cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PROSES PASTEURISASI SUSU BEBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO MEGA 2560 Andhika Pratama; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa kini susu merupakan minuman yang telah dikonsumsi oleh banyak masyarakat dari berbagai usia. Mulai dari yang berusia bayi / balita sampai dengan lanjut usia.Susu segar dapat diolah menjadi berbagai macam produk minuman yang menarik seperti yogurt,kefir,yakult,dan sebagainya.Akan tetapi susu merupakan media pertumbuhan yang sangat baik bagi bakteri dan dapat menjadi sarana potensial bagi penyebaran bakteri patogen yang mudah tercemar kapan dan dimana saja sepanjang penanganannya tidak memperhatikan kebersihan. Penyakit seperi TBC, typhus, disentri dapat ditularkan melalui susu mentah.Pasteurisasi (yang dinamakan sesuai dengan penemunya,Louis Pasteur) adalah suatu proses memanaskan produk (dalam hal ini, susu) dibawah titik didihnya, dengan tujuan untuk membunuh semua mikroorganisme pathogen. Selain membuat susu menjadi aman dikonsumsi manusia, pasteurisasi juga akan memperpanjang umur simpan dari susu karena sebagian bakteri perusak/pembusuk susu juga mati.Pasteurisasi susu dapat dilakukan secara LTLT (LowTemperature, Long Time) maupun HTST (High Temperature,Short Time). Pasteurisasi LTLT artinya, susu dipanaskan pada suhu 650C selama 30 menit. Sedangkan pasteurisasi HTST adalah memanaskan susu pada 750C selama 1 menit, setelah itu susu didinginkan hingga 400C.Susu pasteurisasi dapat bertahan selama 12 sampai 16 hari dari tanggal atau hari pemrosesan, jika disimpan pada suhu yang ideal, yaitu 30 – 600C Kata Kunci: Susu, suhu, Pasteurisasi
ANALISIS PENGARUH FRAME RATE DAN BIT RATE VIDEO TERHADAP KINERJA VIDEO STREAMING PADA JARINGAN WLAN 802.11n Fathur Rahman; Ali Mustofa; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video streaming merupakan teknologi telekomunikasi yang bersifat real time serta dapat menyalurkan informasi berupa audio dan video. Frame rate dan bit rate adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kulitas video streaming. Wireless Local Area Network yaitu suatu jenis jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai alat atau media transmisi data. Standar 802.11n adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz dan mampu mencapai kecepatan 300 Mbps. Dalam skripsi ini, akan diteliti pengaruh frame rate dan bit rate video streaming terhadap kinerja video streaming pada jaringan WLAN 802.11n. Parameter yang digunakan untuk menentukan Quality of Service (QoS) adalah delay end to end, packet loss, dan throughtput yang dihitung dengan pendekatan perhitungan teoritis dan pengamatan langsung menggunakan perangkat analisis jaringan (Wireshark). Kualitas performansi layanan live streaming pada jaringan Wireless Local Area Netwok 802.11n (WLAN) adalah sesuai dengan standar ITU-T G.1010 dengan nilai packet loss <5% untuk semua variasi bit rate dan frame rate dan untuk nilai delay end-to-end untuk semua variasi bit rate dan frame rate video <150 ms. Dengan nilai <150 ms maka jaringan memiliki kulitas yang baik menurut ITU-G.144. Kata Kunci – Frame rate,Bit Rate, QoS, WLAN 802.11n
ANALISIS KESTABILAN PERALIHAN PADA SISTEM TRANSMISI HIGH VOLTAGE DIRECT CURRENT (HVDC) Yakin Gabrielsa; Hadi Suyono; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kestabilan peralihan sistem transmisi HVDC & transmisi AC. Hal ini dilakukan untuk menentukan, sistem mana yang lebih stabil ketika terjadi gangguan. Simulasi dilakukan pada Sistem Transmisi Jawa Bali 500 kV pada 2 kondisi, yaitu Pembebanan 100% dan 70%. Sistem Transmisi HVDC yang diuji ada 2 jenis, yaitu Monopolar Link dan Bipolar Link. Semua simulasi diberi gangguan yang sama, yaitu gangguan pada Bus 26 selama 0.1 detik. Hasil dari simulasi ini yaitu melihat respon sudut rotor generator 26 dan sudut rotor generator 11, sebelum dan saat terjadi gangguan. Pada pembebanan 100 %, sistem yang menggunakan saluran transmisi Bipolar HVDC hanya mengalami kenaikan 51.8514o. Sistem yang menggunakan saluran transmisi Monopolar HVDC senilai 76.7310o. Sistem yang menggunakan saluran transmisi AC senilai 100.5043o. Transmisi Bipolar HVDC memiliki kenaikan sudut rotor yang lebih rendah dibandingkan transmisi Monopolar HVDC maupun transmisi AC. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Saluran Transmisi HVDC dapat menambah kestabilan peralihan sistem tenaga listrik. Kata kunci — kestabilan peralihan, saluran transmisi, transmisi HVDC, sudut rotor.
PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN KNOWLEDGE UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS RFID Ario Danang Baskoro; Mochammad Rif&#039;an; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan masa-masa yang sangat baik untuk suatu formasi atau pembentukan bagi anak, khususnya pada usia 2 hingga 7 tahun, manusia kecil mencoba memulai menghadirkan dunia sekitarnya dalam kata-kata dan gambar, sehingga gambar atau tokoh kemudian menjadi stimulus atau pendorong bagi mereka dalam perkembangan kognitifnya. Hal ini memungkinkan dibuatnya suatu alat bantu edukatif untuk mengasah kemampuan anak-anak yang dapat membantu mengembangkan kemampuan dasar yang meliputi kemampuan kognitif khususnya untuk pendidikan anak usia dini. Perkembangan teknologi sendiri telah sampai pada identifikasi frekuensi radio. Radio frequency identification (RFID) merupakan sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa kontak langsung. Pada penelitian ini dilakukan desain dan implementasi RFID. Sistem menggunakan modul RFID MFRC522 sebagai sensor utama untuk pendeteksian gambar yang memiliki frekuensi 13,56 MHz dan sesuai dengan frekuensi card tag. Mikrokontroler ATMega16 digunakan sebagai alat pemroses utama. Modul TDB380 mp3 player serta LCD karakter 16x4 digunakan sebagai media informasi audio dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan alat berjalan sesuai dengan tujuannya. RFID reader hanya dapat memproses card tag yang kode heksadesimal-nya sudah disimpan dalam database mikrokontroler. Jarak pembacaan card tag yang efektif di bawah 3 cm dengan ketepatan pembacaan sebesar 100%.  Reader tidak dapat mendeteksi card tag yang terhalang oleh logam. Reader tidak dapat mendeteksi card tag dengan tepat jika reader diposisikan pada lebih dari satu card tag yang berdekatan pada jarak kurang dari 3 cm. Keluaran audio berupa suara melalui modul pembangkit suara dan keluaran visual berupa tampilan melalui LCD display bisa bekerja dengan baik. Kata Kunci— Alat Bermain Edukatif, RFID, knowledge, card tag, Elektronika
ANALISIS KUALITAS JARINGAN 3G DENGAN IMPLEMENTASI KPI PADA JARINGAN TELKOMSEL AREA MALANG Jinantho , Pamungkas H. S.; Sigit Kusmaryanto; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Analisis kualitas jaringan telekomunikasi selular 3G ditentukan oleh indikator trafik. Analisis trafik pada telekomunikasi di Indonesia saat ini dilakukan melalui metode OMC (Operation Monitoring Center).  Dalam teknologi OMC pengontrolan jaringan dilakukkan dengan pemrograman komputer jarak jauh hanya dapat dipantau serta menganalisa gangguan saja, namun penanganan dan titik permasalahan belum dapat diatasi dan diketahui secara akurat. Skripsi ini bertujuan melakukan penelitian gangguan yang terjadi dalam kualitas jaringan yaitu dengan melakukan pengukuran dengan menggunakan metode drive test secara akurat yang ditentukan dengan menggunakan parameter KPI (Key Performance Indikator). bedasarkan parameter performansi WCDMA yang meliputi RSCP, Eb/No, Ec/No, Call Setup Success Ratio (CSSR), Call Dropped Ratio (CDR), Successfull Call Ratio (SCR), Call to Interference (C/I) dan Handover Success Ratio (HOSR). Dari hasil analisis penerapan Key Performance Indicator dengan metode drivetest diperoleh bahwa pada area yang mengalami penurunan kualitas, nilai CSSR 94 %, nilai CDR 1.03 %, dan nilai SCR 89.073 % hanya area widyaloka yang mengalami 6 blocked call dan 1 drop call. Kata Kunci— RSCP, Ec/No, WCDMA, Drivetest
DETEKSI RESPON FREKUENSI UMBI TROPIS MENGGUNAKAN METODE NEAR FIELD Abdulhafidz Muhammad; Mochammad Rif&#039;an; Onny Setyawati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, menjelaskan tentang pengukuran karakteristik pada umbi tropis menggunakan metode near field. Pengukuran terdiri dari 6 jenis umbi yaitu kentang, bengkuang, ubi cilembu, singkong, iles-iles dan porang. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tingkat kensensitifan umbi tropis terhadap frekuensi yang diberikan. Reflektor horn dirancang untuk memantulkan radiasi elektromagnetik dari antena sehingga gelombang elektromagnetik menyebar dan menghasilkan distribusi medan magnet melalui mulut horn. Ketinggian reflektor horn didesain sesuai dengan jarak pada pola radiasi antena near field yaitu 20 cm. Range frekuensi pengukuran antara 1,4 GHz – 3,4 GHz. Pengukuran ini dilakukan dengan pengambilan 10 data yang kemudian dirata-rata dari 4 kali percobaan setiap bahan umbi tropis pada waktu yang berbeda. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan penurunan kadar air dengan semakin lamanya waktu pengujian disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme selama pengujian. Sehingga semakin lama waktu pengujian, kadar air dalam bahan menjadi semakin menurun. Dimana pada proses pengeringan, mikroorganisme tersebut memecah karbohidrat menjadi senyawa yang lebih sederhana, sehingga hal ini menyebabkan air terikat yang berada dalam bahan akan terbebaskan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa umbi kentang bekerja pada range frekuensi 2,15-2,345 GHz. Umbi cilembu bekerja pada range frekuensi  2,095-2,2 GHz. Untuk bengkoang bekerja pada range frekuensi 2-2,12 GHz. Umbi singkong tidak dapat dideteksi karena tidak terdapat informasi pada hasil pengujian yang telah dilakukan. Umbi iles-iles bekerja pada range frekuensi 1,4-1,55 GHz dan 2,12-2,34 GHz. Untuk umbi porang bekerja pada range frekuensi 1,935-2,08 GHz. Kata kunci: Near Field, umbi tropis, reflektor horn, dan mikrostrip
PENGONTROLAN LEVEL KETINGGIAN AIR PADA TANDON UNTUK GEDUNG BERTINGKAT GUNA PENGHEMATAN PEMAKAIAAN DAYA ELEKTRIK Kemas Muhammad Rizal; n/a Purwanto; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya yang sangat diperlukan mahluk hidup baik untuk memenuhi kebutuhan maupun menopang hidupnya secara alami. Kegunaan air yang bersifat universal atau menyeluruh dari setiap aspek kehidupan menjadi semakin berharganya air baik secara kuantitas maupun kualitas.  Dalam pemakaiaan air sering terjadi pemborosan yang terjadi ditempat-tempat penampungan air seperti tandon air. Seiring dengan perkembangan teknologi, dibuatlah suatu alat penampung air berupa tandon yang pengisiaanya menggunakan pompa air untuk mengalirkan air yang dilengkapi dengan sistem pengontrolan level ketinggian air pada tandon untuk gedung bertingkat guna penghematan pemakaiaan daya elektrik. Pengotrolan dilakukan dengan membandingkan penggunaan kontroler PID dan kontroler on-off untuk mengetahui seberapa besar penggunaa daya elektrik pada kedua kontroler tersebut. Pada penggunaan kontroler PID didapatkan nilai parameter Kp= 20.19, Ki= 43.89, dan Kd= 2.32, sehingga dapat mempercepat sistem untuk mencapai keadaan steadystate sesuai dengan setpoint. Sedangkan pada kontroler on-off hanya memiliki dua keadaan yakni batas atas dan batas bawah yang membuaat sistem tidak dapat mencapai keadaan steadystate sesuai setpoint. Dengan menggunakan kedua kontroler tersebut menunjukan bahwa kontroler PID lebih hemat pada penggunaan pemakaiaan daya elektrik dibandingkan dengan menggunakan kontroler on-off. Kata Kunci: Tandon air, Level air, Kontroler PID, Kontroler on-off, Ziegler Nichols 1
APLIKASI TEKNIK AUTOMATIC NUMBER PLATE RECOGNITION BERBASIS FPGA UNTUK MENDETEKSI PLAT NOMOR KENDARAAN Diannata Rahman Y.; Nanang Sulistiyanto; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik Automatic Number Plate Recognition (ANPR) adalah salah satu metode yang diandalkan untuk identifikasi kendaraan di era modern saat ini. Sistem ANPR yang ada saat ini kebanyakan menggunakan perangkat lunak pada komputer. Desain perangkat keras khusus yang dapat bekerja sebagai pemroses sistem ANPR diperlukan karena lebih unggul dari segi dimensi, konsumsi daya dan harga. Untuk perancangan sistem yang low-cost dan efisien, maka FPGA (Field Programmable Gate Arrays) adalah pilihan yang tepat untuk mengimplementasikan sistem. Sistem dirancang dengan menggunakan modul sensor kamera OV7670 dan board FPGA Nexys3 Spartan-6. Citra diproses pada sistem melalui tiga tahap, yaitu tahap lokalisasi plat nomor menggunakan metode deteksi tepi vertikal dan analisis proyeksi, tahap segmentasi karakter menggunakan metode pengambangan dan analisis proyeksi, dan tahap pengenalan karakter optis menggunakan metode KNN (K-Nearest Neighbor) dengan nilai K=1. Hasil perancangan dan pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengenali 82% dari total karakter yang diuji dengan waktu eksekusi terlama hingga 2,3 ms dan kesalahan maksimum 3 karakter per plat nomor, akan tetapi tingkat keberhasilan identifikasi plat nomor hanya 19%. Hal ini menunjukkan bahwa perancangan sistem dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga ke depannya dapat diaplikasikan untuk sistem identifikasi kendaraan otomatis. Kata kunci: Kendaraan, ANPR, FPGA
PENGENDALIAN SUHHU PADA OVEN UNTUK PROSES PENGERINGAN TEMBAKAU DENGAN METODE PID Ahmad Iman Fathulloh; Bambang Siswojo; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi saat ini memberikan dampak positif pada perkembangan dunia elektronik khususnya di bidang sistem kontrol. Pada saat ini banyak teknoogi yang telah menggunakan alat otomatisasi kontrol. Hal tersebut disebabkan oleh keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan mendapatkan fasilitas kemudahan dalam berbagai macam hal. Tembakau merupakan hasil komoditas perkebunan di Indonesia yang mempunyainilai ekonomis cukup tinggi. Komoditas tembakau terhadap pendapatan petani tembakau relatif cukup besar dibanding komoditas yang lain. Saat ini para petani mengelola tembakau dengan cara tradisonal yang menyebabkan waktu relative lama. Desebabkan pada proses pengeringan terhambat oleh cuaca yang tidak menentu di daerah Indonesia karena memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Ketika musim hujan tiba proses pengerikan akan terhambat dan hal tersebut mengakibatkan penurunan kuantitas produksi tembakau. Sehubungan dengan lama waktu proses pengeringan pada saat musim hujan, maka dengan ini penulis merancang sebuah alat pengering tembakau yang dapat dikontrol untuk memepertahakan suhu pengeringan secara otomatis sehingga mempercepat proses waktu. Penelitian ini menerapkan sistem pengendalian suhu pada alat pengering tembakau menggunakan kontroler PID (Proposional Integral Diferensial) yang diharapkan bisa menghasilkan suatu sistem sesuai dengan setpoint yang ditentukan. Untuk menghasilkan tembakau yang siap dimasak diperlukan suhu pengeringan antara 60oC - 80oC dengan rentan waktu kurang lebih selama 3 sampai 5 jam.
RANCANG BANGUN INSULATION TESTER BERBASIS FUZZY LOGIC Firmansyah Adhitya G. B.; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif&#039;an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 7 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setiap peralatan yang menggunakan energi listrik memiliki bahan isolasi sebagai pengaman. Bahan isolasi adalah bahan yang memberikan tahanan tinggi terhadap aliran arus listrik. Operasi dari peralatan listrik seperti transformator, motor, generator, dan kabel-kabel tergantung pada pemeliharaan tahanan isolasi. Tahanan isolasi tiap peralatan listrik memiliki batas minimal yang berbeda-beda. Perbedaan ini menyebabkan kesalahan dalam menentukan batas minimal tahanan isolasi. Oleh karena itu, diterapkan logika fuzzy dalam pengukuran tahanan isolasi. Kondisi peralatan listrik seperti motor dapat ditentukan berdasarkan nilai tahanan isolasi yang terukur. Pengujian sensor didapat tegangan pada megger mulai stabil pada tahanan 24,2 MΩ. Pengujian rangkaian pengondisi sinyal didapat rata-rata error sebesar 1,77%.   Kata kunci: Tahanan Isolasi, Logika fuzzy

Page 74 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue