini adalah mengendalikan kecepatan turunnya bahan jenis ABS pada extruder printer 3D. Pada sistem ini menggunakan kontroler PID pada kendali kecepatan. Kontrol PID pada sistem ini menggunakan metode Ziegler-Nichols 1 dari perhitungan didapatkan parameter Kp = 3;Ki = 4.28;Kd = 0.525. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kontroler PID mampu mengendalikan kecepatan sesuai dengan setpoint yang diinginkan dengan nilai steady state ­dan error steady state. Kata Kunci: Keceptan jalan bahan , Printer 3D, kontroler PID,  Ziegler-Nichols 2
PERANCANGAN PI KONTROLER PADA KONTROL KECEPATAN MOTOR DC DENGAN KOMBINASI POLE PLACEMENT DAN SYMMETRICAL OPTIMUM Christopher Imantaka; Mochammad Rusli; Erni Yudaningtyas
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat banyak metode dalam perancangan sistem kontrol, salah satunya adalah perancangan sistem kontrol menggunakan metode penempatan kutub (pole placement). Penempatan pole/kutub pada metode pole placement masih bersifat trial dan error, oleh karena itu dengan menggunakan kombinasi pole placement dan symmetrical optimum akan dimungkinkan perancangan pole placement agar semakin terarah untuk penentuan pole sistem pada plant. Didapatkan nilai Kp=0.0508 dan Ki=2.6595 menggunakan symmetrical optimum untuk mencari nilai fungsi alih keseluruhan kontroler. Dari fungsi alih keseluruhan didapatkan nilai pole -471 dan -23 yang nantinya akan digunakan sebagai pole referensi dalam metode pole placement. Kata Kunci— Pole Placement, Symmetrical Optimum, Kontroler.
SISTEM PENGENDALIAN INTENSITAS CAHAYA PADA MINIATUR RUANG KULIAH MENGGUNAKAN KONTROLER PI BERBASIS ARDUINO Budi Prasetyo; Bambang Siswojo; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, dibuat suatu perekayasaan kondisi lingkungan untuk pengendalian intensitas cahaya menggunakan miniatur ruang kuliah. Sensor yang  digunakan adalah sensor BH1750. Sensor ini berfungsi untuk membaca intensitas cahaya yang masuk pada plant setelah di feedback oleh PWM(Pulse Width Modulation) dengan kontroler PI (Proportional Integral). Kontroler PI ini memiliki keunggulan seperti mempercepat respon sistem dan mengurangi offset. Proses perancangan kontroler PI menggunakan metode Hand Tuning dan didapatkan parameter PI yaitu Kp = 0,001, Ki=69. Pengendalian dirancang agar intensitas cahaya pada plant sesuai dengan setpoint yaitu 250 lux. Hasil pengujian terhadap keseluruhan sistem diperoleh error steady state sebesar 0,734% dan settling time sebesar 0,8855 detik.  Percoban saat plant diberikan gangguan dengan sensor dihalang kertas putih membutuhkan recovery time selama 0,49 detik, sedangkan saat diberi gangguan cahaya tambahan membutuhkan recovery time selama 0,77 detik. Setelah mengalami gangguan, sistem yang menggunakan kontroler PI mampu kembali ke keadaan steady state. Kata Kunci: Pengendalian intensitas cahaya, sensor BH1750, Kontroler PI, Hand Tuning
STUDI PENENTUAN BATAS PENGOPERASIAN PLTA SUTAMI UNTUK OPERASIONAL YANG NOMINAL Rizki Ashadi; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTA Sutami sebagai fungsi utama dari pembangunan bendungan Sutami dan merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi waduk Sutami. Namun, adanya debit sedimen yang berasal dari sungai Metro pada tahun 2010 sebesar 5,6 kg/dt dan pada tahun 2011 sebesar 1,97 kg/dt dapat mempengaruhi kapasitas tampungan waduk. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan dan analisis menggunakan pola operasi waduk selama 5 tahun, yaitu dari Desember 2010 hingga Nopember 2015 dengan periode bulanan tiap tahunnya. Dari perhitungan ini didapatkan grafik pola operasi waduk Sutami, debit maksimum dan debit minimum sebagai batasan pengoperasian PLTA Sutami, serta energi yang dihasilkan PLTA Sutami tiap tahunnya. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa pola operasi waduk menunjukkan waduk Sutami masih dapat memenuhi kebutuhan pembangkitan dan irigasi, volume waduk cenderung stabil dan mengalami penurunan setiap akhir tahun karena pada saat akhir musim kemarau debit yang masuk ke waduk dan volume pada waduk semakin berkurang dikarenakan kebutuhan pembangkitan dan irigasi dipenuhi secara bersamaan. Debit maksimum yang dibutuhkan untuk pembangkitan sebesar 135,65 m3/det. Debit minimum yang dibutuhkan untuk pembangkitan sebesar 13,81 m3/det. Produksi energi listrik PLTA Sutami rata-rata per tahun mencapai 499.393,96 MWh atau sama dengan 499,39 GWh. Kata Kunci: pola operasi waduk, debit, energi
RANCANG BANGUN MESIN PENETAS TELUR MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY DAN KONTROL ON-OFF Patrick Simbolon; M. Aziz Muslim; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi para peternak ayam kampung menggunakan mesin tetas yaitu suhu dan kelembaban ruangan mesin tetas yang sesuai dengan kebutuhan telur ayam kampung. Sehingga dibutuhkan pengendalian suhu dan kelembaban yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan telur ayam kampung. Pada skripsi ini dibahas bagaimana mengendalikan suhu dan kelembaban yang sesuai dengan telur ayam kampung dengan menggunakan Kontrol Logika Fuzzy dan Kontrol On-Off untuk pengendalian suhu dan kelembaban. Proses pengendalian suhu dan kelembaban menggunakan acuan setpoint yaitu 37,5˚C, serta rentang kelembaban pada hari ke 1-18 antara 55 – 60%RH dan pada hari ke 19-21 antara 65%RH. Pada penelitian ini, proses perancangan KLF dilakukan menggunakan 3 Membership Function (MF) dengan metode Inferensi MAX-MIN dan metode Defuzzyfikasi Weighted Average. Kata Kunci: telur tetas ayam kampung, mesin tetas, suhu dan kelembaban, kontrol Logika Fuzzy, kontrol On-Off.
ANALISIS PENGARUH PERGERAKAN USER TERHADAP PERFOMANSI LONG TERM EVOLUTION (LTE) Fajrul Farooqi; Dwi Fadila Kurniawan; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini khususnya komunikasi bergerak telah memasuki standar yang melebihi teknologi generasi ketiga (3G). Standar teknologi komunikasi bergerak yang saat ini banyak digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh 3GPP (the 3rd Generation Partnership Project). Ada beberapa varian standar 3GPP, salah satunya yaitu 3GPP release 8 atau Long Term Evolution (LTE). Akan tetapi ada permasalahan yang diakibatkan saat pentransmisian sinyal, pada umumnya sinyal yang ditransmisikan akan mengalami perubahan ketika melalui jalur propagasi menuju penerima. Jalur itu disebut dengan lintasan jamak (multipath). Ditambah lagi dengan adanya pergerkan user yang bergerak menjauhi eNodeB akan menyebabkan pergeseran frekuensi. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pergerakan user terhadap performansi LTE yang bergerak menjauhi eNodeB dengan kecepatan yang berbeda yaitu 100 km/jam, 150km/jam dan 200 km/jam, ditinjau dari parameter sistem yang meliputi Path Loss, Signal to Noise Ratio (SNR), Energy Bit to Noise Ratio (EB/No) dan Bit Error Rate (BER) Untuk mengetahui proses pengaruh dari kecepatan user dengan cara menghitung frekuensi doppler dengan asumsi user menjauhi eNodeB dengan kecapatan yang berbeda dan dibutuhkan parameter-parameter berupa pathloss, SNR, Eb/No, BER. Dalam pengukuran pathloss digunakan metode walfisch-ikegami. Pengaruh pergerakan user terhadap performansi Long Term Evolution (LTE) ada dan bernilai kecil jika dibandingkan dengan gelombang elektromagnetik. Nilai pathloss dalam hal ini digunakan dalam kondisi urban dengan metode walfisch-ikegami dimana pengaruh jarak yang semakin jauh akan menyebabakan nilai pathloss semakin besar. Hasil perhitungan menunjukkan kecepatan user juga  berpengaruh pada nilai bandwidth sistem, semakin cepat laju pengguna maka bandwidth sistem akan semakin besar dan bandwidth terbesar dikecepatan 200 km/jam dan di modulasi 16-QAM. Nilai SNR juga berpengaruh pada kecepatan dan jarak, membuat nilai SNR berubah semakin kecil, sedangkan kecepatan pengguna berpengaruh terhadap nilai SNR, dimana nilai SNR semakin kecil seiring bertambahnya kecepatan pengguna. Sedangkan pada nilai BER dipengaruhi oleh jarak , semakin jauh jarak antara eNodeB maka akan semakin besar nilai BER, nilai BER terbesar pada kecepatan 200 km/jam dan pada teknik modulasi 64-QAM. Kata Kunci : LTE, Efek Doppler,Pathloss,SNR,Eb/No,BER
SISTEM PENGENDALIAN SUDUT MOTOR SERVO PADA MOTOR PENDORONG ROBOT HOVERCRAFT LINE FOLLOWER MENGGUNAKAN KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO M. Rizaldi Fathoni; M. Aziz Muslim; n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi hovercraft sangat dibutuhkan dalam menangani bencana yang memiliki jalur berlumpur dan berawa. Namun di Indonesia pengembangan kendaraan yang memiliki kelebihan jelajah ini masih sangat minim. Dalam skripsi ini hovercraft diaplikasikan dalam bentuk robot otomatis line follower. Hovercraft line follower adalah robot yang mampu bergerak mandiri dengan mengikuti garis sebagai setpoint. Dan juga robot hovercraft dirancang agar dapat menghindari rintangan yang ada di depannya. Pengendalian dirancang agar posisi sensor robot dapat tetap mengikuti garis dengan kecepatan motor DC brushless pendorong yang dikendalikan dan juga dapat melewati rintangan yang ada di depannya. Hasil pengujian dengan metode hand tuning didapatkan Kp = 0,6 Ki = 0,4 Kd = 0,1235.. Robot hovercraft line follower mampu mengikuti garis hitam sepanjang 1 meter dan dapat melewati halangan dengan lebar garis hitam sebesar 2,5 cm dengan error pergeseran sensor sebesar 1-2 cm tanpa terlepas dari garis.   Kata Kunci— Hovercraft line follower, pengendalian kecepatan, PID, posisi robot.

Page 72 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue